Anda di halaman 1dari 33

BAB I

PENDAHULUAN
Infeksi Human immunodeficiency virus (HIV) pertama kali ditemukan pada anak
tahun 1983 di Amerika Serikat, yang mempunyai beberapa perbedaan dengan infeksi HIV
pada rang de!asa dalam berbagai hal seperti "ara penularan, pla serkn#ersi, ri!ayat
per$alanan dan penyebaran penyakit, faktr resik, metde diagnsis, dan manifestasi ral%
&ampak acquired immunodeficiency syndrome (AI&S) pada anak terus meningkat,
dan saat ini men$adi penyebab pertama kematian anak di Afrika, dan peringkat keempat
penyebab kematian anak di seluruh dunia% Saat ini World Health Organization ('H()
memperkirakan ),* $uta anak di dunia telah meninggal karena AI&S%
+asus pertama AI&S di Indnesia ditemukan pada tahun 198* di ,ali yaitu serang
!arga negara ,elanda% -enyebaran HIV di Indnesia meningkat setelah tahun 199.%
,erdasarkan pelapran kasus HIV/AI&S dari tahun 198* hingga 31 &esember )008 ter$adi
peningkatan signifikan% Setidaknya, )00* hingga akhir &esember )008 ter"atat penambahan
penderita AI&S sebanyak )%000 rang% Angka ini $auh lebih besar dibanding tahun )00. ke
)001 dan )001 ke )00* yang hanya ratusan% Sedangkan dari keseluruhan penderita, pada akhir
)008, AI&S sudah merenggut krban meninggal sebanyak 3%31) ()0,8* persen), sedangkan
mereka yang hidup adalah 1)%*28 (*9,13 persen) rang% 3ntuk prprsi berdasarkan $enis
kelamin hingga kini masih banyak diderita leh kaum laki4laki yaitu *2,9 persen, dibanding
perempuan sebanyak )2,1 persen% 5akta baru tahun )00) menun$ukkan bah!a penularan
infeksi HIV di Indnesia telah meluas ke rumah tangga, se$umlah ).1 rang diantara
penderita HIV/AI&S di atas adalah anak4anak dan rema$a, dan transmisi perinatal (dari ibu
kepada anak) ter$adi pada *1 kasus%
6ransmisi HIV se"ara #ertikal dari ibu kepada anaknya merupakan $alur tersering
infeksi pada masa kanak4kanak, dan angka ter$adinya infeksi perinatal diperkirakan sebesar
837 antara tahu 199) sampai )001% &i Amerika Serikat, infeksi HIV perinatal ter$adi pada
hampir 807 dari seluruh infeksi HIV pediatri% Infeksi perinatal sendiri dapat ter$adi in4uter,
selama peride peripartum, ataupun dari pemberian ASI, sedangkan transmisi #irus melalui
rute lain, seperti dari transfusi darah atau kmpnen darah relatif lebih $arang ditemukan%
Selain itu, se8ual abuse yang ter$adi pada anak $uga dapat men$adi penyebab ter$adinya
infeksi HIV, di mana hal ini lebih sering ditemukan pada masa rema$a%
1
BAB II
TINJAUAN KEPUSTAKAAN
A. INFEKSI HIV PADA ANAK
96I(:(;I
Virus penyebab defisiensi imun yang dengan nama Human Immunodeficiency Virus
(HIV) adalah suatu #irus <=A dari famili Retrovirus dan subfamili Lentiviridae. Sampai
sekarang baru dikenal dua sertype HIV yaitu HIV41 dan HIV4) yang $uga disebut
lymphadenopathy associated virus type- (:AV4)) yang hingga kini hanya di$umpai pada
kasus AI&S atau rang sehat di Afrika,dan spektrum penyakit yang ditimbulkannya belum
banyak diketahui% HIV41, sebagai penyebab sindrm defisiensi imun (AI&S) tersering, dahulu
dikenal $uga sebagai human ! cell-lymphotropic virus type III (H6:V4III), lymphadenipathy-
associated virus (:AV) dan "I#$-associated virus.
