Anda di halaman 1dari 4

4.

RENCANA KEPERAWATAN
No
1.

Diagnosa
Keperawatan
Nyeri Akut
pada
kelompok
lansia di
wisma
Matahari panti
budi sejahtera
b.d
Ketidaktahuan
kelompok
lansia wisma
Matahari panti
budi sejahtera
dalam
melakukan
perawatan
nyeri sendi
akibat gout,
artritis, nyeri
abdomen
akibat gastritis

Tujuan

Sasaran

Seteah
dilakukan
tindakan
keperawatan
selama 1 jam,
diharapkan
nyeri
berkurang

Lansia di
Wisma
Matahari
Panti
Werdha
Budi
Sejahtera

Strategi
KIE
kompres
hangat

Rencana Kegiatan
1. Lakukan kontrak dengan
lansia di wisma Matahari.
2. Bantu lansia dalam
mengidentifikasi tindakan
penghilang nyeri.
3. Ajarkan tehnik relaksasi
kepada lansia.
4. Berikan pendidikan
kesehatan tentang tehnik
kompres hangat untuk
mengurangi nyeri sendi
pada lansia
5. Lakukan tindakan
penghilang nyeri
(kolaborasi) dengan cara
memberikan obat anti nyeri

Hari
/Tanggal
Rabu, 2 Juli
2014

Kamis, 3
Juli 2014

Tempat
Wisma
Matahari
PSTW
Budi
Sejahtera

Evaluasi
Kriteria
Verbal
Afektif

Psikomotor

Standar
1. Lansia mampu
memahami cara
mengurangi nyeri
2. Lansia bersedia
untuk melakukan
latihan secara rutin
untuk mengurangi
nyeri
3. Lansia mampu
mempraktikan
tehnik relaksasi
4. Lansia mampu
melakukan
kompres hangat
untuk mengurangi
nyeri.

2.

Risiko Jatuh
pada lansia di
Wisma
Matahari
PSTW Budi
Sejahtera
berhubungan
dengan
Ketidakmamp
uan pengelola
wismaMatahar
i panti budi
sejahtera
dalam
penyediaan
alat pegangan
di wisma
Matahari
PSTW Budi
Sejahtera

1. Setelah
dilakukan
penyuluhan
dan
pelatihan
selama 35
menit
diharapkan
lansia
mampu
memahami
tentang
bahaya
jatuh.

Seluruh
lansia di
wisma
Matahari
Panti
Werdha
Budi
Sejahtera
.

KIE

1.

Berikan penyuluhan
tentang bahaya jatuh

2.

Berikan latihan
fleksibilitas gerakan,
latihan keseimbangan fisik,
dan koordinasi
keseimbangan.

Jumat, 4 Juli
2014

Sabtu, 5 Juli
2014

Wisma
Matahari
Panti
Werdha
Budi
Sejahtera

Verbal

Afektif

Psikomotor

2. Setelah

Petugas
Wisma
Matahari

Koordinasi
dan advokasi

Sabtu, 28
Juni 2014
3.

Lakukan advokasi kepada

Wisma
Matahari
Panti
Werdha

Afektif

1. Lansia mampu
memahami tentang
risiko jatuh.
2. Lansia mampu
menjawab
pertanyaan
pemateri.
3. Lansia mengetahui
tujuan dan manfaat
dilakukan pelatihan
fleksibilitas
gerakan, latihan
keseimbangan fisik,
dan koordinasi .
4. Lansia bersedia
melakukan latihan
fleksibilitas
gerakan, latihan
keseimbangan fisik
dan koordinasi
keseimbangan
5. Lansia mampu
melakukan latihan
fleksibilitas
gerakan, latihan
keseimbangan fisik
dan koordinasi
keseimbangan
1. Pihak Panti Werdha
Budi Sejahtera

dilakukan
koordinasi
dengan
pihak Panti
Werdha
Budi
Sejahtera
diharapkan
kondisi
lingkungan
yang
dianggap
tidak aman
dapat
diperbaiki

Panti
Werdha
Budi
Sejahtera

4.

5.

6.

pihak panti tentang


kondisi lantai wisma
Matahari
Perbaiki kondisi
lingkungan yang dianggap
tidak aman
Fasilitasi penggunaan alat
bantu saat di dekat WC
dengan selalu
menyediakan keset yang
kering.
Beritahu lansia untuk
selalu mengeringkan kaki
dan berhati-hati ketika
hendak berjalan dan
melakukan aktivitas

Budi
Sejahtera

Psikomotor

3.

Potensi
terjadinya

Setelah
dilakukan

Lansia di
Wisma

TAK

1. Lakukan kontrak kepada


lansia terkait kegiatan TAK.

Kamis, 3
Juli 2014

Wisma
Matahari

Verbal

bersedia
memperhatikan dan
mengupayakan
perbaikan
infrastruktur panti
untuk mencegah
kejadian jatuh pada
lansia berupa
mengganti porselen
lantai yang licin
dengan porselen
berpermukaan lebih
kasar, serta
membuat pegangan
tangan untuk lansia
di sepanjang
dinding rumah.
2. Lantai tidak terlihat
licin dan lansia
tidak ada yang
jatuh.

1. Lansia mampu
melakukan

peningkatan
kesejahteraan
kelompok
lansia di
wisma
Matahari panti
budi sejahtera

tindakan
keperawatan
selama 3 hari,
diharapkan
lansia di
wisma
Matahari
mampu
meningkatkan
kesejahteraan
lansia.

Matahari
Panti
Werdha
Budi
Sejahtera

2. Lakukan TAK Sesi 1 :


Terapi Okupasi
3. Lakukan TAK Sesi 2:
Senam Otak
4. Lakukan TAK Sesi 3 :
Mengenal Tanaman Obat

Jum`at, 4
Juli 2014
Sabtu, 5 Juli
2014

PSTW
Budi
Sejahtera

2.

3.

4.
Afektif
5.

PSikomotor
6.

kegiatan seharihari ; melipat


pakaian, menyisir
rambut dan
membuat teh.
Lansia mampu
melakukan
interaksi sosial
Lansia mampu
menyisir rambut
dengan benar
Lansia mampu
membuat teh
sendiri
Lansia bersedia
melakukan
kegiatan melipat
baju, menyisir
rambut dan
membuat teh
Lansia antusias
ikut kegiatan TAK