Anda di halaman 1dari 20

PERMOHONAN DAN

KEPUTUSAN PAILIT

Hukum Acara yang Berlaku


Kecuali ditentukan lain dalam UndangUndang ini maka hukum acara yang
berlaku adalah Hukum Acara Perdata.
Untuk
penyelesaian
permohonan
kepailitan, hukum acara perdata yang
berlaku diterapkan pula terhadap
Pengadilan Niaga.

Syarat Permohonan Pailit


Debitor yang mempunyai dua atau lebih
Kreditor dan tidak membayar lunas
sedikitnya satu utang yang telah jatuh
waktu dan dapat ditagih, dinyatakan
pailit dengan putusan Pengadilan, baik
atas permohonannya sendiri maupun
atas permohonan satu atau lebih
kreditornya.

Berdasarkan syarat tersebut diatas, maka dapat dijelaskan sebagai


berikut:
1. Adanya Dua kreditur atau lebih (Concursus Creditorum)
Adanya persyaratan concursus creditorium adalah sebagai
bentuk konsekuensi berlakunya ketentuan Pasal 1131 Burgerlijk
Wetboek dimana rasio kepailitan adalah jatuhnya sita umum atas
semua harta benda debitor untuk kemudian setelah dilakukan rapat
verifikasi utang-piutang tidak tercapai perdamaian atau accoord,
dilakukan proses likuidasi atas seluruh harta benda debitor untuk
kemudian dibagi-bagikan hasil perolehannya kepada semua
kreditor
sesuai urutan tingkat kreditor yang telah diatur oleh
undang-undang.
Jika debitor hanya memiliki satu kreditor, maka seluruh harta
kekayaan debitor otomatis menjadi jaminan atas pelunasan utang
debitor tersebut dan tidak diperlukan pembagian secara pari passu
prorata, dan terhadap debitor tidak dapat dituntut pailit karena
hanya mempunyai satu kreditor.
Pari Passu Prorata adalah Harta kekayaan tersebut merupakan
jaminan bersama untuk para kreditor & hasilnya harus dibagikan
secara proporsional (prorata) antara mereka, kecuali jika antara para
kreditor itu ada yg menurut UU harus didahulukan dalam
menerima
pembayaran tagihannya.

2. Syarat harus adanya utang


Pengertian mengenai utang di dalam hukum kepailitan Indonesia
mengikuti setiap perubahan aturan kepailitan yang ada.
Di dalam Faillissements Verordening tidak diatur tentang pengertian
utang. Faillissements Verordening menentukan bahwa putusan
pernyataan pailit dapat dikenakan terhadap :
Pertama : setiap debitor (orang yang berutang) yang tidak mampu
membayar utangnya yang berada dalam keadaan berhenti
membayar kembali utang tersebut
Kedua
: setiap berutang yang berada dalam keadaan telah
berhenti membayar utang-utangnya
Ketiga
: setiap debitor yang berada dalam keadaan berhenti
membayar utang-utangnya.
3. Syarat adanya satu utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih
Dalam syarat ini menunjukkan bahwa adanya utang yang telah jatuh
waktu dan dapat ditagih menunjukkan bahwa kreditor sudah
mempunyai hak untuk menuntut debitor untuk memenuhi prestasinya.
Suatu utang dikatakan sebagai utang yang telah jatuh waktu atau
utang yang expired, yaitu utang yang dengan sendirinya menjadi utang
yang telah dapat ditagih. Sedangkan utang yang telah dapat ditagih
belum tentu merupakan utang yang telah jatuh waktu. Di sisi lain,
suatu utang dikatakan jatuh tempo dan dapat ditagih yaitu apabila
utang itu sudah waktunya untuk dibayar.

Permohonan Kepailitan
Setiap permohonan pernyataan kepailitan,
baik yang diajukan oleh debitur sendiri
maupun oleh pihak diluar debitur, harus
diajukan melalui seorang advokat yang
memiliki izin beracara di Pengadilan.
Permohonan Pailit dapat diajukan tanpa
memakai advokat, apabila permohonan
dimaksud diajukan oleh Kejaksaan, Bank
Indonesia, Bapepam dan Menteri Keuangan.

Permohonan Kepailitan
Diajukan

kepada Ketua Pengadilan di


wilayah hukum dimana debitor bertempat
tinggal melalui Panitera, dan panitera
mendaftarkan permohonan pernyataan
kepailitan pd tgl permohonan.
Panitera
menyampaikan permohonan
pernyataan pailit kpd Ketua Pengadilan
paling lambat 2 hari setelah tgl
permohonan
7

Pengadilan
Dalam

jangka waktu paling lambat 3 hari


setelah tgl permohonan, pengadilan
mempelajari
permohonan
dan
menetapkan hari sidang.
Sidang dilaksanakan paling lambat 20
hari setelah tgl permohonan didaftarkan.
Atas
permohonan
debitor
dan
berdasarkan alasan yg cukup, pengadilan
dpt menunda sidang paling lambat 25
hari setelah tgl permohonan didaftarkan.

Pengadilan
Wajib

memanggil memanggil Debitor, dalam


hal permohonan pernyataan pailit diajukan
oleh Kreditur, Kejaksaan, BI, Bapepam atau
Menteri Keuangan.
Dapat
memanggil
Kreditor
dlm
hal
permohonan pernyataan pailit diajukan oleh
Debitor
dan
terdapat
keraguan
bhw
persyaratan utk dinyatakan pailit.
Pemanggilan dilakukan oleh juru sita paling
lambat 7 hr sebelum hari sidang.