(4)
-A6(5ISI(:(;I I=59+SI HIV
HIV menginfeksi sel 6 helper yang memiliki reseptr >&2 di permukaannya,
makrfag, sel dendritik, rgan limfid% 5ungsi penting sel 6 helper antara lain menghasilkan
?at kimia yang berperan sebagai stimulasi pertumbuhan dan pembentukan sel4sel lain dalam
sistem imun dan pembentukan antibdi, sehingga penurunan sel 6 >&2 menurunkan imunitas
dan menyebabkan penderita mudah terinfeksi%
+etika HIV masuk melalui muksa, sel yang pertama kali terinfeksi ialah sel
dendritik% +emudian sel4sel ini menarik sel4sel radang lainnya dan mengirim antigen tersebut
ke sel4sel limfid% HIV mempunyai target sel utama yaitu sel limfsit 62, yang mempunyai
reseptr >&2% Setelah masuk ke dalam tubuh, HIV akan menempel pada sel yang mempunyai
mlekul >&2 pada permukaannya% @lekul >&2 ini mempunyai afinitas yang sangat besar
terhadap HIV, sehingga limfsit >&2 dihasilkan dan dikirim ke sel limfid yang peka
terhadap infeksi HIV% HIV akan menginfeksi sel >&2 yang sangat berespn terhadapnya
sehingga kehilangan respn dan kntrl pertumbuhan terhadap HIV% +etika replikasi #irus
melebihi batas (biasanya 341 minggu se$ak infeksi) akan ter$adi #iremia yang tampak se"ara
klinis sebagai fluli%e syndrome (demam, rash, limfadenpati, atrhralgia) ter$adi .04*07 pada
2
rang de!asa% &engan terbentuknya respn imun humral dan seluler selama )42 bulan,
muatan #irus dalam darah mengalami penurunan se"ara substansial, dan pasien memasuki
masa dengan ge$ala yang sedikit dan $umlah >&2 yang meningkat sedikit%
<eplikasi HIV41 permulaan pada anak tidak menun$ukkan adanya manifestai klinis
pada anak% 'alaupun di tes dengan menggunakan ->< atau islasi #irus untuk sequence
asam nukleat dari #irus%
,eberapa mekanisme yang diduga berhubungan dengan turunnya kadar >&2 pada
rang de!asa dan anak4anak ialah mekanisme4mekanisme dari HIV4mediated single "ell
killing, frmasi multinukleus dari sel giant pada >&2 baik yang terinfeksi maunpun yang
tidak (frmasi syn"ytia), respn imun spesifik untuk #irus (sel natural killer, sittksisitas
seluer tergantung antibdi), akti#asi mediasi superantigen sel 6 (membuat sel 6 lebih peka
terhadap HIV), autimun dan apptsis%
-er$alanan alamiah infeksi HIV dapat dibagi dalam tahapan sebagai berikut A
Infeksi #irus
()43 minggu)
Sindrm retr#iral akut
()43 minggu)
;e$ala menghilang B serkn#ersi
Infeksi krnis HIV4asimtmatik
(rata4rata 8 tahun)
Infeksi HIV/AI&S simtmatik
(rata4rata 1,3 tahun)
+ematian
+e$adian a!al yang timbul setelah infeksi HIV disebut Sindrm retr#iral akut atau "cute
Retroviral $yndrome% Sindrm retr#iral akut diikuti leh penurunan >&2 dan peningkatan
3
kadar <=A HIV dalam plasma (viral load)% Hitung >&2 perlahan4lahan akan menurun dalam
beberapa tahun dengan la$u penurunan >&2 yang lebih "epat pada 1,.4),. tahun sebelum
pasien $atuh dalam keadaan AI&S% Viral load akan meningkat dengan "epat pada a!al infeksi
dan kemudian turun sampai titik tertentu% &engan berlan$utnya infeksi, viral load se"ara
perlahan akan meningkat% -ada fase akhir penyakit akan ditemukan hitung sel >&2C)00/mm
3
,
diikuti timbulnya infeksi pprtunistik, mun"ulnya kanker tertentu, berat badan menurun, dan
mun"ulnya kmplikasi neurlgis% 6anpa bat A<V rata4rata kemampuan bertahan setelah
>&2 turun ialah 3,* tahun%
@A=I59S6ASI +:I=IS
+lasifikasi HIV menurut >&> pada anak menggunakan ) parameter yaitu status klinis
dan dera$at gangguan imunlgis, lihat tabel 1%1 dan tabel 1%)%
&95I=ISI S6A63S
I@3=(:(;IS
+A69;(<I I@3=(:(;IS
D3@:AH >&2B &A= -9<S9=6ASI 6(6A: :I@5(SI6
69<HA&A- 3SIA
C 1 tahun 14. tahun 141) tahun
E: 7 E: 7 E: 7
1% =nsuppressed F 1.00 F ). F 1000 F ). F .00 F ).
)% @derate suppressin *.041299 1.4)2 .004999 1.4)2 )004299 1.4)2
3% Se#ere suppressin 4 C1. 4 C1. 4 C1.
