Anda di halaman 1dari 70

Jika anda menginginkan poan dengan sedikit bintik biru,

anda akan memiliki itu, kuncinya adalah ketika anda


memiliki banyak kemauan Richard Cotta, CEO of California Dairies Inc.,

Pengendalian Hayati
Latar belakang sejarah
Pengertian Pengendalian Hayati
Prinsip-prinsip
Contoh

Pertama kali pengendalian hayati digunakan


yaitu pada masa purba dan hanya karena
kecelakaan atau coba-coba

Suku astek yaitu suku


pemburu dan peramu,
pendatang di daerah
Meksiko tengah yang
melayani tuan rumah bagi
peradaban maju lainnya.
Menurut legenda, mereka
menemukan pulau baru
dimana elang mematuk ular
yang bertengger di pohon
kaktus. Mereka menetap di
daerah rawa-rawa yang
sekarang dikenal sebagai
kota Meksiko, yang mana
reruntuhan bangunan kuno
banyak ditemukan di daerah

Chinampas kebun terapung kontruksinya terbuat


dari anyaman dahan dan ranting kayu dari alangalang dengan pertalian dan lapisannya dengan
lumpur, sedimen dan rumput air.

Keuntungan dari chinampas


menggunakan organisme musuh
alaminya

Ujung dari chinampas melekat pada


akar tanaman
Pertumbuhan tanaman di dasar benih
dapat dicangkok ke chinampas
Tanah mengandung banyak agen
pengendalian hayati untuk
keseimbangan seperti Trichoderma,
Pseudomonas, Fusarius antagonis.

Ramuan Pembusuk

Nectria galligena jamur


pembusuk apel di Eropa
Austen, 1657
mengobati luka pada
ranting yang dipotong
menggunakan kotoran
sapi dan urinnya untuk
mencegah pembusukan
apel

Daerah utama yang


luka diinfeksi oleh
jamur dan bakteri

Pembusuk untuk Luka pohon

Forsyth, 1791 kotoran sapi segar, jeruk nipis,


katu kelabu dan pasir
Le Barryais, 1785 Lumpur
Weidlich, 1979 tanah padaCryptonectria
parasitica (berangan kutuk) pembusukan
menggunakan Trichoderma sp.?
MacDonald et al., 1979 tanah yang
digunakan di Amerika disebabkan Endothia
parasitica yang membusuk untuk
menyembuhkan - Trichoderma sp.?

Apa yang dimaksud dengan


Pengendalian Hayati?

Pembasmian hama dengan agen


biologi berperan sebagai latar
belakang dari penyatuan pengendalian
yang tidak bergantung pada
perlawanan inang, sterilisasi dari hama
patogen target atau modifikasi dari
perilaku hama.

Apa yang dimaksud dengan


bioteknologi pengendalian
Bioteknologi
hayati? adalah seperangkat alat

yang memanfaatkan makhluk hidup (yang


baru maupun derivat dari makhluk hidup)
untuk memecahkan masalah atau
menghasilkan suatu produk.

Pengendalian hayati meliputi :

Penghancuran unit penyebar atau biomassa


patogen
Pencegahan pembentukan inokulum
Melemahkan atau memindahkan patogen
dari sisa infeksi
Melamahkan virulensi patogen oleh agenagen seperti mycovirus atau faktor penentu
hypovirulence.

Dimana kita dapat menemukan


agen Pengendalian Hayati?

Tanah penekan
Dunia lama (zaman Purbakala)
Dunia baru (zaman modern)
Patogen tanaman
Kebetulan atau tidak disengaja
Pada organ tanaman
Pada patogen yang sakit dan hama

Inilah masalah dari


kelangsungan hidup . . . .

Kebanyakan antibiotik ditemukan


semenjak Fleming menemukan penisilin
dari mikroorganisme saprophytic tanah.
Sementara itu..

Pythium debaryanum bibit pinus


damping-off, Hartley, 1921
Streptomyces scabies keropeng
kentang, potongan rumput mengurangi
penyakit, Millard and Taylor, 1927

Pengendalian
Hayati
Sanford
and Broadfoot, 1931

pertama kali menggunakan


pengendalian hayati dalam ilmu
penyakit tumbuhan
40 bakteri, 24 jamur
Organisme atau pemeliharaan
filtrasi pada tanah steril
Ditemukan organisme yang
lebih efektif terhadap
Gaeumannomyces graminis
var. tritici

Tanah penekan adalah


lokasi dimana penyakit
menurun secara
bertahap dari waktu ke
waktu menular terus
menerus oleh tanaman
dengan tanaman yg
sama.

