Anda di halaman 1dari 64

1

I. A. Latar Belakang

PENDAHULUAN

PT. Super Unggas Jaya (PT. Suja), merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bredding ayam broiler dengan menghasilkan hingga 20 ju a ekor anak ayam, disebu sebagai !"hi#ks Super! se iap ahun dan berkonsen rasi pada kinerja inggi dari semua aspek mulai dari proses pembibi an hingga inkubasi un uk dis ribusikan. $nak ayam yang dihasilkan berasal dari ayam yang erbaik, digunakan oleh berbagai pe ernakan unggas di seluruh negeri baik un uk pedaging a au un uk ujuan pe elur. PT.Super Unggas Jaya memulai ekspansi sis ema is pada ahun 1%%% dan elah didirikan sembilan perusahaan lain di Ja&a Timur, Ja&a 'ara , dan (aliman an Timur dengan kapasi as o al produksi )* ju a anak ayam umur sehari per ahun e+en ually. Peran pe ernakan sebagai sek or andalan dalam perekonomian elah erbuk i se#ara empiris, baik di kala kondisi ekonomi normal maupun pada saa menghadapi krisis. Peran pokok pe ernakan sebagai mesin penggerak ekonomi nasional dalam men#ip akan kebu uhan pangan dan gi,i, mendukung berkembangnya sek or yang sekunder dan ersier, ser a menyumbang penerimaan negara saa ini dan ke depan diharapkan dapa dijalankan dengan baik. Permasalahan yang dihadapi de&asa ini adalah alokasi peman-aa an ruang dan sumber dayanya yang ada belum mampu me&adahi dan mengimbangi perkembangan dan po ensi sek or pembangunan s ra egis dan &ilayah po ensial yang pengembangannya idak erlepas dari sek or dan &ilayah lain. Salah sa u kebu uhan yang mengalami peningka an adalah kebu uhan yang dipenuhi oleh subsek or pe ernakan. Subsek or pe ernakan merupakan salah sa u penunjang pembangunan per anian khususnya, dan pembangunan nasional pada umumnya. Peranan ernak unggas dalam pembangunan pe ernakan #ukup besar di dalam pengembangan misi pe ernakan yai u sebagai sumber pangan he&ani asal ernak, berupa daging dan elur, sumber

pendapa an, sumber penghasil de+isa yang membiayai pembangunan nasional, dan men#ip akan angka an kerja. Salah sa u komodi i yang mengalami peningka an dalam subsek or pe ernakan ini adalah komodi i ayam pe elur dan ayam pedaging. .aging ayam dan elur merupakan produk pe ernakan yang elah lama dikenal oleh masyaraka sebagai bahan pangan sumber pro ein he&ani. Pembangunan sek or pe ernakan memiliki ar i dan peranan yang s ra egis bagi pembangunan nasional dan regional dikarenakan peranannya bukan hanya erba as sebagai sumber pangan dan gi,i e api juga memberikan andil yang #ukup besar erhadap P.' (Pendapa an .aerah 'ru o), penyediaan lapangan kerja, ser a sumber pendapa an dalam perekonomian nasional dan regional diliha dari aspek man-aa bagi manusia. Sedangkan man-aa bagi lingkungan produksi. /elalui kegia an magang yang dilaksanakan, diharapkan mahasis&a dapa menguasai seluruh uni kegia an usaha yang ada di ins i usi mi ra, mulai dari pemeliharaan ayam, penanganan elur dan pene asan .0", manajemen perkandangan dan keseha an, produksi pembua an pakan ayam dan s ra egi pemasaran produk yang dihasilkan. .engan demikian, mahasis&a idak hanya memperoleh penge ahuan yang bersi-a memberikan dampak eori is, e api juga memperoleh ke erampilan dan pengalaman kerja. Selain i u, kegia an magang akan erhadap peningka an aspek1aspek yang berkai an dengan pengembangan sikap, pengembangan karier se elah lulus ser a dapa mela ih kepekaan dalam mengiden i-ikasi permasalahan dan men#ari al erna isolusi melalui pendeka an lin as disiplin umum guna meningka kan kemampuan in elek ualnya. adalah konser+asi gene ik sekaligus sebagai penyangga keles arian alam. Upaya ersebu melalui peningka an kuali as dan kuan i as

B. Tujuan dan Manfaat 1. Tujuan a. Tujuan Umum kegia an magang mahasis&a an ara lain adalah sebagai beriku 1) /engupayakan penyelarasan an ara s a us pen#apaian pembelajaran di kampus dengan dinamika perkembangan kegia an usaha di sek or pe ernakan. 2) Sebagai s ra egi peningka an kompe ensi lulusan. 2) $gar mahasis&a memperoleh ke erampilan dan pengalaman kerja yang prak is dan se#ara langsung dapa meme#ahkan permasalahan yang ada dalam kegia an magang. /eningka kan pemahaman mahasis&a mengenai hubungan an ara eori dan penerapannya, sehingga dapa menjadi bekal bagi mahasis&a dalam erjun ke masyaraka . b. Tujuan (husus 1) /enge ahui dan memperoleh ke rampilan se#ara langsung kegia an khususnya pada breeding ayam, penanganan elur dan pene asan .0". 2) /enge ahui produksi pembua an pakan ayam dan s ra egi pemasaran produk yang dihasilkan. 2) /enge ahui manajemen perkandangan pada ayam 3rand Paren S ok. *) /enge ahui me ode dan eknik yang digunakan pada proses elur dan pene asan .0", pemeliharaan ayam, penanganan

manajemen perkandangan dan keseha an, produksi pembua an pakan ayam dan pemasaran produk yang dihasilkan. )) /enge ahui #ara biose#uri y, pemberian +aksin dan penaganan he&an saki . 4) /enge ahui pemasaran pakan dan .0" yang di hasilkan oleh PT. Super Unggas Jaya. 5) /enge ahui #ara penanganan limbah ayam.

2. /an-aa /an-aa dari kegia an magang mahasis&a ersebu an ara lain adalah sebagai beriku 6 a. /ahasis&a dapa menge ahui bagaimana hubungan dan kebenaran an ara eori a au ilmu yang didapa dengan penerapan yang dilakukan di lapangan. b. /ahasis&a memperoleh pengalaman baru en ang pemeliharaan ayam, penanganan elur dan pene asan .0", manajemen perkandangan dan keseha an, produksi pembua an pakan ayam dan pemasaran produk yang dihasilkan di PT. Super Unggas Jaya. #. /ahasis&a mampu berkomunikasi dengan baik dan mengin egrasikan diri dalam lingkungan perusahaan ser a masyaraka se empa di PT. Super Unggas Jaya. d. /ahasis&a mampu menganalisa berbagai permasalahan ser a kendala dalam pelaksanaan dan pengembangan usaha pe ernakan eru ama di PT. Super Unggas Jaya.

II. A. Breeding

TINJAUAN PUSTAKA

1. Paren s o#k dan 3rand Paren S o#k Se#ara khusus un uk beberapa spesies er en u seper i unggas, klasi-ikasi bibi erdiri a as6 bibi galur murni a au pure line, merupakan bibi dengan spesi-ikasi er en u yang menghasilkan bibi ayam nenek a au grand paren S o#k7 bibi ayam nenek, merupakan ayam dengan spesi-ikasi er en u un uk menghasilkan bibi induk ayam sebar a au paren s o#k7 ayam paren s o#k, merupakan bibi dengan spesi-ikasi er en u un uk menghasilkan bibi ayam broiler komersial a au -inal s o#k7 8inal s o#k adalah bibi dengan spesi-ikasi er en u un uk dipelihara dan diman-aa kan dagingnya (9isyana, 200:). $yam S andar S o#k adalah darah ayam yang benar1benar darah murni, dua jenis ayam S andar S o#k jika di silangkan menghasilkan ayam jenis yang ke dua namanya ayam 3rand Paren S o#k (3PS). Jika di silangkan lagi an ar ayam 3rand Paren S o#k menghasilkan ayam yang bernama Paren S o#k. $yam jenis S andar S o#k, 3rand Paren S o#k dan Paren S o#k ini merupakan ayam bergene ik homo,igo . 'aru se elah an ar dua jenis ayam Paren S o#k ini di silangkan menghasilkan ayam yang bernama 8inal S o#k; ayam (omersil; ayam 8ilial 1, lebih erkenal dengan nama 8.1 (Su risno, 2012). Pemuliaan pada dasarnya adalah kegia an memilih a au menyeleksi dari sua u populasi un uk mendapa kan geno ipe yang memiliki si-a 1si-a unggul yang selanju nya akan dikembangkan dan diperbanyak sebagai benih a au bibi unggul. <amun demikian, kegia an seleksi ersebu seringkali idak dapa langsung di erapkan, karena si-a 1si-a keunggulan yang dimaksud idak seluruhnya erdapa pada sa u geno ipe saja, erhadap penyaki , melainkan erpisah pada geno ipe yang lainnya. /isalnya, sua u geno ipe mempunyai daya hasil yang inggi api ren an sedangkan geno ipe lainnya memiliki si-a 1si-a lainnya (sebaliknya). Jika

seleksi di erapkan se#ara langsung maka kedua si-a unggul ersebu akan selalu erpisah pada geno ipe yang berbeda. 0leh sebab i u un uk mendapa kan geno ipe yang baru yang memiliki kedua si-a unggul ersebu perlu dilakukan penggabungan melalui rekombinasi gen (=r&ansah, 2012).

3ambar 1. 3alur 'reeding $yam 'roiler 2. 8inal S o#k $yam 8inal S o#k ini merupakan ayam yang bergene ik >e ero,ygo , en u saja saa mengumpulkan ayam bergene ik >omo,ygo di a as, sudah harus di en ukan parame er keunggulan masing1masing ayam bagian mana yang di inginkan, un uk ujuan produksi elur a au produksi daging. $yam 8inal S o#k merupakan ayam edisi erakhir, jika ke urunan ayam 8inal s o#k dika&inkan a ar sesamanya akan kembali lagi ke perka&inan ?nbreeding. Seper i ayam (resing Super yang saya bua merupakan ayam 8inal S o#k, seharusnya ayam $rab pun harus seper i i u, jika pembua nya menger i kaidah ilmu pemuliabiakan ernak (Su risno, 2012).

$yam bibi adalah ayam yang dipelihara dengan ujuan un uk menghasilkan ke urunan yang mempunyai kuali as gene ik yang sama a au lebih unggul dari e uanya. .irek ora Jenderal Pe ernakan (1%:4) menya akan bah&a garis ke urunan dalam menghasilkan -inal s o#k se#ara beruru an yai u6 Pure @ine 3rea 3rand Paren S o#k 3rand Paren S o#k Paren S o#k 8inal S o#k 2. Telur Te as Telur e as merupakan elur -er ile a au elah dibuahi, dihasilkan dari pe ernakan ayam pembibi , bukan dari pe ernakan ayam pe elur komersial, yang digunakan un uk di e askan. .engan demikian maka yang menjadi -a# or kun#i bagi keberhasilan pene asan bua an adalah produksi elur e as. 0leh karena i u breeder -arm merupakan -a# or kun#i dalam rangka menghasilkan elur e as yang berkuali as baik un uk menghasilkan anak ayam sebagai bibi pedaging maupun pe elur (Suprija na, 200)). Prinsip dari pene asan elur dengan mesin e as adalah mengkondisikan elur sama seper i elur yang dierami oleh induknya. 'aik i u suhu, kelembaban dan juga posisi elur. .alam proses pene asan dengan menggunakan mesin e as memiliki kelebihan di banding dengan pene asan se#ara alami, yai u 6 dapa dilakukan se&ak u1&ak u, dapa dilakukan dengan jumlah elur yang banyak, menghasilkan anak dalam jumlah banyak dalam &ak u bersamaan, dapa dilakukan penga&asan dan seleksi pada elur (Au&an a, 1%:2). Telur yang akan di e askan hendaknya dipilih dari kelompok yang mempunyai produksi inggi. >al ini pen ing dilakukan karena kelompok yang produk i- #enderung akan dapa menghasilkan anakan yang mempunyai po ensi produksi elur yang baik pula. Selain i u, kelompok ersebu harus mempunyai jumlah pejan an yang #ukup agar elur yang dihasilkan mempunyai daya unas (-er ili as) yang inggi . Perbandingan jan an dan be ina yang baik adalah 1 6 5 a au 1 6 ) (Se ioko, 1%%:).

.alam penggunaan mesin e as ada beberapa -ak or yang mempengaruhi kesuksesan proses pene asan menuru Binar o (200:) an ara lain 6 1. Suhu Suhu yang idah s abil akan menyebabakan kegagalan proses pene asan. kagagalan dapa di andai dengan banyaknya anak ayam yang idak mene as. Jika mene as bulu ayam akan lengke oleh #airan amnion. Selain i u juga berpengaruh erhadap &ak u yang dibu uhkan un uk mene as. Suhu yang dibu uhkan dalam mesin e as yai u 25,)o" dan harus s abil. Un uk menjaga kese abilan akan lebih baik jika dilakukan penge#ekan se iap jamnya. 2. (elembaban (elembapan yang erlalu inggi akan men#egah erjadinya penguapan air dari dalam elur. Semen ara kelembapan yang erlau rendah aka menyebabkan erjadinya penguapan air erlalu banyak dari dalam elur sehingga erjadi kema ian embrio. (elembapan yang ideal dalam mesin e as an ara 40150C. (ondisi yang baik dalam proses pene asan adalah kelembapan rela i- 4:C selama 2* jam per ama dan 50C selam * jam sebelum elur mene as. (elembaban selama pene asan pun diperha ikan. .engan adanya bak air yang erdapa diba&ah rak elur ber-ungsi un uk menga ur kelembaban dalam ruangan mesin e as dengan #ara menambah a au mengurangi air dalam bak air. (elembaban udara dalam mesin e as yang op imal selama pene asan harus dijaga sehingga idak erjadi dehidrasi maupun erlalu lembab. 2. Penga uran Sirkulasi Udara (eberadaan +en ilasi sanga pen ing dalam mesin e as, karena dengan adanya +en ilasi akan erjadi pergan ian udara segar di dalam mesin e as. Selain i u juga mensuplai oksigen den mengeluarkan karbondioksida yang mun#ul akiba me abolisme elur selama

pengeraman berlangsung dan juga sebagai mendis ribusikan panas se#ar mera a. *. Pemu aran Telur Pemu aran elur memang harus dilakukan pada proses pene asan elur dengan mesin e as, dalam hal ini pemu aran dilakukan sebaiknya se iap jam sekali. $rah pemu aran elur un uk semua rak yang ada didalam mesi e as harus searah, hal ini pen ing dilakukan supaya erjadi sirkulasi udara panas dapa mera a. 8ungsi u amanya adalah un uk menyeragamkan suhu permukaan elur, men#egah peleka an embrio pada kuli kerabang elur dan men#egah meleka nya kuning elur pada akhir pene asan. Pada beberapa model mesin e as erdapa juga mesin yang menggunakan model o oma is yai u pemu aran dapa dilakukan sendiri oleh mesin dengan menga ur erlebih dahulu &ak u yang diinginkan.

