Anda di halaman 1dari 54

Assalamualaikum Wr.Wb.

Pengantar HISAB-RUKYAT AWAL BULAN QAMARIYAH

Abdul Mughits

FAKULTAS SYARIAH UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 10-12 SEPTEMBER 2007

DALIL-DALIL SYARI

: ... ...(: 581) ( ) ( ) : , : ( ) : ( )

BANYAK TAFSIR/TAWIL TENTANG LAFAL RUYAH

Ruyatul Hilal bil Fili= melihat hilal dengan mata langsung dan tidak cukup hanya dengan ilmu hisab saja (Jumhur Ulama), seperti NU Alasan: Selagi makna Zahir masih dapat ditempuh maka tidak boleh ditakwil. Ruyatul Hilal bil Ilmi = menentukan awal bulan Qamariyyah dengan ilmu hisab saja/perkiraan terhadap posisi matahari dan bulan, seperti Muhamadiyah dengan prinsip wujdul hilalnya Alasan: Ilmu hisab saat ini (Haqiqi Tahqiqi) dapat dipertanggungjawabkan validitasnya/akurasinya Ke depan terus dilakukan kajian dan penelitian sehingga diharapkan mencapai titik temu

HIBUNGAN HISAB DAN RUKYAT

Bagi paham RUYATUL HILAL BIL FILI: Hisab sebagai pendukung/ilmu bantu rukyat. Rukyat tanpa hisab tidak dapat dilakukan. Hisab membantu perukyat dalam melokalisir waktu dan posisi matahri ketika terbenam dan hilal. Bagi paham HISAB: Rukyat dapat berfungsi sebagai alat uji tingkat akurasi metode hisab yang digunakan. Misal: Setiap 24 jam bulan naik 12 derajat, hal ini dapat digunakan untuk mengecek hasil hisab satu hari sebelumnya

MACAM-MACAM HISAB AWAL BULAN QAMARIYAH

HISAB URFI: kaidah sederhana skl HISAB ISTILAHI: umur rata-rata bln, seperti umur bulan genap jumlah hari ganjil dan sebaliknya HISAB TAQRIBI: mendekati kbnrn, dg astronomi dan matematika, tp rumus sederhana, shg krg telili HISAB HAQIQI: realitas, dg astronomi dan matematika, lebih teliti, kalkulator HISAB HAQIQI TAHQIQI:Pasti, akurat, dg astronomi kontemporer, aplikasi shoftware komputer, tdk lg dg kalkulator.

Etimologis: Kebiasaan/tradisi.Perhitungan dg kaidah2 sederhana. Contoh: Penanggalan Jawa-Islam karya Sultan Agung Anyrokokusumo. Sumber: Kalender Saka dilanjutkan dg Islam (Hijriyah) pd th 1633 M/1555 Sk. 1 th = 354,375 hr (354 3/8 hr), shg siklusnya 8 th (windu). Th ke 2,5 & 8 = th pnjng (Wuntu)=355 hr Th ke 1,3,4,6,7 = th pdk (Wastu) = 354 hr Nama2 th: Alip, Ehe, Jim awal, Ze, Dal, Be, Wawu, Jimakir Nama2 bln:Soru, Sapar, Mulud, Bakdomulut, Jumadilawal, Jumadilakir, Rejeb, Ruwah, Poso, Sawal, Dulkangidah, Besar. Kekurangan: Kurang akurat karena garis edar bumi dan bulan atau semu matahari tidak konstan, data ttg bulan dan matahari setiap

