Anda di halaman 1dari 35

Course : Ekonomi Makro (1605EMO13)

Course : Ekonomi Makro (1605EMO13) online.uwin.ac.id Bachelor in Economics (S.E): Manajemen
Course : Ekonomi Makro (1605EMO13) online.uwin.ac.id Bachelor in Economics (S.E): Manajemen

online.uwin.ac.id

Bachelor in Economics (S.E): Manajemen

UWIN eLearning Program Session Topic: Sistem Ekonomi Indonesia Course: Ekonomi Makro By Stephanie Bangapadang, SE,

UWIN eLearning Program

Session Topic: Sistem Ekonomi Indonesia

Course: Ekonomi Makro

By Stephanie Bangapadang, SE, ME, CSRS

Content

Content • Part 1 • Part 2 • Part 3 Powered by HarukaEdu.com Sistem Ekonomi Sejarah

Part 1

Part 2

Part 3

Powered by HarukaEdu.com

Sistem Ekonomi

Sejarah Ekonomi

Sistem Ekonomi Pancasila

-1605EMO13-

Hal. 3

Part1: Sistem Ekonomi

Part1: Sistem Ekonomi

Sistem Ekonomi: Pendahuluan

Sistem Ekonomi: Pendahuluan Sistem Ekonomi sebagai Alat Mencapai Tujuan Faktor penentu keberhasilan ekonomi suatu negara:

Sistem Ekonomi sebagai Alat Mencapai Tujuan

Faktor penentu keberhasilan

ekonomi suatu negara:

Faktor1. Internal

a.

Kondisi alam & lokasi

geografis;

b.

Jumlah & kualitas SDA & SDM;

c.

Kondisi awal perekonomian;

d.

Tatanan sosial & budaya;

e.

Sistem ekonomi & politik;

f.

Peran aktif pemerintah.

Powered by HarukaEdu.com

2. Eksternal a. Perkembangan teknologi;

Kondisi

b. Perekonomian,

perdagangan & politik global;

c. Keamanan global.

Sistem ekonomi

a. Merupakan faktor yg sangat

dominan

b. Berfungsi sebagai pengatur interaksi antarsesama faktor internal lainnya.

Hal. 5

-1605EMO13-

Sistem Ekonomi: Pendahuluan (Lanjut)

Sistem Ekonomi: Pendahuluan (Lanjut) Contoh pentingnya sistem ekonomi dalam keberhasilan suatu negara: 1. Pada dekade 60

Contoh pentingnya sistem ekonomi dalam keberhasilan suatu negara:

1. Pada dekade 60 70an Jepang,

menjadi bagian dari kekuatan

ekonomi dunia walaupun SDA yg dimiliki sangat terbatas;

2. Amerika Serikat mengungguli Uni Soviet,

khususnya dalam kondisi ekonomi meskipun kedua negara memiliki SDA &

SDM yg sama, serta sama2 memulai

industrialisasi pada akhir abad ke-19.

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

• SDM yg sama, serta sama2 memulai industrialisasi pada akhir abad ke-19. Powered by HarukaEdu.com -1605EMO13-

Hal. 6

Sistem Ekonomi: Pengertian

Sistem Ekonomi: Pengertian Menurut … 1. … Dumairy (1996): Sistem ekonomi. Defn: • Suatu sistem yg

Menurut1. Dumairy (1996):

Sistem ekonomi. Defn:

Suatu sistem yg mengatur serta

menjalin hubungan ekonomi,

Antar manusia dgn seperangkat kelembagaan dalam

suatu tatanan kehidupan.

Sistem ekonomi terdiri atas

unsur2:

a. Manusia sebagai subjek;

b. Barang ekonomi sebagai objek;

c. Seperangkat kelembagaan yg mengatur &

menjalinnya (subjek & objek) dalam kegiatan berekonomi.

