Anda di halaman 1dari 24

LISTRIK STATIS

Listrik Tidak
Mengalir

Penggaris
plastik
Sobekan kertas
kecil

Mengapa penggaris plastik yang


digosok-gosokkan pada rambut
dapat menarik kertas-kertas kecil ?
Untuk dapat menjawab pertanyaan
diatas kita
perlu memahami tentang atom.

atom
Proton
Neutro
n
Atom
elektron
Zat

Partikel penyusun atom :


1. Proton bermuatan positif
2. Neutron tidak bermuatan
3. Elektron bermuatan
negatif

Inti atom

Susunan partikel zat


padat

Teori Atom

Atom terdiri dari partikel- partikel antara lain


1. Proton ( + )
2. Elektron ( - )
3. Neutron ( o )
Proton dan Neutron membentuk inti atom yang dikelilingi
oleh elektron
Elektron dalam mengelilingi inti atom pada tingkat energi
tertentu
semakin jauh dari inti energi elektron semakin kecil
Atom netral jika jumlah proton sama dengan jumlah elektron
Atom bermuatan positif jika atom kekurangan elektron
Atom bermuatan negatif jika atom kelebihan elektron

Model Atom
1. Atom Hidrogen
(H)

2. Atom Helium
( He )

3. Atom Litium ( Li )

Berapakah jumlah proton pada


atom Helium di atas ?
Berapakah jumlah elektron
pada atom Helium di atas ?
Apakah atom Helium di atas
bermuatan listrik ?
Mengapa atom Helium di
atas netral ?

Berapakah jumlah proton pada


atom Litium di atas ?
Berapakah jumlah elektron
pada atom Litium di atas ?

Kesimpulan

Apakah atom Litium di atas


bermuatan listrik ?

Jika demikian bila mana


atom dikatakan netral?

Mengapa atom Litium di


atas netral ?

Muatan Listrik pada atom


Na
Artinya atom
+1
Natrium memiliki
1 Apakah
11Atom
proton
Natrium
netral ?

Artinya atom
Clor memiliki 17
proton
Apakah Atom Clor
netral ?

Karena
sesuatu hal
elektron
pada atom
Na dapat
berpindah
ke atom C

Clor menerima elektron maka


Natrium kehilangan elektron
Clor kelebihan elektron dan Clor
maka Natrium kekurangan
menjadi bermuatan negatif
elektron dan Natrium menjadi
bermuatan positif
Kesimpulan Bila mana sebuah atom netral dapat menjadi
bermuatan listrik ?

Interaksi antara muatan


listrik

ditolak

Muatan sejenis bila


didekatkan saling tolak
menolak

Interaksi antara muatan


listrik

ditarik

Muatan tidak sejenis bila


didekatkan saling tarik menarik

Hukum Coulomb

Besar gaya tarik atau tolak antara


muatan sebanding dengan besar
muatan masing masing dan
berbanding terbalik dengan kuadrat
jarak antara kedua muatan.

q1 q 2
F k 2
r

= gaya coulomb ( N )

= muatan ( C )

= jarak ( m )

k
= ketetapan 9.109
Nm2/C2

Contoh
Dua buah benda masing masing
bermuatan listrik 3C dan 2 C
yang terpisah sejauh 10 cm bila
ketetapan coulomb 9.109 N m2/C2
berapakah besar gaya tarik antara
kedua
muatan ?
Catatan
Q .Q
Fk

F 9.10 9 Nm 2 / C 2

3.10 C.2.10 C
(0,01m) 2

3.10 6 C.2.10 6 C
F 9.10 Nm / C
(0,0001m 2 )
9

3.10 6 C.2.10 6 C
F 9.10 Nm / C
10 4 m 2
9

F = 540 N

Ubah satuan satuan


besaran yang ada ke
dalam satuan SI

C = 10
C
cm
=10 2 m

Medan Listrik
Ruang disekitar muatan listrik yang masih
dipengaruhi oleh gaya listrik
Benda uji bermuatan listrik q diletakkan didekat benda
bermuatan listrik Q jika benda uji mendapat gaya, maka
tempat dimana benda uji berada di dalam medan listrik
benda bermuatan Q
E

q
E

Semakin jauh letak benda uji dari benda bermuatan Q


maka gaya pengaruhnya semakin kecil sehingga kuat
medan listriknya semakin kecil

Garis garis gaya listrik


Medan listrik digambarkan sebagai
garis -garis gaya listrik.

Arah garis gaya listrik


muatan
positif meninggalkan
muatan

Arah garis gaya listrik


muatan
negatif menuju muatan

Pola garis gaya listrik


pada
dua muatan yang
berdekatan

Kuat medan listrik


Benda bemuatan listrik Q didekatkan benda uji
bermuatan q berjarak r Besar kuat medan listrik di titik
benda uji adalah gaya listrik yang ditimbulkan benda
bermuatan di bagi muatan uji

q
r

F
E
q

Qq
Ek 2
r q
Q
Ek 2
r

E = medan listrik
( N/C )
Q = muatan sumber
(C)
q = muatan uji ( C )
r = jarak dari benda
(m)
F = Gaya ( N )

Dari Hukum Coulomb ke Hukum


Gauss

Hukum Coulomb: gaya antara


dua muatan titik

q1q2
F12 ke 2 r12
r
Medan listrik didefinisikan
sebagai
F
E

qo

dan direpresentasikan oleh


garis-garis medan.
Gaya listrik dalam medan
listrik: F qE
e

Fluks listrik melalui bidang


tegak lurus
Fluks listrik:
perkalian dari besar
medan listrik E dan
luas area A, yang
tegak lurus dengan
medan listrik:
E = EA
Bandingkan dengan
fluks air yang
mengalir dalam
tabung:
Tanda negatif berarti air mangalir ke tabung, dengan konvensi
W = V1A1= V2A2

Fluks listrik, bidang dengan


sudut

Saat garis-garis medan


membentuk sudut
terhadap normal
permukaan, fluks listrik
yang menembus
permukaan dihitung
E EA EA cos E A
menurut:

Medan listrik E konstan di


seluruh luasan A.
Pertanyaan: Jika kondisi
diatas tidak terpenuhi,

Review matematika:
1.Arah permukaan didefinisikan
keluar normal bidang..
2.Perkalian dot antara dua
vektor.

Fluks Listrik secara


umum
Untuk kasus umum,
dengan melihat luasan
kecil A

E Ei A
i cos

Ei A i

Secara umum,
persamaan
lim menjadi:
E A
E

Ai 0

E dA

surface

Review matematika:
Integral meliputi luasan.

Integral luasan berarti integral harus


dievaluasi ke seluruh luasan yang
ditanyakan
Secara umum, nilai fluks listrik
bergantung pada pola medan listrik
pada permukaan
Untuk luasan tertutup, arah normal
permukaan keluar bidang.
Satuan medan listrik adalah N.m2/C

Contoh 1: fluks listrik meliputi


kubus dengan medan listrik
seragam
Garis-garis medan
melewati dua
permukaan secara
tegak lurus dan
sejajar terhadap
keempat permukaan
Sisi 1, E = -El 2
Sisi 2, E = El 2
Untuk sisi-sisi kubus
lain,
E = 0
Dengan demikian

Contoh 2: fluks listrik melewati


permukaan bola bermuatan di pusat bola
Dari Hukum Coulomb ke Hukum Gauss

Sebuah titik muatan positif q


ditempatkan pada pusat bola
dengan jejari r
Menurut hukum Coulomb, besar
medan listrik di setiapq tempat pada
E adalah
ke 2
permukaan bola
r

Arah garis-garis medan tegak lurus

permukaan
terhadap
kulit bola di
2

d
A

E
dA

EdA

E
dA

r
setiap
titik, sehingga
E
n

q
q
2
E E 4dua
r persamaan
k e 2 4r di4atas,
ke q
Kombinasi
0
r
2

diperoleh

1
Ingat:ke
4 0

Permukaan Gaussian dan


Hukum Gauss
Luasan tertutup dari berbagai bentuk
dapat melingkupi muatan
Hanya S1 yang sferis
Fluks meliputi seluruh permukaan (S2
dan S3) adalah sama
Permukaan-permukaan ini disebut
permukaan Gaussian
Hukum Gauss (Karl Friedrich Gauss, 1777
1855):
Fluks bersih yang menembus
sembarang luasan tertutup di yang
melingkupi muatan q diberikan
oleh
q
q/o dan tidak
bergantung
pada bentuk
E
E dA

0
luasan

Fluks listrik bersih yang menembusi


luasan tertutup tanpa muatan adalah
nol
q1 q2 ...

Karena
medan
listrik
oleh beberapa
E

d
A

(
E
d
A

E
1 E 2 ...)

merupakan

muatan
jumlahan vektor
0
dari masing-masing medan listrik yang

Hukum Gauss Rangkuman


Hukum Gauss menyatakan

qin
E
E dA 0

qin adalah muatan bersih di dalam permukaan


Gaussian
E merepresentasikan medan listrik pada setiap
titik di permukaan
E adalah medan listrik total pada titik dalam ruang

Meskipun hukum Gauss secara teori bisa


diselesaikan untuk menghitung E untuk
sembarang konfigurasi muatan, namun secara
prakteknya dibatasi pada kondisi simetri sistem