Anda di halaman 1dari 8

GERAK HARMONIS SEDERHANA

1. Gerak Harmonis Sederhana pada


18.
Ayunan
b. Hubungan antara Periode dan Frekuensi
2.
19.
1
1
3. Ketika beban digantungkan pada
T = atau f =
20.
ayunan dan tidak diberikan gaya maka
f
T
benda
akan
diam
di
titik
21.
kesetimbangan B. Jika beban ditarik
22. T = periode
ke titik A dan dilepaskan, maka beban
23. f = frekuensi
akan bergerak ke B, C, lalu kembali
24. Gaya Pemulih pada Bandul (Ayunan
lagi ke A. Urutannya adalah A-B-CSederhana) Persamaan gaya pemulih
B-A. Seandainya benda dilepaskan
pada bandul sederhana adalah F =
dari titik C maka urutan gerakannya
adalah C-B-A-B-C. Gerak dari A-B-mg sin . Untuk sudut kecil
C-B-A atau C-B-A-B-C disebut satu
( dalam satuan radian), maka sin
getaran.Getaran yang terjadi berulang
secara
periodic
melalui
titik

. Oleh karena itu


=
kesetimbangan
disebut
gerak
persamaannya dapat ditulis
harmonik sederhana.
25.
4.
x
5.
26.
F
=
-mg
L
6.
Gambar 1
7.
27.
8.
28. Periode dan frekuensi ayunan
9.
Sederhana
10.
29. F=ma
a. Besaran fisika pada Gerak Harmonik
Gambar 2
Sederhana pada ayunan sederhana
x
mg
=m 2 x
11.
30.
L
12. Ampltudo (A)
13. Amplitudo
adalah
perpindahan
g
2
=m
31.
maksimum dari titik kesetimbangan.
L
Pada contoh ayunan sederhana sesuai
2
g
2
dengan gambar di atas, amplitudo
=m
32. L
getaran adalah jarak AB atau BC.
T
14.
33.
15. Waktu yang
digunakan untuk
1 g
melakukan satu kali getaran disebut
T =2 L/g atau f =
34.
periode (T).
Jumlah getaran
2 L
sempurna yang dilakukan tiap satuan
35.
waktu (sekon) disebut frekuensi (f)
36. g = percepatan gravitasi (m/s2)
dan dinyatakan dengan satuan hertz
37. L = panjang tali (m)
(Hz) atau cycles per second (cps). Jika
38.
banyaknya getaran adalah n setelah
39. Latihan
getaran selama t sekon, maka dapat
40. Sebuah ayunan sederhana dengan
dirumuskan:
panjang tali 40 cm melakukan gerak
16.
harmonik sederhana. Jika g = 10 m/s,
n
t
f = atau T=
tentukanlah periode dan frekuensi
17.
t
n
ayunan tersebut.

( )

41.
70.
42. Gerak Harmonik sederhana pada
71.
Pegas
72.
43.
73.
44.
74. Gambar 3
45.
75.
Gaya yang dilakukan
46.
pegas untuk mengembalikan
47.
benda
pada
posisi
48.
keseimbangan disebut gaya
49.
pemulih.
Besarnya
gaya
50.
pemulih
menurut
Robert
51.
Hooke dirumuskan sebagai
Gambar 4
52.
berikut.
53.
76.
54.
77. F P=k x=k (xx 0)
55.
78.
56.
79. Tanda minus menunjukkan bahwa
57.
gaya pemulih selalu berlawanan
58.
dengan simpangan.
59.
80.
60. Gambar 2
81. Periode dan frekuensi ayunan
61. Perhatikan Gambar 3. Kedudukan a,
Sederhana
c, dan e merupakan kedudukan
F=ma
setimbang. Kedudukan b dan f
82.
merupakan
kedudukan terbawah
2
83. k x=m x
sedangkan kedudukan d merupakan
kedudukan tertinggi.
2
84. k =m
62.
2
a. Gaya pemulih pada Pegas
2

