Anda di halaman 1dari 60

Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI

2008

Panduan bagi Fasilitator
PDPT OBM
2008

Belajar di Perguruan Tinggi
Hal-hal Dasar Belajar di UI

Tim OBM Fakultas Psikologi Universitas Indonesia

1

Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI
2008

Pendahuluan
Panduan ini dibuat dalam rangka membantu para fasilitator PDPT OBM UI.
Setiap tahunnya UI melakukan pelatihan singkat kepada para mahasiswa barunya,
sebagai rangkaian pembentukan kepribadian (karakter) sekaligus soft skill.
Pelatihan yang diselenggarakan secara serentak membutuhkan jumlah fasilitator
yang besar. Oleh karenanya pelatihan kepada para fasilitator adalah faktor dasar
yang amat penting bagi terselenggaranya PDPT OBM sekaligus membuka wawasan
bagi peserta.
Pelatihan kepada fasilitator dari para fasilitator adalah hal yang lumrah.
Namun untuk menjaga standar diperlukan upaya-upaya khusus. Ini dapat dilihat
dengan adanya pelatihan serentak kepada para calon fasilitator. Para fasilitator juga
diminta untuk mempraktekkannya. Dan yang terakhir adalah dengan membuat
panduan yang diharapkan bisa memaksimalkan performa para fasilitator sekaligus
standarisasi.
Pada buku panduan ini akan dijelaskan beberapa hal yakni permainan (cara,
daftar peralatan dan bahan bacaan fasilitator). Untuk tahun ini harus diakui waktu
yang diberikan amat pendek sehingga amat dibutuhkan kontribusi para fasilitator
untuk membantu dengan sepenuh hati pelaksanaan acara ini.

2

Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI
2008

MALAM KEAKRABAN UI
Tujuan

: Peserta dapat memahami faktor-faktor yang mempengaruhi
keberhasilan belajar di perguruan tinggi
Metode
: Kegiatan individual dan diskusi kelompok
Waktu
: 45 menit
Material
: Lembar kasus dan alat tulis
Prosedur
:
a. Peserta menerima lembar yang berisi kasus Malam Keakraban UI, dan
mendapatkan waktu 15 menit untuk mengerjakannya secara individual.
b. Fasilitator membagi peserta menjadi kelompok-kelompok (@ 5 orang).
c. Di dalam kelompok, peserta mendiskusikan kasus tersebut, dan menyatukan
pendapat untuk memecahkan kasus.
d. Debrief:
• Hal-hal apa yang dapat diambil/dipelajari dari kasus tersebut?
• Apakah upaya Anda mengumpulkan informasi dari teman-teman cukup
efektif untuk memecahkan masalah? Apakah ada cara lain?
• Bagaimana Anda memperlakukan informasi yang diterima dari temanteman? Bisakah informasi tersebut dipercaya sepenuhnya? Mampukah Anda
menganalisanya secara tepat dalam waktu yang cepat dan sendirian?
• Apa kendala yang Anda temui pada saat menganalisa informasi dan data
dalam kasus ini? Bagaimana mengatasinya?

3

akhlak mulia serta 4 . Namun anak-anak muda lulusan UI yang berprestasi juga ada. Kurikulum mengarahkan pendidikan mencapai sasaran pembelajaran secara menyeluruh. semisal Nicholas Saputra (FT UI) aktor. Dian Sastrowardoyo (FIPB UI) aktris. Kurikulum di SLTA dimaksudkan untuk meningkatkan kecerdasan. Apakah Anda orang-orang sukses selanjutnya? Beda Belajar di Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi Kurikulum secara umum diartikan sebagai program pengajaran yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pengajaran yang akan diberikan kepada peserta didik dalam satu periode jenjang pendidikan. Mereka telah menorehkan tinta tersendiri dalam sejarah bangsa Indonesia. Sri Mulyani (FE UI) menteri keuangan.) mantan menteri pendidikan). Contoh-contoh tadi merujuk pada lulusan Universitas Indonesia yang berhasil di masyarakat. kepribadian.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Belajar di Perguruan Tinggi Kenalkah teman-teman dengan tokoh-tokoh di samping? Mungkin tokoh-tokoh ini bukan yang terlalu dikenal saat ini (searah jarum jam: Emil Salim (FE UI) mantan menteri lingkungan hidup/ketua BAPENAS. Selo Soemardjan salah satu pendiri departemen Sosiologi FISIP UI (FISIP UI). Fuad Hassan (FPsi. pengetahuan. Najwa Shihab (FH UI) pembawa acara TV nasional. Yohanes Surya (FMIPA UI) rektor universitas swasta di Jakarta dan sebagainya.

Sebagai catatan. Satu semester adalah satuan waktu kegiatan belajar selama 14–16 minggu. Tuntutan Pendidikan tinggi memiliki tuntutan akademis dan tuntutan non-akademis yang berbeda. Sedangkan di pendidikan tinggi.ui. berbeda dengan pendidikan SLTA yang mengharuskan siswa masuk sekolah sepanjang hari selama 5–6 hari/minggu.500. dan mata ajaran yang akan dipelajarinya. dan waktu belajar. 60 menit kegiatan berstruktur.874 koleksi) dan juga termasuk e-book sebanyak 1. mahasiswa memiliki kebebasan untuk memutuskan jumlah SKS yang diambil per semester. Satu SKS berarti 50 menit kegiatan tatap muka di kelas. Selain itu ia memiliki kebebasan untuk memilih kegiatan 5 . Sistem kredit Pendidikan tinggi menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS) untuk menetapkan beban studi mahasiswa tiap semester.981 buku (http://www. Ukuran kelas bervariasi. saat ini perpustakaan pusat UI memiliki koleksi lebih dari 63. Dengan kebebasan memilih mata ajaran. mata ajaran yang akan diambil. kurikulum sudah mengarah pada upaya membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang terkait dengan disiplin ilmu tertentu baik secara teoritis maupun aplikasi. Dengan demikian maka tiap minggunya ungtuk satu mata ajar dengan bobot 1 SKS waktu yang dibutuhkan 170 menit. Dengan begitu mahasiswa diharapkan berpikir kritis terhadap beragam informasi yang diterimanya. Hal ini berbeda dengan pendidikan di bangku SLTA yang menganut sistem paket. Lingkungan belajar Secara umum pendidikan tinggi memiliki lingkungan belajar yang lebih fleksibel dibandingkan dengan SMA. mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan rekan-rekan yang berbeda-beda.digilib. dan 60 menit kegiatan mandiri. menentukan kapan akan lulus. Mahasiswa memperoleh kebebasan untuk menetapkan target sendiri dalam belajar. Di perguruan tinggi peran dosen adalah sebagai fasilitator. di mana siswa mempelajari sejumlah mata ajaran yang telah ditetapkan berdasarkan kelas dan jurusan yang dimasukinya. penelitian (21. Mahasiswa aktif mencari informasi dan belajar melalui sumber-sumber belajar lain seperti memanfaatkan perpustakaan. Terdapat pula sistem moving class yang mengharuskan mahasiswa berpindah kelas mengikuti mata ajaran yang dipilihnya. Jumlah siswa pun relatif sama. Sebagai perbandingan. Berdasarkan prestasi yang dicapai dan kebutuhan serta minat mahasiswa. Penerapan SKS juga memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk mengatur waktu kuliahnya sendiri. Bentuknya beragam. di SMA.edu/opac/themes/libri2/). pada umumnya siswa belajar di kelas yang sama selama satu tahun ajaran. tergantung pada jumlah mahasiswa yang memilih mata ajaran tertentu. Cara belajar Pada saat belajar di SMA guru mengambil peran sebagai nara sumber utama yang mengarahkan dan membimbing siswa berdasarkan tujuan pengajaran yang ia tetapkan sebelumnya. media cetak dan media elektronik atau orangorang yang kompeten di bidang tertentu.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. mulai dari buku. bersama teman-teman yang sama.

mengarahkan dan mempertahankan tingkah laku tertentu. Terbuka untuk bekerjasama Perguruan tinggi adalah tempat di mana sejumlah orang dari latar belakang (suku bangsa. Motivasi diri Secara umum motivasi sering diartikan sebagai kondisi psikologis (internal states) yang menimbulkan. Dalam mengikuti kegiatan belajar-mengajar. mahasiswa baru didorong untuk menjalin hubungan sosial dengan orang-orang yang baru ditemuinya tersebut agar tidak merasa terisolasi atau terpinggirkan. Ciri yang Diharapkan pada Mahasiswa Mandiri Mahasiswa adalah pemelajar aktif dan kritis yang dituntut untuk mampu mengatur diri dan waktunya serta menyelesaikan persoalan yang ia temui. Motivasi jenis ini akan lebih kuat dan stabil bila dibandingkan dengan motivasi dari luar diri (ekstrinsik) seperti ganjaran/hadiah. status sosial ekonomi.) yang berbeda bertemu dan berinteraksi. mahasiswa kadang termotivasi oleh keduanya. Sedangkan di SLTA. Dalam rangka berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Dalam dunia pendidikan. dan motivasi belajar yang kuat. dsb. mahasiswa dituntut untuk mampu berinteraksi dengan rekan-rekan yang heterogen pada sisi usia. hubungan guru-siswa lebih personal dan dekat serta keterlibatan orangtua cukup aktif dalam pendidikan siswa. 6 . hendaknya ia menunjukkan disiplin diri. selain ingin memenuhi rasa ingin tahu dengan belajar giat (intrinsik). Namun ia juga dituntut untuk bertanggungjawab atas pilihan dan tindakannya dengan pengajar/dosen berperan sebagai fasilitator. Selain itu rekan-rekan memiliki rentang usia yang relatif sama sehingga diharapkan lebih mudah bagi siswa dalam bersosialisasi. kebutuhan.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 kemahasiswaan yang akan diikuti. motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang (intrinsik) memberikan hasil lebih positif dalam proses pembelajaran dan meraih prestasi yang baik. Meskipun begitu. Pada sisi non-akademis. sikap proaktif. dll. minat. mahasiswa juga mengharapkan hadiah dari pihak luar (ekstrinsik).

Untuk mencapai itu. target. 2003). Mampu mengorganisasi waktu Dalam perkuliahan terdapat batas waktu yang harus dipenuhi agar nantinya mahasiswa dapat meraih kesarjanaan. menentukan sumber belajar yang akan digunakan. Mahasiswa juga diharapkan mampu bertahan mengerjakan tugas dan mengatasi hambatan yang ditemui tanpa mengandalkan bimbingan dan dukungan dari pihak lain yang berlebihan. Tidak selamanya ada dosen dan teman-teman yang mendampingi Anda. sampai menjalankan rencana tersebut secara teratur. Hal ini mulai dari merencanakan (menentukan tujuan. strategi dan waktu) belajar. dengan sistem pendidikan yang menerapkan pendekatan berpusat pada mahasiswa (student-centered). mahasiswa perlu memperhatikan beberapa hal guna meningkatkan kemampuan mengorganisasi waktu adalah: 7 . Salah satu kriteria mahasiswa yang berhasil adalah yang memiliki kemampuan manajerial waktu yang baik dan memiliki batas waktu untuk setiap pengerjaan tugasnya (Martin dan Osborne. namun sebagai mitra dan sumber pembelajaran. Mampu bekerja sendiri Selain mampu bekerjasama. 1989 dalam Yulistia.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Selain itu. Di perguruan tinggi. mahasiswa diharapkan mampu belajar secara mandiri. mahasiswa juga diharapkan mampu bekerjasama dengan rekan-rekannya agar dapat berkolaborasi dalam mengikuti proses pembelajaran. teman tidak diperlakukan sebagai kompetitor (saingan).

tidak penting dan mendesak. yaitu penting dan mendesak. Apakah Anda aka menyusul mereka? 8 . Jadwalkan kembali tugas-tugas yang akan diselesaikan. Perencanaan juga memungkinkan mahasiswa fokus pada hal-hal yang penting bagi perolehan kesuksesan jangka panjang. Terlihat bahwa mayoritas dari fakultas-fakultas yang ada mencapai tingkat kelulusan di atas 70%. Namun untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari perencanaan. tidak penting dan tidak mendesak. Beberapa tahun lalu dalam melaksanakan pembangunan pemerintah Indonesia menerapkan rencana pembangunan lima tahun (REPELITA). penting dan tidak mendesak. Pemaparan organisasi waktu ini dalam analoginya daapt dilihat pada kasus pembangunan di Indonesia. Tabel ini merupakan rangkuman dari persentase keberhasilan mahasiswa UI strata satu (S-1) angkatan 2002. Data yang tercatat adalah tahun 2008. 3.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 1. Dasar pemikiran pembangunan itu adalah pengejawantahan capaian dengan mempertimbangkan waktu. maka perencanaan perlu ditinjau kembali secara rutin. Maka dulu dikenal era lepas landas yang berarti pembangunan yang berlangsung selama 25 tahun akan membuat Indonesia menjadi bangsa yang maju. Belajar membedakan antara hal yang penting dan hal yang mendesak. Mengetahui dan menetapkan prioritas. 4. 5. Mengetahui bagaimana memanfaatkan waktu itu sendiri. Membuat perencanaan bagi langkah-langkah mencapai target. 2. ada empat kombinasi. Berdasarkan derajat kepentingan dan mendesak. Perencanaan akan membantu mahasiswa untuk menemu-kenali konflik dan krisis yang potensial serta meminimalisir tugas-tugas yang mendesak.