6abel 1%1 +lasifikasi HIV pada Anak +urang dari 13 6ahun ,erdasarkan Dumlah >&2 dan
-ersentasi 6tal :imfsit 6erhadap 3sia
%
&95I=ISI S6A63S
I@3=(:(;IS
+lasifikasi Se"ara +linis
= A 6anpa
;e$ala dan
6anda
A A ;e$ala
dan 6anda
<ingan
, A ;e$ala
dan 6anda
Sedang
> A ;e$ala
dan 6anda
,erat
1% =nsuppressed =1 A1 ,1 >1
)% @derate suppressin A) >) ,) >)
3% Se#ere suppressin A3 >3 ,3 >3
6abel 1%) +lasifikasi HIV menurut >&> pada Anak +urang dari 13 6ahun Se"ara +linis
+riteria klinis untuk infeksi HIV pada anak4anak kurang dari 13 tahun%
4
G +ategri = A pasien4pasien asimptmatik% 6idak ditemukan tanda maupun ge$ala yang
menun$ukkan adanya infeksi HIV, atau pasien hanya dapat ditemukan satu bentuk
kelainan berdasarkan kategri A%
G +ategri A A pada pasien dapat ditemukan dua atau lebih kelainan, tetapi tidak termasuk
kategri , atau > A
:ymphadenpathy (F 0%. "m pada dua tempat atau lebih, dua +;, yang bilateral
dianggap sebagai satu kesatuan)%
Hepatmegali
Splenmegali
G +ategri ,A mderately symptmati"% -asien menun$ukkan ge$ala4ge$ala yang tidak
termasuk ke dalam keadaan4keadaan pada kategri A maupun >, dan ge$ala4ge$ala yang
ter$adi merupakan akibat dari ter$adinya infeksi HIV
Anemia
@eningitis bakterial, pneumnia, atau sepsis (ter$adi dalam satu episde)%
>andidiasis rfaring yang ter$adi lebih dari dua bulan pada anak4anak berusia enam
bulan atau kurang%
+ardimipati%
Infeksi >@Vyang ter$adi lebih dari satu bulan%
&iare
Hepatitis
Stmatitis yang disebabkan leh HSV (rekuren, minimal ter$adi ) kali dalam satu
tahun)%
Sedangkan klasifikasi 'H( pada anak ialah A
$tadium &linis '
6anpa ge$ala (asimtmatis)
:imfadenpati generalisata persisten
$tadium &linis
Hepatsplenmegaly persisten tanpa alasan
i
9rupsi papular pruritis
Infeksi #irus kutil yang luas
@luskum kntagisum yang luas
5
Infeksi $amur di kuku
3lkus mulut yang berulang
$tadium &linis (
@alanutrisi sedang tanpa alasan $elas tidak membaik dengan terapi baku
&iare terus4menerus tanpa alasan (12 hari atau lebih)
&emam terus4menerus tanpa alasan (di atas 3*,.H>, sementara atau terus4menerus, lebih dari
1 bulan)
+andidiasis ral terus4menerus (setelah usia 148 minggu)
Oral hairy leu%opla%ia ((H:)
$tadium &linis )
Wasting yang parah, tidak bertumbuh atau malanutrisi yang parah tanpa alasan dan tidak
menanggapi terapi yang baku
-neumnia *neumosistis (->-)
Infeksi bakteri yang parah dan berulang (mis% empiema, pimistis, infeksi tulang atau sendi,
atau meningitis, tetapi tidak termasuk pneumnia)
Infeksi herpes simpleks krnis (rlabial atau kutaneus lebih dari 1 bulan atau #iskeral pada
tempat apa pun)
6uberkulsis di luar paru, Sarkma +apsi
+andidiasis esfagus (atau kandidiasis pada trakea, brnkus atau paru)
6ksplasmsis sistem saraf pusat (setelah usia 1 bulan)
9nsefalpati HIV
Infeksi sitmegal#irusA retinitis atau infeksi >@V yang mempengaruhi rgan lain, yang
mulai pada usia lebih dari 1 bulan)
+riptkksis di luar paru (termasuk meningitis)
@iksis diseminata endemis (histplasmsis luar paru, kkidimiksis)
+riptspridisis krnis
Isspriasis krnis
Infeksi mikbakteri nn46, diseminata
&IA;=(SIS
6
Seperti penyakit lain, diagnsis HIV lain $uga ditegakkan berdasarkan anamnesis,
pemeriksaan klinis dan hasil pemeriksaan labratrium%
Anamnesis yang mendukung kemungkinan adanya infeksi HIV ialah A
1% :ahir dari ibu resik tinggi atau terinfeksi HIV
,ayi4bayi yang terlahir dari ibu4ibu yang terinfeksi HIV akan tetap mempertahankan
status serpsitif hingga usia 18 bulan leh karena adanya respn antibdi ibu yang ditransfer
se"ara transpla"ental% Selama pride ini, hanya anak4anak yang terinfeksi HIV sa$a yang akan
mengalami respn serkn#ersi psitif pada pemeriksaan dengan enzyme immunoassays
(9IA), immunofluorescent assays (I5A) atau HIV41 anti+ody ,estern +lots (',)%
)% :ahir dari ibu pasangan resik tinggi atau terinfeksi HIV
3% -enerima transfusi darah atau kmpnennya dan tanpa u$i tapis HIV
2% -enggunaan bat parenteral atau intra#ena se"ara keliru (biasanya pe"andu narktika)
.% +ebiasaan seksual yang keliru, hmseksual atau biseksual%
;e$ala klinis yang sesuai dengan pen$elasan sebelumnya, pada bagian manifestasi klinis%
Sedangkan untuk diagnstik pasti diker$akan pemeriksaan labratrium%
6es untuk mendiagnsis #irus harus dilakukan dalam 28 $am kehidupan pertama% Hampir 207
bayi dapat didiagnsis pada masa ini% &isebabkan karena banyak bayi yang terinfeksi HIV
mempunyai perkembangan penyakit yang "epat sehingga memerlukan terapi yang prgresif
pula% -ada anak yang terpapar HIV dengan tes #irlgis yang negatif pada ) hari pertama,
beberapa pendapat mengusulkan perlu untuk dilakukan pemeriksaan kembali pada hari ke412
untuk memaksimalkan deteksi dari #irus ini%
6erdapat beberapa tes HIV yang "epat dengan sensiti#itas dan spesifisitas yang baik%
+ebanyakan dari tes4tes ini hanya membutuhkan satu step pengambilan sampel dan hasilnya
didapat lebih "epat pada ) hari pertama kehidupan, dan I 907 pada usia I ) minggu
kehidupan% 3$i <=A HIV plasma, yang mendeteksi replikasi #irus lebih sensitif daripada
->< &=A untuk diagnsis a!al, namun data yang menyatakan seperti itu masih terbatas%
+ultur HIV mempunyai sensiti#itas yang hampir sama dengan ->< HIV &=A% 3$i antigen
7
p)2 bersifat lebih spesifik dan mudah untuk dilakukan namun kurang sensitif dibandingkan
dengan u$i #irlgis lainnya%
Serang bayi yang terpapar leh #irus HIV dapat dinyatakan psitif terinfeksi HIV
$ika pada pemeriksaan serlgis dari ) (dua) sampel darah yang berbeda pada bayi (tidak
termasuk darah yang berasal dari pusat, karena adanya risik terkntaminasi leh darah ibu)J
baik dua kali hasil psitif pada pemeriksaan kultur HIV darah perifer untuk sel4sel
mnnuklear (peripheral +lood mononuclear cell (-@,>)), dan/atau satu hasil psitif untuk
&=A atau <=A polymerase chain reaction (-><) assay dan satu hasil pstif pada kultur
-@,> HIV% -emeriksaan4pemeriksaan terebut harus dilakukan pada dua !aktu yang
berlainan pada bayi4bayi yang belum pernah diberi ASI sebelumnya%
Serang bayi yang terlahir dari serang ibu pengidap infeksi HIV dapat dinyatakan tidak
terinfeksi HIV $ika tes4tes di atas tetap memberikan hasil negatif sampai usia bayi lebih dari
empat bulan dan bayi tidak mendapat ASI%
-9=A6A:A+SA=AA=
1 6erapi Anti <etr#iral (A<V)
6erapi saat ini tidak dapat mengeradikasi #irus namun hanya untuk mensupres #irus untuk
memperpan$ang !aktu dan perubahan per$alanan penyakit ke arah yang krnis% -engbatan
infeksi #irus HIV pada anak dimulai setelah menun$ukkan adanya ge$ala klinis% ;e$ala klinis
menurut klasifikasi >&>% -engbatan A<V diberikan dengan pertimbangan A
1% Adanya bukti supresi imun yang ditandai dengan menurunnya $umlah >&2 atau
persentasenya%
)% 3sia
3% ,agi anak berusia I 1 tahun asimtmatis dengan status imunlgi nrmal, terdapat )
pilihan A
a% A!ali pengbatan tidak bergantung kepada ge$ala klinis%
b% 6unda pengbatan pada keadaan resik prgresifitas per$alanan penyakit rendah
atau adanya faktr lain misalnya pertimbangan lamanya respn pengbatan,
keamanan dan kepatuhan%
-ada kasus seperti ini faktr lain yang harus dipertimbangkan ialah A
1% -eningkatan viral load
)% -enurunan dengan "epat >&2 baik $umlah atau presentasi supresi imun
3% 6imbulnya ge$ala klinis
8
-er$alanan penyakit infeksi HIV dan penggunaan A<6 pada anak adalah serupa
dengan rang de!asa tetapi ada beberapa pertimbangan khusus yang dibutuhkan untuk bayi,
balita, dan anak yang terinfeksi HIV%
6erapi A<V memberi manfaat klinis yang bermakna pada anak yang terinfeksi HIV
yang menun$ukkan ge$ala% 3$i klinis terhadap anak sudah menun$ukkan bah!a A<6 memberi
manfaat serupa dengan pemberian A<6 pada rang de!asa%
Saat ini ada 3 (tiga) glngan A<6 yang tersedia di IndnesiaA
1% -ucleoside Reverse !ranscriptase Inhi+itors (=<6Is)A (bat ini dikenal sebagai analg
nuklesida yang menghambat prses perubahan <=A #irus men$adi &=A% -rses ini
diperlukan agar #irus dapat bereplikasi% (bat dalam glngan ini termasuk Kid#udine
(AK6), :ami#udine (36>), &idansine (ddl), Sta#udine (d26), Kal"itabin (dd>), Aba"a#ir
(A,>)%
)% -on--ucleoside Reverse !ranscriptase Inhi+itors (==<6I)A bat ini berbeda dengan =<6I
!alaupun $uga menghambat prses perubahan <=A men$adi &=A% (bat dalam glngan
ini termasuk ne#irapine (=V-), 9fa#iren? (95V), dan &ela#irdine (&:V)%
3% *rotease Inhi+itor (-I)A (bat ini beker$a menghambat en?im prtease yang memtng rantai
pan$ang asam amin men$adi prtein yang lebih ke"il% (bat dalam glngan ini termasuk
