Anda di halaman 1dari 46

A.

PENDAHULUAN Pengembangan kemahasiswaan pada dasarnya dapat dikelompokkan ke dalam 5 (lima) bidang yaitu penalaran, minat kegemaran, kesejahteraan mahasiswa, kepedulian sosial, serta kepemimpinan dan organisasi. Khusus bidang penalaran, melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kreativitas dan inovasi pemikiran mahasiswa dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. Mengingat pentingnya bidang ini, pemerintah dalam hal ini Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Ditjen Dikti Depdiknas berupaya menyelenggarakan lomba ilmiah berupa, Presentasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), penulisan artikel ilmiah, dan lomba poster ilmiah tingkat nasional dan dilakukan secara terpadu pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Sejak tahun 2009, terdapat perubahan kebijakan dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi terhadap karya ilmiah mahasiswa. Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) yang sebelumnya dikenal LKTM diintegrasikan ke dalam PKM menjadi PKM-GT, untuk PKMI menjadi PKM-AI. B. HAKIKAT KEGIATAN PENALARAN BAGI MAHASISWA Perguruan Tinggi mengemban tiga tugas pokok yang disebut Tri Darma Perguruan Tinggi terdiri dari pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam menjalankan Tri Darma tersebut, kegiatan mahasiswa dipisahkan ke dalam dua jenis yaitu: kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Kegiatan intrakurikuler adalah kegiatan yang dilaksanakan dalam kerangka mewujudkan program pendidikan yang telah tersusun pada kurikulum program studi, sedangkan kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan di luar jam pelajaran biasa (termasuk dalam waktu libur) yang dilakukan di kampus ataupun di luar kampus dengan tujuan menumbuhkan dan meningkatkan kompetensi/karakter mahasiswa mengenai hubungan antara berbagai mata kuliah, menyalurkan bakat dan minat, meningkatkan kesejahteraan dan menumbuhkan kepekaan sosial serta melengkapi upaya mewujudkan manusia seutuhnya. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No: 155/U/1998 dalam ketentuan umum menetapkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan kemahasiswaan yang meliputi: penalaran dan keilmuan,

minat dan kegemaran, upaya perbaikan kesejahteraan mahasiswa, dan sosial kemasyarakatan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperluas wawasan, manyalurkan bakat minat, serta pembentukan karakter seutuhnya sesuai dengan tujuan pendidikan tinggi. Kegiatan penalaran merupakan bagian dari kegiatan ekstrakurikuler yang menampung dan membentuk mahasiswa dalam meningkatkan dirinya sebagai mahasiswa pemikir, kreatif dan inovatif dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan, seni dan teknologi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Contoh: diskusi ilmiah, seminar ilmiah, kontes robot, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), pertemuanpertemuan ilmiah dalam Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS) dan sebagainya. Dengan kegiatan penalaran ini mahasiswa diharapkan mengedepankan dan menggunakan rasionalitas dalam berpola pikir, berpola wicara, dan berpola perilaku. C. GARIS BESAR PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (GBPKM) 1. Definisi PKM Program kreativitas mahasiswa dikembangkan untuk mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains, teknologi, dan seni serta keimanan yang baik. Dalam rangka mempersiapkan diri sebagai pemimpin yang cendekiawan, dan berkarakter (wirausahawan, mandiri dan arif), mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap tanggung jawab, membangun kerjasama dan mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni. 2. Jenis-jenis PKM Ada 6 jenis kegiatan di dalam program PKM yaitu: a. PKM Penelitian (PKMP) 1) Inti kegiatan: karya kreatif, inovatif dalam penelitian 2) Materi kegiatan: semua bidang ilmu, lintas bidang dianjurkan 3) Luaran: artikel, paten, dan produk lain dari hasil pengembangan b. PKM Penerapan Teknologi (PKMT)

Inti kegiatan: karya kreatif, inovatif dalam menciptakan karya teknologi yang relevan. 2) Materi kegiatan: sesuai bidang ilmu, lintas bidang dianjurkan 3) Luaran: paten, model desain, piranti lunak, jasa, dan teknologi tepat guna lainnya. c. PKM Kewirausahaan (PKMK) 1)Inti kegiatan: karya kreatif, inovatif dalam membuka peluang usaha berbasis profit 2)Materi kegiatan: semua bidang ilmu atau yang relevan 3)Luaran: barang dan jasa komersial d. PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKMM) 1)Inti kegiatan: karya kreatif, inovatif dalam membantu masyarakat 2)Materi kegiatan: semua bidang ilmu atau yang relevan 3)Luaran: jasa, desain, barang

1)

e. PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI)


1) Inti kegiatan: karya kreatif, dalam penulisan artikel ilmiah Materi kegiatan: karya kelompok yang telah dilaksanakan baik dari praktik di laboratorium, KKN, PPL, dan tugas akademik lainnya. 3) Luaran: artikel ilmiah

2)

f. PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT) 1) Inti kegiatan: karya tulis dalam penuangan gagasan/ide kreatif 2) Materi kegiatan: karya kelompok 3) Luaran: gagasan kreatif yang tertulis Keterangan selengkapnya lihat Tabel 1. Tabel 1. Kriteria Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
No 1
KRITE RIA

Inti Kegiatan

PKMP *) Karya kreatif, inovatif dalam penelitian Sesuai bidang ilmu, lintas bidang dianjurkan

Materi kegiatan

PKMT*) Karya kreatif, inovatif dalam menciptakan karya teknologi Sesuai bidang ilmu, lintas bidang dianjurkan

JENIS KEGIATAN PKMK*) PKMM*) Karya kreatif, Karya kreatif, inovatif inovatif dalam mem- dalam membuka peluang bantu usaha masyarakat Semua biSemua bidang ilmu dang ilmu atau yang atau yang relevan relevan

PKM-AI Karya kreatif, dalam penulisan artikel ilmiah Karya kelompok yang telah dilaksanakan

PKM-GT*) Karya tulis dalam penuangan gagasan/ ide kreatif Karya kelompok

3 4 5 6 7

Strata Pendidikan Jumlah Anggota Alokasi Pendanaan Laporan Akhir Luaran

Diploma,S1 3-5 orang Biaya maks Rp 10 juta Hasil Kerja Artikel,paten

Diploma,S1 3-5 orang Biaya maks Rp 10juta Hasil Kerja

Diploma,S1 3-5 orang Biaya maks Rp 10juta Hasil Kerja

Diploma,Si 3-5 orang Biaya maks Rp 10juta Hasil Kerja Jasa,desain, barang

Diploma,S1 3-5 orang Insentif Rp3 juta Artikel Artikel Ilmiah

Diploma,S1 3-5 orang Insentif Rp3 juta Artikel Gagasan kreatif yang tertulis.

Paten,model Barang dan desain,piranti jasa komerlunak,jasa sial *) Program yang bermuara di Pimnas

3. Karakteristik PKM Setiap jenis PKM memilih tuntutan teknis pelaksanaan yang berbeda, sesuai karakteristik masing-masing PKM sebagai berikut:

a. PKM-P; merupakan program penelitian yang bertujuan antara


lain: untuk mengidentifikasi faktor penentu mutu produk, menemukan hubungan sebab-akibat antara dua atau lebih faktor, menguji cobakan sebuah bentuk atau peralatan, merumuskan metode pembelajaran, melakukan inventarisasi sumber daya, memodifikasi produk eksisting, mengidentifikasi senyawa kimia di dalam tanaman, menguji khasiat ekstrak tanaman, merumuskan teknik pemasaran, survei kesehatan anak jalanan, metode pembelajaran aksara Bali di siswa sekolah dasar, laju pertumbuhan ekonomi di sentra kerajinan Kasongan, faktor penyebab tahayul yang mewarnai perilaku masyarakat Jawa dan lain-lain kegiatan yang memiliki tujuan semacam itu. Ciri pokok PKMP adalah kehandalan Metode dalam menjawab kesenjangan antara harapan dan kenyataan.

b. PKM-T; merupakan program bantuan teknologi (mutu bahan


baku, prototipe, model, peralatan atau proses produksi, pengolahan limbah, sistem jaminan mutu dan lain-lain) atau manajemen (pemasaran, pembukuan, status usaha dan lain-lain) atau lainnya bagi industri berskala mikro atau kecil (industri rumahan, pedagang kecil atau koperasi) sesuai kebutuhan calon mitra program. Mitra program yang dimaksud dalam hal ini adalah kelompok masyarakat yang dinilai produktif. PKMT mewajibkan mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra terlebih dahulu, karena produk PKMT merupakan solusi atas persoalan yang diprioritaskan 4

mitra. Dengan demikian, di dalam usul program harus dilampirkan Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Mitra pada kertas bermaterai Rp 6.000,- . (lihat lampiran 1). Dengan demikian kekuatan PKM-T terletak pada relevansi produk dengan kebutuhan masyarakat.

c. PKM-K; merupakan program pengembangan ketrampilan


mahasiswa dalam berwirausaha dan berorientasi pada profit. Komoditas usaha yang dihasilkan dapat berupa barang atau jasa yang selanjutnya merupakan salah satu modal dasar mahasiswa berwirausaha dan memasuki pasar. Jadi pemeran utama berwirausaha dalam hal ini adalah mahasiswa, bukan masyarakat, ataupun mitra lainnya. Kekuatan PKM-K terletak pada rasionalisasi dalam membuat arus kas (Cashflow)

d. PKM-M; merupakan program bantuan ilmu pengetahuan,


teknologi dan seni dalam upaya peningkatan kinerja, membangun keterampilan usaha, penataan dan perbaikan lingkungan, penguatan kelembagaan masyarakat, sosialisasi penggunaan obat secara rasional, pengenalan dan pemahaman aspek hukum adat, upaya penyembuhan buta aksara dan lain-lain bagi masyarakat baik formal maupun non-formal, yang sementara ini dinilai kurang produktif. Disyaratkan dalam usulan program ini adanya komitmen bekerjasama secara tertulis dari komponen masyarakat yang akan dibantu/menjadi khalayak sasaran. Kunci utama PKM-M adalah peningkatan taraf hidup masyarakat.

e. PKM-AI; merupakan program penulisan artikel ilmiah yang


bersumber dari suatu kegiatan mahasiswa dalam pendidikan, penelitian atau pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukannya sendiri atau bersama tim (studi kasus, praktek lapang, KKN, PKM, magang, dan lain-lain). Penggambaran utuh PKM_AI disajikan pada abstrak.

f. PKM-GT; merupakan program penulisan artikel ilmiah yang


bersumber dari ide atau gagasan kelompok mahasiswa. Gagasan yang dituliskan mengacu kepada isu aktual yang dapat ditemukan di masyarakat dan memerlukan solusi hasil karya pikir yang cerdas dan realistik. Penggambaran ringkas PKM-GT disajikan pada ringkasan.