Sasaran dikatakan tepat bila mengandung tantangan di dalamnya. Relevant Mahasiswa harus memiliki alasan yang kuat untuk sasaran yang ia tetapkan. Selesai kuliah 4 tahun cukup realistis dan menantang. yaitu SMART. mahasiswa menetapkan empat tahun dengan alasan ingin meringankan beban keuangan keluarga yang agak bermasalah setelah ayah pensiun. tugas atau ujian setiap semester. Attainable Sasaran yang ditetapkan hendaknya realistis. Moran (1997. Measurable Agar sasaran dapat diukur. tidak terlalu mudah/rendah atau terlalu sulit/tinggi untuk diraih. ia akan merasa puas dan menghargai upayanya sendiri. Berkaitan dengan contoh. semakin mudah mahasiswa melihat hal yang ingin ia capai.25. Mengetahui bahwa ada kemajuan yang dicapai akan membuat mahasiswa tetap termotivasi dan menikmati proses mencapai sasaran. 9 .Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Adanya sasaran dalam belajar mendorong mahasiswa untuk mengarahkan perhatian terhadap tugas yang dihadapi. beda halnya dengan 3 tahun yang relatif amat sulit atau 5 tahun yang tidak mendatangkan tantangan dalam belajar. berusaha lebih sungguh-sungguh. Hal ini bisa dilakukan dengan menyimpan dan mengevaluasi nilai-nilai yang diperoleh pada kuis. dan ia pun semakin semangat untuk mencapainya. dan bila sasaran berhasil diraih. Selain itu kemungkinan untuk mencapainya juga menjadi lebih besar. Contoh: Saya ingin menyelesaikan kuliah selama empat tahun dengan Indeks Prestasi minimal 3. sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang ada. dalam Sukadji & Singgih) mengajukan suatu prinsip dalam menetapkan sasaran. Hal ini membuat sasaran tersebut berharga di matanya sehingga bila ia menemui hambatan ia tidak mudah menyerah. dan meningkatkan ketahanan kerja. diperlukan/dibutuhkan cara untuk mengukur kemajuan yang telah dicapai dan kriteria spesifik yang dapat menginformasikan bahwa sasaran telah dicapai. Specific Semakin spesifik dan jelas sasaran yang ditetapkan.

yaitu: a. dan mengolah informasi. Bagi tipe pagi. mahasiswa dapat terhindar dari sikap prokrastinasi (menunda aktivitas) atau perfeksionis. Waktu pada sore dan malam hari bisa diisi oleh kegiatan yang lebih praktis dan tidak menuntut konsentrasi penuh.00).Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Time Bound Penetapan batas waktu dapat mengontrol langkah yang ditempuh untuk mencapai sasaran. b. dan disebut sebagai tipe pagi. biologi. Tipe-tipe: visual. auditorial.00–14. 2003) menunjukkan prokrastinasi berhubungan dengan IPK yang rendah.00. peradaban dunia. Perlu diingat bahwa menunda-nunda pekerjaan bukan saja gagal dalam target waktu. dan sebagainya. cara dan tempat yang cocok untuk belajar: a. Gambar-gambar juga dapat membantu. 10 . Dalam kasus mahasiswa. De Porter dan Hernacki (1992) mengemukakan tiga jenis gaya belajar (V-A-K). kinestetik Cara belajar seseorang adalah kombinasi dari bagaimana ia menyerap. dan selanjutnya membuat catatan-catatan yang sangat baik. dan pada waktu tersebut bidang seni amat cocok untuk dipelajari.00–24. Dengan mengetahui tipe yang dimilikinya berkaitan dengan waktu belajar. dalam Yulistia. Setiap orang mempunyai cara yang berbeda dalam mempelajari informasi secara optimal. Ada buku-buku yang mengakomodir orang yang tipe visual khusus cerita bergambar. seperti membaca. Tipe pagi dan tipe malam Setiap orang memiliki preferensi mengenai waktu yang paling cocok untuk belajar. Tipe ini paling sesuai belajar pada pagi dan siang hari dan bidang sains lebih sesuai dipelajari pada waktu tersebut. misalnya kartun fisika. Pengetahuan mengenai gaya belajar akan membantu seseorang belajar dan berkomunikasi dengan lebih baik. Tipe visual. diharapkan akan memudahkan mahasiswa dalam mengatur waktu dan kegiatan sehari-hari. yaitu individu yang lebih banyak dan lebih baik menyerap informasi melalui penglihatan (apa yang dilihat). Seseorang yang tergolong tipe malam akan lebih efektif belajar antara jam 15. memperhatikan ilustrasi. Ada orang yang menunjukkan hasil belajar terbaik pada pagi hari (jam 09. tapi juga menghalangi pencapaian target. Dengan adanya batas waktu. tugas-tugas yang menuntut konsentrasi dan pemikiran mendalam hendaknya diselesaikan pada pagi dan siang hari. (1986. Memahami waktu. lalu mengatur. temuan Rothblum dkk.

gunakan sebanyak mungkin indera pada saat membaca. Ketiga. menjadi pembaca yang aktif dengan mempertanyakan: Siapa? Kapan? Di mana? Apa? Mengapa?. namun biasanya ada satu gaya yang lebih disukai dan dipilih. Oleh karena itu penggunaan alat bantu visual akan semakin efektif. menentukan siapa pembacanya. Kebanyakan orang belajar dengan beberapa gaya. misalnya membaca sambil bersuara atau menggarisbawahi hal-hal yang penting atau membuat gambar di tepi halaman. bukan mengartikan kata demi kata. Tipe kinestetik. Memahami dan menyimpulkan materi Memahami adalah hal yang harus terus diupayakan pada saat seseorang menghadapi bahan bacaan. yaitu bila individu lebih banyak dan lebih baik menyerap informasi melalui pendengaran (apa yang didengar).Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 b. Semakin bertambah usia. Langkah-langkah yang biasa ditempuh dalam membuat tulisan adalah memilih topik. Pertanyaanpertanyaan tersebut dapat meningkatkan perhatian pada gagasan-gagasan utama. membuat pertanyaan. c. Tipe auditorial. menetapkan maksud tulisan. Menulis secara efektif Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kepentingan pembaca. mengumpulkan bahan. 11 . yaitu dengan mendengarkan ungkapan-ungkapan yang digunakannya dalam berbicara dan memperhatikan perilakunya pada saat mendengarkan orang lain berbicara. Selain itu. Gaya belajar seseorang dapat diketahui dengan beberapa cara. seperti mendengarkan penyajian materi. yaitu individu yang lebih banyak dan lebih baik menyerap informasi melalui gerakan dan sentuhan. Pembaca diharapkan dapat memahami apa yang ingin disampaikan oleh penulis. Tipe ini lebih baik belajar dalam kegiatan bergerak dan interaksi kelompok. berkaitan dengan bahan yang sedang dibaca. kecenderungan seseorang untuk belajar secara visual semakin meningkat. keterampilan yang baik dalam menulis dan mencatat juga mempermudah proses pembelajaran. baca dan temukan gagasan-gagasan yang ada. Pertama. dan bila memungkinkan mendapatkan tambahan positif seperti pengetahuan atau sudut pemikiran yang baru dari bahan bacaannya. Kedua. Beberapa hal berikut dapat membantu tercapainya pemahaman akan bahan bacaan.

Pada saat seseorang mengeluarkan kata-kata. Selain itu berikan perhatian yang besar pada isi tulisan pada awal menulis. Ciri peta pikiran adalah adanya fokus di tengahnya yang merupakan satu gambaran pusat perhatian. dan perasaan agar dapat dipahami. Selain itu memudahkan pembaca untuk memusatkan perhatian pada ide-ide yang dituliskan di dalamnya. Berdasarkan cara kerja otak ini. bunyi. carilah waktu yang tepat untuk menulis. pecah/bagilah topikmenjadi bagian-bagian yang kecil. sedangkan tata bahasa dan tanda baca pada waktu berikutnya. memungkinkan dilakukan perubahan bila dibutuhkan. Dari pusat perhatian ini menyebar ke arah perifer. Berbagilah pada orang-orang sekitar untuk memperoleh umpan balik mengenai tulisan. kebanyakan orang hanya mampu mengingat sebagian kecil materi yang dibaca atau didengar. simbol.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 membuat kerangka garis besar. Peta pikiran bersifat fleksibel. Untuk memperlancar penulisan. Meningkatkan metode mencatat Mencatat secara efektif adalah kemampuan yang perlu dipelajari untuk membantu mengingat apa yang tersimpan dalam ingatan. dan tingkatkan wawasan pengetahuan melalui media cetak dan elektronik. Pencatatan yang efektif dapat menghemat waktu dengan membantu seseorang menyimpan informasi secara mudah dan mengingatnya kembali jika diperlukan. 12 .. Riset terakhir tentang bagaimana otak menyimpan dan mengingat informasi telah menghasilkan teknik-teknik mencatat yang lebih tepat. sehingga pengertian terhadap suatu materi bisa meningkat. mencantumkan hasil penelitian. seperti jalan raya yang bercabang dan beranting. Setiap jalan/cabang/ranting punya identitas berupa kata kunci. pada saat yang sama otak harus mengatur. dalam peta pikiran juga dapat mengasah kreativitas dan menimbulkan perasaan senang. pensil warna dsb. dan menentukan judul tulisan. Penggunaan gambar. Tanpa mencatat dan mengulanginya. Lalu bagaimana seharusnya bentuk catatan yang baik?. maka dikembangkan Peta Pikiran oleh Tony Buzan sebagai salah satu teknik mencatat yang efektif. dan menghubungkan kata-kata tersebut dengan gambar. simbol visual.

mahasiswa perlu kembali mempertanyakan tujuan belajarnya sehingga dapat lebih bersungguh-sungguh dalam mempersiapkannya. Biasanya ujian dilakukan dua kali yaitu pada tengah semester dan pada akhir semester. mempelajari materi sebelumnya agar memperoleh gambaran umum mengenai hal-hal penting yang akan didengar atau dibaca kemudian. Hal ini sebaiknya dilakukan dua minggu sebelum ujian sehingga mahasiswa dapat membagi waktu. ringkasan atau Peta Pikiran yang telah dibuat.. membuat catatan yang sesuai dengan karakteristik pribadi dengan menambahkan gambar. e. nada suara. beberapa hal yang dapat membantu untuk membuat catatan yang efektif adalah: a. Petunjuk dari pembicara berupa ekspresi wajah. d. sedangkan judul. membedakan hal yang penting yang akan dicatat dari hal yang tidak penting. Latihan mengerjakan soal-soal juga perlu dilakukan. dan tidak perlu 13 . Oleh mahasiswa dibuatlah hambar-gambar yang menarik agar bisa dijadikan patokan dalam mengingat materi. memperhatikan petunjuk-petunjuk penting dari pembicara atau bahan bacaan. kata-kata miring dapat menjadi petunjuk penting dari bahan bacaan. Materi “Meningkatkan Ingatan” terdiri dari delapan tema. c. Penambahan gambar atau tanda-tanda tertentu juga diperkenankan sebagai bagian dari upaya peningkatan ingatan. Dalam mempersiapkan ujian. Antisipasi dan persiapan ujian Ujian merupakan evaluasi mengenai sejauhmana mahasiswa menangkap apa yang telah dipelajari selama mengikuti kuliah. warna atau hal-hal yang paling disukai. dll. mendengarkan materi secara aktif agar dapat menemukan ide-ide utama. Terlepas dari teknik mencatat yang digunakan. b. Persiapan yang dilakukan berupa me-review atau mempelajari kembali materi kuliah dengan membaca kembali catatan.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Salah satu bentuk peta pikiran. bertanya bila ada hal yang kurang jelas dan tidak dimengerti.

mahasiswa mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan. dan aturlah waktu mengerjakan soal agar tidak terpaku pada soal tertentu. atasi rasa cemas yang timbul dengan menenangkan diri umpamanya berdoa atau menarik nafas dalam-dalam. namun jadikan hasil tersebut sebagai umpan balik untuk menyusun rencana belajar selanjutnya. Sebelum hari ujian. Kerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu. Jangan lupa untuk tidur dalam waktu cukup pada malam sebelumnya. Selain itu datanglah ke lokasi ujian lebih awal agar memiliki kesempatan untuk meninjau lokasi tes dan menenangkan diri. Pada saat mengerjakan ujian. 14 . Jangan terlalu larut dalam emosi menanggapi hasil ujian. dan mengkonsumsi makanan bergizi.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 lagi belajar pada hari ujian. seperti alat tulis dan kalkulator. Bacalah petunjuk ujian secara cermat agar tidak salah mengerti.

Kelompok diberi waktu 15 menit untuk menyambungkan tali tersebut 4.apa yang menjadi pertimbangan ide tersebut . 5. Fasilitator meminta kelas membentuk kelompok. Fasilitator mengobservasi bagaimana mereka menyelesaikan tugas ini. fasilitator memimpin diskusi/debrief dengan menanyakan . masing-masing kelompok terdiri dari 5-6 orang 2. 15 . Jarak antara dua tali adalah sedemikian rupa sehingga apabila seseorang memegang ujung salah satu. siapa yang mengarahkan dan bagaimana ide/gagasan tersebut mereka ungkapkan. bagaimanakah Anda memecahkan persoalannya? Prosedur : 1.bagaimana proses mendapatkan ide menggabungkan tali tersebut . maka ia tak dapat menjangkau tali yang lain. Fasilitator menayangkan gambar dan menerangkan persoalan yang dihadapi dalam gambar tersebut. 3.dari jawaban yang ada. Setelah selesai. Andaikata Anda adalah orang pada situasi tersebut (seperti dalam gambar). fasilitator memancing mahasiswa untuk bisa melihat bahwa ide-ide yang muncul menunjukkan adanya perbedaan sudut pandang (masalah di tali/orang).Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 BERPIKIR KRITIS Tujuan : agar peserta mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam melihat suatu masalah Peralatan Waktu Metode : lembar pernyataan : 30 menit : diskusi KASUS PEMASANGAN TALI Persoalan: Bagaimana menyambungkan kedua tali yang tergantung pada plafond (langitlangit) di tempat yang berjauhan satu sama lain.

Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 6. Fasilatator menutup kegiatan dengan menekankan pentingnya mengembangkan kemampuan berpikir kritis terutama dalam perannya sebagai mahasiswa (dengan menayangkan slide definisi berpikir kritis) 7. Kesimpulan 16 .

Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI
2008

Diskusi Berpikir Kritis: Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis
Setiap orang pasti
pernah
menghadapi
masalah, baik yang
ringan maupun yang
berat. Tidak peduli
muda atau tua. Bahkan
anak
TK
juga
menghadapi masalah.
Masalah
yang
dihadapi juga pastinya
beragam,
ada yang
sekedar
masalah
memilih baju mana
yang akan dipakai hari
ini,
mengenai
pertemanan
(yang
sering menjadi teman
film atau sinetron), tugas-tugas, hubungan anak dan orangtua dan masih banyak
lainnya.
Permainan mengikat dua tali yang terpisah merupakan salah satu
perwujudan kondisi dalam kehidupan. Menghubungkan tali yang panjangnya
terbatas dan kita dipaksa untuk mengikatnya dengan cara yang tidak biasa. Kondisi
ini juga sering muncul dalam kehidupan sehari-hari termasuk di perguruan tinggi.
Demikian pula ketika kita memasuki perkuliahan. Mulai dari suasana dan
lingkungan yang baru atau karena berpisah dari orangtua bisa dan ketika tuntutan
tugas yang bertambah menimbulkan masalah. Namun belum tentu satu kondisi
yang dialami satu individu akan menimbulkan masalah. Antarindividu akan
berhadapan dengan satu kondisi yang sama dengan sudut pandang yang berbeda.
Contohnya A dan B sama-sama baru pertama kali indekos. A sepertinya tidak
mengalami masalah atau homesick dengan orangtuanya. Justru ia melihat peluang
untuk menunjukkan jati diri dan kemandiriannya. Di pihak lain si B baru beberapa
hari indekos merasakan sendirian karena tak ada saudara dan kedua orangtuanya.
Maka kemudian ia sering mengurung diri dan menangis merindukan kehadiran
mereka.
Mungkin anda pernah menemukan teman atau diri anda menghadapi
masalah yang sama namun cara mengatasinya berbeda. Contoh yang anyar saat ini
adalah kenaikan harga BBM. Kondisi ini langsung atau tidak langsung berpengaruh
terhadap anak indekos. Perlahan harga kebutuhan merangkak naik, mulai dari
jajanan, foto kopi, makan, trasnportasi dan tentunya kamar yang disewa.
Dampaknya jelas, pengeluaran yang lebih besar. Untuk menyiasati kondisi ini
muncul cara-cara mengatasinya dan kadangkala ada yang di luar pemikiran umum.
Langkah yanng umum adalah mencari indekos yang lebih terjangkau, membeli mi
siap saji dalam jumlah besar (murah dan bisa menghemat salah satu siklus makan
dalam sehari). Langkah yang tak terduga misalnya melakukan brunch (asal kata
dari breakfast: sarapan; dan lunch: makan siang). Atau sekelompok mahasiswa

