Anda di halaman 1dari 4

)+/£/ )/^+ 1)I1))/I1O)/£ /1)TO)I

Terminal adalah bangunan penghubung antara sisi udara dan sisi barat. Terminal
terpadu merupakan bangunan terminal yang memperhatikan masalah lingkungan, ekonomi,
dan sosial. Salah satu contoh bandara di Indonesia yang menerapkan konsep Terminal
terpadu adalah Bandara Internasional Kuala Namu, Medan.

Kuala Namu International Airport
Kepadatan penumpang di terminal Bandara Polonia Medan akan terpecahkan jika
proyek Bandara Kuala Namu selesai dikerjakan. Sebab,terminal bandara pengganti ini
mampu menampung 8 juta penumpang per tahunnya. Menurut Kepala Satuan Kerja (Satker)
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Darpin Sinaga, proyek bandara yang ditarget selesai
2012 merupakan bandara udara besar pertama di Indonesia yang didanai sumber daya lokal,
yaitu melalui APBN murni Departemen Perhubungan (sektor publik) dan anggaran PT
Angkasa Pura II (sektor privat).
Terminal bandara Kualanamu dengan luas 90.000 m2 tersebut mampu menampung
65.000 ton kargo serta pesawat terbesar sejenis Boeing 747-400 dengan jarak penerbangan
langsung terjauh, seperti untuk penerbangan haji.
Kuala namu internasional airport terletak 20 km timur laut dari bandara Polonia dan 3
km dari laut. Tahap I bandara diperkirakan dapat menampung 7 hingga 10 juta penumpang
dan 10.000 pergerakan pesawat pertahun, sementara setelah selesainya Tahap II bandara ini
rencananya akan menampung 25 juta penumpang pertahun. Luas terminal penumpang yang
akan dibangun adalah sekitar 6,5 hektar dengan Iasilitas area komersial seluas 3,5 hektar dan
Iasilitas kargo seluas 1,3 hektar.
Bandara International Kuala Namu memiliki panjang landas pacu 4.450 meter, dan
sanggup didarati oleh pesawat berbadan lebar seperti Airbus A380.

aster Plan Bandara Internasional /Kuala Namu
Bandara Kuala Namu merupakan bandara termodern di Indonesia yang memiliki
Iasilitas lengkap didalam terminalnya setinggi 4 lantai bagi kenyamanan penumpangnya:
Pertokoan/Mall
iburan
otel
Bisnis Centre
CIP lounge, dll
yang diperlukan sebagai hubungan terminal, dan juga Iasilitas publik dikawasan Kuala
Namu.
Bandara Kuala Namu juga merupakan bandara pertama di Indonesia yang berkonsep
transportasi Multi Moda massal :
Pesawat udara
Kereta bandara,
Bis umum,
Taxi
Angkutan penumpang umum lainnya dan kendaraan pribadi.
Dan juga dapat berpotensi: Ferry antar pulau

1alan Arteri
Peningkatan jalan arteri yang menghubungkan kota Medan sebagai PKN dengan
Bandara Kualanamu. Jalan eksisting akan ditingkatkan menjadi jalan arteri dengan 4 lajur
dan 2 arah sebagai jalan nasional. Jalan Arteri Simpang Kayu-Kualanamu dipilih sebagai
akses utama menuju bandara dengan panjang ¹ 14,5 km, terdiri dari pembangunan jalan baru
(5,9 km) dan peningkatan jalan eksisting (8,6 km).

Kereta Api
Pembangunan Tahap I disertai pula oleh pembangunan jalur kereta api dari Stasiun
Aras Kabu di Kecamatan Beringin ke lapangan terbang yang berjarak sekitar 450 meter. rel
Aras Kabu sendiri terhubung ke Stasiun KA Medan dengan jarak 22.96 km, kereta api
sepanjang 5,2 km dari stasiun Aras Kabu ke Kuala NamuStasiun Diperkirakan jarak tempuh
dari Medan hingga Kuala Namu akan berkisar antara 16-30 menit.

1alan 1OL
Pembangunan jalan tol yang direncanakan dibuka dari tiga kilometer (km) pintu Jalan
Tol Tanjung Morawa menuju Bandara Kuala Namu menuju arah Tebing Tinggi sepanjang
72,03 Km.

Rencana pembangunan faringan falan Tol ke KUALA NAU

Proyek pertama adalah jalan tol Medan-Kualanamu dengan luas lahan 197,94 ha.
Proyek kedua adalah jalan tol Kualanamu-Tebing Tinggi yang lokasinya akan berada di
kawasan Lubuk Pakam, Kabupaten deli Serdang dengan luas total 243,6 ha.


3.78050797-:8   .3:3.809.25:3  :9.. 39073... :. 503:25./..:    20907  /.:3 :.9-07-.7/03.3/.7/.890723.7.3 .3.2: 202 5.8907!..7...7.3   50707.31.3/.80:. 503:25. .3 508./.35079.8.30-.940508.3 203.8.7.3/.3/-..3 1.39073.5  -.3:5//.3 ..3 .3 8.3.8090.9 5079.8 09.7.89.7480:. 8008.8 09. 3 703.3.7 09.843.943.42078.:3 802039.70.8 5.89..3.../.3/.7  .%.

5//.7...39.-.290723.3503:25.03.7.8093.3/.33.3 202 1.3 -..3.3.3.803. .89.2: 207:5. :..:..2: .  !07944. 90724/073 / 3/4308.3/. .2.

 :-:3..2:  .  /. 1.3 /507:.3  490  83803970  !4:30 / .3 90723...3 :.3 :. .8 5:- /.  -:7.8.3 80-..89.

3.7...3:3.385479../.3. .3/.8..3 203.   2  0709.:  .7.5 !02-.9.7.3./ . ..7.3 49.3 .39.5.3.../03.394..3 ...7.3.7:  2 /.3 80-.7502-.7../3/4308.3  .2: 203:: .3..7 $9.2: /5 80-.3/.8:37.:7 /.3 .8 .-:0:.5./  .2:. ! /03.39.5 /..420907 2 539:.5079.2. ..3.3.3-.3/.3:3 47.  .3:3..203::-.  3:9.357-.3. 0/.7907 ..3/703..33..7907 /03.88.3/-:.8:35077.9..8./.7  20907 70 7..3:3...3.3 08893 . %0-3 %3 805.3 /03.7.789.2:$9.: :.3:3.-..3 7907 $25.3/.9:/.-:/0.9-07549038077..33. .303/..  2039   .:7 0709. 5:.3:.3%  !02-.79.2.70/. 80-..3 3.5  /8079.3 .3 %4 %.3-0743805 97.:.2.5 805.2.37907 !033.3 . .7.3-.3 .3 /93....7. 203:: .  !08.7.3 .3-07.  0709. 40 502-.808:9.   8:2:2   %..3 2/.9.9.75:.-: 803/7 907:-:3 0 $9.7.3/.8:3  0/.3.7.3 %.308893  2   0709.809.7.7.8:94/..3907-.9025: /.3  . :.35033. :.3-078..3  2  .7.3:2:2..8:3 7.../.2::.3503:25.207:5.2:  .843.3 203:-:3.3/.307330.3  2 907/7/.3.:..35.

3 :.3/03..3%40&&  !740 5079..2: %0-3 %3 .3 -07.3..2..3..  !740 0/:..8949.3   ../.903/0$07/..3 :. .-:5..3 4.3. #03.83.3 94 :. .3:3.3:. / . .3.2: /03.8. .3 94 0/.     ./... . .2 .502-.8 ..73.3:-:!./.3.