Anda di halaman 1dari 4

Tata aturan penulisan karakter Bahasa Jepang (Kanji)

Diposkan oleh Fitria Amanda Putri di Senin, Maret 21, 2011 Reaksi: 0 komentar Link ke posting ini Yak, masih dengan Sensei di sini dalam Blog Belajar Bahasa Jepang! Waduh, sebenarnya yang ini udah harus saya ketik sebelum Tutorial Watarasebashi, namun saya lupa. Hahaha. Kalau begitu langsung saja ya! Tata Aturan Penulisan Kanji Ada dua aturan dalam menulis kanji, yaitu aturan umum dan aturan khusus. Keduanya saling melengkapi, karena aturan ini sangat berpengaruh pada kanji yang akan kalian tulis nantinya. Aturan ini sudah berlaku dan sudah diterapkan di Negeri Tirai Bambu sejak abad ke 5 masehi. Aturan-aturan ini wajib dihafalkan, karena jika tidak dihafal maka kanji yang kamu tulis tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Berikut ini adalah aturan-aturannya. Aturan Umum

Ditulis dari kiri ke kanan. Contohnya:

Ditulis dari atas ke bawah. Contohnya:

Goresan horizontal terlebih dahulu, kemudian vertikal. Contohnya:

Belok ke kiri, kemudian ke kanan. Contohnya:

Bagian luar kemudian dalam. Contohnya:

Aturan Khusus

Jika kanji memiliki sisi tengah yang lebih tinggi atau lebar maka sisi tengah di tulis terlebih dahulu, kemudian diikuti sisi kiri dan sisi kanan. Contohnya:

Jika ada titik di tengah, atas dan kiri atas maka titik ditulis dahulu diikuti goresan berikutnya. Contohnya:

Titik di sebelah kanan dan di dalam huruf Kanji di tulis terakhir setelah goresan lain diselesaikan. Contohnya:

Huruf Kanji yang terdapat kata "" dan radikal "" maka ditulis setelah sisi kanan ditulis. Contohnya: dan

Jika ada "" tulislah garis terlebih dahulu kemudian bagian isi lalu "L". Contohnya:

Jika ada "" tulislah sisi tengahnya kemudian sisi "". Contohnya:

Mungkin hanya sampai di sini dulu materi menulis kanji ini! Jangan lupa untuk selalu berlatih dan menghafalkannya. Sampai jumpa!