Anda di halaman 1dari 16

Tugas Makalah Kelompok 9

KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS

Nama Anggota : 1. 2. 3. 4. 5. Rezki Setiawan Bachrun Sukardi Ratna Mahira Atika Rahayu Asnita H111 11 256 H111 11 002 H111 11 011 H111 11 277 H111 10 991

Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin Makassar 2014

Daftar Isi
Halaman Judul Daftar Isi 1 Pendahuluan 2 Kekontinuan Fungsi Kompleks 2.1 Denisi . . . . . . . . . . 2.2 Teorema 2.1 . . . . . . . . 2.3 Teorema 2.2 . . . . . . . . 2.4 Teorema 2.3 . . . . . . . . 2.5 Teorema 2.4 . . . . . . . . 2.6 Denisi . . . . . . . . . . 2.7 Teorema 2.4 . . . . . . . . i ii 1 2 . 2 . 3 . 5 . 9 . 10 . 11 . 11

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

. . . . . . .

3 Penutup 13 3.1 Kesimpulan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 13 3.2 Saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 13 Daftar Pustaka 14

ii

Bab 1

Pendahuluan
Fungsi merupakan hal terpenting dalam pembahasan matematika. Salah satu yang di bahas adalah fungsi riil dan salah satu sifat yang menjadi karakteristik dari sebuah fungsi adalah sifat kekontinuan. Istilah kontinu telah digunakan sejak zaman Newton, untuk menuju pad gerakan benda atau menggambarkan kurva tak terputus, tetapi tidak dibuat tepat sampai abad ke-19, Bernhard Bolzano pada tahun 1817 dan Augusti Louis Cauchy pada tahun 1821 mendenisikan bahwa kekontinuan sebagai sifat yang sangat signikan dari fungsi, kemudian Carl Weiersstrass pada tahun 1870 membawa pemahaman yang tepat dengan ide kekontinuan. Bilangan kompleks adalah pasangan terurut dari dua buah bilangan riil x dan y yang dapat dinyatakan dalam z = x + iy . Secara umum fungsi dalam variabel kompleks mempunyai bagian real dan bagian imajiner yang juga merupakan fungsi. Misal f (z ) = z 2 , karema z = x + iy 1 maka z 2 = (x + iy )2 = x2 y 2 + i (2xy ). Bagian real dan bagian imajiner suatu fungsi kompleks secara umum merupakan fungsi dari variabel x dan y . Bagian riil dinyatakan dengan u (x, y ) dan bagian imajiner dinyatakan dengan v (x, y ). Jadi suatu fungsi kompleks f (z ) = u (x, y )+iv (x, y ). Dengan demikian untuk fungsi kompleks diatas yang dinyatakan dengan f (z ) = z 2 , maka u (x, y ) = x2 y 2 dan v (x, y ) = 2xy . Kekontinuan fungsi dalam bilangan kompleks didenisikan sebagai fungsi f (z ) = u (x, y )+ iv (x, y ) terdenisi di R pada bidang Z dan titik z0 = u0 (x0 , y0 ) + iv0 (x0 , y0 ) merupakan titik dalam pada R, fungsi f (z ) dikatakan kontinu di z0 jika untuk z menuju z0 , maka lim f (z ) = f (z0 ).
z z0

Fungsi kompleks z = x + iy dapat dituliskan menjadi z = (x, y ), atau dalam bentuk polar z = r (cos + i sin ),ataupun dalam bentuk eksponensial z = rei .

Bab 2

Kekontinuan Fungsi Kompleks


2.1 Denisi
Fungsi f dikatakan kontinu pada titik z0 jika memenuhi ketiga kondisi berikut:

1. lim f (z ) ada
z z0

2. f (z0 ) ada 3. lim f (z ) = f (z0 )


z z0

Referensi : [Mutaqin Anwar]

Perhatikan bahwa pernyataan (3) mengandung pernyataan (1) dan (2). Pernyataan (3) mengatakan bahwa untuk setiap bilangan positif , terdapat bilangan positif sedemikian sehingga |f (z ) f (z0 )| < ketika Atau Pers. (2.1) dapat ditulis menjadi > 0 > 0 jika 0 < |z z0 | < mengakibatkan |f (z ) f (z0 )| < (2.2) 0 < | z z0 | < (2.1)

Referensi : [Brown J. Ward] Contoh fungsi-fungsi yang kontinu, yaitu: 1. Fungsi Polinomial f (z ) = a0 + a1 z + + an1 z n1 + an z n dengan an = 0. h(z ) 2. Fungsi Rasional dimana g (z ) = 0. g (z ) 3. Fungsi Eksponen Natural. Referensi : [Mutaqin Anwar]

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS Contoh 1 : 2 z + 9 , Apakah fungsi h (z ) = z 3i 3 + 5z, Jawab : 1. f (3i) = 3 + 5 (3i) = 3 + 15i. z2 + 9 (z + 3i) (z 3i) = lim = lim z + 3i = 6i. z 3i z 3i z 3i z 3i z 3i (z 3i) 3. lim f (z ) = f (3i). 2. lim f (z ) = lim
z 3i

z = 3i z = 3i

; kontinu di z = 3i ?