HISAB URFI

HISAB ISTILAHI/HIJRIYAH AWAL

Dasar umur rata2 bln. Bln gnjl, jmlh hr gnp (30 hr) dan Bln gnp, jmlh hr gnjl (29) Dimulai pd Khlfh Umar b Khattab atas usul Ali ra.: Dimulai 1 Muhamrram 1 H/15/16 Juli 622 M. 1 daur = 30 th = 1.0631 hr 1 th Kabisat (pjg) = 355 hr (Dzulhijjah 30 hr) 1 th Basitah (pdk) = 354 hr (Dzulhijjah 29 hr) Tahun pjg/kabisat ada 11 yaitu th ke 2,5,7,10,13,15,18,21,24,26,29 Nama2 bulan: Muharram, Safar, Rabiu; Awwal, Rabiul Akhir, Jumadal Ula, Jumadal Akhirah, Rajab, Syaban, Ramadhan, Syawal, Dzulqadah dam Dzulhijjah Kekurangan: Kurang akurat karena garis edar

HISAB TAQRIBI

Mendekati kebenaran. Hisab dg kaidah2 astronomis dan mtmtk, namun rumus sederhana, shg hsl krg teliti. Warisan astronom Muslim masa lalu, klasik tengah, tp oleh sbgn umat Islam msh digunakan. Kitab2: Sullam an-Nayyirain, Ittifaq Dzatil Bainy, Fath ar-Rauf al-Mannan, al-Qawaid al-Falakiyyah dll. Data astronomis yg dgnkn sdh lama perlu dikoreksi

HISAB HAQIQI

Haqiqi=realitas/yg sbnrny). Dg kdh2 astronomis dan mtmtk dg rms2 terbaru dan dt astronomis trbaru, shg tingkat akurasinya tinggi. Tp msh gnkn kalkulator yang digitnya tentunya trbts. Kitb2: Hisab Hakiki, Tazkirah al-Ikhwan, Badi al-Misal, al-Manahij al-Hamidiyyah, al-Khulasah al-Wafiyyah dsb.

HISAB HAQIQI TAHQIQI

Pasti. Mrpkn perkmebangn Hisab Haqiqi yg oleh penyusunnya memiliki akurasi yang sangat tinggi, tentunya berdasarkan kaidah2 ilmiah dan pengalaman empiris. Kitab2: Al-Falakiyyah, Nur al-Anwar dsb.

CONTOH : REKAP HASIL PERHITUNGAN IJTIMA DAN TINGGI

AWAL BULAN SYAWAL 1426 H.


Metode /Sistem Hisab 1. Sullam al Nayyirain 2. Fath al Rauf al Manan 3. Tadzkirah al Ikhwan 4. Risalah al Qamarain 5. Hisab Qathi 6. Al Qawaid al Falakiyah 7. Al Khulasah al Wafiyah 8. Badiah al Mitsal 9.Manahij al Hamidiyah 10. Muntaha Nataij al Aqwal 11. Ittifaq Dzat Bain 12. Nur al Anwar 13. Menara Kudus 14. Hisab Hakiki 15. New Comb 16. EW. Brown Hari Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Rabu Ijtima Tanggal 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 02-11-2005 Jam (WIB) 07:27:00 08:09:00 07:46:00 08:00:00 08:02:00 08:16:00 08:26:00 08:25:02 08:24:00 08:28:00 08:23:00 08:21:00 08:15:00 08:29:00 08:26:52 08:25:02 Tinggi Hilal o 05 11 00 04 55 00 05 02 00 04 56 00 04 50 00 04 48 00 03 52 00 04 02 00 02 58 00 02 58 00 03 54 00 03 19 00 02 51 00 02 39 00 03 13 00 04 02 00

SISTEM HISAB HAKIKI TAQRIBI

1. Sullam al Nayyirain 2. Tadzkirah al Ikhwan 3. Fath Rauf al Manan 4. Al Qawaid al Falakiyah 5. Al Syams wa al Qamar bi Husban 6. Jadawil al Falakiyah 7. Risalah al Qamarain 8. Risalah al Falakiyah 9. Risalah al Hisabiyah 10. Risalah Syams al Hilal 11. Hisab QathI 12. dll

