Anda di halaman 1dari 13

MELANOMA MALIGNA

PENDAHULUAN

Kejadian keganasan kulit meningkat Dibagi menjadi 2, Melanoma & Non Melanoma Melanoma Melanocyt berubah jadi ganas Dapat terjadi di kulit maupun mukosa

EPIDEMIOLOGI
Insidensi variatif Indonesia 1,4 per 100.000 orang Rata rata usia 55 tahun Laki laki : Perempuan = 1,2:1 Ras paling banyak Kaukasian

FAKTOR RESIKO

Paparan UV UV B karsinogenik Mengubah DNA Melanocyte menjadi ganas

Atypical Nevi Berubah sifat ganas Tucker (1997), seseorang > 5 nevi, 10 x lipat mengalami Melanoma Maligna

Riwayat Keluarga

HISTOPATOLOGI
SUPERFICIAL SPREADING MELANOMA Jenis paling sering Muncul dari Nevus Berupa plak kehitaman, ukuran 0,5 3 cm, tepi meninggi, bagian tengah kecoklatan Predileksi

Pria badan dan leher Wanita tungkai bawah

NODULAR MELANOMA

Terbanyak kedua di dunia, pertama di Indonesia Berasal dari kulit normal Gambaran setengah bola simetris, massa kebiruan, kadang disertai ulserasi dan perdarahan Predileksi punggung

LENTIGO MELANOMA MALIGNA


Jarang ditemukan Gambaran lesi berbenjol, permukaan tengah lebih gelap, lesi hiperkeratotik, meluas secara radial Predileksi tempat yang langsung terkena matahari

ACRAL LENTIGENOUS MELANOMA


= Palman Plantar Subungual Melanoma Gambaran nodul kehitaman, disertai ulserasi di tengahnya

KLAIFIKASI KLINIS

DIAGNOSIS

PENATALAKSANAAN

PROGNOSIS
Bergantung pada stadium klinis stage 1, 5 years survival > 90% stage 2 mencapai 45 77% stage 3 antara 27 70% Bila telah didapatkan metastasis (stage 4) 5 years survival < 20%.