Anda di halaman 1dari 7

TUGAS I

METODOLOGI PENELITIAN TEKNIK


PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SLING PUMP BENTUK KERUCUT SKALA
LABORATORIUM

Disusun Oleh:
Bhekti Dwi Saputra

: 20120130204

Hade Eka Purnama

: 20110130152

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKIK


UNIVERSITTAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2015

[1]

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SLING PUMP


BENTUK KERUCUT SKALA LABORATORIUM
Ari Wibowo 1,a , Tito Hadji Agung Santosa, S.T., M.T.1,b , Totok Suwanda.S.T.,M.T.
1

Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta


Jalan Lingkar Selatan Tamantirto, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta, Indonesia, 55183
(Naskah Diterima Bln 02, 2008; Revisi Bln 03, 2008; Diterima Bln 04, 2008)
Abstract
Sling pump is a pump of alternative renewable energy construction consists of a coil hose wrapped around the frame. At the front of
the frame there is a component that serves as a modifier propeller (conversion) river flow kinetic energy into rotation energy. The
effects of propeller rotation, causing the coil water hose merauk constantly causing compressive force and the mass flow rate of water
along the winding hose. As a result, water can move from place to place low elevation higher elevation through a delivery pipe.

Keywords: Sling pump,reneweble energy,

1. Pendahuluan
Dewasa ini, potensi energi fosil sudah mulai
menipis jumlahnya. Sifat tak terbarukan menjadi faktor
utama menipisnya jumlah energi fosil setelah dilakukan
eksploitasi besar-besaran oleh manusia. Masalah yang
muncul adalah terjadinya krisis energi secara global
yang berdampak pada mahalnya energi fosil. Krisis
energi fosil membuat manusia berusaha mencari
sumber energi baru yang dapat diperbarui dan tidak
pernah habis ketika digunakan.
Aliran sungai sebagai energi terbarukan perlu
dioptimalkan fungsinya untuk menggerakkan pompa
salah satunya sling pump. Sling pump adalah pompa
alternatif energi terbarukan yang kontruksinnya terdiri
dari lilitan selang yang melilit pada rangka. Pada
bagian depan rangka tersebut terdapat komponen
propeller yang berfungsi sebagai pengubah (konversi)
energi kinetik aliran sungai menjadi energi putaran.
Efek dari putaran propeller, menyebabkan lilitan selang
merauk air terus-menerus sehingga timbul gaya tekan
dan laju aliran massa air di sepanjang lilitan selang.
Akibatnya, air dapat berpindah dari tempat yang
elevasinya rendah ke tempat yang elevasinya lebih
tinggi melalui sebuah pipa delivery.
2.

Metode Penelitian
a. Diagram alir perancangan sling pmp
Dalam perancangan sling pump bentuk kerucut skala
Laboratorium sebagai pompa energi terbarukan,
dilakukan sesuai dengan diagram alir di bawah ini
sebagai berikut:

Gambar 1. Diagram alir perancangan sling pump skala


Laboratorium
b. Proses fabrikasi
Setelah proses perancangan dilakukan maka tahap
selanjutnya adalah proses fabrikasi.
[2]

1.

Proses pembuatan rangka sling pump


Bahan yang digunakan untuk membuat
rangka sling pump bentuk kerucut menggunakan
besi beton dengan diameter 0,8 cm yang
digunakan sebagai rangka lingkaran dan rangka
rusuk sling pump. Rangka lingkaran dibuat
sebanyak 5 buah yang ukurannya disesuaikan
dengan gambar teknik dan dikerjakan dengan
mesin roll. Sedangkan pembuatan rusukrusuknya, dikerjakan dengan cara memotong besi
beton dengan gergaji besi.
Gambar 2. Dimensi rangka sling pump

b
Gambar 3. a. Pemasangan rangka sling pump
b. Proses pelilitan selang pada
rangka sling pump
4. Pemasangan water mur dan pressure gauge.