SISTEM HISAB HAKIKI TAHKIKI

1. Al Mathla al Said 2. Manahij al Hamidiyah 3. Al Khulasah al Wafiyah 4. Muntaha Nataij al Aqwal 5. Badiah al Mitsal 6. Hisab Hakiki 7. Menara Kudus 8. Nur al Anwar 9. Ittifaq Dzat al Bain 10. Markaz al Falakiyah 11. dll

SISTEM HISAB HAKIKI KONTEMPORER

1. New Comb 2. EW. Brown 3. Jean Meuus 4. Almanak Nautika 5. Astronomical Almanac 6. Ephemeris Hisab Rukyat 7. Islamic Calander 8. Mawaqit 9. Al Falakiyah 10. Moon C52 11. Asto Info 12. MABIMS 13. BMG 14. Boscha ITB 15. dll

DEFINISI RUKYATUL HILAL ETIMOLOGIS: MELIHAT BULAN BARU TERMINOLOGIS: KEGIATAN/USAHA MELIHAT HILAL (BULAN SABIT) DI LANGIT (UFUK/HORIZONLANGIT) SEBELAH BARAT SESAAT SETELAH MATAHARI TERBENAM MENJELANG BULAN BARU QAMARIYAH UNTUK MENENTUKAN AWAL BULAN BERIKUTNYA. SECARA SYARI RUKYAT DILAKUKAN SETIAP TANGGAL 29 HIJRIYAH. SECARA ASTRONOMIS RUKYAT DILAKUKAN SETELAH TERJADI IJTIMA (KONJUNGSI). IJTIMA (KONJUNGSI): KETIKA MATAHARI DAN BULAN DALAM SATU GARIS BUJUR LANGIT YANG SAMA.

RUKYAT HARUS DIDUKUNG DENGAN ILMU HISAB UNTUK MENETUKAN (MELOKALISIR): 1. POSISI (AZIMUT) DAN WAKTU KETIKA SUN SET; 2. AZIMUT HILAL KETIKA SUN SET; 3. KETINGGIAN HILAL (IRTIFAULHILAL) KETIKA SUN SET; 4. AZIMUT HILAL KETIKA TERBENAM; 5. LAMA HILAL DI ATAS UFUK; 6. LUAS CAHAYA HILAL (FRACTION ILLUMINATION) KEGIATAN RUKYAT SANGAT RELEVAN TERUTAMA BAGI PRINSIP PENENTUAN AWAL BULAN QAMARIYAH DENGAN RUKYATUL HILAL + ISTIKMAL (SEPERTI NU). BAGI PRINSIP WUJUDUL HILAL (SEPERTI MUHAMMADIYAH), RUKYAT DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI CARA UNTUK MENGUJI TINGKAT AKURASI METODE HISAB.

Pengertian Hisab & Rukyat Hisab : Perhitungan astronomis menentukan awal bulan komariah (hijriyah) Rukyat: Pengamatan(observasi) hilal menentukan awal bulan komariah(hijriyah). Ijtima (bulan baru/New Moon, konjungsi,lunasi) adalah peristiwa segaris/sebidangnya pusat bulan dan matahari dari pusat bumi. Bulan dan matahari memiliki bujur ekliptika (bujur astronomi) yang sama. Fraksi illuminasi(pencahayaan) bulan minimum. Posisi Istimewa saat ijtima berlangsung gerhana matahari. Ijtima berlangsung bersamaan di seluruh tempat di permukaan bumi. Awal Bulan(New Month) penanggalan hijriyah. Awal bulan(tanggal 1 bulan hijriyah)menandai awal penanggalan. Awal bulan ditentukan pada setiap ghurub tanggal 29 bulan hijriyah. (Dalam kalender hijriyah awal tanggal dimulai saat matahari terbenam atau ghurub). Jika pada saat ghurub tgl. 29 bulan hijriyah ijtima belum terjadi, secara astronomis keesokan harinya tgl. 30 di bulan yang sedang berlangsung. Jika pada saat ghurub tgl. 29 bulan hijriyah ijtima sudah terjadi, tinggi hilal negatif maka keesokan harinya tgl. 30 di bulan yang sedang berlangsung. Jika pada saat ghurub tgl. 29 bulan hijriyah ijtima sudah terjadi, tinggi hilal positif maka penentuan awal bulan berdasarkan kriteria awal bulan. Jika memenuhi kriteria keesokan harinya tgl. 1 bulan baru. Jika tidak memenuhi, keesokan harinya tgl. 30 di bulan yang sedang berlangsung.