3ambar 2. Se ruk ur Telur Pemilihan elur e as se#ara eks erior sanga berperan dalam

menen ukan keberhasilan pene asan. $da beberapa hal yang perlu

10

diperha ikan dalam penyeleksi elur e as yag akan di e askan dalam mesin e as, dian aranya sebagai beriku 6 a. $sal elur $da beberapa elur yang idak umbuh embrionya dan idak dibuahi a au elur in-er il, elur1 elur ersebu sebaiknya idak di e askan. Sebaiknya elur diambil dari empa pembibi an ayam be ina yang mempunyai -er ili as inggi hasil seleksi. ?nduk yang mempunyai produksi inggi biasanya mempunyai -er ili as inggi. ?nduk diambil yang mempunyai -er ili as elur :)1%0C dengan perbandingan ayam jan an dan be ina 5 sampai 10 un uk 100 ekor (<eshein et al., 1%5%) b. 'en uk elur Telur e as yang normal berben uk bula sehingga mempengaruhi posisi embrio elur a au o+al. Telur abnormal yang

dengan ben uk bula a au erlalu lonjong merupakan elur abnormal menjadi mengakiba kan elur banyak yang idak mene as (<urya i et al., 1%%:). @e ak rongga udara harus normal yai u pada bagian yang umpul dan sis ema is berada di engah1 engah ("han dan Damro&i, 1%%2). 'en uk elur dapa diliha dari indeks elurnya. ?ndeks elur merupakan perbandingan an ara lebar dengan panjang dinya akan dalam persen. ?ndeks (Auani a, 1%:2). #. (erabang elur (erabang elur dipilih yang idak re ak, ko or dan eks ur halus (<esheim et al., 1%5%). (uli elur yang dipilih yang normal, idak erlalu ebal dan ipis. Telur yang ebal biasanya jika diberi sinar akan ber&arna gelap dan elur yang normal keliha an bening dan bersih. Barna kuli elur dipilih yang se&arna seragam dan normal, misalnya ayam kampung elur yang elur yang ideal adalah 5*C

11

ber&arna #okla agak pu ih, Australorp ber&arna abu1abu dan White Leghorn ber&arna pu ih bersih ("han dan Damro&i, 1%%2) d. 'esar dan bera elur e as 'era elur e as harus seragam sesuai dengan bangsa dan ipe

ayamnya sehingga diharapkan menghasilkan anak ayam yang seragam dan mene as se#ara serempak. Un uk ayam ras mempunyai bera elur ))140 gram dan ayam buras *)1)0 gram (<urya i et al., 1%%:). Tidak dianjurkan un uk mene askan elur e as yang berukuran ke#il a au besar. Un uk elur yang besar akan membu uhkan &ak u mene as yang lebih lama dibandingkan elur yang lebih ke#il (<esheim et al., 1%5%). e. Umur elur e as Telur yang akan di e askan sebaiknya yang masih segar yai u yang berumur kurang dari 5 hari. Telur yang erlalu lama sisimpan akan mengakiba kan kema ian embrio pada hari ke12 sampai ke1* saa ikubasi dan jika erjadi perkembangan embrio akan idak sempurna. Un uk elur sebaiknya dipilih yang seragam agar elur mene as dengan serempak (<urya i et al., 1%%:). Penyimpanan elur dia as * hari akan menyebapkan daya e as menurun 2C se iap hari (Shana&any, 1%%*). -. (ebersihan elur e as Sebelum di e askan hendaknya elur dalam keadaan bersih dengan mengusahakan memilih elur yang bersih se#ara alami dan idak dengan #ara dibersihkan. Telur yang ko or akan erkon aminasi oleh bak eri sehingga mengakiba kan ko or *. biasanya elur membusuk (<urya i et al., 1%%:). ber#ak1ber#ak pada kerabang (ebersihan elur ini dapa diliha dari keadaan kerabang elur. Telur yang erdapa ("han dan Damro&i, 1%%2). /esin Te as

12

Pada prinsipnya pene asan elur menggunakan mesin e as adalah meniru ingkah laku dan apa saja yang dikerjakan induknpada saa akan mengerami sampai elur mene as (Auani a, 1%%:). Pada ayam pembuahan erjadi dalam ubuh induknya dan perkembangan dari embrio se#ara lengkap ada di luar ubuh dari induknya. Prinsip ini digunakan un uk ide pembua an sis em pene asan elur yang digunakan un uk proses perkembangan embrio di luar ubuh induk. Telur ayam di dalam in#uba aor akan mene as se elah 21 hari (<esheim et al., 1%5%). /esin e as merupakan mesin pene as yang mempunyai prinsip kerja seper i pada induk ayam pada saa mengerami elur. /esin e as diusahakan mempunyai beberapa sara yang sesuai un uk perkembangan s ruk ural dan -isiologi dari embrio anak ayam. .alam pembua an ala e as perlu diper imbangkan beberapa solusi dalam penga uran parame er biologi yang melipu i empera ure, kelembapan udara dan sirkulasi udara. Pada ala pene as semua -a# or1-ak or ersebu dapa dia ur dengan baik sesuai dengan kondisi yang diinginkan yang sesuai dengan kondisi proses biologi pene asan (<esheim et al., 1%5%). Pene asan dengan menggunakan mesin e as memiliki kelebihan dibandingkan dengan pene asan se#ara alami. /enuru Au&an a (1%:2), kelebihan ersebu an ara lain 6 1. .apa dilakukan se&ak u1&ak u karena idak ergan ung dari induk ayam. 2. /ampu melakukan pene asan elur dalam jumlah banyak. (apasi as mesin e as ber+ariasi mulai dari 100 sampai 10.000 bu ir. 2. /ampu menghasilkan anak ayam dalam jumlah banyak dalam &ak u yang bersamaan. *. Selama pene asan sudah dapa diramalkan jumlah anak yang akan dihasilkan, karena selama proses pene asan dilakukan peneropongan elur sehingga dapa dike ahui jumlah elur yang -er ile dan elur yang ma i.

12

$la

pemanas dihidupkan dan dia ur jarak penye elan an ara

empera ure %%0 sampai 1020 8 dengan #ara menga ur jarak dengan memu ar gagang pela uk pada s&i #h di an ara regula or dengan s&i #h. Se elah empera ure yang diinginkan er#apai ( empera ure kons an), dibiarkan sampai sa u jam sambil dikon rol (Soedjar&o, 1%%%). 'egi u juga un uk kelembapan udara. 'ak air diisi dengan air jangan sampai penuh dan dimasukkan ke dalam ala pene as. .ia ur kelembapannya an ara )) sampai 40C. Penga uran dilakukan dengan menambah a au mengurangi air dalam bak (<urya i et al., 1%%:). ). Penanganan .0" Se#ara alami, semua mahluk hidup, ermasuk ernak unggas, berkembang biak (melakukan perka&inan) dan erjadi seleksi. <amun, hasil perkembang biakan dan seleksi idak akan erarah. Perkembangan penge ahuan Tujuan dan eknologi yai u elah un uk menun u meningka kan manusia populasi un uk dan mengembangbiakkan ernak se#ara erarah sesuai dengan ujuannya. perka&ianan meningka kan a au memperbaiki po ensi gene i# si-a produksi (per-orma) yang beguna bagi manusia (Suprija na, 200)). Un uk menghasilkan ke uruan ayam yang berkuali as baik idak hanya di en ukan oleh pejan annya saja, e api juga oleh be inanya. 0leh karena i u, ayam be ina yang akan digunakan un uk indukan harus dipilih yang memiliki kuali as baik. $r inya ayam be ina (Sudradjad, 2002). Penanganan .0" pada pembibi an ayam lokal yang baik dilakukan sebagai beriku 6 1. $nak ayam dikeluarkan dari mesin e as se elah bulu kering7 2. $nak ayam yang idak memenuhi syara kuali as disingkirkan7 2. Pemisahan jan an dan be ina dilakukan melalui me ode seEing (kloaka, suara dan &arna bulu)7 ersebu harus dapa menghasilkan elur yang bnyak dan memiliki daya e as yang inggi

1*

*. $nak ayam yang akan dijual;dikeluarkan dari empa pembibi an harus sudah di+aksin /arekFs7 ). Pengeluaran bibi .0" harus diser ai dengan #a a an program +aksinasi yang elah dan seharusnya dilakukan dikemudian hari (.ep an, 2012). B. Perkandangan 1. "lose >ouse (andang adalah lingkungan erke#il empa unggas hidup dan berproduksi. 0leh karena i u, dibu uhkan kandang yang nyaman dan berpengaruh erhadap keseha an unggas yang prima dan menghasilkan produksi yang maksimal. Salah sa u bagian kandang yang berperan sebagai penyedia udara yang bersih adalah sis em +en ilasi yang baik. $liran udara yang #ukup akan mampu memberikan suplai oksigen un uk kebu uhan pernapasan ayam sekaligus mengeluarkan "02 dan amonia dari dalam kandang. Selain i u, +en ilasi yang baik akan menurunkan konsen rasi debu dan mikroorganisme penyebab penyaki . $liran udara dari dan ke kandang akan sanga baik jika diban u oleh iupan angin se#ara alami. Jika iupan angin kurang baik dapa diban u dengan kipas angin yang dipasang di empa 1 empa er en u di dalam kandang (D. $bidin, 2002).

3ambar 2. (andang "lose >ouse Pe ernakan unggas yang menggunakan sis em kandang er u up (close house system) memiliki beberapa keun ungan dari segi

1)

manajemennya. (eun ungan dari penerapan sis em kandang er u up yai u e-isiensi lahan, pemberian pakan dan minum, enaga kerja, dan pengelolaan keseha an. Pe ernak unggas di berbagai &ilayah di dunia elah menger i bah&a un uk memelihara unggas dengan e-isiensi maksimal, beberapa kondisi harus dipenuhi, yai u pen#egahan s res, pemberian pakan dan minum yang baik, dan sani asi. .engan memenuhi kondisi ersebu , pada dasarnya pe ernak sudah menjamin erlaksananya prinsip kesejah eraan he&an. /eskipun demikian, produk i+i as keseha an unggas (Gan >orne, 200:). Pe ernakan unggas dengan sis em kandang er u up menyediakan suhu dan kelembaban kandang yang erkon rol. (epada an populasi unggas dalam kandang sis em er u up bisa men#apai 1) ekor per me er persegi. .ibandingkan dengan sis em kandang erbuka, dengan populasi 10 ekor per me er persegi, penggunaan lahan un uk kandang lebih e-isien dengan sis em kandang er u up ($nonim, 2002). Sis em kandang o oma isasi pada perangka kandang yang sis em se#ara er u up o oma is dapa akan menge-isienkan pemberian pakan dan minum. Pemberian pakan dalam menggunakan mendis ribusikan pakan ke seluruh -lok kandang se#ara mera a. Pada sis em kandang er u up, e-isiensi pakan dapa dilakukan dengan menga ur empera ur dan kelembaban. Semakin inggi empera ur maka akan berpengaruh pada penurunan konsumsi pakan unggas. Penurunan konsumsi pakan ersebu berdampak pada produk i+i as unggas. Suhu dan kelembaban yang erkon rol diharapkan dapa meningka kan konsumsi pakan, sehingga penampilan dan produk i+i as unggas dapa dimaksimalkan dan dari segi ekonomis dapa menurunkan biaya in+es asi ("ard, 1%52). (andang model er u up dimaksudkan un uk mengurangi kon ak an ara ayam dengan kondisi lingkungan di luar kandang, men#ip akan lingkungan ideal dalam kandang, meningka kan produk i+i as dan inggi dan

idak menjamin kesejah eraan unggas yang baik

14

per umbuhan ayam, e-isiensi lahan, dan enaga kerja ser a men#ip akan usaha pe ernakan yang ramah lingkungan (8adillah, 2000). Penggunaan kandang er u up memiliki keun ungan, yai u memudahkan penga&asan, penga uran suhu dan kelembaban, penga uran #ahaya, mempunyai +en ilasi yang baik ser a penyebaran penyaki mudah dia asi (Sudaryani dan San oso, 200*). "losed house sys em dibua dengan ujuan agar -ak or lingkungan seper panas, #ua#a, angin hujan dan sinar ma ahari idak berpengaruh banyak saa pemeliharaan. 'eriku ini adalah keun ungan #losed house sys em 6 1. 2. 2. *. ). 4. 5. /eningka kan kapasi as pemeliharaan. $yam lebih seha , nyaman, segar dan enang. Sirkulasi udara lebih baik /endukung produk i+i as maksimal =-isiensi enaga kerja. Tempera ur dapa dikon rol sesuai dengan kebu uhan pemeliharaan. -ak or lingkungan idak berperan banyak saa pemeliharaan Pembua an kandang #losed house dapa ber+ariasi ergan ung pada lingkungan dan kemampuan -inansial pe ernak. Se#ara umum ragam yang ada di lapangan erdiri dari6 1. 2. 2. Sis em Tunnel 6 menggunakan -an dan irai anpa #ooling sys em. 8ull #losed house 6 ada -an, #ooling sys em dan irai;penu up dinding samping. 8ull o oma i# #losed house. Pada sis em 1 dan 2 umumnya menggunakan ala pakan dan minum manual a au empa pakannya saja manual semen ara air minum menggunakan bell drinker. Pada sis em 2, #losed house dengan perlengkapan serba o oma is ermasuk alarm sis emnya. (anonim, 2010) S ruk ur umum kandang sis em erbuka ("losed house) dan perlengkapanya6 1. 'agunan kandang6 baik bagunan baru maupun reno+asi kandang.