m
63. Untuk memahami getaran harmonik,
85.
T
Anda dapat mengamati gerakan
sebuah benda yang diletakkan pada
86.
lantai licin dan diikatkan pada sebuah
1 k
pegas (Gambar 4). Anggap mula-mula
87. T =2 m/k atau f = 2 m
benda berada pada posisi X = 0
sehingga pegas tidak tertekan atau
88.
teregang. Posisi seperti ini dinamakan
89.
m = massa beban (kg)
posisi keseimbangan. Ketika benda
90.
k = konstanta pegas (N/m)
ditekan ke kiri (X = ) pegas akan
91.
mendorong benda ke kanan, menuju
92. Latihan
posisi keseimbangan. Sebaliknya jika
93. Pada pegas digantung beban 100
benda ditarik ke kanan, pegas akan
gram, jika pegas bergetar dengan
menarik benda kembali ke arah posisi
periode 0,5 sekon. Tentukan konstanta
keseimbangan (X = +).
pegas tersebut.
64.
94.
65.
95. Persamaan Getaran Harmonik
66.
96. Persamaan
getaran
harmonik
67.
diperoleh melalui analogi sebuah titik
68.
yang bergerak melingkar beraturan.
69.
Proyeksi titik tersebut pada diameter

( )

lingkaran adalah gerak harmonik


124.
sederhana
125.
97.
t 0
y=
A
sin(
t+

)=A
sin
2

+
0
a. Simpangan Getaran Harmonik
T 2
98. Simpangan pada getaran harmonik
sederhana dapat dianggap sebagai
126.
proyeksi partikel yang bergerak
y=simpangan(m)
127.
melingkar beraturan pada diameter
lingkaran. Gambar 5 melukiskan 128. A= a
mplitudo=simpangan maksimum( m)
sebuah partikel yang bergerak
melingkar
beraturan
dengan
129.

kecepatan sudut
dan jari-jari A.
=kecepatan sudut (rad / s)
Anggap mula-mula partikel berada di
0=sudut fase awal (rad)
titik P. Perhatikan Gambar 5! Setelah
130.
selang waktu t partikel berada di titik
t=waktu (s)
131.
Q dan sudut yang ditempuh adalah

T = periode(s )
132.
99.
133.
100.
134.
Sudut Fase dan Fase Gerak
101.
Harmonik Sederhana
102.
135.
103.
136.
Sudut Fase adalah posisi
104.
sudut
selama
benda
bergerak
105.
harmonis
106.
137.
107.
t
108.
(t 0 ) 2 ( 0 ) . 2
T 2
109.
110.
138.
111.
139.
112.
140.
Secara fisis, fase adalah
113.
kedudukan
suatu benda dilihat dari
114.
arah getar dan simpangannya pada
115.
suatu saat tertentu. Secara matematis,
116.
pernyataan ini dituliskan
117.
Gambar
5
t 0
118.
=
+
141.
T 2
119.
Proyeksi titik Q
terhadap
diameter lingkaran (sumbu y) adalah
142.
titik Q. y adalah simpangan gerak
143.
harmonik sederhana, maka Anda
peroleh persamaan sebagai berikut. 144.
145.
120.
146.
y= Asin
Gambar 4
121.
147.
122.
148.
Perhatikanlah Gambar
4.
123.
Jika partikel mula-mula berada
Titik A dan titik E serta titik B dan
0
titik F dikatakan memiliki fase yang
pada posisi sudut
, maka

persamaanya dapat dituliskan

sama karena simpangannya sama dan


c. Percepatan Getaran Harmonik
arah getarnya sama.
174.
Percepatan
benda
yang
149.
Syarat agar dua titik memiliki
bergerak harmonik sederhana dapat
fase yang sama adalah:
diperoleh dari turunan pertama
150.
= n. 2 ; n = 0, 1, 2, ...
persamaan kecepatan atau turunan
atau
kedua persamaan simpangan.
151.
175.

dv
152.

= n ; n = 0, 1,
a y=
176.
dt
2, ...
153.
177.
154.
Titik A dan titik C, titik B dan
d
a y = A cos (t +0 )
178.
titik D dikatakan berlawanan fase
dt
karena arah getarnya berlawanan.
179.
155.
Syarat agar dua titik memiliki
fase yang berlawanan adalah :
180.
156. = (2n + 1) ; n = 0, 1,
2
a y = A sin (t +0 )
2, ... atau
157.
181.
158.
= (2n + 1) ; n = 0,
a y =2 y
182.
1, 2, ...
183.
159.
184.
Karena nilai maksimum dari
b. Kecepatan Getaran Harmonik
simpangan
adalah sama dengan
160.
Kecepatan
benda
yang
amplitudonya
(y = A), maka
bergerak harmonik sederhana dapat
percepatan maksimumnya (amaks)
diperoleh
dari turunan pertama
gerak harmonik sederhana adalah
persamaan simpangan.
sebagai berikut.
161.
185.
dy
vy=
a ymaks =2 A
162.
dt
186.
163.
164.

vy=

d
A sin( t+ 0 )
dt

165.
166.
167.

v y =A cos(t + 0)

168.
169.

v y = A 2 y 2

170.
171.
Mengingat nilai maksimum
dari fungsi cosinus adalah satu, maka
kecepatan maksimum (vmaks) gerak
harmonik sederhana adalah sebagai
berikut.
v ymks =A
172.
173.

187.
188.
Energi Gerak Harmonis
189.
Benda yang melakukan gerak
harmonik sederhana memiliki energi
potensial dan energi kinetik. Jumlah
energi potensial dan energi kinetik
disebut energi mekanik.
190.
191.
Energi kinetik
192. Energi kinetik adalah energi
yang dimiliki oleh benda yang
melakukan gerak harmonik sederhana
karena
kecepatannya.
Secara
matematis dituliskan:
1
Ek = mv2
193.
2
194.

1
Ek = m{A cos (t +0 )}2
2

195.

218.
1
2 2
2
219.
Ek = m A cos (t+ 0)
196.
220.
2
221.
1
2
2
222.
k A cos (t +0 )
197.
2
223.
224.
198.
225.
199.
Energi potensial
226.
200. Energi potensial adalah energi
227.
yang dimiliki gerak harmonik
228.
sederhana karena simpangannya.
229.
Secara matematis dituliskan:
230.
201.
231.
1 2
E p= ky
232.
202.
2
233.
234.
203.
235.
1
2
E p= k { A sin(t +0 )}
236.
204.
2
237.
238.
205.
239.
1
2
2
E p= k A sin ( t+ 0)
206.
240.
2
241.
207.
242.
208.
Energi mekanik
243.
Em =Ek + E p
244. 6
Gambar
209.
245.
210.
246.
1
1
2
2
2
2
Em = k A cos (t +0 )+ k A sin (t +0 ) 247.
2
2
248.
249.
211.
250.
1
Em = k A 2 {cos2 (t + 0)+sin 2 ( t+ 0) }
251.
2
252.
253.
212.
254.
1
Em = k A 2
255.
213.
2
256.
214.
257.
Gambar 7
215.
Berdasarkan
persamaan
258.
1
259.
Em = k A 2
,
ternyata
energi
2
260.
Soal dan Pembahasan
1. Sebuah benda bergetar harmonik bermula
mekanik suatu benda yang bergetar
dari titik setimbang dengan frekuensi 10
harmonik tidak tergantung waktu dan
Hz dan mempunyai amplitodo 10 cm.
tempat. Jadi, energi mekanik sebuah
Tentukan simpangan getarnya setelah
benda yang bergetar harmonik
bergerak selama 0,025 sekon!
dimanapun besarnya sama.
261. Diketahui : f = 10 Hz
216.
Perhatikan Gambar 6 !
262. A = 10 cm
217.