17

Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI
2008

bekerja sama membuat usaha pencucian baju. Yang malah mungkin ini merupakan
peluang untuk mempunyai usaha dan berwiraswasta.
Semua langkah tadi sah-sah saja untuk dilakukan. Hasil akhir dari usahausaha tadi adalah untuk membuat hidup indekosan lebih nyaman dan masalah
teratasi. Langkah-langkah tadi setidaknya memberikan gambaran bahwa cara
mengatasi masalah yang berbeda yang dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
cara pandang melihat masalah tidaklah selalu sama. Artinya ada yang dianggap
sebagai hambatan dan ada yang melihatnya sebagai peluang. Tidaklah
mengherankan jika kemudian dalam sejarah manusia, ada individu-individu yang
maju justru ketika masyarakatnya atau lingkungannya melihat satu kondisi sebagai
hambatan. Pencipta Google.com situs pencari data (Sergei Brin dan Larry Page) dan
dan penemu mi siap saji (Momofuku Ando) adalah beberapa pencipta dari sekian
banyak pencipta yang melihat masalah menjadi peluang.
Mengapa sekiranya mereka menghasilkan karya-karya tadi? Setidaknya ada
pola yang sama yakni cara mengatasi masalah yang tidak umum. Mereka
menggunakan cara pikir yang kritis terhadap masalah. Mereka mencari “celah”
yang belulm terisi dalam pemecahan masalah. Bagi mereka dengan memasuki area
“celah” tadi bisa membuka peluang penanganan baru dari masalah atau malah
membuat jawaban baru untuk perkara lain yang tak terpikirkan sebelumnya. Masih
ingat obat Viagra? Ditemukan pertama kali untuk menangani penyakit jantung dan
tekanan darah. Yang terjadi kemudian malah menjadikan obat Viagra sebagai
peningkat stamina tubuh. Malah akhirnya obat tadi lebih dikenal masyarakat
umum untuk stamina tubuh bukan untuk pengobatan. Sungguh luar biasa bukan?
Berpikir kritis tidak datang begitu saja, namun dibutuhkan suatu usaha dan
keinginan untuk berpikir secara aktif. Berpikir secara aktif seperti layaknya detektif,
mencari tahu motif
yang melatarbelakangi
sebuah perkara.
Bagi
yang
suka
menonton film detektif
semisal
detective
conan suasana berpikir
kritis amat terasa.
Sering sekali polisi
mengungkap
kasus
hanya
dengan
petunjuk-petunjuk
yang terlihat, kurang
detail dan cenderung
menggunakan
satu
sudut pandang. Conan
dalam hal ini justru melihat kasus tidak seperti layaknya polisi pada umumnya. Ia
juga cenderung memulai olah pikirnya dengan ”mengapa dan bagaimana”
ketimbang ”apa” dari satu kasus. Hal-hal yang remeh justru menjadi perhatiannya,
yang justru oleh orang lain tak dianggap sebagai sesuatu yang penting. Pada
akhirnya ia berhasil mengungkap kasus dan terkadang, pelaku kejahatan merasa
tak terduga bahwa hanya dalam waktu singkat ada orang yang mampu
memecahkan perkara yang ia lakukan.

18

Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI
2008

Sama halnya dengan kasus mengikat tali tadi. Adakah dari Anda yang
menggunakan peralatan yang terduga? Atau dengan cara yang tak terduga? Yang
penting adalah tali yang terpisah akhirnya terikat dengan cara-cara yang memang
logis. Jika ada yang mengikatkan sepatu di tali yang satu dan kemudian diayunkan,
logikanya adalah ketika berayun maka ujung tali yang bersepatu bisa didekatkan ke
tali yang tak memiliki pemberat. Pemilihan cara yang tak terduga merupakan salah
satu bagian dari berpikir kritis. Tentunya pilihan tadi perlu memperhatikan apakah
hal itu berdampak positif atau negatif.
Dengan melihat masalah dan pilihan pemecahan masalah yang dipilih
dengan pertimbangan yang matang inilah yang kemudian disebut sebagai berpikir
kritis. Selanjutnya Takwin (1997) mengajukan definisi berpikir kritis:
”suatu usaha yang sengaja dilakukan secara aktif, sistematis dan mengikuti
prinsip-prinsip logika serta mempertimbangkan berbagai sudut pandang
untuk mengerti dan mengevaluasi suatu informasi dengan tujuan
menentukan apakah informasi itu diterima, ditolak atau ditangguhkan
penilaiannya.”
Berpikir kritis juga diperlukan ketika mahasiswa mengikuti perkuliahan.
Bagaimapun juga dosen adalah manusia biasa yang juga bisa salah. Oleh karena itu
sebaiknya mahasiswa mencari tahu dari sumber yang sesungguhnya dan juga dari
sumber lain yang mungkin saja nantinya akan memperkuat dan memperlemah
suatu pendapat. Kegiatan ini juga nantinya akan berguna ketika anda membuat
tulisan ilmiah seperti makalah atau skripsi. Manakah teori-teori yang menunjang
topik yang sedang dibahas dan manakah teori yang bertentangan sehingga
nantinya akan menimbulkan banyak pertanyaan dan akhirnya tidak menjawab atau
mendukung permasalahan yang sedang dibahas.

19

Dan sebaliknya tidak pula langsung menerima pendapat orang lain tanpa adanya 20 . Yang ditonjolkan oleh operator adalah harga yang amat murah. Fasilitator menggali apa manfaat dari kegiatan ini 6. ceramah Waktu Prosedur : 30 menit : 1. tapi ternyata mengandung hal-hal yang perlu diperhatikan lebih lanjut. Maka dari itu dalam menerima informasi kita tidak hanya sekedar menerima atau menolak infomasi. Salah satu operator menyamarkan harga murah berlaku jika bicara setelah beberapa menit. Hal ini membuat kita lebih kritis dalam menyikapi sesuatu.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Latihan 1: DANA dan BUDI Tujuan : Peserta mampu memahami inti dari berpikir kritis Peralatan : inventori Dana dan Budi Metode : diskusi. Fasilitator menggali jawaban dari tiap kelompok siapa yang menjawab B & S beserta alasannya 5. Fasilitator meminta peserta membentuk kelompok yang terdiri dari @ 5-6 orang 3. Fasilitator meminta peserta mendiskusikan jawaban mereka di dalam kelompok sampai ada kata sepakat (waktu 15 menit) 4. Fasilitator membagikan kertas/inventori Dana dan Budi pada tiap-tiap peserta dan meminta mereka menjawabnya dengan B/S (waktu 10 menit) 2. Yang agak kurang disamarkan adalah ketentuan dan syarat agar mendapat harga murah. baru harga murah dihitung atau yang lebih ekstrem kualitasnya memang dibuat kurang. Misalnya perang tarif operator ponsel membuat kita tergiur untuk segera membeli nomer baru dari operator yang sedang promosi. Artinya kita bukan selalu tidak percaya terhadap informasi yang diberikan atau didapat dari orang lain. Fasilitator menyampaikan inti dari kegiatan berpikir kritis adalah: Dari permainan tadi terungkap bahwa banhyak hal yang dalam kehidupan sehari-hari terlihat biasa-biasa saja. Dalam berpikir kritis diharapkan mahasiswa tidak begitu saja menolak sesuatu tanpa adanya pertimbangan apapun.

apapun yang diterima seyogianya dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Latihan 10 PERNYATAAN 21 . pencarian informasi melalui berbagai media. menganalisis berdasar pengalaman diri dan lain-lain. Dengan demikian. lingkungan rumah dan bahkan nasional). Permainan 10 pernyataan tadi bisa merefleksikan kembali bahwa kita sebagai mahasiswa tetap menjalankan pola berpikir kritis tidak semata di kampus. tapi juga di lingkungan sosial (keluarga.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 evaluasi terlebih dahulu. Pengecekan ini bisa dilakukan melalui orang lain (cek silang).

Masuk materi manfaat berpikir kritis Instruksi: Di bawah ini ada 10 buah pernyataan yang diambil dari iklan beberapa produk dan berita-berita di media massa.tanyakan apakah mereka sudah menganalisa pernyataan berdasarkan konsep berpikir krits yang ada pada definisi.Adakah manfaat dari berpikir kritis? . Silahkan bekerja. Setiap kelompok harus menentukan satu tangapan bersama untuk masingmasing pernyataan.Menurut peserta manfaat dari berpikir kritis apa saja ? 8. 5. Fasilitator membagikan lembar yang berisi 10 pernyataan 2. Setelah selesai.perasaan yang dialami selama mengerjakan kegiatan ini . baik dalam bentuk pernyataan sanggahan maupun pertanyaan untuk memperjelas ke-10 pernyataan itu. (INGAT! berpikir kritis tidak sama dengan skeptis) . Anda bebas memberi tanggapan terhadap pernyataanpernyataan itu dan boleh membahasnya dari sudut pandang apapun. Peserta diminta untuk mengerjakan secara individual terlebih dahulu (waktu 10 menit) 4. bergabunglah dengan kelompok Anda untuk membahasnya dalam kelompok. Fasilitator mencoba untuk menggali proses yang terjadi dalam kelompok sehingga terjadi kesepakatan 6. Waktu untuk kelompok: 40 menit) 22 .apa yang peserta dapat ambil dari kegiatan ini . Anda diminta untuk memberi tanggapan. setiap anggota kelompok harus ikut terlibat dalam penentuan tanggapan kelompok. Penetapan tanggapan kelompok dapat dilakukan dengan musyawarah-mufakat atau dengan voting. Yang penting. diskusikan mengapa perbedaan itu terjadi. Waktu 20 menit. Periksa apakah ada bagian yang terlewat dari tanggapan Anda dan teman-teman sekelompok. Kalau ada perbedaan. Fasilitator memimpin diskusi kelas dengan menanyakan tanggapan dari kelompok tiap sepuluh pernyataan tersebut 7. Anda diminta mengerjakan tugas ini sendiri-sendiri terlebih dahulu. Bandingkan tanggapan Anda dengan tanggapan teman-teman sekelompok anda.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Tujuan : Peserta dapat lebih memahami manfaat dari berpikir kritis Peralatan Waktu Metode Prosedur : lembar pernyataan : 40 menit : Diskusi : 1. Setelah itu peserta diminta untuk membahasnya dengan kelompok (sampaikan instruksi alinea ke-2). Fasilitator menanyakan : . (Waktu untuk perorangan: 20 menit. Kemudian menyampaikan instruksi alinea pertama 3.

Serahkan pada ahlinya. Berpikir kritis lebih bertujuan untuk menambah pengetahuan atu memahami sesuatu lebih dalam. 6. 5. Seringkali orang mengira bahwa berpikir kritis sama dengan debat kusir. ga rame. 7. Namun apabila kita berpikir kritis bertujuan untuk mengevaluasi atau merevisi suatu keyakinan artinya kita berpikir kritis yang sifatnya kuat. Baik di lingkungan sekitar maupun di lingkungan kerja nantinya.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 1. Rinso membersihkan paling bersih. Saat kita berargumen terhadap suatu pendapat tentunya kita harus terlebih dulu memiliki informasi yang cukup untuk dapat melontarkan pendapat kita. Tidak mungkin anggota kelompok kami yang melakukan karena kelompok kami memiliki prinsip ‘Berbuat baik adalah hal yang paling penting’. Dasar akademis berpikir kritis pada mahasiswa adalah karena mereka kelak akan menjadi sarjana. Berpikir kritis tidak hanya sekedar adu pendapat saja dengan tujuan memenangkan suatu argumentasi. Jika kita melakukan berpikir kritis hanya untuk mempertahankan pendapat kita artinya berpikir kritis yang kita lakukan sifatnya lemah. Maka dari itu sedari awal para mahasiswa diajak untuk tergerak belajar dengan cara yang berbeda dengan cara belajar para siswa. Dengan belajar di perguruan tinggi para mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi dengan menjawab permasalahan yang ada di masyarakat. 2. Menurut saya memang tak ada jual beli suara. 10. Para sarjana yang telah dibekali ilmu pengetahuan yang memadai diharapkan menjadi orang yang mampu belajar sendiri. Tidak hanya 23 . perdebatan yang tak pernahberakhir. 3. Kebersihan adalah sebagian dari iman. Saya ikut serta dalam Munas itu. Menjarah boleh saja asal tidak melebihi 5%. Hero memberi lebih kenyamanan berbelanja. 4. Siapa yang muda belum didengar. 8. Saya tidak melihat adanya jual beli suara. Argumentasi yang diajukan tidak betujuan untuk membujuk orang untuk menyetujui pendapat kita dan juga tidak untuk menjelaskan suatu hal. 9. Ga ada loe. Orang pintar minum tolak angin.

kenapa adik kita tidak dapat menjawab berapa liter air yang digunakannya untuk mengisi akuarium di rumahnya. menganalisis dan menyelesaikan masalah secara mandiri artinya tidak dipengaruhi oleh pihak lain dan mampu melakukannya sendiri. Jika itu kondisinya maka si adik dalam posisi yang wajar. Setelah menemukan gejala diharapkan juga mampu menganalisis gejala dan akhirnya mampu menyelesaikan masalah tersebut. ”gitu aja gak bisa” dan sebagainya. Langkah penyelesaian bisa hanya sepihak dari diri si adik (diajak melihat hal-hal positif dari si guru dan kerugiannya jika tak menguasai matematika). Ambil kondisi bahwa ternyata ia belum diajarkan cara menghitung volume. Tentu perkataan seperti ini dapat mengurangi konsep dirinya yang berakibat pada si adik tak pernah yakin dengan kemampuan berhitungnya. Dengan skripsi yang dibuat diharapkan mahasiswa mamu memperbaiki kondisi masyarakat. apa yang menghambat ia untuk tahu pengukuran volume? Ambil kondisi lagi bahwa ternyata ia tidak menyukai pelajaran matematika. Perguruan tinggi UI mengajak mahasiswa belajar bagaimana mengidentifikasi gejala dan masalah yang ada. Oleh karena itu penanganannya tidak sembarangan sebab ada faktor luar. Oleh karena itu diharapkan penyelesaian masalah tidak hanya mengulang kembali permasalahan yang ada tetapi juga bisa memperbaiki kesalahan dan melengkapi kekurangan dalam masyarakat. Akan tetapi jika sudah diajarkan (kelas IV SD). Umumnya adik kita akan dikatakan ”payah”. Kontribusi kita terhadap pemecahan masalah ini juga bagian dari berpikir kritis pada satu masalah sosial yang ada di sekitar kita. Untuk dapat memperbaiki kondisi masyarakat seorang sarjana harus 24 . bukan pada materinya. keluarga (keluar dari sekolah.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 sekedar menuntut hak tetapi juga memberikan kontribusi dalam bentuk sumbang saran penyelesaian masalah yang ada. Alasan Akademis Tentunya menjadi pertanyaan adakah alasan akademis dari berpikir kritis? Pemahaman bahwa kuliah di perguruan tinggi ada belajar memahami. tentu timbul pertanyaan lagi. Kita sebagai pihak di luar dirinya perlu memperhatikan mengapa ia belum paham untuk mengukur akuarium. Contoh sederhana saja. Kegiatan ini umumnya dikejawantahkan dalam bentuk makalah dan dalam skala besar ketika menulis skripsi yang merupakan salah satu syarat kelulusan seseorang di jenjang S1. Ternyata ketidaksukaannya terhadap matematika lebih kepada gurunya. Tentu ini kerugian karena matematika banyak sekali kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. menegur guru dan sebagainya) atau dialog dengan pihak sekolah.

