Anda di halaman 1dari 8

ALAT PENGANGKAT

Mekanisme Pengangkat
Sistem pengangkat merupakan gabungan dari komponen komponen yang bekerja sama
untuk melakukan Iungsi kerja pengangkatan muatan. Sistem pengangkat ini terdiri dari beberapa
komponen yang dapat dijabarkan sebagai berikut :
1. Tali baja
2. Puli dan drum
3. Kait
4. Motor listrik, rem dan sistem transmisi

TALI BAJA
1. Fungsi Tali Baja
Tali baja berIungsi untuk mengangkat dan menurunkan beban serta memindahkan
gerakan dan gaya. Tali baja adalah tali yang dikonstruksikan dari kumpulan jalinan serat-serat
baja (steel wire dengan kekuatan ob 130-200 kg/mm2 . Beberapa serat dipintal hingga
menjadi satu jalinan (strand, kemudian beberapa strand dijalin pula pada suatu inti (core
sehingga membentuk tali.

2. Keunggulan Tali Baja
Tali baja banyak sekali digunakan pada mesin pengangkat karena dibandingkan dengan
rantai, tali baja mempunyai keunggulan antara lain :
1. Lebih ringan dan lebih murah harganya
2. Lebih tahan terhadap beban sentakan, karena beban terbagi rata pada semua strand
3. Operasi yang tenang walaupun pada kecepatan operasi yang tinggi
4. Keandalan operasi yang tinggi
5. Lebih Ileksibel dan ketika beban lengkungan tidak perlu mengatasi internal stress
6. Sedikit mengalami fatigue dan internal wear karena tidak ada kecenderungan kawat untuk
menjadi lurus yang selalu menyebabkan internal stress
7. Kurangnya kecenderungan untuk membelit karena peletakan yang tepat, pada drum dan
puli, penyambungan yang lebih cepat, mudah dijepit (clip, atau ditekuk (socket
. Kawat yang patah setelah pemakaian yang lama tidak akan menonjol keluar sehingga lebih
aman dalam pengangkatan dan tidak akan merusak kawat yang berdekatan





Gambar Konstruksi serat tali baja

Dalam perencanaan ini kapasitas maksimum berat muatan yang diangkat adalah 7 ton.
Karena pada pengangkat dipengaruhi oleh beberapa Iaktor, seperti overload, keadaan dinamis
dalam operasi dan perubahan udara yang tidak terduga, maka diperkirakan penambahan beban
10 dari beban semula sehingga berat muatan yang diangkat menjadi :
Q0 7.000 (10 x 7.000 7.700 kg