Indina#ir (I&V), =elfina#ir (=5V), SaLuina#ir (SMV), <itna#ir (<6V), Amprena#ir
(A-V), dan :pina#ir/ritna#ir (:-V/r)%
<egimen bat yang diusulkan di Indnesia ialah A
Salah satu dari +lm A dan salah satu kmbinasi dari
+lm ,
+lm A +lm ,
=e#irapine (=V-) AK6 B ddl
=elfina#ir (=V5) ddlB36>
d26 B ddl
AK6 B 36>
d26 B 36>
6abel 1%3 <egimen A<6 yang diusulkan di Indnesia
3ntuk nenatus, regimen bat yang diberikan berupa ) nucleoside reverse transcriptase
inhi+itors (=<6Is) atau ne#irapine dengan )=<6Is atau protease inhi+itor dengan )=<6Is%
Selain itu, $uga direkmendasikan pemberian ?id#udine dengan didansine atau ?id#udine
dengan lami#udine dikmbinasi dengan nelfina#ir atau ritna#ir% 3ntuk bayi4bayi yang lebih
tua dan anak4anak, direkmendasikan beberapa regimen antiretr#iral% *rotease inhi+itor
9
sebagai pilihan utama dengan )=<6Is% -onnucleoside reverse transcriptase inhi+itor yang
paling direkmendasikan untuk anak4anak berusia lebih dari tiga tahun adalah )=<6Is
dengan efa#iren? (dapat disertai dengan atau tanpa protease inhi+itor)% 3ntuk anak4anak
berusia kurang dari tiga tahun yang belum dapat mendapat tablet, regimen nonnucleoside
terpiliih adalah )=<6Is dengan ne#irapine% Alternatif pemberian regimen terapi nucleoside
analogue adalah ?id#udine dengan lami#udine dan aba"a#ir%
-<(;=(SIS
Viremia plasma dan hitung limfsit >&2 sesuai usia dapat menentukan resik per$alanan
penyakit dan kmplikasi HIV% -rgnsis yang buruk pada infeksi perinatal berhubungan
dengan ter$adinya en"ephalfati, infeksi, perkembangan men$adi AI&S lebih a!al, dan
berkurangnya $umlah limfsit >&2 yang "epat% 6anpa terapi, kurang lebih 307 bayi yang
terinfeksi berkembang men$adi ge$ala klinis berat kategri > atau kematian dalam 1 tahun
kehidupan% &engan terapi yang ptimal angka mrtalitas dan mrbiditas men$adi rendah%
-9=>9;AHA=
9dukasi dan knseling pasien yang terdeteksi terinfeksi HIV% Infeksi HIV yang
mun"ul pada !anita biasanya karena pengguna bat4batan dan pasangan seksual laki4laki
yang resik tinggi% Sehingga dibutuhkan pendidikan seks yang baik dan sehat% +nseling $uga
$angan hanya membahas tentang mdifikasi stress namun $uga memdifikasi perubahan gaya
hidup melalui pesan4pesan budaya dan religi%
-erlu dilakukan u$i tapis serlgis bagi darah pendnr dan penga!asan serta
perlakuan yang lebih ketat bagi bahan4bahan yang berasal dari darah, terutama yang akan
diberikan pada anak yang perlu mendapat transfusi atau pemberian bahan yang berasal dari
darah berulang4ulang atau daerah dengan pre#alensi HIV yang tinggi%
-rgram pendidikan kesehatan reprduksi untuk rema$a, perlu dipikirkan strategi
penerapannya di seklah dan akademi dan untuk rema$a yang berada di luar seklah%
6ransmisi #erti"al dapat di"egah dengan memberikan terapi antiretr#irus pada ibu
selama kehamilan dan memberikan prfilaksis pada bayinya yang baru lahir% 'anita hamil
yang terinfeksi HIV sebaiknya diberikan terapi kmbinasi 3 (tiga) bat% 6erapi kmbinasi
dapat membuat supresi #irus %
10
B. KANDIDIASIS ORAL PADA ANAK
+andidiasis ral adalah infeksi $amur ragi dari genus +andida pada membran berlendir mulut%
Hal ini sering disebabkan leh >andida albi"ans, atau kadang leh >andida glabrata dan
>andida trpi"alis%
96I(:(;I
:ebih dari 9.7 +andidiasis disebabkan leh lima $enis spesies terbanyak yaituA +andida
albikan, kandida glabrata, kandida parapsilsis, kandida trpikalis dan kandida krusei%
+andida parapsilsis lebih sering ter$adi pada nenates premature dan pasien dengan kateter
#askularisasi% +andida glabrata $arang menginfeksi bayi dan anak4anak, tetapi lebih sering
pada rang de!asa% +andida trpikalis sangat penting sebagai penyebab penyakit in#asi#e
pada pasien dengan keganasan hematlgi%
5A+6(< <9SI+(
-ada rang yang sehat, +andida albikan umumnya tidak menyebabkan masalah apapun dalam
rngga mulut, namun karena berbagai faktr, $amur tersebut dapat tumbuh se"ara berlebihan
dan menginfeksi rngga mulut% 5aktr4faktr tersebut dibagi men$adi dua, yaitu A
a% -atgenitas $amur
,eberapa faktr yang berpengaruh pada patgenitas dan prses infeksi +andida adalah
adhesi, perubahan dari bentuk ragi ke bentuk hifa, dan prduksi en?im ekstraseluler% Adhesi
