P. 1
Daftar Cagar Alam Indonesia Di

Daftar Cagar Alam Indonesia Di

|Views: 198|Likes:
Dipublikasikan oleh Phy Outsiders

More info:

Published by: Phy Outsiders on Sep 20, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/21/2015

pdf

text

original

Daftar Cagar Alam Indonesia di Jawa

Posted on 14 September 2010 by alamendah Daftar Cagar Alam Indonesia di Jawa merupakan seri daftar Cagar Alam yang telah ditetapkan di Indonesia. Sebagaimana diketahui, Cagar alam (nature sanctuary) adalah suatu kawasan suaka alam karena keadaan alamnya yang mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Cagar Alam berfungsi sebagai kawasan perlindungan terhadap seluruh komponen ekosistem, baik flora, fauna, maupun habitatnya. Semua proses tersebut dibiarkan berlangsung secara alami tanpa campur tangan manusia sehingga karena kawasan tersebut harus dibiarkan sesuai dengan aslinya. Campur tangan manusia hanya dimungkinkan apabila terjadi suatu proses, baik alamiah maupun karena perbuatan manusia, yang dapat mengakibatkan kawasan tersebut punah. Penetapan cagar alam mewakili tipe ekosistem tertentu semisal terumbu karang, mangrove, lamun, hutan dataran rendah, hutan meranggas, savanna (padang rumput), gurun, rawa dan danau, sungai, payau, batu kapur dan gamping, gua, submontane dan alpine, dan sebagainya. Karena itu, sebuah negara yang memiliki komitmen terhadap konservasi, akan memiliki sangat banyak kawasan cagar alam. Banyaknya cagar alam ditentukan berdasarkan banyaknya tipe ekosistem yang ada dan perlu diperlindungi di negara tersebut. Di Indonesia, secara garis besar cagar alam terbagi dalam Cagar Alam Daratan, baik tanah maupun perairan darat (biasa disebut sebagai “cagar alam saja”), Cagar Alam Laut, dan Cagar Alam Biosfer. Di pulau Jawa hanya dijumpai Cagar Alam dan Cagar Alam Laut. Selain cagar alam, Indonesia memiliki kawasan suaka alam lainnya yaitu Suaka Margasatwa. Juga memiliki kawasan Pelestarian Alam yang meliputi Taman Nasional, Taman Hutan Raya, dan Taman Wisata Alam. Sampai dengan tahun 2008, di Indonesia telah ditetapkan sedikitnya 237 lokasi cagar alam, baik daratan maupun perairan, dengan luas keseluruhan mencapai 4.730.704,04 hektar. Cagar alam tersebut tersebar diberbagai wilayah di Indonesia, termasuk di pulau Jawa. Berikut adalah daftar cagar alam Indonesia yang berada di pulau Jawa dan pulau-pulau kecil sekitarnya. Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Banten
   

CA RAWA DANAU; Serang, 2.500,00 ha, GB No. 50/1921 Staatsblad 689, 16 November 1921. CA PULAU DUA; Serang, 32,85 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 253/Kpts-II/1984, 26 Desember 1984. Cagar Alam Laut PULAU SANGIANG; Serang, 700,35 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 112/Kpts-II/1985, 23 Mei 1985. CA TUKUNG GEDE; Serang, 1.700,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 396/Kpts/ Um/6/79, 23 Juni 1979.

Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Jawa Barat
   

CA ARCA DOMAS; Cianjur, 2,00 ha, GB Nomor 28, 16 April 1913. CA TELAGA BODAS; Garut, 261,50 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 98/Kpts/ Um/2/78, 2 Februari 1978. CA BOJONGLARANG JAYANTI; Cianjur, 750,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 516/Kpts/Um/10/73, 16 Oktober 1973. CA GUNUNG BURANGRANG; Bandung, 2.700,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 479/Kpts/Um/8/79, 2 Agustus 1979.

9 Juni 1978. 1. Sukabumi. CA YANLAPA. CA TANGKUBAN PERAHU-PELABUHAN RATU. Bandung. 9 Juni 1981.10 ha. Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 79/Menteri Kehutanan RI-II/2004. GB 12 Staatsblad 407. 21 Februari 1919.00 ha. Cianjur. 25. CA CIBANTENG. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 32. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. Rembang. Ciamis. 2.00 ha. 11 Januari 1979.00 ha. Bandung. Bandung. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 595/Kpts/Um/9/79. seluas 470. CA GUNUNG BUTAK. 8. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 660/Kpts/Um/10/81.620. CA PANANJUNG PANGANDARAN. 11 Maret 2004. CA TELAGA PATENGGANG. Jepara. 21 September 1979. Blora. 8. 21. CA CABAK I/. 15 Juni 1999. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 528/Kpts/Um/9/74. GB No. Blora. CA SUKAWAYANA. CA KAWAH KAMOJANG. 50.25 ha.00 ha. 11 Juli 1919. CA Laut LEUWENG SANCANG.00 ha.50 ha. 28 Mei 1925. 16. Bogor. Cianjur. 28 Maret 1956. CA TANGKUBAN PERAHU-BANDUNG. 2 Juli 1927. 27/1927. CA YUNGHUN. 3 Juni 1990.00 ha.50 ha. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 137/Kpts/Um/3/56.000. 21. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 274/ Kpts-II/1999. Cianjur. 15 Juni 1999. CA NUSA GEDE PANJALU. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 370/ Kpts/Um/6/78. CA CURUG BENGKAWAH.00 ha sesuai dengan Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor : 225/Kpts-II/1990. CA TELAGA WARNA. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 68/Kpts/Um/2/78. 2 Maret 1931. 126. CA BEKUTUK. 16 Desember 1989. 21 Februari 1919. Cianjur.00 ha. 1. 19/1934 Staatsblad 669. 12 Desember 1954.00 ha. Bandung.00 ha. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 68/Kpts/Um/1/79. GB No.45 ha. 83/1919 Staatsblad 392. CA TAKOKAK. Garut.18 ha.000.30 ha. 6/1919 Staatsblad 90. GB No. 368. 30. Sukabumi. 21 Februari 1919 Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Jawa Tengah       CA BANTAR BOLANG. CA GUNUNG TILU. 30. Ciamis. 3 September 1974.40 ha.157. 15 Juni 1999. 2. 24. 6. 1. GB No. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 132/ Kpts/Um/12/54. 516. 21 November 1930. Garut. 10. Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 755/ Kpts-II/1989. 11 Juli 1919. 6/1919 Staatsblad 90. 6/1919 Staatsblad 90.290.00 ha. 7 Mei 1999.150. GB No.00 ha. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 41/Kpts/Um/1/79. . Sumedang. CA MALABAR. Garut. 15.00 ha. Cianjur. 83/1919 Staatsblad 392. 21 Februari 1919. CA DUNGUS IWUL. Pemalang. 9. CA CIGENTENG-CIPANJI. 12 Juli 1934. 7 Februari 1978. 33. CA GUNUNG JAGAT. 22 Januari 1979.                       CA CADAS MALANG. 1. Bandung.00 ha.379.00 ha. GB No. 12 Juni 1990 CA GUNUNG PAPANDAYAN. CA GUNUNG SIMPANG. 3/1925 Staatsblad 243. GB No.70 ha. Garut. GB No.00 ha. CA GUNUNG CELERING. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 25.50 ha. 11 Oktober 1981. Pemalang. Bandung.650.00 ha. 23/1931 Staatsblad 99.00 ha. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 481/Kpts/ Um/6/81. 419. CA LEUWENG SANCANG. GB No. 7.30 ha. Bandung. Cagar Alam Laut PANANJUNG PANGANDARAN. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 92/Kpts-II/1990. GB No. Sukabumi. 6/1919 Staatsblad 90.

