Anda di halaman 1dari 6

Mengapa Saat Sakit Lidah Terasa Pahit?

Posted on 25 Januari 2011 by Fadhl Ihsan Saat badan kurang sehat, seringkali semua makanan terasa pahit. Makanan yang manis sekalipun, rasanya menjadi sepahit jamu sehingga selera makan berkurang. Sensasi pahit di lidah biasanya tidak hadir sendirian. Gejala tersebut selalu hadir menyertai kondisi lain yakni mulut kering dan napas tidak sedap. Untuk diketahui, makanan perlu dilarutkan dengan liur agar bisa dirasakan oleh lidah. Karena itu jika mulut sedang kering, kemampuan lidah untuk mengecap rasa juga akan berkurang. Dikutip dari The Breath, Rabu (5/5/2010), mulut kering umumnya disebabkan oleh berkurangnya produksi air liur karena berbagai hal. Liur sedikit artinya oksigen juga berkurang, sehingga memicu pertumbuhan bakteri anaerob. Bakteri-bakteri tersebut memproduksi gas sulfur dalam jumlah besar dan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Bakteri itu sendiri juga bisa menyebabkan sensasi pahit di lidah. Beberapa orang memiliki lidah dengan permukaan lebih kasar, sehingga lebih rentan ditumbuhi bakteri. Karena papila atau tonjolan-tonjolan di lidah lebih besar, sekilas lidahnya tampak lebih putih dan berbulu. Menurut Dr. Rob Danoff dari Frankford Hospitals, dikutip dari MSN, Rabu (5/5/2010), kemampuan lidah dalam mengecap juga erat kaitannya dengan kemampuan hidung dalam mencium bau. Lidah pahit ini biasa terjadi saat seseorang mengalami flu, demam, sinusitis, infeksi hidung, polip, maupun rhinitis alergi. Meskipun lidahnya berfungsi dengan baik, kemampuan mengecap rasa akan bermasalah karena hidung tidak bisa mencium bau dengan baik. Masih menurut Dr. Rob, faktor-faktor lain yang menyebabkan lidah pahit antara lain: - Obat-obatan (anti-tiroid, sediaan seng, antibiotik, obat-obat syaraf, dll) - Radiasi dan obat-obat kemoterapi - Penuaan (fungsi pengecapan dan penciuman menurun) - Kondisi medis (Bells Palsy, Parkinson, Diabetes, GERD, dll) - Cedera pada mulut, hidung atau kepala

- Kebersihan mulut yang tidak terjaga - Infeksi jamur pada lidah atau area mulut - Kanker di kepala atau leher Sedangkan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah mulut kering seperti dikutip dari The Breath antara lain sebagai berikut: - Hindari produk-produk yang mengandung Sodium Lauryl Sulfate (terdapat di beberapa jenis shampoo, detergen dan pasta gigi) - Kurangi jus beraroma sitrus (tomat, jeruk, dll) - Hindari kopi dan rokok - Gunakan obat kumur selama 90 detik/hari - Minum air putih 8 gelas/hari - Rajin mengkonsumsi vitamin C setiap hari.

Mual Dan Muntah


Introduksi Pada Mual Dan Muntah
Mual dan muntah adalah gejala-gejala dari penyakit yang mendasarinya dan bukan penyakit spesifik. Mual adalah perasaan bahwa lambung ingin mengosongkan dirinya, sementara muntah (emesis) adalah aksi dari mengosongkan lambung secara paksa. Muntah adalah aksi kekerasan dimana lambung harus menanggulangi tekanan yang normalnya ditempat untuk memperthankan makanan dan sekresi-sekresi didalam lambung. Lambung hampir membalikan dirinya dari dalam keluar memaksakan dirinya kedalam bagian bawah dari esophagus (tabung yang menghubungkan mulut ke lambung) selama episode muntah.

Penyebab Mual Atau Muntah


Ada banyak penyebab-penyebab dari mual dan muntah. Gejala-gejala ini mungkin disebabkan oleh berikut:

gastritis akut penyebab-penyebab pusat (sinyal-sinyal dari otak) hubungan dengan penyakit-penyakit lain yang jauh dari lambung obat-obat dan perawatan-perawatan medis rintangan mekanis dari usus besar

Gastritis akut
Gastritis akut (gastro=lambung + it is= peradangan) seringkali disebabkan oleh agen yang menyerang yang mengiritasi lapisan dari lambung. Contoh-contoh dari ini termasuk:

Infeksi-Infeksi: Infeksi-infeksi adalah seringkali penyebabnya, apakah ia adalah virus yang umum atau infeksi yang didapat dari perjalanan wisata. Mungkin ada hubungan dengan nyeri perut bagian atas yang mengejang, demam ,dan kedinginan mungkin hadir. Infeksi-infeksi virus yang umum termasuk noroviruses dan rotavirus. Infeksi-infeksi parasit seringkali berhubungan dengan diare namun mungkin juga mempunyai komponen dari mual dan muntah. Infeksi oleh bakteri dalam keluarga Helicobacter (seperti H. Pylori) dapat juga adalah agen infeksius. Gastroenteritis (Flu Perut): Flu perut adalah istilah yang tidak spesifik yang digunakan untuk menggambarkan muntah dan diare yang dikaitkan dengan infeksi virus. Harus tidak dikacaukan dengan influenza, yang gejala-gejalanya termasuk demam, kedinginan, batuk, dan myalgias (nyeri otot). Keracunan Makanan: Keracunan makanan mungkin menyebabkan muntah yang signifikan dan biasanya disebabkan oleh racun bakteri. Gejala-gejala mulai dalam beberapa jam dari memakan makanan yang tercemar atau dipersiapkan dengan buruk dan mungkin berlangsung untuk 1-2 hari. Sumber-sumber dari keracunan makanan termasuk Salmonella, Campylobacter, Shigella, E. coli, Listeria, atau Clostridium botulinum (botulism). Iritan-iritan Lambung Lain: alkohol, merokok, dan obat-obat antiperadangan nonsteroid seperti aspirin dan ibuprofen mungkin mengiritasi lapisan lambung. Penyakit Borok-Borok Perut (peptic Ulcers): Penyakit borok-borok perut (peptic ulcer) dapat mencakup dari iritasi lapisan lambung yang ringan sampai ke pembentukan kerusakan pada lapisan pelindung lambung yang disebut borok (ulcer). Penyakit refluks gastro esophageal (PRGE atau GERD atau reflux esophagitis): Mual atau muntah juga dihubungkan dengan ititasi dari lapisan esophagus.

Penyebab-Penyebab Pusat (Tanda-Tanda Dari Otak Yang Menyebabkan Mual Dan Muntah)

Sakit Kepala: terutama migraine, umumnya dihubungkan dengan mual dan muntah. Telinga Dalam: Penyakit gerakan, labyrinthitis, benign postural vertigo, atau penyakit Meniere. Luka Kepala: Segala penyakit atau luka yang meningkatkan tekanan didalam tengkorak dapat menyebabka muntah. Kenaikan pada tekanan

intracranial mungkin disebabkan oleh pembengkakan otak dari trauma (contohnya, gegar otak atau trauma kepala), infeksi (meningitis atau encephalitis), tumor, atau keseimbangan abnormal dari elektrolit dan air dalam aliran darah. Noxious stimulus: Bau-bau atau suara-suara tertentu dapat menyebabkan mual dan muntah yang dimediasikan secara central. Apakah itu adalah nyeri dari patah tulang atau shock emosional dari menyaksikan suatu kejadian, kejadian-kejadian vasovagal dapat menyebabkan gejala-gejala yang signifikan. Pada episode vasovagal, syaraf vagus (satu dari syarafsyaraf yang membantu mengontrol fungsi-fungsi dasar tubuh seperti denyut jantung, pernapasan, dan tekanan darah) sangat distimulasikan dan menyebabkan denyut jantung untuk melambat dan pembuluh-pembuluh darah melebar/membesar. Ini mengurangi aliran darah ke otak dan menyebabkan pingsan, dikenal sebagai episode syncopal. Penyakit Yang Berhubungan Dengan Panas: Contohnya kelelahan karena panas, terik matahari yang ekstrem, atau dehidrasi.

Hubungan Dengan Penyakit

Diabetes: Orang-orang dengan diabetes mungkin mengembangkan mual karena gastroparesis, kondisi dimana lambung gagal untuk mengosongkan diri secara tepat dan kemungkinan disebabkan generalized neuropathy (kegagalan dari syaraf-syaraf dalam tubuh untuk mengirim sinyal-sinyal yang tepat ke dan dari otak) yang adalah komplikasi dari penyakit. Orang-orang dengan diabetes dapat juga mengembangkan mual dan muntah kalau gula-gula darah mereka menjadi tinggi atau rendahnya abnormal (hyperglycemia atau hypoglycemia) karena keseimbangan gula dan insulin terganggu.