TEKNIK MEMBUAT PETA RUKYAT: DATA YANG DIBUTUHKAN: 1. WAKTU MATAHARI TERBENAM; 2. ARAH (AZIMUT) MATAHARI TERBENAM (AM); 3. IRTIFAULHILAL/TINGGI HILAL (hc); 4. ARAH HILAL KETIKA MATAHARI TERBENAM (AHM); 5. ARAH HILAL KETIKA HILAL TERBENAM (AHT); 6. LAMA HILAL DI ATAS UFUK (Lm c). RUMUS: 1. ARAH MATAHARI = tan AM x PB 2. ARAH HILAL = tan AHM x PB 3. TINGGI HILAL = (PB : cos AHM) x tan hc 4. ARAH HILALTERBENAM= tan AHT x PB Ket.: PB = Garis yang menghubungkan Pengamat dan titik Barat.

PRAKTEK PELAKSANAAN RUKYAT: 1. MEMBUAT TIM RUKYAT: ORMAS, AHLI HISABRUKYAT, PA, BHR, PESANTREN, MASYARAKAT & PARA PIHAK TERKAIT. 2. MENENTUKAN LOKASIYANG BEBAS HALANGAN,SPT PANTAI/TEMPAT TINGGI. 3. MELAKUKAN HISAB AWAL BULAN. 4. MEMBUAT PETA RUKYAT. 5. MEMASANG ALAT-ALAT BANTU RUKYAT UNTUK MELOKALISIR HILAL. 6. PENGAMATAN. 7. KESIMPULAN. 8. JIKA HILAL BERHASIL DIRUKYAT,MAKA TIM ATAU YANG MENGAKU MELIHAT HILAL DISUMPAH HAKIM PA. 9. MELAPORKAN HASIL RUKYAT KEPADA PBNU DAN ATAU PEMERINTAH.

Contoh: Diket.: AM = -8 AHM= -6,5 hc = 5 AHT = -7 PB = Misalnya 10 cm (panjangnya bebas) AM, AHM & AHT=Kalau positif berarti posisinya di Utara titik Barat, kalau negatif sebelah Selatan titik Barat. hc= Kalau Positif berarti Hilal di atas Ufuk, kalau negatif Hilal di bawah Ufuk. Menghitung: 1. Arah Matahari: Tan AM x PB = Tan -8x 10cm =-1,406 cm 2. Arah Hilal ktk Mthr trbnm: Tan AHM x PB = Tan -6,5 x 10 cm = -1,1394 cm 3. Tinggi Hilal: (PB:cos AHM) x tan hc = (10 cm x cos -6,5x tan 5 = 0,87 cm 4. Arah Hilal trbnm: tan AHT x PB = Tan -7 x 10 cm = -1,228 cm Langkah-langkah: 1. Membuat garis vertikal PB(Pengamat-Barat) 10 cm; 2. Di ujung B diberi garis melintang (horisontal) tegak lurus ke kanan dan ke kiri atau disesuaikan azimut matahari dan bulan; 3. Ukurlah AM pada garis no. 2 sepanjang hasil hitungan rumus 1,kemudian buatlah gambar Matahari tepat di bawah titik tersebut; 4. Ukurlah arah Hilal pada garis no. 2 sepanjang hasil rumus no. 2; 5. Dari titik no.4 kemudian dibuat garis titik-titik vertikal keatas atau kebawah sejajar garis PB (sesuai posisi hilal di bwh atau di atas ufuk); 6. Ukurlah titik tinggi Hilal di garis no. 5 sepanjang rumus 3; buatlah gambar hilal dimana tanduk hilal bagian atas tepat di titik ini; 7. Buatlah garislurus yang menghubungkan titik tinggi hilal dengan titik P; 8. Ukurlah titik arah Hilal terbenam di garis melintang (no.2) dari titik B sepanjang hasil rumus 4,kemudian buatlah garis putus-putus lurus antara titik arah Hilal terbenam ini dengan titik tinggi Hilal (no. 6) 9. Buatlah garis lurus putus-putus yang menghubungkan titik arah Hilal terbenam ini dengan titik P.

