ANATOMI PERMUKAAN TUBUH MANUSIA

Wendra, dr., M.Kes Bagian Anatomi Fakultas kedokteran UNJANI

ANATOMI
 Bahasa Latin: anatome  Ana: bagian, memisahkan  Tomneini: iris, potong   ilmu yang mempelajari struktur tubuh manusia

 Dibagi 2 bagian besar:  Anatomia macroscopia  Anatomia microscopia

STRUKTUR TUBUH MANUSIA
 Sel: bagian terkecil makhluk hidup (manusia) yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop
 Jaringan: sekumpulan sel yang sama bentuk, ukuran dan fungsi yang terikat menjadi satu  Organ: kumpulan dari bermacam-macam jaringan yang bersatu dan mempunyai fungsi khusus  Sistem: susunan organ-organ yang mempunyai fungsi tertentu

Sistem Tubuh Manusia:  Systema Sceletal  Systema Muscularis  Systema Nervosum  Systema Respiratorius  Systema Urinarius  Systema Genitalia  Systema Endokrin  Systema Sensoria  Systema Sirkulasi  Systema Digestivus .

BIDANG-BIDANG ANATOMI Median/Sagital Horizontal/transversal Frontal/corona .

Bidang Median   Garis khayal yang membagi tubuh secara simetris menjadi separoh kanan dan kiri  Bidang Sagittal: garis khayal yang sejajar bidang median .

Bidang Frontal  Garis khayal yang tegak lurus bidang median dan membagi tubuh menjadi 2 bagian depan dan belakang  Bidang coronal: bidang frontal yang hanya khusus di daerah kepala .

. dan membagi tubuh menjadi 2 bagian.Bidang Horizontal   bidang khayal yang tegak lurus terhadap bidang frontal dan medial. yaitu atas dan bawah.

Pembagian Regio Tubuh Manusia .

Regio Tubuh Manusia NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 STRUKTUR Kepala (Cephalon) Leher (cervix/ colli) Dada (thorax) Perut (abdomen) Pinggang (Lumbal) Panggul (Pelvis) Bokong (Glutea) Lengan atas (brachium) Lengan bawah (antebrachium) REGIO Capitis/cephalon Colli / cervicalis Thorax Abdomen Lumbalis Pelvis Gluteal Brachium Antebrachium .

N O 10 11 12 13. 14 15 16 17 18 19 20 STRUKTUR Siku depan(Cubiti) Siku belakang (Olecranon) Tangan (Manus) Telapak tangan Punggung tangan Tungkai atas Tungkai bawah Lutut belakang Lutut depan Tumit Kaki Cubiti Olecranon Manus Palmar REGIO Dorsum manus Femoris Cruris Poplitea Patelaris Calcaneus Pedis .

Regio Abdomen .

Regio Abdomen .Gb 3.

Garis-Garis Imajiner Regio Thorax = Linea Axillaris Anterior 2 = Linea Medioclavicularis 3 = Linea Parasternalis 4 = Linea Sternalis 5 = Linea Mediana Anterior 1 11 3 2 2 4 4 3 5 5 .

Garis-Garis Imajiner Regio Thorax = Linea Axillaris Posterior 2 = Linea Scapularis 3 = Linea Paravertebralis 4 = Linea Mediana Posterior 1 4 1 2 1 3 .

berjalan paralel dengan linea axillaris anterior Grs yang terletak di sisi posterior lipat axilla.latissimus dorsi Grs yg melalui angulus inferior scapula 6 Linea Axillaris posterior Linea scapularis 7 .pectoralis mayor 5 Linea Midaxillaris Grs yang terletak ditengah regio axilla.NO 1 2 3 4 GARIS IMAJINER Linea Midsternalis Linea Midclavicula Linea Parasternalis Linea axillaris anterior DEFENISI Grs yang melewati titik tengah sternum Grs yg melewati titik tengah clavicula Grs yg melewati tepi sternum Grs yang terletak di sisi anterior lipat axilla. yg dibentuk oleh tepi lateral m. yg dibentuk oleh tepi lateral m.

Garis Lanz  Garis imajiner yang menghubungkan SIAS kiri dan kanan. 1 2 .Garis-Garis Imajiner Regio Abdomen 1. Garis Monroe:  Garis imajiner yang menghubungkan Spina Iliaca Anterior Superior (SIAS) dan Umbillicus 2.