Powered by HarukaEdu.com

Suatu sistem ekonomi

a) Tidak berdiri sendiri.

b) Memiliki kaitan dgn sistem

lainnya:

Sistem

…Sosial
…Sosial
…Ekonomi
…Ekonomi
…Politik
…Politik

-1605EMO13-

Hal. 7

Sistem Ekonomi: Pengertian (Lanjut)

Sistem Ekonomi: Pengertian (Lanjut) 2. … Sanusi (2000): Elemen penting dari sistem ekonomi:   Sistem

2. Sanusi (2000):

Elemen penting dari sistem ekonomi:

 

Sistem ekonomi. Defn:

Suatu organisasi yg terdiri atas sejumlah lembaga atau

a.

Lembaga/pranata ekonomi;

b.

Sumber daya ekonomi;

pranata (ekonomi, sosial politik,

c.

Faktor2 produksi;

ide2) yg saling mempengaruhi

d.

Lingkungan ekonomi;

e.

Organisasi & manajemen;

…1 dgn yg lainnya yg

f.

Motivasi & perilaku pengambilan keputusan;

 

ditujukan ke arah pemecahan,

Masalah2…

g.

Proses pengambilan keputusan.

a) Produksi b) Distribusi c) Konsumsi

a) Produksi b) Distribusi c) Konsumsi

yg merupakan masalah dasar setiap perekonomian.

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 8

Sistem Ekonomi: Faktor

Sistem Ekonomi: Faktor Faktor yg mempengaruhi penerapan sistem ekonomi suatu negara: a. Sumber2 sejarah, tradisi, cita2,

Faktor yg mempengaruhi penerapan sistem ekonomi suatu negara:

a. Sumber2 sejarah, tradisi, cita2, keinginan & sikap masyarakat;

b. SDA;

c. Filsafat masyarakat;

d. Teorisasi masyarakat pada masa lalu atau masa sekarang;

e. Uji coba masyarakat dalam usaha mencari alat2 ekonomi.

atau masa sekarang; e. Uji coba masyarakat dalam usaha mencari alat2 ekonomi. Powered by HarukaEdu.com -1605EMO13-

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 9

Sistem Ekonomi: Perbedaan

Sistem Ekonomi: Perbedaan Perbedaan sistem ekonomi yg 1 dgn lainnya dapat dilihat dari: Kebebasan … a.

Perbedaan sistem ekonomi yg 1 dgn lainnya dapat dilihat dari:

Kebebasan

a. konsumen dalam memilih

barang/jasa;

b. masyarakat memilih lapangan kerja;

c. Pengaturan pemilihan/ pemakaian alat2 produksi;

d. Pemilihan usaha yg,

dimanifestasikan dalam tanggung jawab manajer;

Powered by HarukaEdu.com

Pengaturan

e. atas keuntungan usaha yg diperoleh;

f. motivasi usaha;

g. Pembentukan harga barang konsumsi & produksi;

h. Penentuan pertumbuhan

ekonomi;

i. Pengendalian stabilitas ekonomi;

j. Pengambilan keputusan;

k. Pelaksanaan pemerataan

kesejahteraan.

-1605EMO13-

Hal. 10

Sistem Ekonomi: Jenis

Sistem Ekonomi: Jenis Sistem ekonomi dibagi menjadi: Sistem ekonomi … 1. Kapitalis/liberal; 2. Sosialis; 3. Campuran.

Sistem ekonomi dibagi menjadi:

Sistem ekonomi1. Kapitalis/liberal; 2. Sosialis;

3. Campuran.

Sistem Ekonomi1. Kapitalis

a.

Defn:

Sistem ekonomi di mana,

kekayaan yg produktif terutama dimiliki secara

pribadi & produksi terutama dilakukan utk dijual.

b.