Sehingga, f (z ) diskontinu di z = 3i. Contoh 2 : Dimanakah fungsi g (z ) = Jawab : Nilai g (z ) terdenisi jika z = 1 dan z = 2, karena jika z = 1 dan z = 2 maka nilai limit dari g (z ) tidak ada. Jadi, g (z ) hanya kontinu pada daerah {z | z = 1 dan z = 2}. z2 + 1 kontinu ? z 2 3z + 2

2.2

Teorema 2.1
Jika f (z ) = u (x, y ) + iv (x, y ), f (z ) terdenisi di setiap titik pada daerah R, dan z0 = x0 + iy0 titik dalam pada R, maka fungsi f (z ) kontinu di z0 jika dan hanya jika u (x, y ) dan v (x, y ) masing-masing kontinu di (x0 , y0 ). Referensi : [Purba Ririn C] Bukti: Diketahui:

f (z ) = u (x, y ) + iv (x, y ) f (z )terdenisi di setiap titik pada daerah R z0 = x0 + iy0 titik dalam pada R Adt: Fungsi f (z ) kontinu di z0 u (x, y ) dan v (x, y ) masing-masing kontinu di (x0 , y0 ) Penyelesaian: Misalkan fungsi f (z ) = u (x, y ) + iv (x, y ) kontinu di z0 = x0 + iy0 . artinya: > 0 > 0 jika 0 < |(x + iy ) (x0 + iy0 )| < mengakibatkan |(u + iv ) (u0 + iv0 )| <

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS Perhatikan bahwa1 : |u u0 | |(u u0 ) + i (v v0 )| = |(u + iv ) (u0 + iv0 )| < |v v0 | |(u u0 ) + i (v v0 )| = |(u + iv ) (u0 + iv0 )| < dan |(x + iy ) (x0 iy0 )| = |(x x0 ) + i (y y0 )| = sehingga jika 0 < (x x0 )2 + (y y0 )2

(x x0 )2 + (y y0 )2 < mengakibatkan |u u0 | < dan |v v0 | < v (x, y ) = v0 v (x, y ) = v0

Jadi,

(x,y )(x0 ,y0 )

lim

u (x, y ) = u0 dan

(x,y )(x0 ,y0 )

lim

Misalkan artinya:

(x,y )(x0 ,y0 )

lim

u (x, y ) = u0 dan

(x,y )(x0 ,y0 )

lim

> 0 1 > 0

jika 0 <

(x x0 )2 + (y y0 )2 < 1 mengakibatkan |u u0 | < 2

> 0 2 > 0

jika 0 <

(x x0 )2 + (y y0 )2 < 2 mengakibatkan |v v0 | < 2

Pilih = min {1 , 2 }. Karena: |(u + iv ) (u0 + iv0 )| = |(u u0 ) + i (v v0 )| |u u0 | + |v v0 | dan (x x0 )2 + (y y0 )2 = |(x x0 ) + i (y y0 )| = |(x + iy ) (x0 iy0 )| maka jika 0 < |(x + iy ) (x0 iy0 )| < mengakibatkan |f (z ) f (z0 )| = |(u + iv ) (u0 + iv0 )| = |(u u0 ) + i (v v0 )| |u u0 | + |v v0 | < + 2 2 = Jadi, lim f (z ) = f (z0 ).
z z0

Sehingga, Fungsi f (z ) kontinu di z0 u (x, y ) dan v (x, y ) masing-masing kontinu di (x0 , y0 ) (Terbukti)
1

Sifat Modulus yaitu: Re(z ) |Re(z )| |z | dan Im(z ) |Im(z )| |z |

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS

2.3

Teorema 2.2
Misalkan bahwa
z z0

lim f (z ) = f (z0 ) dan lim g (z ) = g (z0 )


z z0

(2.3)