merupakan prses melekatnya sel +andida ke dinding sel epitel hst% -erubahan bentuk dari
ragi ke hifa diketahui berhubungan dengan patgenitas dan prses penyerangan +andida
terhadap sel hst% -rduksi en?im hidrlitik ekstraseluler seperti asparty" prteinase $uga
sering dihubungkan dengan patgenitas +andida albikan%
b% 5aktr Hst
5aktr hst dapat dibedakan men$adi dua, yaitu faktr lkal dan faktr sistemik% 6ermasuk
faktr lkal adalah adanya gangguan fungsi kelen$ar ludah yang dapat menurunkan $umlah
sali#a% Sali#a penting dalam men"egah timbulnya kandidiasis ral karena efek pembilasan
dan antimikrbial prtein yang terkandung dalam sali#a dapat men"egah pertumbuhan
berlebih dari +andida, itu sebabnya kandidiasis ral dapat ter$adi pada kndisi S$gren
syndrme, raditerapi kepala dan leher, dan bat4batan yang dapat mengurangi sekresi
11
sali#a% -emakaian gigi tiruan lepasan $uga dapat men$adi faktr resik timbulnya kandidiasis
ral% Sebanyak 1.7 rang tua yang menggunakan gigi tiruan penuh rahang atas menderita
infeksi +andida, hal ini dikarenakan pH yang rendah, lingkungan anaerb dan ksigen yang
sedikit mengakibatkan +andida tumbuh pesat% Selain dikarenakan faktr lkal, kandidiasis
$uga dapat dihubungkan dengan keadaan sistemik, yaitu usia, penyakit sistemik seperti
diabetes, kndisi imundefisiensi seperti HIV, keganasan seperti leukemia, defisiensi nutrisi,
dan pemakaian bat4batan seperti antibitik spektrum luas dalam $angka !aktu lama,
krtiksterid, dan kemterapi%
;A@,A<A= +:I=IS
;ambaran klinis kandidiasis ral tergantung pada keterlibatan lingkungan dan interaksi
rganisme dengan $aringan pada hst% Adapun kandidiasis ral dikelmpkkan atas empat,
yaitu A
1% +andidiasis -seudmembran
+andidiasis pseudmembran yang disebut $uga sebagai thrush, pertama sekali di$elaskan
kandidiasis ini tampak sebagai plak muksa yang putih, difus, bergumpal atau seperti beludru,
terdiri dari sel epitel deskuamasi, fibrin, dan hifa $amur, dapat dihapus meninggalkan
permukaan merah dan kasar% -ada umumnya di$umpai pada muksa pipi, lidah, dan palatum
lunak% -enderita kandidiasis ini dapat mengeluhkan rasa terbakar pada mulut% +andidiasis
seperti ini sering diderita leh pasien dengan sistem imun rendah, seperti HIV/AI&S, pada
pasien yang mengknsumsi krtiksterid, dan menerima kemterapi% &iagnsa dapat
ditentukan dengan pemeriksaan klinis, kultur $amur, atau pemeriksaan mikrskpis se"ara
langsung dari kerkan $aringan dan muksa bukal pasien%
)% +andidiasis Hiperplastik
Infeksi $amur timbul pada muksa bukal atau tepi lateral lidah berupa bintik4bintik putih yang
tepinya menimbul tegas dengan beberapa daerah merah% +ndisi ini dapat berkembang
men$adi displasia berat atau keganasan, dan kadang disebut sebagai +andida leukplakia%
,intik4bintik putih tersebut tidak dapat dihapus, sehingga diagnsa harus ditentukan dengan
bipsi% +andidiasis ini paling sering diderita leh perkk%
3
-erbedaan kandidiasis hiperplastik
dengan leukplakia adalah kandidiasis hiperplastik dapat sembuh dengan pemberian rutin
anti$amur%
12
3% +andidiasis 9ritmatus
2% +elilitis Angular
&iagnsis
3ntuk menegakkan kandidiasis , dibutuhkan penilaian assiasi gambaran klinis dengan u$i
diagnstik untuk mengislasi dan mengidentifikasikan $amur% 3ntuk kandidiasis rgan
tertentu diperlukan bipsi untuk men"ari $amur kandida%
-engbatan
6u$uan pengbatan pada dasarnya untuk menyembuhkan penderita selama4lamanya dengan
$uga men"egah infeksi ulang%
(bat anti fungalA
1% ;entian #ilet
)% &eri#at plien
3% &eri#at imida?l
C. TB PARU PADA ANAK
-enyakit tuberkulsis pada anak merupakan penyakit yang bersifat sistemik, yang
dapat bermanifestasi pada berbagai rgan, terutama paru% Sifat sistemik ini disebabkan leh
penyebaran hematgen dan limfgen setelah ter$adi infeksi @y"ba"terium tuber"ulsis
6, merupakan penyakit yang dapat di"egah dengan pemberian imunisasi ,>; pada
anak dan pengbatan sumber infeksi, yaitu penderita 6, de!asa% &isamping itu dengan
adanya penyakit karena HIV maka perhatian pada penyakit 6, harus lebih ditingkatkan
Anak biasanya tertular 6,, atau $uga disebut mendapat infeksi primer 6,, akan
membentuk imunitas sehingga u$i tuberkulin akan men$adi psitif%
1% -atgenesis
-enularan biasanya melalui udara, yaitu dengan inhalasi drplet nu"leus yang mengandung
basil 6,% Hanya drplet nu"leus ukuran 14. mikrn yang dapat mele!ati atau menembus
13
sistem muksilier saluran napas sehingga dapat men"apai dan bersarang di brnkilus dan
al#elus%
&i sini basil tuberkulsis berkembang biak dan menyebar melalui saluran limfe dan aliran
darah tanpa perla!anan yang berarti dari pe$amu karena belum ada kekebalan a!al% &i dalam
al#elus akan memfagsitsis sebagian basil spesifik% @akrfag di dalam al#elus akan
memfagsitsis sebagian basil tuberkulsis tersebut tetapi belum mampu membunuhnya
sebagian basil 6, dalam makrfag umumnya dapat tetap hidup dan berkembang biak% ,asil
6, yang menyebar melalui saluran limfe reginal% Sedangkan yang melalui aliran darah akan
men"apai berbagai rgan tubuh% &i dalam rgan tersebut akan ter$adi pemrsesan dan transfer
antigen ke limfsit%
Ada $aringan dan rgan tubuh yang resisten terhadap basil 6,% ,asil 6, hampir selalu
terdapat bersarang di sumsum tulang, hepar dan limfe tetapi tidak selalu dapat berkembang
biak se"ara luas% ,asil 6, di lapangan atas paru, gin$al, tulang, dan tak lebih mudah
berkembang biak terutama sebelum imunitas spesifik terbentuk%
Imunitas spesifik yang terbentuk biasanya "ukup kuat untuk menghambat perkembangbiakan
basil 6, lebih lan$ut% &engan demikian lesi 6, akan sembuh dan tidak ada tanda dan ge$ala
klinis% -ada sebagian kasus imunitas spesifik yang terbentuk tidak "ukup kuat sehingga ter$adi
penyakit 6, dalam 1) bulan setelah infeksi dan pada sebagian penderita 6, ter$adi setelah
lebih dari 1) bulan setelah infeksi%
Hipersensiti#itas terhadap beberapa kmpnen basil 6, dapat dilihat pada u$i kulit dengan
tuberkulin yang biasanya ter$adi )410 minggu setelah infeksi%
&alam !aktu )410 minggu ini $uga ter$adi "ell4mediated immune respnse% Setelah ter$adi
infeksi pertama, basil 6, yang menyebar ke seluruh badan suatu saat di kemudian hari dapat
berkembang biak dan menyebabkan penyakit% -enyakit 6, dapat timbul dalam 1) bulan
setelah infeksi, tapi dapat $uga setelah 1 tahun atau lebih% :esi 6, paling sering ter$adi di
lapangan atas paru%
Selama infeksi primer berlangsung basil 6, bersarang di kelen$ar limfe hilus dan
mediastinum, dan dapat $uga bersarang di kelen$ar limfe lainnya% Infeksi di kelen$ar tersebut
dapat langsung berkembang men$adi 6, aktif, dapat aktif beberapa tahun kemudian atau tidak
pernah men$adi aktif sama sekali% :esi primer dan lesi di kelen$ar limfe reginal disebut
kmpleks primer%
14
-ada pasien dengan infeksi HIV ter$adi penekanan pada imun respns% Dadi kalau terkena 6,
sering ter$adi 6, yang berat dan sering gambaran klinik 6, dengan HIV berbeda dengan 6,
biasa%
)% -endekatan &iagnsis 6, -aru
-ada umunya berdasarkan hasil u$i tuberkulin, ft rntgen paru dan gambaran klinis
sudah dapat ditegakkan diagnsis ker$a tuberkulsis% 6etapi pada kenyataannya menegakkan
diagnsis 6, pada anak tidak selalu mudah%
;e$ala klinik 6, terdiri atas ge$ala umum atau sistemik (seperti demam, anreksia,
berat badan menurun, keringat malam dan malaise), dan ge$ala khusus sesuai dengan rgan
yang terkena%
&iagnsis dini biasanya dapat ditegakkan kalau dilakukan u$i tuberkulin se"ara rutin
pada setiap anak yang datang berbat% +alau ge$ala klinis sudah $elas misalnya adanya
limfadenitis di leher, meningitis ata gibbus berarti 6, sudah berlan$ut atau berkmplikasi%
-ada pasien yang tidak menun$ukkan ge$ala dan tanda klinis maka 6, dapat terdeteksi
kalau diketahui adanya kntak dengan pasien 6, de!asa, u$i tuberkulin psitif, kelainan ft
paru dan biakan basil 6, yang psitif%
;e$ala dan tanda klinis 6, tidak khas% ;e$ala yang didapat biasanya lesu, anreksia,
berat badan menurun, demam tidak tinggi yang berlangsung lama, kadang4kadang $uga timbul
ge$ala seperti influensa% +adang4kadang demam merupakan satu4satunya ge$ala yang ada%
-ada anak dengan 6, sering tidak ditemukan tanda dan ge$ala, dan satu4satunya
petun$uk adanya 6, adalah u$i tuberkulin psitif%
-ada anak ke"il tidak selalu disertai batuk, reak atau hemptisis seperti pada 6,
de!asa% ,atuk tidak selalu merupakan ge$ala utama dan $arang ada batuk darah%
,atuk dapat ter$adi karena iritasi leh kelen$ar yang membesar dan menekan brnkus%
