Anda di halaman 1dari 45
MAKALAH Instalasi LAN Luthfi Setioutomo XI TKJ B

MAKALAH

MAKALAH Instalasi LAN Luthfi Setioutomo XI TKJ B

Instalasi

LAN

MAKALAH Instalasi LAN Luthfi Setioutomo XI TKJ B

Luthfi Setioutomo XI TKJ B

MAKALAH Instalasi LAN Luthfi Setioutomo XI TKJ B

Pendahuluan

Assalamualaikum Wr Wb,

Makalah ini dibuat bertujuan memenuhi tugas mata pelajaran “Instalasi LAN” yang ditugaskan Oleh : Bpk Dodi P dan Ibu Chandra D.

Semoga tugas ini dapat memenuhi persyaratan , mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyusunan laporan ini.

Daftar Isi

Pendahuluan… ……………………………………………………………………1

Daftar Isi……………………………………………………………………… 2

3

BAB II………………………………………………………………………………8

BAB III…………………………………………………………………………….16

BAB I……………………………………………………………………………

BAB IV……………………………………………………………………

22

BAB V……………………………………………………………………………

29

BAB VI.……………………………………………………………………………36

Penutup……………………………………………………………………………

43

Daftar Pustaka………………

…………………………………………………

44

BAB I

Komunikasi Data dan Jaringan Komputer

Komunikasi Data

Komunikasi data adalah proses pengiriman data dari Source (sumber/pengirim) ke Destination (tujuan/penerima). Data adalah informasi yang dikirimkan dalam bentuk digital ataupun analog.

Komponen komunikasi data diantaranya ialah :

1. Source

2. Transmitter

3. Tranmission System

4. Receiver

5. Destination

: Sumber atau pengirim Data

: Alat yang digunakan untuk mengirim Data

: Media yang digunakan sebagai jalur untuk pengiriman Data

: Alat yang digunakan untuk menerima Data

: Tujuan akhir dari data yang dikirimkan

untuk menerima Data : Tujuan akhir dari data yang dikirimkan Metode Komunikasi Data Metode Komunikasi Data

Metode Komunikasi Data Metode Komunikasi Data adalah cara yang digunakan dalam pengiriman Data dalam Komunikasi Data.

Berikut adalah Jenis-jenis Metode Komunikasi Data :

1. Simplex

: komunikasi data satu arah.

Contoh, Televisi atau Radio

2. Half-duplex

: komunikasi data dua arah tidak

dalam satu waktu. Contoh, komunikasi data pada

computer

3. Full-duplex

: komunikasi data dua arah dalam

satu waktu. Contoh, telepon

3. Full-duplex : komunikasi data dua arah dalam satu waktu. Contoh, telepon 3 | M a

Menurut Informasi yang dikirimkannya Komunikasi Data ada 4 Jenis, yaitu :

1. Audio

2. Video

3. Audio-video

4. Data

Jaringan Komputer

: informasi berupa suara

: informasi berupa video

: informasi berupa suara-video

: informasi berupa data

Jaringan komputer adalah 2 atau lebih computer yang saling terhubung satu sama lain dengan tujuan yang sama. Tujuan-nya adalah sebagai berikut :

1. Berbagi sumber daya : Printer atau pun Harddrive seperti Hardisk dll

2. Berbagi Informasi : Bertukar file

3. Berbagi Aplikasi : bekerja bersama dalam sebuah aplikasi

: Bertukar file 3. Berbagi Aplikasi : bekerja bersama dalam sebuah aplikasi 4 | M a

Dalam suatu Jaringan dibutuhkan komponen-komponen penting, yaitu :

1. Komputer Client : Komputer end-user atau computer yang akan menggunakan jasa dari Komputer Server

2. Komputer Server : Komputer yang menydiakan layanan untuk Komputer Client

: Komputer yang menydiakan layanan untuk Komputer Client 3. Network Interface Card : Interface Card yang

3. Network Interface Card : Interface Card yang memungkinkan Komputer dapat saling berkomunikasi dalam sebuah jaringan

yang memungkinkan Komputer dapat saling berkomunikasi dalam sebuah jaringan 5 | M a k a l

4. Media Transmisi : Media yang digunakan sebagai jalur pengiriman data, kabel atau- pun nir-kabel(wire-less)

jalur pengiriman data, kabel atau- pun nir-kabel(wire-less) 5. Other Pheriperal : Pheriperal yang digunakan apabila

5. Other Pheriperal : Pheriperal yang digunakan apabila jaringan tersebut besar dan membutuhkan pheriperal yang harus menghubungkan semuanya seperti : Hub, Switch, Router dll.

menghubungkan semuanya seperti : Hub, Switch, Router dll. Tanpa Komponen tersebut maka tidak akan bisa disebut

Tanpa Komponen tersebut maka tidak akan bisa disebut jaringan computer.

