STRATEGI PEMBELAJARAN

DRS SUPRIHADI SAPUTRO, S.Pd; M.Pd

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MALANG 2004

TEKNOLOGI PENDIDIKAN

Jenis dan prosedur kegiatan yang tidak bernilai strategis-fungsional untuk tercapainya tujuan. dapat sinergis dalam pencapaian tujuan.faktor-faktor yang ikut terlibatkan dalam kegiatan pembelajaran sangat beranekaragam. makna strategi tidak diletakkan pada jenis dan prosedur kegiatan itu sendiri. Paparan dilanjutkan ke kajian tentang prinsip-prinsip dan pendekatan pembelajaran yang menjadi landasan asumsi dan paradigma dasar proses pembelajaran. membutuhkan rangkaian pemikiran yang cermat. diukur atas dasar kadar keefektifan dan keefisiensinya sebagai alat untuk pencapaian tujuan pembelajaran. agar koherensi hubungan antar faktor tersebut. maka kecermatan itu diperlukan. pemilihan jenis dan prosedur kegiatan serta lain-lain pendukung kegiatan pembelajaran tersebut. teks dalam tulisan ini berisi paparan tentang jenis dan prosedur kegiatan pembelajaran yang bernilai fungsional-strategis sebagai alat untuk pencapaian tujuan instruksional. jenis dan prosedur kegiatannya. Paparan berikutnya berturut-turut . Terlebih lagi. diperlukan agar jenis dan prosedur kegiatan yang dipilih dan ditetapkan nantinya mempunyai nilai fungsional yang tinggi sebagai alat untuk pencapaian tujuan. maka jenis dan prosedur kegiatan tersebut tidak bermakna strategi. Berkenaan dengan hal strategi pembelajaran. tetapi ada pada nilai strategisfungsional. Strategi pembelajaran secara substansial berwujud jenis dan prosedur kegiatan serta lain-lain yang merupakan implikasi dari jenis dan prosedur yang menyertainya. Nilai strategis-fungsional yang dimaksud. Lingkup paparan diawali dari penglihatan secara rinci realita substansial kegiatan-kegiatan serta unsur-unsur yang di bangun dalam proses pembelajaran. Kupasan konseptual tentang hakekat strategi dan keterkaitannya dengan komponen lainnya diuraikan secara cermat untuk memudahkan pemahaman pembaca.KATA PENGANTAR Pembelajaran sebagai kegiatan untuk mencapai tujuan instruksional. Kegiatan guru yang berkenaan dengan penelusuran. berkenaan dengan fungsinya sebagai alat dan wahana pencapaian tujuan pembelajaran. Namun. Rangkaian pemikiran yang cermat itu. lazimnya disebut kegiatan pemilihan strategi pembelajaran. Pola dan model-model bangunan proses pembelajaran dipaparkan di kajian berikutnya untuk acuan dalam penelusuran pola dan model pembelajaran yang relevan dengan karakteristik tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

siapapun yang berkeinginan untuk mendalami persoalan strategi pembelajaran. dapat pula mengaji dari teks ini. Semoga bernilai dan bermanfaat. Malang 24 September 2004 Penulis . teks ini dipersiapkan sebagai bahan ajar peserta akta mengajar. mengingat paparannya disusun secara sistematis dengan uraiannya bersifat rinci. Namun demikian. Teks paparan tentang strategi pembelajaran ini.berisi sajian tentang jenis dan prosedur penggunaan metode-metode pembelajaran. Bagi peserta akta mengajar buku ini sangat membantudalam memahami strategi mengajar. Utama sekali. diperuntukan mahasiswa calon guru dan guru-guru.