15

2. (ipas;-an6 dapa erdiri dari eEhaus -an, blo&er -an, #eiling;roo- -an a aupun &all -an. 2. /a erial #ooling dan perlengkapannya6 #elpad;e+apora i+e pad, ma erial #ooling lainnya a aupun -ogging sys em. *. .inding kandang6 dapa berupa solid &all, irai;#ur ain sys em dan #eling ma erial. ). 8il er #ahaya;ligh -il er;ligh rap 4. $ir inle 5. @igh ing sys em :. "on rol panel H ele# ri#al sys em (erugian kandang erbuka anara lain menuru $hmadi (200%)6 1. membu uhkan komponen1komponen seper i kandang, kipas, #ooling pad, emp ron yang ber-ungsi sebagai pengon rol u ama, panel kon rol lis rik, irai un uk samping kanan dan kiri pla-on, dan lis rik yang bisa bersumber dari P@< dan 3ense . 2. kandang model sis em er u up e ap masih bisa dijumpai kegagalan1 kegagalan. (egagalan dimaksud akiba desain kandang yang kurang epa , kurang memahami manajemen kandang er u up, kurangnya pera&a an perala an kandang, permasalahan kipas erkai mu u dan kuan i asnya, sumber penerangan erkai sering padamnya, luas inle yakni perbandingan luas area dengan kuan i as kipas yang dimiliki, program minimalisasi amoniak yang kurang e-ek i-, posisi kandang sa u dengan yang lainnya yang kurang diperha ikan, ser a pemasangan irai yang kurang rapa . 2. 0pen >ouse Tipe kandang ayam 'roiler ada dua, yai u ben uk panggung dan anpa panggung (litter). Tipe panggung lan ai kandang lebih bersih karena ko oran langsung ja uh ke anah, idak memerlukan alas kandang sehingga pengelolaan lebih e-isien, e api biaya pembua an kandang lebih besar. Tipe litter lebih banyak dipakai pe ernak, karena lebih mudah dibua dan lebih murah. Pada a&al pemeliharaan, kandang di u upi plas ik un uk

1:

menjaga kehanga an, sehingga energi yang diperoleh dari pakan seluruhnya un uk per umbuhan, bukan un uk produksi panas ubuh. (epada an kandang yang ideal un uk daerah ropis seper i ?ndonesia adalah :110 ekor;m2, lebih dari angka ersebu , suhu kandang #epa meningka eru ama siang hari pada umur de&asa yang menyebabkan erhamba dan mudah erserang penyaki konsumsi pakan menurun, ayam #enderung banyak minum, s ress, per umbuhan ($koso,1%%2).

3ambar *. (andang 0pen >ouse 'angunan kandang berben uk sangkar berdere menyerupai ba ere dan alasnya dibua berlubang (ber#elah). (eun ungan sis em ini adalah ingka produksi indi+idual dan keseha an masing1masing erkon rol, memudahkan a a laksana, penyebaran penyaki idak mudah. (elemahan sis em ini adalahbiaya pembua an semakin inggi, ayam dapa kekurangan mineral, sering banyak lala . Sedangkan kandang li er merupakan kandang yang menggunakan li er sebagai alas kandang. (eun ungan sis em ini adalah biaya rela i- rendah,menghilangkan bau ko oran, jika li er kering, pembuangan ko oran lebih mudah. (ekurangannya adalah penyeberan penyaki lebih mudah, penga&asan keseha an le&a ko oran suli diama i (9asya-, 1%%%). Sis em panggung ini biasanya dibua di a as kolam ikan. 'ahan yang biasa digunakan un uk alas lan ai adalah bambu yang dipasang se#ara berdere agar ayam idak erperosok. (elebihannya adalah sisa pakan dapa

1%

diman-aa kan sebagai pakan ikan, penyebaran penyaki rela i- rendah. (ekurangannya jika jarak pemasangan bambu un uk alas erlalu lebar, akan dapa mengakiba kan ayam erperosok, biaya pembua an rela imahal (.i jenak, 1%%4). @an ai kandang serasah ebal dapa dibua dari anah yang dikeraskan, kayu a au be on. >arus ada dinding be on a au ba a yang kua disekeliling lan ai dengan inggi sekurang1kurangnya 20 #m. Jika dinding seka diperlukan dalam kandang, bahan yang paling #o#ok un uk dipergunakan adalah jaring1jaring logam lebar, karena i u memberikan +en ilasi, e api juga sanga kaku (Billiamson dan Payne, 1%%2). $ ap kandang merupakan komponen kandang yang pen ing, karena a ap kandang akan melindungi ernak dari panas dan hujan. Tipe1 ipe kandang menuru an ara lain 6 monitor (a ap kandang yang erdiri dari sisi pada bagian pun#aknya), shade (a ap kandang yang hanya memiliki sa u sisi dan digunakan pada kandang sempi ), saw thoth (a ap kandang yang erdiri a as beberapa sisi yang erpu us dan memben uk #elah sebagai +en ilasi), gable (a ap yang erdiri a as duia sisi dan idak erdapa lubang dia asnya) (/ur idjo, 1%:5). @okasi yang dipilih harus merupakan perpaduan an ara empa yang #o#ok un uk kehidupan ayam pe elur, harga anah rela i+e murah ser a mudah dijangkau ala ranspor asi dan komunikasi. /emelihara ayam pe elur sebaiknya dilakukan pada ke ingian 1001*00 me er dia as permukaan lau . (urang dari ke inggian 100 me er dari permukaan lau maka ayam mudah s ress karena pengaruh panas. Semen ara ke inggian dia as *00 me er akan berpengaruh buruk karena #urah oksigen semakin rendah, sehingga ayam akan ren an erhadap penyaki perna-asan maupun penyaki me abolisme lainnya. .isamping i u, syara mu lak lainnya adalah ersedia sumber air yang #ukup. Jenis anah yang dipilih adalah yang mudah menyerap air seper i anah berpasir. /enuru pengalaman, jika jenis anah kandang mudah menyerap air maka air yang ersedia rela i+e lebih bersih dan idak er#emar kuman penyaki . (arenanya ayam

20

idak mudah erserang penyaki . Tanah yang suli menyerap air seper i anah lempung; anah lia sebaiknya dihindari un uk lokasi kandang ($nonim, 2010).. .alam membua kandang dengan sis em alas li er berukuran (1E1) m2 menggunakan bahan seng yang elah di#a dengan kapur. (emudian di a as lan ai disebarkan a au di aburkan kuli padi a au sekam lalu a asnya dilapisi dengan ker as koran. Sebenarnya bahan a as li er dapa juga menggunakan serbuk gergaji, seru an kayu, ongkol jagung dan lain1lain. @i er idak boleh erlalu kering a au lembab sekali karena jika erlalu kering dapa Se#ara menimbulkan debu dan jika keseluruhan sis em alas erlalu lembab dapa ka&a ernya a lebih menimbulkan coccidiosis (Aahya, 1%5%). mengun ungkan daripada si em litter, eru ama un uk periode per ama (di ba&ah umur lima minggu). Un uk per umbuhan periode kedua (di a as umur lima minggu), perbedaan sis em alas kandang ini pada ins ansi per ama era kai an pengaruhnya dengan empera ur erhadap perbedaan konsumsi energi dan pada ahap kedua erhadap perbedaan e-ek i+i as dan e-isiensi penggunaan energi, sehingga menimbulkan in eraksi yang nya a (sis em ka&a mengun ungkan pada da aran rendah, sedang sis em litter un uk da aran inggi (Soeharsono, 1%54).

21

3ambar ). /a#am1ma#am a ap kandang a) $ ap /oni or b) $ ap Semi moni or #) $ ap Shade;miring d) $ ap 3able e) $ ap sa& oo h (edalaman li er maksimal harus idak lebih dari 20 #m. Syara 1 syara normal un uk ayam de&asa adalah li er dengan kedalaman 10112 #m, ber ambah sampai 20120 #m. Un uk anak1anak ayam dalam li er mula1mula harus /enuru idak lebih dari )1: #m, e api berangsur1angsur erbuka ber anbah seraya anak1anak ayam umbuh (Billiamson dan Payne, 1%%2). ?r $hmadi (200%) model kandang sis em memberikan kon ribusi yang kurang bagus bila dibandingkan dengan model kandang sis em er u up. >al ini dikemukakannya berdasarkan pengalaman lapang yang dimilikinya dalam kurun &ak u yang #ukup lama. .i samping i u, model kandang sis em erbuka idak sesuai lagi dengan perkembangan mu u gene i# ayam ras saa ini, yakni ayam dengan s rain1s rain modern dengan ingka per umbuhan yang #epa bila dibandingkan dengan s rain1s rain ayam empo dulu. /enuru Suprija na (2004) kandang sys em ini beresiko inggi erserang &abah penyaki . 'ibi penyaki berjangki karena diba&a oleh he&an liar yang masuk area kandang. C. Manaje en Pe eli!araan Pemeliharaan -ase starter dianjurkan un uk diberi pakan yang mengandung pro ein inggi dan energi rendah, sebab pada -ase ini .0" lebih suka menyimpan energi dalam ben uk pro ein. Pada pemeliharaan -ase finisher, energi disimpan dalam ben uk lemak sehingga pakan yang diberikan dianjurkan memiliki kandungan pro ein rendah dan energi inggi (?ra&an, 1%%4). .asar per umbuhan pada broiler yang imbul i u sebenarnya merupakan mani-es asi dari perubahan I perubahan yang erjadi dalam sel yang mengalami proses I proses hiperplasi a au per ambahan jumlah yang selanju nya diiku i

22

dengan proses hypertrophy a au pembesaran ukuran dari pada sel ersebu (Billiamson dan Payne, 1%%2). Tingka konsumsi pakan pada ayam #enderung dipengaruhi oleh ingka energi pakan, maka kandungan nu rien dalam pakan perlu disesuaikan dengan ingka energi dan pro ein. $sam I asam amino pakan hanya digunakan se#ara e-ek i- jika ingka energinya #ukup (S#o et al., 1%:2). Pakan ayam broiler yang baik ergan ung pada kondisi bahan1bahan pakan yang digunakan un uk meramu bahan ersebu menjadi ransum (ransum adalah kombinasi bahan1bahan pakan yang elah diramu). Se#ara -isik memang erliha bahan1bahan pakan i u baik. Te api se#ara kimia&i belum en u. /enilai baik a au buruknya bahan pakan yang digunakan sebagai ramuan pakan ayam i u jangan hanya diliha dari ma a sepin as saja. Te api harus didukung oleh analisa kimia&i dari bahan pakan yang digunakan (9asya-, 1%%%). Pakan ayam ras yang berkuali as baik selalu didukung oleh ramuan bahan yang epa sesuai kebu uhan sehingga merupakan sua u jaminan bah&a ransum i u layak diberikan kepada ayam dan menghasilkan produksi yang sesuai dengan yang diharapkan oleh pemeliharanya. Pakan yang berkuali as baik idak dapa diserap oleh ubuh ayam se#ara sempurna. Jumlah yang masuk ke dalam ubuh ayam pun idak sesuai dengan jumlah pakan yang seharusnya dibu uhkan (9asya-, 1%%%). Sumber energi pakan dapa berasal dari karbohidra , lemak, dan pro ein. =nergi yang dikonsumsi dari ransum dapa digunakan un uk memenuhi kebu uhan kerja, mampu diubah menjadi energi panas, dan dapa disimpan sebagi lemak ubuh. Semakin inggi energi ransum, semakin rendah konsumsi pakannya, karena ayam makan un uk memenuhi kebu uhan energinya. $yam 'roiler un uk keperluan hidupnya memerlukan ,a makanan seper i karbohidra , lemak, mineral, pro ein, +i amin, dan air ($nggorodi, 1%:)). $ir mempunyai -ungsi yang sama dalam pola mekanisme pendinginan seper i mamalia pada pemeliharaan ayam broiler. >al ini di unjukkan oleh daya a alin as airnya dan a au konsumsi air yang nya a lebih inggi pada empera ur

22

inggi (da aran rendah) daripada ermpera ur rendah (da aran inggi). >al ini juga berpengaruh erhadap pakan yai u makin inggi energi dalam ransum, makin rendah ransum ersebu dikonsumsi, namun makin inggi kadar lemak dalam ubuh eru ama lemak ini merugikan bera dan kuali as karkas ser a se#ara idak langsung merugikan pro ein ubuh. $kan e api semua e-ek yang merugikan i u dapa dikurangi ke epa an imbangan kalori;pro ein un uk masing1masing ermpera u lingkungan (Soeharsono, 1%54). D. Pakan 1. =nergy 'roiler dapa menyesuaikan energi guna konsumsi ransumnya un uk memperoleh #ukup per umbuhan maksimum.

Penyesuaian ersebu berkisar an ara 2:0012*00 kkal energi me abolisme per kg ransum ($nggorodi, 1%:)). .aya #erna karbohidra yang berupa pa i #ukup inggi, seki ar %)C. $kan e api bila ada unsur1unsur pembangunan dari anaman seper i selulosa dan hemisellulosa, lignin dan lain sebagainya menyebabkan daya #erna karbohidra akan menurun. Da 1,a ersebu merupakan salah sa u unsur penen u daya #erna energi. (adar sera kasar yang inggi akan menurunkan nilai daya #erna dari bahan ransum, sehingga dapa menyebabkan menurunnya per ambahan bobo badan ernak ($nggorodi, 1%:)). Un uk pemberian pakan ayam pe elur ada 2 (dua) -ase yai u -ase s ar er (umur 01* minggu) dan -ase-inisher (umur *14 minggu). a) (uali as dan kuan i as pakan -ase s ar er adalah sebagai beriku menuru $nissa dkk (2012)6 1) (uali as a au kandungan ,a gi,i pakan erdiri dari pro ein 2212*C, lemak 2,)C, sera kasar *C,(alsium ("a) 1C, Phospor (P) 0,51 0,%C, /= 2:0012)00 (#al. 2) (uan i as pakan erbagi;digolongkan menjadi * (empa ) golongan yai u minggu per ama (umur 115hari) 15 gram;hari;ekor7 minggu kedua (umur :11* hari) *2 gram;hari;ekor7 minggu ke12 (umur 1)1

2*

21 hari) 44 gram;hari;ekor dan minggu ke1* (umur 2212% hari) %1 gram;hari;ekor. Jadi jumlah pakanyang dibu uhkan sampai pada umur * minggu sebesar 1.)20 gram. b) (uali as dan k&an i as pakan -ase -inisher adalah sebagai beriku 6 1) (uali as a au kandungan ,a gi,i pakan erdiri dari pro ein 1:,11 21,2C7 lemak 2,)C7 sera kasar*,)C7 kalsium ("a) 1C7 Phospor (P) 0,510,%C dan energi (/=) 2%0012*00 (#al. 2) (uan i as pakan erbagi;digolongkan dalam empa golongan umur yai u6 minggu ke1) (umur 20124hari) 111 gram;hari;ekor7 minggu ke14 (umu 251*2 hari) 12% gram;hari;ekor7 minggu ke15 (umur**1 )0 hari) 1*4 gram;hari;ekor dan minggu ke1: (umur )11)5 hari) 141gram;hari;ekor. Jadi o al jumlah pakan per ekor pada umur 201 )5 hari adalah 2.:2% gram $dapun penggunaan energi padaayam dian aranya un uk produksi menuru $nggorodi (1%:))6 a. Per umbuhan jaringan ubuh Pakan dibua sedemikian rupa sehingga komposisi asam amino nya dapa memenuhi kebu uhan ayam. <amun demikian pro ein yang masuk kedalam ubuh ayam harus dipe#ah menjadi asam1asam amino, sebelum diserap oleh ubuh. Se elah i u asam1asam amino akan digunakan un uk pemben ukan jaringan ubuh (daging, bulu dan jaringan ubuh lainya) dan hal ini banyak membu uhkan energi. b. Penambahan lemak dan penyimpanan karbohidra /e abolisme lemak lebih sederhana di bandngkan nu rien lainya, kelebihan lemak akan disimpan dalam ubuh dalam ben uk lemak juga. 'egi u juga dengan karbohidra , jika nu rien ini berlebih akan disimpan sebagai #adangan lemak dalam ubuh unggas. #. Telur dan semen (arena dipanen pada usia yang rela i- muda, ayam broiler belum sampai pada masa reproduksi yang en unya membu uhkan energi un uk pemben ukan semen dan elur. iap ekor

2)

2. Pro ein (uali as daging dipengaruhi oleh -ak or sebelum dan sesudah pemo ongan. 8ak or yang mempengaruhi kuali as daging sebelum pemo ongan an ara lain6 gene ik, spesies, bangsa, ipe ernak, jenis kelamin, umur, pakan ermasuk bahan adi i- (hormon, en,im, an ibio ik, mineral, suplemen), dan s res. 8ak or sesudah pemo ongan melipu i pelayuan, me ode pemasakan, p> daging, ma#am o o daging, lokasi pada o o daging, dan lain1lain. 8ak or kuali as daging yang dimakan eru ama melipu i &arna, keempukan dan eks ur, -la+or dan aroma ermasuk bau dan #i a rasa ser a kesan jus daging (juiceness). .isamping i u, lemak in ramuskular, susu masak (Cooking loss) yai u bera sampel daging yang hilang selama pemasakan a au pemanasan, re ensi #airan a au p> daging iku menen ukan kuali as daging (>ardan o. 2004) .alam menyusun ransum ayam broiler, yang perlu diperha ikan adalah pro ein ransum di samping ,a 1,a makanan lainnya. Pro ein ransum biasanya bersumber dari pro ein naba i dan pro ein he&ani. Pro ein he&ani lebih unggul dari pada pro ein naba i karena pro ein he&ani lebih berimbang dalam kandungan asam1asam amino esensialnya, seper i lisin dan me hionin. $danya kombinasi dari sumber pro ein yang berasal dari pro ein he&ani dan naba i diharapkan keseimbangan ,a 1,a makanan yang dibu uhkan dapa dipenuhi karena adanya saling melengkapi di an ara kekurangan ersebu (Aunilas, 200)). (uali as pro ein an ara lain di en ukan oleh kelengkapan dan keseimbangan asam amino esensial yang dikandung di dalamnya. Pro ein yang berkuali as inggi mengandung asam1asam amino esensial yang lengkap, jumlahnya #ukup dan seimbang. Penyusunan ransum unggas saa ini i ik bera perha iannya bukan lagi erhadap jumlah pro ein yang harus disediakan, akan e api dapa disin esis dalam lebih memperha ikan imbangan an ara energi ubuh sehingga kebu uhannya harus disediakan dengan asam1asam amino esensial, karena asam1asam amino esensial idak dalam ransum yang dikonsumsinya ($isjah dkk, 2005).

24

Pro ein yang dikonsumsi idak seluruhnya dapa diman-aa kan oleh ayam pedaging un uk memenuhi kebu uhan hidup pokok, per umbuhan jaringa dan per umbuhan bulu, e api sebagian akan erbuang melalui ekskre a. =kskre a, selain mengandung pro ein yang berasal dari makanan yang idak di#erna juga mengandung <1=ndogen yang berasal dari sel1sel epi el yang rusak dan en,im. $dapun yang benar1benar digunakan adalah yang dire ensi dala ubuh, yang diukur sebagai ni rogen yang dire ensi ("ramp on dan >arris, 1%4%). 2. (alsium (onsumsi kalsium merupakan salah sa u -ak or yang berpengaruh pada kuali as elur yang melipu i bera elur, ebal kerabang, dan spe#i-i# gra+i y un uk i u kegia an pemberian kalsium pada ayam arab harus mampu men#ukupi kebu uhan un uk umbuh, produksi elur, pemben ukan kerabang, dan pengop imalan bera elur. (ebu uhan kalsium ayam pada iap -ase s ar er, pulle , dan laying ber uru 1ber uru adalah 2 gram;ekor;hari, 2,5)12 gram;ekor;hari, dan 2,2) gram;ekor;hari (Sar&ono, 2001). 9oland et al. (1%:*) dan $hmad et al. (2002) menya akan bah&a mengkonsumsi kalsium lebih dari 2,% elur, gram;ekor;hari pada ayam ras pe elur dapa menyebabkan bera

produksi elur, dan konsumsi pakan urun sedangkan mengkonsumsi kalsium kurang dari 2,2 gram;ekor;hari menyebabkan produksi elur rendah, kerabang ipis, kerusakan elur lebih inggi, dan demineralisasi ulang (9oland et al., 1%:*). (onsumsi kalsium dipengaruhi oleh umur, bangsa, konsumsi pakan, dan s a us -isiologis sedangkan bera elur, ebal kerabang, dan spe#i-i# gra+i y dipengaruhi oleh konsumsi kalsium ("lunies et al., 1%%2). <amun 'en ley (2002) yang disi asi oleh Slame (200)) menya akan bah&a hampir semua pe ernakan ayam pe elur men#a a produksi elur namun idak semua men#a a rera a bera elur dan melakukan uji kuali as kerabang dengan me ode spe#i-i# gra+i y.

25

Para peneli i menya akan bah&a erdapa hubungan linear posi ian ara konsumsi kalsium dengan produksi elur, bera elur, spe#i-i# gra+i y (9oland et al., 1%:*), dan ebal kerabang ("lunies et al., 1%%2) pada ayam ras. Sedangkan hubungan an ara bera elur, ebal kerabang, dan spe#i-i# gra+i y dengan konsumsi kalsium un uk selain ayam ras. 0leh karena i u penen uan konsumsi kalsium yang sesuai dengan kebu uhan akan berpengaruh pada kuali as elur yai u bera elur, ebal kerabang, dan spe#i-i# gra+i y elur ayam. E. Bi"#e$urit% Pen#egahan penyaki dapa dilakukan dengan berbagai #ara yai u6 1. 'iosekuri i, Prinsipnya ada 2 yai u 6 a. /eminimalkan kesempa an penyaki berhubungan dengan he&an unggas, b. /eminimalkan keberadaan penyebab penyaki dan #. /embua lingkungan idak kondusi- un uk kehidupan penyaki . 'iosekuri i dapa dilakukan dengan #ara pemakaian masker, sarung angan, wearpack dan sepa u7 men#u#i angan dengan desin-eksi sebelum dan sesudah kon ak dengan unggas7 sani asi kandang7 pemba asan lalu lin as orang yang keluar masuk kandang, pemusnahan unggas saki ; ma i dengan #ara dibakar kemudian dikubur 1,) m7 pemasakan daging dan elur dengan sempurna. 2. Gaksinasi Gaksin yang digunakan adalah +aksin inak i- dengan sub ipe yang sama kepada unggas seha . $yam broiler diberikan +aksin pada umur * hari dengan sun ikan subku an (?ra&an, 1%%4). .aya kerja +aksin adalah sanga spesi-ik, oleh sebab i u se iap ma#am penyaki harus di pergunakan +aksin yang berbeda. Gaksin ak i(+irus hidup) bera i +irus dalam +aksin ersebu dalam keadaan hidup e api elah di kendalikan, yang akan umbuh dan berkembangbiak di dalam ubuh induk semang. Gaksin ini ak i- (+irus ma i) adalah agen

2:

penyaki yang di kandung oleh +aksin dalam keadaan ma i biasanya di dalamnya di #ampurkan oil adjuvant (9asya-, 1%%)). "ara pemberian +aksin dapa dilakukan dengan melalui e es ma a, e es hidung, injeksi;sun ikan, a au dengan me ode spray (penyempro an halus). .ari #ara1#ara ersebu di a as, #ara e es ma a dan hidung merupakan me ode yang mudah dilakukan, demikian pula erhadap +aksin 3umboro. Sedangkan jad&al pemberian +aksin adalah sebagai beriku 6 Tabel 1 Program Pen#egahan Penyaki Terpadu Pada Pemeliharaan $yam Pedaging ('roiler) Umur 0ba ;+aksin 0 .esin-eksi 112 $n is res 2 Gaksinasi <. 1 *15 Gi amineral :110 (oksidios a 11112 $n is res 12 Gaksinasi "9. 14122 /ul i+i amin 2212) (oksidios a 2412: $n is res 25 Gaksinasi <. ?? 2: Gaksinasi "9. 2%1 panen /ul i+i amin Sumber6 Suprija na 2004 Penyaki ke erangan Su#i hama perala an dan kandang /enghilangkan s ress perjalanan /en#egah <. /ema#u per umbuhan /en#egah koksinasi Persiapan +aksinasi /en#egah "9. /ema#u per umbuhan /en#egah koksidiosis Persiapan +aksinasi /en#egah <. /en#egah "9. /ema#u per umbuhan ernak ayam se#ara umum

yang sering menyerang

berdasarkan penyebabnya dapa dikelompokkan menjadi #ekaman (s ress), de-isieansi ,a makanan, parasi , penyaki karena pro o,oa, penyaki karena bak eri, penyaki karena +irus, dan penyaki karena #enda&an. /isalnya penyaki "ekaman adalah keadaan ayam ke ika mengalami ke egangan karena kondisi lingkungan yang idak nyaman. "ekaman mengakiba kan ayam mudah erserang penyaki , per umbuhan erganggu, ser a produksi menurun, dan akhirnya berhen i. Penyebab6 #ua#a;iklim yang idak menen u, suara bising;ledakan;keju an (orang;he&an liar), mekanis (saa +aksinasi a au perjalanan), pergan ian pakan;air minum,

2%

kepada an kandang. Pen#egahan dan pengoba an dengan pemberian an is res, pemberian dan dosisnya disesuaikan dengan pe unjuk pada kemasan ($nggorodi, 1%:)). <. (Newcastle isease) merupakan penyaki yang disebabkan oleh +irus Jparamy!ovirusK. 3ejala klinis an ara lain gangguan saluran perna-asan (ba uk, ngorok, susah berna-as dan keluar lendir dari hidung), anoreksia, -eses ber&arna hijau diser ai gumpalan pu ih, geme aran pada seluruh ubuh dan gejala kelainan syara- (kelumpuhan pada kaki dan sayap, leher erpun ir dan ayam berpu ar1pu ar). 3ejala kelainan syarabiasanya mun#ul kemudian. $ngka kema ian sanga inggi sampai 100C. <. dapa menular se#ara kon ak langsung misalnya dengan ayam yang erin-eksi, ala pe ernakan, pe ugas kandang dan bina ang peliharaan a au burung liar yang er#emar. "ara penularan +irus <. dari ayam saki ke ayam peka ergan ung pada empa berreplikasi dari +irus ersebu . Pengoba annya jika diagnosis <. dapa diperoleh lebih a&al, maka +aksinasi ulangan pada ayam yang belum erin-eksi munkin dapa memberikan perlindungan erhadap in-eksi +irus ersebu . Upaya pen#egahannya dengan pengamanan biologis yang ke a dan pelaksanaan aspek manajemen lainnya se#ara op imal un uk menghilangkan sumber in-eksi +irus ersebu (9angga, 2000). Gaksinasi <. mu lak harus dilakukan. Gaksinasi per ama kali yang harus dilakukan yai u dengan +aksin in ak i- ( medivak aa). (eseha an ayam harus baik saa pemberian +aksin. .ua hari sebelum pemberian +aksin, ayam perlu diberikan +i amin eE ra seper i +i a s rong dan diberi +i a #hi#ks selama 21) hari sesudah +aksinasi. Pemberian an ibio ik dan +aksinasi dapa men#egah s ress dan e-ek samping +aksin yang merugikan (Aahya, 1%5%). /ikroplasmolisis merupakan perlakuan "9. erhadap a au Chronic "espiratory isease elur I elur yang mene as dengan

menggunakan an ibio ik alah erbuk i berhasil mema ahkan penyebaran penyaki se#ara +er ikal. Selanju nya isolasi dan sani asi yang baik un uk

20

mendapa kan kelompok I kelompok ayam yang bebas mikroplasma, mirip dengan SP8 ( #pesifik $athogen %ree ) pada babi, elah erbuk i dapa men#egah penyebaran horison al. Pengoba an penyaki &nfectious cory'a yang paling e-ek i- menggunakan oba seper i misalnya #ulfathia'ole dalam pakan a au pemberian injeksi s rep omy#in. Pemisahan unggas yang erserang, penyingkiran ayam be ina ua pada akhir ahun, dan sua u pemeliharaan dengan isolasi yang erkon rol dan lingkungan yang bersih, merupakan kun#i un uk men#egah penyaki ini ('lakely dan 'ade, 1%%1 ). Sediakan air minum yang bersih dalam jumlah yang #ukup dan di aruh di empa eduh supaya air selalu sejuk. $ir minum yang hanga krang disukai ayam. Tempa minum yang erbua dari plas ik a au bambu lebih baik daripada kaleng yang bisa berkara . (ara besi bisa bereaksi dengan oba a au +i amin yang akan mengurangi khasia nya dan juga air minum dari &adah yang berkara mudah menimbulkan snot (pilek) pada ayam. Tempa minum yang diisi se#ara penuh, bo#or dan mudah umpah akan menyebabkan litter basah. Litter yang sellalu basah dapa menimbulkan coccidiosis dan penyaki lain (Aahya, 1%5%). &. Pe a#aran Pemasaran adalah sua u proses sosial dan manajerial di mana indi+idu dan kelompok mendapa kan kebu uhan dan keinginan mereka dengan men#ip akan, mena&arkan dan ber ukar sesua u yang bernilai sa u sama lain. Proses per ukaran ini memerlukan banyak enaga dan ke rampilan. anggapan yang /anajemen pemasaran erjadi jika se idaknya sa u pihak dalam per ukaran po ensial memikirkan sasaran dan #ara mendapa kan dikehendaki dari pihak lain. /anajemen pemasaran adalah proses peren#anaan dan per&ujudan, pemberian harga, promosi dan dis ribusi dari barang1barang, jasa dan gagasan un uk men#ip akan per ukaran dengan kelompok sasaran yang memenuhi ujuan pelanggan dan organisasi. .e-inisi ini menyadari bah&a manajemen pemasaran adalah proses yang men#akup analisis, peren#anaan, pelaksanaan dan penga&asan juga men#akup barang,

21

jasa ser a gagasan berdasarkan per ukaran dan ujuannya adalah memberikan kepuasan bagi pihak yang erliba ((o ler dan Susan o, 2000).