Klasifikasi Jaringan Komputer

Menurut luasnya jaringan tersebut

1. LAN : Local Area Network

2. MAN : Metropolitan Area Network

3. WAN : Wide Area Network

Menurut fungsi

1. Client-Server : ada computer yang bertindak sebagai penyedia layanan (server) dan komputer yang menggunakan layanan tersebut (client)

2. Peer to peer : dalam jaringan ini tidak ada client ataupun server karena, semua computer nya dapat saling berbagi informasi ataupun seumber daya

Menurut topologi

1. Topologi Bus

2. Topologi Star

3. Topologi Ring

4. Topologi Mesh

Menurut media transmisi

1. Ber-Kabel : jaringan yang menggunakan kabel sebagai media transmisi-nya (Wired Network)

2. Nir-Kabel : jaringan yang tidak menggunakan kabel sebagai media transmisi-nya (Wireless)

BAB II

Model Referensi OSI dan TCP/IP

Protokol

Adalah Standar komunikasi data pada komputer. Karena komponen yang berbeda manufaktu memiliki car yang berbeda pula untuk berkomunikasi. Untuk itu Standar ini dibuat agar komponen yang berbeda manufaktur nya dapat saling berkomunikasi.

Organisasi yang mengelola Standar :

1. American National Standards Institute (ANSI)

2. Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)

3. International Organization for Standardization (ISO)

Model Referensi OSI

Open System Interconnection adalah sebuah model referensi(standar) yang digunakan pada jaringan komputer agar setiap computer yang berbeda dapat saling berkomunikasi.

OSI memiliki 7 layer(lapisan), yaitu :

1. Physical Layer

: Mengatur tentang bentuk interface yang berbeda-beda dari

sebuah media transmisi. Spesifikasi yang berbeda misa konektor, pin, penggunaan

pin, arus listrik yang lewat, encoding, sumber chaya dll. Contoh : RJ45, Ethernet dll

2. Data Link Layer

: Mengatur pengiriman data dari interface yang berbeda.

Contoh : IEEE 802.2/802.3, FDDI dll

3. Network Layer

: Mendifinisikan pengiriman data dari ujung ke ujung. Untuk

melakukan pengiriman pada layer ini juga melakukan pengalamatan. Mendifinisikan pengiriman jalur (routing)

Contoh : IP, IPX dll

4. Transport Layer

: Memilih apakah menggunakan protocol yang mendukung

error-recovery atay tidak. Melakukan multiplexing terhadap data yang dating,

mengurutkan data yang dating apabila datangnya tidak berurutan. Contoh : TCP, UDP

5. Session Layer

: Mendefinisikan bagaimana memulai, mengontrol dan

mengakhiri suatu percakapan (biasa disebut session) Contoh : RPC, SQL dll

6. Presentation Layer : Mendefinisikan format data, seperti ASCII text, binary dan JPEG Contoh : JPEG, ASCII, GIF dll

7. Application Layer

: Aplikasi yang saling berkomunikasi antar computer. Layer

ini mengacu pada pelayanan komunikasi pada suatu aplikasi Contoh : Telnet, HTTP, FTP dll

pelayanan komunikasi pada suatu aplikasi Contoh : Telnet, HTTP, FTP dll 9 | M a k

TCP/IP

Adalah standar yang digunakan computer untuk saling berkomunikasi di Internet. TCP/IP bukanlah sebuah protocol tetapi sekumpulan protocol (protocol suite). Awalnya protocol suite ini dikembangkan oleh DOD (Department of Defense) untuk membuat jaringan-nya yang sekarang dikenal dengan istilah Internet.

TCP/IP memiliki 4 layer, yaitu :

1. Network Access Layer: Mendefinisikan protokol-protokol dan juga hardware yang digunakan untuk pengiriman data misalnya cabling, pemberian header dan trailer sehingga data bisa melewati tipe-tipe network yang berbeda topologi, mentransmisi data yang berupa bits ke jaringan, dsb. Protokol : ARP, Ethernet, FDDI dll

2. Internet Layer path terbaik Protokol : IP

3. Transport Layer

: Menyediakan fungsi IP addressing, routing dan penentuan

: Menyediakan servis yang akan digunakan oleh Application

Layer, misalnya: HTTP software meminta TCP untuk menjamin sampainya data pada tujuan, jika terjadi gangguan pada saat transmisi maka HTTP tidak akan melakukan apa-apa, tapi TCP akan mengirim ulang data yang hilang dan memastikan sampainya data pada tujuan. Protokol : TCP, UDP

4. Application Layer

: Menyediakan servis-servis bagi software-software yang

berjalan pada komputer. Layer aplikasi tidak menyediakan software itu sendiri tapi

hanya menyediakan servis-servis yang bisa dimanfaatkan oleh software yang berjalan pada komputer kita, misalnya Mozilla Firefox yang berjalan pada komputer kita memanfaatkan protokol HTTP untuk mengakses suatu halaman web. Protokol : HTTP, FTP, SMTP dll

Perbedaan OSI layer dan TCP/IP layer Berikut adalah beberapa perbedaan yang terlihat dari OSI layer

Perbedaan OSI layer dan TCP/IP layer

Berikut adalah beberapa perbedaan yang terlihat dari OSI layer dan TCP/IP layer :

1. OSI layer memiliki 7 buah layer, dan TCP/IP hanya memiliki 4 Layer

2. 3 Layer teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan session direpresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP, yaitu layer application.

3. Layer Network pada OSI Layer direpresentasikan sebagai Layer Internet pada TCP/IP Layer, namun fungsi keduanya masih tetap sama.