Maka
z z0

lim [f (z ) g (z )] = f (z0 ) g (z0 ),

(2.4)

z z0

lim [f (z )g (z )] = f (z0 )g (z0 ),

(2.5)

dan, jika g (z0 ) = 0, lim f (z ) f ( z0 ) = . g (z ) g (z0 ) (2.6)

z z0

Referensi : [Brown J. Ward] Bukti: Untuk pembuktian Pers. (2.4) Diketahui:

lim f (z ) = f (z0 ) artinya > 0 1 > 0


z z0

jika |z z0 | < 1 mengakibatkan 2

|f (z ) f (z0 )| < lim g (z ) = g (z0 ) artinya > 0 2 > 0


z z0

jika |z z0 | < 2 mengakibatkan 2

|g (z ) g (z0 )| < Adt: lim [f (z ) g (z )] = [f (z0 ) + g (z0 )]


z z0

Penyelesaian: Ambil > 0 sebarang Pilih = min {1 , 2 } jika |z z0 | < mengakibatkan |(f (z ) + g (z )) (f (z0 ) + g (z0 ))| = |(f (z ) f (z0 )) + (g (z ) g (z0 ))| |f (z ) f (z0 )| + |g (z ) g (z0 )| + < 2 2 = Jadi,
z z0

lim [f (z ) + g (z )] = [f (z0 ) + g (z0 )]

(2.7)

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS Begitu juga untuk lim [f (z ) g (z )] , yaitu:


z z0

|(f (z ) g (z )) (f (z0 ) g (z0 ))| = |(f (z ) f (z0 )) (g (z ) g (z0 ))| |f (z ) f (z0 )| + |g (z ) g (z0 )| < + 2 2 = Jadi,
z z0

lim [f (z ) g (z )] = [f (z0 ) g (z0 )]

(2.8)

Sehingga dari Pers (2.7) dan (2.8), diperoleh


z z0

lim [f (z ) g (z )] = f (z0 ) g (z0 )

(Terbukti)

Untuk pembuktian Pers. (2.5) Diketahui:

lim f (z ) = f (z0 ) artinya > 0 1 > 0


z z0

jika |z z0 | < 1 mengakibatkan

|f (z ) f (z0 )| < lim g (z ) = g (z0 ) artinya > 0 2 > 0


z z0

jika |z z0 | < 2 mengakibatkan

|g (z ) g (z0 )| < Adt: lim [f (z )g (z )] = [f (z0 )g (z0 )]


z z0

Penyelesaian: Ambil > 0 sebarang Dengan membatasi nilai yaitu 0 < < 1 Maka |f (z )| = |f (z ) 0| = |f (z ) f (z0 ) + f (z0 )| |f (z ) f (z0 )| + |f (z0 )| < + |f (z0 )| < 1 + |f (z0 )|

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS Dengan memperhatikan bahwa |f (z )g (z ) f (z0 )g (z0 )| = |f (z )g (z ) 0 f (z0 )g (z0 )| = |f (z )g (z ) g (z0 )f (z ) + g (z0 )f (z ) f (z0 )g (z0 )| |f (z )g (z ) g (z0 )f (z )| + |g (z0 )f (z ) f (z0 )g (z0 )| = |f (z ) (g (z ) g (z0 ))| + |g (z0 ) (f (z ) f (z0 ))| = |f (z )| |g (z ) g (z0 )| + |g (z0 )| |f (z ) f (z0 )| < (1 + |f (z0 )|) + |g (z0 )| = (1 + |f (z0 )| + |g (z0 )|) = Maka ambil = , (1 + |f (z0 )| + |g (z0 )|) Pilih = min {1 , 2 } jika |z z0 | < mengakibatkan |f (z )g (z ) f (z0 )g (z0 )| = |f (z )g (z ) 0 f (z0 )g (z0 )| = |f (z )g (z ) g (z0 )f (z ) + g (z0 )f (z ) f (z0 )g (z0 )| |f (z )g (z ) g (z0 )f (z )| + |g (z0 )f (z ) f (z0 )g (z0 )| = |f (z ) (g (z ) g (z0 ))| + |g (z0 ) (f (z ) f (z0 ))| = |f (z )| |g (z ) g (z0 )| + |g (z0 )| |f (z ) f (z0 )| < (1 + |f (z0 )|) + |g (z0 )| = (1 + |f (z0 )| + |g (z0 )|) = (1 + |f (z0 )| + |g (z0 )|) (1 + |f (z0 )| + |g (z0 )|) = Sehingga,
z z0

lim [f (z )g (z )] = [f (z0 )g (z0 )]

(Terbukti)

