Anda di halaman 1dari 3

Atresia Duodeni

Atresia Duodeni adalah kegagalan pembentukan lumen


duodenum pada minggu 4 sampai minggu 5 masa
kehamilan. Kelainan ini biasanya terjadi di bawah ampula
vateri.

Catatan fani 09-014 FKUA

Epidemiologi

Kelainan ini terjadi pada 1 dari 10.000 kelahiran (25%


- 40% dari semua atresia saluran cerna).

50% terjadi pada kelahiran prematur.

Etiologi
1.

Kemungkinan karena kegagalan rekanalisasi.

2.

Terganggunya suplai darah sehingga satu segmen usus


tidak berkembang dan menyebabkan penyempitan
bahkan sampai hilangnya satu segmen usus tersebut.

Gejala Klinis

Muntah proyektil dan berwarna kehijauan oleh karena


empedu semenjak 24 jam pertama setelah lahir.

Adanya riwayat polihidramnion.

Perut bagian epigastrik membuncit.

Dehidrasi.

1/3 dari kasus ini mengalami ikterik.

Diagnosis

Pada foto polos abdomen posisi tegak akan terlihat


pelebaran lambung dan bagian proksimal duodenum

Catatan fani 09-014 FKUA

yang dikarenakan adanya udara (double bubble


appearance).
Tatalaksana

Sebelum operasi, lambung dikosongkan terlebih


dahulu

dan

diberikan

cairan

intravena

untuk

memperbaiki keseimbangan air dan elektrolit.

Operasi yang dilakukan yaitu duodenostomi atau


duodenoyeyunostomi.

Sumber
Gambar (c) google
Wahidiat, Iskandar. Ilmu Kesehatan Anak 3. 1985. Jakarta
: Penerbit Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia.
Kuliah Pengantar Blog 2.6 FK UA

Catatan fani 09-014 FKUA