Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik
Sasaran
Hari, tanggal
Tempat
Waktu
Penyuluh

:
:
:
:
:
:

IMUNISASI
Ibu-ibu yang memiliki balita
Senin , 20 Mei 2013
Puskesmas mentang, Palangka Raya
30 menit.
Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan
STIKES Eka Harap Palangka Raya

1. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan diharapkan

klien memahami tentang

pentingnya Imunisasi.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penyuluhan klien dapat :
a. Menyebutkan pengertian Imunisasi.
b. Menyebutkan manfaat Imunisasi.
c. Menyebutkan macam-macam imunisasi.
d. Menyebutkan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
e. Menyebutkan bahaya jika tidak diimunisasi
3. Materi
a. Pengertian Imunisasi
b. Manfaat imunisasi
c. Macam-macam imunisasi.
d. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
e. Bahaya jika tidak diimunisasi
4. Metode
Ceramah
Tanya jawab
5. Media
Kertas flipchard

Leaflet
6. Evaluasi
a. Bentuk : test lisan
b. Materi test : pengertian, manfaat
c. Kriteria Evaluasi
Klien dapat menjelaskan kembali :
Pengertian, manfaat imunisasi, macam-macam imunisasi, penyakit yang
dapat dicegah dengan imunisasi, dan bahaya jika tidak diimunisasi.
7. Kegiatan Penyuluhan
No.

Waktu

1.

2 menit

Kegiatan penyuluh

Kegiatan peserta

Pembukaan :
a. Membuka

kegiatan

dengan a. Menjawab salam.

mengucapkan salam.
b. Menjelaskan

b. Mendengarkan dan

tujuan

dari

memperhatikan.

penyuluhan.
c. Menyebutkan materi yang akan
diberikan.
2.

20 menit

Pelaksanaan :
Menjelaskan tentang :

a. Memperhatikan dan

Pengertian imunisasi

menjawab

Manfaat imunisasi

pertanyaan

Macam-macam imunisasi.

diajukan.

Penyakit yang dapat dicegah dengan b. Bertanya


imunisasi

menjawab

Bahaya jika tidak diimunisasi

pertanyaan

yang
dan
yang

diajukan.
3.

6 menit

Evaluasi :
Menanyakan

kepada

peserta Menjawab pertanyaan

tentang materi yang telah diberikan,

meminta peserta untuk mengulang


kembali.
4.

2 menit

Terminasi :
a. Mengucapkan terimakasih atas a. Mendengarkan
perhatian peserta

b. Menjawab salam

b. Mengucapkan salam penutup.

8. Referensi

MATERI PENYULUHAN IMUNISASI


1. Pengetian

Imunisasi adalah upaya pencegahan dengan sengaja memberikan kekebalan


atau imunitas pada anak, sehingga anak itu walaupun mendapatkan infeksi tidak
akan meninggal atau menderita cacat (sequelae). Umumnya anak yang telah imun
itu bereaksi terhadap infeksi sebagai berikut:
1. Tidak sakit sama sekali.
2. Sakit namun ringan sekali, sehingga tidak menimbulkan/ mengakibatkan cacat
dan tidak meninggal.
2. Manfaat imunisasi untuk bayi dan anak
Bayi dan anak yang mendapat imunisasi dasar lengkap akan terlindung dari
beberapa penyakit berbahaya dan akan mencegah penularan ke adik, kakak dan
teman-teman disekitarnya. Imunisasi akan meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan
anak sehingga mampu melawan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin
tersebut. Anak yang telah diimunisasi bila terinfeksi oleh kuman tersebut maka tidak
akan menularkan ke adik, kakak, atau teman-teman disekitarnya. Jadi, imunisasi
selain bermanfaat untuk diri sendiri juga bermanfaat untuk mencegah penyebaran ke
adik, kakak dan anak-anak lain disekitarnya
3. Macam macam imunisasi
Vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin)
Vaksin Hepatitis B
vaksin polio
vaksin DPT ( Difteri, pertusis, tetanus)
vaksin campak.
PCV ( pneumococcal conjugate vaccine)
vaksin hibvaksin.
MMR (mumps, mealses, rubella)
Tifoid
Influensa

4. Penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi


mencegah virus Hepatitis B yang dapat menyerang dan merusak hati.

mencegah serangan virus polio yang sapat menyebabkan kelumpuhan


mencegah tuberkulosis paru, kelenjar, tulang dan radang otak yang bisa
menimbulkan kematian atau kecacatan.
mencegah infeksi saluran nafas berat (pneumonia) dan radang otak
(meningitis)
mencegah influenza berat
mencegah penyakit demam tifoid berat
mencegah penyakit cacar air
5. Bahaya jika tidak diimunisasi
Kalau anak tidak diberikan imunisasi dasar lengkap, maka tubuhnya tidak
mempunyai kekebalan yang spesifik terhadap penyakit tersebut. Bila kuman
berbahaya yang masuk cukup banyak maka tubuhnya tidak mampu melawan
kuman tersebut sehingga bisa menyebabkan sakit berat, cacat atau
meninggal.