4. Layer Network Access pada TCP/IP menggabungkan fungsi dari Layer DataLink dan Physical pada OSI Layer, dengan kata lain, Layer Network Acces merupakan representasi dari kedua layer paling bawah dari OSI Layer, yaitu DataLink dan Physical.

5. OSI Layer adalah De jure sedangkan TCP/IP layer merupakan De facto

5. OSI Layer adalah De jure sedangkan TCP/IP layer merupakan De facto 12 | M a

Enkapsulasi dan Dekapsulasi

Enkapsulasi adalah proses penambahan header dan trailer pada data yang akan dikirim

Dekapsulasi adalah proses pelepasan header dan trailer dari data yang sudah di-enkapsulasi sebelumnya.

Enkapsulasi Dekapsulasi
Enkapsulasi
Dekapsulasi

Enkapsulasi pada TCP/IP

Enkapsulasi pada TCP/IP  Transport : pada transport layer, data dari application layer akan dibungkus dengan

Transport : pada transport layer, data dari application layer akan dibungkus dengan TCP Header, menjadi sebuah segment (TCP Header + Data)

Internet: pada layer ini, Segment yang diterima dari transport layer akan dibungkus dengan Internet (IP) Header menjadi sebuah Paket (IP Header + segment)

Network Access: pada layer ini, Paket yang diterima dari internet layer akan dibungkus dengan Data Link Header dan Data Link Trailer menjadi sebuah frame (LH + Paket + LT)

Header dan Data Link Trailer menjadi sebuah frame ( LH + Paket + LT ) 14

Enkapsulasi pada OSI

Enkapsulasi pada OSI 15 | M a k a l a h I n s t

BAB III Topologi Jaringan

Topologi Jaringan

Topologi Jaringan adalah sebuah peta yang menggambarkan cara bagaimana computer saling terhubung. Node adalah perangkat yang tehubung dengan jaringan sama dengan komputer. Packet adalah pesan yang terkirim lewat Jaringan dari node ke node yang lain.

Ada 2 jenis Topologi jaringan, yaitu :

1. Topologi fisik, yaitu bentuk fisik bagaimana computer saling terhubung. Berikut adalah contoh dari Topologi fisik :

Topologi Bus Semua node terhubung hanya dengan satu kabel yang dibentangkan. Topologi Bus memiliki karakteristik sebagai berikut :

-

Terkoneksi melalui satu kabel dengankedua ujungnya ditutup, node-node terpasang di sepanjang kabel tersebut.

-

Biasannya digunakan karena kesederhanaandalam instalasinya.

-

Sinyal melewati kabel dalam duaarah dan sangat mungkin terjadi collision (dua paket data bercampur).Kelemahannya : jika salah satusegmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti .

kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti . Keuntungan   Kerugian • Hemat kabel • Deteksi

Keuntungan

 

Kerugian

• Hemat kabel

• Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil

• Layout kabel sederhana

• Kepadatan lalu lintas

• Mudah dikembangkan

• Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa

berfungsi.

Diperlukan repeater untuk jarak jauh

Topologi Ring Packet yang terkirim membentuk jalur lingkaran antar node Topologi Ring memiliki karakteristik sebagai berikut :

- Berupa lingkaran tertutup yangberisi node-node.

- Sederhana dalam layout.

- Sinyal mengalir dalam satuarah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision, sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana.

- Kelemahannya : sama sepertikelemahan dari topologi bus.

- Topologi ring ini biasanya tidakdibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star.

Keuntungan

Kerugian

Hemat Kabel

Pengembanagan jaringan kaku

Kerugian • Hemat Kabel • Pengembanagan jaringan kaku 17 | M a k a l a

Topologi Star Semua node terhubung (terpusat) pada Hub atau Switch Topologi Star memiliki karakteristik sebagai berikut :

 

-

Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.

-

Mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.

-

Keunggulan : jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu.

-

Dapat menggunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya menggunakan kabel UTP.

Keuntungan:

Kerugian:

-

Paling fleksibel

- Boros kabel

Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian Jaringan lain

- Kontrol terpusat

-

- Perlu penanganan khusus

Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

-

- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan

 

- Kemudahaan pengelolaan jaringan

isolasi kesalahan/kerusakan   - Kemudahaan pengelolaan jaringan 18 | M a k a l a h

Topologi Mesh Topologi yang memiliki banyak koneksi antar computer nya, sehingga dapat membuat route alternative apabila salah satu kabel putus.

Keuntungan

Kerugian

Jarngan yang kuat jika salah satu

Boros Kabel.

putus dapat melewati jalur lainnya

• Boros Kabel. putus dapat melewati jalur lainnya Pengembangan Topologi Fisik :  Topologi Tree 

Pengembangan Topologi Fisik :

Topologi Tree

lainnya Pengembangan Topologi Fisik :  Topologi Tree  Topologi Hybrid : Gabungan dari beberapa Topologi
lainnya Pengembangan Topologi Fisik :  Topologi Tree  Topologi Hybrid : Gabungan dari beberapa Topologi

Topologi Hybrid : Gabungan dari beberapa Topologi

 Topologi Tree  Topologi Hybrid : Gabungan dari beberapa Topologi 19 | M a k

2. Topologi Logic Topologi atau pola hubung yang berbentuk logik. Bisa disebut sebagai aturan bagaimana komputer itu dapat saling terhubung dan berkomunikasi. Topologi Logic juga biasa disebut dengan Metoda Akses.

