Anda di halaman 1dari 26

KUM

S
U
L
O
M
S UM
O
I
G
A
T
KON

ARU
M

DEFINISI
Peny. Yg disebabkan o/ virus poks yg
biasanya ditandai dgn papul/ nodul yg
seperti kubah dimana permukaannya tsb
licin & terdapat lekukan yg isinya massa
yg mgndg badan moluskum.

ETIOLOGI
Molluscum contagiosum virus
Taksonomi
Grup : Virus DNA berantai ganda (ds)
Ordo : Poxviridae
SubFamili : Chordopoxvirinae
Genus : Molluscapoxvirus
Spesies : Molluscum contagiosum virus (MOCV)

Ciri-ciri
Ukuran : 230 x 330 nm.
Bentuk : seperti batu bata / oval.
DNA virus ini kandungannya G + C (60%).
Seluruh genom virus ini ad 190kbp.
Ad 163gen -> 2/3 menyerupai gen virus
cacar.

Menurut subtipe nya MOCV ada 4 subtipe :


MCOV I (75-90% penyebab infeksi),
MOVII,III,IV (hny akn menyerang org yg
immunocompromised).
Partikel virus ini terdiri dari 2 bentuk
infeksius yg berbeda :
a. Internal mature virus (IMV)
b. Eksternal envlope virus (EEV)

EPIDEMIOLOGI
Anak > srg (2-3th)
Inggris, anak sekolah -> kolam
renang, sauna, pemakaian handuk
bersama.
Ank Pr >> ank lk
Dewasa (jrg) -> dikarenakan PHS

FAKTOR RISIKO
a)Anak-anak, adanya kontak langsung
kulit ke kulit dengan anak yang terkena atau
berbagi menggunakan peralatan (misalnya,
peralatan di tempat olahraga).
b)Dewasa imunokompeten - Terutama
terjadi karena kontak seksual dengan
pasangan yang terkena.

FAKTOR RISIKO
c)Pasien imunokompresi - kontak seksual
dengan pasangan yang terkena, serta nonseksual kontak kulit-ke-kulit dengan seorang
individu yang terkena.
d)Penggunaan imunosupresi
penggunaan topikal obat imunosupresan
(tacrolimus) dapat menyebabkan erupsi
yang lebih hebat pada daerah yang diberi
obat.

MANIFESTASI KLINIS
Papul miliar, kdg lentikular, dan warnanya putih
sprt lilin, bentuk kubah, dimana ditengahnya
trdpt lekukan (delle)

MANIFESTASI KLINIS
Jika dipijat akan keluar massa warna putih
seperti nasi.
Tempat trjdny bgn kepala (wajah),badan, & eks.> ank.
lipat paha (dewasa muda)
perianal & perigenital (dewasa)-> PHS

MANIFESTASI KLINIS

Moluskum
kontagiosum di
wajah

PATOGENESIS
Massa inkubasi 2-7mgg
Inti virus dpt ditemukan pd epidermis -> pabrik
MOCV berlokasi di lap. Sel granular dan
malpighi.
Badan moluskum bnyk mengandung virion
MOCV matur yg banyak mengandung struktur
kolagen lipid rich saclike intraselular yg diduga
berperan dlm mencegah rx sist. Imun host u/
mengenalinya

PATOGENESIS
Rupturn dan pecahny sel yg mengandung virus
trjd pd bag. Tengah lesi MOCV yg menyebabkan
tumor jinak selain lesi pox nekrotik.

HISTOPATOLOGI
Gambaran proliferasi sel str. Spinosum yg
membentuk lobules disertai centrall cellular &
viral debris.
Lobulus intraepidermal akn dipisahkan o/ jar.ikat
Didalamnya trdpt bdn moluskum brp sel bulat/
lonjong yg mglmi degenerasi keratohialin.

DX
Anamnesis
PX. Fisik
Px. Penunjang
a) Biopsi kulit: biopsi dari lesi dapat
dikerjakan untuk mengkonfirmasikan
diagnosis moluskum kontagiosum
secara histologis.

DX
b)PreparatSquash(pemeriksaanmikroskopisdarieksudatselular)
Bahanselularyangterkandungditengahumbilikasidiekstraksisecara
manual,diratakandiantara2slidemikroskop,dandiwarnai.
c)Pemeriksaanmikroskopispadapreparatinimenunjukkaninklusi
badanmoluskumintrasitoplasma(badanHenderson-Paterson)

PENGOBATAN
a. Menggunakan ekstraktor komedo, jarum
suntik atau karet bs dengan atau tanpa
anestesi lokal (metode yg mudah tp cocok
u/ ank)
b. Elektrokauterisasi/ bedah beku (Cryosurgery)
Bahan: CO2, N2(nitrogen cair) dgn cara
disemprotkan pd lesi slm 10-15 detik lakukan
slm 2-3mgg. E.S : nyeri, erosi, ulserasi, jar.parut
hipo/hiperpigmentasi.

PENGOBATAN
c. Pemberian larutan cantharidin 0,9% ditutup
dgn plester blender pd malam hari (u/ ank). KI ;
lesi moluskum kontagiosum di wajah.
d. Suspensi podofilin (antivirus) 25% dalam larutan
benzoin atau alkohol, diberikan pd lesi biarkan 1-4
jam lalu cuci dgn mgnkn air bersih. Lakukan slm
1mgg. KI : wanita hamil.

PENGOBATAN
e. Podofilotoksin(antivirus) 5%
Berikan 2x/hr slm 3hr. K.I : wanita
hamil.

PROGNOSIS
Resolusi spontan trjd dlm wkt slm 2th, tnp
meninggalkan jar. Parut (biasanya pd ank).
Moluskum kontagiosum bersifatself limited,
dan lesi sembuh tanpa meninggalkan sisa
bila tidak ada infeksi sekunder, maka
pengobatan kadang tidak perlu diberikan.
Semua lesi apbl dihilangkan biasany tdk
menyebabkan residif.

DDX
1. Intradermal nervus
Lesi serupa dgn warna kulit sekitarnya,
ukuran 5mm -1cm , peninggian permukaan
kulit, bertangkai, permukaan kulit kasar
(wart), ditumbuhi rambut kdg (lansia).
Menyerang segala usia insiden plg >> usia
60th.

DDX
2. Granuloma Pyogeni
Lesi berupa papul eritematosa, ukuran
1cm, bertangkai, mudah berdarah,
lesiny bersifat soliter, menyerang
anak terutama tubuh bag. Distal.
3. Veruka Vulgaris

PENCEGAHAN
Untuk mencegah penyebaran virus, dapat
dilakukan:
Hindari menyentuh atau menggaruk
papul.
Tidak pinjam meminjam barang pribadi
seperti handuk, baju atau sisir.
Hindari kontak seksual sampai papul telah
diobati dan sembuh

SUMBER
Sylvia
Saripati
Viralzone.expalsy.org
http://download.portalgaruda.org/articl
e.php?article=82570&val=970