Tanah Penekan

Reinking and Manns, 1933

Tanah Amerika Tengah


Fusarium oxysporum f. sp. cubense penyakit
panama pada pohon pisang
Patogen yang terisolasi dari tanah berpasir tetapi
tidak berasal dari tanah liat
Penanaman tanah berpasir 10 tahun terakhir
(kondusif)
Penanaman tanah liat 20 tahun terakhir
(penekanan)

Bagaimana cara kerja dari tanah


penekan?

Gerlagh, 1968

4 hasil yang terbaik dalam memperluas


penekanan dari Gaeumannomyces graminis var.
tritici
Uap air dapat memusnahkan musuh/ hama

R. James Cook, David Weller, Linda


Thomashow

USDA/ARS, WSU
Pseudomonas fluorescens, P. aureofaciens
2-fluoroglucinol

Apa saja yang dapat berfungsi


sebagai agen Pengendalian
Hayati?

Mikroorganisme
Bakteri
Jamur
Nematoda
Virus

Makroorganisme
Insekta/seran
gga
Manusia
Hewan

Mekanisme pengendalian hayati

Kompetisi agen pengendalian hayati lebih


efisien menggunakan ruang dan waktu
Antibiosis agen pengendalian hayati merusak
atau merugikan satu atau lebih campuran.
Parasitisme agen pengendalian hayati
memanfaatkan target untuk dimakan atau
reproduksi
Daya tahan induksi agen pengendalian hayati
tidak langsung merangsang tanaman untuk lebih
resisten.

Bagaimana cara penerapan dari


agen pengendalian hayati?

Importasi
Pembesaran
Konservasi dari musuh alami

Importasi

Bathyplectes anurus dewasa, parasitoid dari


larva alfalfa weevil. Sumber foto :USDA
APHIS

Ketika
patogen itu
menarik
Identifikasi
asal-usul
patogen atau
hama
Mencari
musuh
alaminya
Mendapatkan
USDA untuk
ijin import

Augmentasi

Augmentasi/pembesaran adalah
manipulasi langsung musuh alami
bertujuan untuk meningkatkan
efektivitasnya.

Massa produksi dan periode rilis (koloni)


adalah pendekatan yang paling umum
Peningkatan genetik

Augmentasi/pembesaran yang tidak


permanen akan memerlukan agen aplikasi
ulang.

Konservasi

Konservasi adalah
identifikasi dan modifikasi
dari sejumlah faktor untuk
meningkatkan efektivitas
musuh alami.

Target pengendalian hayati

Agen yang menyebabkan penyakit


tanaman
Agen yang menyebabkan kerusakan
tanaman
Gulma/hama

Penyakit tanaman vs Kerusakan


tanaman: Apa Perbedaanya?

Penyakit tanaman adalah respon fisiologis


tanaman yang abnormal untuk sebuah
asosiasi kronis dengan agen penyebab
utama
Kerusakan tanaman adalah kehancuran
jaringan karena asosiasi yang kuat dengan
agen

Apa yang dimaksud dengan


penyakit tanaman?

Tanaman dapat menjadi sakit/terluka karena


adanya infeksi oleh berbagai jenis organisme.

Serangga
Jamur
Bakteri
Virus
Nematoda

Pengertian dari penyakit tanaman adalah adanya


respon fisiologis yang abnormal karena adanya
hubungan kronis dengan agen penyebab penyakit.

Gejala dari penyakit tanaman

Adanya luka (jaringan mati)

Daun, batang, bunga, dan buah

Pertumbuhan tidak optimum


Warna berubah
Pertumbuhan yang abnormal
Warna menjadi kecoklatan atau
kekuningan
Layu
mati

Tanda-tanda tanaman yang


terkena
penyakit
Tanda adalah bukti
langsung dari
keberadaan patogen

Kotoran serangga
cairan bakteri
Pertumbuhan jamur
kapas
kista nematoda

Bagaimana caranya Kita


melakukan pengendalian
Pergiliran panen lebih rendah daripada inokulum
penyakit
tanaman?
Menambahkan elemen-perlawanan stimulasi
Mengubah pH
Mengubah struktur tanah atau aerasi
Penanaman yang diseleksi
Penggunaan bahan organik
Penggunaan irigasi
Merangkap tanaman
Kenneth Baker and R.
Menambahkan perlawanan
James Cook. The
Nature and Practice of
Biological Control of
Plant Pathogens

Target pengendalian hayati

Agen yang menyebabkan penyakit


pada tanaman
Agen yang menyebabkan kerusakan
pada tanaman
Gulma : yaitu tanaman yang tumbuh
pada tempat yang tidak diinginkan.

