Anda di halaman 1dari 5

They're really my friends

Alvin sang anak pindahan yang jenius dan cuek. Rizky, anak konglomerat dan playboy kelas kakap. Jerry Clausius dipanggil JC (baca: Jessie) yang baik hati, dan tidak bisa menolak permintaan orang lain. Meski tak mau mengakuinya, mereka bertiga adalah sahabat yang kompak. Sifat mereka memang bertolak-belakang namun sama-sama di sukai para siswi. Rizky dan JC berhasil membuat Alvin yang cuek itu tertawa. Sejak saat itu, mereka bertiga selalu makan siang bersama. Eh gue mau jemput cewek gue di sekolahnya. Mau ikut nggak? ujar Rizky. Gue ada janji, sorry. gumam Alvin sambil melihat jam tangannya. Gue mau bikin pr, Ky. Gue mesti remed. Sorry ya. By the way, cewek yang mana lagi nih? hahaha sahut JC. Yang anak bulungan, cantik lho. Gue kan pengen pamer sama lo berdua hehehe. Katanya cewek-cewek bikin page Anti Rizky di facebook. Hati-hati aja lo ky, gonta-ganti pacar terus sih. Celetuk Alvin sambil bangkit dari kursinya menuju pintu kantin. JC tertawa melihat Rizky melempari Alvin yang berlari keluar dengan plastik bekas makanan. Rizky menyalakan motornya dan bergegas menuju toko kue untuk membeli Cheese Cake kesukaan Ira, pacarnya yang baru. Ketika sampai di Bulungan, betapa kagetnya ia melihat Ira keluar gerbang sambil menggandeng Alvin! Tidak salah lagi itu memang Alvin! Bukankah tadi ia bilang ada janji? Jangan-jangan janji itu dengan Ira? Rizky marah bukan main. Ia berniat menanyakannya langsung kepada Alvin besok pagi.

Vin! Kemaren lo bilang ada janji ya? Janji sama siapa sih? Rizky mencegat Alvin di depan pintu kelas. Anak temen nyokap. Kenapa lo? tanya Alvin keheranan.

Oh jadi sama anak temen nyokap lo aja pake gandeng-gandeng segala ya. Diam-diam menghanyutkan ya lo Lo liat? Kok sewot gitu sih? Gue nggak mau basa-basi, Ira itu cewek gue! Baru aja gue dapetin dia, udah di rebut, sama lo lagi! Gila. hah? Dia bilang dia nggak punya cowok kok. Lagian gue nggak tertarik sama cewek kayak gitu. Jangan ngamuk gitu dong, Ky, Cewek kayak gitu? Maksud lo apa? Dan jelas-jelas dia punya gue! Mentangmentang gue baikin dikit langsung ngelunjak lo, anak baru! Pinter dikit belagu! Capek ah gue. Ky, tunggu! Ah terserahlah! Rizky pergi meninggalkan Alvin. Dia sedih sekali. Alvin dan JC, hanya mereka yang berteman dengan Rizky bukan karena harta benda yang dimilikinya. Pinter dikit belagu? Alvin itu Jenius tau, Jenius! Dan sekarang, Alvin ngerebut cewek gue? Wah harga diri gue sebagai lelaki sejati tercoreng! Ah Rizky, lelaki sejati atau playboy sejati? Ngapain lo bisik-bisik sendiri? Tadi ribut sama Alvin ya? Tumben adu mulut, biasanya tabok-tabokan. sapa JC sambil merayu Rizky untuk bercerita. Cewek gue, Jess. Waktu mau gue jemput kemaren, gue liat dia keluar gerbang sambil ngegandeng si Alvin. Kesel banget gue. Kata Rizky dengan sedih. Loh, tapi Alvin sendiri kan belom liat cewek lo. Pasti dia nggak tau dong kalo itu cewek lo? jawab JC Lo kan tau Alvin, dia nggak pernah tertarik sama cewek. Mungkin aja dia cari tau siapa cewek gue karena punya dendam sama gue. Kan emang banyak yang kesel sama gue. Dan kebetulan cewek itu anak temen nyokapnya! kekesalan Rizky mulai memuncak.

