Anda di halaman 1dari 3

TUGAS STERIL STERILISASI FILTRASI BERDASARKAN LETAK FILTER MEMBRAN

OLEH : NI PUTU CHINTYA SANDRA BHUANA (0908505011)

JURUSAN FARMASI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS UDAYANA 2012

Sterilisasi Filtrasi Berdasarkan Letak Filter Membran Sterilisasi filtrasi dilakukan bila sterilisasi panas tidak dapat dilakukan. Keuntungan menggunakan filter ini adalah prosesnya cepat, tidak terpengaruh oleh gelembung atau tekanan uap, tidak melepas serat, absorbsi bahan yg tersaring kecil, sisa penyaringan kecil, serta dapat digunakan untuk larutan minyak / air, pelarut organik, cairan kental, udara, gas. Menurut letak filter membran cara pelaksanaan sterilisasi filtrasi dapat dibedakan menjadi 2, yaitu Through Flow Filtration dan Tangential Flow Filtration. 1. Through Flow Filtration Filter ini digunakan secara luas dalam operasi biofarmasi untuk menghilangkan bahan koloid, bakteri, dan virus dari media pertumbuhan, buffer, dan intermediet proses. Secara umum, operasi filtrasi aliran normal dapat dibagi menjadi tiga kategori utama:
media sterilisasi kultur sel Buffer filtrasi

Produk-aliran filtrasi. Pada filtrasi ini dilakukan aliran umpan tegak lurus ke muka membran dan upaya dari cairan untuk lolos melalui membran adalah 100 %. Dimana pakan diarahkan ke dalam membran. Molekul yang lebih besar dari pori-pori menumpuk di permukaan membran untuk membentuk gel, yang menghalangi aliran cairan melalui membran. Volume yang disaring akan meningkat, dan laju fluks menurun dengan cepat

Gambar 1. Proses Trough Flow Filtration .

2.

Tangential Flow Filtration Dikenal juga sebagai filtrasi crossflow, merupakan metode yang mudah, cepat, dan efisien untuk pemisahan dan pemurnian biomolekul serta dapat diterapkan pada berbagai bidang biologis seperti imunologi, kimia protein, biologi molekuler, biokimia, dan mikrobiologi. Tangential Flow Filtration ini dapat digunakan untuk menghilangkan garam pada sampel mulai dari volume 10 mL sampai ribuan liter, dapat digunakan untuk fraksinasi besar dari biomolekul kecil, suspensi panen sel, dan memperjelas kaldu fermentasi dan lisat sel serta dapat digunakan untuk recover atau menghapus virus. Pada metode ini aliran umpan secara paralel ke melewati membran (permeat) sedangkan sisanya (retentate) diresirkulasi kembali ke reservoir. Aliran larutan sampel di permukaan membran menyapu molekul yang menggabungkan membentuk gel membran-penyumbatan (polarisasi gel), yang memungkinkan molekul yang lebih kecil daripada pori-pori membran untuk bergerak menuju dan melalui membran. Dengan demikian, Tangential Flow Filtration dapat lebih cepat dan lebih efisien daripada Trough Flow Filtration untuk pemisahan ukuran.

Gambar 3. Aliran tangensial Filtrasi Proses