Ciri sistem ekonomi kapitalis:

1) Hak milik pribadi; 2) Kebebasan berusaha & kebebasan memilih;

Powered by HarukaEdu.com

3) Motif kepentingan diri sendiri;

4) Persaingan bebas; 5) Harga ditentukan oleh mekanisme pasar;

6) Peranan pemerintah terbatas,

yakni:

Melindungi

a) negara dari ancaman/ serangan negara lainnya;

b) masyarakat dari ketidakadilan

atau penindasan anggota masyarakat lainnya;

c) Mendirikan & memelihara,

institusi atau sarana umum yg

tidak dapat dibuat oleh

perorangan karena keuntungan

yg dihasilkan

terlalu kecil atau tidak dapat

menutupi biayanya.

Hal. 11

-1605EMO13-

Sistem Ekonomi: Jenis (Lanjut)

Sistem Ekonomi: Jenis (Lanjut) 2. … Sosialis a. Defn: • Sistem ekonomi di mana pasar, •

2. Sosialis

a.

Defn:

Sistem ekonomi di mana pasar,

harus dikendalikan melalui

perencanaan terpusat.

b.

Sistem ekonomi sosialis dapat dibagi dalam subsistem:

Sistem ekonomi

1) …Komando

Di mana seluruh unit ekonomi,

baik produsen, konsumen maupun pekerja, tidak diperkenankan

mengambil keputusan secara

sendiri2 yg menyimpang dari komando otoritas tertinggi.

Powered by HarukaEdu.com

2) …Sosialisme demokrat

Di mana kebebasan individu diakui, namun

peran pemerintah lebih besar.

c.

Ciri sistem ekonomi sosialisme

demokrat:

1) Kebebasan individu & kebijakan perlindungan usaha;

2) Prinsip2 kemerataan sosial;

3) Kebijakan siklus bisnis & kaitannya dgn pertumbuhan ekonomi;

2) Prinsip2 kemerataan sosial; 3) Kebijakan siklus bisnis & kaitannya dgn pertumbuhan ekonomi; Hal. 12 -1605EMO13-

Hal. 12

-1605EMO13-

Sistem Ekonomi: Jenis (Lanjut)

Sistem Ekonomi: Jenis (Lanjut) Kebijakan … 4) … pertumbuhan, • menciptakan kerangka hukum & • prasarana

Kebijakan

4) pertumbuhan,

menciptakan kerangka hukum &

prasarana sosial yg terkait dgn

pembangunan ekonomi;

5) struktural; 6) Konformitas pasar & persaingan.

3. Campuran

a. Defn:

Sistem ekonomi di mana kekuasaan serta,

kebebasan berjalan secara

bersamaan walau dalam kadar

yg berbeda2.

Powered by HarukaEdu.com

b. Dalam sistem ekonomi campuran,

adanya campur tangan pemerintah terutama utk,

1) Mengendalikan pertumbuhan

ekonomi, 2) Mencegah adanya konsentrasi yg,

terlalu besar di tangan individu atau swasta,

3) Melakukan stabilisasi perekonomian, 4) Mengatur tata tertib, serta

5) Membantu kelompok ekonomi

lemah.

Hal. 13

-1605EMO13-

Part2: Sejarah Ekonomi

Part2: Sejarah Ekonomi

Sejarah Ekonomi: Masa Penjajahan Belanda & Masa Orde Lama

Ekonomi: Masa Penjajahan Belanda & Masa Orde Lama Ekonomi Indonesia Masa …   1. … Penjajahan

Ekonomi Indonesia Masa

 

1. Penjajahan Belanda

2. Orde Lama

 

a. Sistem ekonomi yg pernah,

a.

Sistem ekonomi yg,

diterapkan selama masa

diterapkan selama masa orde lama adalah

penjajahan Belanda:

Sistem1) Merkantilisme

 

sistem ekonomi komando

(1600-1800);

(1945-1966).

2) Monopoli

(1830-1870);

 

3) Kapitalis Liberal (1870-1945).

b.

Dampak sistem ekonomi komando:

b. Dampak sistem ekonomi

1) Perekonomian Indonesia tidak

kolonial Belanda:

berjalan mulus; 2) Ketidakstabilan politik dalam negeri.

 

1) Kemelaratan rakyat Indonesia; 2) Melahirkan budaya cocok

tanam, sistem uang, & budaya

 

industri.