Proyeksi Organ Pada Permukaan Tubuh  Berguna pada pemeriksaan fisik  Menentukan proyeksi letak suatu organ pada permukaan tubuh manusia.  Deskripsi letak organ dengan menggunakan:  Regio. Linea Midclavicularis Sinistra  Pendekatan lainnya . contoh: proyeksi gaster pada regio epigastrium  Garis imajiner. contoh: apex jantung spatium intercostalis IV.

Proyeksi Viscera Thoracis Pada Dinding Thorax  Pulmo  Apex : masuk rongga leher   2. LMC membentuk incisura cardiaca. .sternoclavicularis.  Posterior  Vert. Cervicalis VII s/d vert. costa VIII linea midaxillaris. Thoracalis X  Inferior : (posisi statis)  menyilang costa VI LMC.5 cm di atas 1/3 tengah clavicula  Anterior:  Pulmo kanan: articulatio sternocalvicula s/d articulatio xiphosternalis  Pulmo kiri : Art. ICS IV ke lateral ICS VI. costa X .

.

9 cm dari linea midsternalis Basis : cartilago costa II. Linea Midclavicularis sinistra Katup tricuspidalis: ICS IV. 3 cm dari tepi sternum. Linea sternalis dextra Katup mitral: ICS IV. Inferior : Mulai costa VI 3 cm dari tepi sternum s/d apex Katup pulmonal : ICS II sinistra. Jantung  Batas Jantung:      Apex : ICS V. 3cm sternum Sinistra: cartilago costa II s/d apex jantung Dextra : cartilago costa II s/d VI. Linea sternalis sinistra Katup aorta: ICS II dextar. Linea sternalis sinistra  Katup jantung:     .

Proyeksi Organ Jantung .

Proyeksi Viscera Abdomnis Pada Dinding Abdomen  Pangkal Appendix diproyeksikan pada titik Mc Burney.  yaitu: titik yang terletak di batas antara 1/3 lateral dan 1/3 tengah garis Lanz.  yaitu: titik yang terletak di batas antara 1/3 lateral dan 1/3 garis Monroe.  Ujung Appendix (hanya untuk letak caudopositio) ke caecum diproyeksikan pada titik Lanz. .

diproyeksikan setinggi costa ke-9 s/d 11 sisi kiri. .  Lien. Vesica Fellea. diproyeksikan pada sudut perpotongan antara musculus rectus abdominis dan arcus costarum.

Terminology Anatomi .

000 buah  >5000 struktur dalam tubuh manusia  Istilah baku: BNA (Basel Nomina Anatomica)  bahasa Latin  Untuk keseragaman istilah .TERMINOLOGI ANATOMI  Istilah-istilah anatomi  >50.

Posisi Anatomi  Posisi badan berdiri tegak  Arah pandangan lurus ke depan  Tangan dan kaki dirapatkan  Posisi telapak tangan menghadap ke depan  Arah ibu jari menjauhi garis tengah tubuh .

Istilah-istilah Umum Anatomi (Termini generales)  Superior : atas  Inferior : bawah  Anterior : depan  Posterior : belakang  Internal : dalam  External : luar  Dextra : kanan  Sinistra : kiri  Lateral : samping  Medial : tengah  Sentral : pusat  Perifer : tepi  Profunda : dalam  Superficial: permukaan  Ascendens: naik  Descendens: turun .

Istilah-istilah Umum Anatomi (Termini generales)  Cranial  Caudal  Ventral  Dorsal (punggung)  Transversal: melintang : kepala : ekor : depan (perut) : belakang  Apical  Longitudinal: membujur  Proximal : dekat sumbu  Distal : puncak  Basal : dasar  Frontal : depan (ke arah os frontale)  Occipitalis: belakang (ke arah os occipitale)  Rostralis  Dll : jauh sumbu .

Arah-arah gerakan         Flexio : membengkokkan/melipat sendi Extensio: meluruskan sendi Abductio: menjauhi sumbu badan Adductio: mendekati sumbu badan Rotatio : memutar sendi Pronasi : menelungkup Supinasi: menengadah dll .

Flexi-Extensi .

Flexi-Extensi .

Abduksi-Adduksi .

Rotasi .

Pronasi-Supinasi .

Elevasi-depresi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful