Anda di halaman 1dari 3

SIARAN PERS - Paket Kebijakan Ekonomi VIII : Kebijakan Satu Peta

Nasional, Kilang Minyak dan Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang
Pesawat

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
SIARAN PERS
PAKET KEBIJAKAN EKONOMI VIII
Kebijakan Satu Peta Nasional, Kilang Minyak dan Pembebasan Bea Masuk
Suku Cadang Pesawat
Jakarta, 21 Desember 2015
Pemerintah kembali mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi VIII, Senin (21/12) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Paket kebijakan kali ini meliputi tiga hal,
yaitu kebijakan satu peta nasional (one map policy) dengan skala 1:50.000, membangun ketahanan energi melalui percepatan pembangunan dan
pengembangan kilang minyak di dalam negeri, dan insentif bagi perusahaan jasa pemeliharaan pesawat (maintenance, repair and overhoul/MRO).
Save web pages as PDF manually or automatically with PDFmyURL

Ini demi memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan mengurangi ketergantungan impor BBM. Balongan dan Dumai. “Pembangunan dan pengembangan kilang ini harus dilakukan dengan menggunakan teknologi terbaru. Karena itu. Pembangunan Kilang Minyak Perhatian pemerintah terhadap ketahanan energi juga diwujudkan dengan percepatan pembangunan dan pengembangan kilang minyak di dalam negeri. Selisih permintaan dan penawaran ini. juga akan meningkatkan keandalan informasi terkait lokasi dari berbagai aktivitas ekonomi. satu basis data dan satu geoportal untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan nasional menjadi salah satu prioritas pemerintah. kebijakan satu peta ini akan “Mempermudah dan mempercepat penyelesaian konflik tumpang tindih pemanfaatan lahan.1. Kilang baru akan dibangun di Bontang dan Tuban.9 juta barel per hari pada 2025 jika tidak ada penambahan kapasitas produksi. Basis referensi peta yang sama. Permintaan BBM yang lebih tinggi dari supply domestik saat ini akan terus semakin lebar jaraknya karena permintaan terus meningkat terutama untuk sektor transportasi. yaitu di Cilacap. Save web pages as PDF manually or automatically with PDFmyURL . Dengan terpenuhinya kebutuhan BBM dari produksi kilang dalam negeri. diharapkan dapat ditekan menjadi lebih murah. Indonesia belum melakukan pembangunan kilang minyak sejak 21tahun terakhir. maka harga jual BBM pada dunia usaha dan masyarakat. Balikpapan. kebijakan satu peta yang mengacu pada satu referensi geospasial. Pemerintah memproyeksikan produksi BBM akan meningkat dari 825 ribu barel per hari pada 2015 menjadi 1.000 sesuai rencana aksi masing-masing dengan batas akhir tahun 2019. Selain itu. perlu dibangun kilang baru dengan kapasitas 300 ribu barel per hari yang akan membantu menambal selisih permintaan dan penawaran.” kata Darmin. Kebijakan ini akan tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres). pemerintah juga akan meningkatkan (upgrade) kilang yang sudah ada. memenuhi ketentuan pengelolaan dan perlindungan lingkungan. satu standar. dan tentu saja mengutamakan penggunaan produk dalam negeri.Berbagai informasi yang dikompilasi dalam satu peta ini juga bisa dimanfaatkan untuk sejumlah simulasi. Melalui Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta ini. antara lain untuk mitigasi bencana. “Pelaksanaan pembangunan dan pengembangan kilang diintegrasikan sedapat mungkin dengan petrokimia. Kebijakan Satu Peta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasutionyang membacakan Paket Kebijakan Ekonomi VIII menyatakan. Konflik ini sulit diselesaikan karena Informasi Geospasial Tematik (IGT) saling tumpang tindih satu sama lain. Ini akan memberikan kepastian usaha. pemerintah juga akan memberikan insentif fiskal ataupun nonfiskal bagi terselenggaranya pembangunan dan pengembangan.2 – 1.” lanjutnya.” 2. penyelesaian batas daerah seluruh Indonesia. setidaknya ada empat kilang yang beroperasi dan perlu perbaikan. diperkirakan melebar hingga sekitar 1. Selain membangun kilang baru. Untuk itu.Seperti diketahui. seringkali terbentur dengan sejumlah masalah terkait pemanfaatan ruang dan penggunaan lahan. kementerian dan lembaga akan menyiapkan peta tematik skala 1:50. Sampai saat ini. Menurut Darmin.9 juta barel per hari pada 2025. pengembangan kawasan atau infrastruktur. pembangunan kilang minyak terakhir dilakukan di Balongan pada 1994 dengan kapasitas saat ini 125 ribu barel per hari.

3. Industri dalam negeri hingga saat ini belum mampu memproduksi beberapa komponen pesawat terbang. Lebih jauh.1865. sulit dimanfaatkan perusahaan jasa pemeliharaan pesawat karena tidak memberikan kepastian bagi pengadaan barang yang dibutuhkan. Insentif bagi perusahaan jasa pemeliharaan pesawat. Skema Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMTDP) yang sekarang berlaku. Juga mendorong tumbuhnya industri suku cadang dan komponen pesawat terbang dalam negeri. Karena itupemerintah memberikan insentif dalam bentuk bea masuk 0% untuk 21pos tarif terkait suku cadang dan komponen perbaikan atau pemeliharaan pesawat terbang.html Save web pages as PDF manually or automatically with PDFmyURL . pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha penerbangan nasional dalam hal pemeliharaan dan perbaikan pesawat. diharapkan kebijakan ini akan membuka ruang bagi hadirnya pengembangan kawasan usaha pemeliharaan pesawat terbang.17:11 https://www.Kalaupun ada.id/ekliping/view/siaran-pers-paket-kebijakan. Melalui kebijakan ini. 21 Desember 2015 .ekon. Padahal industri jasa pemeliharaan pesawat terbang membutuhkan kecepatan dalam proses impor suku cadang dan komponen untuk proses perbaikan dan pemeliharaan pesawat.(ekon) Senin. belum mempunyai sertifikasi Part Manufacturing Approval (PMA) dari pabrik pesawat seperti Boeing dan Airbus.go.