Anda di halaman 1dari 30

PANDUAN PENULISAN LAPORAN STUDY ILMIAH TAHUN 2012

Disusun Oleh: Panitia Study Ilmiah 2012 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kalimukti Kab. Cirebon

KEMENTERIAN AGAMA RI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) KALIMUKTI KAB. CIREBON 2012

PANITIA PELAKSANA STUDY ILMIAH TAHUN 2012 MAN KALIMUKTI KAB. CIREBON

Pelindung

: Drs. H. Usamah Manshur Kepala MAN Kalimukti

Penanggung Jawab : Iskandar Mubarok, S.Pd.I. Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Ketua Pelaksana Sekretaris Bendahara : Moh. Nurudin, S.Pd. : Nurhayati, S.Pd. : Masfufah, S.Si. Sie. Perlengkapan: Komar Abdillah, M.A. Mahsan, S.Pd, Didin Hendrayana, S.Pd.I. Sie. HUMAS: Abas, S.Pd.I. Yan Permana, S.Pd. Tomi Indra Gunawan

Sie. Konsumsi: Liya Herliyanawati, S.Ag. Fitri Nurhasanah Padjrin, S.Pd.

Sie. P3K: Wahya, S.Ag. Imam Zarkasih, S.Pd.I. Suteni Wulandari, S.Si.

Sie. Keamanan: Surip Riyanto, S.Pd. Edi Kurnaedi, S.Pd. Tohirun

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


KATA PENGANTAR

Alhamdu lillah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan kepada kami sehingga walaupun dengan segala keterbatasannya, kami dapat menyelesaikan Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah Tahun 2012. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, juga kepada keluarg, shabat, dan seluruh ummatnya, amin. Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah ini dibuat dengan maksud untuk mempermudah para siswa dan pembimbing dalam menyusun Laporan Study Ilmiah. Hal ini berkaitan dengan kegiatan Study Ilmiah yang dilakukan oleh seluruh siswa Kelas XI MAN Kalimukti Tahun Pelajaran 2011-2012. Selanjutnya, laporan study ilmiah ini akan menjadi syarat kenaikan kelas untuk setiap siswa yang bersangkutan. Perlu ditekankan di sini bahwa, Panduan ini bertujuan untuk mempermudah. Oleh karena itu, panduan ini tidak bersifat mutlak. Artinya, siswa/pembimbing boleh menggunakan format lain dengan catatan hal itu tetap berada pada koridor kaidah-kaidah ilmiah. Sebagai tambahan, kami sertakan pula informasi-informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan Study Ilmiah ini. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Drs. H. Usamah Manshur sebagai Kepala MAN Kalimukti dan kepada Bapak Iskandar Mubarok, S.Pd.I. selaku Penanggung Jawab kegiatan ini. Terakhir kami sampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada para guru/karyawan dan seluruh siswa MAN Kalimukti serta semua pihak yang telah membantu menyuskseskan kegiatan Study Ilmiah ini. Atas semua bantuan dan partisipasi yang diberikan kami berharap semoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih baik, jazkumullah khairal jaz..

Kalimukti, 3 Januari 2012

Panitia Study Ilmiah Tahun 2012

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................................................... DAFTAR ISI ....................................................................................................................................... JADWAL KEGIATAN ........................................................................................................................ DAFTAR NAMA KELOMPOK ........................................................................................................... KETENTUAN UMUM ........................................................................................................................... SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN STUDY ILMIAH ................................................................ CONTOH-CONTOH FORMAT LAPORAN PENULISAN .................................................................. 1. Cover Luar ............................................................................................................................. 2. Cover Dalam .......................................................................................................................... 3. Lembar Pengesahan Pembimbing ......................................................................................... 4. Lembar Pengesahan Pengujian Sidang ................................................................................. 5. Kata Pengantar ...................................................................................................................... 6. Daftar Isi ................................................................................................................................ 7. Isi Laporan ............................................................................................................................. 8. Aturan-aturan Lain ................................................................................................................. PROFIL LOKASI TUJUAN STUDY ILMIAH ...................................................................................... 1. Masjid At-Taawun ................................................................................................................. 2. Taman Safari Cisarua Bogor .................................................................................................. 3. Museum PETA ....................................................................................................................... 4. Kebun Raya Bogor ................................................................................................................. 5. Wisata Belanja Tajur ..............................................................................................................

i ii 1 2 5 7 8 8 9 10 11 12 12 13 20 22 22 23 24 25 26

ii

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


JADWAL KEGIATAN STUDY ILMIAH TAHUN 2012 Penanggung Jawab Panitia Panitia Para Penanggung Jawab Bus Panitia Panitia Para Penanggung Jawab Bus Para Pembimbing Kelompok Para Penanggung Jawab Bus Para Pembimbing Kelompok Para Penanggung Jawab Bus Para Pembimbing Kelompok Panitia Para Penanggung Jawab Bus

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Waktu 19.00 20.00 20.00 20.30 20.30 04.00 04.00 06.00 06.00 07.00 07.00 08.00 08.00 11.30 11.30 13.00 13.00 13.30 13.30 15.30 15.30 16.00 16.00 17.30 17.30 19.00 19.00 21.00 21.00 04.00 04.00 - .

Uraian Kegiatan

Tempat

Selasa, 3 Januari 2012 Check In Halaman Kampus MAN Kalimukti Persiapan Pemberangkatan Halaman Kampus MAN Kalimukti Pemberangkatan menuju Bus masing-masing Lokasi Study Ilmiah Rabu, 4 Januari 2012 ISHO Masjid At-Taawun Puncak Breakfast dan persiapan Masjid At-Taawun menuju Taman Safari Puncak Menuju Taman Safari Bus masing-masing Observasi di Taman Safari ISHOMA Dianjurkan jama taqdim Menuju Museum PETA Observasi di Museum PETA Menuju Kebun Raya Bogor Taman Safari

Bus masing-masing Museum PETA Bus masing-masing

Observasi di Kebun Raya Kebun Raya Bogor Bogor ISHOMA Dianjurkan jama taqdim Wisata Belanja Tajur Perjalanan pulang Bus masing-masing Sayonaraaaaa

