Anda di halaman 1dari 21

REFERAT

DERMATITIS SEBOROIK
Oleh
Oky Fredy Ana Mahdi
Pembimbing
dr. Buih A, Sp. KK
SMF ILMU KULIT KELAMIN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANGIL
KEPANITERAAN KLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA
2015

DEFINISI
Dermatitis seboroik merupakan penyakit

peradangan kulit kronis yang ditandai


dengan skuama kuning keabu-abuan
dan makula eritematosa yang berbatas
tidak terlalu jelas. Dapat disertai rasa
gatal dan terjadi di daerah seboroik.

AREA SEBOROIK

EPIDEMIOLOGI
Dermatitis seboroik ini dapat mengenai 11,6% dari
populasi umum dan lebih dari 70% pada bayi diumur 3
bulanpertama.
Angka kejadian sekitar 2%5% dari populasi dan paling
seringmengenailakilaki.
Surveydari1116anak,padasemuausiadanjeniskelamin
prevalensidaridermatitisseboroikadalah10%padalaki
lakidan9,5%padaperempuan.

ETIOLOGI DAN PATOGENESIS


Dermatitis seboroik lebih umum terjadi
pada laki-laki, kecuali pada saat bayi dan
mulai berkembang saat remaja (puber)
diperkirakan

pengaruh

dari

hormon

spesifik, terutama androgen.


Prevalensi dermatitis seboroik pada usia
tersebut

cukup

tinggi

dan

bertepatan

dengan aktivitas kalenjar sebaseus yang

PATOGENESIS YANG MASIH MENJADI


PERDEBATAN

Teori
Malassezia

Teori
Hiperprolifer
asi

Teori
Imunologi

TEORI MALASSEZIA
Malassezia merupakan flora normal pada kulit
manusia dan ditemukan 75%-98% pada kulit
normal.
Jamur ini dapat menginvasi langsung kulit melalui
mekanisme imun seperti pada dermatitis seboroik.
Jamur ini dapat menghasilkan enzim lipase dan
fosfolipid

yang

dianggap

merupakan

faktor

penting pada invasi dan penyebaran pada host.

PATOFISIOLOGI
TEORI MALASSEZIA

MALASSEZIA

GEJALA KLINIS

Pada bayi (usia 2 minggu 10 minggu)


Pada kepala (daerah frontal dan parietal) khas
disebut cradle cap, dengan krusta tebal pecahpecah dan berminyak tanpa ada dasar
kemerahan dan kurang atau tidak gatal.

Pada lokasi lain lesi tampak kemerahan atau


merah kekuningan yang tertutup skuama
berminyak dan kurang atau tidak gatal.
Pada daerah genitalia sering dalam bentuk krusta
kuning dan lesi psoriasiform.

Pada dewasa (pada usia pubertas, rata-rata pada usia


18-40 tahun, dapat padausia tua)
Umumnya gatal
Pada area seboroik, berupa makula atau plakat,
folikular, perifolikular atau papula kemerahan atau
kekuningan dengan derajat ringan sampai berat,
inflamasi, skuama dan krusta tipis sampai tebal yang
kering, basah atau berminyak.
Bercak kemerahan pada area dahi (seboroik korona),
lipatan nasolabial, alis mata dan glabella, atau
dikenal dengan butterfly.
Bersifat kronis dan mudah kambuh.

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Histopatolo
gi

KOH 1020%

Lampu
Wood

PEMERIKSAAN PENUNJANG
pemeriksaan histopatologis, pada
dermatitis seboroik didapatkan
gambaran dermatitis kronis dan
spongiosis yang lebih jelas.
Pemeriksaan KOH 10-20%, pada
dermatitis seboroik dapat tampak
spora / blastokonidia, tetapi tidak
ada hifa.
Pemeriksaan lampu Wood, pada
dermatitis seboroik fluoresen negatif

DIAGNOSIS BANDING

DEFFERENTIAL DIAGNOSA
DERMATITIS
S

PSORIASIS

TINEA KAPITIS

SEBOROIK
Pasien mengatakan gatal di

Gatal di kulit kepala, kaki dan di

Pasien mrngeluh gatal di

kepala yang berambut, kulit

lutut, pasien mengeluh timbul

kepala, rambut patah, kulit

kaku dan pecah pecah

penebalan kulit bersisik,

kepala bersisik

Makula eritematus, skuama

Makula eritema,

Tipe gray patch :Skuama,

berminyak, agak

Skuama tebal berlapis lapis

radang ringan, rambut

kekuningan, batas kurang

berwarna putih mengkilap,

keabuan, kusut dan rapuh

tegas

Tipe korion: +eritema,


pustula, krusta dan erosi

DERMATITIS SEBOROIK

Oral:

Oral:

Oral :

Kortikosteroid 2-3x/hr

prednison dosis rendah 30-60 mg (1-

Griseofulvin 500-

TappOff

2 mg/kgBB/hari)

1000mg/hr

Ketokonazole 1x200mg

metotreksat (MTX) Dosis 2,5-5

Anak: 10mg/kg/bb

topikal:

mg/hari

Ketokonasol 200mg/hr

Keratolitik

Preparat hidrokortison 1%-2,5%

topikal:

Hidrokortison krim 1%

PSORIASIS

TINEA KAPITIS

Mikonazol krim 2x/hr

PENATALAKSANAAN
Edukasi kepada pasien bahwa penyakit ini tidak
dapat sembuh total dan mudah kambuh
Sering membersihkan dengan sabun
Aktivitas di luar rumah

PENATALAKSANAAN
Kulit kepala

Minyak mineral hangat


Shampo anti dandruf
Coal tar dan keratolitik
Losio kortikosteroid

Wajah

Krim Ketoconazole 2%
Krim Hydrocortisone 1%

Badan

Zinc atau coal tar


Krim Ketoconazole 2%
Benzoil peroksida

Intertriginos
a

Krim Ketoconazole 2%
Krim Pimecrolimus 1%
Tacrolimus ointment 0,03% atau 0,1%

PENATALAKSANAAN
Sistemik

Asam retinoat
Kapsul
Itrakonazol
Tablet
Kortikosteroid
Tablet
Ketokonazol

KOMPLIKASI
Dermatitis seboroik yang meluas sampai menyerang
saluran telinga luar bisa menyebabkan otitis eksterna
yaitu radang pada saluran telinga bagian luar jika
tidak mendapatkan pengobatan yang adekuat, maka
dermatitis seboroik akan meluas ke daerah sternal,
aerola mamae, umbilikus, lipat paha, dan daerah
anogenital. Kerontokan yang berlebihan akan
menyebabkan kebotakan.

PROGNOSIS
Dermatitis seboroik dapat sembuh sendiri dan
merespon pengobatan topikal dengan baik.
Namun pada sebagian kasus yang mempunyai
faktor konstitusi, penyakit ini agak sukar untuk
disembuhkan, meskipun terkontrol.

TERIMA KASIH