UFUK

Keterangan: PB = 10 cm AM = -1,406 cm AHM = -1,1394 cm hc = 0,87 cm AHT = -1,228 cm

P (Pengamat)

10 cm

PERALATAN YANG DIBUTUHKAN: 1. THEODOLIT (kalau ada) 2. GAWANG LOKASI (kalau ada) 3. KOMPAS (penunjuk arah) 4. ARLOJI (penunjuk waktu) 5. STOPWACTH (kalau ada) 6. BENANG /TALI 7. METERAN 8. PENYIKU 9. LOX (pendulum,bandul) 10. BLANKO DAFTAR PERUKYAT 11. BLANGKO BERITA ACARA 12. SARANA KOMUNIKASI 13. SARANA TRANPORTASI 14. DLL.

BERTUK HILAL 22 SEPTEMBER 2006, MEKKAH


Fraksi Illuminasi = 0,018 % Umur hilal = 3 jam 31 menit

hilal

BERTUK HILAL 22 SEPTEMBER 2006, PELABUHAN RATU


Fraksi Illuminasi = 0,002 % Umur hilal = - 0 jam 56 menit Bulan sabit tua menjelang Akhir bulan Syaban 1427 H.

Thul Hijjah 1421 AH (New)

24/02/2001, Time of Calculations (Best Time) Age:(30:18 Hours), Lagtime:(60 Min), Elongation:(14:05 Deg) By: Mohammad Rahimi Esfahan, Iran

Shawwal 1424 AH (Waning)

22/12/2003, Time of Calculations (Best Time) Age:(31:25 Hours), Lagtime:(74 Min), Elongation:(17:25 Deg) By: Alireza Mehrani Esfahan, Iran

Shaban 1421 AH (New)

28/10/2000, Time of Calculations (Best Time) Age:(31:27 Hours), Lagtime:(60 Min), Elongation:(15:10 Deg) By: Alireza Mehrani Esfahan, Iran

Safar 1424 AH (New)

02/04/2003, Time of Calculations (Best Time) Age:(31:36 Hours), Lagtime:(64 Min), Elongation:(13:55 Deg) By: Youssef Ismail San Francisco, CA

Rabee Awwal 1427 AH (New)

30/03/2006, Time of Calculations (Best Time) Age:(32:17 Hours), Lagtime:(131 Min), Elongation:(18:06 Deg) By: Imran Mushtaq Oslo, Norway

Ramadan 1422 AH (New )

16/11/2001, Time of Calculations (Best Time) Age:(32:57 Hours), Lagtime:(62 Min), Elongation:(16:05 Deg) By: Mohammad Rahimi Esfahan, Iran

Shaban 1426 AH (New)

04/09/2005, Time of Calculations (Best Time) Age:(33:28 Hours), Lagtime:(39 Min), Elongation:(14:24 Deg) By: Youssef Ismail Borel Hill, CA

Shawwal 1419 AH (New)

18/01/1999, Time of Calculations (Best Time) Age:(34:57 Hours), Lagtime:(79 Min), Elongation:(16:01 Deg) By: Omar Domkus Phoenix, AZ

Thul Hijjah 1420 AH (New)