Sering ia menemukenali kejanggalan yang justru secara umum 25 . Berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah. Anda tentunya ingat ulasan bahwa inti berpikir kritis tidak hanya menerima atau menolak suatu pendapat. Jika kita terbiasa berpikir kritis maka tentunya hal ini sedikit kemungkinan yang terjadi. Topik permasalahan yang dilontarkan dalam skripsi berawal dari ketidakpuasan atau fenomena yang ada di sekitar kita. Dalam berpikir kritis seseorang diharapkan dapat menggunakan kriteria tertentu untuk mengevaluasi penalaran dan pengambilan keputusan (Diestler. ditolak atau ditangguhkan penilaian tersebut. Seringkali seorang sarjana sulit sekali mengambil suatu keputusan padahal hal ini penting tidak hanya berkaitan dengan tindakan yang berpengaruh pada kehidupan pribadinya bahkan juga dalam lingkungan bekerja.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 dapat menemukan kekurangan/kesalahan yang ada dan tidak begitu saja menerima kondisi yang ada. Evaluasi ini dipahami: • apakah isu tersebut dan apa hubungan individu tersebut terhadap isu yang dilontarkan • pertimbangan-pertimbangan apa yang relevan dengan isu tersebut • apakah penalaran atau alasan yang dikemukakan individu tersebut merupakan penalaran yang baik • segalanya perlu dipertimbangkan sehingga nantinya kita bisa membuat penilaian apakah harus diterima. Sehingga kemampuan dan penerapan aplikasi pengetahuan yang telah didapat mampu diaplikasikan dalam realita kehidupan yang ada. Namun seorang pemikir yang kritis diharapkan mampu melakukan evaluasi penalaran terlebih dahulu sebelum mengambil suatu keputusan. Tokoh detektif Conan yang senantiasa melihat kasus tidak terbatas pada apa yang jelas terlihat. Sehingga hal ini tentunya akan menyebabkan dirinya ’tersesat’ dalam mengambil keputusan yang salah/tidak tepat bahkan bisa saja ’lari’ atau menghindar dari permasalahan yang dihadapinya. maka mahasiswa melakukan analisa terhadap permasalahan tersebut. 1998).

Dengan mampu melakukan berpikir kritis harapannya mahasiswa bisa berpikir dengan jernih dan obyektif. justru dipikirkan dengan baik dan tuntas.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 tidak terlihat. Ini dikarenakan informasi yang didapat mahasiswa tidak langsung diterima begitu saja. Kemampuan berpikir kritis ini selanjutnya berkembang untuk menemukan pemecahan dari masalah. Mahasiswa yang mengembangkan pola pikir kritis akan lebih tajam dalam menemukan masalah yang ada di sekitar. pemikir kritis akhirnya mampu menyelesaikan masalahnya. Latihan surat dari orangtua murid Tujuan Peralatan :Peserta mampu menerapkan teori berpikir kritis melalui kegiatan kasus : lembar kertas surat orangtua 26 . Dan inilah kontribusi mahasiswa UI kepada masyarakat. Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan berbagai pilihan pemecahan masalah. Ia mengevaluasi hal-hal yang dilakukan oleh orang lain. Namun untuk itu mahasiswa perlu membuka wawasan dan tahu dengan tuntas permasalahan yang kemudian membuka beragam cara pemecahan masalah.

berdasarkan apa mereka mengambil keputusan . Surat itu berisi ketidaksetujuan Pak Jeje terhadap nilai-nilai yang diberikan guru kepada Anto. Fasilitator menggali hasil dari tiap kelompok. ayah dari Anto.Secara umum manfaat apa yang didapat dengan berpikir kritis 5. Tayangkan slide berpikir kritisÆ tanyakan pada peserta: .Membahas apakah alasan Pak Jeje dapat diterima atau ditolak . bagian yang mana.Apakah ada kriteria tertentu untuk mengevaluasi sesuatu dan mengambil keputusan? . . Setiap kelompok dibagikan lembar surat dari orang tua murid 2. Jika tidak. Anto mendapat 3 angka merah di 27 .Jika ya. berdasarkan poin yang ada pada prosedur no.Apakah peserta/kelompok sudah melakukan sesuai dengan slide. Tayangkan slide yang diharapkan dari berpikir kritis Surat Dari Orangtua Murid Suatu hari kepala sekolah menerima sebuah surat dari orang tua murid yang bernama Pak Jeje.Berikan alasan-alasannya secara jelas .Bagaimana/tindakan apa yang harus diambil oleh kepala sekolah 3. Kelompok diminta untuk mendiskusikan permasalahan yang terjadi dengan (waktu 20 menit): . Tanyakan juga mekanisme berpikir yang digunakan oleh kelompok sebelum ide tindakan yang diambil kepala sekolah muncul 4.2.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Waktu Metode Prosedur : 45 menit : Diskusi : 1.

hal ini berarti. Isi dari sirat itu sebagai berikut: Jakarta. Raport anak saya itu menurut saya terlalu jejek dibandingkan dengan yang seharusnya ia dapatkan. Kalau ibu atau bapaknya memintanya mengerjakan sesuatu. Jadi.. ia menurut. Ia mendapatkan 3 angka merah dan hanya memperoleh dua angka 7.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 raportnya. Anto mendapat angka 5 pada pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Sisanya angka 6 semua. meskipun sekarang hanya sebagai ibu rumah tangga. Selain itu. Dengan surat ini. Saya dan istri saya sering menyuruhnya belajar dan karena ia penurut pasti belajar. tidak mungkin saya punya anak yang tidak bisa mengerti matematika! 3. tidak selayaknya ia mendapat nilai yang jelek!! 5. Ia juga rajin mengerjakan PR. Kepala Sekolah menunjukkan surat itu kepada guru-guru. Sebagai anak pintar hasil raportnya pun seharusnya bagus. Ketika ibunya kuliah. Sebagai seorang ahli matematika. Bahkan kami pernah menyumbang dalam jumlah terbesar dibanding orang tua murid lain. adalah lulusan perguruan tinggi dan sangat menguasai tata Bahasa Indonesia. Ia selalu berdoa dan sembahyang kepada Tuhan. Oleh karena itu. Saya yakin ada kesalahan penilaian dari guru.. Ia juga berdoa agar nilainya bagus. ibu Anto. Anto tidak pernah punya masalah dengan sekolah. Menurut saya. Karena ia belajar maka ia pintar. Bahkan saya mengajarinya pelajaran matematika yang lebih tinggi dari yang diajarkan di sekolah. hasil raport tersebut bukanlah hasil Anto yang sebenarnya. tidak mungkin Anto mendapat nilai 5 karena ia sangat lancar menggunakan bahasa tersebut dalam kegiatan sehari-hari. Yang terakhir. saya Jeje R. Ia juga rajin membaca dan bacaannya semua dalam Bahasa Indonesia. Ia tidak pernah terlambat dan tidak pernah bolos. Setiap ada permintaan sumbangan dari sekolah. ada anak pintar yang nilai raportnya jelek! 2. 19 Juni 2008 Kepada Yth. aneh rasanya. Aneh rasanya. Anto tidak pernah memiliki masalah dengan guru dan sekolah. Kepala Sekolah SD Makmur di Tempat Dengan Hormat. Saya telah mengajarkannya berbagai macam teori dan rumus matematika yang dipelajarinya di sekolah. bagaimana mungkin nilai Bahasa Indonesia Anto bisa jelek? 4. Saya memiliki alasan mengapa saya yakin ada kesalahan penilaian. menyampaikan ketidaksetujuan saya terhadap angka-angka yang terdapat di dalam raport Anto. Anda sebagai seorang guru juga turut membacanya. orangtua dari Anto R. Jadi 28 . ia selalu mendapat nilai tertinggi dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Alasan saya adalah sebagai berikut: 1. Anto anak yang baik. karena saya sebagai ayahnya adalah seorang ahli matematika. Anto ikut menyumbang. Anto adalah anak yang saleh. Ia tidak pernah membantah orang tua.

Jeje R. ibu-bapak. Kepala Sekolah meminta Anda untuk memberikan pendapat terhadap surat ini. saya meminta Anda sebagai kepala sekolah untuk melakukan tindakan yang tegas dalam pengusutan ini. apakah keberatan dan alasan-alasan Pak Jeje dapat diterima atau harus ditolak? Bantulah Kepala Sekolah untuk memutuskannya. Dalam memutuskan tindakan apa yang harus diambilnya. Hormat saya. 29 . Kakek-nenek. Menurut saya. yaitu pengadilan! Hal ini saya lakukan karena pendidikan merupakan hal yang penting di keluarga kami. karena alasan-alasan saya kuat. Sekolah harus meneliti di mana letak kesalahan penilaian itu. Demikian surat dari Pak Jeje. Saya yakin akan menang di pengadilan.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 bagaimana mungkin orang yang sesaleh Anto bisa memperoleh nilainilai yang jelek ?? Itulah alasan atas ketidaksetujuan saya. Menurut Anda. dan paman-bibi Anto semuanya adalah terpelajar dan berpendidikan tinggi. Karena itu Anto adalah orang yang pasti mampu sekolah dengan baik karena berasal dari keluarga terpelajar. Untuk itu. Saya kira memang ada kesalahan dalam penilaian sehingga Anto mendapat nilai yang jelek. Sekali lagi pengusutan ini perlu karena saya tidak segan-segan mengangkat masalah ini ke tingkatan hukum yang paling tinggi. sekolah perlu mengusut hal ini.

Dari hasil yang didapat diskusi dimulai sambil memberikan tayangan. Dilanjutkan untuk diskusi kelompok selama 15-20 menit. 30 . Pada menit terakhir tanyakan kepada mereka apakah sudah selesai. lembar jawaban individu dan Peralatan kelompok) Waktu : 60 menit Metode : Diskusi Prosedur : 1. Setelah selesai diadakan diskusi pleno atas permainan tadi 6. Fasilitator memberikan jawaban yang paling tepat dari permainan 7. Penjumlahan hasil kerja individu dan kelompok 8. Bagaikan lembaran NASA dan lembar jawaban individual 3. Fasilitator membagikan lembar jawaban kelompok 5. Instruksikan kepada mahasiswa untuk mengerjakan dulu secara individual dalam waktu berkisar 5-7 menit saja. 2. Fasilitator membagi mahasiswa ke dalam beberapa kelompok.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Belajar dalam Kelompok NASA Tujuan : Peserta dapat lebih memahami pentingnya komunikasi dalam hubungan interpersonal : lembar NASA (persoalan. 4. Masing-masing berkisar 4-6 mahasiswa.

Ternyata saat ini kata tersebut lebih dikenal sebagai oksigen. Jika hanya satu keluarga dalam satu rumah yang membersihkan rumahnya hal itu takkan efektif. Bayangkan 31 . Misalnya ada orang yang membuat fondasi. batu-batu yang akan dipakai. acara menyelam melihat isi lautan akan familiar dengan kata zat asam. Coba perhatikan ketika penyakit demam berdarah merebak. Yang menarik adalah bahwa tugas-tugas yang rumit selain tidak bisa dikerjakan sendiri juga butuh bantuan sumbang pikir dari berbagai pihak. dampaknya nyamuk dari rumah yang belum dibersihkan bisa datang dan kemudian menularkan penyakit ke rumah yang sudah dibersihkan. Bagi yang lahir di masa-masa TVRI sebagai kanal TV tunggal. Seperti diterangkan di atas bahwa kerja kelompok berarti kerja yang dilakukan oleh beberapa orang dan tak ketinggalan banyak pikiran pula yang ikut. Kehidupan nyata yang akan dilalui oleh semua lulusan UI tidaklah mulus seperti yang dikehendaki. Atau jika dikerjakan secara individual takkan mencapai hasil yang maksimal. jenis kayu dan bentuk kayu yang akan digunakan dan lain-lain. Kerja kelompok seperti ini jika diandaikan adalah saat membuat rumah. ada kata-kata tertentu yang tidak lazim lagi digunakan seperti zat asam. Bahkan informasi tentang musim juga diperlukan (jika musim hujan semen pasti lenih lambat kering). Masing-masing pihak dapat bekerja jika memberikan informasi tentang area yang hendak dibangun. Mengapa? Dalam kehidupan nyata banyak kegiatan yang ternyata harus dikerjakan secara berkelompok. Kerja kelompok yang akan dilakukan dalam kehidupan perkuliahan akan membantu mahasiswa melatih ketrampilan sosial. Idealnya dibutuhkan bantuan-bantuan dasar. Contoh tadi bisa menjadi gambaran bahwa kegiatan membersihkan lingkungan tidak bisa dilakukan secara individual. memotong kayu. Ini dikarenakan rumah-rumah lain belum tentu membersihkan rumahnya. Kesemua informasi ini diperlukan oleh semua pihak yang tengah membangun rumah tadi. Nyaris tak mungkin membangun rumah.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Diskusi dari permainan NASA Isu kerja kelompok adalah hal yang hendak diinformasikan dalam sesi ini. Namun karena informasi yang didapat lebih banyak dan lengkap maka kerja kelompok akan menghasilkan produk yang lebih sempurna. tukar pikir dan sebagainya membuat waktu yang dibutuhkan lebih panjang. menyusun bata dan tak lupa yang membuat desain dari rumah yang akan dibangun. Yang penting dibicarakan adalah bahwa di semua fakultas yang ada di Universitas Indonesia telah menyelenggarakan pendidikan dengan cara kerja kelompok. Pada kasus NASA. Ini bisa dilihat pada komponen penilaian salah satunya adalah hasil dari kerja kelompok. Diskusi.

siapa dari anggota kelompok yang ngotot karena tahu atau anggota yang tertawa sesal karena ia tahu idenya benar. tapi dianggap berguna untuk menyelamatkan diri. Hal lain yang perlu disadari adalah tiap individu menyadari adanya perbedaan antara satu dan lainnya sehingga kontribusi mereka beragam.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 jika masing-masing mengeluarkan pendapat dan ternyata tidak satupun yang sealiran. tapi kelompok malah membeli laptop. misalnya dalam pencarian sumber bacaan. Dalam konteks permainan NASA. data atau lainnya. Pada hasil kerja kelompok NASA diharapkan bahwa hasil kerja mahasiswa adalah tinggi pada kelompok dan rendah pada tingkat individu. Mengapa harapannya demikian? Harapan tadi wajar karena dari berbagai kasus terungkap bahwa individu akan mendapat manfaat lebih ketimbang jika ia bekerja sendirian. Kelompok juga menjadi efektif ketika setiap anggotanya tahu apa yang hendak dicapai. Coba ingat-ingat kembali. mahasiswa yang menjawab dianggap kosmonot bukan orang awam. peserta tahu bahwa yang dijadikan tujuan adalah menujuu tempat pertemuan yang merupakan satu-satunya cara untuk bisa selamat. Dalam NASA. Akan aneh jika tugasnya mencari tahu asal-muasal air. Maka kemudian kerja kelompok segera menempatkan diri sebagai “orang yang mencari selamat”. Dalam prakteknya juga akan memudahkan dalam bekerja. Tak mudah untuk bisa melihat sudut pandang orang lain apalagi memahaminya. Ingat individu dalam kelompok bisa memberi kontribusi terhadap kelompok apapun bentuknya. 32 . tapi ditolak mayoritas rekan-rekannya. Bayangkan jika yang terjadi adalah tidak tahunya tujuan? Kerja kelompok dalam hal ini mahasiswa akan lebih baik ketika mereka tahu bahwa kerja mereka untuk menyelesaikan tugas dari dosen/fasilitator. Dalam banyak kasus terjadinya konflik di masyarakat dimulai dari kurangnya ketrampilan sosial. Hanya saja mahasiswa diminta membuat prioritas. Masih untung jika konflik yang terjadi bias diselesaikan karena adanya tenggat waktu pengumpulan tugas sehingga segala perbedaan dicobapecahkan. Kelompok yang efektif Apa yang kemudian dianggap satu keberhasilan sebauh kelompok? Diantaranya adalah menjadikan kelompok yang efektif. Dapat dipastikan akan timbul konflik. Diskusi yang hangat tadi dapat dirasakan sebagai dinamika para kosmonot yang punya pengetahuan yang walau berbeda. Pada kehidupan nyata hal seperti itu akan sangat sering dihadapi. Selanjutnya untuk mencapai kelompok yang efektif adalah ketika setiap anggota memiliki kemampuan dan pengetahuan yang relevan.