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


DAFTAR NAMA KELOMPOK STUDY ILMIAH TAHUN 2012 Kelas XI IPA Kelompok I Pembimbing: Suteni Wulandari, S.Si. 1. Ahmad Fauzan 2. Alpadi 3. Hayatunnisa 4. Intan Permata Sari 5. Mutmainnah 6. Siti Atiroh 7. Waryuni 8. A Ulinnuha 9. Saadatul Aliyah Judul Karya Tulis : Deskripsi dan Klasifikasi Flora di Kebun Raya Bogor Kelompok II Pembimbing: Zakiah S Nusya, S.Psi. 1. Aan Melawati 2. Anggit Permata Sari 3. Ibnu Yasir 4. Khusnul K 5. Nurhidayah 6. Siti Fatimah 7. Wasmun 8. Endang Sugiarto 9. Ai Nurasfiyah Judul Karya Tulis : Deskripsi dan Klasifikasi Fauna di Taman Safari Bogor Kelompok III Pembimbing: Ismail, S.Pd.I. 1. Abdul Azis 2. Anisa 3. Iis Saefatul Maula 4. Miftahuddin 5. Rodiyah Indah L 6. Siti Helinah 7. Imam Syafii 8. Halimatussadiyah 9. Munawaroh Judul Karya Tulis : Aliran Energi pada Mahluk hidup di Taman Safari

Kelompok IV Pembimbing: Mahsan, S.Pd. 1. Abdul Muksin 2. Devi Kurniawati 3. Ilham Maulana 4. M Saefudin 5. Rohayati 6. Siti Khollifah 7. M Rofii 8. Indihan Husna 9. Silih Asih Judul Karya Tulis : Konservasi Flora langka di Kebun Raya Bogor

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Kelompok V Pembimbing: Surip Riyanto, S.Pd. Ahmad Rfiqi Dian Puspitadewi Imam Baedowi M Nawawi Rusdiana Siti Nur Amaliyah Umliyah Uung Khunaeni

Judul Karya Tulis : Konservasi Fauna langka di Taman Safari Bogor

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


DAFTAR NAMA KELOMPOK STUDY ILMIAH TAHUN 2012 Kelas XI IPS Kelompok I Pembimbing: Edi Kurnaedi, S.Pd. Abdul Muhyi Asrofi Ise Horica Muallip Rima Khaerunnisa Syifa Fauziyah Almiyani Arum Sari Kelompok II Pembimbing: Agis Sudirman, S.E. Abdul Wahid Bakhtiar Juhaeriyah M Riski Rini Vika Riskiyah Idah Faisah Iif Miftahuddin Kelompok III Pembimbing: Yan Permana, S.Pd. Ahmad Mulyono Eti Solekhah Juhrisah Nurhayati Ririn Tusrini Wirsad Lili Liliana Dewi Gina Ruwaikhi

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Judul Karya Tulis : Dampak sosial dan budaya adanya Kebun Raya Bogor

Judul Karya Tulis : Kontribusi Taman Safari bagi Perekonomian Masyarakat Sekitar

Judul Karya Tulis : Peranan pemerintah dalam membangun taman wisata di Kebun Raya Bogor

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Kelompok IV Pembimbing: Fitri Nurhasanah P, S.Pd. Ahmad Nurzaman Hana Diana Khaerul Anam Purani Rudi M Royyan Yusuf Bakhtiar Rahmat Hidayat Ridwan Alibaba

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Kelompok V Pembimbing: Tomi Indra Gunawan, S.Pd. Ahmad Renaldi Heri Siswanto Lia Izmi Y Qodriyah Saefurroyan Zaenal Asikin Siti Nuraen Sri Wahyuni

Judul Karya Tulis : Sejarah lahirnya PETA(Pembela Tanah Air)di Indonesia

Judul Karya Tulis : Sejarah berdirinya dan perkembangan Museum PETA di Bogor

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


DAFTAR NAMA KELOMPOK STUDY ILMIAH TAHUN 2012 Kelas XI Keagamaan Kelompok I Pembimbing: Wildan Ahyad, S.Pd.I. 1. Abdul Hamid 2. Dian Istiqomah 3. Iim Imroatun 4. Nida Maemunah 5. Sevi Inas L 6. Yuanah 7. Ali Qomaruddin 8. Saeful Anwar Judul Karya Tulis : Konsep Islam dalam Penciptaan Alam Kelompok II Pembimbing: Saefullah, SHI. 1. Ade Imanah 2. Efendi 3. Irfan Husein 4. Nuraziyah 5. Siti Musyarofah 6. Zaenal Arifin 7. Haeatul Hasanah 8. M Anwar A Judul Karya Tulis : Pandangan Islam dalam Memelihara Lingkungan untuk Kesinambungan Hidup Manusia Kelompok III Pembimbing: Imam Zarkasih, S.Pd.I. 1. Ahmad Fajri 2. Emiliyah Hidayah 3. Junaedi 4. Nurul Komariyah 5. Siti Sri Ayu Rahma 6. Hasyim Asyari 7. Roaeti 8. Taufiqurrahman Judul Karya Tulis : Manfaat Alam bagi Manusia dalam Persepsi Islam

Kelompok IV Pembimbing: Wahya, S.Ag. 1. Ahmad Sri Maulana 2. Haiz Faiz Hasbullah 3. Lulu Fitrotun H 4. Riswanto 5. Slamet Rifai 6. Sunarto 7. Ibnu Sadullah Judul Karya Tulis : Pandangan Islam dalam Memelihara Ketertiban dan keindahan untuk Kelestarian alam semesta

Kelompok V Pembimbing: Abas, S.Pd.I. 1. Aimatussolihah 2. Fajar Amirudin 3. Lusi Evawati 4. Riski Safikta Pratama 5. Soleh Arif Aji 6. Bahrul Ulum 7. M Arifin Judul Karya Tulis : Urgensi Sejarah PETA dalam menumbuhkan nasionalisme generasi muda

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


KETENTUAN UMUM PENULISAN LAPORAN STUDY ILMIAH TAHUN 2012

1. Ukuran dan Jenis Kertas Kertas yang digunakan untuk membuat laporan ini adalah kertas HVS 70 gsm atau 80 gsm ukuran A4 (21 cm x 29,7 cm) Kertas hanya digunakan halaman saja (tidak bolak-balik) 2. Ukuran dan Jenis Huruf a. Judul Cover b. Judul Bab c. Tulisan umum d. Spasi : Times New Roman 16 Point : Times New Roman 14 Point : Times New Roman 12 Point : 1,5

3. Batas Tepi Halaman (Margin) Atas Kiri : 4 cm : 4 cm

Bawah : 3 cm Kanan : 3 cm Perhatikan ilustrasi berikut ini:


4 cm

4 cm

3 cm

3 cm

A4 21 cm x 29,7 cm

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


4. Penomoran Halaman Halaman pendahuluan (Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Gambar, dan Daftar Tabel ditulis dengan angka Romawi kecil (i, ii, iii, dst) diletakkan di bawah halaman. Halaman isi (Bab I Bab V, Daftar Pustaka, dan Lampiran) menggunakan angka Arab (1,2,3, dst) dengan ketentuan sebagai berikut: a. Pada halaman pertama setiap bab, nomor halaman diletakkan di tengah bawah b. Pada halaman kedua dan seterusnya pada setiap bab, nomor halaman diletakkan di pojok kanan atas halaman Perhatikan ilustrasi berikut ini.
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL

ii 2

iii 3

iv

BAB I PENDAHULUAN

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN STUDY ILMIAH TAHUN PELAJARAN 2011-2012 1. Cover Luar 2. Cover Dalam 3. Lembar Pengesahan Pembimbing 4. Lembar Pengesah Penguji Sidang 5. Kata Pengantar 6. Dafar Isi 7. Daftar Gambar 8. Daftar Tabel 9. Bab I Pendahuluan A. Latar Belakang Masalah B. Identifikasi Masalah/Perumusan C. Tujuan Penelitian/Manfaat Penelitian D. Sistematika Penulisan 10. Bab II Kajian Teori Berisi kajian teori tentang tema penelitian/observasi yang dilakukan 11. Bab III Metode Penelitian A. Waktu dan Tempat Penelitian/Observasi B. Metode Penelitian C. Populasi dan Sampel D. Instrumen Penelitian E. Teknik Pengumpulan Data F. Teknik Analisis Data 12. Bab IV Hasil Penelitian A. Hasil Penelitian B. Diskusi/Pembahasan Hasil Penelitian 13. Bab V Penutup A. Kesimpulan B. Penelitian 14. Daftar Pustaka 15. Lampiran-lampiran 16. Biografi Penulis

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


Contoh Cover Luar: LAPORAN PENELITIAN

KEANEKARAGAMAN HAYATI DI TAMAN SAFARI CISARUA BOGOR

Disusun untuk memenuhi tugas pada Study Ilmiah Tahun 2012

Pembimbing: Iskandar Mubarok, S.Pd.I.

Disusun Oleh: Kelompok I: 1. Ahmad Fajar 2. Muhammad Ali 3. Siti Maemunah 4. Siti Aisyah 5. Zaenal Abidin NIS 991010123 NIS 991010124 NIS 991010125 NIS 991010126 NIS 991010127

KEMENTRIAN AGAMA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) KALIMUKTI KAB. CIREBON 2012
8 Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


Contoh Cover Dalam: LAPORAN PENELITIAN

KEANEKARAGAMAN HAYATI DI TAMAN SAFARI CISARUA BOGOR

Disusun untuk memenuhi tugas pada Study Ilmiah Tahun 2012

Pembimbing: Iskandar Mubarok, S.Pd.I.

Disusun Oleh: Kelompok I: 1. Ahmad Fajar 2. Muhammad Ali 3. Siti Maemunah 4. Siti Aisyah 5. Zaenal Abidin NIS 991010123 NIS 991010124 NIS 991010125 NIS 991010126 NIS 991010127

KEMENTRIAN AGAMA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) KALIMUKTI KAB. CIREBON 2012
Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012 9

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


Contoh Lembar Pengesah Pembimbing:

KEANEKARAGAMAN HAYATI DI TAMAN SAFARI CISARUA BOGOR


LAPORAN PENELITIAN

Disusun untuk memenuhi tugas pada kegiatan Study Ilmiah MAN Kalimukti Kab. Cirebon Tahun Pelajaran 2011-2012

Oleh: Kelompok I 1. Ahmad Fajar 2. Muhammad Ali 3. Siti Maemunah 4. Siti Aisyah 5. Zaenal Abidin NIS 991010123 NIS 991010124 NIS 991010125 NIS 991010126 NIS 991010127

Di Bawah Bimbingan:

Iskandar Mubarok, S.Pd.I NIP. 19820607 200604 1 017

KEMENTRIAN AGAMA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) KALIMUKTI KAB. CIREBON 2012

10

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


Contoh Lembar Pengesahan Penguji Sidang:

LEMBAR PENGESAHAN PANITIA UJIAN SIDANG LAPORAN STUDY ILMIAH TAHUN 2012

Laporan Studi Ilmiah yang berjudul KEANEKARAGAMAN HAYATI DI TAMAN SAFARI CISARUA BOGOR (Observasi di Taman Safari Cisarua Bogor) disusun oleh: Kelompok I 1. Ahmad Fajar 2. Muhammad Ali 3. Siti Maemunah 4. Siti Aisyah 5. Zaenal Abidin NIS 991010123 NIS 991010124 NIS 991010125 NIS 991010126 NIS 991010127

diajukan kepada MAN Kalimukti Kab. Cirebon dinyatakan LULUS pada Ujian Sidang Laporan Study Ilmiah Tahun 2012 tanggal 3 April 2012 di hadapan Dewan Penguji. Karena itu, para penulis dinyatakan memenuhi salah syarat untuk naik ke Kelas XII pada Tahun Pelajaran 2012-2013.