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 15

Sejarah Ekonomi: Ringkasan

Sejarah Ekonomi: Ringkasan Ringkasan kondisi ekonomi Indonesia pada masa orde lama: Pada tahun … 1. 1950an

Ringkasan kondisi ekonomi

Indonesia pada masa orde lama:

Pada tahun

1. 1950an, pertumbuhan output agregat menurun secara

signifikan. 2. 1960an, ekonomi nyaris

mengalami stagflasi selama tahun 1965-1966.

3. 1966, hiperinflasi mencapai

650%.

4. 1959-1965 perubahan kabinet selama masa,

demokrasi parlementer

mempengaruhi kebijakan2 yg

diambil pada masa tersebut.

Powered by HarukaEdu.com

5. Keterbatasan faktor produksi,

seperti orang dgn tingkat

kewirausahaan &

kapabilitas manajemen yg tinggi, tenaga kerja dgn

pendidikan &

keterampilan yg tinggi, dana,

teknologi, &

kemampuan pemerintah.

dgn pendidikan & • keterampilan yg tinggi, dana, teknologi, & • kemampuan pemerintah. Hal. 16 -1605EMO13-

Hal. 16

-1605EMO13-

Sejarah Ekonomi: Perubahan

Sejarah Ekonomi: Perubahan Perubahan kabinet & kebijakan ekonomi orde lama: c. … Sukiman (April 1951 –

Perubahan kabinet & kebijakan ekonomi orde lama:

c.

Sukiman (April 1951 Februari

1952)

Kabinet

Nasionalisasi De Javasche Bank

a.

Hatta (Desember 1949 September 1950)

menjadi Bank Indonesia &

penghapusan sistem kurs berganda.

 

Reformasi moneter melalui,

devaluasi mata uang nasional

 

pada saat itu (gulden) &

d.

Wilopo (April 1952 Juli

pemotongan uang sebesar 50% atas semua uang kertas yg beredar.

1953)

Kebijakan anggaran,

berimbang dalam Anggaran

 

Pendapatan & Belanja Negara

b.

Natsir (September 1950 Maret 1951)

(APBN).

Perumusan perencanaan,

e.

Ali I (Agustus 1953 Juli

pembangunan ekonomi utk

1955)

pertama kalinya.

Pembatasan impor &

 

kebijakan uang ketat.

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 17

Sejarah Ekonomi: Perubahan

Sejarah Ekonomi: Perubahan f. … Burhanuddin (Agustus 1955 – Maret 1956) Liberalisasi impor & kebijakan uang

f. Burhanuddin (Agustus 1955 Maret 1956)

Liberalisasi impor & kebijakan uang ketat.

g. Ali II (April 1956 Maret 1957)

Rencana pembangunan 5 tahun 1956 1960.

h. Djuanda (Maret 1957 Agustus 1959)

Nasionalisasi perusahaan Belanda .

 

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (1951 1966)*

No

Tahun

Indeks (1951 = 100)

% Perubahan

1

1951

100,0

-

2

1952

103,8

3,8

3

1953

126,8

22,1

4

1954

128,6

1,4

5

1955

133,4

3,7

6

1956

136,4

2,2

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 18

Sejarah Ekonomi: Perubahan (Lanjut)

Sejarah Ekonomi: Perubahan (Lanjut)   Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (1951 – 1966)*     No Tahun
 

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (1951 1966)*

   

No

Tahun

Indeks (1951 = 100)

% Perubahan

7

1957

144,4

5,8

8

1958

152,0

5,3

9

1959

149,1

(1,9)

10

1960

146,8

(1,5)

11

1961

149,4

1,7

12

1962

145,3

(2,7)

13

1963

141,4

(2,7)

14

1964

144,7

2,4

15

1965

145,5

0,5

16

1966

146,4

0.6

Sumber: Tulus Tambunan (2006)

 

*

1951-1957 diukur dgn Pendapatan Nasional Bruto &

 