263.
264.
265.
266.
267.
268.
269.

= A sin 2 f t
= 10 sin 2 x10 0,025
= 10 sin ( 0,5 )

291. = -4
)
292. = -4

= -4

=2

10 10 cos (2

282.

= 200 cos (0,5


= 200 0 = 0

ft)

0,025)

10 0,025)
281.

fAsin (2
1010sin (2 10

290.

270. = 10 1
271. = 10 cm
272. Jadi, pada saat t = 0,025 s
benda berada di puncak getaran
karena y = A.
273.
2. Sebuah benda bergetar harmonik bermula
dari titik setimbang dengan frekuensi 10
Hz dan mempunyai amplitudo 10 cm.
Tentukan kecepatan getarnya setelah
bergetar selama 0,025 sekon!
274. Diketahui :
f = 10 Hz
275. A = 10 cm
276. t = 0,025 s
277. Ditanyakan: vy = ...?
278. Jawab :
279. vy = 2 f A cos 2 ft
280.

ay = -4

t = 0,025 s
Ditanyakan: y = ....?
Jawab :
y = A sin t

283.
Jadi, pada saat ini kecepatan
getarnya adalah 0 (nol). Hal ini
menunjukkan benda berada di puncak di
mana benda berhenti sesaat untuk
bergerak kembali menuju titik setimbang.
284.
3. Sebuah benda bergerak harmonik bermula
dari titik setimbang dengan frekuensi 10
Hz dan mempunyai amplitudo 10 cm.
Tentukan percepatan getarnya setelah
bergetar selama 0,025 sekon!
285. Diketahui : f = 10 Hz
286. A = 10 cm
287. t = 0,025 s
288. Ditanyakan: ay = ....?
289. Jawab :

293.

= -4

294.

= -40

10 10 sin (0,5

10 cm/s
101
m/s

295.
4. Sebuah pegas spiral dengan gaya pegas
2
400 N/m tergantung bebas. Pada
bagian bawah pegas digantungi beban 1
kg dan digetarkan dengan amplitudo 10
cm. Tentukan frekuensi getaran,
kecepatan getar saat t = 0,025 sekon,
simpangan beban saat t = 0,025 sekon,
percepatan getar saat t = 0,025 sekon,
dan gaya getar saat t = 0,025 sekon!
2
296.
Diketahui : k = 400 N/m
m = 1 kg
297.
298.
299.
300.
301.
302.
303.
304.

A = 10 cm = 10-1m
Ditanyakan: a. f = ...?
b. v = ? saat t = 0,025 sekon
c. y = ? saat t = 0,025 sekon
d. a = ? saat t = 0,025 sekon
e. F = ? saat t = 0,025 sekon

Jawab :
1 k
f=
2 m

a.

305.

f=

1
2

400 2
=10 Hz
1

306. b. v = vmaks cos ( t) dengan t


= 0,025 sekon
307.
= A cos ( t)
308.
= 2 f A cos (2 f
t)

309.
=2
10 0,025)

10 10-1 cos (2

= 2 cos (0,5
=2 0=0

310.
311.

312.
Jadi, pada saat t = 0,025
sekon. v = 0
313.
314.
c. y = ymaks sin ( t)
dengan t = 0,025 sekon
315.
316.
0,025)
317.
318.

y = A sin (2 f t)
= 10 sin (2 10
= 10 sin (0,5 )
= 10 sin 90

319. = 10 1 = 10 cm
320.
Jadi, pada saat t = 0,025
sekon, simpangan benda y = 10 cm
321.
Catatan : pada saat ini benda
berada di y = A
322. d. a = -amax sin ( t)
2
323. = - ASin ( t)
2
324. = -4 f2 Asin (2 f t)
2
325. = -4 1020,1 sin(2

10 0,025)
2
326. = -4 10 sin (0,5 )
2
327. = -4 10 sin 90

328. = -40
329.