4. Pengelompokan Bidang Kegiatan Dalam upaya mengefisienkan proses penilaian dan penyediaan reviewer, maka seluruh usulan akan dikelompokkan ke dalam masingmasing bidang PKM yang dituju (-P, -T, -K, -M, KT). Selanjutnya setiap usulan dalam setiap bidang PKM dikelompokkan lagi ke dalam tujuh kelompok bidang ilmu, yaitu: a. Bidang Kesehatan, yang meliputi: Farmasi, Gizi, Kebidanan, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Psikologi. b. Bidang Pertanian, yang meliputi: Kedokteran Hewan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Pertanian, Peternakan, Teknologi Pertanian. c. Bidang MIPA, yang meliputi: Astronomi, Biologi, Geografi, Fisika, Kimia, Matematika. d. Bidang Teknologi dan Rekayasa, yang meliputi: Informatika, Teknik, Teknologi Pertanian. e. Bidang Sosial Ekonomi, yang meliputi : Agribisnis (Pertanian), Ekonomi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. f. Bidang Humaniora, yang meliputi : Agama, Bahasa, Budaya, Filsafat, Hukum, Sastra, Seni. g. Bidang Pendidikan, yang meliputi Program Studi Ilmu-Ilmu Pendidikan di bawah Fakultas Kependidikan. Untuk bidang ilmu lain yang belum termasuk dalam pengelompokan bidang ilmu di atas, pengusul dapat memilih kelompok bidang ilmu yang terdekat. Perlu diketahui bahwa pengelompokan bidang ilmu tersebut tidak ada hubungannya dengan kuota jumlah proposal yang didanai per kelompok bidang tetapi akan digunakan sebagai salah satu dasar pertimbangan kedekatan bidang reviewer dengan usulan yang akan dievaluasi baik dalam seleksi proposal, pelaksanaan PKM maupun penjurian PIMNAS.

D. JADWAL
MAHASISWA 1.

PENGUSULAN

PROGRAM

KREATIVITAS

PKM (P, T, K, M) a. Penyebaran informasi b. Pelatihan di fakultas/universitas c. Penyusunan proposal d. Penyerahan proposal di fakultas e. Review proposal (oleh tim penalaran)

Minggu III MARET Minggu II MRT-IV MEI Minggu III MRT-III AGUSTUS Minggu III AGUST Minggu IV AGUST

f . Revisi proposal (oleh kelompok Minggu IV AGUST-I SEPT pengusul) g. Penyerahan proposal hasil revisi ke Minggu I SEPTEMBER universitas h. Pengiriman proposal ke Dikti 10 SEPTEMBER 2. PKM-AI dan GT a. Sosialisasi dan Pemberitahuan Program b. Penyusunan Karya Tulis c. Batas Penyerahan Karya Tulis ke Universitas d. Batas Penyerahan Karya Tulis ke Dikti e. Tahap Seleksi Administratif dan Pengiriman ke Dikti f. Tahap Penilaian Karya Tulis g. Tahap Pengumuman Penilaian Karya Tulis Untuk dipublikasikan di Jurnal Kreativitas Mahasiswa h. Presentasi PKM dan PKM-GT di PIMNAS i. Publikasi PKM-AI di Jurnal Kreativitas Mahasiswa 1. Persyaratan Administratif JUNI JULI AGUSTUS

JANUARI JAN MAR Minggu II MAR 31 MARET Minggu I APRIL MEI

E. PERSYARATAN DAN ATURAN PENYUSUNAN USULAN

a. Peserta PKM adalah kelompok mahasiswa yang sedang aktif dan


resmi terdaftar mengikuti program pendidikan S1 atau Diploma. Mahasiswa pengusul dapat berasal dari berbagai program studi yang berbeda atau dari satu program studi yang sama, bergantung pada bidang kegiatan dan topik yang akan dilaksanakan, namun masih dalam satu perguruan tinggi yang sama. Keanggotaan mahasiswa dalam kelompok disarankan berasal dari minimal 2 (dua) angkatan yang berbeda agar proses regenerasi pelaksana PKM dapat berlangsung dengan baik.

b. Seorang mahasiswa hanya dibenarkan masuk dalam satu kelompok


pengusul PKM yang disetujui untuk didanai. Hal ini didasarkan pada kewajaran alokasi waktu bagi pelaksanaan kegiatan PKM dan kegiatan belajar mahasiswa. Di samping memberi kesempatan sebanyak mungkin mahasiswa yang terlibat.

c. Seorang dosen pembimbing/pendamping hanya


diusulkan sebagai pembimbing judul/kelompok pelaksana PKM.

maksimum

diperkenankan 3 (tiga)

d. Usulan PKM diberi sampul sesuai dengan ketentuan (lihat lampiran) e. Menyertakan halaman pengesahan institusi pengusul sesuai format (lihat lampiran) f. Pengajuan usulan dilakukan perguruan tinggi secara menggunakan format standar yang ditetapkan DP2M. kolektif,

g. Setiap usulan yang mencantumkan dana dari pihak lain harus menyertakan Surat Pernyataan Pembiayaan (dengan meterai yang berlaku) dari instansi yang menyediakan dana tersebut.

h. Setiap usulan PKM-T dan PKM-M wajib menyertakan SURAT

PERNYATAAN KESEDIAAN BEKERJASAMA (dengan meterai yang berlaku) dari pihak mitra yang disebutkan. Contoh format lihat lampiran. dan melalui surat yang dikirimkan ke setiap perguruan tinggi. Dalam surat pemberitahuan akan diberikan keterangan/saran perbaikan yang harus dilakukan bagi setiap usulan yang dinyatakan lolos. Bagi pengusul yang usulannya memerlukan perbaikan, pengusul diwajibkan untuk memperbaiki usulan sesuai saran dan mengirimkan usulan yang telah diperbaiki paling lambat 3 (tiga) minggu setelah diumumkan . Usulan yang telah direvisi dijilid dengan kulit muka sebagaimana usulan awal dan diberi tulisan REVISI pada sudut kiri atas.

i. Usulan yang dinyatakan didanai akan diumumkan di Situs Web Dikti

j. DP2M akan mengirimkan daftar PKM yang belum lolos seleksi disertai
alasan penolakan, dengan tujuan agar pada kesempatan lainnya mahasiswa dapat menyempurnakan proposalnya. 2. Aturan Penulisan Usulan a. Usulan ditulis mengikuti sistematika penulisan sesuai kriteria yang tercantum dalam buku Pedoman ini. Perhatikan perbedaan mendasar dari masing-masing PKM. Pengusul disarankan untuk mencermati perbedaan mendasar dari masing-masing jenis PKM. b. Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dengan tata 8

bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, dan jelas.

c. Bagian kelengkapan administratif yang meliputi halaman judul,


nama/daftar anggota kelompok, halaman pengesahan, diberi nomor halaman menggunakan angka Romawi kecil dan diketik di sebelah kanan bawah (i, ii, dan seterusnya). d. Bagian utama (naskah artikel) diberi nomor halaman menggunakan angka arab yang dimulai dengan nomor halaman 1 (satu) dan diketik di sebelah kanan atas.

e. Tabel diberi judul dengan penomoran tabel sesuai dengan urutan


kemunculannya dalam naskah. Judul tabel ditulis di atas tabel dengan nomor tabel menggunakan angka Arab. f. Gambar, baik dalam bentuk grafik maupun foto diberi judul dengan penomoran gambar sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul gambar ditulis di bawah gambar dengan nomor gambar menggunakan angka Arab. Khusus PKMP, PKMT, PKM-GT penyebutan sumber pustaka dalam naskah serta penulisan daftar pustaka hendaknya mengikuti aturan penulisan yang berlaku, yaitu mengikuti sistem HARDVARD (contoh bisa dilihat dalam bagian khusus PKM-AI), atau sistem lainnya yang berlaku universal. Khusus PKM-AI ditulis dengan VANCOUVER STYLE.