1958-1966 diukur dgn Produk Domestik Bruto

 

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 19

Sejarah Ekonomi: Perubahan (Lanjut)

Sejarah Ekonomi: Perubahan (Lanjut)   Perkembangan Inflasi & JUB 1955 - 1966 No Tahun Indeks (1954
 

Perkembangan Inflasi & JUB 1955 - 1966

No

Tahun

Indeks (1954 = 100)

JUB (Juta Rupiah)

1

1955

135

12,20

2

1956

133

13,40

3

1957

206

18,90

4

1958

243

29,40

5

1959

275

34,90

6

1960

330

47,90

7

1961

644

67,60

8

1962

1.648

135,90

9

1963

3.770

263,40

10

1964

8.870

675,10

11

1965

61.400

2.582,00

12

1966

152.500

5.593,40

Sumber: Tulus Tambunan (2006)

 

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 20

Sejarah Ekonomi: Perubahan (Lanjut)

Sejarah Ekonomi: Perubahan (Lanjut)   Saldo APBN 1955 – 1965 (Juta Rupiah)   No Tahun Pendapatan
 

Saldo APBN 1955 1965 (Juta Rupiah)

 

No

Tahun

Pendapatan

Pengeluaran

Saldo

1

1955

14

16

(2)

2

1956

18

21

(3)

3

1957

21

26

(5)

4

1958

23

35

(12)

5

1959

30

44

(14)

6

1960

50

58

(8)

7

1961

62

88

(26)

8

1962

75

122

(47)

9

1963

162

330

(168)

10

1964

283

681

(398)

11

1965

923

2.526

(1.603)

Sumber: Tulus Tambunan (2006)

 

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 21

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru 3. … Orde Baru a. Sistem ekonomi yg diterapkan selama masa

3. Orde Baru

a. Sistem ekonomi yg diterapkan

selama masa orde baru adalah,

sistem ekonomi pasar bebas atau ekonomi demokrasi (sejak

1966).

b. Langkah utama yg ditempuh pada masa orde baru:

1) Menjalin hubungan baik dgn

pihak Barat,

Indonesia kembali menjadi anggota Perserikatan Bangsa2 (PBB) &

lembaga dunia lainnya, seperti

Bank Dunia & IMF.

Powered by HarukaEdu.com

2) Pemulihan stabilitas ekonomi, sosial, & politik dgn tujuan

utk

menekan inflasi, mengurangi defisit keuangan pemerintah,

meningkatkan kembali produksi,

termasuk ekspor yg sempat

mengalami stagnasi pada masa orde lama.

kembali produksi, • termasuk ekspor yg sempat mengalami stagnasi pada masa orde lama. Hal. 22 -1605EMO13-

Hal. 22

-1605EMO13-

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru (Lanjut)

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru (Lanjut) 3) Menyusun rencana pembangunan 5 tahun (repelita), • secara bertahap

3) Menyusun rencana pembangunan 5 tahun

(repelita),

secara bertahap dgn tujuan pembangunan ekonomi jangka panjang adalah

meningkatkan kesejahteraan

masyarakat melalui proses

industrialisasi dalam skala besar, serta

pemerataan pertumbuhan

ekonomi.

skala besar, serta • pemerataan pertumbuhan ekonomi. Powered by HarukaEdu.com c. Dampak sistem ekonomi pasar

Powered by HarukaEdu.com

c. Dampak sistem ekonomi pasar

bebas:

1) Pertumbuhan ekonomi yg,

relatif lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi

negara sedang berkembang lainnya;

2) Penghasilan ekspor yg,

meningkat, khususnya dari

ekspor minyak;

Peningkatan3) pinjaman luar negeri;

4) penanaman modal asing

Hal. 23

-1605EMO13-

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru (Lanjut)

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru (Lanjut)   PDB & Laju Pertumbuhan Per Tahun: 1969 -1990  
 

PDB & Laju Pertumbuhan Per Tahun: 1969 -1990

   
   