3ambar ). Proses Pemasaran .alam ar i kemasyaraka an, pemasaran adalah se iap kegia an ukar menukar yang ber ujuan un uk memuaskan keinginan1keinginan manusia. .alm kon eks ini ki a perlu meliha dengan &a&asan luas (1) siapa yang digolongkan sebagai pemasar, (2) apa yang sedang dipasarkan, (2) siapa arge pasar. .alm ar ian bisnis, pemasaran adalah sebuah sis em dari kegia an bisnis yang diaran#ang un uk meren#anakan, memberi harga, mempromosikan dan mendis ribusikan jasa ser a barang1barang pemuas keinginan (S an on, 1%%*) Pemasaran produk organik didalam negeri sampai saa ini hanyalah berdasarkan keper#ayaan kedua belah pihak, konsumen dan produsen. Sedangkan un uk pemasaran keluar negeri, produk organik ?ndonesia masih suli menembus pasar in ernasional meskipun sudah ada beberapa pengusaha yang pernah menembus pasar in erna ional ersebu . (endala u ama adalah ser i-ikasi produk oleh sua u badan ser i-ikasi yang sesuai s andar sua u negara yang akan di uju. $kiba ke erba asan sarana dan prasarana eru ama erkai dengan s andar mu u produk, sebagian besar produk per anian organik ersebu berbalik memenuhi pasar dalam negeri yang masih memiliki pangsa pasar #ukup luas. Aang banyak erjadi adalah masing1masing melabel produknya sebagai produk organik, namun kenya annya banyak yang masih

22

men#ampur pupuk organik dengan pupuk kimia ser a menggunakan sediki pes isida. Pe ani yang benar1benar melaksanakan per anian organik en u saja akan merugi dalam hal ini (>usnain dan Syahbuddin, 200)). '. Peng"la!an li (a! @imbah ernak adalah sisa buangan dari sua u kegia an usaha ernak, rumah po ong he&an, pe ernakan seper i usaha pemeliharaan

pengolahan produk ernak, dll. @imbah ersebu melipu i limbah pada dan limbah #air seper i -eses, urine, sisa makanan, embrio, kuli elur, lemak, darah, bulu, kuku, ulang, anduk, isi rumen, dan lain sebagainya. .ari limbah ernak erbu para pe ernak juga dapa menghasilkan keun ungan karena limbah ersebu dapa diolah menjadi gas dan pupuk misalnya biogas,pupuk kompos dan pupuk organik (Salundik, 2005). 'eberapa dampak nega i- pe ernakan ayam, di an aranya adalah sebagai beriku 6 1. Polusi udara. Polusi berupa bau menyenga yang imbul dari proses ak i+i as mikroorganisme pada sisa1sisa pakan maupun ko oran ernak. 2. /engganggu keseha an. @ala banyak mengerumuni lingkungan kandang yang idak erjaga kebersihannya. @ala yang mengganggu keseha an. 2. =ndemi penyaki . 8lu burung yang belakangan ramai dibi#arakan, adalah jenis penyaki ganas yang +irusnya berkembang pada populasi ayam. Pe ernakan ayam yang idak mengindahkan kebersihan dan pengelolaan limbah sering menjadi empa berkembangnya +irus ersebu . $pabila limbah pe ernakan ayam diolah dengan epa , permasalahan ersebu bisa dia asi. 'ahkan, pengolahan limbah ekonomis berpeluang meningka kan penghasilan ($nonim, 2011). 1. @imbah 8eses .alam pemeliharaan ayam pedanging maupun ayam pe elur (unggas) akan ngenghasilkan limbah yang mempunyai nilai nu risi yang #ukup inggi. Jumlah ko oran ayam ;limbah yang dikeluarkan se iap harinya banyak, ra a1ra a per ekor ayam 0, 1) kg. 9a a1 ra a produksi buangan ersebu menyebarkan penyaki

22

segar ernak ayam pe elur adalah 0,04 kg;hari;ekor, dan kandungan bahan kering sebanyak 24C, sedangkan dari pemeliharaan ayan pedaging ko oran yang dikeluarkan sebanyak 0, 1 kg;hari;ekor dan kandungan bahan keringnya 2 )C. (o oran ayam erdiri dari sisa pakan dan sera selulosa yang idak di#erna. (o oran ayam mengandung pro ein, karbohidra , lemak dan senya&a organik lainnya. Pro ein pada. ko oran ayam merupakan sumber ni rogen selain ada pula ben uk ni rogen inorganik lainnya. (omposisi ko oran ayam sanga ber+ariasi bergan ung pada jenis ayam, umur, keadaan indi+idu ayarn, dan makanan ($badi, 2010). Sumber pen#emaran usaha pe ernakan ayam berasal dari ko oran ayam yang berkai an dengan unsur ni rogen dan sul-ida yang erkandung dalam ko oran ersebu , yang pada. saa penumpukan ko oran a au penyimpanan eLadi proses dekomposisi oleh mikroorganisme memben uk gas amonia, ni ra , dan ni ri ser a gas sul-ida. 3as1gas ersebu lah yang menyebabkan bau. (andungan gas amonia yang inggi dalam ko oran juga menunjukkan kemungkinan kurang sempurnanya proses pen#ernaan a au pro ein berlebihan dalam pakan ernak, sehingga idak se nua ni rogen diabsorbsi sebagai amonia, e api dikeluarkan sebagai amonia dalam ko oran (Pau,enga, 1%%1). Upaya pengelolaan bau ko oran ayam eru ama oleh gas amonia dan hidrogen sul-ide perlu dilakukan un uk men#egah gangguan keseha an manusia dan ernak. Penggunaan kapur 112 C dan probio ik s arbio 0,02) 1 0,0) C nampaknya merupakan pilihan yang #ukup baik dibandingkan dengan ,eoli dan =/*9. Peman auan lingkungan harus selalu dilaksanakan dengan mengiku ser akan masyaraka diseki ar usaha pe ernakan (9ahma&a i, 1%%%). 2. @imbah "angkang Telur (erabang elur menuru sebagian orang merupakan hasil iku an ernak yang menganggaopnya limbah dan dapa men#emari lingkungan ser a idak dapa diman-aa kan. $pabila diman-aa kan kerabang elur mempunyai po ensi yang #ukup besar.

2*

Peman-aa an kerabang

elur salah sa unya adalah dengan

pembua an epung kerabang elur. Pemberian epung kerabang elur pada pakan ayam pe elur dimaksudkan sebagai sumber kalsium akan memberikan pengaruh yang nya a erhadap kuali as dan kekua an kerabang elur yang dihasilkannya. (ekua an kerabang elur dipengaruhi oleh ke ebalan kerabang dan konsen rasi lapisan pagar yang erdapa dalam lapisan bunga mamilary, sehingga kekua an kerabang elur dapa dika akan -ak or penen u kuali as kerabang elur. $kan e api korelasi an ara kekua an kerabang elur idak begi u baik dengan ke ebalan kerabang elur (/eyer e al., 2002). Peman-aa an limbah kerabang elur menuru Au&an a (2010) merupakan salah sa u upaya un uk memperkaya nu rien mineral dalam pakan un uk ayam pe elur. (erabang elur menyusun seki ar 10C dari o al bera elur. (erabang elur sebagian besar (%:,*C) erdiri dari bahan kering dan hanya 1,4C air. (erabang elur mengandung %),1C mineral dan 2,2C pro ein. Selain i u dian ara mineral ersebu yang paling banyak adalah kalsium karbona (%:,*2C), magnesium karbona (0,:*C) dan kalsium -os-a sebanyak 0,5)C, Syahpu ra (2004) menambahkan bah&a epung kerabang elur adalah sua u produk olahan dari limbah elur yang masih mengandung kalsium inggi. Tepung kerabang elur banyak diman-aa kan sebagai bahan ambahan a au -or i-ikasi dalam sua u produk pangan un uk meningka kan nilai gi,i produk ersebu , khususnya kalsium. Tepung kerabang dalam peman-aa anya elur dapa digunakan sebagai pereka karena mengandung %:C kalsium karbona ("a"02), sehingga epung kerabang elur dapa dikombinasikan dengan semen sebagai pereka dalam pembua an papan semen par ikel (Syahpu ra, 2004). /enuru Syahpu ra (2004) Papan semen par ikel adalah salah sa u jenis papan komposi yang dibua dari #ampuran par ikel1par ikel kayu a au bahan berlignoselulosa lainnya dengan semen sebagai pereka nya. (elebihan papan semen par ikel an ara lain ahan api, ahan serangga,

2)

mempunyai si-a ke eguhan ekan dan ke eguhan len ur yang inggi. Papan semen juga mudah digergaji, dipaku, dapa diples er dengan baik dan dapa direka kan dengan semen sa u sama lainnya.

24

III. MET)D)L)'I A. *aktu dan Te +at (egia an magang dilaksanakan pada anggal 2 Juli I * $gus us 2012 yang ber empa di PT. SUP=9 U<33$S J$A$ dengan alama .esa <gembal, (e#ama an Tu ur, Pasuruan, Ja&a Timur Telp. (02*2) 41212). B. Al"ka#i Kegiatan (egia an yang dilaksanakan merupakan bidang kerja pe ernakan an ara lain pengadaan bahan baku pakan penanganan dihasilkan. C. Met"d"l"gi Uraian kegia an yang dilakukan di lokasi magang an ara lain 6 a. /e ode langsung 1) 0bser+asi ; Sur+ey lapang 0bser+asi se#ara pengama an langsung langsung dilakukan dengan melakukan erhadap ins ansi mi ra sebelum kegia an ernak, proses pemeliharaan ayam, elur dan pene asan .0", manajemen perkandangan dan

keseha an, produksi pembua an pakan ayam dan pemasaran produk yang

magang dilakukan. Sur+ey dilakukan un uk menge ahui kondisi di lapang dan jenis kegia an yang akan dilakukan di ins ansi ersebu . Pengama an yang dilakukan melipu i6 2) Ba&an#ara Ba&an#ara se#ara langsung dilakukan dengan #ara melakukan komunikasi dan mengajukan per anyaanmengenai hal1hal yang ingin dike ahui kepada pihak yang erkai dengan bidang ersebu yai u pembimbing lapang maupun karya&an ins ansi mi ra. 2) Pelaksanaan /agang Pelaksanaan magang yai u dengan mengiku i dan melakukan kegia an1kegia an yang berhubungan dengan pelaksanaan di lapangan kerja. Ta alaksana a au uraian kegia an yang akan dilaksanakan selama magang adalah mengiku i kegia an proses pemeliharaan ayam,

24

25

penanganan elur dan pene asan .0", manajemen perkandangan dan keseha an, produksi pembua an pakan ayam dan pemasaran produk yang dihasilkan. *) .okumen asi /elakukan pengambilan gambar ser a pengama an erhadap kondisi umum ins ansi magang. b. /e ode idak langsung 1) /elalui pen#a a an da a sekunder, misalnya 6 da a dari in erne , buku, a au media lainnya yang erkai . 2) /e ode pengumpulan da a dengan men#a a da a1da a yang elah ada, mengenai kondisi umum ins ansi mi ra dan s ruk ur organisasi yang ada. 2) /elalui s udi pus aka dengan penelusuran re-erensi s udi pus aka di perpus akaan 8akul as Per anian U<S yai u dengan s udi li era ur yang ada rele+ansinya dengan kegia an yang dilakukan sebagai bahan pelengkap, pendukung dan pembanding ser a konsep dalam peme#ahan masalah. dan kegia an1kegia an yang sedang berlangsung di

2:

I,. A.

HASIL KE'IATAN DAN PEMBAHASAN

Pr"fil In#titu#i Mitra 1. 3ambaran Umum (ondisi Bilayah PT. Super Unggas Jaya uni -arm Sukorejo erle ak di .usun (aranglo, .esa Sukorejo, (e#ama an Sukorejo, (abupa en Pasuruan Ja&a Timur. (abupa en Pasuruan dengan luas &ilayah 1*5.*01,) >a mempunyai posisi yang s ra egis karena erle ak pada jalur ekonomi, yai u Surabaya1/alang, Surabaya1'anyu&angi dan /alang1'anyu&angi. Posisi yang s ra egis ersebu menjadikan Pasuruan ramai dengan berbagai ak i-i as ekonomi. 'erdasarkan aspek opograpinya, bagian sela an (abupa en Pasuruan rela i- da ar sampai naik dengan ele+asi rendah disebelah u ara (daerah pan ai). Semakin ke Sela an ele+asi naik dengan opograpi semakin miring sampai dilereng gunung 'romo. Se#ara geogra-is kabupa en Pasuruan erle ak an ara 5,200 I :,200 @S dan 112,200 dan 112,200 'T. Sedang berdasarkan ele+asinya, 2%,02 C luas arealnya merupakan daerah dengan ke inggian 01100 me er dpl dan 14,12 C dia as 1.000 me er dpl, ser a sisanya (**,:4 C) dengan ke inggian an ara 100 1 1.000 me er dpl. (abupa en Pasuruan berdasarkan ipe iklimnya ermasuk . (S#hmid 8erguson), suhu berkisar 2:0 I 200 ", "urah hujan ra a1ra a. 2)2,5 mm; ahun. .engan kondisi seper i i u daerah Pasuruan memenuhi syara sebagai empa pengembangan pe ernakan, dalam hal ini breeding farm. @uas PT. Super Unggas Jaya uni -arm Sukorejo se#ara keseluruhan seki ar 12.2 >a yang erdiri dari pos ransi barang dan karya&an, gudang pakan, gudang perala an, gudang gense , bangunan kan or, mushola, mess karya&an, dan 14 bangunan kandang.

