Anda di halaman 1dari 13

OLEH: YUANITA ASRI, S.

Kep
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS RIAU
2009

TEMU KADER POSYANDU MELATI PUTIH DAN MAHASISWA PSIK UNRI

IMUNISASI
PENGERTIAN

Imunisasi adalah suatu tindakan


untuk memberikan kekebalan
dengan cara memasukkan vaksin
ke dalam tubuh manusia.
Imunisasi adalah suatu usaha yang
dilakukan dalam pemberian vaksin
pada tubuh seseorang sehingga
dapat menimbulkan kekebalan
terhadap penyakit tertentu
(DEPKES RI, 2004).

TUJUAN IMUNISASI
Menurut DepKes RI (2001), tujuan pemberian
imunisasi :
1. Mencegah penyakit dan kematian bayi dan anak-anak
yang disebabkan oleh wabah yang sering muncul.
2. Menurunkan angka kesakitan, kematian pada bayi,
balita/ anak-anak pra sekolah.
3. Mencegah terjadinya infeksi penyakit yang dapat
menyerang anak-anak.
4. Tercapainya pelaksanaan program imunisasi
pemerintah Indonesia dalam mewujudkan
masyarakat yang kuat, sehat, serta memperbaiki
tingkat kesehatan masyarakat.

1.

2.

3.

Bagi anak Mencegah penderitaan yang


disebabkan oleh penyakit, dan kemungkinan cacat
atau kematian.
Bagi keluarga Menghilangkan kecemasan dan
psikologi pengobatan bila anak sakit, mendorong
pembentukan keluarga apabila orang tua yakin
bahwa anaknya akan menjalani masa kanak-kanak
yang nyaman.
Bagi negara Memperbaiki tingkat kesehatan,
menciptakan bangsa yang kuat dan berakal untuk
melanjutkan pembangunan negara.
Berdasarkan hasil penelitian Ibrahim (1991) bila
imunisasi dasar dilaksanakan dengan lengkap &
teratur, maka imunisasi dapat mengurangi angka
kesakitan & kematian balita sekitar 80-95%.

BCG: Memberikan kekebalan terhadap


kuman TBC
DPT: Memberikan kekebalan terhadap
penyakit difteri, pertusis, dan tetanus
DIPTERI : Penyakit yg disebabkan bakteri
Corynebacterium dyphteriae yang
penyebarannya melalui kontak fisik &
pernapasan.
PERTUSIS : Batuk rejan (batuk 100 hari) yang
disebabkan bakteri Bordetella pertussis.
TETANUS : Penyakit yang disebabkan bakteri
Clostridium tetani.

Cont

POLIO: Memberikan kekebalan terhadap


penyakit poliomyelitis.
CAMPAK: Memberikan kekebalan aktif
terhadap penyakit campak.
HEPATITIS B: Memberikan kekebalan
terhadap infeksi yang disebabkan oleh
virus hepatitis B.

JADWAL PEMBERIAN
IMUNISASI
1.
2.

3.

4.
5.

BCG : 1 X dari lahir sampai usia 12 bulan.


DPT : 3 X pada usia 3-12 bulan dengan
jarak maksimal 4 minggu.
POLIO : 4 X pada usia 3-12 bulan dengan
jarak 4-6 minggu.
CAMPAK : 1 X pada usia 9-12 bulan.
HEPATITIS B : 3 X pada usia 0-9 bulan,
imunisasi yang I dan ke II jaraknya 4
minggu, dan imunisasi yang ke II dan ke III
jaraknya 5 bulan.

HAL YANG DIPERHATIKAN


SETELAH IMUNISASI
BCG

Pembengkakan kecil, kemerahan


dan dapat sembuh sendiri.
PERAWATAN :Jangan menekan atau
menggosok daerah yang disuntik.
CAMPAK Demam ringan, namun jarang
terjadi.
PERAWATAN :Berikan obat penurun panas
yang diberikan petugas imunisasi, jika
tidak turun panasnya bawa segera ke
pelayanan kesehatan.
POLIO Tidak ada gejala

HAL YANG DIPERHATIKAN


SETELAH IMUNISASI
DPT

Demam ringan, pembengkakan


kecil 1-2 hari.
PERAWATAN:

Bila bengkak di kompres dengan air hangat.


Bila demam di kompres dengan air biasa
didaerah dahi, dua lipat paha, dua ketiak.
Beri obat penurun panas yang diberikan
petugas imunisasi.
Bila panas tidak turun segera bawa ke
pelayanan kesehatan.

HEPATITIS

B Pembengkakan kecil dan


dapat sembuh sendiri.

IMUNISASI
COMBO???
Vaksin Combo adalah vaksin yang
sudah dibuat dari pabriknya dimana
sudah berisikan 2 vaksin sekaligus.
Contoh:
Vaksin combo HiB+ DPT dimana
dalam 1 tabung sudah berisi 2 vaksin
sekaligus, HiB dan DPT.

Cont

TUJUAN PEMBERIAN VAKSIN


COMBO
Jumlah suntikan kurang
Jumlah kunjungan kurang
Lebih praktis, compliance dan
cakupan naik
Penambahan program imunisasi
baru mudah
Imunisasi terlambat mudah dikejar
Biaya lebih murah

ALASAN PEMBERIAN
VAKSIN COMBO

Berkurangnya biaya kunjungan


dokter karena hanya 1 kali
kunjungan, imunisasi bisa
dilakukan sekaligus.
Berkurangnya trauma pada anak
atas jarum suntik.
Imunisasi bisa diberikan tepat
waktu.