Serangga adalah agen


pengendalian hayati yang
digunakan untuk memusnahkan
hama berbahaya misalnya
gulma.

Mengapa Serangga
merupakan agen PH yng
Dapat dibesarkan dalam jumlah
baik?

yang banyak
Cukup spesifik
Bersifat aktif
Reproduksi tinggi
Dapat dikombinasikan dengan
agen serangga lain.

Masalah yang ditimbulkan


oleh gulma :

Mencegah pembentukan tanaman


yang diinginkan
Bersaing dengan tanaman dalam hal :

Air dan nutrisi


Cahaya matahari

Dalam beberapa kasus dapat


menimbulkan patogen.

Apa yang dimaksud dengan


gulma?

Gulma adalah tanaman yang tumbuh


ditempat yang tidak diinginkan
Gulma yang berbahaya adalah gulma
yang :

Tidak aktif atau asing


Bersifat agresif
Sangat kompetitif
Sangat invasif

Pengendalian gulma secara


tradisional

Herbisida

Efektif
Tuntutan tugas yang rendah
Biaya yang efektif murah

Bahan kimia seperti asam 2,4Dichlorophenoxyacetic (2,4-D) membuat dampak


signifikan pada pengendalian gulma.
Roundup (Monsanto) - mengikat
phosphoenolpyruvate, menghentikan sintesis asam
amino

Mengapa menggunakan
herbisida?

Kerugian yang cukup tinggi masih terjadi

Herbisida resisten terhadap populasi gulma


Menimbulkan efek yang merugikan pada
organisme non target

$619 juta sayuran, $441 juta buah dan kacangkacangan di Amerika Serikat

Tanaman asli

FQPA 1996
Perang Dunia II

Mengapa menggunakan
herbisida?

Adanya permintaan untuk penghentian


penggunaan pestisida
Area yang luas dimana penerapan
herbisida tidak memungkinkan atau
sama sekali tidak efektif
Kerusakan lingkungan
Kontaminasi dari penyediaan air

Gulma Beracun
Gulma beracun telah
memenuhi 3 juta
hektar tanah. Ini
merupakan rumput
berbahaya yang
dapat menggusur
vegetasi asli dan
mendegradsi tanah.

Gulma beracun

Bagian akar
dalam yang
diproduksi
oleh biji dan
akar

Gulma
beracun

Pertama dikenalkan di
Amerika pada tahun
1827
Berkembang dari
Amerika ke bagian
barat
Area produktivitas
ditingkatkan dari 50%
menjadi 75%

Gulma Beracun

Hewan Ternak biasanya menghindari makan


daun gulma
Misalnya, ketika sapi memakan daun gulma,
maka akan menyebabkan sakit atau bahkan
mati
Kerugian ekonomi di Montana, Dakota
Selatan, Dakota Utara, dan Wyoming
diperkirakan mencapai $120 juta
Namun gulma beracun masih dijual sebagai
tanaman hias

Pengendalian Gulma
Beracun
Kesulitan

perakaran yang dalam


mampu membuang biji
hingga 15 kaki
Dirusak oleh burung

Agen pengendalian hayati


6 spesies dari kutu
1 spesies dari kumbang kecil

Pengendalian Gulma Beracun

Agen hayati

Salah satu spesies dari


ngengat
Salah satu spesies dari lalat

Kumbang dan ngengat


mengurangi pertumbuhan
tanaman

Mengurangi tunasnya

Dewasa menyusui
Larva memakan akarnya

Domba dan kambing

Agen pengendalian gulma

Serangga
Bakteri
Jamur
Manusia
Hewan

Perlengkapan dari
bioherbisida

Melimpahnya hasil dan inokulum yang


tahan lama
Target yang spesifik
Stabilitas genetik
Mampu membunuh dengan signifikan
dari populasi rumput dari berbagai
kondisi lingkungan (gulma yang padat)

Jamur yang
mematikan gulma

Patogen pertama yang terisolasi untuk


pengendalian gulma, Colletotrichum
gloeosporioides, 1971.

