Anda di halaman 1dari 3

Mikrokontroler ATMEGA 8535 mempunyai 40 kaki.

32 diantaranya merupakan PORT I/O yaitu


PORT A, PORT B, PORT C, PORT D. masing-masing PORT tersebut memiliki 8 buah pin.
Berikut adalah konIigurasi pin-pin ATMEGA 8535.

konIigurasi pin ATMEGA 8535
O PORT A, PORT B, PORT C, PORT D merupakan pin I/O
O D merupakan pin 74:3/
O 'CC merupakan pin input catu daya (5 Volt)
O AREF merupakan pin input tegangan reIerensi ADC
O A'CC merupakan pin input tegangan ADC
O TALL 1 & TALL 2 merupakan pin clock eksternal
O RESET merupakan pin untuk mereset mikrokontroler (active l4)
SPESIFIKASI PORT
O PORT A
Pada seri AVR ATMEGA 8535 ini telah dilengkapi dengan 8 saluran ADC internal dengan
Iidelitas 10 bit. Dalam mode operasonya, ADC dapat dikonIigurasi baik secara single ended
maupun diIIeretial input. Selain itu, ADC ATMEGA 8535 memiliki konIigurasi pewaktuan,
tegangan reIerensi, mode operasi, dan kemampuan Iilter derau yand sangat Ileksibel sehingga
dapat dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan dengan ADC itu sendiri.
Berikut adalah tabel Iungsi PORT A:
PORT A Fungsi Tambahan
PA0 ADC 0 (input ADC channel 0)
PA1 ADC 1 (input ADC channel 1)
PA2 ADC 2 (input ADC channel 2)
PA3 ADC 3 (input ADC channel 3)
PA4 ADC 4 (input ADC channel 4)
PA5 ADC 5 (input ADC channel 5)
PA6 ADC 6 (input ADC channel 6)
PA7 ADC 7 (input ADC channel 7)
O PORT B
PORT B Fungsi Tambahan
PB0
T0 (Timer/Counter 0 External Counter
Input)XCK (USART Eksternal Clock
Input/Output)
PB1 T1 (Timer/Counter 1 External Counter Input)
PB2
AIN0 (Analog Comparator Positive Input)INT2
(Eksternal Interrupt 2 Input)
PB3
AIN1 (Analog Comparator Negative Input)OC0
(Timer/Counter0 Output-Compare Match
Output)
PB4 SS (SPI Slave Select Input)
PB5 MOSI (SPI Bus Master Output Slave Input)
PB6 MISO (SPI Bus Master Input Slave Output)
PB7 SCK (SPI Bus Serial Clock)
1. T0/T1 sebagai input Timer/Counter Eksternal
2. AI0 dan AI1 sebagai input komparator (AIN0 input positiI, AIN1 input negatiI )
3. SS (SPI) sebagai port untuk komunikasi antar mikrokontroler
4. MOSI, MISO, SCK sebagai input downloader ISP
O PORT C
PORT C Fungsi Tambahan
PC0 SCL (Two-wire Serial Bus Clock Line)
PC1 SDA (Two-wire Serial Bus Data I/O Line)
PC2 TCK (JTAG Tesr Clock)
PC3 TMS (JTAG Test Mode Select)
PC4 TDO (JTAG Test Data In)
PC5 TDI (JTAG Test Data Out)
PC6 TOSC1 (Timer Oscilator Pin 1)
PC7 TOSC2 (Timer Oscilator PIN 2)
1. SCL dan SDA sebagai pengatur InterIace Serial 2 jalur
2. TCK sebagai operasi sinkronisasi dari JTAG ke TCK. Jika pin ini digunakan seperti
Iungsi peripheral tersebut maka pin ini tidak berIungsi sebagai I/O
3. TMS sebagai pengontrol navigasi mesin TAP. Jika pin ini digunakan seperti Iungsi
peripheral tersebut maka pin ini tidak dapat berIungsi sebagai I/O
4. TDO dan TDI sebagai Output/Input data serial ke register atau data register
5. TOSC1 dan TOSC2 sebagai penguat ampliIier oscillator ketika disambungkan dengan
kristal dan bit ASR serta ASSR di set '1 untuk mengaktiIkan asy3ch7434:s cl4cki3 dari
Timer/Counter2.
O PORT D
PORT D Fungsi Tambahan
PD0 RXD (Pin Input USART/Pin terima komunikasi Serial)
PD1
TXD (Pin Output USART/Pin kirim komunikasi
Serial)
PD2 INT0 (input Interrupt Eksternal 0)
PD3 INT1 (input Interrupt Eksternal 1)
PD4
OC1B (Timer/Counter1 Output Compare B Match
Ouput)
PD5
OC1A (Timer/Counter1 Output Compare A Match
Ouput)
PD6 ICP1 (Timer/Counter1 Input Capture Pin)
PD7 OC2 (Timer/Counter Ouput Compare Match Ouput)
1. RD dan TD sebagai pin komunikasi serial (USART)
2. IT0 dan IT1 sebagai input Interupsi Eksternal 0 dan Interupsi Eksternal 1
3. OC1A dan OC1B sebagai Output untuk PWM mode Iungsi timer dan OC1A juga
berIungsi sebagai Output Eksternal dari pembanding timer/counter A. Sedangkan OC1B
berIungsi sebagai Output Eksternal dari pembanding timer/counter B.
4. ICP1 sebagai penampung input timer/counter 1
5. OC2 sebagai output untuk PWM mode Iungsi timer dan Output Eksternal dari
pembanding timer/counter.