Pola Pengaturan Hubungan Guru – Siswa 4. Prinsip-prinsip CBSA C.10 BAB II OPTIMALISASI STRATEGI PEMBELAJARAN A.1 B. Pola Peranan Guru dalam Pengelolaan Pesan 6. Taktik dan Siasat Pembelajaran……………………………. Pengantar B. Proses Pembelajaran Optimal …………………………………………21 C. Indikator-indikator CBSA D.9 E. Perencanaan Strategi Pembelajaran……………………. Variasi Pola pengaturan Pembelajaran 1.. Jenis-jenis Keterampilan dalam Keterampilan Proses BAB V STRUKTUR DAN POLA PENGATURAN PEMBELAJARAN A... Faktor Penentu Pembelajaran…………………………………3 C. Hakekat CBSA B. Pengertian Pendekatan Keterampilam Proses C.27 BAB III CARA BELAJAR SISWA AKTIF DALAM PEMBELAJARAN A. Prinsip-prinsip Umum Pembelajaran Optimal ………………. Pola Pengaturan Guru dalam Pembelajaran 2. Faktor-Faktor Penentu Efektivitas Pembelajaran…………. Struktur Peristiwa Pembelajaran 5. Faktor-Faktor Optimalisasi Cara Belajar Siswa Aktif BAB IV KETERAMPILAN PROSES DALAM PEMBELAJARAN A. Implikasi CBSA terhadap Sistem Penyampaian E. Pola Pengorganisasian Pesan . Pola Pengaturan Siswa dalam Proses Belajar.15 B. Pola Dasar Kegiatan Pembelajaran C. 3. Pengertian Strategi Pembelajaran………………………. Paradigma Baru dalam Pembelajaran B.DAFTAR ISI BAB I KONSEPSI STRATEGI PEMBELAJARAN A. Pengertian Strategi Pembelajaran…………………………5 D.

C. Manajemen kelas yang Bersifat Kuratif. Pembinaan Iklim Sosial kelas F. Manajemen kelas yang bersifat preventif.BAB VI MANAJEMEN IKLIM PEMBELAJARAN A. D. Pembinaan Disiplin Kelas E. Pengelolaan Kondisi Fisikal kelas . Pembinaan Iklim Sosio-emosional Kelas H. Manajemen Iklim Sosial Kelas G. Pengertian Manajemen Iklim Kelas B.

Pemecahan Masalah sebagai Tujuan Diskusi C. Peranan Guru Sebagai Pemimpin Diskusi BAB X METODE SIMULASI DALAM PEMBELAJARAN A. Langkah-Langkah Pelaksanaan Diskusi Kelompok F. Keterampilan Bertanya Dasar BAB IX METODE DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN A. Prinsip-Prinsip Simulasi E. Tujuan simulasi D. Pengertian Metode Diskusi B. Mempertahankan Perhatian Anak BAB VIII METODE BERTANYA DALAM PEMBELAJARAN A. Tujuan Penggunaan Metode Ceramah B. Langkah-Langkah Pelaksanaan Simulasi G. Perencanaan Ceramah E. Kegunaan Metode Diskusi E. Fungsi Pertanyaan B.BAB VII METODE CERAMAH DALAM PEMBELAJARAN A. Tipe-tipe Pertanyaan C. Prosedur Berceramah Yang Efektif H. Pengertian Metode Simulasi B. Keuntungan Simulasi H. Cara Mengorganisasi Materi Ceramah I. Prinsip-prinsip Penggunaan Metode Ceramah D. Bentuk-Bentuk Simulasi F. Persiapan Ceramah F. Keterampilan Dasar Berceramah C. Teknik Penyajian Ceramah G. Rambu-Rambu Penggunaan dan Pelaksanaan Metode Simulasi . Penggunaan Kata Bertanya Dasar E. Beberapa Jenis Diskusi D. Manfaat Simulasi C. Pedoman Mengajukan Pertanyaan D.

Penggunaan Metode Demontrasi dalam Pembelajaran C. Kriteria Pembentukan Kelompok BAB XIV PROSES PEMBELAJARAN DENGAN MODUL A.I. Peranan Guru dan Fasilitas kelas dalam Pembelajaran dengan Modul . Pengertian Metode Demontrasi dalam Pembelajaran B. Keterampilan Dasar Pembelajaran Secara Kelompok G. Program Pengayaan. Pengantar B. Maju berkelanjutan (continous progress). Tutor sebaya dan Program Remidial D. C. Peranan Guru . Bentuk –bentuk penemuan D. Pengantar B. Kelemahan Metode Demonstrasi BAB XII PENERAPAN METODE PENEMUAN DALAM PEMBELAJARAN A. Pengertian Pembelajaran Kelompok B. Prinsip-Prinsip Pelaksanaan Metode Demontrasi F. Fungsi Pembelajaran kelompok C. Belajar tuntas ( mastery learning). Aspek-aspek kelompok D. dan Program percepatan (acceleration). Keuntungan Metode Demonstrasi G. Bagaimana merencanakan suatu demonstrasi yang efektif D. Peranan Guru dalam Simulasi BAB XI PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN A. Konsep dasar C. Peranan Guru Dalam Pembelajaran Kelompok E. Rambu-Rambu Penggunaan Pembelajaran Kelompok F.Murid Dalam Metode penemuan BAB XIII PEMBELAJARAN KELOMPOK A. Langkah Penutup/follow up E.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful