Anda di halaman 1dari 1

- PENGAJIAN MAKRIFAT, MENGENAL KEDUDUKAN NUR DZAT DAN NUR MUHAMMAD (AHMAD) Orang makrifat itu lenyap..

lenyap didalam penyaksian bahwa yang zhahir dan bathi


n itu adalah Dia semata
Ada pertanyaan : guru, lenyap didalam makrifat itu kayapa (gimana) pas nya ?
Jawaban :
terserah aja, asal jangan terlepas daripada 2 itu, handak (mau) duduk
di NUR DZAT, silakan, handak (mau) duduk di NUR MUHAMMAD silakan, TAPI KEDUDUKAN
SYARIAT TETAP JALAN TIDAK DILEPAS..
KADADA (TIADA) YANG MAUJUD, HANYA ENGKAU YA ALLAH, ini duduk di NUR DZAT NAMANYA
KADADA (TIADA) YANG MAUJUD, HANYA ENGKAU YA MUHAMMAD, ini duduk di NUR MUHAMMAD
NAMANYA.. salah kah ini guru ?.. kada (tidak), KADADA (TIADA) YANG MAUJUD, YANG
ADA HANYA MUHAMMAD, RAHASIA MUHAMMAD : TIADA MUHAMMAD YANG ADA HANYA ALLAH, asal
diteruskan kesini.. karana Muhammadun abduhu wa rasuuluhu.. Muhammad itu hambaNy
a dan RasulNya.. yang namanya hamba itu tidak ada orang nya, mun mengaku hamba t
api orang nya ada, karamput (dusta) namanya, yang ada itu hanyalah SIR / RAHASIA
daripada hamba itu, siapa yang ada dalam SIR ITU ? TIADA LAIN TUHAN, maka itu k
alau kada tau rahasia hamba, lain hamba namanya, tapi hanya MENGAKU NGAKU HAMBA
Maka itu akar nama ibadah itu asalnya abdun.. sedang yang namanya abdun itu, kadad
a urangnya, bila terbit dari orang yang beramal dari KETIADAAN, BUKAN DIA YANG M
ERASA MENGGAWI, maka INILAH IBADAH NAMANYA, kalo urang nya BECUNGKUNGAN (DUDUK)
ADA MERASA MENGGAWI.. INI LAIN IBADAH NAMANYA, TAPI NAFSU...ZHULUMAT..KEGELAPAN.
.NAFSU KEAKUAN
Syeikh Abul Hasan assadzili (Allah merahmati) :
Tiada kemuliaan itu kalau tidak didalam iman
Tiada iman itu kalau tidak didalam makrifat
Tiada makrifat itu kalau tidak didalam musyahadah.. menyaksikan.. setelah menyak
sikan, tinggal menghiasi aja lagi dengan perhiasan syariat
Maka itu bebersih2 , dimana disapu ? yaitu menghiasi zahir dengan syariat, hiasi
batin dengan amaliah hakikat, hingga zhahiran wa bathinan.. bersih.. jangan sam
pai bagian luar saja yang disapu dipoles, didalam kotor penuh kenajisan, begitu
jua sebaliknya