2. Perakitan antar komponen


Setelah semua tahap pengecatan selesai,
maka komponen-komponen tersebut siap untuk di
rakit. Proses perakitan adalah proses terakhir dalam
pembuatan sling pump. Tahap-tahap perakitan antar
komponen adalah:
1. Pemasangan bak sling pump.
2. Pemasangan motor listrik dan reducer pada
dudukan.
3. Pemasangan sling pump ke rangka dudukan
dan pelilitan selang.

b
Gambar 4 a. Proses pemasangan water mur
b. Proses pemasangan pressure gauge
5. Pemasangan pipa delivery ke sling pump dan
tower delivery.

Gambar 5. Proses pemasangan pipa delivery


[3]

Seluruh komponen rangka sling pump bentuk


kerucut skala Laboratorium yang telah selesai
dirakit disajikan pada gambar berikut di bawah ini.

b
Gambar 7 a. Terdapat kebocoran pada water mur
b. Pembongkaran water mur

Pengujian kebocoran water mur pada selang terjadi


kebocoran sebanyak 60 ml-80 ml pada putaran sling pump
30-50 rpm dengan pipa delivery pada ketinggian 3 meter.
Dengan adanya kebocoran tersebut, maka dilakukan
pembongkaran water mur untuk diperbaiki. Penyebab dari
bocornya water mur tersebut adalah kurangnya pemberian
seal tape pada sambungan pipa PVC yang berukuran 1.
Hasil dari pengujian water mur ini dapat di lihat pada tabel
di bawah ini sebagai berikut
Tabel Pengujian pertama untuk mengetahui
Gambar 6 Sling pump bentuk kerucut selesai
dirakit
c. Uji kebocoran pada water mur
Setelah pemasangan seluruh komponen sling
pump, maka tahap selanjutnya adalah pengujian
kebocoran pada water mur. Jika terdapat kebocoran,
maka kembali water mur dirakit. Namun jika tidak
terdapat kebocoran, maka siap untuk dilakukan
pengujian. Untuk mengetahui pada water mur
apakah terjadi kebocoran atau tidak, maka
dilakukan pengujian.

N
o
1.
2.
3.
1.
2.
3.
1.
2.
3.

Rp
m
50

40

30

kebocoran water mur


Ld( Hd( P(b
Kebocor
m)
m)
ar)
an (ml)
0,25
60
0,25
50
6
3
0,25
60
0,15
80
0,15
70
6
3
0,15
80
0,05
80
0,05
80
6
3
0,05
80

Q(l/3
menit)
6,7
6,4
6,8
5,6
5,3
5,7
5,2
5,2
5,4

Faktor lain yang menyebabkan water mur bocor


adalah, karet sintetik tidak menyelubungi poros
sepenuhnya. Dengan demikian karet tersebut dijahit
dengan tujuan dapat menyelubungi hollow shaft
sepenuhnya. Setelah dilakukan pemasangan kembali
ternyata dengan penambahan seal tape dan
penjahitan karet sintetik tidak ditemukan adanya
kebocoran lagi pada komponen water mur.
d. Pengujian sling pump dan pengambilan data
a

Setelah proses perakitan dan pengujian


kebocoran pada water mur selesai, maka dilanjutkan
dengan tahap pengujian dan pengambilan data awal.
Data-data hasil pengujian ditampilkan pada tabel di
bawah ini.
[4]

Tabel Uji coba selang pada selang waktu 3


Tabel Uji coba selang pada selang waktu 3

N
o

R
p
m

L
d
(
m
)

H
d
(
m
)

1.
2.

50

3.
1.
2.

40

3.
1.
2.

30

3.

menit
P
V
(b
(V
ar) olt
)
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0

I(A)
W U
2

22
0
22
0
22
0
22
0
22
0
22
0
22
0
22
0
22
0

2,
3

2,
3

2,
2

2,
5

2,
5

2,
4

V
2

Q
(l/3m
enit)

N
o

L
d
(
m
)

H
d
(
m
)

1.

2,
2

2,
1

2,
1

2.

50

3.
1.

0,3
0
0,3
0
0,3

40

3.
1.

3.

30

0,3
0
0,3
0

8,4

2.

7,1

3.

7,1

1.

6,1

2.

6,9

3.

