Anda di halaman 1dari 15

TUGAS PRAKTIKUM PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

HARDWARE

NAMA NIM : KELOMPOK : ASISTEN : 1. AGUSMAN 2. AKBAR 3. ZULFIQAR BUSRAH 4. FACHRUL ISLAM 5. ANDI TENRI WULENG

: M. HIDAYATULLAH NUR H11111015 I (SATU) MATH 6. SUPRI BIN HJ. AMIR 7. RAHMAT JANUAR NOOR 8. NURFUAIDAH SUARDI 9. RIZAL MANSYUR 10. FIRMAN SAPUTRA

LABORATORIUM KOMPUTASI JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2011

1. Tutorial Merakit Komputer dapat dilakukan dengan beberapa langkah : I. Persiapan : 1. Persiapkan tools yang dibutuhkan seperti obeng(+) dan (-) 2. Pastikan komputer dalam keadaan mati (power off) 3. Jauhkan segala magnet dari hardisk. 4. Jauhkan air dan cairan dari komputer dan komponennya. 5. Sangat disarankan menginstall dengan disertai manual dari motherboard. II. Menginstall Processor : (Jenis Socket) : 1. Lokasikan soket Zif dan buka dengan menarik tangkai soket keatas 2. Masukkan CPU kedalam socket dengan menjaga keadaan tangkai soket ketika memasukkan CPU 3. Ketika memasukkan CPU harus memperhatikan orientasi yang benar ada petunjuk khusus pada pocessor dan socket. 4. Dorong kebawah CPU dan kembalikan tangkai soket ke posisi semula. 5. Letakkan Heatsink diatas CPU dan pasang pengikatnya dengan benar. 6. Rangkaikan kabel fan (kipas) dengan supply.

Untuk tipe Slot :

Perhatian : Beberapa Motherboard masih memakai jumper setting atau Dip setting untuk mengatur kecepatan clock untuk processor. Sebagaian yang lainnya secara otomatis mendeteksi kecepatan processor atau setting secara BIOS.

III. Menginstall Memori Jumlah slot dari memori tergantung dari slot yang tersedia pada MotherBoard. Cara pemasangan DIMM (SDRAM) :

1. 2. 3. 4.

Buka kancing socket Periksa figure cetakan RAM Masukkan modul SDRAM ke DIMM slot Kunci/Tekan kembali kancing

IV. Menginstall AGP Card 1. Cari Lokasi AGP slot 2. Pasang AGP Port dengan hati-hati, tekan tegak lurus dengan bidang motherboard.

3. Pemasangan peralatan lainnya pada slot PCI atau ISA seperti VGA Card, Sound Card dll caranya sama dengan pemasangan AGP card. Perbedaan hanya jenis Slot yang akan dipasang. V. Menginstall HardDisk : 1. Cari Port IDE pada MotherBoard 2. Pasang ujung kabel pada IDE connector, perhatikan warna merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada IDE connector.

3. Pasang ujung lainnya pada HardDisk 4. Pasang kabel supply HardDisk (perhatikan bentuk pasangan socket power supply) VI. Menginstall Disk Drive : 1. Cari Port FDD pada MotherBoard 2. Pasang ujung kabel pada FDD connector, perhatikan warna merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada FDD connector. 3. Pasang ujung lainnya pada DiskDrive 4. Pasang kabel supply Disk Drive (perhatikan bentuk pasangan socket power supply)

VII. Menginstall Connector untuk Panel pada Chasing 1. Pasang dengan teliti dan connector untuk panel depan Chasing. 2. Posisi pin/kaki connector tergantung MotherBoard (lihat pada manual MB atau perhatikan data yang tertulis disekitar MotherBoard)

VIII. Menginstall Power Suplly untuk MotherBoard Pasangkan kabel powersupply yang berwarna warni dari casing ke connector powersupply yang tersedia pada MotherBoard, dengan cara menekanconnector.

