Anda di halaman 1dari 4

DATA PERCOBAAN PERCOBAAN 1 Tegangan (V) 3 9 15 21 Arus I (mA) R1 R2 0.09 0.695 0.47 2.1 0.40 3.75 0.65 5.

45 Keterangan I sesuai teori 0.88 2.65 4.42 6.19

R3 0.805 2.6 4.2 6

PERCOBAAN 2 Tegangan (V) 3 9 15 21 Tegangan (V) R1 R2 0.9 0.78 2.64 2.22 4.30 3.62 6.08 5.12 Keterangan V total 3.04 8.88 14.52 20.6

R3 1.36 4.02 6.6 9.4

PERCOBAAN 3.A Tegangan sumber (V) V1 V2 3 9.4 9 9.4 16 9.4 24 9.4 Tegangan Beban (V) VR1 VR2 1.6 0.15 0.1 0 2.4 0.2 3.5 0.3 Keterangan Vrtotal V seharusnya 5.15 6.4 0.4 0.4 7.7 8.6 13.8 14.6

VR3 4.4 0.3 5.1 10

PERCOBAAN 3.B Tegangan sumber (V) V1 V2 3 9.4 9 9.4 16 9.4 24 9.4 Tegangan Beban (V) VR1 VR2 2.6 0.25 4.5 0.4 7 0.6 8.5 0.7 Keterangan Vrtotal V seharusnya 11.35 12.4 18.4 18.4 26.1 27.4 32.7 33.4

VR3 8.5 13.5 18.5 23.5

ANALISA DATA PERCOBAAN 1 Sesuai dengan rangkaian maka nilai arus yang didapat pada R1 dan R2 adalah nilai arus total yang terbagi pada dua cabang yang akan mendapatkan nilai arus sesuai dengan nilai resistor yang dilalui. Sedangkan nilai arus yang akan masuk ke R3 adalah jumlah arus yang keluar dari tiap-tiap R! dan R2. Dapat dikatakan arus pada R3 sama dengan jumlah arus R1 + R2, dan seharusnya nilainya sama dengan nilai arus total. Nilai R total : R total = Rp + R3 R total = R total = = Nilai arus total sebenarnya sesuai R total : a. Percobaan pertama : + R3

b. Percobaan kedua :

c. Percobaan ketiga :

d. Percobaan keempat :

Arus R1 + Arus R2 : a. Percobaan pertama : b. Percobaan kedua 0.42 + 2.1 = 2.57 A c. Percobaan ketiga 0.40 + 3.75 = 4.15 A d. percobaan keempat 0.65 + 5.45 = 6.1 A

PERCOBAAN 2 Karena pada percobaan ini hambatan dirangkai secara seri makan nilai tegangan total adalah jumlah tegangan yang ada dalam hambatan 1 sampai 3. Nilainya juga seharusnya sama dengan nilai tegangan sumber. a. Percobaan pertama 0.9 + 0.78 + 1.36 = 3.04 V b. Percobaan kedua 2.64 + 2.22 + 4.02 = 8.88 V c. Percobaan ketiga 4.3 + 3.62 + 6.6 = 14.52 V d. Percobaan keempat 6.08 + 5.12 + 9.4 = 20.6 V PERCOBAAN 3.A Percobaan ini sumber yang digunakan polaritasnya berlawanan, hal ini membuat nilai sumber tegangan yang dikeluarkan sebenarnya adalah nilai dari selisih V1 dan V2. Nilai selisih ini seharusnya sama dengan nilai tegangang total Tegangan sumber (V) V1 V2 3 9.4 9 9.4 16 9.4 24 9.4 Nilai tegangan total : a. Percobaan pertama 1.6+0.15+4.4 = 5.15 V b. Percobaan kedua 0.1+0+0.3 = 0.4 V c. Percobaan ketiga 2.4+0.2+5.1 = 7.7 V d. Percobaan keempat 3.5+0.3+10 = 13.8 V PERCOBAAN 3.A Percobaan ini sumber yang digunakan polaritasnya searah, hal ini membuat nilai sumber tegangan yang dikeluarkan sebenarnya adalah nilai dari jumlah V1 dan V2. Nilai selisih ini seharusnya sama dengan nilai tegangang total. Tegangan sumber (V) V1 V2 3 9.4 9 9.4 16 9.4 24 9.4 selisih 12.4 18.4 25.4 33.4 selisih 6.4 0.4 8.6 14.6

Nilai tegangan total : a. Percobaan pertama 2.6+0.25+8.5 = 11.35 V b. Percobaan kedua 4.5+0.4+13.5 = 18.4 V c. Percobaan ketiga 7+0.6+8.5 = 26.1 V d. Percobaan keempat 8,5+0,7+23.5 = 32.7 V