PDB (triliun)

Laju Pertumbuhan (%)

 

No

Tahun

 

Harga

 

Berlaku

Konstan

Berlaku

Konstan

1

1969

2,7

4,8

   

2

1970

3,2

5,2

19,1

7,5

3

1971

3,7

5,6

13,4

7,0

4

1972

4,6

6,1

24,3

9,4

5

1973

6,8

6,8

48,0

11,3

6

1974

10,7

7,3

58,6

7,6

7

1975

12,6

7,6

18,1

5,0

8

1976

15,5

8,2

22,3

6,9

9

1977

19,0

8,9

23,1

8,9

10

1978

22,8

9,6

19,5

7,7

11

1979

32,0

10,2

40,8

6,3

12

1980

45,5

11,2

41,9

9,9

13

1981

54,0

12,1

18,9

7,9

14

1982

59,6

12,3

10,4

2,2

Powered by HarukaEdu.com

 

-1605EMO13-

Hal. 24

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru (Lanjut)

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru (Lanjut)   PDB & Laju Pertumbuhan Per Tahun: 1969 -1990  
 

PDB & Laju Pertumbuhan Per Tahun: 1969 -1990

 
   

PDB (triliun)

   

Laju Pertumbuhan (%)

No

Tahun

 

Harga

 

Berlaku

Konstan

Berlaku

Konstan

15

1983

77,6

12,8/77,6*

 

30,2

4,2

16

1984

89,9

83,0

 

15,8

7,0

17

1985

97,0

85,1

 

7,9

2,5

18

1986

102,7

90,1

 

5,9

5,9

19

1987

124,8

94,5

 

21,6

4,9

20

1988

142,0

99,9

 

13,8

5,8

21

1989

162,6

104,5

 

14,5

7,5

22

1990

188,5

112,4

 

15,9

7,2

Sumber: Tulus Tambunan (2006)

 

*

tahun sebelumnya atas dasar harga 1973 &

 

tahun setelahnya atas dasar harga 1983

 

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 25

Sejarah Ekonomi: Indonesia Masa Transisi

Sejarah Ekonomi: Indonesia Masa Transisi 4. … Transisi Ringkasan ekonomi Indonesia pada masa transisi: a. Pada

4. Transisi

Ringkasan ekonomi Indonesia

pada masa transisi:

a. Pada tahun 1997,

terjadi krisis nilai tukar Rupiah

terhadap Dolar AS.

Kebijakan yg ditempuh

b.

…Bank Indonesia adalah,

memperlebar rentang

intervensi mata uang Rupiah

sebanyak 4 kali.

c.

pemerintah adalah,

menunda pelaksanaan

proyek2 berdana besar utk

mengimbangi anggaran belanja negara yg

Powered by HarukaEdu.com

terpengaruh oleh perubahan

nilai Rupiah.

d.

Pemerintah Indonesia mulai,

menggunakan paket bantuan IMF dgn syarat2 pelaksanaan

kebijakan fiskal &

moneter, restrukturisasi sektor keuangan, &

reformasi struktural yg

disyaratkan dalam nota

kesepakatan.

e.

Pada tahun 1998,

krisis mata uang Rupiah

menjadi krisis ekonomi di Indonesia.

Hal. 26

-1605EMO13-

Sejarah Ekonomi: Indonesia Masa Reformasi

Sejarah Ekonomi: Indonesia Masa Reformasi 5. … Reformasi Ringkasan ekonomi Indonesia pada masa reformasi: Pemerintahan

5. Reformasi

Ringkasan ekonomi Indonesia

pada masa reformasi:

Pemerintahana. Abdurrahman Wahid

(Oktober 1999 Juli 2001)

Kebijakan pemerintah masa ini

dianggap kontroversial & inkosisten, antara lain

pembebasan pajak atas

pinjaman luar negeri & hibah,

sehingga menimbulkan kekhawatiran kondisi sosial &

politik, meskipun beberapa

indikator makro mengalami

perbaikan.