IX. Memasang Chasis panel Connector Hubungkan port-port yang ada dengan peralatan yang ada seperti KeyBoard, Mouse, Monitor, dll

X. Aktifkan Komputer Sebelum mengaktifkan komputer pasang terlebih dahulu supply untuk casing (220V) demikian juga untuk monitor. XI. Setting BIOS Mensetting hal-hal yang diperlukam untuk mengoptimalkan peralatan yang terpasang pada Motherboard. Software BIOS tergantung pada pabrik pembuat MotherBoard. Sumber : http://dc303.4shared.com/download/_WgdR8Qj/Tutorial_Merakit_ Komputer.pdf?tsid=20110910-202110-5dabbf65 2. Harddisk ATA dan SATA 1. ATA Kebanyakan type drive yang digunakan oleh para pengguna komputer adalah tipe ATA (dikenal dengan IDE drive). Tipe ATA di buat berdasarkan standart tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk. Standart terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali pada tahun 2001 oleh komite T13(komite yang bertanggung jawab menentukan standart ATA). Tipe ATA-7 memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. kemudian selama tahun 2000 ditentukan standar untuk paralel ATA yang memiliki data rate sebesar 133 MB/sec, tapi paralel ATA terdapat banyak masalah hal singnal timin, EMI(electromognetic interference) dan intergitas data. Kemudian para industri berusaha menyelesaikan masalah yang di timbulkan oleh paralel ATA dan di buat standar baru yang di sebut Serial ATA (SATA) ATA (Advanced Technology Attachment) menggunakan 16 bit paralel digunakan untuk mengontrol peralatan komputer, dan telah di pakai selama 18 tahun lebih sebagai standar. Perbedaan SATA dan ATA yang paling mudah adalah kabel data dan power yang berbeda. Standar ATA, seperti 200GB Western Digital Model, mempunyai dua inch kabel ribbon dengan 40 pin koneksi data dan membutuhkan 5V untuk setiap pin dari 4 pin connection. Sedangkan SATA seperti 120 GB western Digital Model mempunyai lebar setengah inci, 7 connector data connection Perbedaan antara

sehingga lebih tipis dan mudah untuk mengatur kebel datanya. Kabel data SATA mempunyai panjang maksimal 1 meter (39.37 inci) lebih panjang dari ATA yang hanya 18 inci. 2. SATA SATA dengan 15 pin kabel power dengan 250 mV, tampaknya memerlukan daya lebih banyak di bandingkan dengan 4 pin ATA, tapi dalam kenyataanya sama saja. Dan kemampuan SATA yang paling bagus adalah tercapainya maximum bandwith yang mungkin yaitu sebesar 150 MB/sec Keuntungan lainya dari SATA adalah SATA di buat dengan kemampuan hot-swap sehinga dapat mematikan dan menyalakan tanpa melakukan shut down pada sistem komputer. Sedangkan dalam harga, drive SATA lebih mahal sedikit di bandingkan drive ATA , kesimpulanya SATA lebih memiliki keuntungan dibandingkan ATA dalam connector, tenaga, dan yang paling penting performanya. Sekarang standar ATA telah mulai di tinggalkan dan produsen memilih standart SATA. IDE (Integrated Drive Electronics) merupakan standar interface antara bus data motherboard komputer dengan disk storage. IDE interface di buat berdasarkan IBM PC Industry Standard Architecture (ISA) 16-bit bus. Interface dari IDE adalah interface untuk storage devices yang dapat teringrasi untuk disk atau CDROM drive. Walaupun IDE merupakan teknologi yang umum, kebanyakan orang menggunakan istilah IDE untuk merujuk pada spesifikasi ATA. Sedangkan AHCI (Advance Host Controller Interface) merupakan mekanisme hardware yang membolehkan software untuk berkomunikasi dengan SATA seperti host bus adapter yang didesain untuk hot-plugin dan native command queuing(NCQ) yang dapat menaikan kemampuan komputer/sistem/hard disk terutama dalam lingkungan multi tasking dengan cara membolehkan drive untuk menjalankan perintah baca tulis yang dikirim secara acak dengan tujuan untuk optimalisasi perpindahan head pada proses pembacaan. AHCI telah di dukung oleh berbagai sistem operasi seperti Windows Vista dan Linux kernel 2.6.19.