Ya kali deh Alvin dendam sama lo, Ky. Alvin kan nggak dendaman. Pasti o nggak dengerin penjelasan dia dulu ya? Coba deh lo ngomong pelan-pelan sama dia. Gue yakin dia nggak jahat. JC menyarankan. Emang dia bisa ngejelasin apa? Kutu buku kurang tidur kayak gitu, lo ngebelain dia? Kenapa sih nggak lo beruda homo-an aja sekalian! Rizky beranjak pergi meninggalkan JC yang heran dibuatnya. Memang ini pertama kalinya Rizky dan Alvin bertengkar dan benar-benar bertengkar sampai tidak berbicara seharian. Pada saat itulah Andre sang ketua kelas menghampiri Rizky. Ky, berantem sama Alvin sama JC? Udahlah, mereka emang nggak cocok sama lo. Lo kan orang kalangan atas Iya kali ya ndre, lo mau gue traktir starbuck nggak? Temenin gue dong, nanti gue anter pulang deh. Ujar Rizky Sip! Thanks ya, ky. Lo emang manusia paling sempurna deh! rayu Andre. Rizky hanya tersenyum.

Suara Andre dan kawan-kawannya terdengar dari ujung lorong depan kelas. Asik nih sekarang gue lumayan deket sama Rizky, kemaren gue di traktir starbuck lho! Nanti minta ditraktir apa ya? Atau gue minta supaya jadi wakil perusahan bokapnya aja? Hahaha Dia tertawa bersama kawanan geng nya. Rizky menjadi marah. Satu lagi orang yang mendekatinya karena kekayaannya. Ia pergi meninggalkan Andre begitu saja. Barulah ia menyadari betapa berharganya Alvin dan JC, sahabat-sahabatnya yang begitu tulus berteman dengannya. Mereka bahkan tidak pernah mau ditraktir oleh Rizky. Rizky segera menancap gas menuju rumah JC. JC! Sorry ya! Gue emang gampang marah. Gue terlalu cepat mengambil tindakan, maafin gue, Jess! teriak Rizky di depan rumah JC.

Astaga hahaha. Nggak usah teriak-teriak kali, Ky. Dari awal gue nggak ambil pusing kok. Kalo mau minta maaf, minta maaflah sama si Alvin. Sahut JC dengan tenang. oke! Naik, Jess. Kita ke tempat kos nya si Alvin! teriak Rizky lagi. Eh?! Sekarang? Tunggu! Rizky!! Dengan ditariknya JC oleh Rizky menuju rumah Alvin, mereka resmi berangkat menuju tempat Alvin ngekos. Sesampainya di sana, Rizky segera meminta maaf atas tindakannya yang spontan. Alvin tersenyum dan memukul pelan pundak Rizky, kemudian mengelus kepalanya atau lebih tepatnya, mengacak-acak rambutnya. Tiba-tiba, handphone JC yang ada di atas meja bordering. Rizky mengambil handphone JC. Jess, hape lo bunyi nih. Ada telepon dari IRA?! Jess, lo?! Loh kenapa? Cewek gue tuh, gue baru jadian kemaren. Maaf baru ngasih tau JC cengengesan. Jess yang bikin kita berantem itu kan seorang cewek bernama I-R-A. Rizky nggak bilang? kata Alvin. Demi apa?! Ky, lo nggak nyebutin namanya! Tapi dia bilang dia nggak punya pacar kok Mereka bertiga tersenyum sinis sambil melihat satu sama lain. Jess, angkat teleponnya. Potong Alvin. Oke. Halo, Ira? Aku lagi sama temen aku, kenapa? Boleh-boleh, di KFC yang biasa ya? Aku ajak temen-temen aku boleh? Oke, see you. JC mengedipkan mata kepada kedua sahabatnya itu. Ky, Vin, siapin motor kalian! Kita ke KFC sekarang, GO GO GO! kata JC dengan semangat. Ada apaan sih? Udah, ikutin aja, Vin

Alvin dan Rizky berusaha menutupi wajah mereka dibalik JC. Ira! Nunggu lama ya? Sorry nih sapa JC Nggak apa-apa kok say tenang aja. Itu temen-temen kamu? Kenalin dong? sahut Ira sambil memainkan rambutnya. Oke, kenalin ini temen aku namanya Rizky! Nah yang ini namanya, Alvin! Ganteng-ganteng yah? JC berteriak riang. Ira sangat terkejut. Melihat Rizky tersenyum dingin dan Alvin yang memandangnya tanpa ekspresi, ia tak dapat berkata apa-apa. Tubuhnya langsung lemas. Oh ini cewek lo, jess? Wah ternyata kita punya pacar yang sama ya hahaha.