Anda di halaman 1dari 4

ABSTRAK

Obat anti retroviral adalah obat yang bekerja menghambat replikasi retro virus dengan
berbagai cara. Penggolongan antiretroviral adalah berdasarkan cara kerja obat-obat
tersebut dalam hal menghambat replikasi virus, yaitu pada HIV-1 atau HIV-2. Ritonavir
adalah obat anti HIV yang pada awalnya didesain untuk mengobati HIV dengan
pemberian tunggal dan dosis yang besar, tetapi pada perjalannya lebih banyak dipakai
sebagai booster untuk obat antiretroviral lainnya. Efek booster yang terjadi yaitu
bertambahnya kemampuan obat antiretroviral kedua dan seterusnya melawan HIV atau
dengan kadar ritonavir yang subterapi dapat meningkatkan kadar obat antiretroviral
dengan mekanisme inhibisi pada isozim-isozim sitokrom 450. Penemuan obat baru yang
juga bekerja sebagai booster antiretroviral ternyata tidak memiliki aktivitas antiviral.

Kata kunci: antiretroviral, ritonavir, sitokrom450, efek booster


Pendahuluan

Hanya manusia dan simpanse yang merupakan hospes dari Virus HIV-1 dan HIV-2.
Virus tersebut dapat menginfeksi dengan cara meleburkan dirinya ke dalam sel-sel
hospes, setelah terlebih dahulu melakukan penetrasi ke dalam sel tubuh hospes.
Mekanisme virus untuk dapat masuk ke dalam sel dan cara virus melakukan replikasi
adalah dasar untuk melakukan penghentian atau pemusnahan terhadap virus tersebut.
Karena mekanisme kerjanya berbeda-beda, maka obat antiretroviral dibedakan atas
beberapa golongan.
Ritonavir adalah antiretroviral yang termasuk penghambat protease. Pada awalnya
didesain sebagai obat tunggal dan dosis besar, tetapi menimbulkan efek samping yang
banyak dan menganggu. Karena kemampuannya menghambat metabolisme CYP450,
dasar kerja inilah yang dipakai sebagai booster untuk obat antiretroviral lainnya. Dengan
dosis subterapi ritonavir dapat meningkatkan aktivitas antiretroviral lain yang diberikan
bersamaan
DAFTAR ISI

Patogenesis Penyakit HIV..................................................................................................1


Prinsip Kerja Kemoterapi HIV...........................................................................................3
Obat yang Digunakan untuk Mengatasi Infeksi HIV.........................................................4
Ritonavir............................................................................................................................11
Ritonavir sebagai Booster..................................................................................................12
Penelitian Terbaru Ritonavir-booster.................................................................................13
Obat-obat Baru yang Berperan Sebagai Booster...............................................................19
Kesimpulan........................................................................................................................20
Daftar Pustaka....................................................................................................................21
Kesimpulan
1. HIV dapat diobati dengan cara mencegah replikasi virus RNA HIV dalam sel
dengan menggunakan antiretroviral
2. Pembagian golongan antiretroviral berdasarkan mekanisme kerjanya menghambat
replikasi virus RNA
3. Ritonavir adalah antiretroviral golongan inhibitor protease yang dapat digunakan
sebagai booster
4. Booster terbaru tidak mempunyai aktivitas antiviral