Kalimukti, 3 April 2012 Penguji I, Penguji II,

Komar Abdillah, M.A. NIP. 19730603 200901 1 010

Drs. H. Marjuki NIP. 19670926 200501 1 001

Mengetahui, Kepala MAN Kalimukti

Drs. H . Usamah Manshur NIP. 19591210 198303 1 005 Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012 11

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


KATA PENGANTAR Berikut ini adalah hal-hal yang harus dicantumkan dalam penulisan kata pengantar: 1. Puji kepada Allah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW 2. Penjelasan singkat tentang isi karya ilmiah 3. Ucapan terima kasih kepada berbagai pihak 4. Penutup DAFTAR ISI Kata Pengantar ....................................................................................................................................... Dafar Isi ................................................................................................................................................... Daftar Gambar ........................................................................................................................................ Daftar Tabel ............................................................................................................................................ Bab I Pendahuluan ............................................................................................................................ A. Latar Belakang Masalah .................................................................................................... B. Identifikasi Masalah/Perumusan ........................................................................................ C. Tujuan Penelitian/Manfaat Penelitian ................................................................................ D. Sistematika Penulisan ....................................................................................................... Bab II Bab III Kajian Teori .............................................................................................................................. Teori X ..................................................................................................................................... Metode Penelitian .................................................................................................................... A. Waktu dan Tempat Penelitian/Observasi ........................................................................... B. Metode Penelitian .............................................................................................................. C. Populasi dan Sampel ......................................................................................................... D. Instrumen Penelitian .......................................................................................................... E. Teknik Pengumpulan Data ................................................................................................ F. Teknik Analisis Data .......................................................................................................... Bab IV Hasil Penelitian ........................................................................................................................ A. Hasil Penelitian .................................................................................................................. B. Diskusi/Pembahasan Hasil Penelitian ............................................................................... Bab V Penutup ................................................................................................................................... A. Kesimpulan ........................................................................................................................ B. Penelitian ........................................................................................................................... Daftar Pustaka ........................................................................................................................................ Lampiran-lampiran .................................................................................................................................. i ii

12

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


BAB I A. Latar Belakang Masalah Latar belakang masalah menguraikan alasan-alasan mengapa masalah dan/atau pertanyaan penelitian serta tujuan penelitian menjadi fokus penelitian. Dalam latar belakang masalah secara tersurat harus jelas subtansi permasalahan (akar permasalahan) yang dikaji dalam penelitian atau hal yang menimbulkan pertanyaan penelitian, yang akan dilakukan untuk menyiapkan skripsi. Secara operasional permasalahan penelitian yang dimaksud harus gayut (relevan) dengan rumusan masalah dan/atau pertanyaan penelitian yang diajukan. Pokok isi uraian latar belakang masalah hendaknya mampu meyakinkan pihak lain, terutama pembimbing dan penguji. Dengan kata lain, unsur yang perlu diketengahkan dalam latar belakang masalah penelitian sekurangkurangnya memuat hal-hal berikut: 1. Penjelasan dan/atau alasan mengapa masalah dan/atau pertanyaan penelitian yang diteliti itu penting dan menarik untuk diteliti. 2. Beberapa bukti bahwa masalah yang diajukan belum ada jawaban atau pemecahan yang memuaskan. Harus dijelaskan bahwa masalah yang diajukan/diteliti belum pernah diteliti oleh siapapun, dan jika ini merupakan penelitian ulang (replikasi) harus dijelaskan alasannya mengapa hal itu dilakukan. 3. Kedudukan masalah yang diteliti dalan konteks permasalahan yang lebih luas dengan memperhatikan perkembangan bidang yang dikaji. B. Identifikasi Masalah / Perumusan Masalah Ada setidak-tidaknya tiga kriteria yang diharapkan dapat dipenuhi dalam perumusan masalah penelitian yaitu kriteria pertama dari suatu perumusan masalah adalah berwujud kalimat tanya atau yang bersifat kalimat interogatif, baik pertanyaan yang memerlukan jawaban deskriptif, maupun pertanyaan yang memerlukan jawaban eksplanatoris, yaitu yang menghubungkan dua atau lebih fenomena atau gejala di dalam kehidupan manusaia. Kriteria Kedua dari suatu masalah penelitian adalah bermanfaat atau berhubungan dengan upaya pembentukan dan perkembangan teori, dalam arti pemecahannya secara jelas, diharapkan akan dapat memberikan sumbangan teoritik yang berarti, baik sebagai pencipta teori-teori baru maupun sebagai pengembangan teori-teori yang sudah ada. Kriteria ketiga, adalah bahwa suatu perumusan masalah yang baik, juga hendaknya dirumuskan di dalam konteks kebijakan pragmatis yang sedang aktual, sehingga pemecahannya menawarkan implikasi kebijakan yang relevan pula, dan dapat diterapkan secara nyata bagi proses pemecahan masalah bagi kehidupan manusia. Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012 13

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


C. Tujuan Penelitian/Observasi/Penulisan Laporan Ilmiah Berisi tentang penjelasan tujuan/manfaat dilakukannya penelitian/observasi dan tujuan/manfaat penulisan laporan ilmiah ini. D. Sistematika Penulisan Berisi penjelasan tentang bagaimana karya ilmiah/laporan ini disusun.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian/Observasi Berisi tentang penjelasan tenang waktu dan tempat dilakukannya penelitian/observasi. B. Metodologi Penelitian Berisi tentang penjelasan tentang metodologi yang digunakan dalam peneltiian dan kenapa dipilih metodologi tersebut. Secara umum, terdapat dua jenis metode penelitian yaitu Metode Kualitatif dan Metode Kuantitatif. 1. Metode Kualitatif Dalam penelitian kualitatif ada lima ciri utama yang dimilikinya, meskipun pada kenyataannya dalam penelitian kualitatif tidak memperlihatkan semua ciri tersebut. Adapun lima ciri tersebut: a. penelitian kualitatif mempunyai setting alami sebagai sumber data langsung dan peneliti kebidanan adalah instrument utamanya b. penelitia kualittatif bersifat diskriptif, yaitu data yang terkumpul berbentuk kata-kata , gambar bukan angka-angka. c. penelitian kualitatif lebih menekankan proses kerja , yang seluruh fenomena yang dihadapi diterjemahkan dalam kegiatan sehari-hari, terutama yang berkaitan langsung dengan kebidanan d. penelitian kualitatif cenderung menggunakan pendekatan induktif. e. penelitian kualitatif memberi titik tekan pada makna, yaitu fokus penelaahan terpaut langsung dengan masalah kehidupan manusia. Beberapa jenis metodologi kualitatif adalah sebagai berikut. a. Penelitian Fenomenologi Penelitian fenomenologi bersifat induktif . pendekatan yang dipakai adalah deskriptif yang dikembangkan dari filsafat fenomenologi. Fokus filsafat fenomenologi adalah pemahaman tentang 14 Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