F. STRUKTUR USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKMP, PKMT, PKMK, PKMM) Struktur usulan PKM terdiri dari komponen berikut: A. JUDUL B. LATARBELAKANG MASALAH C. PERUMUSAN MASALAH D. TUJUAN E. LUARAN YANG DIHARAPKAN F. KEGUNAAN G. TINJAUAN PUSTAKA (untuk PKM-P dan PKM-T), GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA (ulasan mengenai hasil survai pasar atau survai 9

kelayakan usaha untuk kegiatan kewirausahaan yang direncanakan dalam PKM-K), GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN (untuk PKM-M) H. METODE PELAKSANAAN (untuk PKMP---METODE PENELITIAN) I. JADWAL KEGIATAN J. RANCANGAN BIAYA K. DAFTAR PUSTAKA (untuk PKM-P dan PKM-T) L. LAMPIRAN 1) BIODATA KETUA serta ANGGOTA KELOMPOK 2) BIODATA DOSEN PENDAMPING 3) LAIN-LAIN PENJELASAN STRUKTUR USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL Judul kegiatan PKM hendaklah singkat dan spesifik, tetapi cukup jelas memberi gambaran mengenai kegiatan PKM yang diusulkan. Diupayakan tidak lebih dari 12 karakter. Kegiatan PKM-P dilakukan untuk menjawab keingintahuan mahasiswa untuk mengungkapkan suatu gejala/konsep/dugaan atau menerapkannya untuk suatu tujuan. Kemukakan unsur kreativitas yang diusulkan, hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya dilakukan kegiatan yang diusulkan. Uraikan proses dalam mengidentifikasi masalah yang akan dicari solusinya. Khusus PKM-K, uraikan proses dalam mengidentifikasi peluang usaha. Untuk PKM-P dan PKM-T, dengan merujuk dari berbagai sumber pustaka, pandangan singkat dari para penulis/peneliti lain yang pernah melakukan pembahasan topik terkait dapat dikemukakan di sini. Gambarkan secara kuantitatif potret, profil dan kondisi khalayak sasaran yang akan dilibatkan dalam kegiatan PKM-T, PKM-K maupun PKM-M. Gambarkan pula kondisi dan potensi wilayah dari segi fisik, sosial, ekonomi maupun lingkungan yang relevan dengan kegiatan yang akan dilakukan. Rumuskan dengan jelas permasalahan yang ingin diteliti atau diselesaikan. Uraikan pendekatan dan konsep untuk menjawab masalah yang diteliti, hipotesis yang akan diuji, dugaan yang akan dibuktikan,

LATAR BELAKANG MASALAH

PERUMUSAN MASALAH

10

TUJUAN

LUARAN YANG DIHARAPKAN KEGUNAAN

masalah yang akan dicari penyelesaiannya, atau peluang usaha yang akan diraih. Dalam perumusan masalah dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan kegiatan PKM. Uraian perumusan masalah tidak harus dalam bentuk pertanyaan. Berikan pernyataan singkat mengenai tujuan kegiatan PKM-P. Kegiatan PKM- P dapat bertujuan untuk menjajagi, menguraikan, menerangkan, membuktikan atau menerapkan suatu gejala, konsep atau dugaan, atau membuat suatu model. Rumuskan tujuan yang akan dicapai secara spesifik yang merupakan kondisi baru yang diharapkan terwujud setelah kegiatan PKMT, PKM-K maupun PKM-M selesai. Rumusan tujuan hendaknya jelas dan dapat diukur. Luaran kegiatan PKM mengacu pada Tabel 1 Sebutkan manfaat yang akan diperoleh bagi khalayak sasaran, dari sisi ekonomi maupun Ipteks, pada saat atau setelah kegiatan PKM selesai. Kegunaan ditulis dalam bentuk dampak kegiatan. Usahakan pustaka terbaru, relevan dan asli dari jurnal ilmiah. Uraikan dengan jelas kajian pustaka yang menimbulkan gagasan dan mendasari kegiatan PKM yang akan dilakukan. Tinjauan Pustaka menguraikan teori, temuan, dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari pustaka acuan serta menjadi landasan usulan kegiatan PKM. Tinjauan Pustaka mengacu pada Daftar Pustaka. Jadi, Tinjauan Pustaka bukan kumpulan teori, namun merupakan rangkaian teori yang mempunyai sebuah atau beberapa alur pikir tentang terjadinya suatu peristiwa ilmiah (mechanism of action) dari suatu topik ilmiah yang dikaji.

TINJAUAN PUSTAKA

GAMBARAN UMUM RENCANA

Uraikan kondisi umum lingkungan yang menimbulkan gagasan menciptakan kegiatan usaha. Gambaran mengenai potensi sumberdaya dan peluang pasar

11

USAHA

GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN

METODE PELAKSANAA N

JADWAL KEGIATAN PROGRAM

termasuk analisis ekonomi usaha yang direncanakan disajikan secara singkat untuk menunjukkan kelayakan usaha. Gambaran usaha yang direncanakan harus menjanjikan perolehan profit untuk menjamin peluang keberlanjutan usaha setelah kegiatan PKM-K selesai dilaksanakan. Gambaran Umum Rencana Usaha agar dibuat lebih akurat jika berbasis pada survey. Penjelasan mengenai kondisi masyarakat sasaran yang akan menerima kegiatan pengabdian agar diuraikan secara faktual. Uraikan permasalahan yang dihadapi masyarakat yang membutuhkan bantuan penyelesaiannya, dan berikan gambaran solusi yang ditawarkan termasuk teknologi yang akan digunakan. Uraikan masalah yang ada di masyarakat yang berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat. Hindari adanya kegiatan percobaan/penelitian dalam usulan PKM-M. Uraikan metode yang digunakan dalam pelaksanaan program secara rinci. Khusus untuk PKM-P digunakan Metode Penelitian (lihat pada lampiran 7). Sesuai dengan tujuan uraian untuk PKM-P dapat meliputi variable dalam penelitian, model yang digunakan, rancangan penelitian, teknik pengumpulan data dan analisis data, cara penafsiran dan penyimpulan hasil penelitian. Sedangkan metode untuk PKM-T, PKM-K dan PKM-M merupakan teknik atau cara menyelesaikan permasalahan (butir C) dan sekaligus untuk mencapai tujuan program (butir D). Untuk semua proposal PKM yang didanai wajib mencantumkan Indikator Keberhasilan Jangka Pendek (IKJP) dan membuat LogBook (setiap tahap ditandatangani Pembimbing) untuk memudahkan monitoring. Buatlah jadwal kegiatan PKM yang meliputi rinci kegiatan persiapan, pelaksanaan dan penyusunan laporan dalam bentuk Bar-chart. Bar-chart memberikan rincian kegiatan dan jadwal pelaksanaan kegiatan tersebut. Jadwal pelaksanaan mengacu pada Metode Pelaksanaan Program (h). Untuk menghindari keterikatan waktu pelaksanaan dengan periode waktu

12

RANCANGAN BIAYA

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

tertentu, usahakan tidak menggunakan nama bulan secara eksplisit dalam penjadwalan rencana kegiatan. Sebagai contoh, untuk menggambarkan urutan waktu pelaksanaan, gunakan kata bulan ke-1, bulan ke-2, dan seterusnya, bukan bulan Maret, bulan April, dan seterusnya. Catatan: lama pelaksanaan PKM maksimal 5 bulan. Berikan rincian biaya PKM baik yang didanai Depdiknas, maksimum Rp 10 (sepuluh) juta*), maupun pihak lain yang bersedia berkontribusi. Usulan yang melampaui pagu biaya tersebut, tidak akan dinilai. Rekapitulasi biaya terdiri atas: 1. Bahan habis pakai ....................(45%) 2. Peralatan penunjang PKM .......(35-40 %) 3. Perjalanan ................................(5-10 %) 4. Lain-lain ...................................(1-5 %) Rincian biaya harus lengkap, wajar dan jelas peruntukannya. Honorarium (tim pelaksana, dosen pendamping ataupun tenaga pembantu lainnya) tidak diperkenankan bagi pihak manapun (tim pelaksana, dosen pendamping ataupun tenaga pembantu lainnya). Untuk cashflow dan BEP diletakkan di Gambaran Umum Rencana Usaha. *) besarannya untuk setiap tahun anggaran akan diinformasikan oleh DP2M Daftar pustaka berisi informasi tentang sumber pustaka yang telah dirujuk dalam tubuh tulisan. Untuk setiap pustaka yang dirujuk dalam naskah harus muncul dalam daftar pustaka, begitu juga sebaliknya, setiap pustaka yang muncul dalam daftar pustaka harus pernah dirujuk dalam tubuh tulisan (lihat Pedoman khusus PKM-KT untuk detil dan contoh). Khusus PKM-AI ditulis dengan mengacu VANCOUVER STYLE untuk PKM yang lain mengacu HARVARD STYLE. 1. Daftar Biodata singkat Ketua dan Anggota Kelompok, serta Dosen Pembimbing (harus ditandatangani) 2. Gambaran teknologi yang akan diterapkembangkan (untuk PKM-T, PKM-K, PKM-M) 3. Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari 13

Pengusaha Mikro/Kecil (untuk PKM-T), Koperasi atau Kelompok Tani (PKM-M) 4. Denah detil Lokasi Pengusaha Kecil atau Mitra Kerja (untuk PKM-T, PKM-M) 5. Hal-hal lain yang dianggap perlu Catatan: jumlah halaman maksimum yang diperkenankan untuk setiap usulan adalah 20 (dua puluh) termasuk lampiran G. STRUKTUR USULAN PKM-AI Struktur usulan PKM-AI terdiri dari komponen-komponen berikut: I. JUDUL II. NAMA PENULIS (termasuk alamat/nama institusi) III. ABSTRAK (Latar belakang, Tujuan, Metode, Hasil, Kesimpulan, Key words) IV. PENDAHULUAN (Persoalan yang mendasari pelaksanaan, Uraian dasar-dasar keilmuan yang mendukung, Kemutakhiran substansi pekerjaan) V. TUJUAN (Menemukan teknik/konsep/metode sebagai jawab atas pesoalan) VI. METODE (Kesesuaian dengan persoalan yang akan diselesaikan, Pengembangan metode baru, Penggunaan metode yang sudah ada) VII. HASIL DAN PEMBAHASAN (Kumpulan dan kejelasan penampilan data, Proses/teknik pengolahan data, Ketajaman analisis dan sintesis data, Perbandingan hasil dengan hipotesis atau hasil sejenis sebelumnya) VIII. KESIMPULAN (Tingkat ketercapaian hasil dengan tujuan) IX. DAFTAR PUSTAKA (Ditulis sesuai dengan peraturan model Harvard atau Vancouver, Sesuai dengan uraiansitasi, Kemutakhiran pustaka) Penjelasan Struktur PKM-AI JUDUL NAMA PENULIS Judul tulisan hendaknya menggambarkan isi pokok tulisan secara ringkas dan jelas Nama-nama penulis dituliskan tepat di bawah judul, disertai dengan alamat institusi penulis, serta

14

ABSTRAK

PENDAHULUAN

METODE

catatan kaki untuk penulis korespondensi. Abstrak berisi tidak lebih dari 250 kata dan merupakan intisari seluruh tulisan yang meliputi: latar belakang, tujuan, metode, hasil dan kesimpulan. Di bawah abstrak disertakan 3-5 kata kunci (key words). Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Inggeris. Pendahuluan merupakan gambaran umum dari observasi awal dan fenomena mengenai topik yang diangkat. Latar belakang, rumusan, tujuan dari kegiatan (penelitian, pengabdian, atau yang lainnya) serta manfaat untuk waktu yang akan datang ditunjukkan dalam pendahuluan. Dengan merujuk dari berbagai sumber pustaka, pandangan singkat dari para penulis/peneliti lain yang pernah melakukan pembahasan topik terkait dapat dikemukakan di sini untuk menerangkan kemutakhiran substansi pekerjaan. Judul dari bab ini untuk kegiatan penelitian dapat diganti dengan Metode Penelitian atau Bahan dan Metode, namun dapat diberi judul lain bergantung pada kegiatan dan metodologi yang telah dilakukan sehingga penulis diberi kebebasan untuk memberi judul lain seperti Pendekatan Teoritik atau Konsideran Percobaan. Secara umum, metode berisi tentang bagaimana observasi dilakukan termasuk waktu, lama, dan tempat dilakukannya observasi, bahan dan alat yang digunakan, metode untuk memperoleh data/informasi, serta cara pengolahan data dan analisis yang dilakukan. Metode harus dijelaskan secara lengkap agar peneliti lain dapat melakukan uji coba ulang. Acuan (referensi) diberikan pada metode yang kurang dikenal.

15

HASIL DAN PEMBAHASAN

KESIMPULAN

Ucapan Terima Kasih DAFTAR PUSTAKA

Bagian ini menjelaskan tentang apa saja yang diperoleh dari observasi. Data dapat diringkas dalam bentuk tabel dan gambar. Tidak ada spekulasi dan interpretasi dalam bagian ini, yang ada hanya fakta. Umumnya berisi uraian dan analisis berkaitan dengan temuan-temuan dari observasi yang telah dilakukan, terutama dalam konteks yang berhubungan dengan apa yang pernah dilakukan oleh orang lain. Interpretasi dan ketajaman analisis dari penulis terhadap hasil yang diperoleh dikemukakan di sini, termasuk pembahasan tentang pertanyaan2 yang timbul dari hasil observasi serta dugaan ilmiah yang dapat bermanfaat untuk kelanjutan bagi penelitian mendatang. Pemecahan masalah yang berhasil dilakukan, perbedaan dan persamaan dari hasil pengamatan terhadap informasi yang ditemukan dalam berbagai pustaka (penelitian terdahulu) perlu mendapatkan catatan di sini. Kesimpulan merupakan bagian akhir tulisan yang membawa pembaca keluar dari pembahasan. Secara umum kesimpulan menunjukkan jawaban atas tujuan yang telah dikemukakan dalam pendahuluan. Apabila memang ada pihak yang telah membantu dalam kegiatan yang dilakukan, maka ucapan terima kasih dapat disampaikan di sini. Daftar pustaka berisi informasi tentang sumber pustaka yang telah dirujuk dalam tubuh tulisan. Untuk setiap pustaka yang dirujuk dalam naskah harus muncul dalam daftar pustaka, begitu juga sebaliknya setiap pustaka yang muncul dalam daftar pustaka harus pernah dirujuk dalam tubuh tulisan. Format perujukan pustaka untuk PKM selain PKM-AI mengikuti cara Harvard. Khusus PKMAI, penulisan pustaka mengikuti cara Vancouver. (Lihat lampiran 2)

H. PERSYARATAN DAN PETUNJUK PENULISAN PKM-AI 1. Persyaratan Administratif a. Peserta PKM-AI adalah kelompok mahasiswa yang aktif dan terdaftar 16

mengikuti program pendidikan S1 atau Diploma. Mahasiswa pengusul dapat berasal dari berbagai program studi yang berbeda atau dari satu program studi yang sama, tergantung pada bidang kegiatan yang telah selesai dilaksanakan, namun masih dalam satu perguruan tinggi yang sama. Keanggotaan mahasiswa disarankan berasal dari minimal 2 (dua) angkatan yang berbeda. b. Seorang mahasiswa diperkenankan masuk ke dalam kelompok pengusul PKM-AI yang berbeda (lebih dari satu kelompok PKM-AI). Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa artikel PKM-AI ditulis dari sumber kegiatan yang telah selesai dan kemungkinan seorang mahasiswa turut menyelesaikan beberapa kegiatan dalam kelompok yang berbeda. Meskipun demikian, mengingat alokasi waktu yang terbatas, harapan terjadinya penyebaran dana secara seimbang, dan terlibatnya sebanyak mungkin mahasiswa, maka seorang mahasiswa hanya dibenarkan mengirimkan sebanyak-banyaknya 2 (dua) artikel PKM-AI, satu sebagai ketua, satu sebagai anggota kelompok, atau kedua-duanya sebagai anggota kelompok.

c. Seorang dosen pembimbing diperkenankan membimbing lebih dari


satu kelompok pengusul PKM-AI, sesuai dengan statusnya saat pembimbingan kegiatan yang telah selesai dilakukan maksimum 5 (lima) kelompok.

d. Naskah diserahkan dalam bentuk hardcopy siap terbit (camera ready)


serta soft copy dalam CD dengan format Microsoft Word (doc) dan Adobe Acrobat Reader (pdf). Foto dan gambar kalau perlu disimpan dalam direktori terpisah (sebagai cadangan) dalam CD. Format gambar yang disarankan adalah JPG, untuk foto bisa berasal dari kamera digital atau hasil digitasi menggunakan scanner. Semua file disimpan dalam sebuah folder/direktori dengan nama folder/direktori mengikuti aturan penamaan sebagai berikut :

PKM-AI-nn-NamaPT-NamaDepanKetua-Judul_3_Kata_Pertama dengan nn : tahun anggaran pendanaan kegiatan NamaPT : Nama singkatan perguruan tinggi yang biasa digunakan Contoh: PKM-AI-10-UM-Wahyudi-Pengaruh Suhu dan Tekanan----PKM-AI-10-UM-Agung-Ketahanan Masyarakat Terhadap----Untuk setiap file yang disertakan, usahakan untuk memberi nama 17

yang menggambarkan isi dari file tersebut. 2. Persyaratan Penulisan a. Tulisan/naskah bersumber dari karya mahasiswa pada bidang akademik seperti Praktek Lapang, Kuliah Kerja Nyata, Magang, Penelitian (bagi mahasiswa yang membentuk Kelompok Studi/Riset misalnya), Studi Kasus Kelompok dalam rangka Tugas Khusus Mata Kuliah tertentu, serta kegiatan lain seperti PKM-P, PKM-T, PKM-K, PKM-M dan Penelitian Inovatif terkait dengan kegiatan Program IM HERE atau sejenisnya. Karya tersebut telah dilaksanakan kelompok mahasiswa yang menuliskannya. Jumlah anggota kelompok 3 s/d 5 orang dan merupakan mahasiswa program S1 atau Diploma yang masih aktif. b. Setiap artikel wajib menyertakan Surat Pernyataan Sumber Penulisan yang diacu dan ditandatangani oleh Ketua Kelompok (tanpa materai) dan Ketua Program Studi.

c. Naskah

belum pernah diterbitkan/dipublikasikan sebelumnya (naskah yang pernah diterbitkan di suatu jurnal dan naskah yang pernah memenangkan suatu lomba penulisan ilmiah tidak berhak lagi diajukan sebagai artikel PKM-AI).

d. Naskah ditulis menggunakan aplikasi pengolah kata Microsoft Word.


Untuk penyerahan akhir disertai juga dengan format Adobe Acrobat. e. Naskah ditulis minimal 8 (delapan) dan maksimal 10 (sepuluh) halaman termasuk abstrak, daftar pustaka, dan lampiran. Usulan PKM-AI dengan jumlah halaman yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut dinyatakan gugur. f. Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, jelas, satu kesatuan, mengutamakan istilah yang mudah dimengerti, tidak menggunakan singkatan seperti tdk, tsb, yg, dgn, sbb, dll.

2. Petunjuk Penulisan/Pengetikan

a. Naskah diketik 1 (satu) spasi pada kertas berukuran A4 dengan font


12, roman time style, jarak pengetikan 4 cm dari samping kiri, 3 cm dari samping kanan, 3 cm dari batas atas, dan 3 cm dari batas bawah. b. Cara penulisan Bab dan Subbab tidak menggunakan sistem numeral, 18

artinya tidak ada penomoran Bab dan Sub-bab. Penulisan bab baru mengikuti bab sebelumnya dengan jarak 3 spasi antara judul bab dengan baris terakhir bab sebelumnya (tidak berganti halaman baru). c. Judul artikel diketik menggunakan huruf besar (kapital) dengan font style bold (cetak tebal) dengan posisi di tengah tanpa digarisbawahi. d. Judul Bab diketik menggunakan huruf besar (kapital) dengan font style bold (cetak tebal) dimulai dari sebelah kiri tanpa digarisbawahi. e. Judul Subbab ditulis dengan font style bold (cetak tebal), dimulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (kapital), kecuali kata-kata tugas, seperti preposisi (di, ke, dari, yang, antara, pada, untuk, tentang, dengan); kata sambung (dan, atau, sejak, setelah, karena). f. Judul Anak Subbab ditulis dengan font style italic (cetak miring) dimulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (kapital), kecuali kata-kata tugas, seperti preposisi (di, ke, dari, yang, antara, pada, untuk, tentang, dengan); kata sambung (dan, atau, sejak, setelah, karena). g. Jarak pengetikan antara Bab dan Subbab 2,5 spasi, antara Subbab dan kalimat dibawahnya 2 spasi. h. Alinea baru diketik menjorok ke dalam (diberi indentation) sebanyak 7-8 karakter (sekitar 1,25 cm). i. Abstrak dan Daftar Pustaka diketik 1 spasi. Khusus abstrak ditulis menggunakan font style italic (cetak miring). Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. j. Nama-nama penulis beserta alamat institusinya diketik tepat di bawah judul artikel dengan jarak 1,5 spasi. k. Bagian kelengkapan administrative yang meliputi halaman judul, nama/daftar anggota kelompok, halaman pengesahan serta kata pengantar apabila ada, diberi nomor halaman menggunakan angka romawi kecil dan diketik di sebelah kanan bawah (i, ii, dan seterusnya). l. Bagian utama (naskah artikel) diberi nomor halaman menggunakan angka arab yang dimulai dengan nomor halaman 1 (satu) dan diketik di sebelah kanan atas dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas. m. Tabel diberi judul dengan penomoran tabel sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul tabel ditulis di atas tabel 19

dengan nomor tabel menggunakan angka arab. n. Gambar baik dalam bentuk grafik maupun foto diberi judul dengan penomoran gambar sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul gambar ditulis di bawah gambar dengan nomor gambar menggunakan angka arab. o. Hindari penggunaan warna dalam gambar, gunakan teknik greyscale untuk mengemulasi warna dalam foto atau diagram, dan gunakan pattern/pola untuk menggantikan warna dalam grafik garis ataupun diagram. I. PERSYARATAN DAN PETUNJUK PENULISAN PKM-GT 1. Persyaratan Administratif a. Peserta PKM-GT adalah kelompok mahasiswa yang sedang aktif dan terdaftar mengikuti program pendidikan S1 atau Diploma. Mahasiswa pengusul dapat berasal dari berbagai program studi yang berbeda atau dari satu program studi yang sama, tergantung pada bidang kegiatan yang telah selesai dilaksanakan, namun masih dalam satu perguruan tinggi yang sama. Keanggotaan mahasiswa disarankan berasal dari minimal 2 (dua) angkatan yang berbeda. b. Seorang mahasiswa diperkenankan masuk ke dalam kelompok pengusul PKM-GT yang berbeda (lebih dari satu kelompok PKM- GT). Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa artikel PKM-GT dapat ditulis dari berbagai sumber informasi atau inspirasi. Meskipun demikian, mengingat alokasi waktu yang terbatas, harapan terjadinya penyebaran dana secara seimbang, dan terlibatnya sebanyak mungkin mahasiswa, maka seorang mahasiswa hanya dibenarkan mengirimkan sebanyak-banyaknya 2 (dua) artikel PKMGT, satu sebagai ketua, satu sebagai anggota, atau kedua-duanya sebagai anggota kelompok. c. Seorang dosen diperkenankan membimbing lebih dari satu kelompok pengusul PKM- GT, dengan jumlah maksimal 5 (lima) kelompok. d. Naskah diserahkan dalam bentuk hardcopy siap terbit (camera ready) serta soft copy dalam CD dengan format Microsoft Word (doc) dan Adobe Acrobat Reader (pdf). Foto dan gambar kalau perlu disimpan dalam direktori terpisah (sebagai cadangan) dalam CD. Format gambar yang disarankan adalah JPG, untuk foto bisa berasal dari kamera digital atau hasil digitasi menggunakan scanner. Semua file disimpan dalam sebuah folder/direktori dengan nama folder/direktori mengikuti aturan penamaan sebagai berikut : PKM-GT-nn-NamaPT-NamaDepanKetua-Judul_3_Kata_Pertama 20

dengan nn : tahun anggaran pendanaan kegiatan NamaPT : Nama singkatan perguruan tinggi yang biasa digunakan Contoh: PKM-GT-10-UM-Wahyudi-Pengaruh Suhu dan Tekanan----PKM-GT-10-UM-Agung-Ketahanan Masyarakat Terhadap----e. Untuk setiap file yang disertakan, usahakan untuk memberi nama yang menggambarkan isi dari file tersebut. 2. Sifat dan Isi Tulisan Sifat dan isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut. a. Kreatif dan Objektif 1) Tulisan berisi gagasan kreatif yang menawarkan solusi suatu permasalahan yang berkembang di masyarakat.

2) Tulisan tidak bersifat emosional atau tidak subjektif.


3) Tulisan didukung data dan/atau informasi terpercaya. 4) Bersifat asli (bukan karya jiplakan) dan menjauhi duplikasi. b. Logis dan Sistematis a. Tiap langkah penulisan dirancang secara sistematis dan runtut. b. Pada dasarnya karya tulis ilmiah memuat unsur-unsur identifikasi masalah, analisis-sintesis, kesimpulan dan sedapat mungkin memuat saran-saran. c. Isi tulisan berdasarkan telaah pustaka d. Materi Karya Tulis Materi yang ditulis tidak harus sejalan dengan bidang ilmu yang sedang ditekuni para penulis/mahasiswa. Kesempatan ini diberikan kepada mahasiswa yang memiliki ide kreatif dan mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan, walau yang bersangkutan tidak sedang belajar secara formal di bidang tersebut. Materi karya tulis merupakan isu mutakhir atau aktual. 3. Petunjuk Penulisan/Pengetikan Petunjuk penulisan/pengetikan PKM-GT dan tata bahasa yang digunakan mengikuti ketentuan yang ditetapkan untuk artikel PKM-AI. Jumlah

21

halaman artikel PKM-GT ditetapkan sebanyak-banyaknya 15 (lima belas) termasuk daftar pustaka.

J. RAMBU-RAMBU PENULISAN Struktur Penulisan Struktur penulisan hendaknya berisi rancangan yang teratur sebagai berikut . 1. Bagian Awal a. Halaman Judul 1) Judul diketik dengan huruf besar, hendaknya ekspresif, sesuai dan tepat dengan masalah yang ditulis dan tidak membuka peluang untuk penafsiran ganda 2) Nama penulis dan nomor induk mahasiswa ditulis dengan jelas 3) Perguruan tinggi asal ditulis dengan jelas 4) Tahun penulisan 5) Kulit muka luar menggunakan plastik transparan berwarna biru muda b. Lembar Pengesahan 1) Lembar pengesahan memuat judul, nama penulis, dan nomor induk 2) Lembar pengesahan ditandatangani Dosen Pembimbing dan Pembantu Rektor/Ketua/Direktur Bidang Kemahasiswaan lengkap dengan stempel perguruan tinggi. 3) Lembar pengesahan diberi tanggal sesuai dengan tanggal pengesahan. c. Kata Pengantar dari penulis d. Daftar Isi dan daftar lain yang diperlukan seperti daftar gambar, daftar tabel, dan daftar lampiran. e. Ringkasan (bukan abstrak) karya tulis disusun maksimum 1 (satu) halaman yang mencerminkan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metoda penulisan, pembahasan, kesimpulan dan rekomendasi. 2. Bagian Inti a. Pendahuluan 22

Bagian Pendahuluan berisi hal-hal sebagai berikut: 1) latar belakang yang berisi uraian tentang alasan mengangkat gagasan menjadi karya tulis (dilengkapi dengan data atau informasi yang mendukung); 2) tujuan dan manfaat yang ingin dicapai.

b. Gagasan Uraikan tentang: 1) Kondisi kekinian pencetus gagasan (diperoleh dari bahan bacaan, wawancara, observasi, imajinasi yang relevan), 2) Solusi yang pernah ditawarkan atau diterapkan sebelumnya untuk memperbaiki keadaan pencetus gagasan, 3) Seberapa jauh kondisi kekinian pencetus gagasan dapat diperbaiki melalui gagasan yang diajukan, 4) Pihak-pihak yang dipertimbangkan dapat membantu mengimplementasikan gagasan dan uraian peran atau kontribusi masing-masingnya, 5) Langkah-langkah strategis yang harus dilakukan untuk mengimplementasi- kan gagasan sehingga tujuan atau perbaikan yang diharapkan dapat tercapai. Usahakan point 2.b. no. 1-5 dijadikan sub dari gagasan. c. Kesimpulan 1) Gagasan yang diajukan, 2) Teknik implementasi yang akan dilakukan, 3) Prediksi hasil yang akan diperoleh dampak/gagasan). 3. Bagian Akhir

(manfaat

dan

a. Daftar Pustaka ditulis untuk memberi informasi sehingga


pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan. Penulisan Daftar Pustaka mengikuti ketentuan seperti dalam uraian artikel PKM-AI. Daftar Riwayat Hidup (biodata atau curriculum vitae) peserta mencakup: nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, 23

b.

karya-karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan-penghargaan ilmiah yang pernah diraih. Contoh format lihat lampiran. c. Lampiran jika diperlukan, seperti: foto/dukumentasi, data dan informasi lainnya yang mendukung isi tulisan.