Kapasitas angkat total pesawat adalah :
" " q
dimana : q Berat spreader 300 kg (Hasil survei
maka : " 7.700 300 .000 kg
Gambar 3.2 Diagram lengkungan tali baja mekanisme 489
Dari gambar 3.2 dapat dilihat diagram lengkungan tali pada mekanisme gerak oist dapat
ditentukan tegangan tali maksimum baja yang terjadi. Sistem pengangkat yang direncanakan ini
terdiri dari 7 buah puli yang menyangga (suspensi, sehingga :
" S1 S 2 S 3 S 4 S 5 S 6 S 7
Tegangan tarik maksimum pada tali dari sistem puli beban dihitung dengan rumus : S
.............................................................. (Lit.1, Hal 41 1..qqn"
dimana : n Jumlah puli yang menyangga (suspensi 7
p EIisiensi puli 0,905
p1 EIisiensi yang disebabkan kerugian tali akibat kekakuannya ketika
menggulung pada drum yang diasumsikan 0,9
Maka S kg 12,697.0,905.0,.000
Kekuatan putus tali sebenarnya (! dapat dicari dengan rumus :
S ............................................................................... (Lit.1, Hal 40 !
atau : ! S .
dimana : Faktor keamanan dengan jenis mekanisme dan kondisi operasinya
5,5
maka : ! 12,6 . 5,5 707,3 kg
Dari hasil kekuatan putus tali (!, maka pada perencanaan ini dipilih tipe tali baja
menurut &nited Rope Works Standard, Rotterdam Holland yaitu 6 x 37 1 fibre core dengan :
Diameter tali (d 1,6 mm
Berat tali (W 1,15 kg/m
Beban patah (!b 15.400 kg
Tegangan patah (ob 140-159 kg/mm2
Jenis tali ini dipilih dengan pertimbangan bahwa semakin banyak kawat baja yang digunakan
konstruksi tali maka akan lebih aman dari tegangan putus tali dan dapat menahan beban putus
tali.
Tegangan maksimum tali baja yang diizinkan adalah :
S............................................................................ (Lit.1, Hal 40 i:in!b
Maka Skg 2005,515.400
Tegangan pada tali yang dibebani pada bagian yang melengkung karena tarikan
dan lenturan adalah :
............................................................................ (Lit.1, Hal 39 Loboi:in!b
Maka 2,9 kg/mm Lo5,5159
Luas penampang tali baja dapat dihitung dengan rumus :
F............................................................. (Lit.1, Hal 39 22236000(minDdSbo
Dengan perbandingan diameter drum dan diameter tali baja ( untuk jumlah lengkungan
(NB 16, seperti terlihat pada gambar 3.2 adalah 3 , maka luas penampang dari tali baja
adalah: dDmin
F 0,6633 cm22236000(3 1 5,515.90012,62
Tegangan tarik yang terjadi pada tali baja adalah :
........................................................................... (Lit.1, Hal 3 to222FSb
1942,71 kg/cm 19,43 kg/mm to
Dari hasil perhitungan diatas terlihat bahwa perencanaan tali baja aman untuk digunakan
karena tegangan maksimum tali (S yang direncanakan lebih kecil dari tegangan maksimum izin
( S i:in yaitu : 12,6 kg 211,1 kg. Dan tegangan tarik ( yang direncanakan lebih kecil dari
tegangan tarik yang diizinkan ( yaitu : 19,43 kg/mm2 2,9 kg/mm. toLo 2
Kerusakan tali baja disebabkan oleh kelelahan bahan dan mengalami jumlah lengkungan
tertentu. Umur pakai tali tergantung pada ukuran puli atau
drum, beban, konstruksi tali, Iaktor metalurgi, produksi, desain dan kondisi operasi.
Ketahanan (batas kelelahan tali baja ditentukan berdasarkan umur operasi tali baja tersebut.
Faktor yang bergantung pada jumlah lengkungan berulang selama periode keausannya
sampai tali tersebut rusak (2 yang dihitung dengan persamaan :
A2............................................................ (Lit.1, Hal 43 dD 21...CCCo
dimana : A Perbandingan diameter drum atau puli dengan diameter tali, A 3
o Tegangan tarik sebenarnya pada tali, o 19,43 kg/mm2
C Faktor yang memberi karakteristik konstruksi dan tegangan patah tali baja, C
0,93
C1 Faktor yang tergantung diameter tali baja, C1 0,97
C2 Faktor yang menentukan produksi dan operasi tambahan, C2 1,37
Maka 221...CCCAo
2 1,5 .0,97.1,3719,43.0,933
untuk 2 1,5 dan dengan perhitungan secara interpolasi diperoleh nilai z1, yaitu :
000.230000.255000.23015062,150,15,1:
Z 246.666,67
Jadi, jumlah lengkungan berulang yang diizinkan z 246.666,67 yang menyebabkan
kerusakan pada tali baja. Untuk mencari umur tali baja (N diperoleh dengan rumus :
:1 a.:2.N. ...................................................................... (Lit.1, Hal 4
dimana : :1 Jumlah lengkungan berulang yang diizinkan, z 246.666,67
a Jumlah siklus rata-rata per bulan, a 3400
:2 Jumlah lengkungan berulang per siklus kerja (mengangkat dan menurunkan pada tinggi
pengangkatan penuh dan lengkungan satu sisi, :2 5
Faktor perubahan daya tahan tali akibat mengangkut muatan lebih rendah dari tinggi total
dan lebih ringan dari muatan penuh, 0,3
Perbandingan jumlah lengkungan dengan jumlah putus tali, 2,5
4..21:a:n
n bulan 19.2,53400.5.0,3246.666,67