Anda di halaman 1dari 1

Metana (CH4) adalah gas yang terbentuk dari proses pembentukan batu bara.

Gas tersebut keluar dari lapisan batu bara dan di sekitar strata yang terganggu selama kegiatanpenambangan. Gas metana adalah gas rumah kaca yang potensial,diperkirakanmemberikan kontribusi sebesar 18% dari seluruh pengaruh pemanasan global yang timbul dari kegiatan manusia (CO2) diperkirakan memberikan kontribusi sebesar 50%. Batu bara bukan satu-satunya sumber daya yang mengeluarkan gas metana produksi beras di sawahbasah dan kegiatan lainnya merupakan emiten utama metana dari lapisan batu bara dapat digunakan daripada dilepaskan ke atmosfir dengan manfaat lingkungan hidup yang penting.Coal mine methane (CMM metana tambang batubara) adalah metana yang disemburkanoleh lapisan batu bara selama penambangan batu bara. Coalbed methane (CBM Metana Lapisan Batu Bara) adalah gas metana yang terperangkap pada lapisan batu bara yang tidak atau tidak akan ditambang. Gas metana sangat mudah meledak dan harus dikeringkanselama kegiatan penambangan untuk menjaga keamanan kondisi kerja. Pada tambang bawah tanah yang aktif, sistem ventilasi berskala besar memindahkan udara dalam kuantitasyang besar melalui tambang untuk menajaga tambang agar tetap aman namun juga mengemisi gas metana dalam konsentrasi yang sangat kecil ke atmosfir. Beberapa tambang aktif dan tua menghasilkan gas metana melalui sistem degasifikasi, juga dikenal sebagaisistem drainase gas yang menggunakan sumur-sumur untuk mendapatkan gas metana.Selain meningkatkan keselamatan pada tambang batu bara, penggunaan CMM meningkatklan kinerja lingkungan hidup dari suatu kegiatan penambangan batu bara dandapat memiliki manfaat komersial. Gas metana tambang batu bara memiliki berbagaikegunaan, termasuk produksi listrik di tapak dan di luar tapak, penggunaan dalam prosesindustri dan sebagai bahan bakar untuk menghidupkan ketel