Anda di halaman 1dari 5

JENNIFER SIMCA / 07120120007

KASUS GERIATRIC PUSKESMAS BINONG


I.

Identitas Pasien
Nama

:S

Jenis Kelamin

II.

: Perempuan

Usia

: 65 tahun

Pekerjaan

: Ibu Rumah Tanga

Alamat

: Binong

Status Pernikahan

: Menikah

Anamnesis
Anamnesis dilakukan secara Autoanamnesis di Puskesmas Binong.
Keluhan Utama :
Nyeri lutut kiri selama 2 bulan
Keluhan Tambahan :
Bengkak pada lutut
Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien datang ke puskesmas dengan keluhan pilek sejak 2 bulan
yang lalu. Sakitnya seperti di tusuk-tusuk. Lutut pasien juga
membengkak setelah melakukan suatu aktivitas. Pasien mengalami
sakit pada lutut pada pagi hari saat bangun dari tidur selama 20
menit.

Nyeri

meningkat

saat

melakukan

aktivitas

seperti

mengangkat barang berat, kemudian nyeri mereda saat pasien


beristirahat. Dari skala 1- 10 pasien mengeluhkan nyeri sekitar 6.
Pasien sudah minum panadol untuk meredakan rasa nyeri pada
lututnya.

Riwayat Penyakit Dahulu


Pasien tidak pernah sakit seperti ini. Pasien tidak pernah menderita
diabetes mellitus, darah tinggi, asma dan tidak pernah melakukan
operasi apapun. Pasien juga menolak adanya alergi pada obat dan
alergi yang lainnya.
Riwayat Penyakit Keluarga
Keluarga pasien tidak ada yang mengalami penyakit serupa, tidak
ada yang menderita kencing manis, asma, ataupun diabetes
mellitus. Ayah dari pasien ada riwayat hipertensi.
Riwayat Sosial
Pasien tidak merokok, tidak minum alkohol, dan jarang berolahraga.
III.

FIFE
FEEL
INSIGHT

: Pasien khawatir tidak dapat berjalan karena penyakit ini.


: Pasien sudah berusaha mengkompres bengkak pada

lutut tetapi tidak mereda.


FUNCTION: Kegiatan sehari-hari pasien terganggu karena pasien
tidak bisa bergerak secara bebas.
EXPECTATION: Pasien berharap untuk cepat

sembuh

agar

kekhawatiran pasien dapat hilang dan dapat melakukan


aktivitas dengan bebas.
IV.

Resume
Pasien berumur 65 tahun datang ke puskesmas Binong dengan
keluhan sakit pada lutut dan bengkak sejak 2 bulan yang lalu.
Karakteristik sakit yang dialami pasien adalah ditusuk-tusuk. Pada
pagi hari pasien tidak dapat bangun dari tempat tidur selama 20
menit. Nyeri pada lutut meningkat saat melakukan aktivitas berat
seperti

mengangkat

beristirahat.

Pasien

barang
sudah

dan

nyeri

mencoba

mereda
untuk

saat

pasien

mengkompres
2

pembengkakan pada lutut tetapi tidak berfungsi, dan pasien sudah


minum panadol untuk meredakan nyeri pada lutut pasien. Ayah dari
pasien

mempunyai

riwayat

hipertensi,

dan

pasien

jarang

berolahraga.
V.

Diagnosis
a. Diagnosis Kerja : Osteoarthritis
b. Diagnosis Banding : Rheumatoid Arthritis, Gout

VI.

Tinjauan Pustaka
Osteoarthritis
Review of Disease
Osteoarthritis adalah suatu gangguan persendian dimana terjadi
perubahan berkurangnya tulang rawan sendir dan terjadi hipertropi
tulang hingga terbentuk tonjolan tulang pada permukaan sendi
(osteopit). Keluhan sakit sendi biasanya hilang timbul dan
menyerang hanya beberapa persendian. Kekakuan sendi sewaktu
bangun pagi yang hilang dalam waktu 15-30 menit adalah salah
satu ciri khas osteoartritis.
Osteoarthritis biasanya terjadi pada usia 50 tahun. Sebagian besar
penderita osteoartritis menderita obesitas dan perempuan lebih
banyak menderita osteoartritis daripada lelaku dan terutama pada
usia lanjut. Sendi yang sering dikenai osteoarthritis adalah: sendi
lutut, sendi panggul, dan beberapa sendi kecil di tangan dan kaki.
Penyebab dari osteoartritis tidak diketahui. OA idiopatik, terutama
pada sendi DIP (nodus Heberden), memiliki dasar genetik yang kuat
dengan pola penurunan secara dominan pada wanita dan pola
resesif pada pria. Gambaran patologisnya adalah kerusakan
progresif pada kartilago dengan terbentuknya fisura-fisura dan
3

kemudian bisa sampai denudasi tulang. Hipertrofi tulang reaktif


yang terjadi setelah hilangnya kartilago akan menimbulkan
pembentukan osteofit yang khas. Tulang subkondral di bawahnya
mengalami remodelisasi dan mungkin menyebabkan pembentukan
kista dan sklerosis. Tonjolan-tonjolan tulang pada osteofitosis,
sklerosis subkondralm dan kista tampak jelas apda foto rontgen
polos dan menjadi temuan radiologis utama osteoartritis.
Rekomendasi / Saran
Pasien disarankan untuk meminum obat penghilang rasa sakit untuk
menghilangkan rasa nyeri yang menggangu sehingga pasien dapat hidup dengan
lebih nyaman. Pasien yang memiliki berat badan berlebih disarankan untuk
menurunkan berat badan. Namun pada pasien ini yang berberat badan ideal,
disarankan hanya untuk mengontrol asupan agar tidak kelebihan berat badan. Pasien
juga disarankan untuk melakukan olahraga fisik seperti bersepeda atau berenang
untuk memperkuat otot disekitar agar mengurangi rasa sakit dan stress pada sendi.
Injeksi asam hyaluronat mungkin juga dapat dilakukan untuk memperbaiki
kekentalan dan elastisitas cairan synovial.
VII.

Daftar Pustaka
1. Davey, Patrick. At a Glance Medicine. Jakarta: Erlangga, 2005.
2. Brashers, Valentina L. Aplikasi Klinis Patofisiologi. Edisi 2. Jakarta:
EGC, 2007.
3. Yatim, Faisal. Penyakit Tulang dan Persendian (Arthritis atau
Arthralgia). Jakarta: Pustaka Populer Obor, 2006.

VIII.