Anda di halaman 1dari 30

KEMOTERAPI PADA

KARSINOMA NASOFARING

PENDAHULUAN

KNF = Tumor ganas dari epitel nasofaring


Khas = Epidemiologi, histologi dan terapi
Jenis tersering = Tidak berdiferensiasi
Causa penting = Virus Ebstein Barr
Gejala klinis tergantung lokasi dan stadium
Pembedahan bukan terapi utama.
Sensitif thd kemoterapi dan radioterapi
Kemo Neoadj => AR 80-90 % RR +/- 50 %
Kemo Conco => AR 70-100 % RL 95 %

SIKLUS SEL

Keadaan sel

Post mitotik
Intermitotik = sel saraf, sel otot
Pembelahan teratur = sel epitel usus, induk hem
Mitotik

Normal
Sel membelah mell 4 fase = M - G1- S - G2

PATOFISIOLOGI
Tumor terjadi krn sel melepaskan diri dari
mekanisme pengaturan pertumbuhan
normal ==>Transformasi
Etiologi transformasi =

Lingkungan => karsinogen


Mutasi genom, butuh lbh dr 1 mutasi
Faktor hospes (hormonal & imunologik )

MORFOLOGI SEL KANKER


Tumor - massa sel berstruktur =>klasifikasi
Tumor terdr sel tumor dan sel hospes
Inti sel ukuran besar, poli & pleomorfik,
hiperkromasi, nukleolus banyak, dan jml
banyak, mitosis banyak
Sel tumor dapat berdiferensiasi

Tinggi Jaringan asal dpt diketahui


Rendah Jar. Asal tdk dpt
diketahui/Anaplastik

KARSINOMA NASOFARING 1

Anatomi:
nasofaring mrp ruang dr dasar tengkorak
sampai ke palatum molle.
Lateral: tuba eust,Torus tub. dan fossa Rossenm
atap : adenoid
inferior : palatum molle

KARSINOMA NASOFARING 2

Kekerapan :

Tinggi pada usia diatas 40 tahun


2 % dr keganasan kpl-leher di AS
Histopatologi : 4,7/ 100.000 di Indonesia
RS. Dr. Soetomo, Sby : 887 dr 1996-2000
Sub-Bag.Tumor THT RS. Perj. CM : 424 dari
tahun 1998 - 2002

KARSINOMA NASOFARING 3
Etiologi : virus EB, mkn diawetkan, udara
berasap, ras,radang kronis.
Patologi : tumbuh di lap.epitel dg lokasi
tersering di fossa Rossenmuleri.
Klasifikasi : karsinoma sel skuamosa
berkeratinisasi, kars. non keratinisasi dan
kars. Tdk berdiferensiasi

KARSINOMA NASOFARING 4
Gejala : nasofaring,mata ( diplopia),hidung
(epistaksis),saraf ( II-VI & IX-XII) dan
gejala metastasis.
Diagnosis : rinoskopi post , endoskopi,
biopsi, PA, Rontgent , CT-Scan, MRI,
serologi ( IgA anti VCA/sensitif & IgA anti
EA/spesifik )

KARSINOMA NASOFARING 5

Penatalaksanaan :

Brennan
Chan
= kemo-radiasi konkuren
Prasad
= radioterapi + kemo. Adjuvan
Lee dan Teo = kemo-radiasi konkuren + K.adj
National Comprehensive Cancer Network
(NCCN) 2002
Kombinasi yg dianjurkan = Cisp + 5-FU

KARSINOMA NASOFARING 6

Radioterapi

IMRT
3 DRT
2 DRT

Rischin dkk
Neoadjuv ( Epirb 50 mg/m2, Cis 75 mg/m2, 5FU 200 mg/m2) + Kemo.Rad ( 60
Gy,2Gy/fraksi dgn Cis 20 mg/m2 )

KEMOTERAPI PADA KNF


Tujuan = Tx primary site, KGB, metastasis
dan kasus residif.
Terapi kombinasi lebih baik dibanding terapi
tunggal
Cis + 5-FU => RL 33 % RS 50 % AR 83 %
Decker 83 = > Cis base, RL 18 % RS 35 %
Siu LL => kombinasi Siklophosphamide,
Doxorubicin,Cisplatin,Methotrexate,Bleomy
cin => AR 86 %

CARA KERJA ZAT ANTI


NEOPLASTIK

Anti metabolit
Menghambat biosintesa purin dan pirimidin
Contoh = Methotrexate

Mengganggu struktur dan fungsi DNA


Contoh = Cyclophosphamid ( CTX ), Gol.AB

Inhibitor mitosis
Menahan pembelahan sel
Contoh = Alk vinka ( vincristin, vinblastin )

PENILAIAN HASIL
KEMOTERAPI

Respon

RL = Tumor tdk dpt dideteksi lagi


RS = Tumor mengecil min 50 %
TR = Tumor mengecil kurang dr 50 %
TB = Tumor membesar min 25 %

Angka Ketahanan Hidup


Periode Bebas Penyakit = Terbebas dr
tumor - kekambuhan

OBAT-OBATAN
KEMOTERAPI KNF 1
Cisplatin, Carboplatin, Epirubicin,
Bleomycin, Methotrexate, Fluorouracil
FDA =

Cisplatin, Carboplatin, Methotrexate, 5Fluorouracil, Bleomycin, Hydroxyurea,


Doxorubicin, Cyclophosphamide, Docetaxel,
Mytomycin C, Vincristin dan Paclitaxel.