Atau malah sebaliknya. Dalam NASA inilah kita mengajak mahasiswa untuk terampil secara sosial. Dari kedua pihak yang bertikai. Padahal bentrokan tak perlu terjadi ketika salah satu kelompok bisa menyampaikan ide. Misalnya. Saat ini kita tak perlu mendengarkan suara deritb pintu atau suara hembusan angin dari AC. kejadian Monas tanggal 1 Juni 2008. Maka dari itu sebagai ketrampilan lain yang dibutuhkan adalah mendengarkan secara efektif. ada yang diuntungkan karena ketika menyampaikan ide dibantu oleh orang lain atau kemampuan “menekan” sangat baik. maka mereka ambil jalan pintas dengan menyerang. perasaan dan keinginannya dengan cara-cara yang wajar. Masing-masing dari anggota kelompok ketika mencoba urun rembug dalam kegiatan NASA tentunya (harus) mengeluarkan pendapatnya. Ada yang tentunya tidak setuju. Selama ini dalam acara TV. ketrampilan yang dibutuhkan adalah empati. yang bersifat mengajak secara sopan dan santun. berapa kali diakhiri dengan kekerasan? Terakhir. ada yang merasa dirugikan. Terkadang tidak semua hal perlu diolah oleh diri kita. tapi ada pihak lain yang bisa mengerti sehingga diskusi bisa menghasilkan keputusan. Kita bisa menempatkan diri dalam sudut pandang orang lain. Kita bisa lakukan ini pada kehidupan sehari-hari. setidaknya apa yang fasilitator sampaikan. Bisa dilakukan dengan cara persuasif. tapi ada yang merasa diuntungkan. Yang didengarkan adalah pembicaraan kita. Empati bukanlah simpati. Oleh karena dirasakan kelompok B tidak menuruti kehendak kelompok A. tapi bisa saja beda ide juga beda aliran.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Keterampilan-keterampilan dalam kerja kelompok Dalam satu kelompok yang menarik adalah di tiap kepala anggotanya terdapat ide yang berbeda. Malah inilah mengapa pelatihan ini diberikan. Namun kelompok B tidak menerima pendapat kelompok A. menunjukkan wawasan yang luas tanpa menegecilkan pendapat orang lain. Tak perlu mendengarkan gossip para artis jika film National Geographic memberikan informasi penting yang bisa berguna untuk kuliah. karena tak semua informasi (yang sekiranya tak berguna) perlu didengarkan. mungkin ada yang idenya diterima (walau salah) karena bisa menyampaikan ide dengan sopan. Keberbedaan ini ada yang kemudian ternyata satu aliran. Untuk 33 . kita sebuat kelompok A hendak menyatakan kelompok B sebagai salah. Ingat pada NASA tadi. Mau mengerti dan paham sudut pandang itu walau kita berbeda pendapat. khususnya sebagai hubungan antarmanusia/antarkelompok. Pertama. khusunya ketika dalam diskusi NASA. khususnya demonstrasi kepada pihak-pihak yang dianggap merugikan.

Kondisi ini berlangsung terus menerus. tikus atau lainnya. Kita telah sepakat bahwa informasi yang diberikan teman kita adalah benar. tapi kesepakatan. walau kemudian tahu bahwa pilihan yang diambil ternyata salah tetap saja keputusan telah diambil. Bisakah membayangkan pertemuan perdamaian Israel-Palestina? Puluhan tahun mereka bertemu. perasaan dan keinginan dengan cara yang pantas. Diharapkan ketika disampaikan dengan cara asertif selain hak kita mengungkapkan tercapai. masing-masing perlu berargumentasi agar bisa diterima dan akhirnya menjadi keputusan kelompok. Sebagian ada yang mungkin mengikuti aliran kebatinan alias diam saja. Setelah satu kelompok berdiskusi dengan panjang lebar.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 mempertahankan idenya. dan memutuskan hewan apa yang hendak dipakai eksperimen apakah monyet. yang ada konflik tetap berjalan. Keputusan yang telah diambil umumnya tidak dapat ditarik kembali. Misalnya ketika hendak membuat sebuah tugas eksperimen. akan terjadi konflik. bersemangat dan sebagainya akhirnya yang dibutuhkan adalah keputusan kelompok. Keputusan yang diambil tentunya hasil yang dianggap terbaik dan yang dibutuhkan pula oleh kelompok. menghina pendapat orang lain sangat mungkin gterjadi). Dengan demikian kita telah mempercayainya. tapi jika tidak tak jarang jalan kekerasan diambil. penuh argumentasi. Keputusan yang diambil dalam kelompok juga dipatuhi oleh para anggotanya dan patut dipertahankan. Individu seperti ini akan mengalami kerugian karena haknya untuk mengeluarkan pendapat tidak ia gunakan. Jika tahan mental perundingan jalan terus. menyuruh atau bahkan mengancam. Dalam NASA ditekankan bahwa keputusan yang diambil bukan karena jumlah suara. mulai dari diskusi sampai pengambilan keputusan dan keemudian penerapannya di masa mendatang. Kita tentunya membicarakan banyak hal. Pada permainan NASA tadi. Berargumentasi ini dan itu yang melelahkan akhirnya disepakati hewan apa yang akan digunakan. Asertif merupakan cara menyatakan pikiran. Pola penyampaian pikiran tidak sambil membentak. sementara pihak lain bisa menerima apa adanya atau menerima dengan syarat sambil melemparkan tawaran lain. Permainan NASA tanpa disadari membuat 34 . Dapat dipastikan jika yang langkah yang diambil seperti tadi. kelinci. Adapun berargumentasi yang ideal adalah dengan teknik asertif. Dari satu pihak menawarkan sesuatu. Ini bisa berupa tingkah laku yang tidak mengenakkan bagi pihak lain. Kesepakatan tercapai jika pihak-pihak yang ada bisa dengan tenang menyampaikan pikirannya. Atau ada pihak lain yang berargumentasi dengan terlalu bersemangat terkadang lupa dengan caranya yang juga berlebihan (dalam beberapa kejadian. Ini didasari adanya komitmen bersama. juga hak orang lain tetap terhargai. Ketrampilan-ketrampilan tadi juga patut didukung oleh ketrampilan lainnya yang tak kalah penting.

Jika diskusi yang dikedepankan bisa jadi kelompok tentara ini akan ditangkap atau bahkan dibunuh musuh. Hal yang paling sering ditemui adalah saling mencontrek antaranggota. atau “Ya udah. Perhatikan saat diskusi NASA berlangsung. Maka dari itu kemandirian pikiran tentu perlu dipertahankan. Di sinilah letak kita sebagai anggota maupun ketua perlu memiliki rasa saling mengerti. ada yang mengutamakan air dan sebaliknya ada yang mengutamakan zat asam. Terjadilah tawar-menawar antarpihak. tentu tidak baik. “Ayo keputusannya apa” artinya ketika waktu diskusi semakin terbatas dan belum ada hasil. Kelompok tanpa pemimpin juga akan kurang pas. Ntar lain kali si (anu) yang ngerjain buat kita-kita. Sering kita dengar kalimat-kalimat “Kan dia sekamar. Seringnya anggota kelompok bersama maka yang terjadi adalah perasaan yang “sama” dengan sesama anggota. khususnya yang kohesif adalah timbulnya hal-hal yang terlalu percaya diri. Tidak ada yang diperkenankan 35 . juga berharap idenyalah yang diterima tanpa terjadi konflik. Namun jangan samakan dengan pemimpin yang mengetuai sekelompok tentara. Orang ini tidak mesti membentak-bentak. apa yang ada di kamar berarti milik saya juga”. Walau tidak selalu. Maka perlu ada yang memutuskan apa yang akan dipastikan untuk diambil.” Tentunya kondisi saling mencontek seperti ini tidaklah ideal dalam pendidikan tinggi seperti yang akan Anda alami nanti. Maka yang dibutuhkan adalah pemimpin yang tegas dan terkadang mengeluarkan keputusan tanpa bertanya pada anggotanya. Misalnya ada pilihan zat asam atau air yang diprioritaskan. bisa saja ia malah menanyakan dulu kepastian dari keputusan yang diambil dengan tenang. Masing-masing pihak yang mengusung ide itu selain harus bisa menyampaikan idenya (termasuk argumentasinya). kecenderungan ini tetap ada dan bisa berbahaya untuk kelompok juga. Pasti ada orang yang meyuarakan. Inilah orang yang pas memimpin diskusi pada kelompok ini. kemudian zat asam denga catatan pihak yang “mengalah” kemudian memasukkan pistol dalam urutan selanjutnya sebagai kompensasi dari kalahnya urutan barang tadi. Misalnya diskusi menghasilkan keputusan yang dibawa adalah air dulu. sekelompok ini. pinjemin aja tugas loe.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 peserta bernegosiasi atas ide-idenya. Ini terlihat pada saat Anda masing-masing diharapkan mempertahankan pendapat ketika menyusun barang-barang yang perlu dibawa. Bahaya yang perlu Diwaspadai dalam Kerja Kelompok Yang menarik dari kelompok.

Akan tetapi hal ini tidaklah adil.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 untuk “mengekor” saja teman-teman lainnya. Terlihat sepintas amatlah rapi dan membuat kerja kelompok cepat selesai. Jika awalnya hendak mencari solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah. Nah itu merupakan salah satu kondisi kerja kelompok yang tidak adil bagi para anggotanya. dalam Baron dan Byrne. Pada beberapa kejadian. 1994: 508). ada saja anggota yang sudah khusus (spesialisasi) untuk membuat pendahuluan atau tinjauan kepustakaan atau metode penelitian atau hasil-simpulan-saran. Ingat “mengekor” juga salah satu mencontek. presiden AS medio 1960-an yang membuat keputusan fatal dalam penyerbuan ke Kuba. tidak 36 . Yang menarik adalah dari ketiganya yang sering mendapat pekerjaan lapangan adalah Dono atau setidaknya berbagi dengan Indro. Masih ingat film-film konyol WARKOP? Dari berbagai film mereka adalah trio sahabat (Dono. pembagian tugas yang tak adil ini justru terjadi karena anggota sudah sering melakukan pekerjaan itu sehingga ia akan senantiasa diatur dengan bidang keahliannya. Dampak dari groupthink ini adalah merasa diri kelompok benar. Misalnya saat membuat makalah. Keputusan diambil berdasarkan sekelompok kecil dari tim kepresidenan yang datanya tidak akurat dan meremehkan musuh. tapi justru dialah yang membuat pembagian kerja. Alih-alih menginvasi Kuba. tapi kemudian menjadi keinginan untuk menjaga konsensus. Kasino dan Indro sering disingkat DKI) yang amat lekat. Ini timbul karena tujuan kelompok berubah. Jangan-jangan malah akan merugikan kelompok keseluruhan jika ternyata yang bertugas membuat pendahuluan lebih baik saat membuat metode penelitiannya. Padahal potensi dari masingmasing anggota sama besarnya. Sungguh sial nasib Dono. Ada anggota yang akan terlalu sering melihat yang umum-umum saja (pendahuluan) atau ada yang cuma ahli membaca data ketika membuat bagian hasil-simpulan-saran. Kennedy (kiri). Pernahkah Anda mengalami kondisi bahwa kelompok tidak mau mendengar saran dan sudut pandang lain yang datang dari anggotanya sendiri? Atau pernahkah Anda mengalami keputusan kelompok besar ternyata sudah diputuskan oleh kelompok kecil di dalamnya? Inilah yang disebut dalam psikologi sebagai groupthink (Janis. malah tentaranya yang dihancurkan di teluk Babi. Kasino adalah yang paling jarang mendapat kerja lanpangan. 1982.

tentunya keberhasilan tercapainya tujuan adalah impian dari kelompok. Bayangkan dalam satu kelompok terdiri dari 10 orang. apakah semua anggota kelompok akan mengerjakan tugasnya masing-masing? Yang paling sering terjadi adalah yang mengerjakan hanya satu sampai tiga orang saja. sementara yang lain tidak muncul dengan berbagai alasan. Mengapa? Karena ternyata pada kelompok yang besar. Perhatikan bahwa tiap individu mempunyai perasaan. Untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan iklim yang mendukung. sehingga masing-masing dari anggota kelompok bisa berkembang dan kelompok bisa berhasil mencapai tujuan-tujuannya. Kejadian ini pernah terjadi di saat AS menyerang Kuba (krisis nuklir Kuba) dan Vietnam dan sekarang Irak. tujuan utama adalah menyelamatkan sang kosmonot yang dianalogikan diri kita. Pada kelompok yang berjumlah enam orang malah tidak. meyakinkan presiden agar menyerang negara-negara tadi. 1994: 497). Pada prakteknya dalam kehidupan kuliah dan sosial. Makanya dalam permainan NASA tetap dimintakan kepada para anggotanya untuk berperan aktif dalam menyarankan sesuatu tentunya dengan argumentasi yang tepat. sehingga jika direratakan kebisingan yang dilakukan tiap individu dalam kelompok jauh lebih kecil dari intensitas kebisingan yang dilakukan oleh seorang diri (Latane dkk.dari penjelasan dan contoh tadi. Menurut Anda. Kelompok yang dekat dengan presiden AS. Kondisi ini yang dalam psikologi social sebagai Social loafing (Baron & Byrne. dua orang sampai enam orang ternyata berbanding terbalik. yang hendak ditekankan adalah berbahayanya groupthink dalam kelompok. Sebuah riset menyebutkan bahwa intensitas kebisingan yang dibuat antara seorang.: 1979 dalam Sears dkk. Dengan alas an-alasan politik dan tentunya kondisi militer yang kuat maka keputusan perang diambil. tiap anggotanya merasa ada orang lain yang akan membuat kebisingan.. Intensitas bising justru tertinggi pada kondisi satu orang yang diminta untuk membuat kebisingan.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 mau mendengar saran lain. 1985: 132). Pada permainan NASA. Memastikan kelompok berhasil mencapai tujuan Harapan dari kerja kelompok adalah tercapainya tujuan. Ternyata hal itu membawa petaka bagi AS. Kemudian terdapat tugas yang sebenarnya cukup sederhana. misalnya menulis artikel sepanjang satu halaman. merasa superior dan bahkan akan “membungkam” anggota kelompok yang dianggap tidak sejalan dengan kelompok. Bagaimana perasaan Anda ketika bisa menyampaikan pikiran saat pembuatan prioritas kosmonot tadi? Atau sebaliknya ketika ada teman yang dirasakan justru menghalangi keluarnya 37 .