07/03/2000, Time of Calculations (Best Time) Age:(35:02 Hours), Lagtime:(75 Min), Elongation:(17:04 Deg) By: Alireza Mehrani Esfahan, Iran

Jumadal Thani 1420 AH (New)

10/09/1999, Time of Calculations (16:10 UT) Age:(18:33 Hours), Lagtime:(35 Min), Elongation:(09:05 Deg) By: Mohammad Odeh Shoubak, Jordan

Rabee Thani 1427 AH (New)

28/04/2006, Time of Calculations (15:35 UT) Age:(19:20 Hours), Lagtime:(51 Min), Elongation:(10:39 Deg) By: Anwar Al-Mohammad Qatif, Saudi

Jumadal Awwal 1427 AH (New)

27/05/2006, Time of Calculations (Best Time) Age:(19:26 Hours), Lagtime:(57 Min), Elongation:(10:30 Deg) By: AbdurRahmaan Abu Abdullaah Okaloosa Island, FL

Thul Hijjah 1419 AH (New)

18/03/1999, Time of Calculations (Best Time) Age:(20:24 Hours), Lagtime:(50 Min), Elongation:(11:50 Deg) By: Mohammad Odeh Amman, Jordan

Muharram 1420 AH (New)

16/04/1999, Time of Calculations (Best Time) Age:(20:59 Hours), Lagtime:(52 Min), Elongation:(13:07 Deg) By: Omar Domkus Phoenix, AZ

Shaban 1418 AH (New)

30/11/1997, Time of Calculations (Best Time) Age:(21:23 Hours), Lagtime:(57 Min), Elongation:(11:28 Deg) By: Omar Domkus Phoenix, AZ

Thul Keadah 1426 AH (New)

02/12/2005, Time of Calculations (Best Time) Age:(21:39 Hours), Lagtime:(29 Min), Elongation:(12:57 Deg) By: Alireza Mehrani Esfahan, Iran

Ramadan 1426 AH (Waning)

01/11/2005, Time of Calculations (Best Time) Age:(21:58 Hours), Lagtime:(51 Min), Elongation:(10:54 Deg) By: Reza Amirzadeh Kerman, Iran

Muharram 1423 AH (New)

14/03/2002, Time of Calculations (Best Time) Age:(22:13 Hours), Lagtime:(44 Min), Elongation:(11:08 Deg) By: Omar Domkus Phoenix, AZ

Muharram 1423 AH (New)

14/03/2002, Time of Calculations (Best Time) Age:(22:47 Hours), Lagtime:(45 Min), Elongation:(11:26 Deg) By: Youssef Ismail San Francisco, CA

Jumadal Awwal 1426 AH (Waning)

05/07/2005, Time of Calculations (Best Time) Age:(22:51 Hours), Lagtime:(63 Min), Elongation:(11:16 Deg) By: Jim Stamm Tucson, AZ

Rajab 1426 AH (New)

05/08/2005, Time of Calculations (Best Time) Age:(23:33 Hours), Lagtime:(45 Min), Elongation:(11:06 Deg) By: Youssef Ismail Borel Hill, CA

Thul Keadah 1420 AH (New)

06/02/2000, Time of Calculations (Best Time) Age:(23:53 Hours), Lagtime:(53 Min), Elongation:(11:37 Deg) By: Alireza Mehrani Esfahan, Iran

GARIS KETINGGIAN HILAL 00 MENJELANG AWAL BULAN SYAWAL 1427 H


1500 B 1000 500 00 500 1000 1500 T

600 U ASIA 400 200 00 200 400


AMERIKA UTARA
SAMUDRA ATLANTIK SAMUDRA PASIFIK

600 U
EROPA 400 200 00
SAMUDRA PASIFIK

AFRIKA
AMERIKA SELATAN
SAMUDRA HINDIA AUSTRALIA

00

200 400

600 S 1500 B 1000 500 00 500 1000 1500 T

600 S