Keputusan Pengadilan
Permohonan

pernyataan pailit harus


dikabulkan apabila terdapat fakta atau
keadaan
yang
terbukti
secara
sederhana bahwa persyaratan utk
dinyatakan pailit.
Putusan Pengadilan atas permohonan
penyataan pailit harus diucapkan paling
lambat 60 hari stlh tgl permohonan
didaftarkan.

Sita jaminan

Selama keputusan belum diucapkan, setiap


Kreditur, Kejaksaan, BI, Bapepam atau
Menteri
Keuangan
dpt
mengajukan
permohonan:
a. Meletakan sita jaminan thd sebagian atau
seluruh kekayaan debitor.
b. Menunjukan
kurator
sementara
utk
mengawasi:
1. Pengelolaan usaha debitor dan
2. Pembayaran kpd kreditor,pengalihan atau
penganggunan kekayaan debitor yg dlm
kepailitan merupakan wewenang kurator.

Upaya Hukum

Upaya Hukum dlm perkara permohonan


kepailitan adl kasasi Ke MA,diajukan paling
lambat 8 hari setelah putusan pengadilan
diucapkan diajukan melalui Panitera Pengadilan
yg telah memutus permohonan pernyataan
pailit tsb.
Panitera wajib mengirimkan permohonan
kasasi dan memori kasasi kpd termohon kasasi.
Termohon kasisi dapat mengajukan kontra
memori kasasi kpd panitera pengadilan paling
lambat 7 hari stl termohon menerima memori
kasasi,dan panitera wajib menyampaikan kontra
memori kasasi kpd pemohon kasasi paling
lambat 14 hr stl kontra memori kasasi diterima

lanjutan
Panitera

wajib
menyampaikan
permohonan kasasi,memori kasasi dan
kontra memori kasasi beserta berkas
perkara yg bersangkutan kpd MA
paling lambat 14 hr setelah tgl
permohonan kasasi didaftarkan.

Mahkamah Agung

MA wajib memepelajari permohonan Kasasi dan


menetapkan hari sidang paling lambat 2 hr
setelah tgl permohonan Kasasi diteima MA.
Sidang atas permohonan Kasasi dilakukan paling
lambat 20 hr stl tgl permohonan kasasi diterima
MA.
Putusan Permohonan Kasasi hrs diucapkan paling
lambat 60 hr stl tgl permohonan Kasasi.
Panitera MA wajib menyampaikan salinan
putusan MA kpd Panitera pd Pengadilan Niaga
paling lambat 3 hr stl keputusan diucapkan.
Juru sita wajib menyampaikan salinan putusan
Kasasi kpd Pemohon,Termohon,Kurator dan Hakim
Pengawas paling lambat 2 hr setelah putusan
Kasasi diterima.

Setelah ada Putusan Pailit


Dalam

putusan Pailit harus diangkat


Kurator, seorang Hakim Pengawas yg
ditunjuk oleh Hakim Pengadilan.
Dalam hal debitor, kreditor atau pihak
yang
berwenang
yg
mengajukan
kepailitan tidak mengajukan usul
pengangkatan
kurator,
maka
Pengadilan
menunjuk
Balai
Harta
Peninggalan diangkat sebagai Kurator.

Kurator

Paling lambat 5 hari setelah putusan


kepailitan diterima oleh Kurator dan
Hakim Pengawas, kurator mengumumkan
dlm BNRI paling lambat 2 hr mengenai:
1. Nama,alamat dan pekerjaan Debitor.
2. Nama Hakim Pengawas.
3. Nama, alamat dan pekerjaan anggota panitia
kreditor.
4. Tempat dan waktu penyelenggaraan rapat
pertama kreditor.

Wewenang kurator
Melaksanakan

tugas kepungurusan
dan/atau pemberesan atas harta pailit,
meskipun ada pengajuan kasasi atau
peninjauan kembali.
Dalam hal putusan pernyataan pailit
dibatalkan krn kasasi ataupun PK,
segala perbuatan yg dilakukan kurator
tetap sah dan mengikat debitor.

Akibat pembatalan kepailitan


Hakim

menetapkan biaya akibat


pembatalan kepailitan dan imbalan
jasa kurator, yg dibebankan kepada
Pemohon
atau
Pemohon
dan
Debitor
dg
perbandingan
yg
ditetapkan oleh Hakim.
Perdamain yg mungkin terjadi gugur
demi hukum.

Harta pailit tidak cukup


membayar biaya kepailitan
Hakim

atas usul Hakim Pengawas dan mendengar


panitia
kreditor
sementara
jika
ada,dpt
memutuskan pencabutan putusan pernyataan
pailit.
Majelis Hakim yg memerintahkan pencabutan
pailit menetapkan biaya kepailitan dan imbalan
jasa Kurator, yg dibebankan kpd debitor.
Biaya tsb sifatnya hrs didahulukan atas utangutang yg tdk dijamin dg agunan.
Penetapan biaya tsb tidak dapat diajukan upaya
hukum.

Upaya Hukum
Terhadap

putusan
pencabutan
pernyataan pailit tsb dpt diajukan
kasasi
dan/atau
peninjauan
kembali