Untuk pembuktian Pers. (2.6) Diketahui:

lim f (z ) = f (z0 ) artinya > 0 1 > 0


z z0

jika |z z0 | < 1 mengakibatkan

|f (z ) f (z0 )| < lim g (z ) = g (z0 ) artinya > 0 2 > 0


z z0

jika |z z0 | < 2 mengakibatkan

| g ( z ) g ( z0 ) | < Adt: lim f ( z0 ) f (z ) = g (z ) g (z0 )

dimana g (z ) = 0

z z0

dimana g (z ) = 0

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS Penyelesaian: Ambil > 0 sebarang Dengan membatasi nilai yaitu 0 < < 1 Maka |g (z )| = |g (z ) 0| = |g (z ) g (z0 ) + g (z0 )| |g (z ) g (z0 )| + |g (z0 )| < + |g (z0 )| < 1 + | g ( z0 ) | Dengan memperhatikan bahwa f (z ) f (z0 ) g (z ) g (z0 ) = = = = = = < = = Maka ambil = f (z )g (z0 ) f (z0 )g (z ) g (z )g (z0 ) f (z )g (z0 ) f (z0 )g (z ) 0 g (z )g (z0 ) f (z )g (z0 ) f (z0 )g (z ) f (z0 )g (z0 ) f (z0 )g (z0 ) g (z )g (z0 ) g (z )g (z0 ) g (z0 ) (f (z ) f (z0 )) + f (z0 ) (g (z0 ) g (z )) g (z )g (z0 ) |g (z0 ) (f (z ) f (z0 )) + f (z0 ) (g (z0 ) g (z ))| |g (z )g (z0 )| |g (z0 ) (f (z ) f (z0 ))| + |f (z0 ) (g (z0 ) g (z ))| |g (z )| |g (z0 )| |g (z0 )| |f (z ) f (z0 )| + |f (z0 )| |g (z0 ) g (z )| |g (z )| |g (z0 )| |g (z0 )| + |f (z0 )| (1 + |g (z0 )|) |g (z0 )| (|g (z0 )| + |f (z0 )|) (1 + |g (z0 )|) |g (z0 )|

(1 + |g (z0 )|) |g (z0 )| , (|g (z0 )| + |f (z0 )|)

Pilih = min {1 , 2 } jika |z z0 | < mengakibatkan

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS f (z ) f (z0 ) g (z ) g (z0 ) = = = = = = < = = = Sehingga,


z z0

f (z )g (z0 ) f (z0 )g (z ) g (z )g (z0 ) f (z )g (z0 ) f (z0 )g (z ) 0 g (z )g (z0 ) f (z )g (z0 ) f (z0 )g (z ) f (z0 )g (z0 ) f (z0 )g (z0 ) g (z )g (z0 ) g (z )g (z0 ) g (z0 ) (f (z ) f (z0 )) + f (z0 ) (g (z0 ) g (z )) g (z )g (z0 ) |g (z0 ) (f (z ) f (z0 )) + f (z0 ) (g (z0 ) g (z ))| |g (z )g (z0 )| |g (z0 ) (f (z ) f (z0 ))| + |f (z0 ) (g (z0 ) g (z ))| |g (z )| |g (z0 )| |g (z0 )| |f (z ) f (z0 )| + |f (z0 )| |g (z0 ) g (z )| |g (z )| |g (z0 )| |g (z0 )| + |f (z0 )| (1 + |g (z0 )|) |g (z0 )| (|g (z0 )| + |f (z0 )|) (1 + |g (z0 )|) |g (z0 )| (1 + |g (z0 )|) |g (z0 )| (|g (z0 )| + |f (z0 )|) (|g (z0 )| + |f (z0 )|) (1 + |g (z0 )|) |g (z0 )|

lim

f ( z0 ) f (z ) = g (z ) g (z0 )

dimana g (z ) = 0

(Terbukti)

2.4

Teorema 2.3
Misalkan A, B C; f : A C dan g : B C sedemikian sehingga f (A) B . Jika f kontinu di titik c A dan g kontinu di titik d = f (c) B , maka komposisi dari g f : A C kontinu di titik c. Referensi : [Brown J. Ward] Bukti: Diketahui:

A, B C; f : A C dan g : B C f kontinu di titik c A, artinya


> 0 > 0

f (A) B

jika |z c| < mengakibatkan |f (z ) f (c)| <

(2.9)

g kontinu di titik d B , artinya


> 0 > 0 jika |y d| < mengakibatkan |g (y ) f (d)| < (2.10)

Adt: (g f ) kontinu di c

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS Penyelesaian: Substitusi y = f (z ) dan d = f (c) ke Pers. (2.10) diperoleh: > 0 > 0 jika |f (z ) f (c)| < mengakibatkan |g (f (z )) g (f (c))| <

10

dimana |g (f (z )) g (f (c))| = |(g f )(z ) (g f )(c)| < Karena f kontinu di c, g kontinu di f (c), maka, (g f ) kontinu di c. (Terbukti)

