Anda di halaman 1dari 9

Tugas 1.

Apa nama lain dari jari tangan yang diketuk dan yang mengetuk pada pemeriksaan fisik perkusi? 2. Sebutkan interpretasi dari vokal fremitus! 3. Jelaskan pertumbuhan dan perkembangan dari sistem di bawah ini : a. Genitalia b. Saraf c. Limfoid d. Muskuloskeletal 4. Siapakah ibu termuda di dunia?

Jawaban 1. - Ada dua metode perkusi, langsung (segera) dan tak langsung (diperantarai). Perkusi diperantarai (tak langsung) adalah metode yang menggunakan alat pleksimeter untuk menimbulkan perkusi.1 - Dari sejarahnya, pleksimeter adalah palu karet kecil, dan digunakan untuk mengetuk plessimeter, suatu obyek padat kecil (biasanya terbuat dari gading), yang dipegang erat di depan permukaan tubuh1 - Perkusi tak langsung, menggunakan jari telunjuk dan jari tengah atau hanya jari tengah satu tangan bertindak sebagai pleksimeter, yang mengetuk jari tengah tangan yang lain sebagai plessimeter, berkembang menjadi metode pilihan sekarang.1 - Secara umum, perkusi menggunakan satu tangan sebagai dasar. Yang paling sering adalah aspek dorsal dari phalangs media digitorum manus jari tengah.2

Gambar 1. Perkusi jari tak langsung

Sumber; Prinsip dan Metode Pemeriksaan Fisik Dasar Ronda M Jones - Medical Percussion Fedorowski

2. Interpretasi vokal Fremitus3 Meningkat Pneumonia Berkurang Unilateral Pneumotoraks Efusi Pleura Obstruksi Bronkus

Atelektasis (pengembangan jaringan paru- Bilateral paru tidak lengkap) Penyakit paru obstruksi menahun Penebalan lemak)
Tabel 1. Interpretasi vokal fremitus (Diambil dari Swartz. Buku Ajar Diagnostik Fisik (Textbook of Physical Diagnosis).. 1995. Jakarta; Penerbit Buku Kedokteran EGC)

dinding

dada

(otot,

Sumber; Buku Ajar Diagnostik Fisik, Swartz

3. Pertumbuhan dan perkembangan sistem ; a. Genitalia Pada keadaan prapubertas kadar steroid seks dalam sirkulasi tertekan oleh umpan balik negatif pada hipotalamus. Pubertas mulai dengan pengurangan hambatan hipotalamus. Hipotalamus merangsang pelepasannya selama tidak bekerjanya pulsa gonadotropin dan hormon pertumbuhan dari pituitaria anterior. Rangkaian akibat perubahan somatik dan fisiologis meningkatkan kecepatan maturitas seksual (Sexual maturity rating [SMR]) atau stadium tanner. 4 Tanda pubertas pertama yang dapat dilihat pada anak perempuan adalah perkembangan tunas-tunas payudara, yang dimulai seawalnya pada usia 8 tahun. Tanda pertama pada anak laki-laki, pembesaran testes, mulai pada awal usia 9,5 tahun. 4 Tahap SMR 1 2 Praremaja Praremaja dan papila Rambut Pubis Payudara

Jarang, kurang berpigmen, lurus, tepi Payudara medial labia

menonjol seperti bukit kecil; diameter areola bertambah

3 T a n d a 5
T T T a

Lebih gelap, mulai keriting, makin Payudara lebat membesar,

dan tidak

areola ada

pemisahan kontur 4 Kasar, keriting, lebat tetapi kurang Areola lebat dibandingkan orang dewasa membentuk sekunder Segitiga feminin dewasa, menyebar Matur; ke permukaan medial paha areola dari puting menonjol, bagian payudara dan bukit papila kecil

merupakan kontur

keseluruhan.

Tabel 2. Klasifikasi tahap-tahap maturitas seks pada anak perempuan. Dari Tanner JM. Growth at adolescence 2nd ed. Oxford, england, Blackwell Scientific Publication, 1962. *SMR = Kecepatan maturitas seksual

Tahap SMR 1 2

Rambut Pubis

Penis

Testes

Tidak Ada Jarang,

Praremaja Panjang Sedikit membesar

Praremaja Skrotum tekstur berubah membesar, merah muda

kurang berpigmen

Lebih gelap, mulai Lebih Panjang keriting, sedikit

Lebih besar

Menyerupai dewasa,

tipe Lebih besar, ukuran Lebih besar, skrotum tetapi glans dan lebar gelap

kurang lebat; kasar, bertambah keriting 5 Penyebaran dewasa, Ukuran dewasa menyebar permukaan paha
Tabel 3. Klasifikasi Fase-fase maturitas Seks pada anak laki-laki. Dari Tanner JM. Growth at adolescence 2nd ed. Oxford, england, Blackwell Scientific Publication, 1962. *SMR = Kecepatan maturitas seksual

Ukuran dewasa

ke medial

Gambar 2. Kecepatan maturitas seks (SMR) perubahan- perubahan rambut pubis, payudara pada laki-laki dan wanita remaja. (Diambil dari Miall, Lawrence : Paediatrics at a Glance, Oxford, United Kingdom, Blackwell Science Ltd, 2003.)

b. Saraf (Neurologis) Selama minggu ke-3 lempengan neural munculpada permukaan ektodermal dari tiga lapisan embrio. Pelipatan kedalam menghasilkan neural tube yang akan menjadi sistem saraf sentral (SSS) dan krista neuralis yang akan menjadi sistem saraf perifer. Sel neuroektodermal berdiferensiasi menjadi neuron, astrosites, oligodendrosit, dan sel ependima, sedang sel microglia berasal dari mesoderm. 4 Pada minggu ke-5, nampak 3 subdivisi utama otak depan, otak tengah, dan otak belakang. Kornu doraslis dan ventralis medulla spinalis telah mulai terbentuk, bersama dengan saraf motoris dan sensoris perifer. 4 Mielinisasi mulai pada pertengahan kehamilan dan berlanjut sampai usia 2 tahun pertama. 4 Pada akhir masa embrio (1-8 minggu) banyak struktur sistem saraf kasar yang sudah terbentuk. Pada tingkat seluler, pertumbuhan akson dan dendrit dan

pengembangan dari sambungan sinaptik berlanjut dengan cepat, menyebabkan SSS rentan terhadap pengaruh teratogenik atau hipoksik selama masa kehamilan. Kecepatan bertambahnya DNA (penanda jumlah sel), keseluruhan berat otak, dan kolestrol (penanda mielinisasi) ditunjukkan pada gambar 3. Puncak DNA prenatal dan pascalahir mungkin menggambarkan masing-masing pertumbuhan neuron dan glia yang cepat. 4

Gambar 3. Kurva kecepatan berbagai komponen pertumbuhan otak manusia. Garis hitam dengan 2 puncak = DNA, garis terputus-putus= berat otak; garis hitam dengan satu puncak = kolestrol) (Diambil dari Behrman; Nelson Ilmu Kesehatan Anak, Edisi 15, Vol. 1, Jakarta; Penerbit Buku kedokteran EC. 1996)

c. Limfoid Secara proporsional jaringan limfoid kecil, tetapi berkembang baik pada saat lahir dan menjadi matang dengan cepat pada periode pascalahir. 4 Timus relatif terbesar untuk ukuran tubuh selama kehidupan janin, dan pada saat lahir biasanya dua pertiga berat dewasanya, yang dicapai selama umur tahun pertama. Masa puncaknya dicapai sebelum dewasa, kemudia sedikit demi sedikit menurun. 4 Pada umur 1 tahun, semua bangunan limfoid matang secara histologis. Angka limfosit absolut dalam darah perifer juga mencapai puncaknya selama usia tahun pertama. 4

Jaringan limfoid perifer massanya bertambah dengan cepat selama masa bayi dan awal masa anak. Organ ini mencapai ukuran dewasa pada sekitar umur 6 tahun, melebihi ukurannya selama tahun-tahun prapubertas, dan kemudian mengalami kemunduran bersamaan dengan pubertas. 4

Namun, limpa, sedikit demi sedikit menambah massanya selama pendewasaan dan tidak mencapai berat penuh sampai masa dewasa. 4

Rata-rata jumlah lempeng peyer adalah setengah jumlah dewasa pada saat lahir dan sedikit demi sedikit bertambah sampai angka rata-rata dewasa terlampaui selama umur-umur remaja. 4

d. Muskuloskeletal Tahun pertama4 Pertumbuhan fisik, pendewasaan, pencapaian kemampuan dan reorganisasi psikologis terjadi dengan cepat selama tahun pertama. Pertumbuhan fisik selama periode ini cepat; parameter pertumbuhan dan kisaran normal untuk dapat mencapai berat, panjang, dan lingkaran kepala dapat diperkirakan seperti tercatat pada tabel. 4 Berat a. Pada saat lahir b. 3-12 bulan Kilogram 3,25 Umur (bulan) + 9 2 c. 1-6 tahun d. 7-12 tahun Umur (thn) x 2 + 8 Umur (thn) x7 - 5 2 Tinggi e. Pada saat lahir f. Pada umur 1 tahun g. 2- 12 tahun Sentimeter 50 75 Umur (thn) x 6 + 77 Inci 20 30 Umur (thn) x 21/2 + 30 Umur (thn) x 5 + 17 Umur (thn) x 7 + 5 Pon 7 Umur (bln) +11

Tabel 4. Formula untuk pendekatan rata-rata Tinggi dan Berat bayi dan Anak normal (Diambil dari Behrman; Nelson Ilmu Kesehatan Anak, Edisi 15, Vol. 1, Jakarta; Penerbit Buku kedokteran EC. 1996)

Usia 0-2 bulan

Berat badan bayi baru lahir dapat turun 10% dibawah berat badan lahir pada minggu pertama disebabkan oleh ekskresi cairan ekstravaskular yang berlebihan dan kemungkinan masukan makanan kurang. 4

Bayi harus bertambah atau melebihi berat badan lahir pada saat berumur 2 minggu dan harus tumbuh kira-kira 30 gr/ hari selama bulan pertama. 4

Antara usia 3-4 bulan, rata-rata pertumbuhan lambat, samapi kira-kira 20 gram/ hari. 4

Pada usia 6-12 bulan pertumbuhan lebih lambat. Banyak bayi mulai merangkak dan mencoba berdiri sekitar usia 8 bulan dan berjalan sebelum ulang tahun pertama mereka. 4

Usia 12- 18 bulan, tingkat pertumbuhan lambat pada umur tahun kedua dan nafsu makan menurun. lemak bayi dibakar oleh gerakan yang bertambah; lumbal lordosis berlebihan membuat perut menonjol. 4

Usia 18-24 bulan. Berat dan tinggi badan meningkat secara bertahap meskipun kepala berkembang agak lambat. 4

Pada akhir tahun kedua, antara usia 2 dan 5 tahun, rata-rata pertambahan berat badan anak kira-kira 2 kg dan tinggi badan 7 cm setiap tahun. 4 Sumber; Behrman; Nelson Ilmu Kesehatan Anak, Edisi 15, Vol. 1, Jakarta; Penerbit Buku kedokteran EC. 1996 Miall, Lawrence : Paediatrics at a Glance, Oxford, United Kingdom, Blackwell Science Ltd, 2003.

4. Lina Vanessa Medina (lahir 27 September 1933 ; umur 78 tahun) adalah ibu yang termuda yang pernah hidup dalam sejarah kedokteran , melahirkan dalam usia 5 tahun, 7 bulan dan 21 hari. Lina lahir dan besar di Peru dengan sehat, namun Lina dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya saat berumur 5 tahun dikarenakan tubuhnya yang terus membesar.6 Orang tuanya mengira Lina terkena tumor , namun dokternya mengatakan ia sedang hamil tujuh bulan. Dr. Gerardo Lozada akhirnya membawanya ke Lima , Peru, untuk pembedahan dan akhirnya dinyatakan bahwa Lina sedang hamil . Satu setengah bulan kemudian, tanggal 14 Mei , 1939 , ia melahirkan seorang anak laki-laki melalui bedah caesar dikarenakan tulang kelangkangnya yang masih kecil. Bedah ini

dilakukan oleh Dr. Lozada dan Dr. Busalleu, bersama dengan Dr. Colretta yang menyiapkan anestesi . Berita ini dilaporkan secara detail oleh Dr. Edmundo Escomel untuk La Presse Medicale , bersama dengan informasi tambahan bahwa Lina telah mengalami menstruasi saat berusia 8 bulan (atau 2 1/2 tahun menurut sumber lain , dan payudaranya telah berkembang sejak berumur 4 tahun. Dan dalam usia 5 tahun kelangkangannya telah melebar dan bertumbuhnya tulang.6

Gambar 4. Lina medina dan Dr. Gerardo Lozada serta anaknya ( Diambil dari Gambar 5. Lina medina (diambil dari

http://youngest_mother.tripod.com)

http://id.wikipedia.org/wiki/Lina_M edina)

Sumber; http://id.wikipedia.org/wiki/Lina_Medina http://youngest_mother.tripod.com/

DAFTAR PUSTAKA 1. Jones, M Rhonda. Prinsip dan Metode Pemeriksaan Fisik Dasar. Hal. 45-46. Available from; http://lyrawati.wordpress.com/. Diakses pada 28 Februari 2012 2. Fedorowski. Jaroslaw. Medical Percussion. Editor; Urbano, Frank.L. 2000. Turner White Communications. P. 31-36. Available at http://www.turner-white.com/ diakses pada 2 Maret 2012 3. Swartz,Mark.H. Buku Ajar Diagnostik Fisik (Textbook of Physical Diagnosis). Editor; Harjanto Effendi. 1995. Jakarta; Penerbit Buku Kedokteran EGC. Hal. 167168 4. Behrman, Kliegman, Arvin. Nelson Ilmu Kesehatan Anak. Edisi 15. Vol. 1. Editor; Samik Wahab. 2000. Jakarta; Penerbit Buku kedokteran EGC. Hal. 37- 74 5. Miall, Lawrence, Mary Rudolf, Malcolm Levene. Paediatrics at a Glance. 2003. Oxford; Blackwell Science Ltd. P. 24 6. Lina Medina. Available from; http://id.wikipedia.org/wiki/Lina_Medina. Diakses pada 26 Februari 2012 7. Worlds Youngest Mother. Available from; http://youngest_mother.tripod.com/. Diakses pada 26 Februari 2012