2%

3ambar 5. .enah PT. Super Unggas Jaya uni -arm Sukorejo 2. Gisi dan /isi PT. Super Unggas Jaya 2. Sejarah 'erdiri PT. Super Unggas Jaya merupakan anak perusahaan dari Samsung 3rup, diba&ah menejemen PT. "J ?ndonesia. Pemegang saham u ama dari perusahaan ini adalah pengusaha (orea. 'erdiri dari ahun 1%%2 bergerak

*0

dibidang breeding ayam broiler, selain i u juga PT. "J ?ndonesia memiliki pabrik pakan sendiri un uk memenuhi kebu uhan pe ernakannya selain juga sebagian dilempar ke pasar luar un uk kebu uhan komersil. Uni 8arm Sukorejo sendiri baru mulai beroperasi enam ahun yang lalu, epa nya ahun 2004. Sampai saa ini uni -arm Sukorejo sudah melakukan peremajaan paren s o#knya sebanyak empa kali. 'ersama dengan uni -arm lainnya yang ersebar di (abupa en Pasuruan uni -arm Sukorejo memiliki anggung ja&ab perusahaan un uk menyuplai kebu uhan .0" broiler di &ilayah ?ndonesia bagian Timur. *. S ruk ur 0rganisasi S ruk ur organisasi PT. Super Unggas Jaya uni -arm Sukorejo erdiri dari manejer kandang, bagian adminis rasi dan keuangan, bagian ke enaga kerjaan, bagian produksi ( pakan, pemeliharaan, +aksin). /anajer kandang adalah orang yang mengkoordinir semua kegia an dalam perusahaan baik kegia an produksi maupun non produksi. 'agian adminis rasi dan keuangan ber anggungja&ab dalam menangani segala sesua u yang berkaia an dengan masalah keuangan dan kesekre aria an, seper i pembukuan aku ansi, membua sura perjanjian dan lain1lain. 'agian ke enagakerjaan memiliki anggungja&ab dalam menangani segala ma#am urusan yang berkai an dengan enaga kerja, mulai dari adminis rasi, pela ihan, dan penga&asan kerja se iap hari. Super+isor bagian produksi ber anggungja&ab erhadap segala sesua u yang berkai an dengan ak i+i as di kandang, mulai dari pemeliharaan, penyediaan pakan, sampai dengan kegia an +aksinasi. .alam kkinerjanya super+isor diban u oleh -oreman yang akan ber anggung ja&ab un uk menangani sa u -lok yang erdiri dari empa kandang. Sedangkan enaga kerja operasional adalah orang1orang yang melakukan kegia an pada se iap bagian dan uni usahanya masing1masing.

*1

3ambar :. S ruk ur 0rganisasi

B.

Ha#il Kegiatan Magang (egia an /agang yang dilakukan di PT. Super Unggas Jaya melipu i dua kegia an yai u 6 -. Pe eli!araan D)C Br"iler Parent Stock Peri"de Brooding di Unit &ar Suk"rej" $yam parent stock, merupakan bibi dengan spesi-ikasi er en u un uk menghasilkan bibi ayam broiler komersial a au final stock. %inal stock adalah bibi dengan spesi-ikasi er en u un uk dipelihara dan diman-aa kan dagingnya (9isyana, 200:). Pada PT Super Unggas Jaya un uk ayam parent stock yang digunakan dalam periode kali ini adalah ipe ross. 'ibi paren s o#k yang digunakan berasal dari pembibi an grand parent stock PT. "J1P?$ Phokphan Ja&a 'ara . .engan masa pemeliharaan selama 4) minggu. Paren s o#k dipelihara sejak umur sa u hari (.0"). Paren s o#k diperoleh dari perka&inan garand paren s o#k yang berasal dari PT. Phokphan. $yam 3rand paren s o#k sendiri diperoleh dari perka&inan a. Paren S o#k dan 3rand Paren S o#k

*2

grad grand paren s o#k. ?ndonesia bibi grad garen peren s o#k bibi nya diperoleh dari luar negri, ?ndonesia sendiri belum mampu memebeli indukan grad grand paren s o#k. 'ibi ayam paren s o#k broiler memiliki kemiripan dengan ayam -inal s o#k broiler. (emiripan ini dapa diliha dari ben uk kaki, ukuran ubuh, &arna bulu pu ih ser a per#epa an per ambahan bobo badan harian yang sanga besarm selaian i u juga si-a rakus saa makan. $yam paren s ok jika idak dilakukan pengendalian konsumsi pakan saa masa s a er dan gro&er mugkin akan berukuran sanga besar dengan daging yang ebal. $yam paren s ok yang ada diperusahaan ini ika elah men#apai de&asa bobo jan an bisa men#apai :,) kg dan be ian hingga men#apai ) kg lebih. b. /anajemen Pemeliharaan /anajemen pemeliharaan merupakan proses mulai dari persiapan kandang hingga masa a-kir usai. /anajemen pemeliharaan yang menen ukan baik idaknya hasil yang di #apai selama proses pemeliharaan. Persiapan kandang dimulai dari 20 hari sebelum #hi#k in. mulai dari pengeluaran ayam a-kir, penyempro an oba serangga, pemberian ra#un ikus, pelepasan hubungan lis rik dan pengeluaran seluruh perala an di dalam kandang. Semua perala an yang elah di keluarkan kemudian di #u#i dengan disin-ek an. (andang kemudian di spray dengan insek isida dan disin-ek an. Se elah semua dilakukan dilakukan perbaikan dan pera&a an perala an kandang. @alu perala an kandang yang dibu uhkan, melipu i -eeder, drinker, ligh ing, kipas dan perala an .0" dipasang. Semua lan ai kemudian diberi aburi kapur, ermasuk di ba&ah sla . Sebelum .0" da ang semua perla an melipu i selang gas, pemanas, empa minum dan empa pakan elah dipersiapkan. .ua hari sebelum .0" da ang semua area kandang di spray ulang dengan

*2

menggunakan disin-ek an. 2* jam sebelum .0" da ang pakan sudah disiapakan dalam kandang (ser+i#e pen), semua kebu uhan un uk air minum (+i amin dan an ibio i#) sudah siap di kandang. .ua jam sebelum .0" da ang pemanas sudah dinyalakan. Se elah .0" da ang dilakukan perhi ungan jumlah .0" dan penimbangan bobo badan per boE .0". @alu di .0" dis ribusikan menuru jenis kelamin dan bobo badan kedalam brooder. Se elah ayam masuk brooder ayam di biarkan minum dan makan kurang lebih 212 jam. Se elah i u dilakukan +aksinasi per ama pada ayam. >ingga 14 hari per ama dilakukan pemeliharaan yang insen i-. pergan ian air minum dan pakan dilakukan se iap hari jika pakan dan minum elah habis. Se iap sore gas pemanas dinyalakan dan dilakukan #on rol suhu se iap jam sekali. Se iap iga hari sekali dilakukan perluasan kandang sesuai per umbuhan ayam. Se elah enambelas hari per ama pemberian pakan dan minum menggunakan mesin o oma is. $yam di beri pakan saa pagi hari dan ke ika sore sudah idak diberi pakan. >al ini dilakukan un uk mengon rol per umbuhan ayam. #. Perkandangan (andang adalah lingkungan erke#il empa unggas hidup dan berproduksi. 0leh karena i u, dibu uhkan kandang yang nyaman dan berpengaruh erhadap keseha an unggas yang prima dan menghasilkan produksi yang maksimal (D. $bidin, 2002). Pe ernakan unggas dengan sis em kandang er u up menyediakan suhu dan kelembaban kandang yang erkon rol. 8arm PT. Super Unggas Jaya, Sukorejo, Pasuruan memiliki 14 kandang #lose house dengan luas masing1masing kandang 12) m M 12 m. iap kandang berisi seki ar 10.000 ekor ayam. Tiap kandang dibagi menjadi ) pen dengan luas 2) m M 12 m. Pada masa brooding dan s ar er sa u pen dibagi lagi menjadi * kandang brooding yang disebu broder.

**

@uas a&al kandang saa masa brooding mulanya * m M * m dan se iap hari akan erus di perluas hingga masa s ar er. Saa hari per ama hingga hari keenambelas pemberian pakan dan minum dilakukan se#ara manual dengan menggunakan nipple dan empa pakan brooding. Se iap kandang brooding erdapa ala pemanas yang menggunakan gas dan suhu dia ur seki r 210" hingga umur 2 hari dan se iap harinya suhu akan di urunkan. Tiap kandang memiliki : kipas yang masing1masing kipas akan menyala se#ara o oma is sesuai suhu di dalam kandang. Se elah umur 5 hari nipple digan i nipple o oma is sedangkan pergan i empa pakan ke -eeder hrough mulai gilakukan pada umur 14 hari. Pemanas gas brooder mulai idak di gunakan saa umur 21 hari. Se elah umur 21 hari #on rol suhu dilakukan oleh kipas angin yang ada di masing1masing kandang. Pe ernakan unggas yang menggunakan sis em kandang er u up (close house system) memiliki beberapa keun ungan dari segi manajemennya. (eun ungan dari penerapan sis em kandang er u up yai u e-isiensi lahan, pemberian pakan dan minum, enaga kerja, dan pengelolaan keseha an. Pe ernak unggas di berbagai &ilayah di dunia elah menger i bah&a un uk memelihara unggas dengan e-isiensi maksimal, beberapa kondisi harus dipenuhi, yai u pen#egahan s res, pemberian pakan dan minum yang baik, dan sani asi. .engan memenuhi kondisi ersebu , pada dasarnya pe ernak sudah menjamin erlaksananya prinsip kesejah eraan he&an. /eskipun demikian, produk i+i as >orne, 200:). d. /anajemen Pakan inggi dan

keseha an unggas idak menjamin kesejah eraan unggas yang baik (Gan

*)

Pemberian pakan dilakukan se iap hari pada &ak u yang sama, un uk kandang er u up diberikan seelum lampu menyala. Jenis pakan yang diberikan erdiri dari 6

Tabel 2. Jenis Pakan 'eser a Umur Pemberiannya n Jenis pakan Umur pemberian o 1 Pre1s ar er (/91PS) Umur sehari110 hari 2 S rar er (''S) 11 hari1* hari 2 3ro&er (''3) *2 hari1124 hari * Pre 'reeder (''@) 125 hari I )Cproduksi harian /91PS (/as er Pre S ar er), ''S ('roiler 'reeder S ar er), ''3 ('roiler 'reeder 3ro&er), ''@ ('roiler 'reeder Pre @ayer) Selama masa gro&ing ayam yang ke#il dipisah ke pen yang erpisah un uk mengurangi persaingan dalam makan dan dengan demikian akan memi#u per umbuhannya. Pakan dapa di ambah jumlah pakan per ekor perharinya sediki demi sediki un uk mengejar ke er inggalan dari normal. Pada saa ayam mengalami s ress inggi, akiba melakukan kegia an +aksinasi a au pergan ian sekam yang basah a au kegia an yang lain yang mengganggu ke en raman ayam maka dama air minum di ambahkan +i amin. Pemeliharaan -ase starter dianjurkan un uk diberi pakan yang mengandung pro ein inggi dan energi rendah, sebab pada -ase ini .0" lebih suka menyimpan energi dalam ben uk pro ein. Pada pemeliharaan -ase finisher, energi disimpan dalam ben uk lemak sehingga pakan yang

*4

diberikan dianjurkan memiliki kandungan pro ein rendah dan energi inggi (?ra&an, 1%%4). Pakan yang diberikan berupa pele . Pakan berasal dari PT. "J 8eed Jombang. 'ahan1bahan pakan ersebu erdiri dari jagung, dedak, glu en jagung, polard, epung ikan, epung daging, epung ulang, bungkil kedelai, bungkil ka#ang beriku 6 anah, bungkil bijibijian, minyak, #al#ium -os-a , me hionin, lysin, +i amin dan mineral. .engan kandungan pakan sebgagai

Tabel 2. <ama Pakan 'eser a (andungannya


Nama pakan Pakan Anak Ayam Pedaging Pre-Starter (BROPS) Pakan induk ayam pedaging ' anak (BBS) Pakan +nduk Ayam Pedaging ' ,ara (BB-) Pakan +nduk Ayam Pedaging Pr.duk/i - 1 (BP3) Pakan +nduk Ayam Pedaging Pr.duk/i ' (BP#) Umur 0-10 day 0-# (eek "-1& (eek #-#% (eek "0 (eeka0kir Air 13 13 13 13 13 P !"3!" 1)- 0 1#-1$ 1$-1& 1#-1$ L " *" !" !" !" SK # " "!" " " Abu $!" &!" &!" 13! " 13! " K 0!%-1! 0!"-1!1 0!%1!1" 3!1"3!" 3!3-3!& P 0!&-0!% 0!$-0!% 0!$-0!% 0!$-0!% 0!$-0!%

'901PS ('roiler Per S ar er), ''S ('roiler 'reeder S ar er), ''3 ('roiler 'reeder S ar er), 'P12 ('roiler Pre @ayer12), 'P1* ('roiler Pre @ayer1*)

Pada pemberian pakan ''S 5 hari per ama diberikan se#ara anlibi um se elah i u diba asi. Pemberian sa#ara anlibi um ber ujuan un uk memenuhi arge bera badan yang elah di en ukan. Se elah i u arge 1 arge bera badan di en ukan.

*5

Tabel *. Pemberian Pakan Selama 2) >ari >er ama betina paka n 1ar gra i m 1 1$ 1& 3 1% # 0 " $ & # ) 31 % 31 10 3 11 3 1 3 13 33 1# 33 1" 3# 1$ 3# 1& 3$ 1) 3$ 1% 3$ 0 3) 1 3) #1 3 #1 # #1 " #1 $ #1 & #1 ) #1 /etand ar mak/i ma3 paka n gra m 33 33 3# 3# 3" 3& 3% # #$ "0 "# $0 $# $% &0 &0 &0 &0 &0 &0 &0 &0 &0 &0 &0 &0 &0 &0 2antan /etand ar mak/i ma3

110

1"0

1"0

1)0

1"

%0

310

#00

330

3)0

"00

$00

#"0

"00

& 0

)00

e. 'iose#uri y 'iose#uri i dilakukan oleh se iap orang yang masuk ke dalam kandang dan juga perala annya. /asuk area perkan oran melalui spray a au sho&er yang mengandung disin-ek an. /asuk area produksi (kandang dan ha #hery) harus menanggalkan pakaian luar kemudian masuk melalui spray desin-ek an dilanju kan mandi dan keramas dengan memakai sepa u

*:

dan baju kusus area produksi. /asuk kandang a au ruang ha #hery #elup sepa u di bak sani asi, #u#i angan dengan disin-ek an dan jalur masuk dari ruang bersih ke ruang ko or a au dari dari kandang usia muda ke kandang usia ua dulu. Perala an kerja sebelum masuk ke area kandang di#u#i bersih kemudian direndam air yang mengandung disin-ek an baik di -arm pengiriman maupun -arm penerimaan. Perala an yang idak dapa di#u#i dengan air dilakukan pembersihan kering kemudian harus di-ungidasi baik di -arm pengiriman maupun di -arm penerimaan. abel . Gaksinasi Aang .ilakukan Gaksinasi juga dilakukan se iap minggu dengan berbagai jenis +aksin yang elah erjad&al. Jad&al pemberian +aksin adalah seper i beriku 6

Tabel ). Ja &al Gaksinasi Aang .ilakukan <o 1 2 2 * ) $ge 1 day 5 days 1* days 21 days 2: days Gaksin /. "o##i+a# ?' <.H?' <. killed ?'. in ermedie <.H?' <. $? killed 8P ?'. in ermedie $plikasi S;" (>=T">=9A) Spray pakan ?;0 kiri ?;0 S;" (0.1)##;ekor) oral (#ekok) ?;0 S;" ( 0.1)##;ekor) B;B oral (#ekok)

*%

..