Agar selanjutnya kondisi ini tidak menimbulkan kekisruhan saat bekerja dalam. Misalnya bukan materi pekerjaan yang membuat cemas. Ketika ada hal yang menjadi tanggung jawab kita. Makanya. Setiap anggota kelompok memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Tutur kata yang tak berkenan bisa menciptakan iklim komunikasi dalam kelompok buruk. Ada yang pintar. Keberbedaan ini terkadang menjadi kelemahan kelompok. Atau khawatir karena pekerjaan yang dihadapi agak sulit. Pertama bicara dengan lawan bicaranya. bukan menghindarinya. Mereka senantiasa bekerja sama dan perlahan menerima keadaanm masing-masing dan yang utama adalah mereka memiliki adalah rasa persahabatan yang tak tergantikan. mengandalkan fisik dan ganteng. Jika semata melihat unsur-unsur mereka satu-persatu maka mereka bukanlah kelompok yang ideal. Kerja kelompok seperti kita ketahui bersama terdiri dari beberapa orang yang satu sama lain berbeda. tergantung kondisi kelompok. Ini terjadi pada kelompok yang baru saja terbentuk dan masing-masing anggota belum saling kenal dan menyadari potensi-potensi apa yang ada pada tiap individu. tapi yang lainnya. Walau rasa cemas ada. tapi dosennya yang membuat cemas. ada yang mengandakan kecantikan. sekelompok anak muda yang menjadi detektif. tidaklah bisa kita menghindarinya selamanya. 38 . Kecemasan bisa menghambat atau juga mendorong kita untuk bekerja. kemudian tak terselesaikan besar kemungkinan akan menimbulkan rasa cemas. Perlahan tiap kelompok akan mencoba mencari tahu apa kelebihan dan kekuatan dari kelompok. tapi ketika kita menghadapinya (dalam hal ini mengerjakan hal yang membuat cemas) setidaknya kita telah berusaha mengatasinya. Namun karena setiap kelompok khususnya dalam mengerjakan tugas terdapat sesuatu yang harus diraih maka bisa terjadi ketidaksamaan antara kepentinga kelompok dan individu. anjing yang penakut dan lapar melulu serta seorang pengecut yang pesimis dan juga lapar melulu. Itulah yang mereka pahami sebagai kekuatan kelompok. tapi merasa tak mampu mengerjakannya.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 pikiran Anda? Atau tanpa sadar ketika diskusi terlontar kalimat-kalimat yang tak berkenan di hati orang lain. Kedua berkomunikasi dengan pihak ketiga dengan layanan pesan pendek/sandek (sms). Sekedar contoh. warga di Jakarta sering melakukan komunikasi dengan dua media sekaligus. Tidaklah mengherankan jika kemudian masingmasing mempunyai kepentingan yang berbeda-beda. Ambil contoh film Scoobie Do. kelompok maka sebaiknya ada aturan-aturan yang bijak. Atau malah sumber kecemasannya bukan yang terlihat. Namun kecemasan harus dihadapi. prinsip menjaga perasaan orang lain (tepa selira). Setiap manusia pasti mengalami kecemasan. tampaknya masih in saat ini. Bisa terjadi rasa cemas yang ada malah menjadi sumber enerji untuk mau menghadapi sumber kecemasan. Bagi sekelompok orang hal itu tidak sopan dan bisa menyinggung perasaan lawan bicara.

Ibarat mandor.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Bagaimana cara untuk menciptakan lingkungan kerja yang efektif bagi kelompok? Tetapkan agenda dan batas-batas jelas. Ada yang memikirkan A. tapi pada kenyataannya kita bekerja berpacu dengan waktu sehingga kemajuan kerja kita amat diperhatikan agar tercapai hasil yang diinginkan. Kehadiran mandor bias menggiatkan mereka sehingga hasil akhir bisa terpenuhi. Ingat akan kelebihan masing-masing anggota kelompok. tanpa kehadiaran mandor ada kecenderungan para pekerja akan lebih rendah kinerjanya. Kita lihat mandor bangunan. Check kemajuan. Pernahkah Anda mengalami kerja kelompok yang ternyata hanya diisi dengan canda tawa. ada yang kemudian berperan menjadi pengawas. memperhatikan waktu agar tidak melewati tenggat. Peran lainnya yang penting adalah sekretaris. Tiap anggota kelompok mempunyai pekerjaan sendiri. Jadi masih terkait dnegan penetapan agenda dan batas yang jelas dan waktu maka kemajuan dadri kerja kita juga terpantau. Tak lupa peranan individu dalam kelompok. Kerja kelompok yang efektif juga memerlukan pembagian tugas agar semua bisa berkontribusi dan kerja kelompok bisa mencapai hasil optimal. berbincang tanpa ada hasil dan akhirnya bubar pulang tanpa ada hasilnya? Yang terjadi kemudian adalah timbulnya rasa sesal karena waktu terbuang tanpa ada hasil yang jelas. yang lain memikirkan B dan seterusnya. Peran ini penting sebagai pihak yang mengkoordinir anggota kelompok dan siap maju menghadapi pihak di luar kelompok. Jadi jika memang mengobrol adalah kebutuhan maka ada waktunya setelah sebuah batas teleha selesai dikerjakan. Oleh karena itu alokasi tugas juga penting diperhatikan. dan ini penting khususnya untuk memastikan kemajuan atau hambatan yang belum teratasi. Untuk menghindari hal itu diperlukan agenda kerja. Pada permainan NASA kebetulan tidak dikaitkan dengan waktu yang terbatas (hanya tertulis). Dengan adanya agenda kerja akan terlihat batasan-batasan kerja yang akan dicapai. Misalnya untuk menjamin hasil kerja yang baik (kualitas terjamin). Kerja melulu tanpa ada tujuan pasti tidak baik. kita perlu mengawasi sendiri kerja kita baik itu individu maupun kelompok. Terakhir yang juga penting adalah ada anggota kelompok yang berperan menjadi ketua dengan tugas sebagai penanggung jawab. Ada yang disebut anggota biasa. tapi bertugas untuk menjamin beberapa hal untuk bisa berajalan baik. Pengawas bukan orang yang memelototi pekerjaan anggota kelompok. 39 .

Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 40 .

41 . Fasilitator menjelaskan cara permainan ini kepada dua fasilitator: • Fasilitator menjelaskan kepada satu sukarelawan untuk menginstrusikan kepada mahasiswa lain untuk membuat apa yang dipaparkan sukarelawan pertama. pengeras suara : 60 menit : Diskusi dan ceramah : 1. ia diminta memaparkan gambar yang ia lihat. ia tidak diperkenankan member petunjuk apapun. 3. • Setelah penjelasan. Berbeda dengan sukarelawan pertama. ia boleh merespon pertanyaan dari mahasiswa untuk menjelaskan apa yang ia paparkan. Bisa dimulai dari para sukarelawan atau langsung kepada mahasiswa. • Mahasiswa lain mendengarkan dan mengikuti instruksi dari para sukarelawan tadi. Dimulai dari sukarelawan pertama. Saat memaparkan. kedua sukarelawan memulai proses permainan. • Untuk sukarelawan kedua. Akhiri permainan setelah 20-30 menit 4. • Sukarelawan pertama ini diminta hanya memaparkan apa yang ia lihat.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Komunikasi Tujuan : Peserta dapat lebih memahami perbedaan antara komunikasi verbal dan nonverbal Peralatan Waktu Metode Prosedur : lembar gambar. tidak boleh menjawab pertanyaan. Fasilitator dan asisten fasilitator kemudian mencoba menarik hal-hal yang dirasakan dan pemikiran dari para mahasiswa sambil menayangkan tayangan. Fasilitator meminta dua sukarelawan untuk mau memabantu jalannya permainan 2.

Permainan tadi dengan jelas memperlihatkan betapa hambatan yang terlihat saja bisa membuat pesan yang disampaikan rusak. Ketika penerima menerima pesan. Namun pada kenyataannya sering terjadi konflik yang diakibatkan kesalahpahaman. sama dalam penggunaan istilah (istilah-istilah dalam ilmu teknik akan dikuasai oleh para mahasiswa fakultas teknik ketimbang oelh mahasiswa sastra). Kemudian ketika hendak diolah dan disimpan maka ia melakukan encoding. setidaknya ada tiga hambatan yang terlihat seperti hambatan fisik. Kondisi tadi jika tanpa ada satu dan lain hal secara teoretik tidak akan menimbulkan salah paham. Misalnya sama bahasa. 42 . decoding mengubah kodekode tadi menjadi sesuatu yang bisa dimengerti oleh pihak lain. Encoding merujuk pada pengkodean dari ide yang hendak disampaikan. Dari pihak pengirim. ia melakukan decoding atas pesan tadi agar bisa dimengerti. Terelebih jika kedua belah pihak memiliki kode-kode yang sama. Tak mungkin bisa terjalin kerja sama tanpa adanya tukar pikir yang jelas melalui komunikasi. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Hambatan dalam komunikasi Ketika menyampaikan pesan bisa saja terjadi hambatan yang memungkinkan terjadinya kesalahan. sebelum tercetuskan ia melakukan encoding dan decoding. Dalam proses komunikasi setidaknya terdapat dua pihak yakni pengirim dan penerima. Coba perhatikan dalam permainan gerobak tadi.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Diskusi Kegiatan Komunikasi Dalam kelompok yang dibutuhkan adalah komunikasi. dan inilah yang disebut sebagai proses komunikasi. Begitulah seterusnya.

43 . tapi anak dari Jawa bersikukuh bahwa yang dikatakan anak Sunda itu salah. Pernahkah Anda melihat seseorang yang terlalu minder. Kondisi psikologis ini yang kemudian menjadi hambatan bagi diri seseorang untuk berkomunikasi. Adanya organ pendengaran yang rusak atau menurun fungisnya membuat komunikasi buruk. Makanya ia mengatakan “ini susu bukan teh”. yang kemudian ia tidak bisa mengeluarkan pikiran kepada orang lain. Kita sering kali menemui kesalahan informasi karena kita tidak sama melafalkan atau memiliki arti kata yang tertulis sama (homonim). bisa jadi ia akan tersesat lebih lama daripada orang yang tidak minder. tidak mudah mengungkapkan isi hatinya.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 hambatan semantik dan hambatan psikologis. Padahal suara keras dipersepsi sebagai teriakan dan tak sopan pada orangtua. Hambatan lainnya adalah semantik. Orangtua yang berusia lansia besar kemungkinan memiliki hambatan fisik. Ketika seorang terlalu minder tadi tersesat misalnya. Kejadian serupa bisa juga terjadi pada individu yang introvert. Anak dan si orangtua yang lansia bisa jelek hubungannya karena si anak besar kemungkinan akan menghubunginya dengan suara keras. Ini yang bisa menghambat komunikasi. Orangtua marah dan jadilah rusaknya komunikasi. Ketika si Sunda menunjuk Dancow sembari mengatakan mengatakan “ini teh susu” yang merujuk pada “ini susu”. Bisa dibayangkan bahwa mereka bisa “miscommunication” dan bahkan bisa terjadi perkelahian antarmereka. Hambatan ini sering terjadi pada komunikasi pada kelompok etnis yang berbeda. Ingat iklan Dancow yang menceritakan anak dari etnis Sunda dan anak dari etnis Jawa. Kondisi inilah yang bisa menjadi hambatan dalam komunikasi.

Permainan Gerobak ini amat cocok untuk menggunakan konsep mendengar yang to listen. maka mahasiswa dalam posisi harus mengevaluasi cara belajarnya saja. Jika salah mendengar maka yang terjadi adalah gambar yang dibuat akan salah. Tubuh kita ikut 44 . Bahasa tubuh. pengolahan hal-hal apa yang perlu diperhatikan dan sebagainya. Ketika pada masa evaluasi belajar. Komunikasi juga tak sekedar paduan gerakan bibir dan suara. tapi juga dari lingkungan seperti suara penyejuk udara/AC. dan pembicara bisa mengerti kesulitan dari pendengar sehingga ia menjelaskan dengan lebih jelas. keinginana dan persaan pendengar (mahasiswa). Ini karena kita mendapat stimuli bukan saja dari pembicara. Beda sekali dengan bagian kedua yang terjadi komunikasi dua arah. Dalam aktivitas sehari-hari nanti khususnya saat kuliah mendengar aktif. Kejadian ini sering kita hadapi pada saat kuliah. keinginan dan harapan orang lain atau yang disebut sebagai empati. ini yang disebut sebagai mendengarkan aktif. Akan tetapi belum tentu individu menghayati stimuli yang ia dengar. Di sini mulai terjadi pemilahan stimuli. Kita memilih mana yang dianggap penting atau tidak. To hear lebih dekat pada berjalannya fungsi indera pendengaran individu. to hear dan to listen. Namun harapannya tetap. Perhatikan bahwa ada perbedaan antara mendengar dan mendengarkan. Pembicara (dosen) tak dapat mengerti apa harapan. yang kemudian diartikan sebagai mengerti atau malah tidak sama sekali. yakni pendengar harus membuat gambar yang sama dengan yang diceritakan oleh pembicara. Dengan catatan pilihan apa yang akan Anda dengar (aktif) adalah salah satu faktor ketepatan waktu kuliah. Permainan Gerobak pada bagian pertama meletakkan pembicara untuk tidak bisa berempati terhadap kesulitan yang dihadapi pendengar. Ia mendengar semua stimuli yang dipancarkan melalui gelombang suara. bunyi derap sepatu dan sebagainya. Yang kemudian dijawab mahasiswa dengan diam. Dosen sering bertanya apakah ada yang hendak ditanyakan atas materi. semisal ujian tengah/akhir semester. jadi berempatilah! Mendengarkan aktif. jika nilai yang diraih buruk. Dalam bahasa Inggris terdapat dua kata untuk mendengar. Sementara untuk to listen menekankan pada penghayatan dari individu atas apa yang ia dengarkan. Pendengar boleh bertanya.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Diskusi Ketrampilan dalam komunikasi Komunikasi akan lebih lancar ketika kedua belah pihak mengerti perasaan. Ada faktor lain yang ikut “berkomunikasi” yakni gerak tubuh. Jawaban ini tak mudah dimengerti oleh dosen. Komunikasi yang buruk berdampak buruk. Anda bisa memilih antara suara dosen atau suara teman sebelah Anda yang sedang membicarakan aksesoris/gadget terkini.

Selanjutnya disukusikan dalam kelompok. Jarak itulah yang disebut sebagai personal space. Komunikasi juga tidak melulu membicarakan isi dari yang disampaikan. maka akan timbul persepsi bahwa pembicara sedang memarahinya dan menempelkan tanda sombong. Belum lagi jika ada orang lain yang melihatnya. Walau yang kita bicarakan hal-hal biasa lawan bicara akan merasa dirinya dianggap inferior oleh pembicara. Tidak perlu ada kesepakatan. Terkait dengannya adalah penerimaan diri dari individu. Perlahan ia akan mundur dan menyelesaikan pembicaraan. Lawan bicara akan merasa bahwa pembicaraan ini tidak dianggap penting oleh kita. kita meresponnya. Bahasa tubuh bisa lebih menjelaskan kondisi diri kita lebih daripada ucapan. adakah orang yang tak mau disentuh? Atau tidak mau berdekatan sampai jarak tertentu (misalnya satu meter)? Atau pada teman akrab. tapi sambil membersihkan kacamata dengan serius. ada yang tidak. Ambil contoh ketika kita berbicara dengan seseorang sambil bertolak pinggang. Maka dari itu komunikasi yang dilakukan tubuh penting diperhatikan. Gunakan untuk membuat gambaran dari Dina seperti yang telah dibacakan. bisa jadi tak berjarak karena seing terlibat main basket atau olah raga lain yang kontak fisiknya tinggi. Perhatikan sekeliling Anda. Latihan Buatlah kolom seperti gambar kolom di samping. Dari beberapa kasus tadi kita perlu memahaminya bahwa jarak juga perlu diperhatikan dalam berkomunikasi.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 “bicara” ketika kita bicara bahkan juga saat tidak bicara. Kasus lainnya ada orang yang bertanya kepada kita. Ada yang mau berbisik dengan kita. 45 . Ada yang karena ajaran agama bersentuhan beda jenis kelamin dilarang (kecuali saudara/suami-istrinya).

46 . Ingat dengan kisah putri tidur? Berawal dari penyihir yang tak diundang dalam acara syukuran sang putri. keinginan dan perasaan yang sama dengan orang lain. yakni apati. oleh penulis para penonton dibuat untuk bersimpati pada keluarga putri tidur. Kondisi ini disebut apati. Penerapan dalam kisah putri tidur. sehingga kutukan bukan karena ia jahat. Contoh kecil ini dalam kehidupan sehrai-hari bisa dilihat pada kasus tawuran. Simpati yang akan diterangkan di sini bukan sebuah produk jasa telekomunikasi. Konsep ini berbeda dengan empati yang memang hanya memahami. bahkan mencemooh penyihir. empati. keinginanan dan perasaan yang berlawanan dengan orang lain. keinginan dan perasaan orang lain. yakni memahami pandangan. Antipati. Memiliki pandangan. Penonton simpati pada keluarga istana yang dikutuk. Hanya dia yang tak diundang. Namun adakah yang memperhatikan bahwa kemarahan si penyihir sebenarnya bisa kita pahami? Untuk itu diperlukan empati. Penonton kemudian ikut sedih saat putri tertidur dan ikut tegang saat pangeran melawan penyihir. mengutarakan pandangan. Namun perhatikan lebih dalam. Kembali pada contoh cerita putri tidur. Umumnya para pelaku merasa harus “solider” dengan teman-teman satu sekolahnya. Pada satu saat Anda kecewa pada rekan satu kelompok karena ia mengalami keliru dalam mengerjakan tugas yang dibebankan padanya. tapi kutukan tersebut dikurangi kadarnya dengan tidur. tapi lenih pada kecewa. Ketidakpedulian Anda dalam permainan Gerobak terlihat pada pembicara pada bagian pertama yang tak peduli dengan gambar yang dihasilkan. rakyat dan bahkan periperi diundang. Penyihir mengutuk kematian untuk putri. keinginan dan perasaannya? Setidaknya ada empat bentuk persaan yang muncul. sehingga jika ada yang menyerang mereka maka serangan dianggap sebagai seranagn terhadap keseluruhan sekolah. Kondisi si penyihir inilah yang harus dipahami. Selanjutnya kita sebagai penonton tidak suka terhadap si penyihir. Simpati terjadi ketika individu memiliki pandangan. dalam posisi tamu yang tak diundang ia tak sepantasnya mengutuk tuan rumah. simpati dan antipati. Kekecewaan Anda bahkan sampai pada tahap tidak mau tahu alasan mengapa teman tadi salah mengerjakan tugas. Tak ayal lagi rasa simpati muncul.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Apa yang terjadi ketika terdapat dua orang yang berkomunikasi. Maka tidaklah mengherankan jika ia marah kepada tuan rumah. ia tidak berempati bahkan senang Anda sedih. Ketika Anda sedih. Maka dari itu seyogianya kita mau dan mampu berempati terhadap pihak yang lain walau dari pihak yang berlawanan sekalipun (dalam kasus putri tidur adalah penyihir jahat). maka pendapatnya pasti tidak mau sejalan dengan Anda. bahwa penyihir marah karena tak diundang padahal bangsawan. Pernahkah bertemu dengan seseorang yang selalu berlawanan dalam kondisi apapun? Ketika Anda berdiskusi dengannya.

curhat akan semakin ‘keluar” semuanya ketika tempat curhat menampilkan kehangatan. Seperti di atas telah dibicarakan bahwa ada kalanya kekhasan individu harus dipahami sebagai bentuk congruence. Kehadiran orang tadi dengan segera akan menenangkan kita. Para pendengar tidak tahu perasaan pembicara (tidak melihat ekspresi emosi). Para pendengar instruksi dari permainan Gerobak seperti telah dirasakan amat tidak nyaman ketika tidak bisa bertanya. Komunikasi satu arah menimbulkan perasaan tidak nyaman. Ketika sudah dipastikan beritanya dan dijalankan keadaan normal walau muncul masalah lain. makanya ingin bertanya untuk memperjelas apa yang disampaikan. Pada penerapan sehari-hari. Pendengar khawatir apa yang dikerjakan salah. Ini terkait juga dengan gerak tubuh. Genuineness. rasa aman menurun. Dalam berkomunikasi sering kita temui orang-orang yang lebih senang berhadapan dengan orang yang cara bicaranya terbuka dan ceplas- 47 . Kondisi yang hanya menginstruksi kepada para pendengar selain tidak membuat rasa aman. Misalnya keluarga Malfoy dalam film Harry Potter ternyata dari generasi ke generasi memang tidak suka dengan suasana positif. Selain jelas informasi yang disampaikan. tapi datar tanpa emosi. kondisi yang membuka kesempatan bertanya atau diskusi membuat nyaman. Istilah setuju untuk tidak setuju mungkin tepat untuk menjelaskan istilah congruence dalam mengembangkan empati. Jika ada orang yang meminta kita hadir untuknya karena ingin curhat dan Anda hadir dengan segera untuknya maka inilah unsur kesegeraan. kedua pihak khususnya penanya merasa dihormati (tanya jawab yang jelas). pancaran mata. kondisi pertama atau kedua yang membuat Anda merasa nyaman? Dalam berbagai kesempatan dan berbagai partisipan.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Faktor-faktor dalam Mengembangkan Empati Hormat kepada orang lain merupakan salah satu cara cara mengembangkan empati. Kesimpangsiuran akan menimbulkan kekacauan. Tidaklah mengherankan jika kemudian mereka masuk ke fakultas Slytherin. Dalam prakteknya dapat kita lihat pada gosip. Ketika permainan gerobak tadi. Kesegeraan (immediacy) menunjukkan empati kita pada orang lain. Malah sebaliknya menghormati keadaan itu. keseriusan dalam mendengarkan curhat dan sebagainya. Intinya adalah Informasi yang jelas (concretness) akan lebih sedikit menimbulkan kekacauan. sehingga membuat tidak nyaman. ingat masa-masa sebelum kenaikan BBM? Rakyat panik. ketegangan muncul dan sebagainya. tapi Dumbledore sebagai dekan tidak kecewa. Warmth. Ketika hendak curhat kita pasti ingin segera menceritakan kepada orang yang kita percaya. Kejelasan akan mengurangi munculnya kesalahpahaman.

Bagi mereka gaya bicara seperti itu lebih menunjukkan keterbukaan dan kejujuran. Komunikasi yang didasari kejujuran akan membuat lawan bicara merasa nyaman.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 ceplos. 48 . Berdasar kenyamanan itu maka komunikasi yang terjadi akan lancar karena informasi yang dibagi akan lebih banyak dan kita bisa mendapatkan gambaran utuh dari persoalan yang dibicarakan.

dan mendengarkan tidak mudah dilakukan 5. Sembari menarik simpulan. Namun untuk sesi ini.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Kegiatan Mendengar Aktif Tujuan : Agar peserta dapat memahami pentingnya mendengar aktif dalam kegiatan belajar kelompok Waktu : 60 menit Metode : bermain peran. tayangkan materi ceramah singkat mengenai mendengar aktif. 3. menjawab. Fasilitator meminta untuk mahasiswa untuk diskusi pleno Hal-hal yang ditanyakan oleh fasilitator pada peserta: a. lawan bicara tidak memberikan respon apapun (bertanya. bahkan bergumam sekalipun). Setelah selesai. Fasilitator menerangkan permainan ini. Mereka diharapkan untuk duduk berhadapan. Hal-hal apa saja yang tertangkap dari kegiatan tadi? Inti dari kegiatan ini: mendengar tidak sama dengan mendengarkan. yakni bahwa kepada mereka masingmasing diberikan waktu 5 menit untuk menceritakan apa saja kepada lawan bicaranya. Fasilitator kemudian meminta peserta kembali untuk berbicara selama 3 menit. Kali ini juga lawan bicara boleh merespon pembicaraan. 4. Hal apa saja yang menghambat/mendukung keberhasilan permainan tadi? c. 3 menit berikutnya diberikan kepada lawan bicaranya. 5 menit berikutnya diberikan kepada lawan bicaranya untuk berbicara apapun juga dengan kondisi yang sama yaitu lawan bicaranya tidak member respon. Apakah kegiatan yang baru saja dilakukan dirasakan mudah/sulit? b. Setelah selesai. tapi sekarang lawan bicaranya boleh menanggapinya. 2. diskusi Prosedur : 1. Fasilitator meminta kepada para mahasiswa untuk mmebagi dalam kelompok kecil yang terdiri dari dua orang. 49 .

namun hal yang lebih penting adalah mencoba untuk memahami keseluruhan pesan yang dikirimkan. Aktivitas mendengar (to hear) biasanya dilakukan dengan menggunakan indera semata. sedangkan mendengarkan (to listen) sudah lebih melibatkan proses kognisi. dalam hal ini mendengar (to hear) tidak sama dengan mendengar aktif (to listen). Dalam melakukan kegiatan mendengar aktif. Ada emosi. sikap. Hal ini membantu anda mengusahakan kegiatan untuk mendengar tidak hanya kata-kata yang orang lain katakan. Kita biasanya mendengarkan untuk memperoleh informasi. perasaaan dan pandangan hidup. memahami sesuatu. afeksi maupun psikomotor seseorang. ada empat hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan pesan yang disampaikan.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Materi Bacaan Mendengarkan Aktif Dalam berkomunikasi. 50 . anda harus memperhatikan orang lain dengan baik. Namun terkadang keseluruhan informasi yang diberikan adalah hal yang penting yang dapat membantu kita menyelesaikan tugas atau berhubungan dengan orang lain. menikmati sesuatu ataupun untuk belajar. selalu ada aktivitas menerima dan menyampaikan. tingkah laku. kita harus mempraktekkan kemampuan mendengar aktif. Dengan kemampuan mendengar aktif. Bagaimana anda mendengar sangat mempengaruhi efektivitas pekerjaan dan kualitas hubungan anda dengan orang lain. kegiatan mendengarkan jauh lebih efektif dibandingkan kegiatan mendengar. yaitu: pengalaman. nilai yang terlibat dalam aktivitas mendengarkan. Oleh karena itu. nilai yang terlibat membuat seseorang dirasakan memiliki komunikasi timbal balik yang jauh lebih efektif dibandingkan orang lain. Untuk melakukan hal ini. Mendengarkan yang melibatkan emosi. Menurut penelitian. kita mendengarkan setidaknya kita mengingat 25-50% apa yang kita dengarkan. Menerima. sikap. Pada satu waktu kita mendengar suara mesin AC yang bergemuruh pelan di ruangan. Dengan alasan tertentu. Untuk menjadi seorang pendengar yang baik. seseorang dapat lebih memahami informasi yang diberikan orang lain secara utuh dan kemudian dapat mengambil sikap yang tepat pada situasi tersebut. bagaimana kita mempertahankan proporsi kemampuan mendengarkan kita agar lebih optimal. pada saat yang sama kita juga sedang mendengarkan penjelasan dari dosen mengenai suatu materi.