Berikut adalah macam-macam dari Metode Akses :

CSMA/CD Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection adalah sebuah metode yang digunakan oleh teknologi jaringan Ethernet. Dengan metode ini, sebuah node jaringan yang akan mengirim data ke node tujuan pertama-tama akan memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh node lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka node tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.

CSMA/CA Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance adalah sebuah metode yang digunakan juga oleh jaringan Ethernet. Metode ini membagi jalur-jalur komunikasi data sehingga menghindari terjadinya tabrakan data (Collision). Metode ini biasa digunakan pada jaringan Wireless.

data (Collision). Metode ini biasa digunakan pada jaringan Wireless. 20 | M a k a l

Token Passing Pada jaringan ini dikirimkan sinyal yang dikenal dengan nama token akan melewati setiap node yang ada pada jaringan tersebut. Apabila ada data yang akan dikirim maka data tersebut harus menunggu token tersebut lewat, barulah data tersebut ditumpangkan pada token tersebut dan token akan membawa-nya ke tempat tujuan data tersebut. Token Passing digunakan untuk menghindara Collision pada data dan hanya bisa satu arah saja.

Collision pada data dan hanya bisa satu arah saja.  FDDI Fiber Distributed Data Interface adalah

FDDI Fiber Distributed Data Interface adalah metode yang digunakan jaringan yang menggunakan Fiber Optic sebagai medianya. Konsep nya hampir sama dengan token passing hanya saja FDDI memiliki dua ring yang 1 fungsinya sebagai backup apabila terjadi kegagalan dalam pengiriman data pada jaringang utama-nya. Metode ini biasa digunakan pada jaringan Backbone

jaringang utama-nya. Metode ini biasa digunakan pada jaringan Backbone 21 | M a k a l

BAB IV Perangkat Jaringan Komputer

Perangkat Jaringan Komputer Adalah perangkat yang digunakan pada jaringan komputer. Pada baba ini akan dibahas beberapa perangkat yang ada pada jaringan Kompoter.

Server

Adalah computer yang akan menyediakan Resource (sumber daya) yang akan digunakan oleh para client yang tehubung pada server tersebut. Server seperti ini adalah Dedicated Server.

Hal penting yang harus dimiliki oleh server :

Scalability Server harus memiliki kekuatan untuk menambah ukuran dan kapasitasnya suatu waktu.

Reliability Server harus memiliki ketahanan terhadap waktu atau awet untuk bertahun-tahun pemakaian Server tersebut.

atau awet untuk bertahun-tahun pemakaian Server tersebut.  Availability Ketersdiaan pergantian komponen Server

Availability Ketersdiaan pergantian komponen Server tersebut apabila terjadi kerusakan di salah satu komponen-nya

Service and support Harus ada teknisi yang dapat me-maintenance Server tersebut agar Server tersebut selalu terjaga.

Komponen Server Komponen yang ada pada Server hampir sama dengan computer biasa, hanya saja di desain untuk melayani para client yang terhubung pada Server tersebut sehingga komponen-nya pun memiliki umur yang lebih lama dari pada komponen yang ada pada komputer biasa.

Network Interface Card

Setiap Komputer yang terhubung pada jaringan pasti memili Network Interface Card. Card ini digunakan agar computer dapat terhubung dengan jaringan walapun dalam bebarap komputer sudah ter-intergrated pada Motherboard-nya. Untuk Komputer client mungkin hanya dibutuhkan satu NIC saja dan juga murah tetapi berbeda dengan server, mungkin server membutuhkan lebih banyak NIC tergantung dari banyak nya computer client yang terhubung dengan server tersebut dan juga harus tahan lama yang biasanya harganya mahal.

dan juga harus tahan lama yang biasanya harganya mahal. Kabel Jaringan Yaitu kabel yang khusus digunakan

Kabel Jaringan

Yaitu kabel yang khusus digunakan hanya pada konstruksi jaringan. Diantaranya adalah :

Kabel Coaxial, kabel tembaga yang menggunakan connector BNC

adalah :  Kabel Coaxial, kabel tembaga yang menggunakan connector BNC 23 | M a k

Kabel Twisted-pair, kabel yang lebih popular dan banyak digunakan sekarang. Menggunakan connector RJ45 dan ada dua jenis, yaitu : UTP (unshielded twisted-pair) dan STP (Shielded twisted-pair)

(unshielded twisted-pair) dan STP (Shielded twisted-pair) Repeater Sebuah jaringan komputer mempunyai keterbatasan

Repeater

Sebuah jaringan komputer mempunyai keterbatasan daya jangkau. Jaringan yang menggunakan kabel dengan tipe UTP (Cat 5) hanya memiliki daya jangkau hingga 100 meter. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah alat yang dapat berfungsi untuk memperpanjang jangkauan jaringan dari medium komputer tersebut. Alat yang dimaksud tersebut adalah repeater. Repeater berguna untuk membangkitkan dan menguatkan sinyal-sinyal yang mengalir pada jaringan komputer sehingga jaringan komputer dapat menjangkau jarak yang lebih jauh.

sehingga jaringan komputer dapat menjangkau jarak yang lebih jauh. 24 | M a k a l

