Anda di halaman 1dari 3

KULTUR TEKNIK TANAMAN HORTIKULTURA

Disusun oleh: Kelompok 1

1. Agung Apriyanto S 2. Dinda Pangestika W 3. Evi Oktanika 4. Faryska Nur I 5. Habiburahman 6. Mutia Salma K

H0709004 H0709030 H0709035 H0709038 H0709043 H0709076

AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTRA 2011

I. Hortikultura (horticulture)

PENDAHULUAN berasal

dari bahasaLatin hortus (tanaman kebun) dan cultura (budidaya), dan dapat diartikan sebagai budidaya tanaman kebun. Kemudian hortikultura digunakan secara lebih luas bukan hanya untuk budidaya di kebun. Istilah hortikultura digunakan pada jenis tanaman yang dibudidayakan. Bidang kerja hortikultura meliputi pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, produksi Hortikultura

tanaman, hama dan penyakit, panen, pengemasan dan distribusi. merupakan salah satu metode budidaya pertanian modern.

Komoditas hortikultura adalah kelompok komoditas yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, bunga, tanaman hias dan tanaman biofarmaka. Kalau

dilihat dari cara penggunaan, habitus tanamannya maupun fungsinya, nampaknya kelima kelompok anggota hortikultura merupakan komoditas-komoditas yang sangat berbeda satu dengan yang lain. Buah-buahan dan sayuran dikonsumsi sebagai pangan manusia, sedangkan bunga dan tanaman hias tidak dimakan, dan tanaman obat lain lagi penggunaannya. Pohon buah-buahan sebagian besar

habitusnya adalah pohon, sedangkan sayuran adalah herba. Tetapi sebenarnya seluruh komoditas hortikultura mempunyai ciri penting yang sama satu dengan yang lain. Ciri-ciri penting inilah yang menyebabkan komoditas tersebut

dikelompokkna sebagai hortikultura. Ciri-ciri tersebut adalah: 1. Komoditas ini (sebagian besar) dipasarkan dalam keadaan hidup. Artinya suatu saat akan mati/rusak dan tidak ada nilainya 2. Komoditas ini diperdagangkan dengan kandungan air tinggi dan meruah (voluminous). Artinya untuk pengangkutan dan penggudangan memerlukan ruang yang luas. 3. Komoditas ini tidak dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat, tetapi sebagai sumber vitamain, mineral 4. Komoditas ini diproduksi secara intensif. 5. Komoditas ini memerlukan penanganan pasca panen yang baik. Ini merupakan konsekuensi dari tuntutan terhadap kualitas, dan karena komoditas ini mudah rusak

II. KULTUR TEKNIK A. Budidaya Tanaman Hortikultura B. III. KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA