Anda di halaman 1dari 3

NAMA KELOMPOK :

1. Tri Hadi Saputra ERC1B010013 2. Ahmad Januardi ERC1B010033 3. Adi Saputra ERC1B010059 4. Nurjannah ERC1B010127

Community Social Responsibility PT. SIDO MUNCUL 1. Program CSR yang dilakukan PT. SIDO MUNCUL Responsibility (CSR) Pedagang Kaki Lima (PKL).

2. Cara pelaksanaan CSR dan dampak terhadap penerima CSR PT. SIDO MUNCUL.

Pelaksanaan program pengembangan dan peningkatan peran PKL melalui penataan lingkungan perkotaan yang didukung surat keputusan bersama tiga kementrian (Kementrian Perdagangan, Kementrian dalam Negeri dan Kementrian Koperasi & UKM) tahap kedua ini dilaksanakan di Makassar. Mengingat Makassar sebagai pusat perdagangan di Indonesia Timur dengan jumlah penduduk kurang lebih 1,25 juta jiwa dengan wilayah seluas 128,18 km2 merupakan sentra perdagangan Indonesia Timur yang menjadi acuan wilayah sekitarnya.

PT. SidoMuncul melalui produk unggulannya Tolak Angin, Kuku Bima Energi, Kopi Jahe dan Kopi Ginseng Kuku Bima membantu 50 box jamu gendong lengkap dengan sepedanya. Hal ini tentunya untuk memudahkan mobilitas jamu gendong dalam memasarkan produknya kepada pelanggan. Seperti yang kita sadari selama ini jamu gendong selalu dekat dengan masyarakat kita melalui perannya sebagai pelestari pengobatan tradisional khas Indonesia. Yang hal ini tentunya sangat bermanfaat sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan yang sangat sesuai dengan paradigma sehat. Pembinaan yang diberikan meliputi cara mengolah bahan jamu sampai dengan peningkatan penjualan untuk kepuasan konsumen. Pada tahun 2004 kegiatan dilakukan setiap minggu

dengan mengajak mereka ke Taman Safari dan tempat-tempat wisata lainnya agar mereka bisa mendapatkan pengetahuan sekaligus dapat berekreasi, pada bulan Mei yang lalu PT. SidoMuncul juga mengajak 1000 penjual jamu seduhan dan jamu gendong se-Jakarta melihat pertunjukan teater Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Bentuk kepedulian Sidomuncul terhadap para penyeduh jamu itu sendiri dimulai pada tahun 1991 dengan mengadakan Mudik Gratis Bersama Pedagang Jamu se-Jabodetabek.

Perusahaan jamu PT Sido Muncul tahun 2012 ini menargetkan 12.000 pasien penderita buta katarak dioperasi secara gratis. Program corporate social responsibility (CSR) ini merupakan kelanjutan tahun lalu, di mana PT Sido Muncul berhasil menuntaskan operasi katarak terhadap 6.000 pasien secara gratis. Sebagai awal program CSR tersebut, SidoMuncul bersama Rumah Sakit Cipto Mangunkusuma RSCM melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama memberikan bantuan operasi katarak kepada 1.000 pasien warga kurang mampu di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Senin (12/3/2012). Manager Humas PT Sido Muncul Nanik Rahayuningsih, menyebutkan Jumlah pasien yang telah dioperasi sampai saat ini sebanyak 2.156 orang. Yang telah terjadwal untuk operasi katarak sejauh ini sebanyak 6.719 orang, jelasnya. Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat berharap program ini bisa mengurangi jumlah penderita buta katarak bagi warga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Dari program CSR tersebut PT SIDO MUNCUL mendapatkan penghargaan di bulan Juni 2011 yaitu Asia Responsible Entrepreneurship Award 2011 dari Enterprise Asia. Penghargaan ini diterima atas program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan SidoMuncul yaitu Operasi Katarak Gratis. Penyerahan anugerah tersebut dilakukan pada Jumat (10/6) di Roselle, Marina Bay Sands, Singapura, diterima oleh Rheno A. Hidayat, salah satu wakil Direktur PT SidoMuncul. Asia Responsible Entrepreneurship Award 2011 ini sendiri merupakan award yang diselenggarakan Enterprise Asia untuk menghargai perusahaan yang memiliki produk atau programnya inovatif dan luar biasa untuk kelas dunia.

3. Dampak CSR bagi perusahaan

Award 2011.

normal lagi.

mlah pasien penderita buta katarak bagi warga yang kurang mampu di Indonesia. (Sumber: Memorabilia PT SIDO MUNCUL)

Komentar oleh Ahmad Januardi | April 1, 2012 | Balas