Powered by HarukaEdu.com

b. Megawati (Agustus 2001

Oktober 2004)

Kebijakan yg ditempuh,

antara lain pada bidang politik dgn mengesahkan UU

terkait pemilu,

mengamandemen UUD 1945

agar sesuai dgn perkembangan zaman,

mengesahkan UU otonomi

daerah.

dgn perkembangan zaman, • mengesahkan UU otonomi daerah. Abdurrahman Wahid (1940-2009) Presiden Indonesia ke-4 Hal.

Abdurrahman Wahid

(1940-2009)

Presiden Indonesia ke-4

Hal. 27

-1605EMO13-

Sejarah Ekonomi: Masa Reformasi (Lanjut)

Sejarah Ekonomi: Masa Reformasi (Lanjut) c. … Susilo Bambang Yudhoyono • Indonesia menjadi, • pengimpor BBM

c. Susilo Bambang Yudhoyono

Indonesia menjadi,

pengimpor BBM terbesar di Asia di tengah kenaikan harga minyak dunia &

melemahnya nilai tukar Rupiah

terhadap Dolar AS.

Kebijakan yg ditempuh

pemerintah adalah mengurangi

subsidi BBM.

Kebijakan ini kemudian mengurangi pertumbuhan

ekonomi &

kesempatan kerja, serta meningkatkan kemiskinan.

Powered by HarukaEdu.com

serta meningkatkan kemiskinan. Powered by HarukaEdu.com Megawati Soekarnoputri • Presiden Indonesia ke 5 •

Megawati Soekarnoputri

Presiden Indonesia ke 5

Presiden Wanita Indonesia Pertama

Ketua Umum PDI

5 • Presiden Wanita Indonesia Pertama • Ketua Umum PDI Susilo Bambang Yudhoyono • Presiden Indonesia

Susilo Bambang

Yudhoyono

Presiden Indonesia ke 6

Hal. 28

-1605EMO13-

Sejarah Ekonomi: Masa Reformasi (Lanjut)

Sejarah Ekonomi: Masa Reformasi (Lanjut) Perkembangan Indikator Ekonomi Indonesia Sejak Krisis Ekonomi 1998-2005 No

Perkembangan Indikator Ekonomi Indonesia Sejak Krisis Ekonomi 1998-2005

No

Tahun

A

B

C

D

E

F

G

1

1998

(13,1)

96

977

(8,6)

(34,4)

21,5

4,3

2

1999

0,8

140

694

(0,4)

(12,2)

24,7

4,1

3

2000

4,9

166

742

27,7

39,6

28,6

4,8

4

2001

3,8

164

697

(9,3)

(7,6)

25,4

4,2

5

2002

4,3

200

948

5,0

15,1

23,5

3,9

6

2003

4,9

239

1.117

8,4

10,9

24,6

3,4

7

2004

5,1

258

1.191

12,0

27,8

21,2

1,1

8

2005

5,6

272

1.240

10,0

2,7

17,3

0,6

Sumber: Tulus Tambunan (2006)

 

Keterangan Kolom:

A = Pertumbuhan PDB (%)

B = PDB Nominal (miliar US$)

C = PDB Per Kapita (US$)

D = Pertumbuhan Ekspor (%)

Powered by HarukaEdu.com

E = Pertumbuhan Impor (%)

F = Neraca Perdagangan (miliar US$)

G = Transaksi Berjalan (% PDB)

-1605EMO13-

Hal. 29

Part3: Sistem Ekonomi Pancasila

Part3: Sistem Ekonomi Pancasila

Sistem Ekonomi: Pancasila & Ciri2

Sistem Ekonomi: Pancasila & Ciri2 Sistem Ekonomi Pancasila Ciri2 sistem ekonomi Pancasila: 1. Perekonomian

Sistem Ekonomi Pancasila

Ciri2 sistem ekonomi Pancasila:

1. Perekonomian disusun sebagai,

Sejak masa Orde Baru,

usaha bersama berdasar

sistem ekonomi Indonesia

atas asas kekeluargaan;

 

adalah…

 

Sistem ekonomi

2.