Sumber : http://techno.infospesial.net/read/166/perbedaan-harddisk-atadan-sata.html

3. Core i3 dan i7 :

Perbedaan Intel

Intel Core i3 adalah penerus dari Intel Core 2 Duo, Arrandale adalah kode untuk Core i3. Kelebihan Core i3 ini adalah adanya dua prosessor yang berjalan secara serentak, yang disebut 32nm dual core dimana processor berjalan secara serentak dalam satu paket pada frekuensi yang sama. Sama seperti i5 dan i7, i3 mempunyai teknologi intel hyperthreading yang memungkinkan perlaksanaan 4 perintah dalam 1 waktu dan dibagikan pada 2 processor. 1 processor akan melakukan 2 perintah pada 1 waktu serentak. Terdapat Intel HD graphic untuk menghasilkan gambar yang lebih tajam, warna yang banyak dan video serta audio yang nyata. i3 mempunyai Processor memory cache 4 mb cache. Karakteristik Core i3: * Entry level processor. * 2-4 Cores * 4 Threads * Hyper-Threading (prosesor menggunakan sumber daya yang ringan) * 3-4 MB Catche * 32 nm Silicon (mengurangi panas) Intel Core i7 merupakan processor pertama yang menggunakan teknologi Nehalem. Kode nama untuk Core i7 adalah Bloomfield. Ia mempunyai 2, 4 atau 6 core tergantung dari modelnya. Kesemua core yang ada dilengkapi dengan teknologi Intel Turbo Boost di mana membuat core menguatkan kemampuan lebih cepat dari frekuensi asalnya untuk melakukan kerja dengan cepat secara otomatis. Karakteristik Core i7: * High end processor. * 4 Cores * 8 Threads * Turbo Mode (jika tidak digunakan core akan off dengan sendirinya) * Hyper-Threading (prosesor menggunakan sumber daya yang ringan) * 4-8 MB Catche * 32-45 nm Silicon (mengurangi panas) Sumber : http://www.sisilain.net/2010/10/perbedaan-intel-core-i3i5i7.html http://asfin.org/2011/perbedaan-prosesor-intel-core-i3-i5-dani7.html

4. Jenis-jenis Keyboard dan Mouse : Keyboard Ada berbagai jenis tata letak tombol-tombol pada keyboard, namun yang paling populer digunakan adalah tata letak QWERTY, yang sebenarnya merupakan tata letak mesin ketik yang paling populer.Keyboard terdiri dari 101 tombol untuk tipe standarnya. Untuk windows keyboard, tombol yang ada sebanyak 104 tombol. Pada tahun 1990-an, di Amerika diciptakan sebuah keyboard yang mempunyai kemampuan untuk mempermudah pengguna untuk terkoneksi dengan internet dengan hanya menekan 1 tombol. Keyboard tersebut dikenal dengan sebutan internet keyboard.Keyboard mempunyai beberapa perbedaan dalam koneksinya. Ada yang menggunakan kabel, yaitu dengan menggunakan koneksi USB atau PS/2. Dan ada pula yang tidak menggunakan kabel, yang dikenal dengan sebutan Cordless Keyboard. Yaitu menggunakan sinar infrared atau Bluetooth.Adapun jenis-jenis keyboard yang lain, yaitu: QWERTY Keyboard ini mempunyai empat bagian, yaitu: 1. Typewriter Key terdiri atas alphabet dan tombol lainnya seperti: Back Space, Caps Lock, Delete, Esc, End, Enter, Home, Insert, Page Up, Page Down, Tab. 2. Numeric Key terletak di sebelah kanan keyboard. Tombol ini terdiri atas angka dan arrow key. Jika lampu indikator num lock menyala, maka tombol ini berfungsi sebagai angka. Sedangkan, jika lampu indikator num lock mati, maka tombol ini berfungsi sebagai arrow key. 3. Function Key terletak pada baris paling atas, tombol fungsi ini terdiri dari F1 sampai F12. Fungsi tombol ini berbeda-beda tergantung dari program komputer yang digunakan. 4. Special Function Key tombol ini terdiri atas tombol Ctrl, Shift, dan Alt. Tombol akan mempunyai fungsi bila ditekan secara bersamaan dengan tombol lainnya. Misalnya, untuk memblok menekan bersamaan tombol shift dan arrow key, untuk menggerakkan kursor menekan bersamaan Ctrl dan arrow key. DVORAK Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rusuh apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK. Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard DVORAK sebagai versi alternatif di sekitar Tahun 1970. KLOCKENBERG