respon atas kehadiran atau kebaradaan manusia, bukan sekedar pemahaman atas bagian-bagian yang spesifik atau prilaku khusus. Tujuan penelitian fenomenologikal adalah menjelaskan pengalama-pengalaman apa yang dialami seseorang dalam kehidupan ini, termasuk interaksinya dengan orang lain.Contoh penelitian fenomenologi atau study mengenai daur hidup masyarakat tradisional dilihat dari perspektif kebiasaan hidup sehat. b. Penelitian Teori Grounded penelitian grounded adalah tehnik penelitian induktif. Tekhnik ini pertama kali digagas oleh Strauss dan sayles pada tahun 1967.Pendekatan penelitian ini bermaslahat dalam menemukan problemproblem yang muncul dalam situasi kebidanan dan aplikasi proses-proses pribadi untuk menanganinya.Metodologi teori ini menekankan observasi dan mengembangkan basis praktik hubungan intuitif antara variabel.Proses penelitian ini melibatkan formulasi,pengujian,dan pengembangan ulang proposisi selama penyusunan teori c. Penelitian Etnograf Penelitian tipe ini berusaha memaparkan kisah kehidupan keseharian orang-orang yang dalam kerangka menjelaskan fenomena budaya itu, mereka menjadi bagian integral lainnya. Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan secara sistematis dan deskriptif. Analisis data dilakukan untuk mengembangkan teori prilaku kultural.Dalam penelitian etnografi, peneliti secara aktuyal hidup atau menjadi bagian dari seting budaya dalam tatanan untuk mengumpulkan data secara sistematis dan holistik. Melalui penelitian ini perbedaan-perbedaan budaya dijelaskan, dibandingkan untuk menambah pemahaman atas dampak budaya pada perilaku atau kesehatan manusia. d. Penelitian Historis Penelitian historis adalah penelitian yang dimaksudkan untuk merekonstruksi kondisi masa lampau secara objktif, sistematis dan akurat. Melalui penelitian ini, bukti-bukti dikumpulkan , dievaluasi, dianalisis dan disintesiskan. Selanjutnya, berdasarkan bukti-bukti itu dirumuskan kesimpulan. Adakalanya penelitian historis digunakan untuk menguji hipotesis tertentu.Misalnya,hipotesis mengenai dugaan adanya kesamaan antara sejarah perkembangan pendidikan dari satu negara yang mengalami hegemoni oleh penjajah yang sama. Penelitian historis biasanya memperoleh data melalui catatan catatan artifak, atau laporan-laporan verbal. Ada beberapa ciri dominan penelitian historis Adakalanya lebih bergantung pada data hasil observasi orang lain daripada hasil observasinya sendiri. Data penelitian diperoleh melalui observasi yang cermat, dimana data yang ada harus objektif,otentik, dan diperoleh dari sumber yang tepat pula. Data yang diperoleh bersifat sistematis menurut urutan peristiwa dan bersifat tuntas. Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012 15

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


e. Penelitian Kasus Penelitian kasus atau penelitian lapangan dimaksudkan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan dan posisi saat ini serta interaksi linkungan unit sosial tertentu yang bersifat apa adanya (given).Subjek penelitian dapat berupa individu,kelompok, institusi atau masyarakat.Penelitin kasus merupkan penelitian mendalam mengenai unit sosial tertentu, yang hasil penelitian itu memberi gambaran luas dan mendalam mengenai unit sosial tertentu.Subjek yang diteliti relatif terbatas, tetapi variabel-variabel dan fokus yang diteliti sangat luas dimensinya. Contoh, studi lapangan yang tuntas dan mendalam mengenai kegiatan yan paling banyak dilakukan oleh tenaga pekerja sosial selama menjalankan tugas di camp pengungsi. f. Inquiry Filosofi Inkuiri filisofis melibatkan penggunaan mekanisme analisis intelektual untuk memperjelas makna,membuat nilai-nilai menjadi nyata,mengindentifikasi etika, dan studi tentang hakikat pengetahuan. Peneliti filosofis mempertimbangkan ide atau isu-isu dari semua persfektif dengan eksplorasi ekstensif atas literatur,menguji atau menelaah secara mendalam makna konseptual,mermuskan pertanyaan,mengajukan jawaban, dan menyarankan implikasi atas jawaban-jawaban itu.Peneliti dipandu oleh pertanyaan- pertanyaan itu.Ada tiga ilkuiri filosofis, yaitu: 1. Foundational Inquiry 2. Philoshopical Analyses 3. Ethical Analyses Studi fondasional mellibatkan analisis tentang struktur ilmu dan proses berfikir tentang penilaian atas fenomena tertentu tang dianut bersama oleh anggota disiplin ilmiah. Tujuan analisis filosofis adalah menguji makna dan mengembangkan teori yang diperoleh melalui analisis konsep atau analisis linguistik.inkuiri etikal melibatkan analisa intelektualatas masalah etik dikaitkan dengan andil, hak,tugas,benar dan salah, kesadran dan tanggungjawab. g. Teori kritik sosial Teori kritik sosial adalah filosofi lain dari sebuah metodologi kualitatif yang unik. Dipandu oleh filsafat dari teori kritik sosial,peneliti menemukan pemahaman menganai cara seseoarang berkomunikasi dan bagaimana ia mengembangkan makna makna simbolis di masyarakat.Banyak pemahaman muncul dalam sebuah dunia yang fakta kemasyarakatan tertentu diterima apa adanya,tidak didiskusikan atau diposisikan secara dogmatik.Tatana politik yang mapan itu dipersepsi sebagai tertutup bagi perubahan dan tidak patut dipertanyakan.Tatana politik semacam ini biasanya muncul pada masyarakat dibawah pemerintahan yang otoriter.