Hub

Hub memiliki prinsip kerja yang sama dengan repeater yakni berfungsi untuk menguatkan sinyal-sinyal pada jaringan komputer. Namun yang membedakannya dengan repeater adalah pada hub terdapat port-port yang lebih banyak sehingga hub dikenal juga dengan multiport repeater. Ada 2 alasan di dalam menggunakan hub yakni hub digunakan sebagai titik pusat koneksi dari sambungan jaringan (titik pusat dari topologi star).

dari sambungan jaringan (titik pusat dari topologi star). Namun topologi jaringan secara logik akan berbentuk seperti

Namun topologi jaringan secara logik akan berbentuk seperti topologi bus. Hal ini disebabkan cara kerja hub yakni dalam satu waktu tidak semua komputer yang terhubung dapat berkomunikasi. Selain itu setiap ada pengiriman data dari satu komputer ke komputer lainnya maka data ini akan di-broadcast atau disebarkan ke setiap komputer yang terhubung melalui hub ini.

Bridge

Bridge merupakan alat yang bekerja untuk menghubungkan 2 segmen LAN atau lebih. Tujuan utama dari penggunaan bridge adalah untuk memfilter traffic antar kedua segmen LAN. Jadi apabila ada data yang hanya ditujukan untuk komputer yang terletak pada segmen LAN yang sama, maka data tersebut tidak diteruskan ke segmen LAN yang lainnya.

data tersebut tidak diteruskan ke segmen LAN yang lainnya. Setiap data yang akan melewati bridge, maka

Setiap data yang akan melewati bridge, maka bridge akan mengecek terlebih dahulu frame yang ada pada data. Di dalam frame terkandung alamat MAC tujuan, apabila alamat MAC tujuan masih berada di dalam segmen LAN yang sama dengan pengirim data, maka data tersebut tidak akan diteruskan ke segmen lainnya.

Switch

Switch juga dikenal sebagai multiport bridge. Switch juga melakukan penyaringan terhadap data yang melewatinya dengan menggunakan alamat MAC. Dengan adanya filtrasi pada switch ini maka jaringan komputer akan lebih efisien. Hal ini disebabkan pada switch, data akan langsung disalurkan ke port yang menghubungkan dengan komputer yang merupakan tujuan dari data tersebut.

dengan komputer yang merupakan tujuan dari data tersebut. Walaupun switch memiliki jumlah port yang banyak (mirip

Walaupun switch memiliki jumlah port yang banyak (mirip hub) namun switch memiliki kelebihan lainnya dibandingkan hub. Dalam satu waktu yang sama, hubungan komunikasi dapat terjadi lebih dari satu (pada hub hal ini tidak bias dilakukan). Misalnya komputer A sedang berkomunikasi dengan komputer B, maka pada waktu yang sama pula komputer C dapat berkomunikasi dengan komputer D. Sehingga dengan adanya fasilitas ini, pengiriman data akan lebih cepat dan efisien.

Router

Router bekerja untuk melakukan routing yaitu menentukan jalur terbaik yang akan dilalui sebuah paket data berdasarkan pada alamat IP yang terdapat pada data yang melewatinya. Karena kemampuannya mengarahkan (routing) paket data berdasarkan pada alamat IP, router ini menjadi alat yang cukup penting di dalam sebuah jaringan internet. Router bekerja dengan cara menganalisa alamat IP dari paket data yang masuk. Berdasarkan hasil analisa tersebut, router memutuskan apakah data tersebut perlu diteruskan atau tidak.

memutuskan apakah data tersebut perlu diteruskan atau tidak. Apabila perlu diteruskan, maka router juga dapat memilihkan

Apabila perlu diteruskan, maka router juga dapat memilihkan rute terbaik bagi paket data tersebut dan kemudian meneruskan ke port yang sesuai. Selain fungsifungsi dasar, router

juga memiliki kelebihan lainnya. Kelebihan lainnya adalah dapat memfiltrasi data yang

melewatinya berdasarkan ACL (Access Control List), menjembatani komunikasi antar

protokol yang berbeda (misalnya antara protokol IP dengan protokol IPX) dan juga antar

teknologi yang berbeda-beda(misalnya antara Token Ring dengan Ethernet).

Modem

Suatu perangkat keras yang bertugas merubah suara digital menjadi analog, begitu juga dengan sebaliknya. Modem biasa digunakan untuk komunikasi komputer satu dengan komputer yang lainnya dengan media transmisi jaringan telpon biasa. Selain itu modem indentik digunakan baik dalam personal komputer maupun pada jaringan sebagai alat menyambungkan kepada jaringan MAN, WAN dan internet.

Aturan 5-4-3

kepada jaringan MAN, WAN dan internet. Aturan 5-4-3 Pertimbangan dalam membentuk jaringan bertipologi pohon

Pertimbangan dalam membentuk jaringan bertipologi pohon dengan protokol Ethernet mengikuti aturan 5-4-3. Salah satu aspek dari Ethernet protocol mensyaratkan bahwa sinyal yang dikirim menjangkau setiap bagian jaringan dalam waktu waktu tertentu. Setiap ada sinyal yang melewati concentrator atau repeater membutuhkan alokasi waktu yang lebih lama. Sehingga aturan ini menyatakan bahwa di antara dua simpul jaringan hanya boleh ada maksimum 5 segmen jaringan yang terhubung dengan 4 repeater/concentrator.