Semarang.00 ha. Keputusan Menhu Nomor: 74/Menteri Kehutanan RI-II/2004. Banjarnegara. 50. 16. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/ Kpts-II/1999.40 ha. 10. 15 Juni 1999. CA TELOGO RANJENG. CA KARANG BOLONG. Pasuruan. Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Jawa Timur        CA GUNUNG ABANG. 725. CA PESON SUBAH I. 10 Maret 2004. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999. Pemalang. Pemalang. KELING I/II/III. CA NUSA BARONG.00 ha.00 ha.80 ha.50 ha. 15 Juni 1999. Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 106/Menteri Kehutanan RI-II/2004.60 ha. 15 Juni 1999. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999.50 ha. 5 Desember 1979. Jepara. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 4.70 ha. 1. CA PULAU BAWEAN. Jember. Pemalang. Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 82/Menteri Kehutanan RI-II/2004. 15 Juni 1999. 15 Juni 1999.00 ha. CA NUSAKAMBANGAN. Batang. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999.70 ha. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 15 Juni 1999. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 15 Juni 1999.40 ha. Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 115/Menteri Kehutanan RI-II/2004.                    CA TELOGO DRINGO. Banyuwangi. CA ULO LANANG KECUBUNG. Semarang. Cilacap. 24 Juni 1978. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 6. Jepara. 6. Pemalang. Banjarnegara. 26. GB No.468. CA BESOWO GADUNGAN. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 100. Pemalang dan Cilacap. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 2. Tegal. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. CA CORAH MANIS SEMPOLAN. Jember. CA MOGA. 58. 7.00 ha. 2980. CA PANTODOMAS. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. CA CEDING. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 2. 1. Kendal. CA VAK 53 COMAL. Kediri. 15 Juni 1999. 0. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/ Kpts-II/1999. CA PAGER WUNUNG DARUPRONO. 15 Juni 1999. Batang. 10 Maret 2004. CA KEMBANG.00 ha. Semarang.00 ha. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 69. 15 Juni 1999. 15 Juni 1999. 20. CA PRINGOMBO I/II. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999.00 ha. Banjarnegara. 10. CA KAWAH IJEN MERAPI UNGGUP-UNGGUP. 15 Juni 1999. CA SEPAKUNG. 15 Juni 1999.10 ha. 61. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 762/Kpts/Um/12/1979. 14 April 2004. 1. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 1.80 ha.205.00 ha. CA GUNUNG GEBUGAN-UNGARAN. CA TELAGA SUMURUP. 24. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/ 1999. 2.100. Batang. 18. CA GUCI. 15 Juni 1999. 15 Juni 1999. Surabaya.10 ha. 1. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/ 1999. 15 Juni 1999. Wonosobo.00 ha. CA SUBVAK 18C/19B.00 ha. 15 Juni 1999.00 ha.20 ha.00 ha. 15 Juni 1999.80 ha. 33.10 ha. 15 Juni 1999. 19 April 2004. Bondowoso. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 458/Kpts/ Um/7/78. CA PESON SUBAH II. CA GETAS. . 15 Juni 1999.