6,5

1.

5,9

2.

5,4

3.

V
2

Q
(l/3m
enit)

11
2,

2,
1

2,
3

10,6
1
11,2
8,7

0
22
0
22
0
22

0
2.

W U

22
0
22
0
22

0,3
0
0,3
0
0,3

H
d
(m
)

50

40

30

0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0
0,3
0

I(A)
W

Q
(l/3me
nit)

220
220

4,6

220

2, 2,
5
2
4
2
4,6

220

5,5

220

2,

220

2, 2,
5,8
2
4
2
7,6

220

6,4

220

2,

2,
3

2,
5

6,2

2,
2

220

6,2

Mengacu dari pengujian sling pump pada


putaran 50 rpm, dan ketinggian 3 meter maka dapat
dilakukan analisa sebagai berikut:
1. Debit aktual yang dihasilkan dari pengujian
sling pump bentuk kerucut yaitu sebagai
berikut:

Qaktual

(8,4 7,1 7,1)

l
menit

0
2.

I(A)

22
0

Ld
(m
)

5,8

menit
P
V
(b
(V
ar) olt
)
0,3

R
p
m

1.

Tabel Uji coba selang 5/8 pada selang waktu 3

R
p
m

N
o

menit
P
V
(ba (Vo
r)
lt)

2,

2,
1

2,
3

9
1
9,,2
7,5

0
22
0
22
0

2,

2,
1

2,
3

7,7
1
7,8

2,51

l
mnt

Sedangkan debit yang direncanakan adalah


sebesar:

Qteoritis 4,65

l
menit

Ternyata terjadi penurunan debit yang


dihasilkan karena tidak sesuai rencana.
Fenomena ini terjadi akibat terlalu banyak
instalasi lilitan selang yang digunakan yaitu
sebanyak 19 lilitan dan sepanjang 18 meter.
Selain itu, akibat adanya pengecilan radius
lilitan selang, terjadi muntahan balik air pada
lilitan selang pertama sehingga menyebabkan
penurunan tekanan (P) pada sisi keluaran
lilitan selang. Sesuai dengan teori bahwa
[5]

ketika head loss aliran besar, maka debit


yang dihasilkan menjadi kecil dan
sebaliknya. Dari hasil pengujian tersebut,
diperoleh efisiensi hidrolis sling pump
sebesar:

Hidrolis

2.

3.

e.

data, sedangkan setiap satu variasi putaran


mengambil data sebanyak 3 kali.
11. Langkah pengambilan data pada variasi
diameter selang dan ketinggian pipa delivery
output sama seperti pada pengujian selang .
12. Setiap pergantian variasi percobaan putaran
maupun variasi diameter selang, sling pump
harus dihentikan dengan menekan tombol OFF
pada saklar motor listrik.

Q aktual
100%
Qteoritis

2,51l / menit
100% 54%
4,65l / menit

Kebutuhan daya motor listrik relatif stabil, hal


ini dipengaruhi oleh penggunaan motor listrik 3
phase, dimana motor listrik jenis ini diberi
beban besar atau ringan jika sudah beroperasi
akan memiliki daya tetap.
Perubahan
kecepatan
putaran
tidak
mempengaruhi tekanan yang terbaca oleh
pressure gauge, hal ini karena kebutuhan untuk
menaikkan air pada ketinggian elevasi 3 meter
dibutuhkan tekanan sebesar 0,3 bar.
Cara pengoperasian
laboratorium