Dibuat dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada, yaitu dengan memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan). Bagian kiri dan kanan keyboard dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat miring ke bawah. Selain dari pada itu, keyboard Klockenberg tombol-tombolnya dibuat lebih dekat (tipis) dengan meja kerja sehingga terasa lebih nyaman untuk bekerja. Keyboard Klockenberg tampak lucu karena dipisahkan bagian kiri dan kanannya dan relatif lebih banyak memakan ruang. Walaupun demikian keyboard Klockenberg sudah lebih baik dalam hal pengurangan beban pada jari dan lengan, sehingga nyeri otot pada bahu dan pergelangan sangat sedikit. Dari ketiga macam keyboard tersebut di atas, ternyata keyboard QWERTY yang tetap diusulkan sebagai keyboard resmi. Hal ini diperkuat dengan keputusan Amerika Serikat melalui Standard Institute pada tahun 1968 dan melalui ISO pada tahun 1971 yang menetapkan untuk tetap menggunakan keyboard QWERTY. Keputusan ini lebih banyak berdasarkan pada masalah ekonomi yaitu mengurangi biaya pelatihan baru bila harus memakai keyboard jenis Klockenberg maupun jenis Dvorak, sehingga masalah nyeri otot masih tetap akan muncul pada pemakaian keyboard QWERTY. Mouse MOUSE BOLA Perkembangan selanjutnya dilakukan oleh Bill English di Xerox PARC pada awal tahun 1970. Ia menggunakan bola yang dapat berputar kesegala arah, kemudian putaran bola tersebut dideteksi oleh roda-roda sensor didalam mouse tersebut. Pengembangan tipe ini kemudian melahirkan mouse tipe Trackball, yaitu jenis mouse terbalik dimana pengguna menggerakkan bola dengan jari, yang populer antara tahun 1980 sampai 1990. Xerox PARC juga mempopulerkan penggunaan keyboard QWERTY dengan dua tangan dan menggunakan mouse pada saat dibutuhkan saja. Mouse saat ini mengikuti desain cole polytechnique fdrale de Lausanne (EPFL) yang diinspirasikan oleh Professor Jean-Daniel Nicoud. MOUSE OPTIKAL Selain mouse bola, saat ini banyak digunakan mouse optikal. Mouse optikal lebih unggul dari mouse bola karena lebih akurat dan perawatannya lebih mudah dibandingkan mouse bola. Mouse optikal tidak perlu dibersihkan, berbeda dengan mouse bola yang harus sering dibersihkan karena banyak debu yang menempel pada bolanya. Mouse optikal pertama dibuat oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation. Mouse jenis ini menggunakan LED (light emitting diode) dan photo dioda untuk mendeteksi gerakan mouse. Mouse optikal pertama hanya dapat digunakan pada alas (mousepad) khusus yang berwarna metalik bergaris-garis biru--abuabu. Mouse optikal saat ini dapat digunakan hampir di semua permukaan padat dan rata, kecuali permukaan yang memantulkan cahaya. Mouse optikal saat ini bekerja dengan menggunakan sensor optik yang menggunakan LED sebagai sumber penerangan untuk mengambil beribu-ribu frame gambar selama mouse

bergerak. Perubahan dari frame-frame gambar tersebut diterjemahkan oleh chip khusus menjadi posisi X dan Y yang kemudian dikirim ke komputer. MOUSE LASER Mouse laser pertama kali diperkenalkan oleh Logitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004, dengan nama Logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memilki tingkat akurasi 20 kali lebih besar dari mouse optikal. Dasar kerja mouse optikal dan mouse laser hampir sama, perbedaannya hanya penggunaan laser kecil sebagai pengganti LED digunakan oleh mouse optikal. Saat ini mouse laser belum banyak digunakan, mungkin karena harganya yang masih mahal.Dari semua perkembangan mouse, yang tidak banyak berubah adalah jumlah tombolnya. Semua mouse memiliki tombol antara satu sampai tiga buah. Mouse pertama memiliki satu tombol. Kebanyakan mouse saat ini, yang didesain untuk Microsoft Windows, memiliki dua tombol. Beberapa mouse modern juga memiliki sebuah Wheel untuk mempermudah scrolling. Sementara itu, Apple memperkenalkan mouse satu tombol, yang tidak berubah hingga kini.Mouse modern juga Mouse modern juga sudah banyak yang tanpa kabel, yaitu menggunakan teknologi wireless seperti Infra Red, gelombang radio ataupun Bluetooth. Mouse wireless yang populer saat ini menggunakan gelombang radio ataupun Bluetooth. Sedangkan mouse yang menggunakan Infra Red kurang begitu populer karena jarak jangkauannya yang terbatas, selain itu juga kurang praktis karena antara mouse dan penerimanya tidak boleh terhalang. Sumber : http://and-oschykm.blogspot.com/ Tugas tambahan ( pengulangan bagi yang gagal respon ) 5. Mengapa pada flashdisk atau pada media penyimpanan yang lain kapasitas memorinya tidak sesuai denga yang tertera pada produk?? Hidden Partition System file ( jawaban sebagian besar orang) Flashdisk atau media penyimpanan tersebut terpotong untuk partisi system file. Memang benar storage terpotong untuk system file yang disendirikan partisinya sehingga tidak bisa diutak-atik. Kalau jaman dahulu orang pakai disket harus memformat dulu sebelum disket bisa digunakan, demikianlah fungsi dari system file tersebut, disendirikan dalam partisi yang di hidden sehingga orang tidak perlu selalu memformat ulang karena system filenya terhapus tanpa sengaja. Tapi system file tersebut ukurannya tidak sampai 200 kB. Pernyataan tersebut jelas salah, namun inilah yang banyak diamini oleh para pengguna komputer. Tak banyak penjual