Cabang2 produksi yg penting,

Demokrasi atau

bagi negara & yg menguasai hajat hidup orang banyak

Pancasila.

 
 

dikuasai oleh negara;

Landasan sistem ekonomi

 

Pancasila:

 

3.

Bumi & air & kekayaan alam yg terkandung di dalamnya,

Landasan

a.

Idiil:

Pancasila;

dikuasai oleh negara &

b. Konstitusional: UUD 1945;

dipergunakan utk sebesar2

c.

Operasional: GBHN.

kemakmuran rakyat;

Powered by HarukaEdu.com

 

-1605EMO13-

Hal. 31

Sistem Ekonomi: Ciri2 (Lanjut)

Sistem Ekonomi: Ciri2 (Lanjut) 4. Sumber2 kekayaan & 6. Hak milik perorangan diakui & • keuangan

4.

Sumber2 kekayaan &

6. Hak milik perorangan diakui &

keuangan negara digunakan

pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dgn

kepentingan masyarakat;

utk permufakatan lembaga2 perwakilan rakyat,

serta pengawasan terhadap

 

kebijakan ada pada

7.

Potensi, inisiatif, & daya kreasi,

lembaga2 perwakilan rakyat;

setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya

 

dalam batas2 yg tidak

5.

Warga negara memiliki,

merugikan kepentingan umum;

kebebasan dalam memilih

 

pekerjaan yg dikehendaki,

8.

Fakir miskin & anak2 terlantar dipelihara oleh negara.

serta mempunyai hak akan

pekerjaan &

 

penghidupan yg layak;

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 32

Sistem Ekonomi: Peran & Pelaku

Sistem Ekonomi: Peran & Pelaku Peran pemerintah dalam perekonomian: Sebagai … a. Pelaku kegiatan ekonomi; b.

Peran pemerintah dalam

perekonomian:

Sebagai

a. Pelaku kegiatan ekonomi;

b. Pengatur kegiatan ekonomi.

Pelaku ekonomi dalam sistem

ekonomi Pancasila:

Badan Usaha Milik

a. Negara

b. Swasta;

c. Koperasi.

Powered by HarukaEdu.com

Pancasila: Badan Usaha Milik … a. … Negara b. … Swasta; c. Koperasi. Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 33

Sistem Ekonomi: Perbedaan BUMN, BUMS & Koperasi

Sistem Ekonomi: Perbedaan BUMN, BUMS & Koperasi No Keterangan BUMN BUMS Koperasi 1 Pendiri

No

Keterangan

BUMN

BUMS

Koperasi

1

Pendiri

Pemerintah & DPR dgn UU

Pemilik modal swasta

Para anggota yg setuju

2

Modal

Negara

Perorangan

Simpanan

anggota

   

Tergantung

Tergantung

 

3

Daya Tahan

keuangan

negara

perkembangan

pasar

Partisipasi anggota &

kejujuran

pengurus

   

a. Etatisme

 

a. Campuran kolektivisme & b. Individualisme

4

Kecenderungan

(terpimpin),

b. Sosialisme

a. Individualisme,

b. Kapitalisme

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 34

Course : Ekonomi Makro (1605EMO13)

Course : Ekonomi Makro (1605EMO13) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by
Course : Ekonomi Makro (1605EMO13) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by

online.uwin.ac.id

Associate Partners :

Powered by HarukaEdu.com

Powered by HarukaEdu.com

(1605EMO13) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by HarukaEdu.com -1605EMO13- Hal. 35

-1605EMO13-

(1605EMO13) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by HarukaEdu.com -1605EMO13- Hal. 35
(1605EMO13) online.uwin.ac.id Associate Partners : Powered by HarukaEdu.com Powered by HarukaEdu.com -1605EMO13- Hal. 35
Hal. 35
Hal. 35