Penyakit-Penyakit: Banyak penyakit-penyakit yang berhubungan dengan organ-organ dalam perut (intra-abdominal) mempunyai gejala-gejala mual dan muntah. Ini termasuk penyakit-penyakit organ pencernaan, contohnya: o hepatitis, o penyakit kantong empedu, o pankreatitis o penyakit peradangan usus besar o penyakit-penyakit ginjal (contohnya, batu-batu ginjal, infeksi, gagal ginjal) o beberapa bentuk-bentuk kanker. Muntah sebagai gejala yang tidak khas dari penyakit lain: Beberapa penyakit-penyakit akan menyebabkan mual dan muntah, meskipun tidak ada keterlibatan langsung dari lambung atau saluran pencernaan. o Korban-korban serangan jantung mungkin mengalami mual dan muntah sebagai presentasi yang tidak khas dari angina, terutama jika myocardial infarction mempengaruhi jantung bagian bawah.

Infeksi-infeksi paru, contohnya, pneumonia dan bronchitis, mungkin juga menyebabkan mual dan muntah, terutama jika area dari paru yang terlibat dekat diafragma, otot yang memisahkan dada dari perut. Sepsis: Infeksi tubuh yang berlimpahan yang menyebar keseluruh aliran darah mungkin juga dihubungkan dengan mual dan muntah. Kekacauan-kekacauan makan: Pasien-pasien dengan bulimia akan mempunyai muntah yang diinduksi sendiri, membersihkan sebagai bagian dari penyakit jiwa (psikiatris) mereka.
o

Obat-Obat Dan Perawatan-Perawatan Medis

Efek-efek sampingan dari obat-obat: Efek sampingan dari banyak obatobat termasuk iritasi lambung dan/atau mual dan muntah. Obat-obat anti kanker adalah iritan-iritan yang terkenal karena efek buruknya (contohnya, perawatan kemoterapi). Obat-obat nyeri narkotik, obat-obat antiperadangan (termasuk keduanya steroid-steroid seperti prednisone dan obat-obat nonsteroid seperti ibuprofen) dan antibiotik-antibiotik semuanya mempunyai mual dan muntah yang terdaftar sebagai efek-efek sampingan yang umum. Terapi radiasi: Mual dan muntah dihubungkan dengan terapi radiasi.

Rintangan Usus Besar


Nyeri perut dan penggelembungan, mual dan muntah, dan ketidakmampuan untuk membuang gas (kentut) atau membuang air besar adalah tanda-tanda dari rintangan usus besar. Disebabkan oleh keragaman dari sebab-sebab yang potensial, usus kecil menjadi terhalangi dan tidak mengizinkan isi-isi lewat melalui usus besar. Ini bekerja seperti bendungan dimanan makanan, cairan, dan sekresi-sekresi mandek, menyebabkan gejala-gejala dari rintangan.

Kehamilan
Muntah pada kehamilan adalah terutama umum pada tiga semester pertama dan disebabkan oleh perubahan-perubahan tingkat hormon dalam aliran darah.

Muntah Pada Bayi-Bayi


Mungkin adalah sulit untuk memutuskan jika seorang bayi muntah atau gumo. Jika episode-episode terjadi segera setelah makan dan hanya sejumlah kecil yang keluar, ini mungkin adalah gumo.

Muntah yang kuat: Pada dua atau tiga bulan pertama, jika muntahnya kuat setelah makan (bayangkan ia terbang menyeberangi ruangan), ini mungkin adalah sinyal dari pyloric stenosis, atau penyempitan yang

abnormal dari area dimana lambung mengosongkan kedalam usus kecil. Muntahnya mengesankan, dan jika dokter mencurigai diagnosis ini, ia dapat dikonfirmasikan dengan ultrasound. Perawatan adalah operasi untuk membuka penyempitan. Muntah yang berhubungan dengan nyeri: Jika bayi nangis dengan tidak terkontrol, dan jika fecesnya berdarah atau merah, diagnosis mungkin adalah intussusception (pendorongan satu segmen dari usus besar kedalam segmen yang berdekatan). Bayi-bayi ini harus dievaluasi oleh dokter-dokter mereka. Infeksi virus: Jika ada diare yang berkaitan yang tidak berdarah, maka infeksi virus adalah kemungkinan. Sebagai alternatif, mungkin ada persoalan dengan ketidaktoleranan pada tipe dari susu formula bayi. Bayibayi dan anak-anak berada pada risiko dehidrasi yang lebih tinggi jika episode-episode muntah berlangsung untuk lebih dari 24 jam. Kontak harus dibuat dengan dokter untuk nasehat lebih jauh pada situasi ini.

Beri Nilai