"ory,a ?;/ ?' ?;0 5 : &ks <.H?' ?;0 <. ?' plus ?;0 : 10 &ks ?@T ?;0 8PH$= B;B % 12 &ks $? ?;/ 10 1* &ks <.H?' ?;0 <. ?' plus =.S killed ?;/ S;" 6 /elalui ?njeksi Sub#u an ?;06 /elalui Te es /a a ?;/ 6 /elalui ?njeksi ?n ramus#uler B;B 6 /elalui Bing Bab Pr"#e# Peneta#an Telur dan Penanganan D)C a. Telur Te as Telur e as merupakan elur -er ile a au elah dibuahi, dihasilkan dari pe ernakan ayam pembibi , bukan dari pe ernakan ayam pe elur komersial, yang digunakan un uk di e askan. .engan demikian maka yang menjadi -a# or kun#i bagi keberhasilan pene asan bua an adalah produksi elur e as. 0leh karena i u breeder -arm merupakan -a# or kun#i dalam rangka menghasilkan elur e as yang berkuali as baik un uk menghasilkan anak ayam sebagai bibi pedaging maupun pe elur (Suprija na, 200)). Telur yang dihasilkan ben uknya seper i elur ayam 9asa a au elur ayam konsumsi yang ada di pasaran. Barnanya juga #okla elur hingga pu ih. Jika dibandingkan dengan elur ayam pe elur idak ada bedanya. Seleksi elur elur e as di perusahaan ini dilakukan dua kali yai u yang per ama di -arm dan yang kedua dilakukan di ha #hery. .idalam -arm seleksi yang dilakukan diliha dari bera elur, ukuran elur dan kebersihan elur. Sedangkan di ha #hery seleksi yang dilakukan berupa penyeleksian ben uk elur, kere akan elur, besar dan bera elur, dan kebersihan elur. Telur yang idak lolos seleksi idak akan dimasukkan ke mesin se er e api akan langsung di jual. 'en uk dan ukuran elur perlu diseleksi karena elur yang idak normal a au elur dengan ben uk bula a au erlalu lonjong merupakan

4 &ks

)0

elur abnormal sehingga mempengaruhi posisi embrio menjadi abnormal yang mengakiba kan elur idak mene as (<urya i et al., 1%%:). 'en uk elur dapa diliha dari indeks elurnya. ?ndeks elur merupakan perbandingan an ara lebar dengan panjang elur yang dinya akan dalam persen. ?ndeks (Auani a, 1%:2). Penyeleksian ben uk elur dan ukuran elur dilakukan sa u persa u perkandang se elah elur di ambil dari kandang. Telur dibagai menadi iga bagian dengan ukuran ke#il, normal dan jumbo sambil elur dibersihkan mengguanakan air. Pemisahan berdasarkan ukuran elur ini ber ujuan un uk memudahkan seleksi di dalam ha #hery saa elur dimasukkan kedalam mesin se er. Telur yang masuk seleksi hanya elur yang berukuran normal sedangkan yang berukuran ke#il dan jumbo idak masuk seleksi. Telur yang lolos seleksi dikemas dan dimasukkan dalam ruang -ungidasi, ujuannya adalah un uk membunuh jamur dan bak eri yang menempel di kerabang elur sebelum elur diambil un uk di kirim ke ha #hery. Telur yang ko or akan mudah erkon aminasi oleh bak eri sehingga mengakiba kan elur membusuk (<urya i et al., 1%%:) sehingga perlu dilakukan pembersihan dan -ungidasi. (ebersihan elur ini dapa diliha dari keadaan kerabang elur. Telur yang ko or biasanya erdapa ber#ak1ber#ak pada kerabang ("han dan Damro&i, 1%%2). Seleksi di ha #hery berupa seleksi kerabang elur, dipilih yang idak re ak, idak ko or dan eks ur halus. (uli elur yang dipilih yang normal, idak erlalu ebal dan ipis. Telur yang idak lolos seleksi a au idak di e askan biasanya dikarena elur #a#a (benjol, bula , lonjong), elur erlalu ke#il a au erlalu besar, elur re ak dan erdapa bin ik1bin ik kasar pada kerabang. Seleksi besar dan bera elur e as harus seragam sehingga diharapkan menghasilkan anak ayam yang seragam dan mene as se#ara serempak. 'era minimum yang akan di e askan minimal *: gram. elur yang ideal adalah 5*C

)1

Umur elur e as dipilih yang seragam agar elur mene as dengan serempak (<urya i et al., 1%%:). Penyeragaman besar dan bera elur juga di iku i penyeragaman elur yang bersal dari umur induk elur yang sama. Penyeragaman umur induk elur ini dapa dengan mudah dilakukan karena se iap kandang memiliki umur yang sama. Se iap umur induk akan memberikan grade pada elur yang akan di e askan. 3rade erhadap umur induk dapa diliha pada abel beriku . Tabel 4. 3rade Telur $ge 2)12% minggu 2012* minggu 2)1)0 minggu )1minggu I a-kir 3rade '/ $1 Premium $2

'/ 6 bibi dengan umur induk muda N20 minggu Premium 6 bibi dengan umur induk 2)1)0 minggu $1;2 6 grade elur normal 3radeing elur idak dilakukan pada ukuran dan ben uk elur karena elur yang idak sama a au abnormal akan disingkirkan. Sehingga yang masuk grade hanya elur1 elur yang berukuran seragam. 3rade yang ada hanya grade berdasarkan umur. (arena hal ini akan berpengaruh juga pada grade .0" yang dihasilkan. Telur yang idak lolos seleksi di ha #hery nan inya akan di jual sebagai elur konsumsi. >arga elur yang idak lolos seleksi ini sanga lah murah dibandingkan elur ayam konsumsi a au elur ayam pe elur. >al ini dikarenakan elur yang idak lolos seleksi disini ermasuk limbah pe ernakan. Pembelinnya adalah para pekerja a au &arga se empa yang membu uhkanya. b. Proses Pene asan Telur da ang dari -arm langsung di erima oleh karya&an ha #hery dan dilakukan pemerikasaan an ara jumlah yang er era dan egg ray, asal kandang, anggal produksi dan usia induk. Tempa penerimaan elur ini disebu erminal.

)2

Sebelum

dilakukan

grading,

erlebih

dahulu

elur

dikelompokkan berdasarkan masing1masing kandang dan dilakukan penge#ekan berdasarkan da a yang dikirim dari -arm. (lasi-ikasi elur yang idak di e askan;a-kir erdiri yai u berupa elur #a#a (benol, bula , lonong), elur ko or (dir y), elur ke#il a au erlalu besar (jumbo), kerabang elur ipis dan &arna idak seragam, kerabang bin ik1bin ik kasar, dan elur re ak dan han#ur (damage). Telur yang lolos seleksi nan inya akan di aruh di #oolingroom. "oolingroom merupakan empa un uk menghamba per umbuhan embrio. Tujuan elur dihamba per umbuhanya agar selama proses menunggu jumlah elur erpenuhi dalam sa u mesin se er, embrio elur1 elur ersebu abel. Tabel 5. (e en uan Penyimpanan .i "oling 9oom Bak u penyimpanan 1 s;d 2 hari * s;d 5 hari O5 hari Tempera ure 1:,20"L21,10" 1),00"L15,00" 12,:0"L12,%0" >umidi y 5)C 5)C L:0C :0C idak umbuh sehingga nan inya elur dapa mene as dengan sermpak. Suhu ruang #oolingroom seki ar 1:011%0" seper i pada

Bak u maksimal elur dimasukkan #oolingroom adalah 5 hari se elah i u elur dikeluarkan dan dilakukan pre&arming. Tujuan pre&arming un uk membangunkan embrio elur dari masa dorman. Selain i u juga mendeka kan empera ure elur dari #oolingroom dengan empera ure mesin se er demi menghindari sho#k dead embrio. Telur disini dise ing pada suhu ruangan seki ar 2*01240" sebelum dimasukkan mesin se er. /esin se er merupakan empa inkubasi a au pengeraman elur. /esin ini digunakan pada ahap a&al pene asan elur hingga harin

)2

kesembilan belas (*)4 jam). Telur di dalam sesin se er dibalik se iap sa u jam sekali se#ara o oma is. Suhu di mesin se er ini seki ar %%,20 081 %%,)00 8 dengan jenis mesin #hi#k mas er. Terlur e as dipindahkan dari mesin se er ke mesin ha #her pada hari ke 1% yang di sebu sebagai kegia an rans-er. Sebelum dilakukan erans-er dilakukan #andling, elur yang in-er ile dan elur eEploder dikeluarkan. Telur yang lolos seleksi dimasukkan kedalam baske yang nan inya akan dimasukkan kedalam mesin ha #her un uk di e askan. Telur e a mulai dimasukkan mesin ha #her umur 1% hari hingga elur mene as. @ama elur mene a adalah )00 H * jam Se elah elur mene as baske dikeluarkan dari mesin ha #er dan dipindahkan ke ruang pull #hi#k lalu di eruskan proses pull #hi#k. Pull #hi#k merupakan proses dimana ayam yang elah mene as dikelurkan dari keranjang;baske . .i ruang pull #hi#k dilakukan seleksi .0" berdasar grade dan dimasukkan #hi#k boE sesuai kode kandang masing1masing. #. Penanganan .0" Penanganan .0" pada pembibi an ayam yang baik dilakukan sebagai beriku 6 a. bulu kering7 b. disingkirkan7 #. d. e. Pemisahan jan an dan be ina dilakukan melalui me ode seEing kloaka, suara dan &arna bulu (jika ada yeng memesan)7 $nak ayam yang akan dijual;dikeluarkan dari empa pembibi an harus sudah di+aksin /arekFs7 Pengeluaran bibi dikemudian hari (.ep an, 2012). .0" harus diser ai dengan #a a an program +aksinasi yang elah dan seharusnya dilakukan $nak ayam yang idak memenuhi syara kuali as $nak ayam dikeluarkan dari mesin e as se elah

)*

Sa u hari sebelum pull#hi#k dilakukan peraki an #hi#k boE sesuai dengan jumlah es imasi pene asan. .ilakukan pull#hi#k apabila .0" sudah siap dikeluarkan dengan #iri1#iri 6 a. Pusar elah er u up sempurna, idak bengkak b. Shank kaki ber&arna kuning, mengkilap dan idak kering #. 9emas #angkang elur maka akan erasa kering, renyah sebagai indikasinya d. To al &ak u e as normal )00 H;1 4 jam dari se ing sesuai jenis mesin, musim dan umur induk. Se elah mene as maka baske dikeluarkan dari mesin he #her dan dipindahkan ke ruang pull#hi#k. Semua .0" dipindahkan ke #hi#k boE sesuai dengan kode kandang masing1masing. 'aske yang idak mene as akan di buang dan di#a a jumlahnya. 8er ili as dan daya e as elur di PT. Super Unggas Jaya sanga inggi. 8er ili as dan daya e as elur dipenaruhi oleh unur induk juga. 8er ili as dan daya e as elur di PT. super Unggas Jaya dapa diliha pada abel. Tabel :. .aya Te as dan 8er ili as di PT Super Unggas Jaya
$3= ?<8=9T?@ 8=9T?@= .?S >$T"> "U@@=.

yang kosong

langsung dipindahkan ke ruang pen#u#ian un uk segera dibersihkan. Telur

2) 24 25 2: 2% 20 21 22 22 2* 2) 24

*).*) 1).1* 11.:2 10 %.0% :.: :.1: :.14 5.25 5.25 4.:2 4.:2

)*.)) :*.:4 ::.1: %0 %0.%1 %1.2 %1.:2 %1.:* %2.52 %2.52 %2.1: %2.1:

*).*) 1).1* 11.:2 10 %.0% :.: :.1: :.14 5.25 5.25 4.:2 4.:2

%.1 4%.52 54.24 :0 :1.:2 :2.* :2.4* :2.4: :).*4 :).*4 :4.24 :4.24

%.1 2.02 2.24 2 1.:2 1.54 1.4* 1.42 1.*) 1.*) 1.24 1.24

))

4.24 25 4.24 2: 4.24 2% 4.:2 *0 5.25 *1 5.25 *2 5.25 *2 5.52 ** 5.52 *) 5.52 *4 5.52 *5 :.1: *: :.1: *% %.0% )0 %.)% )1 10 )2 10.*) )2 10.*) )* 10.%1 )) 10.%1 )4 11.24 )5 11.24 ): 11.:2 )% 11.:2 40 12.25 41 12.52 42 12.52 42 12.1: 4* 12.14 4) $ge 6 dalam minggu

%2.4* %2.4* %2.4* %2.1: %2.52 %2.52 %2.52 %2.25 %2.25 %2.25 %2.25 %1.:2 %1.:2 %0.%1 %0.*1 %0 :%.)) :%.)) :%.0% :%.0% ::.4* ::.4* ::.1: ::.1: :5.52 :5.25 :5.25 :4.:2 :4.:*

4.24 4.24 4.24 4.:2 5.25 5.25 5.25 5.52 5.52 5.52 5.52 :.1: :.1: %.0% %.)% 10 10.*) 10.*) 10.%1 10.%1 11.24 11.24 11.:2 11.:2 12.25 12.52 12.52 12.1: 12.14

:5.2: :5.2: :5.2: :4.24 :).*4 :).*4 :).*4 :*.)* :*.)* :*.)* :*.)* :2.4* :2.4* :1.:2 :0.:2 :0 5%.1 5%.1 5:.1: 5:.1: 55.2: 55.2: 54.24 54.24 5).*4 5*.)* 5*.)* 52.4* 52.4:

1.25 1.25 1.25 1.24 1.*) 1.*) 1.*) 1.)) 1.)) 1.)) 1.)) 1.4* 1.4* 1.:2 1.%2 2 2.0% 2.0% 2.1: 2.1: 2.25 2.25 2.24 2.24 2.*) 2.)) 2.)) 2.4* 2.4*

?n-eril 6 Telur yang idak dibuahi 8er il 6 elur yang dibuahi .is 6 elur yang dibuahi dan dimasukkan mesin e as e api idak umbuh >a #h 6 elur yang mene as "ulled 6 elur yang idak mene as Seleksi .0" dibagai menjadi 2 ma#am grade sebagai beriku 6

)4

a. Premium (umur induk 241)) minggu dan mendapa kan rea men an ibio i#) b. S andar (kondisi normal) #. '/ (bibi muda umur N20 minggu) .0" yang berkuali as baik memiliki #iri1#iri ma a jernih, bulu, paruh dan sank kaki ber&arna kuning #erah, pusar menu up sempurna, se#ara -isik lin#ah dan seragam. .0" yang di a-kir memiliki #iri1#iri bulu kesu , kaki kering, #a#a , kembung dan lemah. .0" hasil seleksi langsung dimasukkan kedalam #hi#k boE dengan jumlah 100 H2 ekor eE ra sebagai jaminan kema ian deli+ery. Seleksi .0" dilakukan dengan #ara berpasangan 2 orang agar bisa saling #on rol kuali as hasil grading. Un uk .0" premium ada perlakuan kusus yai u seleksi yang seragam kemudian di sun ik le&a sub#u an menggunakan an ibio i#. d. Pemasaran Proses pemasaran .0" yang dihasilkan oleh >a #hery uni Sukorejo erin egrasi dengan uni >a #hery yang lainnya yang berada di ba&ah manejemen PT. Super Unggas Jaya. .0" yang akan didis ribusikan sebagian besar diserap oleh pe ernakan broiler yang elah menjalin kemi raan dengan PT. Super Unggas Jaya. Proses pendis ribusian .0" melipu i beberapa daerah di Pulau Ja&a, Pulau (aliman an, bahkan didis ribusikan sampai dengan &ilayah /akasar. Proses pengiriman dilakukan +ia ranspor asi dara dengan menggunakan kendaraan khusus yang dilengkapi dengan kipas penga ur suhu. Proses pengiriman un uk luar pulau dilakukan dengan menggunakan pesa&a erbang.