sling

pump

skala

Cara kerja pengoperasian alat uji dijelaskan dengan


langkah-langkah berikut :
1. Memasang rangka sling pump pada dudukan
rangka utama dengan pengencangan 6 baut
penguat.
2. Memasang selang pada rangka sling pump
dengan cara dililitkan.
3. Memasang klem pengunci lilitan selang pada
rangka sling pump yang berjumlah 8 buah.
4. Memasang puli pada poros output reducer,
pemilihan diameter puli sebaiknya diawali
untuk putaran yang tertinggi yaitu 50 rpm
dengan diameter puli 100 mm.
5. Memasang V-belt penghubung daya dan
putaran dari puli output reducer ke puli sling
pump.
6. Memasang water mur, pemilihan ketinggian
pipa delivery output sebaiknya diawali yang
tertinggi yaitu 3 m.
7. Menyiapkan gelas ukur untuk penampung debit
air hasil pemompaan sling pump dan stop
watch.
8. Setelah semua instalasi sling pump dirakit maka
dilanjutkan dengan penyalaan dengan menekan
tombol ON pada saklar motor listrik.
9. Biarkan sling pump berputar sebentar sampai
debit air keluar dari saluran pipa delivery
output setelah keluar maka diberi waktu.
10. Proses pengambilan data diawali pada variasi
putaran 50 Rpm dengan diameter pipa selang
dan ketinggian output 3 m, pengambilan
data dilakukan setiap 3 menit sekali untuk 1

f.

Kesimpulan
Dari perancangan dan pembuatan sling pump
bentuk kerucut sebagai alat uji Laboratorium dapat
ditarik kesimpulan yaitu:
1. Model sling pump bentuk tirus skala laboratorium
dengan spesifikasi:
- Ukuran diameter besar D1 = 400 mm,
diameter kecil D2 = 132 mm, panjang 500
mm, dan mempunyai berat total 92,70 N.
- Setengah sudut kemiringan kerucut rangka
sling pump adalah 150.
- Hollow shaft dengan ukuran (do) = 30 mm,
(di) = 15 mm, dan panjang 12 mm.
- Poros pejal dengan ukuran d = 30 mm, dan
panjang 580 mm
- Tipe bantalan bola alur dalam dengan kode
nominal pasaran 6006 ZZ
- Sabuk transmisi jenis V-belt untuk nomor
sabuk puli motor dan puli reducer dengan
kode pasaran A-34 panjang sabuk 864 mm,
sedangkan nomor sabuk untuk puli reducer
output dan puli sling pump dengan kode
pasaran A-36 panjang sabuk 914 mm.
- Selang lilitan jenis Elastic dengan variasi
diameter , 5/8, dan 1/2 dan panjang
setiap selang adalah 18 meter.
- Motor listrik jenis 3 phase dengan
spesifikasi nominal adalah:
Jenis
: Three Phase Asynchronouse
Motor
Voltage
: 220/380 Volt
Freq
: 50 Hz
Output
: 3Hp
Speed
: 1430 Rpm
Weight
: 28 kg
- Reducer putaran dengan skala reduksi 1 :
20, Jenis WPA 60.
- Puli dengan spesifikasi diameter setiap
variasi putaran:
Diameter motor listrik dan input reducer
= 75 mm (2,9 inch)
Untuk putaran 50 Rpm = 102 mm (4
inch)
Untuk putaran 40 Rpm = 81,6 mm (3
inch)
[6]

2.

3.

Untuk putaran 30 Rpm = 61,2 mm (2,5


inch)
- Pressure Gauge dengan skala ukuran
tekanan 0 - 2,5 bar
- Water mur dengan ukuran diameter dalam
250 mm
Pada perancangan dan pembuatan sling pump
bentuk kerucut skala Laboratorium, setengah
sudut kemiringan kerucut lebih tajam dari pada
sumber referensinya yaitu 150, apalagi ditambah
dengan konstruksi lilitan selang yang dibuat
penuh. Akibatnya berpengaruh terhadap nilai
head loss yang terjadi menjadi tinggi.
Fenomena ini
menyebabkan terjadinya
muntahan balik air pada lilitan selang yang
pertama, sehingga tekanan dan debit yang
dihasilkan sling pump menjadi kecil.
Model sling pump bentuk kerucut skala
laboratorium telah diuji coba dengan baik
sehingga dapat diteruskan pada tahap pengujian
variasi diameter selang, jumlah putaran, dan
variasi ketinggian delivery output.

g.

Daftar pustaka
Wibowo,ari . 2008. Laporan tugas akhir
:perancangan dan pembutan sling pump
berbentuk
Yogyakarta:

kerucut

skala

Universitas

laboratorium.
Muhammadiyah

Yogyakarta

[7]