K. PROSEDUR PENGUSULAN PROPOSAL DAN TINDAK LANJUT Pada dasarnya penulisan PKM terbuka untuk seluruh mahasiswa Universitas Negeri Malang semua jenjang pendidikan S1 atau diploma dan semua program studi. Hasil penulisan PKM ini akan dikirimkan ke Direktorat Jenderal pendidikan Tinggi di Jakarta untuk dievaluasi. Secara umum prosedur pengusulan (khusus untuk mahasiswa UM) diatur sebagai berikut: 1. Mahasiswa membentuk kelompok pengusul minimal melibatkan mahasiswa dari dua tahun angkatan yang berbeda. Keanggotaan kelompok dapat lintas jurusan, tergantung pada permasalahan yang sedang dikaji. 2. Kelompok pengusul melakukan penulisan, dengan arahan dari dosen pembimbing. 3. Menyerahkan draft penulisan (yang telah disetujui oleh dosen pembimbing dan ketua jurusan) ke Subbag Kemahasiswaan Fakultas yang selanjutnya diproses pengiriman secara kolektif ke Bagian Kemahasiswaan Universitas. 4. Draft penulisan direview oleh Tim Pengembang Kegiatan Penalaran Universitas untuk mendapatkan masukan sebagai bahan revisi. 5. Kelompok pengusul mengambil draft penulisan yang telah direview untuk dilakukan perbaikan. 6. Kelompok pengusul menyerahkan draft akhir penulisan proposal ke Bagian Kemahasiswaan. 7. Bagian Kemahasiswaan meneliti kelengkapan persyaratan administrasi.

24

8. Bagian Kemahasiswaan Universitas mengirimkan proposal dan


atau karya tulis ilmiah ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Jakarta. Setelah proposal atau karya ilmiah dikirimkan ke Dikti, kita menunggu pengumuman hasil penilaian. Mereka yang lolos seleksi mendapatkan pendanaan dari Dikti dengan biaya maksimal Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) untuk jenis PKM-K/M/P/T, sedangkan jenis PKM-AI dan PKM-GT mendapat insentif Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah). Hasilhasil PKM yang dianggap memenuhi syarat akan dilombakan pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang diselenggarakan tiap tahun, kecuali PKM-AI.

L. KRITERIA SELEKSI USULAN PROPOSAL PKM Proposal dari Perguruan Tinggi sebelum dikirim ke Dikti diseleksi oleh Tim dalam 2 (dua) tahap yakni seleksi administrasi dan seleksi isi.

a.

1. Seleksi Tahap Pertama Seleksi Administrasi Seleksi Administrasi meliputi: 1) Ukuran kertas A4 dengan font 12 roman time style, jarak pengetikan 4 cm dari samping kiri, 3 cm samping kanan, 3 cm batas atas, dan 3 cm batas bawah. 2) Judul maksimal 12 karakter. 3) Anggota kelompok harus dari 2 (dua) angkatan berbeda. 4) Halaman pengesahan harus ditandatangai oleh Ketua Pelaksana, Dosen Pendamping, Ketua Jurusan, dan Pembantu rektor Bidang Kemahasiswaan. Stempel hanya ada pada tanda tangan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, dan diproses oleh Bagian Kemahasiswaan. 5) Stempel hanya diperbolehkan untuk pejabat tertinggi dalam suatu lembaga. 6) Struktur harus sesuai dengan panduan. 7) Aturan penulisan sesuai dengan aturan.

25

8)
9) 10)

11) 12) b.

Rancangan biaya maksimal 10 Juta Rupiah, dan tidak boleh melebihi 10 Juta Rupiah. Jumlah halaman. Seorang dosen pendamping hanya diperkenankan diusulkan menjadi pendamping maksimal: a) 3 (tiga) judul/kelompok pelaksana untuk PKMK, PKMM, PKMP, dan PKMT. b) 5 (lima) judul/kelompok pelaksana untuk PKM-AI dan PKMGT. Biodata ketua pelaksana, anggota kelompok, dan dosen pendamping harus ditandatangani masing-masing dalam lembar tersendiri. Tanggal pengesahan pada lembar pengesahan harus diisi lengkap (tanggal, bulan, dan tahun).

Seleksi Kemitraan 1) Untuk PKMT dan PKMM wajib menyertakan Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama (dengan meterai yang berlaku) dari pihak mitra yang disebutkan. Format kemitraan dapat dilihat pada lampiran 4 (PKMT) dan lampiran 5 (PKMM). 2) Kemitraan harus sesuai dengan program kegiatan. c. Seleksi Program 1) Judul proposal tidak boleh yang telah lolos tahun sebelumnya. 2) Tidak boleh ada indikasi plagiator. 3) Dosen pendamping tidak boleh terlalu banyak campur tangan. 4) Dosen pendamping tidak serius melakukan pembimbingan proposal. 5) Proposal tidak boleh terlalu perfect untuk ukuran mahasiswa. 6) Daftar pustaka tidak boleh diluar kewajaran mahasiswa. 7) Dalam 2 3 judul proposal ada kesamaan persis dalam hal: jadwal, metodologi. 8) Tidak boleh mengulang apa yang telah terjadi di masyarakat. 9) Tugas akhir tidak boleh diformat ulang menjadi PKM. 2. Seleksi Tahap II Seleksi Tahap II meliputi: a. Substansi b. Metodologi c. Manfaat d. Kegunaan. 26

Penilaian usulan PKM dilakukan berdasar kriteria mutu sesuai bidang masing-masing PKM dengan format penilaian usulan sebagai berikut:

PKM-PENELITIAN PT :

Kode : Penilai : 1. .. 2. .

FORMULIR PENILAIAN USUL KEGIATAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA Judul Kegiatan Penulis Utama Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3 Anggota 4 : : : : : : Proposal (Rp)

ANGGARAN BIAYA Reviewer(Rp)

27

Dosen Pendamping

KRITERIA PENILAIAN NO.

:
Bob ot 15 15 10 20 15 10 5 5 5 100 NILAI (Bobot x Skor)

KRITERIA

Skor

2 3

4 5

Skor

Kreativitas: Gagasan (orisinalitas, unik dan bermanfaat) Perumusan Masalah (fokus dan atraktif) Tinjauan Pustaka (state of the art) Kesesuaian Metode Penelitian Potensi Program: Kontribusi Perkembangan Ilmu dan Teknologi Potensi Publikasi Artikel Ilmiah/HKI Potensi Komersialisasi Penjadwalan Kegiatan dan Personalia: Lengkap, Jelas, Waktu, dan Personalianya Sesuai Penyusunan Anggaran Biaya: Lengkap, Rinci, Wajar dan Jelas Peruntukannya TOTAL yang diberikan : 1, 2 , 3, 5, 6, 7

PKM-PENERAPAN TEKNOLOGI PT :

Kode : Penilai : 1. .. 2. .

FORMULIR PENILAIAN USUL KEGIATAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA Judul Kegiatan Penulis Utama Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3 : : : : :

ANGGARAN BIAYA Proposal (Rp) Reviewer(Rp)

28

Anggota 4 Dosen Pendamping KRITERIA PENILAIAN NO. 1 KRITERIA

: : Bobot 10 10 25 10 25 10 5 Skor NILAI (Bobot x Skor)

2 3

Kreativitas: Perumusan Masalah (fokus dan atraktif) Tinjauan Pustaka (state of the art) Ketepatan Solusi (focus dan atraktif) Komitmen Kemitraan Potensi Program: Manfaat Bagi Mitra Usaha

Potensi Paten/HKI Penjadwalan Kegiatan dan Personalia: 4 Lengkap, Jelas, Waktu, dan Personalianya Sesuai Penyusunan Anggaran Biaya: 5 Lengkap, Rinci, Wajar dan Jelas Peruntukannya TOTAL Skor yang diberikan : 1, 2 , 3, 5, 6, 7

5 100

PKM KEWIRAUSAHAAN PT :

Kode : Penilai : 1. .. 2. ..

FORMULIR PENILAIAN USULAN KEGIATAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA Judul Kegiatan :

29

Penulis Utama Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3 Anggota 4 Dosen Pendamping KRITERIA PENILAIAN NO. 1

: : : : : :

ANGGARAN BIAYA Propo sal Reviewer (Rp) (Rp)

KRITERIA Kreativitas: Gagasan (unik dan bermanfaat) Keunggulan Produk/Jasa Kebutuhan Masyarakat Potensi Program: Potensi Perolehan Profit Keberlanjutan Usaha Penjadwalan Kegiatan dan Personalia: Lengkap, Jelas, Waktu, dan Personalianya Sesuai Penyusunan Anggaran Biaya: Lengkap, Rinci, Wajar dan Jelas Peruntukannya TOTAL yang diberikan : 1, 2 , 3, 5, 6, 7

Bobo t 20 5 20 20 25 5

Skor

NILAI (Bobot x Skor)

2 3

5 100

Skor

30

PKM - PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PT :

Kode : . Penilai : 1. . 2. .

