Anda di halaman 1dari 5

BAB IV

ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN


A. BENTUK USAHA
Bentuk usaha yang kami tawarkan yaitu Agen Perjalanan Wisata usaha
Pariwisata, adalah usaha yang menyediakan barang dan/atau jasa bagi pemenuhan
kebutuhan wisatawan dan penyelenggaraan pariwisata. merupakan badan usaha yang
menyelenggarakan usaha perjalanan yang bertindak sebagai perantara didalam menjual
dan atau mengurus jasa untuk melakukan perjalanan.
B. JENIS USAHA
Jenis usahanya adalah berupa Badan Usaha Jasa yang dalam
kegiatan
usahanya bergerak dalam bidang jasa,atau memberikan suatu pelayanan kepada
masyarakat. Perusahaan jasa adalah perusahaan yang mempunyai kegiatan utama
memberikan pelayanan, kemudahan, dan kenyamanan kepada masyarakat untuk
memperlancar aktivitas produksi maupun konsumsi. Jasa yang dihasilkan bersifat abstrak
tapi bisa dirasakan manfaatnya oleh konsumen.
Sebuah perusahaan jasa mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a) Jasa yang dihasilkan bersifat abstrak.
Salah satu ciri penting dari perusahaan jasa adalah keabstrakan dari jasa yang dihasilkan.
Namun walaupun abstrak, jasa ini bisa dirasakan manfaatnya oleh para konsumen.
Contoh: Jasa seorang dokter.
b) Jasa yang diberikan tidak seragam
Dalam pelayanan jasa masing-masing konsumen bisa memperoleh jenis pelayanan yang
berbeda antara dengan yang lain. Misalnya dalam suatu bengkel, teknisi bengkel akan
memperbaiki mobil di mana ditemukan kerusakan. Bila mobil Amir yang rusak adalah
bagian kemudi maka bagian yang diperbaiki, bila mobil Banu rusak di bagian kopling
maka bagian koplinglah mobil Banu di perbaiki.
c) jasa yang dihasilkan tidak dapat disimpan
Berbeda dengan barang yang apabila dalam penggunaannya masih tersisi maka sisanya
akan bisa disimpan untuk dapat digunakan di masa yang akan datang, sedangkan jasa
tidak dapat disimpan. Sekali dibeli maka akan segera habis penggunaannya, tapi tidak
bisa disimpan untuk penggunaan berikutnya. Contoh tiket kereta api, sekali dibeli maka
harus diperbaiki, jika tidak dipakai pada tanggal yang tercantum, maka tiket tersebut
tidak berlaku lagi.

C. STUKTUR ORGANISASI

D. ANALISIS JABATAN
1. Direktur Utama
sebagai koordinator, komunikator, pengambil keputusan, pemimpin, pengelola dan
eksekutor dalam menjalankan dan memimpin perusahaan.
2. Manager Marketing

Membuat Tujuan Jangka pendek yang berkaitan dengan pemasaran produk

Melakukan market survey untuk pengembangan produk dan pasarnya.

Menciptakan hubungan baik dengan pelanggan melalui pelayanan dan after sales service.

Membuat laporan kegiatan pemasaran dan menyampaikan kepada direksi.

Bekerja sama dengan bagian keuangan dalam penagihan piutang.

3. Manager Keuangan
Merencanakan, menganggarkan, memeriksa, mengelola, dan menyimpan dana yang
dimiliki oleh perusahaan. Seorang manajer keuangan bertanggung jawab penuh pada keuangan
perusahaan dan mengambil keputasan penting dalam suatu investasi dan pembelanjaan
perusahaan.

4. Adiministrasi Keuangan
Melaksanakan kegiatan administrasi keuangan perusahaan (jurnal entry sampai dengan
arsip dokumen) untuk menjamin kelancaran, keakuratan dan ketertiban administrasi keuangan
perusahaan.
5. Manager Operasi
Mempunyai tugas untuk optimalisasi operasional armada Dirodain trevel. Menyusun
program kerja tahunan, menengah dan panjang untuk pelaksanaan tugasnya, manager
operasional menyelanggarakan fungsi :
Penyusunan program kerja tahunan,menengah dan panjang operasional armada sesuai dengan
visi,misi,moto dan strategi. Menyusun laporan bulanan ,triwulan maupun tahunan pelaksanaan
tugas sesuai dengan program kerja tahunan.

E. LEGALITAS USAHA

Domisili Perusahaan
sesuai namanya adalah surat yang menyatakan domisili seseorang atau suatu
badan usaha. Surat keterangan domisili dibutuhkan untuk mengurus berbagai dokumen
legal lainnya seperti SIUP, Tanda Daftar Perusahaan, NPWP, dan untuk mengurus usaha
perdagangan lainnya.Surat keterangan domisili bisa dibuat di kantor kelurahan atau
kantor kecamatan. Tidak ada sanksi atas tidak adanya surat keterangan domisili ini, tetapi
untuk pengurusan izin lain, jika tidak ada surat keterangan ini akan terhambat. Hingga
surat ini mutlak dibutuhkan jika kita akan mengurus berbagai perizinan, terutama untuk
membuka suatu usaha.

NPWP Perusahaan
Nomor Pokok Wajib Pajak biasa disingkat dengan NPWP adalah nomor yang
diberikan kepada wajib pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang
dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan
hak dan kewajiban perpajakannya.

NPWP person pemegang saham


NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) perseorangan adalah nomor yang diberikan kepada
wajib pajak yang mempunyai sham perusahaan sebagai sarana dalam administrasi
perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak
dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.Wajib pajak yang telah memenuhi
syarat subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan
berdasarkan sistem self assessment, wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat
Jenderal Pajak untuk dicatat sebagai wajib pajak dan sekaligus untuk mendapatkan
NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Akte pendirian khusus Travel


Akta Pendirian adalah sebuah ungkapan yang artinya Keterangan tertulis notaris atau
pejabat yang berwenang mengenai anggaran dasar pendirian suatu perusahaan,
perkumpulan, dll. Keterangan tertulis notaris atau pejabat yang berwenang mengenai
anggaran dasar pendirian suatu perusahaan, perkumpulan, dll diistilahkan sebagai Akta
Pendirian. Jadi arti Akta Pendirian adalah Keterangan tertulis notaris atau pejabat yang
berwenang mengenai anggaran dasar pendirian suatu perusahaan, perkumpulan, dll. Kata
Istilah Akta Pendirian merupakan ungkapan resmi dalam Bahasa Indonesia.

Surat Izin Tempat Usaha SIUP


SIUP adalah Izin Usaha yang dikeluarkan Instansi Pemerintah melalui Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan. SIUP
digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha dibidang Perdagangan Barang/Jasa di
Indonesia sesuai dengan KLUI Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia.

Surat Izin Usaha Pariwisata


Surat Izin Usaha Pariwisata mempunyai dasar hukum sebagai berikut
1. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan
2. Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan
Perizinan ini diajukan secara tertulis oleh penguhasa kepada walikota setempat.

SIUP Surat Izin Tetap atau Sementara dari Dinas Pariwisata Pemda Setempat
untuk menjadi Anggota ASITA
SIUP (Surat Izin Usaha Pariwisata ) -Surat Izin Sementara / Tetap dariDinas
Pariwisata Pemda Setempat menjadi Anggota ASITA adalah surat ijin yang di keluarkan
oleh dinas pariwisata setempat Terdapat 2 jenis Keanggotaan ASITA yaitu keanggotaan
penuh (Full Member) dan keanggotaan peserta (Associate Member).