Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KASUS BEDAH ANAK

SEORANG BAYI LAKI-LAKI USIA 3 BULAN DENGAN SUSPEK HIDROCELE TESTIS NON KOMUNIKAN

Disusun oleh : Azilzal Rasini 22010110200172

BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

BAB dan BAK dalam batas normal. 2 .2011 I. mudah digerakkan. DAFTAR MASALAH No Masalah Aktif Tanggal No Masalah Pasif Tanggal 1. tidak demam. Keluhan Utama : benjolan di dalam kantung pelir sebelah kanan Riwayat Penyakit Sekarang : ± pada usia 1½ bulan keluarga pasien mengeluh timbul benjolan berbentuk bulat di dalam kantung pelir di sebelah kanan. Suspek Hidrocele testis non 13 2011 Oktober komunikan III. kenyal. tidak hilang saat istirahat. IDENTITAS PENDERITA Nama Jenis kelamin Umur Alamat Agama Suku MRS No CM : An.00 WIB di bangsal C1L2 RSDK. tidak nyeri tekan. memdadak. AR : Laki-laki : 3 bulan : Pasar Johar. DATA DASAR Anamnesa Alloanamnesa dengan ibu penderita dilakukan tanggal 18 Oktober 2011 pukul 12. Semarang : Islam : Jawa : 13 Oktober 2011 : 6742399 II. tidak hilang timbul. tidak muntah.

Riwayat Sosial Ekonomi Penderita merupakan anak keempat.8 oC : LK 45 cm. tidak membesar saat batuk. tidak demam. : konjungtiva palpebra anemis (-/-). Ayah dan ibu penderita bekerja sebagai pemulung. sklera ikterik (-/-). Riwayat Penyakit Keluarga lahir. aktif Tidak ada keluarga yang mengalami kelainan bawaan sejak •Respiratory Rate : 40 x/menit : 36. : T1-1. : Pembesaran limfonodi (-). UUB belum menutup. isi dan tegangan cukup : sadar. Biaya perawatan ditanggung panti sosial.epistaksis (-).00 WIB di bangsal C1L2 RSDK Status Generalis Keadaan Umum Tanda Vital •Heart rate •Nadi •Suhu Kepala Mata Hidung Telinga Mulut Tenggorokan Leher Thorax : : 140 x/menit : reguler. Kesan : sosial ekonomi kurang Pemeriksaan Fisik Tanggal 18 Oktober 2011 pukul 12. sutura tidak melebar. pilek.± 5 hari SMRS keluarga pasien mengeluh benjolan di dalam kantung pelir sebelah kanan semakin membesar. lalu pasien dibawa ke RSDK.nafas cuping hidung (-) : discharge (-). : bibir kering (-). 3 . faring hiperemis (-). turgor dahi cukup. ◊ 2x2 cm. sianosis (-). : discharge (-).

diafanoskopi (+) positif Anus : lubang anus (+). venektasi (-). pekak hepar (+) : hepar dan lien tidak teraba. testis kiri dalam batas normal . rugae (+). fistel (-).• Pulmo Palpasi Perkusi : Inspeksi : simetris. nyeri tekan (-). Auskultasi : suara dasar vesikuler (+) : laki-laki. superior -/-/-/<2”/<2” inferior -/-/-/<2”/<2 “ Auskultasi : bunyi jantung I-II murni. pekak alih (-). gambaran gerak usus (-). saat statis dan dinamis : stem fremitus sulit dinilai : sonor seluruh lapangan paru suara tambahan (-) • Jantung : Inspeksi Palpasi Perkusi : ictus cordis tidak tampak : ictus cordis teraba di SIC V 2 cm di medial LMCS : konfigurasi jantung sulit dinilai gallop (-). DIAGNOSIS KERJA Suspek Hidrocele Testis non komunikan 4 . supel.testis kanan membesar dengan ukuran 2x2x2 cm. : bising usus (+) normal : timpani. bising (-) Abdomen : Inspeksi Auskultasi Perkusi Palpasi Extremitas : Sianosis Akral dingin Edema Capilary refill Genitalia : datar. IV. pekak sisi (+) normal. kulit mengkilat (-).

IPEx : . . INITIAL PLANS IPDx : S : O : USG IPRx : Infus D5%1/4NS 8 tetes per menit mikro Bromheksina HCl 10 tetes 3x/hari IPMx : KU. balans cairan.Menjelaskan kepada keluarga penderita bahwa penderita memiliki kelainan di testis yaitu adanya bendungan cairan di dalam saluran testis. .Menjelaskan kepada keluarga penderita bahwa penderita akan dilakukan diagnosis.V. transiluminasi dan USG untuk memastikan 5 . tanda-tanda dehidrasi. tanda vital.Menjelaskan kepada keluarga penderita untuk melakukan kontrol pada usia penderita 12 bulan.