51 . Apa yang dirasakan orang lain terkadang tidak tertampil pada perilakunya. Perasaan orang lain selaras dengan perilakunya dapat dikenali. terdapat dua bentuk informasi yang nantinya harus diolah: • Mendengarkan yang bersifat verbal. minat ataupun hal-hal lain secara pribadi dari orang tersebut. dalam berkomunikasi akan ada masalah-masalah yang terjadi sehingga komunikasi tidak berjalan lancar. maka orang dapat memperlakukan orang ini sesuai dengan kebutuhan perasaannya saat itu. sehingga respons yang kita berikan sesuai dengan tingkah lakunya saat itu. Apa yang menjadi pandangan hidup atau nilai yang dianut setiap orang berbeda-beda. kita dapat memahami apa yang saat itu ia rasakan dan butuhkan. berupa bahasa dan isi dari pembicaraan yang disampaikan. isi pembicaraan seringkali menjadi pusat utama perhatian pendengar. Isi pembicaraan menyangkut informasi yang dihantarkan dalam pesan tersebut dan makna yang diberikan dalam kata-kata yang diberikan pada orang lain. kita dapat mengetahui sifat. Dengan demikian. Dalam mendengarkan orang lain. Dalam melakukan kegiatan mendengarkan aktif. Hal ini sebenarnya dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dalam berkomunikasi dua arah dengan orang lain. Apabila seseorang tidak dapat memahami pandangan dan nilai yang dianut orang lain. Melalui tingkah laku orang lain. Perbedaan pandangan hidup dan nilai yang dianutnya tergantung pada pola asuh dan budaya yang ada di sekitarnya.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Pengalaman orang lain biasanya perlu diperhatikan karena pengalaman tersebut berisi informasi yang penting mengenai halhal yang berkaitan dengan pribadi orang tersebut. maka kita dapat memperlakukan orang tersebut sesuai dengan pribadinya. Dengan dikenalinya perasaan tersebut. Dengan kita mendengarkan orang lain.

agresif dan asertif. bahasa tubuh. berupa penampilan. Dengan demikian. cara penyampai pesan menyampaikan pesannya. Adanya satu aksi menyebabkan reaksi yang terjadi terhadap aksi tersebut. 52 . nada suara yang disampaikan seringkali dapat menggambarkan perasaan yang dirasakannya terhadap pesan tersebut. khususnya saat kita belajar dalam kelompok. kegiatan mendengar aktif dapat dikatakan sebagai kegiatan yang mutlak diperlukan saat kita ingin menjalin hubungan dengan orang lain. Hal-hal yang bersifat nonverbal seperti penampilan. hal-hal yang berkaitan dengan nonverbal juga perlu diperhatikan. nada suara. Dalam kegiatan akademis.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 • Mendengarkan yang bersifat nonverbal. Pengembangan keterampilan ini bisa dilakukan melalui latihan dan mempertajam sensitivitas inderawi kita dan sensitivitas diri dan atensi pada orang lain. Assertiveness dalam Kerja Kelompok Hubungan manusia yang berada dalam sekelompok orang seringkali bersifat timbal balik. kemampuan ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kelanggengan kerjasama kita dengan anggota kelompok yang lain dalam rangka mencapai tujuan bersama yaitu menguasai materi atau memperoleh prestasi yang lebih baik. yaitu submisif. gaya bicara Dalam mendengarkan orang lain. Ada tiga bentuk tingkah laku yang menjadi respons dalam berhubungan dengan orang lain. bahasa tubuh yang digunakan pada saat menyampaikan pesan. gaya bicara seringkali juga menggambarkan pribadi orang tersebut.

Tidaklah mengherankan jika dalam kehidupan akademik tingkah laku ini sejauh mungkin dihindari atau setidaknya bukan langkah pertama yang diambil ketika kita berespon atas sesuatu. Misalnya orang yang menyerang. marah pada orang lain akibat tingkah laku yang dilakukannya. Hal ini terjadi saat seseorang tidak melakukan apa-apa saat haknya terlanggar oleh orang lain. memperjuangkan hak tanpa menghargai orang lain dan cenderung melukai. dengan mempertimbangkan bahwa kebutuhannya. sikapnya.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Submisif: tidak menyatakan pikiran. Agresif: menyatakan pikiran. Dampak yang dihasilkan bukan melulu luka fisik. perasaan dan tindakan dengan cara yang tidak pantas. tapi ada juga luka hati (perasaan). nyawa ganti nyawa). Misalnya orang yang diam saja saat orang lain menyakitinya karena takut untuk melawan orang lain yang lebih kuat. perasaan dan keinginan. yakni covert aggressive dan overt aggressive. orang itu tetap diam saja ketika kakinya terinjak atau malah minta maaf kepada yang menginjak. Tingkah laku ini jelas lebih banyak tidak menguntungkannya. Rasa tidak menghargai hak orang lain ini dapat menyebabkan rasa sakit. Lelucon orang yang terinjak kakinya di bis kota. 53 . Adapun bentuk tingkah laku agresif terbagi menajdi dua. cemas dan benci pada orang yang terlanggar haknya. haknya lebih tinggi dibandingkan orang tersebut. tidak memperjuangkan haknya. Umumnya respon agresif akan dibalas dengan agresif pula (ingat pepatah mata ganti mata. Dalam beberapa contoh lelucon dapat kita lihat kejadian submisif.

covert aggressive ditunjukkan melalui tingkah laku verbal seperti menggosipkan orang. menjelek-jelekkan orang dan sejenisnya. Tingkah laku agresif yang overt (terbuka/terlihat) mungkin yang paling sering terlihat. 54 . memukul. Di lain pihak. Seperti dijelaskan di atas. bahwa respon yang muncul adalah halhal yang terlihat misalnya membentak.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Salah satu aksi mahasiswa menentang kenaikan harga BBM. membanting barang dan lain-lain. Mengeluarkan pendapat dengan mengganggu kenyamanan penguna jalan dan melakukan aksi bakar yang berbahaya.

Membuka kemungkinan win-win solution Æ dengan adanya kesempatan untuk bernegosiasi dengan pihak yang berselisih. Dengan demikian. maka hal ini dapat menimbulkan kelegaan diantara dua belah pihak karena tidak ada yang merasa haknya terlanggar ataupun melanggar. seseorang dapat menggunakan sikap asertif sebagai alat untuk mengatasi perselisihan tersebut dan membuka jalan untuk membicarakan masalah tersebut untuk mencari jalan keluarnya. tidak ada pihak yang merasa dikalahkan ataupun dimenangkan dari situasi tersebut. diharapkan dapat membantu terjadi penyelesaian yang tidak merugikan salah satu pihak. Bersikap asertif dapat memberikan beberapa keuntungan. seseorang tetap harus menghormati orang lain sekaligus memperjuangkan haknya dengan cara yang masuk akal dan bertanggung jawab.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Asertif: Keterampilan untuk menyatakan pikiran. Memberi kelegaan Æ jika ada perselisihan yang terjadi dan kemungkinan penyelesaian dengan cara win-win solution terbuka. Sikap ini membantu kita untuk berada di posisi yang tepat untuk tetap menjalin hubungan baik dengan orang lain pada saat hubungan kita dengan orang lain mengalami masalah. antara lain: 1. Membuka kemungkinan negosiasi Æ saat menghadapi perselisihan. Salah satu sikap yang mencoba untuk saling menghargai antara seseorang dengan orang lain adalah sikap asertif. 3. Kemampuan memperjuangkan hak dengan tetap menghargai hak orang lain. 2. 55 . keinginan dengan cara yang pantas. Dalam berikap asertif. perasaan.

asertivitas sulit untuk dilakukan karena adanya kendalakendala tertentu. 7. secara tidak langsung kita telah melakukan saling menghargai hak dan kebutuhan orang lain. Kemungkinan pencapaian impian 56 . maka hal ini sudah melanggar hak asasinya tersebut. • Menetapkan sasaran dan tujuannya sendiri Æ setiap orang memiliki impian masing-masing yang ingin dicapai. harga diri untuk dihormati dan dihargai sehingga jika orang lain merasakan ketidaksetaraan perlakuan antara dirinya dan orang lain. Perlu diingat bahwa pada dasarnya. 8. sehingga ia sendiri akan merasa 6. bersikap asertif seringkali tidak semudah yang dibayangkan. 5. Meningkatkan kepercayaan diri Æ dengan adanya posisi yang setara antara 2 pihak yang berhubungan. seseorang diharapkan dapat secara tulus menyatakan pandangan dan perasaannya sehingga orang lain juga dapat memahami dirinya tersebut. Meningkatkan dasar saling percaya Æ adanya kejujuran dan keterbukaan dalam melakukan sikap asertif membuat orang mampu ‘membaca’ kebutuhan dan ide orang lain tanpa merasa terancam kebutuhan dan idenya. maka ia berusaha untuk menyampaikan pikiran dan perasaannya pada orang lain tanpa menyakiti orang lain. Meningkatkan efektivitas kerjasama Æ adanya rasa saling percaya dan kelancaran komunikasi yang diciptakan oleh orang yang asertif. Dengan demikian. setiap manusia memiliki hak untuk bersikap asertif: • Diperlakukan dengan respek Æ pada hakekatnya setiap manusia memiliki hak yang sama. Membangun sikap saling menghargai Æ dengan tetap memperjuangkan hak tanpa melanggar hak orang lain. semakin lama kepercayaan akan terjalin akibat adanya keterbukaan.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 4. secara tidak langsung hal ini mempengaruhi kerjasama antara orang tersebut dengan orang lain. Pada kenyataannya. • Mengekspresikan pandangan dan perasaannya Æ dalam berhubungan dengan orang lain. Membantu kelancaran proses komunikasi Æ apabila seseorang berusaha untuk asertif. ia berusaha untuk menjalin komunikasi dengan orang lain dan dengan keterbukaan yang dilakukannya. Pada beberapa kejadian. maka seseorang tidak merasa terancam posisinya oleh orang lain. ia memperlancar proses komunikasinya dengan orang lain. Dengan demikian.

bahwa penolakan tetap harus memperhitungkan kondisi dan hak orang lain. atasan yang sulit dan sebagainya. asalkan hal ini masih logis untuk dilakukan. Minat dan kebutuhan manusia akan selalu berubah. Namun perlu dicatat. Terkadang orang menganggap orang yang melakukan perubahan adalah orang yang tidak bertanggungjawab. Orang yang asertif tetap perlu mempertimbangkan keadaan yang terjadi di lingkungannya sehingga saat terjadi suatu masalah. mengingat setiap orang juga memiliki hak dan tanggung jawab untuk berusaha dengan cara yang terbaik apapun resikonya. dapat diterima ataupun ditolak.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 tersebut tergantung pada masing-masing orang. Mengajukannya dengan kaidah-kaidah ilmiah. Dalam memutuskan sesuatu. Kesempatan untuk berubah pikiran ini diharapkan dapat membantunya untuk menjadikan kualitas pengambilan keputusannya menjadi lebih baik. Dengan adanya kelalaian tersebut. 57 . tidak ada sesuatu yang bersifat kaku. Misalnya saat menghadapi orang yang sedang sangat emosi. Lagilagi ini karena dasar dari asertif itu sendiri. Menyampaikan ide dengan tidak melukai atau menafikkan orang lain. • Berubah pikiran Æ Dalam hidup. Selanjutnya memperjuangkan hak dengan cara yang masuk akal dan bertanggung jawab. apakah asertif adalah jawaban yang tepat dari penyelesaian masalah tersebut. Jika seseorang telah menetapkan sasaran dan tujuannya. • Tidak asertif Æ dalam situasi tertentu seringkali asertivitas justru dapat memperburuk situasi. Mahasiswa dalam kehidupan di kampus dan di lingkungan tempat tinggalnya bisa menyampaikan argumen ketika berdiskusi dan menulis tugas. orang berhak untuk mengubah pikiran atas keputusan yang diambilnya. seringkali seseorang lalai untuk mempertimbangkan satu kondisi. Kemungkinan untuk berubah pikiran adalah hal yang norma. Tanggung jawab ini kembali pada dasar dari asertif itu sendiri yakni menghargai hak orang lain. orang lain tidak memiliki hak untuk mengubah hal tersebut. sehat dan kondusif bagi pengembangan diri. ia harus mempertimbangkan efek dari keputusan yang diambilnya berkaitan dengan masalah tersebut. • Menolak permintaan Æ setiap pilihan yang datang pada seseorang. Tanggung jawab dalam asertif Ketika melakukan asertif bukan berarti tanpa ada tanggung jawab. Pada dasarnya setiap orang memiliki hak untuk menolak tawaran yang datang dengan berbagai alasan.

Misalnya saat seorang mahasiswa seharusnya mengerjakan tugas. Rasa menghargai yang orang berikan pada orang lain dapat membuat orang lain lebih menghargai orang tersebut. Kaitan asertif dengan kehidupan akademis Sikap asertif dapat membantu pengembangan keterampilan komunikasi. Hal ini juga dapat membantu mengatasi rasa malu dan marah. secara asertif ia dapat menolaknya tanpa membuat temannya sakit hati. ia diajak teman membeli kado untuk ibunya. Asertivitas juga memberikan kontrol yang lebih tinggi pada lingkungan. harga diri dan kemampuan memecahkan masalah. 58 .Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 obyektif dan masuk akal dan tetap menghargai keberbedaan. Menjadi asertif dapat membantu seseorang memiliki lebih banyak waktu untuk belajar (ingat dalam manajemen waktu di kuadran yang berisikan kegiatan yang mendesak tapi tidak penting). Dengan demikian orang atau pihak lain dapat memahami kita tanpa menyakitinya. Perasaan dan ide yang diekspresikan dengan cara yang jujur dapat membuat hubungan yang lebih tulus. mengurangi kecemasan dalam situasi tertentu.

Fasilitator meminta peserta untuk melihat kembali jawaban yang sudah dibuat. Kelompok diminta untuk saling menilai. 3. submisif. diskusi : 1. Jika ada waktu. masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 ASERTIF Tujuan Waktu Metode Prosedur : Agar peserta dapat memahami perbedaan agresif. Apakah hal itu efektif dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi? 7. agresif. atau gabungan ketiganya. fasilitator dapat meminta kelompok memperagakan satu situasi (bermain peran) dari 3 situasi yang dibahas tadi dan nantinya peserta dari kelompok lain bisa menebak apakah sikap yang ditampilkan untuk menyelesaikan masalah berbentuk asertif. 5. Fasilitator meminta peserta menjawab pertanyaan dari situasi yang diberikan. Fasilitator memberikan ceramah singkat mengenai asertif 4. bagaimana hal itu terjadi ? b. 59 . dan peserta diminta menjawab setelah masingmasing situasi ditayangkan. asertif dan submisif dan efektivitas asertif di antara tiga sikap tersebut : 60 menit : studi kasus. bagaimana dampak dari sikap itu? c. Kelompok Agresif Asertif Submisif 6. Fasilitator membagikan kertas pada peserta 2. Fasilitator membagi peserta menjadi 5 kelompok. Ada 3 situasi. Fasilitator meminta peserta mendiskusikan : a. reaksi apa yang paling sering muncul pada diri masing-masing anggota.

com/anglais/englishisfun/images/gifs/jeux/conandetective. M. S. Yulistia.blonty_demo_kartun_nabi_10. http://www. Byrne.counselingcenter. New York: Dell Publishing. Fakultas Psikologi Uniersitas Indonesia.edu. Quantum learning: Membiasakan belajar nyaman dan menyenangkan. Hubungan antara karakteristik kepribadian mahasiswa dan kecenderungan prokrastinasi akademis: Suatu studi deskriptif menggunkanan preferensi dan temperamen sebagai dua variable karakteristik kepribadian berdasarkan Myers-Briggs type indicator. Boston.edu/sdcc/students/adjustment University of Illinois.. & Singgih. Overcoming Procrastination. (2001).gif. Sukses di Perguruan Tinggi. (1994). Donn. Skripsi strata satu.edu/opac/themes/libri2/ Sumber Gambar Gambar conan: http://www. LPSP3 Fakultas Psikologi UI. Making the adjustment to college.digilib. E.ui. Diunduh 23 Juni 2008 dari www.uiuc. Diunduh 23 Juni 2008 dari http://www. Counseling Center. & Hernacki. Office of Student Development & Counseling Center. Sukadji. (1992). diambil medio Juli 2008 60 .jp g. Robert.lyceekastler. (Eds). Social psychology: Understanding human interaction. Gambar demonstrasi menolak kenaikan harga BBM: http://blontankpoer. B. (2003). De Porter. Depok. Diambil medio Juli 2008.Pelatihan OBM Kecakapan Belajar UI 2008 Daftar Pustaka Baron.lsus.. Allyn and Bacon. Tidak dipublikasikan.com/images/0702..blogsome.