FORMULIR PENILAIAN USULAN KEGIATAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA Judul Kegiatan : Penulis Utama : Anggota 1 : Anggota 2 : ANGGARAN BIAYA Reviewer Anggota 3 : Proposal (Rp) (Rp) Anggota 4 : Dosen Pendamping : KRITERIA PENILAIAN NILAI Bobo NO. KRITERIA Skor (Bobot x t Skor) Kreativitas: 10 1 Perumusan Masalah Ketepatan Solusi (fokus dan 25 atraktif) 2 Ketepatan Masyarakat Sasaran 15 Potensi Program: 25 3 Manfaat untuk Masyarakat Evaluasi pelaksanaan program 15 Penjadwalan Kegiatan dan Personalia: 5 4 Lengkap, Jelas, Waktu, dan Personalianya Sesuai Penyusunan Anggaran Biaya: 5 5 Lengkap, Rinci, Wajar dan Jelas Peruntukannya TOTAL 100 Skor yang diberikan : 1, 2 , 3, 5, 6, 7

31

Format Penilaian PKM-AI


PKM-AI ID PKM-AI : Penilai 1. 2. : : : : : : KRITERIA JUDUL DAN JUMLAH HALAMAN kesesuaian isi dan judul artikel Jumlah halaman 8 10 halaman ABSTRAK Latar belakang, Tujuan, Metode, Hasil, Kesimpulan, Key words PENDAHULUAN Persoalan yang mendasari pelaksanaan Uraian dasar-dasar keilmuan yang mendukung Kemutakhiran substansi pekerjaan TUJUAN Menemukan teknik/konsep/metode sebagai jawab atas persoalan METODE Kesesuaian dengan persoalan yang akan diselesaikan, Pengembangan metode baru, Penggunaan metode yang sudah ada HASIL DAN PEMBAHASAN Kumpulan dan kejelasan penampilan data Proses/teknik pengolahan data, Ketajaman analisis dan sintesis data,Perbandingan hasil dengan hipotesis atau hasil sejenis sebelumnya Bobo t 5 Sko r NILAI (Bobot x Skor)

Judul Kegiatan Bidang Ilmu Penulis Utama Anggota 1 Anggota 2 Perguruan Tinggi No 1

10

10

25

30

32

7 8

KESIMPULAN Tingkat ketercapaian hasil dengan tujuan DAFTAR PUSTAKA Ditulis sesuai dengan peraturan model Harvard atau Vancouver, Sesuai dengan uraian sitasi, Kemutakhiran pustaka TOTAL

10

5 100

Skor yang diberikan : 1, 2, 3, 5, 6, dan 7

33

Penilaian Artikel PKM-GT No. 1 Kriteria Penilaian Format Makalah: 1. Tata tulis: ukuran kertas, tipografi, kerapihan ketik, tata letak, jumlah halaman 2. Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar Kreativitas Gagasan: 1. Kreatif, inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat 2. Keaslian gagasan 3. Kejelasan pengungkapan ide, sistematika pengungkapan ide Topik yang dikemukakan: 1. Kesesuaian judul dengan tema, topik yang dipilih dan isi karya tulis 2. Aktualitas topik dan fokus analisis yang dipilih Data dan sumber informasi: 1. Kesesuaian informasi dengan acuan yang digunakan 2. Keakuratan data dan informasi Bobo t Sko r Nilai (Bobot x Skor)

10

25

10

15

Analisis-sintesis dan Simpulan 1. Kemampuan menganalisis dan mensintesis 2. Kemampuan menyimpulkan 3. Kemampuan memprediksi dan mentransfer gagasan untuk dapat diadopsi TOTAL BOBOT NILAI ARTIKEL Skor yang diberikan : 1, 2, 3, 5, 6, 7 ---------------------------------------------20.... 34

40 (20) (10) (10)

100 30 %

Penilai, LAMPIRAN 1. FORMAT KULIT MUKA USULAN PKM PKM-P warna Putih PKM-T warna Biru PKM-K warna Kuning PKM-M warna Merah (ukuran A-4)

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (Judul program) BIDANG KEGIATAN:* PKM . . . . . . . . . . . . . Diusulkan oleh: _______________________ (Nama Ketua Kelompok) _______________________ (Nama-nama Anggota Kelompok) _______________________ (Penulisan Nama Ketua maupun Anggota harus _______________________ menyertakan NIM dan tahun angkatan)

NAMA PERGURUAN TINGGI KOTA TAHUN * Pilih salah satu bidang kegiatan (PKM-P, PKM-T, PKM-K, PKM-M)

35

LAMPIRAN 2.
HALAMAN PENGESAHAN USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA ......... *) Judul Kegiatan : Bidang Kegiatan : ( ) PKM-P ( ) PKM-K (Pilih salah satu) ( ) PKM-T ( ) PKM-M Bidang Ilmu : ( ) Kesehatan ( ) Pertanian (Pilih salah satu) ( ) MIPA ( ) Teknologi dan Rekayasa ( ) Sosial Ekonomi ( ) Humaniora ( ) Pendidikan Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap : b. NIM : c. Jurusan : d. Universitas/Institut/Politeknik : e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : f. Alamat email : Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : orang Dosen Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar : b. NIP : c. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Biaya Kegiatan Total : a. Dikti : Rp b. Sumber lain (sebutkan . . . ) : Rp : bulan

1. 2. 3.

4.

5. 6.

7.

8. Jangka Waktu Pelaksanaan Menyetujui Ketua Jurusan (_________________________) NIP. Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (_________________________) NIP. *) pilih salah satu

Malang, _________________ Ketua Pelaksana Kegiatan (_________________________) NIM. Dosen Pendamping

NIP.

(_________________________)

36

LAMPIRAN 3. CONTOH PENULISAN SISTEM HAVARD DAN VANCOUVER. Sistem Havard. Penulisan Daftar Pustaka Sistem Harvard (author-date style) Sistem Harvard menggunakan nama penulis dan tahun publikasi dengan urutan pemunculan berdasarkan nama penulis secara alfabetis. Publikasi dari penulis yang sama dan dalam tahun yang sama ditulis dengan cara menambahkan huruf a, b, atau c dan seterusnya tepat dibelakang tahun publikasi (baik penulisan dalam daftar pustaka maupun sitasi dalam naskah tulisan). Alamat Internet ditulis menggunakan huruf italic. Terdapat banyak varian dari system Harvard yang digunakan dalam berbagai jurnal di dunia. Contoh : Buller H, Hoggart K. 1994a. New drugs for acute respiratory distress syndrome. New England J Med 337(6): 435-439. Buller H, Hoggart K. 1994b. The social integration of British home owners into rench rural communities. J Rural Studies 10(2):197210. Dower M. 1977. Planning aspects of second homes. di dalam Coppock JT (ed.), Second Homes: Curse or Blessing? Oxford: Pergamon Pr. Hlm 210237. Grinspoon L, Bakalar JB. 1993. Marijuana: the Forbidden Medicine. London: Yale Univ Press. Palmer FR. 1986. Mood and Modality. Cambridge: Cambridge Univ Press. Contoh melakukan perujukan sumber pustaka dalam naskah tulisan : Smith (1983) menemukan bahwa tumbuhan pengikat N dapat diinfeksi oleh beberapa spesies Rhizobium yang berbeda. Integrasi vertikal sistem rantai pasokan dapat menghemat total biaya distribusi antara 15% sampai 25 % (Smith, 1949, Bond et al., 1955, Jones dan Green, 1963). Walaupun keberadaan Rhizobium normalnya mampu meningkatkan pertumbuhan kacangkacangan (Nguyen, 1987), namun telah didapat pula hasil yang berbeda bahkan berlawanan (Washington, 1999). 37

Sistem Vancouver Penulisan Daftar Pustaka Sistem Vancouver (author-number style) Sistem Vancouver menggunakan cara penomoran (pemberikan angka) yang berurutan untuk menunjukkan rujukan pustaka (sitasi). Dalam daftar pustaka, pemunculan sumber rujukan dilakukan secara berurut menggunakan nomor sesuai kemunculannya sebagai sitasi dalam naskah tulisan, sehingga memudahkan pembaca untuk menemukannya dibandingkan dengan cara pengurutan secara alfabetis menggunakan nama penulis seperti dalam sistem Harvard. Sistem ini beserta variasinya banyak digunakan di bidang kedokteran dan kesehatan. Contoh : (1) Prabowo GJ, Priyanto E. New drugs for acute respiratory distress syndrome dueto avian virus. N Ind J Med. 2005;337:435-9. (2) Grinspoon L, Bakalar JB. Marijuana: the Forbidden Medicine. London: Yale Univ Pr;1993. (3) Feinberg TE, Farah MJ, editors. Behavioural Neurology and Neuropsychology. Ed ke2. New York: McGraw-Hill; 1997. (4) Grimes EW. A use of freeze-dried bone in Endodontics. J Endod 1994; 20: 355-6. (5) Morse SS. Factors in the emergence of infectious disease. Emerg Infect Dis [serial online] 1995 Jan-Mar; 1(1):[24 screens]. Available from: URL: http://www/cdc/gov/ncidoc/EID/eid.htm. Accessed December 25, 1999. (6) Amerongen AVN, Michels LFE, Roukema PA, Veerman ECI. 1986. Ludah dan kelenjar ludah arti bagi kesehatan gigi. Rafiah Arbyono dan Sutatmi Suryo. Yogyakarta: Gadjah Mada University Pr; 1992. hlm 1-42.