Melindungi anggur
pada pohon
Cyprus
Rumput menjadi
hama utama di
kebun jeruk
Florida

Jamur pembunuh gulma De


Vine
Phytophthora palmivora - DeVine, Abbot Laboratories,

1981. merupakan produk mikroba pertama yang


komersil untuk pengendalian gulma
Chlamydospores
Melindungi produksi anggur di kebun jeruk
Isolasi dari tanaman yang ditemukan di semak belukar.
96% gulma pembunuh dan aplikasi dalam 2 tahun
terakhir.
Patogen pada bawang, melon, okra, tomat, endive,
mentimun, labu.

Kesuksesan yang tidak


komersil

Karat Chondrilla Rangka gulma - Australia


Kerangka gulma

Berasal dari mediterania dan Timur Tengah


Menyerang Australia Tenggara
Mempunyai 3 bentuk morfologi

Puccinia chondrillina jamur karat


Ketegangan berdaun sempit
Ketegangan menengah dan berdaun lebar

Bakteri sebagai agen


pengendalian hayati

Xanthomonas campestris pv. poannua postemergence aktifitas tahunan


bluegrass di halaman rumput yang
muda (Johnson, 1994: Johnson, Wyse,
Jones, 1996).
Pseudomonas syringae pv. tagetis biji
kedelai di Kanada (Johnson, Wyse,
Jones, 1996).

Nematoda Cacing Gelang


Kecil (0.60 2 mm long), mikroskopis
merupakan cacing eukariot.
Cara hidup baik dan buruk

Patogen pada hewan


Patogen pada tumbuhan
Saluran nematoda
Patogen pada serangga
Saprophytic

Sebagai parasit tanaman

Menggugurkan daun
Warna kuning pada
daun/karotenoid
Layu pada tengah hari
Daun berguguran
Buah kecil
Buah berwarna kuning
Menggulung dan melipat
pada daun dan batang
Empedu
Akar besar
Mengurangi pertumbuhan

Inilah cacing yang memakan


cacing di dunia

Merupakan sebagian besar biomassa yg


terdapat di dalam tanah
Monochida, Dorylaimida, Diplogasteroidea
Mudah dibudidayakan
Tidak menunjukkan konsisten dari agen
pengendali parasit nematoda tanaman
Kurangnya inang spesifik sehingga akan
memakan diri sendiri.

Inilah cacing yang memakan


cacing di dunia
Nematoda yang
memakan dirinya
sendiri
Dorylaimida

Nematoda yang memakan


Sirex
noctilio kayu
serangga

penyengat di Eropa yang


menghancurkan hutan pinus
di Australia dan Selandia Baru
Sengaja untuk dipublikasikan
Oviposits betina bersimbiosis
dengan jamur
Larva, menetas, memakan
jamur, meresapi pohon

Nematoda sebagai
parasit pada
serangga
Deladenus siricidicola, nematoda parasit dari

tawon Sirex
Nematoda memasuki larva Sirex, bereproduksi
ketika inang pupa, memasuki inang telur
Sirex betina muncul, terbang ke pohon lain,
oviposits nematoda dengan jamur
Hampir 100% pengendalian diperlukan untuk
menjaga tekanan agar selalu konstan

Nematoda Yang
Dapat Menjadi
Spesies Steinernema and
Vektor
Patogen
Heterorhabditis
(order

Rhabditida) adalah nematoda


parasit pada serangga
Transmit bacteria yang
mematikan untuk menjadi
inang, karakteristik yang cocok
sebagai pengendalian hayati
serangga, daripada nematoda

A cockroach parasitized by
Steinernema scapterisci

Neosteinernema females
emerged from termites

Nematoda yang mematikan


Predator organisme yang
memanfaatkan nematoda sebagai
makanan
Tanaman perangkap tanaman yg
digunakan untuk menarik nematoda dari
tanaman lain tetapi tidak mendukung
reproduksi atau beracun
Parasit penyakit yang disebabkan oleh
nematoda

Nematoda yang
mematikan jamur

Jenis parasit jamur


Perekat jaringan
Tombol-tombol
perekat
Melingkar tidak
mengerut
Melingkar
mengerut
perekat Conidia

Pasteuria penetrans (Actinomycota)


Spora lampiran
Tabung
penetrasi
kuman
pada
kutikula
nematoda

Bakteri parasit dari


Nematoda

Patogen parasit pada jamur

Mycoparasit

fungi yang memparasiti mycelia, propagules


(conidia, oospores chlamydospores), oatau
struktur lainnya(sclerotia, oospores,
chlamydospores) jamur lainnya

Parasit lain

Mikroorganisme dan virus yang berkoloni


atau menginfeksi phytopathogenic jamur
sehingga mengurangi dampaknya pada
tanaman lainnya.