)5

,.

PENUTUP

A. Ke#i +ulan (esimpulan dari makalah seminar magang mahasis&a di PT. Super Unggas Jaya ini an ara lain 6 1. u ama adalah .0" broiler. 2. $yam yang dipelihara PT. Super Unggas Jaya uni Sukorejo berupa paren s o#k sejak umur sa u hari dengan jumlah 140.000 ekor ayam yang erbagi menjadi 14 kandang dan masing1masing kandang erdiri dari ) pen. /. *. bagian Timur. ii. Saran a. Perlu adanya upaya dari Perusahaan un uk lebih mengembangkan kerjasama dengan pe ernak yang ada di masyaraka guna meningka kan daya serap bagi produk yang dihasilkan. b. Perusahaan perlu mempriori askan S.$ dan S./ lokal un uk menunjang perkembangan perusahaan. #. Perlu adanya pembukaan uni -arm dan ha #hery baru di beberapa daerah di ?ndonesia un uk memenuhi kebu uhan pasar di ?ndonesia Pemasaran produk PT. Super Unggas Jaya uni 8arm Sukorejo melipu i ?ndonesia PT. Super

Unggas Jaya bergerak di bidang (reeding %arm, dengan produk

):

DA&TA0 PUSTAKA $badi, @isan. 2010. Peman-aa an @imbah $yam Un uk Ternak. !tt+122anang3 +a#i.(l"g#+"t.$" . )4 $hmad, >.$.,Aadalam S.S. and 9oland ..$. 2002. "al#ium rePuiremen obo+anes hens. ?n erna ional Journal o- Poul ry S#ien#e. 26*151*20. $hmadi. 200%. Saa nya 9ekon ruksi kandang open a au kandang "lose >ouse1kah Pilihan $ndaQ h p6;;&&&.majalahin-o+e .#om;200%;01;saa nya1 rekons ruksi1kandang1open1a au.h ml $koso, '. T. 1%%2. )anual *esehatan +nggas. (anisius. Aogyakar a. $mrullah ?.(. 2002. <u risi $yam broiler. @embaga Sa u 3unungbudi. 'ogor. $nggorodi, 9., 1%:). *emajuan )utakhir alam &lmu )akanan ,ernak +nggas. Uni+ersi as ?ndonesia Press. Jakar a. $nissa, ?manda 9ian o, <anda 9i,ki. 2012. (ebu uhan =nergi dan Pro ein $yam Pe elur. 8akul as Pe ernakan Uni+ersi as $ndalas. Padang. $nonim. 2002. $edoman (udidaya ,ernak Ayam $edaging yang (aik -.ood %arming $ractice/. .irek ora 'udidaya Ternak1.irek ora Jenderal Produksi Pe ernakan. Jakar a. $nonim. 2005. $nak $yam .0". h p6;;budidaya ernak.#omEa.#om;single.phpQ #on enR>alaman1(a egori1 'udidayaSidbudidayaR2ShalamanR2 $nonim. 2010. (andang "losed >ouse. h p6;;kandang#losedhouse. &ordpress.#om;2010;12;2%;kandang1#losed1house; $nonim. 2010. Persara an ?deal Pemilihan @okasi (andang $yam Pe elur;@ayer dan 'roiler. h p6;;dok er ernak.#om;2012;01;1);persyara an1ideal1 pemilihan1lokasi1kandang1ayam1pe elur1layer1dan1broiler; $nonim. 2011. "ara Penangan @imbah Ternak. h p6;;&&&.#eri&is.us $nonim.2012. Po ensi $groindus ri ? ik Pedaging. h p6;;-oragri.&ordpress.#om ; 2012;02;04;po ensi1agroindus ri1i ik1pedaging; $nonim2. 2011. /engenal $yam 'roiler. h p6;;risno es.#om;2011;11;mengenal1 ayam1broiler1a au1pedaging;.

)%

'en ly, J. 2002. 8eeding 'reeder >ens. &&&.bu-indo.#om. .iakses anggal 22 8ebruari 2004. 'lakely, J. dan 'ade. 1%%1. &lmu $eternakan. 3adjah /ada Uni+ersi y Press. Aogyakar a. "ard @.=., /.". <esheim. 1%52. $oultry $roduction. Uni ed S a e o- $meri#a. "lunies, /., Parks .. and @essons S. 1%%2. "al#ium and phosporus me abolism and eggshell -orma ion o- hens -ed di--eren amoun s o- #al#ium. Poul ry S#ien#e. 51 6 *:21*:%. "ramp on, =.B. and @.=. >arris. 1%4%. $pplied $nimal $nimal <u ri ions. B.>. 8reeman and "o., San 8ran#is#o. .ep an. 2012. Pedoman Teknis Pengembangan Pembibi an $yam lokal. h p6;;&&&.dep an.go.id;pedum2012;P=T=9<$($<;).4.Pedoman C20Teknis1$yamC20@okal.pd.irek ora Jenderal Pe ernakan, T8ape U3/U 8akul as Pe ernakan Uni+ersi as 3adjah /ada. 1%:4. @aporan sur+ai e+aluasi pengadaan dan penyebaran ernak impor #rash program. .irek ora 'ina Produksi, .i jen Pe ernakan dan 8akul as Pe ernakan U3/, Aogyakar a. .i jenak. 1%%4. (uku #tatistik $eternakan. .irek ora .epar emen Per anian. Jakar a. Jenderal Pe ernakan

=r&ansah. 2012. Teknik persilngan. h p6;;blog.ub.a#.id;er&ansyah;2012;0);2*; eknik1persilangan; 8adilah 9., 2000. *unci #ukses (eternak Ayam (roiler di $gro/edia Pus aka, Jakar a. aerah ,ropis .

8adilah 9., 200*. $anduan )engelola $eternakan Ayam (roiler *omersial. $gro/edia Pus aka. Jakar a. 3insono. 1%:4. (udidaya Ayam $edaging. Sinar Jaya. /alang. >ardan o .anni. 2004. (uali as (imia .aging .ada $yam 'roiler Aang Pakannya .i ambah "ampuran /inyak 0mega12. ?P'. 'ogor. >usnain dan >aris Syahbuddin. 200). )ungkinkah $ertanian 0rganik di ?ndonesia1 $eluang dan ,antangan. ?no+asi online +ol *;E+ii;agus us 200). .iakses gl 1* 8ebruari 200%. ?ra&an. 1%%4. $edoman $engendalian 2ewan )enular. .irek ora Jendral Pe ernakan. Jakar a. (o ler, Philip dan Susan o $'. 2000. )anajemen $emasaran di &ndonesia. Salemba =mpa . Jakar a. /eyer, 9., 9.". 'aker and /.@. S#o . 2002. =--e# s o- hen egg shell and o her #al#ium sour#es upon egg shell s reng h and ul ras ru# ure. J. Poul ry S#i. 42 6 2225 1 2%. /ur idjo. 1%:5. ,eknik )anajemen Ayam $edaging. $ngkasa 9aya. /alang.

40

<esheim, /. "., 9. =. $us i# dan @. =. "ard. 1%5%. Poul ry Produ# ion. @ea and 8ebiger. Philadelphia. Pau,enga. 1%%1. $nimal produ# ion in he %0Fs in harmony &i h na ure, $ #ase s udy in he <ederlands. ?n6 'io e#hnology in he 8eed ?ndus ry. Pro#. $ll e#hFs Se+en h $nnual Symp. <i#holas+ille. (en u#ky. 9ahma&a i S, 1%%%. Upaya Pengelolan @ingkungan UsahaPe ernakan $yam. h p6;;pe ernakan.li bang.dep an.go.id; 9angga. 2000. $ertumbuhan Alometri dan ,injauan 2istologi aging ada $ada Ayam *ampung an $ersilangannya engan Ayam "as $etelur . Thesis. Pas#asarjana. ?P'. 9asya-, /. 1%%%. Ayam (roiler. Penebar S&adaya. Jakar a. 9isyana /em+i. 200:. @inerja Supplay "hain /anagemen (omodi i $yam <enek (3rand Paren Syo#k 'roiler) di PT. 3alur Prima "obbindo Sukabumi. ?P'. 'ogor 9oland, ..$., 8armer /. and /arple .. 1%:). "al#ium and i s rela ionship o eE#ess -eed #onsump ion, body &eigh , egg si,e, -a deposi ion, shell Puali y, and -a y li+er hemorrhagi# syndrome. Poul ry S#ien#e. 4* 6 22*1 I 22)0. Salundik, 2005. Pembua an Pupuk 0rganik. ?P'. 'ogor. Sar&ono, '. 2001. 8akul as Pe ernakan Uni+ersi as 'ra&ijaya. $yam $rab Pe elur Unggul. S&adaya. Jakar aijaya. S#o . 1%:2. 2ow )ake the evironmant can be comfort . Uni+ersi y 'ooks 3uelp, 0n ario, "anada. Se ioko $.9., 1%%:. Pene asan Telur ? ik di ?ndonesia. 'alai Peneli ian Ternak. 'ogor. Shana&any. 1%%*. Vuail Produ# ion Sys ems. 8$0 o- he Unied <a ions 9ome. Slame , Tik <aryo. 200). >ubungan $n ara 'obo 'adan dan Produksi Telur Terhadap (onsumsi Pakan $yam Pe elur Periode @aying. Skripsi. Soeharsono. 1%54. "espon (roiler ,erhadap (erbagai *ondisi Lingkungan. .irek ora Pembinaan Peneli ian, .irek ora Pendidikan Tinggi. .epar emen P dan (. Jakar a. S an on, J Billiam. 1%%*. $rinsip $emasaran 3ilid & 4disi 5. =rlangga. Jakar a. Sudaryani T., San oso >,. 200*. $embibitan Ayam (uras. Penebar S&adaya. Jakar a. Sudradja . 2002. (eternak Ayam $elung. (anisius Aogyakar a. Supra&ira. 1%:1. )anajemen $engolahan ,ernak. .irek ora Pembinaan Peneli ian, .irek ora Pendidikan Tinggi. .epar emen P dan (. Jakar a.

41

Suprija na. 200). *emajuan )utakhir dalam &lmu )akanan ,ernak +nggas . Uni+ersi as ?ndonesia Press6 Jakar a Su risno. 2012. Sis em SeEing .0" $yam. h p6;;bumi ernak1 be ha.blogspo .#om;2012;02;sis em1seEing1do#1ayam.h ml Syahpu ra, $de. 2004. Peman-aa an #ampuran epung kerabang elur dengan semen berbahan dasar sera kelapa sa&i dalam pembua an papan semen par ikel TSkripsiU. 'ogor6 8akul as Pe ernakan ?ns i u Per anian 'ogor. Gan >orne P.@./., 200:. $#h erbos#h T.J., J$nimal &el-are in poul ry produ# ion sys ems6 impa# o- =U s andards on &orld radeK, World6s $oultry #cience 3ournal. Bijianarko Sonny. 2005. Pengaruh Sis em Pene asan dan Umur ?nduk Paren S o#k Terhadap .aya Te as dan (uali as .0" $yam Pedaging S rain "obb )00 Pada PT. Pan#a Pa rio Prima Uni 'reeding 8arm $nd >a #hery (e#. @a&ang1(ab. /alang. Uni+ersi as /uhamadiah /alang. /alang. Billiamson, 3 dan B.J.$. Payne, 1%%2. $engantar $eternakan ,ropis. U3/ Press. Aogyakar a. i aerah

Binar o, 200:. "ancang (angun #istem *endali #uhu dan *elembaban +dara )esin ,etas Ayam (erbasis $LC -$rogammable Logic Controler/ . Journal. Jurusan Teknologi Per anian. Pli eknik <egeri @ampung. @ampung. Aahya. 1%5%. Ayam #ehat Ayam $roduktif. ?. 'andung. Aunias. 200). Per-ormans $yam 'roiler yang .iberi 'erbagai Tingka Pro ein >e&ani .alam 9ansum. Jurnal $gribisnis Pe ernakan. Au&an a, Tri. 1%:2. 'eberapa )etode $raktis $enetasan ,elur. 8akul as Pe ernakan U3/. Aogyakar a Au&an a, Tri. 2010. Peman-aa an (erabang Telur. Program S udi ?lmu dan ?ndus ri Pe ernakan 8akul as Pe ernakan Uni+ersi as 3ajah /ada, Aogyakar a. D. $bidin. 2002. )eningkatkan $roduktivitas Ayam "as $etelur. $gromedia Pus aka. Jakar a.

42

LAMPI0AN

42

'ibi Paren s o#k

Pemeliharaan umur * minggu

(andang "lose >ouse

3udang Penyimpanan Pakan

4*

Gaksianasi

'iose#uri i

Telur Te as

/esin se er

/esin >a #her

Penganagan .0"