16

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


2. Metodologi Penelitian Kuantitatif Penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Tujuan penelitian kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan/atau hipotesis yang berkaitan dengan fenomena alam. Proses pengukuran adalah bagian yang sentral dalam penelitian kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan-hubungan kuantitatif. Penelitian kuantitatif banyak dipergunakan baik dalam ilmu-ilmu alam maupun ilmu-ilmu sosial, dari fisika dan biologi hingga sosiologi danjurnalisme. Pendekatan ini juga digunakan sebagai cara untuk meneliti berbagai aspek dari pendidikan. Istilah penelitian kuantitatif sering dipergunakan dalam ilmu-ilmu sosial untuk membedakannya dengan penelitian kualitatif. Penelitian kuantitatif adalah definisi, pengukuran data kuantitatif dan statistik objektif melalui perhitungan ilmiah berasal dari sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas sejumlah pertanyaan tentang survei untuk menentukan frekuensi dan persentase tanggapan mereka. Sebagai contoh: 240 orang, 79% dari populasi sampel, mengatakan bahwa mereka lebih percaya pada diri mereka pribadi masa depan mereka dari setahun yang lalu hingga hari ini. Menurut ketentuan ukuran sampel statistik yang berlaku, maka 79% dari penemuan dapat diproyeksikan ke seluruh populasi dari sampel yang telah dipilih. pengambilan data ini adalah disebut sebagai survei kuantitatif atau penelitian kuantitatif. Ukuran sampel untuk survei oleh statistik dihitung dengan menggunakan rumusan untuk menentukan seberapa besar ukuran sampel yang diperlukan dari suatu populasi untuk mencapai hasil dengan tingkat akurasi yang dapat diterima. pada umumnya, para peneliti mencari ukuran sampel yang akan menghasilkan temuan dengan minimal 95% tingkat keyakinan (yang berarti bahwa jika Anda survei diulang 100 kali, 95 kali dari seratus, Anda akan mendapatkan respon yang sama) dan plus / minus 5 persentase poin margin dari kesalahan. Banyak survei sampel dirancang untuk menghasilkan margin yang lebih kecil dari kesalahan. Beberapa survei dengan melalui pertanyaan tertulis dan tes, kriteria yang sesuai untuk memilih metode dan teknologi untuk mengumpulkan informasi dari berbagai macam responden survei, survei dan administrasi statistik analisis dan pelaporan semua layanan yang diberikan oleh pengantar komunikasi. Namun, oleh karena sifat teknisnya metode pilihan pada survei atau penelitian oleh karena sifat teknis, maka topik yang lain tidak tercakup dalam cakupan ini. Catatan: Diperbolehkan untuk menggunakan metode penelitian lain sesuai dengan tujuan penelitian yang hendak dicapai.

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

17

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


C. Populasi dan Sampel Berisi tentang penjelasan penentuan populasi dan sampel serta penjelasan tentang siapa saja yang termasuk ke dalam populasi dan sampel penelitian tersebut. Penentuan populasi dan sampel ini umumnya hanya ada pada penelitian kuantitatif. Jika metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, maka kadang-kadang tidak usah menentukan populasi dan sampel. D. Instrumen Penelitian Berisi penjelasan tentang instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan. Data-data yang akan didapat dari instrumen ini selanjutnya akan diolah yang pada akhirnya digunakan untuk mengambil kesimpulan penelitian. E. Teknik Pengumpulan Data Berisi penjelasan tentang cara-cara mengumpulkan data yang akan diolah. F. Teknik Analisis Data Setelah diperoleh data dari isntrumen yang digunakan, maka selanjutnya data tersebut harus dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan penelitian/observasi.

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Hasil Penelitian Berisi penjelasan tentang hasil-hasil temuan selama melakukan observasi/penelitian. Pada bagian ini juga dijelaskan tentang fakta dan data yang ditemukan selama observasi/penelitian. Semua data dan fakta sebaikanya dipaparkan pada bagian ini B. Diskusi/Pembahasan Hasil Penelitian Bagian ini berisi tentang penjelasan dan generalisasi/penarikan kesimpulan berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap temuan-temuan selama melakukan observasi/penelitian. Temuan ini bisa berupa data dan fakta yang menjelaskan tentang kondisi riil berkaitan dengan masalah yang sedang diteliti/diobservasi. Hasil diskusi dan analisis ini selanjutnya dibuat dalam sebuah kesimpulan. Kesimpulan ini berisi penjelasan tentang jawaban mengenai masalah yang diteliti dalam observasi/penelitian ini. 18 Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berisi tentang penjelasan kesimpulan terhadap semua fakta, data, pengolahannya, dan hasil analisisnya. B. Saran Berisi penjelasan tentang saran-saran dari penulis untuk perbaikan di masa mendatang. Perbaikan ini bisa mencakup tentang penelitian/observasi yang dilakukan atau tentang kegiatan yang sudah dilakukan.

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

19

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


ATURAN-ATURAN LAIN PENAMAAN GAMBAR DAN TABEL 1. Gambar dinamakan berdasarkan bab dengan format: Gambar x.y Nama Gambar dimana x menunjukkan Bab dan y menunjukkan urutan gambar tersebut pada bab tersebut. Gambar diletakkan di tengah-tengah halaman dengan nama gambar dietakkan di bawah gambar Contoh:

Gambar 1.2 Istana Bogor Menunjukkan bahwa gambar tersebut terletak pada Bab I pada urutan ke-2 2. Tabel juga dinamakan dengan format yang sama dengan format penamaan gambar Tabel diletakkan di tengah-tengah halaman sedangkan nama tabel diletakkan di atas tabel Contoh: Tabel 3.4 Daftar Gubernur Jenderal dari Masa ke Masa No 1 2 Nama Mr. X Mr. Y Tahun 1000 1050 ..