Produk komersil sebagai


pengendali penyakit pada jamur

Ampelomyces quisqualis: AQ10


Candida oleophila: Aspire
Coniothyrium minitans: Contans , KONI
Fusarium oxysporum: Biofox C, Fusaclean
Gliocladium virens: SoilGard
Gliocladium catenulatum: PreStop, Primastop
Phlebia gigantea: Rotstop, P.g. Suspension
Pythium oligandrum: Polygandron
Trichoderma harzianum and other spp.: Bio_Fungus, Binab_T,
RootShield, T-22G, T-22 Planter Box, Bio-Trek), Supresivit,
Trichodex, Trichopel, Trichoject, Trichodowels, Trichoseal ,
Trichoderma 2000

Ampelomyces quisqualis

AQ10 Biofungicide
Organisme biocontrol: Ampelomyces
quisqualis mengisolasi M-10
Patogen/ penyakit target : berbedak jamur
Tanaman : apel, timun-timunan, tanaman
hias, stroberi, anggur, tomat
Perumusan : ada peredaran granula air
Metode aplikasi : semprot

Ampelomyces
quisqualis

Hyperparasit dari tepung jamur


256 spesies tanaman dalam
172 genera dalam 59 famili
koloni hyphae, conidiophores,
cleistothecia
Penetrasi langsung
Sel inang dibunuh tidak lama
setelah pembentukan pycnidial
(2-4 hari setelah terinfeksi)

The American
Chestnut and
Chestnut Blight

American Chestnut

Castanea dentata
Pohon yang sangat populer di AS Timur,
40% berupa pohon berdiri.
Chestnuts roasting on an open fire and
turkey dressing
Berkayu resisten seperti akar : untuk pagar,
tonggak, dan bahan-bahan bangunan.
Pada tahun 1904, penyakit pertama
dilaporkan oleh Bronx Zoo
Setelah 50 tahun, mereduksi menjadi
beberapa pohonto a few trees
7 spesies ngengat telah punah

Chestnut Blight

Cryphonectria (Endothia) parasitica

Terkena luka, kulit kayu mengalami


pengelupasan
Menghilangkan kambium pada ranting,
dahan dan batang
Menurunkan pohon chestnut menjadi
tangkai semak belukar yang banyak.

Chestnut
Blight

Aseksual (pycnidium, pcyniospores) dan


seksual (perithecium, ascospores)
menghasilkan spora

Disebarkan oleh angin, hujan, serangga.


Dapat ditemukan hingga 30 km.

Tidak resisten pada American chestnut

Dari Tahun 1912 tindakan


karantina pada tumbuhan sudah
terlambat
Banyak
dikenalkan stok pembibitan chestnut dari
Jepang(Castanea crenata) yang ditanam luas
dan dicantumkan dengan jenis chestnut lainnya
(1876)
Pada Tahun 1889, sekitar 10,000 pohon
Japanese chestnut telah diimpor
Pada tahun 1904, ditemukan di Bronx Zoo
Pada tahun 1906, tersebar luas
Pada tahun1908, keluar dari kontrol

Harapan untuk American


chestnut

Isolasi virulensi yang rendah dari C. parasitica


ditemukan di Italia oleh Biraghi di Eropa chestnut
pada tahun 1850
Ditemukan dan dideskripsikan sebagai
hypovirulent oleh Grente sekitar tahun 1965 dan
dianggap menular
Van Elfen, James and Day, 1975

Ukuran pengaruh lingkungan kebusukan dengan


hypovirulent dan strain virulen
Menunjukkan transmisi dengan auxotrophic mutan

1978-1983, Dodds, Van Alfen, Day

Strain Hypovirulent dari C. parasitica mempunyai


dsRNA sedangkan strain virulen tidak.
Tiga kelas berdasarkan pola perbandingan fragmen

Type III Amerika


Type I and II Eropa

Inokulasi dengan strain hypovirulent sukses di


Eropa tetepi tidak di Amerika
Van Alfen, transmisi hypovirulent dapat ditentukan
oleh satu atau lebih potongan-potongan dRNA.

Penyelamatan Genetik

Kompatibilitas vegetatif

Membantu pembentukan anastomosis yang


diperlukan untuk transfer virus.
Namun, membantu pembentukan
anastomosis yang diperlukan untuk
perkawinan yang kompatibel

Choi and Nuss, 1992

Panjang penuh klon cDNA


Strain transgenik
Transfer 100% efisien.