00 ha. Malang. 15 Juni 1999. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 435/Kpts-II/1999. 7. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/ Kpts-II/1999. Semoga. GB No. sering saya menjumpai seorang sobat yang tidak mengetahui jika di daerahnya terdapat cagar alam. 27.80 ha.00 ha. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/ Kpts-II/1999. 24 Maret 1933.           CA JANGGANGAN REGOJAMPI I/II. 15 Juni 1999. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999. dengan ini kita semua semakin mengenal bahwa Indonesia memiliki berbagai cagar alam dengan karakteristik ekosistem yang berbeda-beda sehingga membuat kita semakin mencintai lingkungan hidup. Cilacap. 18. GB 379/321/16. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999. Gunung Kidul. CA PULAU SEMPU. Bojonegoro. 15 Juni 1999. CA GUNUNG PICIS. CA WATANGAN PUGER I-VI. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999. CA PACUR INJEN I/II. 15 Juni 1999. Bondowoso. cagar alam di pulau Sulawesi. 15 Juni 1999. Daftar cagar alam Indonesia di luar pulau Jawa. CA WIJAYA KUSUMA. 2. 190. Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi DI Yogyakarta  CA TELUK BARON. CA SAOBI–KANGEAN. Bondowoso. cagar alam di kepulauan Maluku dan cagar alam di Nusatenggara akan saya sajikan dalam tulisan lain. 15 Juni 1999. 12. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999.00 ha. Jakarta Utara.00 ha. Ponorogo. semisal cagar alam di pulau Sumatera. CA MANGGIS GADUNGAN. . 877. Jember. cagar alam di pulau Pupua.00 ha.90 ha. 2. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999.00 ha. CA GUNUNG SIGOGOR.00 ha.95 ha. bahkan hanya berjarak kurang dari 2 km dari rumahnya. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999.00 ha. Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi DKI Jakarta  CA PULAU BOKOR. 430. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999. 60/1921 Staatsblad 683. Sumenep (Madura). 1. 18. CA SUNGAI KOLBU IYANG PLATEU. 3. Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 417/Kpts-II/1999. 15 Juni 1999. Ponorogo.50 ha. 3. cagar alam di pulau Kalimantan. Kemarin. 16 November 1921. Kediri. 15 Juni 1999. 15 Juni 1999. CA GUA NGLIRIP.50 ha. 15 Juni 1999. Banyuwangi. 15 Juni 1999.

598 .

3.3 # 4247 .  05:9:8.3 03907 !079.3     . 0  O  %&&  $07.

598.

&2.

.

3 03907 !079./!74.3.38.9 # $..19. :3  O .  05:9:8.23/4308.3 # 4247 .7:9     ..3:7  . 4247 57   %  $ .7..7.7.

598.

&2.

.

05:9:8. 0-7:.3.3:7  .3# 4247.7  O   #%.303907!079.

598.

&2.

 .

3/:3     .  94-07  O  && &## .3.  05:9:8.3 03907 !079.3 #4247.

598.

&2.

.

 :89:8  O O .

3:7    .O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O  $  .   4  .

/    :   %..3:7  .98-. $9. 4 .

  4  ..$9./ 0   % ! .3/:3    .98-.

/    0-7:.7  &&$&$:. $9.-:2  . 4 ..98-.

$9.   4  ./ ..28    .709   &$  !& .98-.

05:9:8.3.98-./    0-7:. $9.303907!079.3   .7  &&%$:20/.3#4247 ..

598.

&2.

.

7:9     .3#4247.3 03907 0:9.  05:9:8.3 !070-:3. 0802-07      .3 /.3.

598 .

3 # 4247 .7:9     .3. 0   & $ .  05:9:8.3 03907 !079.

598.

&2.

.

3 03907 0:9.3#4247.3 /.  05:9:8.7:9     .3. :3   .:9 & $ .3!070-:3.

598 .

4 .3/:3   . :3  #.

 :  !&!#.28   . 4 .

 /03.3 05:9:8.8   .7 .3../  :  .$9.2 ..:9 !& !#  80:.3#4247. 808:.3039070:9.98-.

598 .

3 03907 !079.7:9     .3. :3   && !! .  05:9:8.3 # 4247.

598.

&2.

.

3.3:.7   % !% . .  05:9:8.3 # 4247 .3/:3    .3 03907 !079.

598.

&2.

 .

 05:9:8.3#4247.3.3/:3    .3 03907 !079.  94-07   && $! .3:7  .

598.

&2.

.

-:2     .   4  .7   $& $:.3:. .

4 . $9.98-.3:7  ./    :   % ..