Kemudian, hanya boleh 3 dari segmen itu boleh disi dengan segmen jaringan yang baru jika dihubungan dengan kabel coaxial.Namun aturan ini tidak berlaku pada protocol lain.

CPE, DCE dan DTE

CPE (Costumer Premise Equipment)

Adalah perangkat yang berada pada pelanggan yang terhubung ke provider. Seperti telepon, router dll.

DCE (Data Circuit-Terminating Equipment)

Alat yang terletak diantara data terminal equipment (DTE)dan data transmission circuit. Berfungsi untuk mengubah sinyal-sinyal, kode dan jalur clocking dan mungkin juga baagian dari DTE

DTE (Data Terminal Equipment)

Perangkat konsumen yang melewatkan data dari jaringan konsumen atau PC ke transmisi melewati WAN.

BAB V Media Transmisi

Media Transmisi adalah media atau perantara yang digunakan untuk jalur pengiriman data dari komputer 1 ke komputer yang lain. Ada 2 jenis Media Transmisi, yaitu :

Guided Media (Bounded Media) Adalah jenis media transmisi yang memiliki bentuk fisik dan dapat dilihat oleh mata secara langsung.

Berikut adalah macam-macam dari Guided Media :

- Kabel Coaxial merupakan hight capacity kabel yang digunakan untuk transmisi frekuensi tinggi untuk telepon, antenna televise, LAN dan transmisi sinyal audio digital

antenna televise, LAN dan transmisi sinyal audio digital Coaxial terdiri dari dua konduktor, dibentuk untuk

Coaxial terdiri dari dua konduktor, dibentuk untuk beroperasi pada pita frekuensi yang besar. Terdiri dari konduktor inti dan dikelilingi oleh kawat-kawat kecil. Kabel coaxial lebih tahan terhadap gangguan noise seperti EMI dikarenakan adanya lapisan pelindung. Coaxial dapat digunakan untuk jarak jauh dan mendukung lebih banyak terminal dalam satu jalur bersama.

Jenis

Deskripsi

RG-58 /U

50-ohm coaxial cable Dengan initi padat, biasanya disebut thinnet dan digunakan dengan 10Base-2 Ethernet dan beberapa aplikasi TV kabel

RG-58 A/U

50-ohm coaxial Dengan initi standar, biasanya disebut thinnet dan digunakan dengan 10Base-2 Ethernet dan beberapa aplikasi TV kabel

RG-58 C/U

Versi militer dari RG-58 A/U.

RG-59U

75-ohm coaxial cable. Digunakan bersama sistem Wang dan beberapa aplikasi TV kabel

RG-6U

75-ohm coaxial cable. Kelas minimum untuk instalasi perumahan digunakan untuk frekuensi satelit, highdefenition TV dan layanan modem kabel

RG-6

Kabel yang direkomendasikan di instalasi perumahan.

RG-62U

93-ohm coaxial cable. Digunakan dengan sistem pengkabelan IBM dan

ArcNet

-

Kabel Twisted Pair Jenis kabel ini paling banyak digunakan dalam jaringan komputer saat

ini. Sesuai dengan namanya, kabel ini berisi empat pasang (pair) kabel

yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan

pelindung (Unshield). Keempat pasang kabel (delapan kabel) yang

menjadi isi kabel berupa kabel tembaga tunggal yang terisolator. Setiap

jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda,

oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel, secara umum, yaitu UTP

(Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair).

-

-
-
-

Connector yang bisa digunakan untuk UTP Cable CAT5 adalah RJ-45. untuk penggunaan koneksi computer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. fungsi masing – masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke hub/router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub.

- Fiber Optic Fiber Optic merupakan salah salah satu jenis media transfer data dalam

jaringan komputer. Sekilas bentuknya seperti sebuah kabel, namun

berbeda dengan kabel lainnya karena media ini mentransfer data dalam

bentuk cahaya. Untuk mengggunakan fiber optic dibutuhkan kartu

jaringan yang memiliki konektor tipe ST (ST connector). Kelebihan dari

fiber optic dibanding media kabel lainya adalah dalam hal kecepatan

transfer datanya yang sangat tinggi. Selain itu fiber optic mampu

mentransfer data pada jarak yang cukup jauh yaitu 2500 meter lebih

tanpa bantuan perangkat repeater. Kelebihan lainnya yaitu tahan

terhadap interferensi dari frekuensi-frekuensi liar yang ada disepanjang

jalur instalasi.

Kelemahan fiber optic ada pada tingginya tingkat kesulitan proses

instalasinya dan mahalnya harga kabel fiber optic ini. Mengingat media

ni menggunakan gelombang cahaya untuk mentransmisikan data maka

fiber optic tidak dapat diinstal dalam jalur yang berbelok secara tajam

atau menyudut. Jika terpaksa harus berbelok, maka harus dibuat belokan

yang melengkung.