Jadi,

335. Catatan : bila F negatif,


berarti arah gaya getar ke bawah dan
menuju titik setimbang.
336.
337.
Benda yang massanya 400 g
bergetar harmonik dengan amplitudo
5 cm dan frekuensi 100 Hz. Hitunglah
energi kinetik, energi potensial, dan
energi mekaniknya (energi total) saat
simpangannya 2,5 cm!
338.
339.
Diketahui :
340.
m = 400 g = 0,4 kg
341.
A = 5 cm = 0,05 m
342.
f = 100 Hz
343.
y = 2,5 cm
344.
Ditanyakan :
345.
a. Ek = ...?
346.
b. Ep = ...?
347.
c. Em = ...?
348.
Jawab:
a. Energi kinetik
349. Y =Asin
350.
351.

= 0,025 s
2
2
percepatan getaran -40 m/ s .
330. Catatan : nilai a negatif,
berarti arah a ke bawah dan menuju
titik setimbang.
331. e. F = m a
2
332. = 1 (-40 )

sin

=30

y 2,5
=
A 5

352.

1
2 2
2
Ek = m A cos ( t+ 0)
2

353.

2 100

1
Ek = 0,4
2

saat

333. = -40

334. Jadi, pada saat t = 0,025 sekon


gaya getarnya F = -40 N.

354.
2
1
1
Ek = 0.4 4 2 .10000.0,0025 .( 3)
2
2

355.

0,2 . 4 2 .25

356.

0,2 2 .75

357.

15 2 J

3
4

358.

1
2 2
2
E p= m A sin (t +0 )
2

359.

2 100

1
Ek = 0,4
2

360.
1
1 2
Ek = 0.4 4 2 .10000.0,0025 .( )
2
2
361.
362.
363.

0,2 . 4 2 .25

1
4

5 J

364.

Em =Ek + E p

365.

Em =15 2 +5 2

366.

Em =20 2 J

tentukan periode baru getaran per ketika


melewati halangan tersebut!
373.
3. Perhatikan gambar di samping! Beberapa
pegas disusun secara seri dan paralel.
Ujung pegas digantungi beban yang sama
besar. Bila konstanta pegas k1 = k2 = k3 =
k4 = k, maka hitunglah perbandingan
periode susunan seri dan paralel!
374.
375.
376.
377.
378.
379.
380.
4. Sebuah benda melakukan gerak harmonik
sederhana dengan persamaan simpangan

y=6 sin 4 t+
381.
3

382.
y dalam meter dan t dalam
sekon. Tentukan:
383.
a. amplitudo dan frekuensinya;
384.
b. simpangan, kecepatan, dan

s
percepatan saat t = 4

367.
368.
Soal Latihan
1. Sebuah pegas yang panjangnya 16 cm
digantungkan vertikal. Kemudian, ujung
bawahnya diberi beban 100 gram
5. Sebuah benda melakukan gerak harmonik
sehingga panjangnya bertambah 4 cm.
sederhana dengan amplitudo 3 cm.
Beban ditarik 3 cm ke bawah, kemudian
dilepas hingga beban bergetar harmonik.
Energi kinetik di titik setimbang 20 joule.
Jika g = 10 m/s2,
Tentukan besar energi potensial benda
369.
tentukan:
pada saat kecepatannya setengah harga
370.
a. tetapan pegas, dan
maksimumnya!
371.
b. periode dan frekuensi
385.
getarannya.
6. Sebuah benda dengan massa 1 kg bergetar
372.
harmonik dengan amplitudo 4 m dan
2. Per sebuah mobil bergetar ke atas ke
frekuensinya 5 Hz. Hitunglah energi
kinetik, energi potensial, dan energi
bawah dengan periode 2 detik ketika
mekaniknya pada saat simpangannya 2
ban mobil melewati suatu halangan.
m!
Massa mobil dan pengemudi adalah 300
386.
kg. Jika pengemudi menaikkan beberapa
387.
temannya, sehingga massa mobil dan
388.
penumpang menjadi 600 kg, maka