3 03907 !079.7   %& !#& & ./ 0-7:.3.3#4247..3/:3     .98-.$9.  05:9:8.

598.

&2.

.

   $9.  05:9:8.3.02-07   && %& .3 03907 !079..3/:3    .3 # 4247 .-:2    ./  4. $05902-07   %& !#& !& #%& $:.98-.

598.

&2.

.

3 # 4247 .  05:9:8. 0-7:.3 03907 !079.3:7    .3.7   % # .

598.

&2.

.

3 03907 !079. :3   ! 447    .3.3 # 4247 .  05:9:8.

598.

&2.

.

3/:3   . 4 . .709  &&.

19.3 03907 0:9.7 .%03.7....3.7.$9.3 !070-:3.3 /./!74.3#4247. O O O O O O  %#   !02.38.23/4308.3     ..98-./ 0-7:.  05:9:8.

598 .

3 # 4247 .3.  05:9:8.    . :3   &%& 47.3 03907 !079.

598.

&2.

.

3039070:9. 05:9:8.3. $05902-07  &&&%#02-.3   .3#4247 .

3# .3.039070:9.

709     .  .

   .3 /. 47.3.3 !070-:3.3 03907 0:9.3 # 4247.  05:9:8.

598 .

3 # 4247.  05:9:8.7. :3   && # 05.     .3.3 03907 0:9.

598 .

3 !070-:3..3#4247.  05:9:8.3 /.3 03907 0:9.3     . 0802-07   &#&  !02.3.

598 .

 :3  .

730.O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O  %   #  .3#4247.7.3.  05:9:8.3.    .3 03907 0:9.3 !070-:3.3 /.

598 .

3     .3/.  05:9:8.3 03907 0:9.7.3.3!070-:3.3#4247. :3   && & &# $02.

598 .

 05:9:8. :3   %$ $02.3 03907 0:9.3.3 /.7.3 !070-:3.3 # 4247.3    .

598 .

 :3   & !02.3 !070-:3.3    .3 # 4247..  05:9:8.3 03907 0:9.3 /.3.

598 .

3#4247.3 03907 0:9.3 !070-:3.5    . :3   #    .3 /...3.  05:9:8.

598 .

 :3   .

.

3 !070-:3.3 /.  05:9:8.7.     .3.3 # 4247. 05.3 03907 0:9.

598 .

3 /.     .3 # 4247.3 !070-:3.7. :3    05.3.3 03907 0:9.  05:9:8.

598 .

3 /. :3     !02.3    ..3 03907 0:9.3 # 4247.  05:9:8.3.3 !070-:3.

598 .

5      .3!070-:3.  05:9:8.3#4247.3..3 /. :3   &$ !02..3/.3 .3 03907 0:9..

598 .

 :3   !# && #&!#   03/.3.  05:9:8.3#4247.3 03907 0:9.     .

3.3# .039070:9.

  57    !%  $ 43484-4     .3#4247.3 !070-:3.  05:9:8.3 /.3.3 03907 0:9.

598 .

3 # 4247 .3     .3 03907 0:9.  05:9:8.3. :3   !$  $&  .9.

3.3# .039070:9.

9.709    !$  $&  .3 03907 0:9.   .  05:9:8.3 !070-:3.3 /.3.3#4247.3    .

598 .

 :3   !#   .

730.3.3 !070-:3.3#4247.3 03907 0:9.3.    .  05:9:8.3 /.7. .

598 .

 :3   %   # !02..3#4247.3 03907 0:9.3     .3.3 !070-:3.  05:9:8.3 /.

598 .

7.3    . :3   $!& $02.3 03: 4247 .  05:9:8.

3.3# .03907 0:9.

   .709   $&'.

05:9:8.3/.   .3039070:9.3 #4247.%0.3.3!070-:3.

598 .