Gambar 2.1: Kekontinuan Fungsi Kompleks

2.5

Teorema 2.4
Jika fungsi f (z ) kontinu dan f (z0 ) = 0, maka f (z ) = 0 disepanjang persekitaran di titik tersebut. Referensi : [Brown J. Ward] Bukti: Diketahui: f (z ) kontinu dan f (z0 ) = 0 Adt: f (z ) = 0 Penyelesaian: |f (z0 )| Ambil = 2 Diketahui f (z ) kontinu dan f (z0 ) = 0, artinya = |f (z0 )| > 0 > 0 2 jika |z z0 | < mengakibatkan |f (z0 )| 2 (2.11)

|f (z ) f (z0 )| <

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS Andaikan f (z ) = 0 maka Pers. (2.11), diperoleh |f (z ) f (z0 )| < |0 f (z0 )| |f (z0 )| |f (z0 )| 2 |f (z0 )| 2 |f (z0 )| = 2

11

Kontradiksi dengan |f (z ) f (z0 )| < Sehingga f (z ) = 0 (Terbukti)

|f (z0 )| = 2

2.6

Denisi
Fungsi f (z ) dikatakan kontinu seragam pada daerah R jika > 0 > 0 z1 , z2 R jika 0 < |z1 z2 | <

mengakibatkan |f (z1 ) f (z2 )| < Referensi : [Mutaqin Anwar] Kontinuitas dari fungsi f (z ) = u (x, y ) + iv (x, y ) (2.12)

sangat erat hubungannya dengan kontinuitas dari fungsi u (x, y ) dan v (x, y ). Menurut 2.3 bahwa Fungsi pada Pers. (2.2) kontinu di titik z0 = (x0 , y0 ) jhj fungsi komponen-komponennya kontinu Pernyataan diatas digunakan untuk membuktikan 2.7. Diketahui bahwa suatu daerah R tertutup jika semua titik limit merupakan anggota di R , apabila anggotanya semua titik batas maka R juga tertutup dan R terbatas.

2.7

Teorema 2.4
Jika fungsi f kontinu disepanjang daerah R , dimana R tertutup dan terbatas, maka M > 0 |f (z )| < M z R (2.13)

Dimana Pers. (2.13) berlaku paling sedikit satu z . Referensi : [Brown J. Ward]

BAB 2. KEKONTINUAN FUNGSI KOMPLEKS Bukti: Diketahui:

12

f kontinu disepanjang daerah R , artinya

> 0 > 0

z R jika 0 < |z z0 | < mengakibatkan

|f (z ) f (z0 )| <

R tertutup, artinya

z titik limit maka z R

R terbatas Adt: |f (z )| terbatas Penyelesaian: Karena f (z ) = u (x, y ) + iv (x, y ) kontinu maka fungsi |f (z )| yaitu |f (z )| = |u(x, y ) + iv (x, y )| = [u (x, y )]2 + [v (x, y )]2 < M

yang kontinu disepanjang R dimana |f (z )| mencapai suatu nilai maksimum M di R |f (z )| < M berlaku dan dikatakan bahwa f terbatas pada R. (Terbukti)

Bab 3

Penutup
3.1 Kesimpulan

Denisi Kekontinuan fungsi, misalkan fungsi f (z ) terdenisi di R pada bidang Z dan z0 adalah titik dalam di R, fungsi f (z ) dikatakan kontinu di z0 jika untuk z menuju z0 , maka lim f (z ) = f (z0 ).
z z0

Tiga syarat yang harus dipenuhi agar fungsi f (z ) dikatakan kontinu di z = z0 jika memenuhi:

1. lim f (z ) ada
z z0

2. f (z0 ) ada 3. lim f (z ) = f (z0 )


z z0

Fungsi f (z ) dikatakan kontinu seragam pada suatu daerah R, jika f (z ) kontinu pada setiap titik pada daerah R.

3.2

Saran

Dalam memahami kekontinuan fungsi, sebaiknya pembaca mengetahui denisi fungsi dan denisi kekontinuan fungsi serta syarat-syarat suatu fungsi kontinu.

13

Daftar Pustaka
[Brown J. Ward] Brown, J. Ward and Ruel V. Churchill. Complex Variable and Applications 8th Edition. McGraw-Hill, 2009. [Purba Ririn C] Purba, Ririn C dkk. Kekontinuan Fungsi. FKIP Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar, 2013. [Mutaqin Anwar] Mutaqin, Anwar. Bilangan Kompleks. FKIP UNTIRTA, 2009.

14