Menunjukkan bahwa tabel tersebut terletak pada Bab 3 pada urutan ke-4 CATATAN KAKI DAN DAFTAR PUSTAKA Karya ilmiah yang baik harus menyebutkan sumber kutipan-kutipan yang dilakukan. Selama penulisan, perlu dicantukan catatan kaki (footnotes) dan daftar pustaka. Berikut ini adalah aturan yang harus diperhatikan dalam penulisan catatan kaki dan daftar pustaka. 1. Catatan Kaki Catatan kaki yang berasal dari buku Nama Penulis, Judul Buku (Kota Terbit: Penerbit, Tahun Terbit), hal. Contoh: 20 Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


Abdul Karim, Sejarah Kota Bogor (Jakarta: PT Pustaka, 2011), hal. 55 58 Catatan kaki yang berasal dari artikel atau jurnal dari halaman website Nama Penulis, Judul Artikel/Jurnal, diakses dari www.xxx.com pada tanggal 12 Januari 2011 Contoh: Kutipan: Pemerintahan,mengingat sejak zaman Kerajaan Pajajaran sesuai dengan bukti-bukti yang ada seperti dari Prasasti Batu Tulis, nama-nama kampung seperti dikenal dengan nama Lawanggintung, Lawang Saketeng, Jerokuta, Baranangsiang dan Leuwi Sipatahunan diyakini bahwa Pakuan sebagai Ibukota Pajajaran terletak di Kota Bogor.1 Catatan Kaki:
1

Iman Nugraha, Sejarah Kota Bogor, diakses dari http://imngrh.wordpress.com/2007/07/09/sejarah-kota-bogor/

pada tanggal 21 Desember 2011

2. Daftar Pustaka Nama (ditulis terbalik). Tahun. Judul. Kota Terbit: Penerbit Contoh: Albab, Ulul. 2009. A to Z Korupsi: Menumbuhkembangkan Spirit Antikorupsi. Jakarta: Penerbit Jaring Pena

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

21

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


PROFIL LOKASI TUJUAN STUDY ILMIAH TAHUN 2012 1. Masjid At-Taawun Setiap kita melintasi jalur Puncak menuju Cipanas, pastilah melewati Masjid Attaawun. Kemegahan masjid ini tampak jelas dari kejahuan, karena letaknya yang tinggi, diantara pegunungan. Masjid yang dibangun 1997 ini, kini dikelola oleh Yayasan Dharma Bhakti dan pembangunannya diprakarsai oleh R. Nuriana, Guber-nur Jawa Barat saat itu. Arsitektur masjid tampak unik dan terlihat kokoh. Interior dalam masjid berlantai tiga ini juga terlihat luas dan indah, dindingnya didominasi kaca tembus pandang. Bila berada di dalam masjid, kita bisa melihat pemandangan luar. Tampak hamparan kebun teh yang luas. Sedangkan kalau kita melihat dari luar, kubah masjid ini terlihat menyerupai jamur, yang menurut salah satu pengurus masjid, asitektur kubah yang menyerupai jamur ini merupakan hasil kesepakatan bersama. Karena selain masjid ini berada di daerah dingin juga karena bentuk jamur itu sendiri seperti payung, yang berarti memayungi dan melindungi. Pada halaman masjid banyak terdapat pedagang yang menjajakan berbagai makanan, jajanan dan suvenir, baik yang ada di kios maupun yang cuma menggelar di meja kecil. Cuma memang penataannya agak sedikit semerawut. Mudah-mudahan ke depan-nya akan lebih tertib dan rapi. Masjid yang diresmikan oleh R. Nuriana pada 25 Maret 1999 ini rutin mengadakan dzikir dan doa bersama setiap satu bulan sekali, tepatnya setiap malam minggu pada minggu kedua, dimulai pukul 24.00 WIB.

22

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


2. Taman Safari Cisarua Taman Safari Indonesia (TSI) belokasi di Desa Cibeureum Kecamatan Cisarua, merupakan wahana rekreasi yang cukup menarik untuk dikunjungi. Banyak obyek menarik yang terdapat di kawasan yang banyak mengkoleksi beragam jenis binatang ini, di antaranya, safari park, taman burung, animal education show, prmates & reptiles, babby zoo, kincir raksasa, gajah dan kuda tunggang, safari trek, caravan & hotel dan wild-wild west. Untuk wahana yang disebut terakhir ini, merupakan wahana yang menarik untuk di saksikan. Pertunjukannya dilakukan di dalam arena yang disetting ala koboi, dengan atraksi koboi yang memukau. Pertunjukan ini dapat disaksikan secara gratis setiap hari, selama lebih kurang 15 menit. Selain wahana tersebut, ada lagi wahana menarik lainnya, seperti di baby zoo, di wahana ini Anda bisa berfoto bersama dengan harimau putih, macan tutul, orang utan dan lain-lain. Baru-baru ini TSI meluncurkan wahana dan program baru, yaitu Elephant Adventure. Program tersebut mengajak para pengunjung dengan menunggang di atas punggung gajah mengelilingi kawasan TSI selama hampir satu jam dengan tarif perorang hanya 50 ribu sekali jalan. Setiap ekor gajah didampingi oleh pawangnya dan bisa ditumpangi empat orang dewasa. Gajah tersebut akan melewati jalan yang berumput, dan melewati arus air sehingga pengunjung benarbenar bisa menikmati panorama alam yang ada di TSI.

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

23

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


3. Museum PETA Tidak banyak yang tahu kalau ternyata Bogor merupakan Kota Pembela Tanah Air (PETA), padahal dulu Bogor merupakan pusat latihan yang diberi nama Jawa Boei Giyugun Kanbu Kyo Iku Tai (Pusat Pendidikan Perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air di Jawa). Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi rakyat Bogor dengan adanya julukan tersebut. Tepatnya pada tanggal 19 Oktober 1995, surat keputusan DPRD Kotamadya Tingkat II Bogor Nomor.3/kep/DPRD/1995 telah menetapkan Bogor sebagai Kota Pembela Tanah Air (PETA). Hal tersebut semakin mengukuhkan Bogor sebagai bumi keprajuritan yang melahirkan perwira-perwira yang tangguh, yang kemudian berperan besar dalam gerakan persiapan menuju kemerdekaan bangsa Indonesia yang merupakan cikal bakal terbentuknya TNI. Untuk memberikan penghargaan kepada mantan-mantan tentara PETA yang sudah tiada dan guna melestarikan sejarah PETA serta menjaga kelestarian bangunan sejarah yang dulunya digunakan sebagai tempat latihan, juga untuk memberikan gambaran perjuangan kemerdekaan dimana PETA mempunyai peranan penting. Maka dibangunlah Monumen dan Museum PETA tepatnya di Komplek Pusdikzi TNI-AD jalan Jenderal Sudirman No.35 Bogor. Pembangunan Monumen dan Museum PETA ini dimulai pada tanggal 14 November 1993, dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden RI yang juga merupakan sesepuh YAPETA yaitu Umar Wirahadikusumah. Pembangunan tersebut memakan waktu kurang lebih 2 tahun dan diresmikan oleh Presiden RI H.M. Soeharto pada tanggal 18 Desember 1995. Didalam komplek Monumen dan Museum PETA dibagian belakang terdapat Monumen dimana berdiri sebuah patung Jenderal Sudirman sebagai perwira PETA. Pada dinding yang berbentuk setengah lingkaran tercantum nama-nama perwira tentara PETA dari seluruh Jawa, Madura dan Bali serta Sumatera. Pada bagian luar dinding monumen, telah dibuat relief sejarah PETA. Sedangkan di dalam dua ruangan museum terdapat 14 diorama dengan adegan-adegan dari jalannya sejarah PETA dalam perjuangan menuju kemerdekaan tanah air. Adegan-adegan ini berbentuk tiga dimensi dan didukung dengan suara yang melatar-belakangi suasana kejadian-kejadian yang diwujudkan oleh masing-masing diorama.

