Anda di halaman 1dari 4

Elemen Mesin III

Kopling Gesek pada Kendaraan Roda Dua

BAB IV
KESIMPULAN
Kesimpulan

yang

didapat

setelah

melakukan

perhitungan

pada

perencanaan sistem transmisi pada kendaraan roda dua Kawasaki Ninja RR 150 cc
sebagai berikut :
1. Volume silinder

(v)

= 148.000 mm

2. Daya maksimum

(P)

= 30,1 PS = 22,1 kW

3. Putaran

(n)

= 10.500 rpm

4. Torsi maksimum

(T)

= 21,6 Nm = 2,2 Kgm

5. Bahan poros S35C-D


a. Diameter poros

(ds)

= 20 mm

b. Diameter dalam

(di)

= 16 mm

c. Lebar profil baji

(b)

d. Jumlah profil baji

(i)

e. Panjang profil gigi

(l)

= 15 mm

4 mm

6 buah

6. Bahan sline naf S30C


a. Diameter dalam

di)

= 20 mm

b. Diameter luar

ds)

= 16 mm

c. Lebar profil baji

b)

4 mm

d. Jumlah profil baji

i)

6 buah

e. Panjang profil gigi

l)

= 15 mm

7. Bahan plat gesek besi cor dan asbes (ditenun)


a. Perbandingan diameter bidang gesek

(D1/D2) = 0,8

b. Koefisien gesek

()

= 0,5

c. Tekanan yang diizinkan

(Pa)

= 0,03 kg/mm2

d. Diameter dalam

(D1)

= 105 mm

e. Diameter luar

(D2)

= 84 mm

35

Elemen Mesin III

Kopling Gesek pada Kendaraan Roda Dua

f. Lebar bidang gesek

(b)

= 5 mm

g. Luas permukaan bidang gesek

(A)

= 3.107 mm2

h. Tebal plat gesek (h) = 4 mm

asbes = 2 mm

i. Usia plat gesek

= 595 hari

j. Jumlah permukaan yang dikenai gesekan (i)

= 2

k. Frekuensi penghubungan

(f )

= 300 kali/jam

l. Waktu penghubung

(z)

= 1 detik

m. Konduktivitas panas dari asbes

(K)

= 2,08 Watt/m C

a. Jari-jari dalam plat kopling

(r1)

= 42 mm

b. Jari-jari luar plat kopling

(r2)

= 47 mm

a. Kekuatan tarik maksimum

(B)

= 115 kg/mm2

b. Modulus geser

(G)

= 8.000 kg/mm2

c. Faktor keamanan

(Sf)

= 6

d. Jumlah pegas yang direncanakan

(i)

= 4

e. Indeks pegas yang direncanakan

(c)

= 4

f. Jumlah lilitan yang direncanakan

(n)

= 5

g. Jumlah lilitan aktif yang direncanakan (na)

= 3

h. Diameter kawat pegas

(d)

= 3 mm

i. Diameter pegas

(D)

= 13 mm

j. Tinggi pegas

(Hf)

= 18 mm

k. Jarak antar lilitan

(p)

= 4 mm

8. Bahan plat kopling besi cor

9. Bahan pegas penekan SUP 4

10. Bahan paku keling (pengikat flywheel dengan housing comp clutch) S30C
a. Kekuatan tarik maksimum

(B)

= 48 kg/mm2

b. Faktor keamanan

(Sf)

= 6

c. Paku keling sebanyak

(i)

= 6 buah

d. Terpasang pada jari-jari

(r)

= 30 mm

e. Diameter paku keling

(d)

= 2 mm

36

Elemen Mesin III

Kopling Gesek pada Kendaraan Roda Dua

11. Bahan baut penyambung (antara hub clutch, plate friction, plate clutch,
clutch opearting, dan spring) S30C
a. Kekuatan tarik maksimum

(B)

= 55 kg/mm2

b. Faktor keamanan

(Sf)

= 6

c. Paku keling sebanyak

(i)

= 4 buah

d. Terpasang pada jari-jari

(r)

= 24 mm

e. Diameter paku baut

(d)

= 3 mm

f. Jadi dipilih baut M3 0,5 :


Jarak bagi

(p)

Diameter luar

(D) = (d)

= 3 mm

Diameter dalam

(D1) = (d1)

= 2,459 mm

Diameter efektif

(D2) = (d2)

= 2,675 mm

= 0,5 mm

12. Bahan bantalan logam putih berdasar Pb


a. Bantalan rol antara poros kopling dengan roda gila :
No. HK 2012
Diameter dalam/poros

(d)

20 mm

Diameter luar

(D)

26 mm

Radius sudut

(r)

0,8 mm

Kapasitas nominal dinamis (C)

8.420 N

= 82.600,2 kg

Kapasitas nominal status

(Co)

= 12.500 N

= 122.625 kg

Bebas ekivalen dinamis

(P)

Umur nominal

(Lh)

= 628 hari

1.400 N

13.734 kg

b. Bantalan bola antara poros penekan dengan plate clutch operating :


No. 6001
Diameter dalam

(d)

12 mm

Diameter luar

(D)

28 mm

Radius sudut

(r)

0,3 mm

37

Elemen Mesin III

Kopling Gesek pada Kendaraan Roda Dua

Kapasitas nominal dinamis (C)

= 5.070 N

= 49.736,7 kg

Kapasitas nominal status

(Co)

= 2.360 N

= 23.151,6 kg

Bebas ekivalen dinamis

(P)

Umur nominal

(Lh)

= 206.997 hari

100 N

981

kg

38