OBAT-OBAT KEMOTERAPI 1

Methotrexate

Tx standrat = pembanding obat baru


Pemberian 1at 2 x/mg > baik dr pd doharian
Respon lengkap jarang tjd & tdk lama
Kerja = menghambat sintesa timidilat, purin
dan membentuk poliglutamat
ES = penek.ss.tlg, stomatitis, mual,muntah.
Dehidrasi memperberat toksisitas.

OBAT-OBAT KEMOTERAPI 2

5-Fluorouracil
Kerja = ggn.pembentukan DNA
Cara = Infus kontinyu 1000/m2/hr, 4-5 hr tiap
3-4 mg
ES = mielosupresif, alopecia, ggn.
GIT,mukositis,kel.kulit & ggn.serebellum

Gemcitabine
Kerja = menghambat sintesis DNA
Cara = 800-1250 mg/m2/mg selama3 mg

OBAT-OBAT KEMOTERAPI 3

Cisplatin

Toksisitas hematologik rendah


Nefroksis => hidrasi cukup
Remisi lengkap +, respon +/- 30 %
Dosis = 80 100 mg/m2
ES = mual,muntah,ototoksis, hipomagn.

Bleomycin

Kurang efektif,tp tdk myelosupresif


Dosis = max 200 mg/m2
ES = mukositis,fibrosis interstisial paru

OBAT-OBAT KEMOTERAPI 4
Ifosfamid
Kerja = mengganggu fungsi DNA
Cara = IV 7-10 g/m2, 3-5 hr, tiap 3-4 mg
AR = 3 43 %
ES = myelosupresif, mual,muntah, SSP
Carboplatin
I
= KI Cis (krn ggn ginjal at neuropati)
AR = 24 %
ES
= myelosupresif,mual muntah ringan
Dosis = 300 400 mg/m2

OBAT-OBAT KEMOTERAPI 5

Paclitaxel

Kerja = menghambat siklus sel pd fase G2


Cara = IV 135-250 mg/m2, 3-24 jam/ 3-4 mg
ES = myelosp, neuropati ,mukositis,allergi
AR = 35-40 %

Doxetaxel
Aktifitas & cara kerja = Paclitaxel
Cara = IV 75-100 mg/m2 selama1jam tiap 3
mg

CONTOH REGIMEN
KEMOTERAPI
Cisplatin/ Fluorouracil
Cisplatin 100 mg/m2,IV, hari I
5-Fluorouracil 1000 mg/m2/hr, mell infus kontinyu
selama 96 jam
Diulang tiap 3 minggu
Paclitaxel/ Cisplatin
Paclitaxel 200 mg/m2, IV, min 3 jam, hari I
Cisplatin 75-100 mg/m2, IV, Min 1 jam, hari I
Diulang tiap3 minggu

CARA PEMBERIAN
KEMOTERAPI 1

Berdasarkan waktu pemberian :


Neoadjuvan/ Induksi
Kemoterapi yg diberikan sebelum radioterapi
Konkuren/ konkomitan
Kemoterapi yg diberikan bersamaan dg
radioterapi
Adjuvan
Kemoterapi yg diberikan stl terapi definitif

CARA PEMBERIAN
KEMOTERAPI 2

Kemoterapi Neoadjuvan
Tujuan = mengecilkan tumor dg tetap mempertahankan
vaskularisasi, mengendalikan mikrometastasis
Ruey Long Hong
Mitomycyn C 8 mg/m2, Epirubicin 60 mg/m2 dan
Cisplatin 60 mg/m2, hari I
5-FU 450 mg/m2, Leucovorin 30 mg/m2, hr ke 8
Regimen diatas diulang tiap 3 minggu, diberikan 3 x
Hasil = HH 5 th 70 %, lokoregional terkontrol 70 %,
bebas M1 5 tahun 81 %

CARA PEMBERIAN
KEMOTERAPI 3

Contoh Regimen neoadjuvan kemoterapi


Cisplatin 60 mg/m2, IV, hari 1
Epirubicin 110 mg/m2, hari 1
Diulang tiap 21 hari
Regimen kemoterapi neoadjuvan di RSCM
Cisplatin 100 mg/m2, IV, hari 1
5-FU 1000 mg/m2/hari, continous drip hr 1-5
Diulang tiap 3 minggu

CARA PEMBERIAN
KEMOTERAPI 4

Kemoterapi adjuvan
Tujuan = mencegah kekambuhan lokoregional
dan metastasis jauh.
Al Sarraf
5-FU 1000 mg/m2, hari 1 4
Cisplatin 100 mg/m2, hari ke 5
Radioterapi 70 Gy
Diulang 3 kali
Hasil => Angka HH 5 tahun 78 %

CARA PEMBERIAN
KEMOTERAPI 5
Kemoradiasi konkomitan
Tujuan = membunuh sel kanker yg resisten thd radioterapi
ES
= mukositis, neutropenia, infeksi berat
Everret
Cisplatin 100 mg/m2
5-FU 800 mg/m2
Hidroxyurea 1 gr
Radioterapi 1,5 Gy/fraksi 2 kali sehari
Hasil = Kontrol lokal meningkat

CARA PEMBERIAN
KEMOTERAPI 6

Kemoterapi sbg Radiosensitizer


Tujuan = meningkatkan sensitifitas sel thd
radioterapi dan menghindari efek toksik.
Regimen
Cisplatin 40 mg/m2 , IV + Rad. 5 hr/ mg
Regimen di Sub-Bag THT FKUI
Mitomycin C 10 mg, IV, hr ke 1 & 28
5-FU 200 mg oral setiap hari.