flashdisk atau media penyimpanan yang tahu kemana space storage tersebut menghilang. Perbedaan konversi byte dan bits byte dan bits biasa kita kenal sebagai satuan kapasitas hardware storage seperti flashdisk. Perhitungan pada satuan ini menggunakan sistem metric, yang biasa digunakan manusia dengan numerik skala 10 (desimal) atau angka 1 sampai 9 metric scale 1 kilobits/kilobyte 1.000 bits/byte 1 megabits/megabyte 1.000.000 bits/byte 1 gigabits/gigabyte 1.000.000.000 bits/byte 1 terabits/terabyte 1.000.000.000.000 bits/byte 1 petabits/1petabite 1.000.000.000.000.000 bits/byte 1 exabits/exabyte 1.000.000.000.000.000.000 bits/byte Namun pada kenyataannya mesin tidak bisa menghitung seperti kita. Bahasa mesin hanya mengenal 1 dan 0 yang dikenal dengan skala 2 (biner). Dalam bahasa mesin, konversi bits dan byte menjadi berbeda dengan bahasa manusia (lihat tabel). Perhitungan bahasa mesin 1 1 1 1 1 1 1 . Perhitungan bahasa mesin 1 1 1 1 1 1 1 bits 28 1 11111111 (biner) kilobits 210 1,024 bits megabits 220 1,048,576 bits gigabits 230 1,073,741,824 bits terabits 240 1,099,511,627,776 bits petabits 250 1,125,899,906,842,624 bits exabits 260 1,152,921,504,606,846,976 bits byte 8 bit kilobyte 210 1,024 byte megabyte 220 1,048,576 byte gigabyte 230 1,073,741,824 byte terabyte 240 1,099,511,627,776 byte petabyte 250 1,125,899,906,842,624 byte exabyte 260 1,152,921,504,606,846,976 byte

byte digunakan dalam satuan penyimpanan data seperti flashdisk sedangkan bits adalah satuan komunikasi data (data communication) seperti kecepatan modem. Notasi bits dituliskan

dalam b (huruf kecil) sedangkan notasi byte dituliskan dalam B (huruf besar), sehingga 1kB dan 1kb adalah berbeda. Kembali ke permasalahan asal, mengapa storage flashdisk tidak sesuai dengan kapasitas yang tertera pada dusnya. Karena software pabrik menghitung storage secara matric scale (skala 10) sementara kapasitas flashdisk tersebut dihitung secara bahasa mesin. Hal ini yang menimbulkan adanya selisih antara yang dituliskan pada dus box dengan kapasitas sebenarnya. Misalkan kita membeli flasdisk 4 GB, maka kapasitas sebenarnya 4 GB adalah 3,73 GB secara bahasa mesin. Cara menghitungnya adalah 4GB dikonversikan dulu secara matric scale dan memperoleh 4.000.000.000 Byte, kemudian 4.000.000.000 Byte ini anda konversikan secara bahasa mesin, 4.000.000.000 dibagi 1.073.741.824 = 3,725290298461914 GB. Sumber : http://meiongs.blogspot.com/2011/01/mengapa-kafasitashardiskflashdisk.html