Sistem Komunikasi Serat Optik

Sistem komunikasi serat optik adalah sistem komunikasi dengan menggunakan sinar atau cahaya sebagai pembawa informasi dan menggunakan serat optik sebagai media transimisi. Alasan utama pembuatan serat optik adalah penggunaannya pada sistem komunikasi agar diperoleh sistem dengan kapasitas besar dan kecepatan tinggi untuk pengiriman bermacam informasi baik suara maupun data. Serat optik juga banyak digunakan pada berbagai sistem komunikasi kabel laut sehingga kabel serat optik dipasang di dasar samudra yang mengubungkan berbagai kota di berbagai negara, selain itu juga digunakan dimanfaatkan pada LAN (Local Area Network) atau pun pada WAN (Wide Area Network)

Struktur dasar Fiber Optic

Sebagaimana namanya, maka serat optik dibuat dari gelas silica dengan penampang berbentuk lingkaran atau bentuk-bentuk lainnya. Pembuatan serat optik dilakukan dengan cara menarik bahan gelas kental-cair sehingga dapat diperoleh serabut atau serat gelas dengan penampang tertentu. Proses ini dikerjakan dalam keadaan bahan gelas yang panas, terpenting dalam pembuatan serat optik adalah menjaga agar perbandingan relatif antara bermacam lapisan tidak berubah sebagai akibat tarikan.

Bagian pusat kabel terdapat inti kaca dan mempunyai ketebalan 8-10 mikron. Tempat ini merupakan tempat
Bagian pusat kabel terdapat inti kaca dan mempunyai ketebalan 8-10 mikron. Tempat ini merupakan tempat

Bagian pusat kabel terdapat inti kaca dan mempunyai ketebalan 8-10 mikron. Tempat ini merupakan tempat cahaya akan berpropagasi. Inti dibungkus kaca yang mempunyai indeks refraksi yang lebih rendah, hal ini untuk menjaga agar cahaya tetap menjalar pada inti. Kemudian terdapat plastik tipis yang berfungsi sebagai pelindung bungkus kaca. Secara umum serat digabungkan dalam suatu bundel dan dilindungi oleh sarung, dimana ada juga setiap sarung yang bisa berisikan banyak serat optik.

Unguided Media (Unbounded Media) Adalah jenis media transmisi yang tidak dapat kita lihat secara langsung atau tidak memiliki bentuk fisik. Biasa disebut dengan Wireless Transmission.

Ada macam-macam Wireless Transmission, yaitu :

- Gelombang Radio Salah satu wireless transmission yang menggunakan Gelombang radio sebagai perantara untuk mengirimkan Data.

Bentuk dari Gelombang Radio

sebagai perantara untuk mengirimkan Data. Bentuk dari Gelombang Radio 33 | M a k a l

Gelombang radio memiliki frekuensi dari 10 KHz – 1 GHz . Yang digunakan untuk mentranmisikan data hanya gelombang dengan frekuensi antara 10 KHz – 1GHz

-

Microwave Gelombang mikro adalah gelombang elektromagnetik yang mempunyai panjang gelombang 1 meter – 1 mm atau frekuensi 300 Mhz – 300 Ghz. Seperti telah diketahui bahwa hubungan antara frekuensi dan panjang gelombang adalah: Panjang gelombang = Kecepatan merambat gelombang/ frekuensi. Pemanfaatan gelombang elektromagnetik sangat luas dalam kehidupan sehari hari. Pemanfaatan gelombang elektromagnetik tersebut terutama untuk keperluan telekomunikasi.

Ciri-ciri dari 2 jenis Microwave

terutama untuk keperluan telekomunikasi. Ciri-ciri dari 2 jenis Microwave 34 | M a k a l

-

Infrared Infrared adalah sinyal transmisi yang menggunakan radiasi infrared sebagai metode transmisinya. Radiasi Infrared adalah bagian dari spektrum elektromagnetik. Infrared memiliki panjang gelombang yang pendek. Tapi Infrared adalah metode yang paling populer yang digunakan dalam jaringan wireless.

Berikut adalah contoh dari penembak laser infrared yang digunakan pada transmisi Data.

contoh dari penembak laser infrared yang digunakan pada transmisi Data. 35 | M a k a

BAB VI

Cabling

Membuat Kabel UTP dengan connector RJ45

Dalam insatalasi jaringan kita perlu melakukan pengkabelan, berikut langkah-langkahnya,

1. Kupas kabel menggunakan crimping tools.

1. Kupas kabel menggunakan crimping tools. 2. Atur posisi kabel sesuai aturan (kabel crossover), jika

2. Atur posisi kabel sesuai aturan (kabel crossover), jika staright maka posisi di kedua connector nya sama. Ujung RJ ke 1 (aturan T568 A) ujung rj ke 2 (aturan T568 B), atau sebaliknya.

RJ ke 1 (aturan T568 A) ujung rj ke 2 (aturan T568 B), atau sebaliknya. 36

3. Atur panjang kabel agar bisa masuk ke RJ-45

3. Atur panjang kabel agar bisa masuk ke RJ-45 4. Jika sudah rapih lakukan crimp, menggunakan

4. Jika sudah rapih lakukan crimp, menggunakan crimping tools.

Jika sudah rapih lakukan crimp, menggunakan crimping tools. 5. Lakukan pengecekan dengan LAN tester. 37 |

5. Lakukan pengecekan dengan LAN tester.

menggunakan crimping tools. 5. Lakukan pengecekan dengan LAN tester. 37 | M a k a l

Kabel

Terdapat dua jenis kabel yang terdapat pada jaringan, yaitu :

- Kabel Horizontal

Menjalar diatara panel yang ada di wiring closet ke wall jack(sama level)

- Kabel Vertikal / Backbone

Kabel yang menjalar diantara wiring closet dan pusat cross panel utama (beda level)

menjalar diantara wiring closet dan pusat cross panel utama (beda level) 38 | M a k

Wall Plate

Disediakan sebagai ujung (endpoints) untuk kabel horizontal dengan begitu dapat membantu mengatur kabel, melindungi pengkabelan dari user. Wallplate bisa memiliki keluaran untuk UTP, Fiber Optic, Coaxial ataupun audio visual.