24

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


4. Kebun Raya Bogor Kebun Raya Bogor (KRB) merupakan tempat yang cocok untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan rekreasi sekaligus dalam satu tempat. Di sana juga terdapat perpustakaan, museum hewan, koleksi taman Anggrek, Istana Presiden dan pusat riset dan pengembangan biologi, serta ribuan koleksi spesies tanaman tropis yang dikelompokan sesuai dengan jenisnya, misalnya keluarga palem, bamboo, atau jahe yang jumlahnya sekitar 60 jenis dan juga pohon-pohon tua. Bukan cuma tumbuhan besar saja yang ada di KRB, tetapi pepohonan yang kecil dan sedang dengan bunga-bunga indah pun ada. Di sana juga terdapat bunga Arnoldy rafllesia yang kesohor dengan sebutan bunga bangkai, ada juga bunga fragnant frangipani yang akarnya selalu keluar dari tanah serta bunga lily jawa yang sudah langka. Yang tak kalah menarik adalah adanya pohon besar yang sudah tua dijadikan rumah Kelelawar bergelantungan. Kita juga dapat melihat Bajing berloncatan dari satu pohon ke pohon lainnya. Di dekat jalan Astrid terdapat pula tanaman warna hitam, merah dan kuning yang sengaja ditanam untuk mengesankan warna bendera Belgia, sebagai penghormatan terhadap Ratu Astrid yang datang untuk meresmikan bagian taman yang tertunda pada tahun 1928. Kemudian, tak jauh dari danau ada dua patung yang merupakan duplikat dari patung yang ada di Kopenhagen dan Stokholm, yakni Patung Putri Duyung dan Patung Tangan Tuhan, serta monumen Lady Raffles, istri Gubernur Jenderal Sir Stamford Raffles yang bernama asli Olivia Raffles yang dikenal sebagai Ibu Negara Jawa. Pohon tertua di KRB adalah pohon Leci dari Cina. Ditanam dekat danau KRB pada tahun 1823 dan tetap disana hingga sekarang. Ada juga pohon Raja dari Kalimantan dan disebut seperti itu karena raja di Kalimantan suka mengoleksi tanaman tersebut untuk menarik lebah yang diambil madunya. KRB berjarak lebih kurang 63 km dari Jakarta. Pengunjung dari Jakarta dapat menggunakan bus menuju Terminal Baranangsiang atau kereta ke Stasiun Bogor. Namun bagi Anda yang mengendarai mobil pribadi dapat melalui jalan Tol Jagorawi menuju Kota Bogor, begitu keluar pintu tol Bogor, melewati terminal baranangsiang, lalu ke arah jalan raya Pajajaran.

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012

25

Panduan Penulisan Laporan Study Ilmiah 2012


5. Wisata Belanja Tajur Di Bogor, tepatnya di daerah Tajur, terdapat kawasan wisata belanja yang banyak menjual beragam jenis tas, sepatu, dan perlengkapan pribadi lainnya. Kawasan yang dalam beberapa tahun terakhir ini mulai berkembang, selalu saja ramai dikunjungi oleh pembeli dari berbagai kalangan. Setiap akhir pekan atau liburan sekolah, kawasan ini banyak didatangi pengunjung dari Jakarta dan sekitarnya. Ada juga yang singgah ke sini sepulangnya dari berwisata di Puncak. Untuk menuju ke kawasan ini sangatlah mudah, karena melihat dari lokasinya yang tak seberapa jauh dari terminal Baranang-siang, Bogor ke arah Ciawi. Bila dari Puncak, Anda bisa melewati pasar Ciawi lalu ambil jalan lurus ke arah Kota Bogor. Dari beberapa toko yang ada, rata-rata menjual produk yang beragam. Selain tas, tersedia juga sepatu, pakaian, jaket, dompet, ikat pinggang dan lain sebagainya. Berbagai jenis tas dengan beragam corak dan ukuran dipatok dengan harga yang lumayan murah, seperti tas anak sekolah mulai dari Rp20.000, tas kantor mulai dari Rp25.000, tas wanita mulai dari Rp15.000,dan tas koper mulai dari Rp. 20.000,-. Soal ukuran dan model Anda tak perlu khawatir, tersedia banyak pilihan ukuran dan model sesuai dengan trend. Mereknya pun beragam, mulai dari yang tanpa merek sampai yang bermerk luar negeri. Tas Tajur memang sudah cukup dikenal, khususnya bagi warga Jakarta. Bahkan beberapa toko tas yang ada di Jakarta membeli dari sini. Pada musim liburan, kawasan ini diserbu pembeli khususnya dari anak-anak sekolah. Setiap musim libur tahun ajaran baru, saya selalu mengajak anak-anak untuk membeli tas sekolah demikian menurut Ibu Arin, pengunjung yang sengaja datang dari Jakarta. Tapi Ibu yang berputra dua ini tidak hanya sekedar mengantar anaknya, ia tak bisa bisa menahan keinginan untuk membeli tas pula. Jenis tas disini sangat beragam, jadi saya merasa sreg untuk menentukan pilihan, harganya pun murah lho ujarnya.

26

Taman Safari Museum PETA Kebun Raya Bogor, 3 4 Januari 2012