Anda di halaman 1dari 1

1. Menurut AOAC 922.02 dan 922.

05, ekstraksi monosakarida dan oligosakarida dari bahan


pangan dilakukan dengan pemanasan dalam pelarut
a. alkohol 80%
b. aseton
c. air
d. aseton-air 1:1
e. alkohol absolut.
2. Dalam analisis proksimat, penentuan kadar karbohidrat lazim dilakukan setelah penentuan kadar
a. air dan abu
c. air dan protein
e. air, abu, lemak, dan protein
b. air dan lemak
d. air, lemak, dan protein
3. Metode kimia untuk analisis karbohidrat yang sama komponen pereaksinya ialah
a. Lane-Eynon dan Nelson-Somogyi
d. antron dan Nelson-Somogyi
b. antron dan Munson-Walker
e. Munson-Walker dan Nelson-Somogyi
c. Lane-Eynon dan Munson-Walker
4. Penentuan kadar karbohidrat dengan metode Munson-Walker dilakukan dengan
a. menimbang langsung Cu2O yang terbentuk
b. mengendapkan Cu2O secara elektrolitik pada elektrode Pt, lalu diukur pertambahan bobotnya
c. mengubah Cu2O Cu(NO3)2, lalu direduksi dengan KI, dan I2 yang terbentuk dititrasi
d. mereaksikan Cu2O dengan Fe3+, lalu Fe2+ yang dihasilkan dititrasi
e. semua jawaban betul
5. Pereaksi arsenomolibdat digunakan dalam penentuan karbohidrat dengan metode
a. Lane-Eynon b. Munson-Walker c. Nelson-Somogyi d. antron e. ferisianida basa
6. Penentuan kadar karbohidrat dengan metode . dilakukan dengan mengukur absorbans
warna biru Prusia pada = 700 nm.
a. ferisianida basa b. antron c. Nelson-Somogyi d. Munson-Walker e. Lane-Eynon
7. Penentuan kadar pentosa dengan metode fenol-H2SO4 dilakukan dengan mengukur warna
. pada = . nm.
a. biru tua; 500
c. biru-hijau; 620
e. biru tua; 520
b. kuning jingga; 490
d. kuning jingga; 480
8. Metode kolorimetri untuk penentuan kadar karbohidrat tidak dilakukan dengan pereaksi
a. orsinol
c. resorsinol
e. 3,5-dinitrosalisilat
b. asam bisinkoninat
d. 9,10-dihidro-9-oksoantrasena
9. Metode enzimatik untuk analisis karbohidrat memiliki ciri-ciri sebagai berikut, kecuali
a. spesifik
c. peka
e. cepat
b. dilakukan pada pH asam
d. berlangsung di suhu kamar
10. Perkembangan metode analitis modern telah memunculkan teknik-teknik baru yang berguna
untuk analisis karbohidrat seperti
a. polarimetri
c. gravitas spesifik
e. turbidimetri
b. refraktometri
d. elektroforesis kapiler