  .7.3/.3 03907 0:9. :3  %$&&#&!.3.730.  05:9:8.3 !070-:3.3#4247.3.

598 .

3# 4247 .3039070:9.3   . :3  & &&.3. 05:9:8.9.

039070:9.3.3# .

7.  05:9:8.38.%2:7 O O O O O O O  &&  !.3     ..23/4308.3 03907 !079.3 # 4247 .3. 4   ..8:7:.  57   ' !02.3   ..19./!74.7.

598.

&2.

.

 :3   &$ #  02-07     .3#4247.3 03907 0:9.3.3 !070-:3.  05:9:8.3 /.

598 .

.3.-. 05:9:8.  .303907!079. :3  !&&$:7.3#4247 .

598.

&2.

.

 0802-07   $   & 0/7    .3.3 /.  05:9:8.3 03907 0:9.3#4247.3 !070-:3.

598 .

3!070-:3.3/.3 03907 0:9.3. :3  43/4484  . 05:9:8.3# 4247.

598 .

3.  05:9:8.3 03907 0:9.3!070-:3.3#4247.3 /. :3    # $ $!  02-07     .

598 .

3 /. :3     #! &&! &&! .3.3 # 4247 .3 !070-:3.3 03907 0:9.3:.  05:9:8.3     .

598 .

   :3   .

O O O O O O O O O O O   # ! .

3!070-:3.3/. .3.3 03907 0:9.  05:9:8.3#4247.3     .3:.

598 .

3 03907 0:9.  05:9:8. :3   $&  &  !%& 43/4484     .3.3!070-:3.3#4247.3/.

598 .

3.3 /.3#4247.3 03907 0:9.3 !070-:3. :3   $ & 0/7    .  05:9:8.

598 .

3 !070-:3.  05:9:8.3#4247.3 03907 0:9.3 /.3. :3   & #! 4430474    .

598 .

 :3   !&#  .

 43/4484    .3 03907 0:9.3.3 !070-:3.  05:9:8.3 /.3#4247.

598 .

3 !070-:3. :3   && !$ !434744     .3 03907 0:9.3.  05:9:8.3#4247.3 /.

598 .

3039070:9.  ./:7.3.3!070-:3. :3  $  $:20305 . 05:9:8.3#4247.3 /.

598 .

 05:9:8.3.3 /.3    .3 03907 0:9. :3   !&& $!& .3 !070-:3.3#4247..

598 .

 05:9:8.3 !070-:3.3 /. :3   && $  # !434744     .3#4247.3 03907 0:9.3.

598 .

3#4247.3 03907 0:9.3.3 /.  05:9:8. :3   % !&#  ' 02-07    .3 !070-:3.

598 .

5    .3.3 /...  05:9:8.3 !070-:3.3#4247. :3    &$& .3 03907 0:9.

598 .

.79./!74.7.7. O %&# :3:3/:  .19.384.. . :3  .23/4308.

.

..7.    . &9.709  .7.   4   .19.38.7.79..79. O  !&&   # . ./!74.23/4308.

2/5:.39..:.98-.3 ..77:2..19.7.. -. 907/.39.3.3..7.. ..: $:2... 802:.  8028.73  8073 8..7 .9..:$:.3. / :..7.: ..72/.7.3 84-. -07.. $024. 803.:!:5:.9 9.3 .7.2 3/4308.3 20303.3 9/.3 3 9.08 .7.....2  -..:7.2/5:.907.7 5:..2/5:.  .07.3.:.903.90789 0488902 ./    4.7 .2 /03. 3/4308.02-07  .3. $9.3 -07-0/...2 /05:..2..7..5.. .3 .2 / 5:. /03. 20309. 3:3. 802.3/:5  .3/.. 202 -07-. -0/..7 .7 . 8047.2/:8.3/..29:8.. 203:25.7. 202-:.3. .7 .8.::/.: .. 802.3 203.9 ..38.. / /....3  02...

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->