38

(7) Salim S. Pengaruh humiditas dan waktu penyimpanan serta cara curing terhadap sifat fisik, kimia dan mekanik akrilik basis gigi tiruan. Disertasi. Surabaya: Pascasarjana Universitas Airlangga; 1995. hlm 8-21.

LAMPIRAN 4. CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN BEKERJASAMA (PKMT) SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN BEKERJASAMA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Umur : Jabatan : Nama perusahaan/Industri: . Alamat : .. No. Telp/HP : .. Selanjutnya dalam surat pernyataan ini disebut sebagai pihak pertama. Nama : Umur : NIM : Fakultas : Jurusan :. Alamat : .. No. Telp/HP : .. Selanjutnya dalam surat pernyataan ini disebut sebagai pihak kedua. Pihak pertama menyatakan bersedia kerjasama dengan pihak kedua dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penerapan Teknologi (PKMT) dengan judul .............................................................................................. yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang serta bersedia 39

memanfaatkan/menggunakan produk yang dihasilkan untuk menunjang proses produksi di Industri. Ketua Pelaksana PKM, Industri, Malang, Pimpinan

Meterai Rp 6.000,(Nama Terang) LAMPIRAN 5. (Nama Terang)

CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN BEKERJASAMA (PKMM) SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN BEKERJASAMA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Umur : Jabatan : Nama perusahaan/Industri: . Alamat : .. No. Telp/HP : .. Selanjutnya dalam surat pernyataan ini disebut sebagai pihak pertama. Nama : Umur : NIM : Fakultas : Jurusan :. Alamat : .. No. Telp/HP : .. Selanjutnya dalam surat pernyataan ini disebut sebagai pihak kedua. Pihak pertama menyatakan bersedia kerjasama dengan pihak kedua dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM) dengan judul ......................................................................................... yang 40

dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang serta bersedia memanfaatkan/menggunakan produk yang dihasilkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ketua Pelaksana PKM, Industri, Malang, Pimpinan

Meterai Rp 6.000,(Nama Terang) LAMPIRAN 6. ANALISIS EKONOMI, meliputi: 1. Harga Pokok Produksi (HPP) 2. Perkiraan Penjualan 3.Investasi 4. Perhitungan Keuntungan 5. Proyeksi Cash Flow Perhitungan Waktu Kembali Modal (Pay Back Period atau PBP) Contoh Proyeksi Cash Flow
Uraian Persediaan Produk Kas Awal Target Penjualan Nilai Penjualan Jumlah Pemasukan Biaya Peralatan HPP Biaya Pengemasa n Biaya Transporta Persiapan 10.000.00 0 10.000.00 0 2.950.000 Bulan I 180 7.050.000 160 3.680.000 10.730.00 0 2.143.000 90.000 250.000 Bulan II 250 7.743.000 230 5.290.000 13.037.00 0 3.275.000 125.000 250.000 Bulan III 300 8.787.000 280 6.440.000 15.227.00 0 4.050.000 150.000 250.000 Bulan IV 350 10.277.00 0 340 7.820.000 18.097.00 0 4.725.000 175.000 250.000 250.000

(Nama Terang)

6.

41

si Biaya Pemasaran Biaya Listrik dan Air Biaya Telepon Biaya Penyusuna n Laporan Jumlah Pengeluara n Saldo

2.950.000 7.050.000

250.000 125.000 125.000 2.983.000 7.743.000

250.000 125.000 125.000 4.150.000 8.787.000

250.000 125.000 125.000 4.950.000 10.277.00 0

250.000 125.000 125.000 50.000 5.700.000 12.397.00 0

LAMPIRAN 7. DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama : NIM : Fakultas/Jurusan : Perguruan tinggi : Tempat dan Tanggal Lahir : Jenis Kelamin : Agama : Alamat Rumah : Alamat di Malang : Telp./HP : Alamat Email : Riwayat Pendidikan : 1. SD .. Lulus tahun. 2. SMP Lulus tahun. 3. SMA .. Lulus tahun. 4. ........................................ Karya ilmiah yang pernah dibuat: 1. ........................................................................................................... 2. ........................................................................................................... 3. ........................................................................................................... 42

Penghargaan ilmiah yang pernah diraih: 1. ........................................................................................................... 2. ........................................................................................................... 3. ........................................................................................................... Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya, dan apabila terdapat kesalahan di kemudian hari, maka saya siap mempertanggungjawabkannya. Malang,

.................................. NIM. LAMPIRAN 8. METODE PENELITIAN

A. Penelitian Pengembangan

Rancangan Penelitian : Jelaskan bahwa rancangan yang digunakan dalam peneliutian adalah rancangan pengembangan dan jelaskan pula alasan yang mendasari penggunaan rancangan penelitian pengembangan: Prosedur Pengembangan Jelaskan prosedur atau tahapan pengembangan misalnya mulai dari analisis kebutuhan, penyusunan draf produk, uji ahli, revisi, uji lapang, revisi, sampai pada produk akhir. Data dan Sumber Data Jelaskan data yang akan dianalisis sesuaI dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian serta sumber data yang relevan, baik berupa informan (person), benda, maupun tempat. Instrumen Penelitian Jelaskan alat atau instrumen penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data, misalnya angket, lembar observasi, maupun tes. Pengumpulan Data

43

Jelaskan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian, misalnya wawancara, observasi, maupun pemberian tes. Analisis Data Jelaskan langkah-langkah analisis data, termasuk teknik analisisnya.

B. Pengumpulan Deskriptif Kualitatif Rancangan Penelitian Jelaskankan rancangan penelitian yang digunakan, termasuk jenis rancangannya, misalnya rancangan deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus atau multi kasus. Termasuk di dalamnya penjelasan mengenai alasan penggunaan rancangan. Latar/Subjek Penelitian Jelaskan latar atau setting atau lokasi penelitian dan subjek penelitian Data dan Sumber Data Jelaskan data yang akan dianalisis sesuaI dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian serta sumber data yang relevan, baik berupa informan (person), benda, maupun tempat. Instrumen Penelitian Jelaskan alat atau instrumen penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data, misalnya angket dan lembar observasi. Dalam penelitian kualitatif, instrumen utama yang digunakan adalah human instrumen, karena penelitilah yang mengumpulkan, menganalisis, memaknai, dan menyimpulkan hasil. Pengumpulan Data Jelaskan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian, misalnya wawancara, observasi, maupun analisis dokumen. Analisis Data Jelaskan pendekatan analisis data yang digunakan dan jabarkan langkah-langkah analisisnya. Validasi Temuan Sebutkan langkah-langkah yang digunakan peneliti dalam menvalidasi hasil penelitian, misalnya dengan cara trianggulasi, dan lain-lain.

44

C. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Rancangan Penelitian Jelaskan bahwa rancangan yang digunakan dalam peneliutian adalah rancangan PTK dan jelaskan pula alasan yang mendasari penggunaan rancangan penelitian PTK Subjek Penelitian Jelaskan tempat dam suibjek penelitian dilaksanakan: misalnya di laksanakan di sekolah X kelas Y Prosedur Penelitian Jelaskan bahwa prosedur PTK menggunakan sistem siklus yang tahapannya meliputi refleksi, rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, refleksi (Siklus 1), rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, refleksi (siklus 2), dan seterusnya. Instrumen Penelitian Jelaskan alat atau instrumen penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data, misalnya angket, lembar observasi, maupun tes. Pengumpulan Data Jelaskan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian, misalnya wawancara, observasi, maupun pemberian tes. Analisis Data Jelaskan langkah-langkah analisis data, termasuk teknik analisisnya.

E. Penelitian Eksperimen Sebutkan dengan alasan apa memilih jenis penelitian eksperimen. Rancangan penelitian. Sebutkan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) ataukan rancangan acak kelompok (RAK). Penelitian menggunakan perlakuan eksperimen dilakukan berapa kali ulangan. Variabel-variabel. Sebutkan apa saja yang menjadi variabel dalam penelitian. Variabel bebas Variabel terikat Variabel terkendali Populasi dan Sampel 45

mana tertentu.

Sebutkan Populasinya meliputi obyek yang ada di wilayah Sebut pula Sampel yang dipilih ataukah obyek di lahan

Teknik sampling Bagaimana teknik memilih atau melakukan sampling Lokasi Penelitian Sebutkan tempat yang digunakan untuk penelitian. Misalnya tempat eksperimen laboratorium, ataukah di lapangan. Tempat menganalisis hasil penelitian atau melakukan uji di laboratorium mana. Alat dan Bahan Sebutkan alat-alat yang digunakan penelitian, sebutkan pula untuk keperluan kegiatan yang mana? Prosedur Penelitian Buat flow chart (Diagram Alir Penelitian) Tahap-Tahap penelitian Data (Sebutkan datanya berupa apa saja) Ordinal Nominal Interval Teknik Analisis Data Sebutkan bagaimana teknik menganalisis data, validitasnya, signifikansinya (secara analisis statistik/anava, T tes atau lainnya, sebutkan pula derajat kepercayaannya menggunakan LS=5% ataukah 1% ). Jika secara deskriptif, sebutkan buku panduan apa yang digunakan untuk merujuk (tulis secara lengkap buku teks yang digunakan).

46