Conduit

UTP, Fiber Optic, Coaxial ataupun audio visual. Conduit Pipa berbahan metal ataupun tidak, fleksibel/ tetap dan

Pipa berbahan metal ataupun tidak, fleksibel/ tetap dan membentang di area kerja ke wiring closet. Salah satu keuntungannya ialah untuk menjaga kabel agar terhindar dari gangguan binatang maupun bencana. Maksimal isi didalamnya ialah 60% dari diameter conduitnya. Menganut system ANSI/EIA/TIA 569 A dimana semua kabel harus menggunakan conduit mau itu untuk telekomunikasi maupun untuk kelistrikan.

mau itu untuk telekomunikasi maupun untuk kelistrikan. Cable Tray Alternatif dari conduit, dipakai untuk menagatur

Cable Tray

Alternatif dari conduit, dipakai untuk menagatur rute kabel. Biasanya seperti rak kabel yang digunakan untuk sandaran kabel, kabel hanya dibaringkan di Cable Tray agar mudah dalam proses troubleshot. Standar yang digunakan ialah.

Tray agar mudah dalam proses troubleshot. Standar yang digunakan ialah. 39 | M a k a

Race Ways

Tipe spesial dari conduit yang digunakan untuk meratakan kabel horizontal. Biasa dipasang di luar tembok, biasnya raceways dibuat perkomponen. Dalam menggunakan race ways kita perlu memperhatikan pembelokan agar cocok dengan media kabel yang digunakan. Dalam fiber optic belokan dapat menyebabkan retak atay cacat lainnya maka dari itu berhati-hatilah dalam menggunakan race ways.

maka dari itu berhati-hatilah dalam menggunakan race ways. Wiring Closet Tempat dimana jaringan dimulai. Wiring closet
maka dari itu berhati-hatilah dalam menggunakan race ways. Wiring Closet Tempat dimana jaringan dimulai. Wiring closet

Wiring Closet Tempat dimana jaringan dimulai. Wiring closet ialah pusat dari pengkabelan sesuai standar ANSI/EIA/TIA 569 B .Nama lainnya ialah : MDF (Main Distributin Frame) / MCC (Main Cross Connect). Tipe wiring closet :

- Telecommunication Rooms Biasa diletakan di gedung untuk menjadi akhiran bagi network area.

Rooms Biasa diletakan di gedung untuk menjadi akhiran bagi network area. 40 | M a k

- Equipment Rooms

Berisi backbone utama, system telepon , UPS, Power protection, LAN device, dll

system telepon , UPS, Power protection, LAN device, dll Cross Connect Device Untuk merapihkan juluran kabel

Cross Connect Device Untuk merapihkan juluran kabel

The 66 punch Down Blocks Menampung 50 pasang kabel.

juluran kabel The 66 punch Down Blocks Menampung 50 pasang kabel. 41 | M a k

110- S210 Punch Down Blocks Menampung 25 -500 pasang kabel.

Patch panel

Alternatif lain dari punch blocks , dapat sebagai akhiran RJ-45 .

panel Alternatif lain dari punch blocks , dapat sebagai akhiran RJ-45 . 42 | M a
panel Alternatif lain dari punch blocks , dapat sebagai akhiran RJ-45 . 42 | M a

Penutup

Demikian Makalah Instalasi yang sudah saya buat, semoga dapat bermanfaat dan mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam susunan kata ataupun isinya.

Daftar Pustaka

http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan

http://en.wikipedia.org/wiki/Network_topology

http://renzzalnet.blogspot.com/2011/07/teknologi-jaringan-komputer.html

http://ilmukomunikasidata.files.wordpress.com/2010/03/jaringan-client-server.jpg

http://id.wikipedia.org/wiki/Transmission_Control_Protocol/Internet_Protocol

http://en.wikipedia.org/wiki/TCP/IP_model

http://foreverma.wordpress.com/2009/04/16/perbedaan-osi-layer-dengan-tcpip-layer/

http://id.wikipedia.org/wiki/OSI_Reference_Model

http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Konsep_Dasar_TCP/IP

http://pekoktenan.wordpress.com/2009/02/10/sekilas-tcpip-dan-osi/

http://en.wikipedia.org/wiki/Media_access_control

http://en.wikipedia.org/wiki/Carrier_sense_multiple_access_with_collision_avoidance

http://en.wikipedia.org/wiki/Token_passing

Networking All-in-One Desk Reference for Dummies 2nd Edition.pdf

Cabling - The Complete Guide to Network Wiring.pdf

Gelombang radio.pptx, Wireless Media ( Infra red kelompok 3 ).pptx