-ada anak besar ge$alanya dapat seperti pada rang de!asa, misalnya batuk dengan reak dan
dapat $uga ter$adi hemptisis%
15
3$i tuberkulin dapat menun$ukkan infeksi tuberkulsis% Infeksi @%tuberkulsis
membentuk sensitifitas terhadap beberapa kmpnen antigen basil 6, yang men$adi bahan
pembuatan tuberkulin%
Ada ) $enis tuberkulin yang dipakai yaitu (6 ((ld 6uberkulin) dan 6uberkulin --&
(-urified -rtein &eri#atif) dan ada ) $enis tuberkulin --& yang dipakai yaitu --&4S
(Seibert) dan --&4<6)3% 3$i tuberkulin diba"a setelah 284*) $am% &iameter indurasi 10 mm
atau lebih dinyatakan psitif, diameter .49 mm masih meragukan dan harus dinilai lagi%
+adang4kadang diperlukan pengulangan u$i tuberkulin untuk memastikan ada
tidaknya infeksi 6,, tetapi sebaiknya u$i tuberkulin dilakukan dengan tuberkulin yang sama
14) minggu kemudian untuk men"egah efek bster%
;ambaran ft rntgen paru pada 6, anak tidak selalu khas% ,iasanya ke"urigaan ke
arah 6, mun"ul kalau ditemukan pembesaran kelen$ar hilus, paratrakeal dan mediastinum,
atelektasis, knslidasi efusi pleura, ka#itas, emfisema lbus dan gambaran milier%
-emeriksaan bakterilgis 6, untuk mendapatkan bahan pemeriksaan bakterilgis
berupa sputum pada anak sangat sukar, sebagai gantinya biasanya dilakukan bilasan lambung
karena "airan lambung mengandung sputum yang tertelan% >airan ini pun sebenarnya kurang
memuaskan disamping kesulitan untuk mendapatkan biakan metde pembiakan basil 6,
memerlukan !aktu "ukup lama sehingga dibutuhkan suatu metde pembiakan yang lebih
baik% Saat ini dipakai sistem ,A>69>%
Serdiagnsis% 3$i serlgis 6, umumnya dilakukan dengan "ara 9:ISA (9n?yme
:inked Immunsrbent Assay), untuk mendeteksi antibdi Ig; terhadap "rd fa"tr berguna
untuk serdiagnsis paru aktif% 6iter antibdi faktr anti "rd menurun sampai nrmal setelah
pemberian bat anti tuberkulsis% 3$i perksidase4anti4perksidase (-A-) merupakan u$i
serlgis imunperksidase yang menggunakan kit histgen imunperksidase staining untuk
menentukan adanya Ig; spesifik terhadap basil 6,%
3% -enatalaksananaan
@edikamentsa
(bat 6, yang digunakan
1% Isnia?id
16
I=H adalah bat antituberkulsis yang efektif saat ini bersifat bakterisid dan
sangat efektif terhadap kuman dalam keadaan metablit aktif yaitu kuman yang
sedang berkembang dan bersifat bakteristatik terhadap kuman yang diam% (bat
ini efektif pada intrasel dan ekstrasel kuman, dapat berdifusi kedalam seluruh
$aringan dan "airan tubuh termasuk "airan serebrspinal (>SS), "airan pleura,
"airan asites, $aringan "asesa dan angka timbulnya reaksi simpang (ad#erse
rea"tin) sangat rendah% &sis harian I=H biasa diberikan .41. mg/kg,,/hari,
ma8 300 mg/hari, se"ara perral, diberikan 18 pemberian% I=H yang tersedia
umumnya dalam bentuk tablet 100 mg dan 300 mg dan dalam bentuk sirup 100
mg/. ml%
I=H mempunyai ) efek tksik utama yaitu hepattksik dan neuritis perifer, tetapi
keduanya $arang ter$adi pada anak, tetapi frekuensinya meningkat dengan
bertambahnya usia% Hepattksik mungkin ter$adi pada rema$a atau anak4anak
dengan tuberkulsis berat% Idealnya perlu pemantauan kadar transaminase pada )
bulan pertama% Hepattksik akan meningkat apabila I=H diberikan bersama
dengan <ifampisin dan -KA% -enggunaan I=H bersama dengan fenbartbital atau
fenitin dapat meningkatkan resik hepattksik% I=H tidak dilan$utkan
pemberiannya pada keadaan kadar transaminase serum naik lebih dari 38 harga
nrmal atau ter$adi manifestasi klinik hepatitis, berupa mual, muntah, nyeri perut
dan kuning%
=euritis perifer timbul akibat inhibisi kmpetitif karena metablisme piridksin%
+adar piridksin berkurang pada anak yang menggunakan I=H tetapi manifestasi
klinisnya $arang sehingga tidak diperlukan piridksin tambahan% @anifestasi klinis
neuritis perifer yang paling sering adalah mati rasa atau kesemutan pada tangan
dan kaki% -iridksin diberikan 18 sehari ).4.0 mg atau 10 mg piridksin tiap 100
mg I=H%
)% <ifampisin
<ifampisin bersifat bakterisid pada intrasel dan ekstrasel, dapat memasuki semua
$aringan, dapat membunuh kuman semi4drmand yang tidak dapat dibunuh leh
I=H% <ifampisin diabsrpsi dengan baik melalui sistem gastrintestinal pada saat
perut ksng, dan kadar serum pun"ak ter"apai dalam ) $am% Saat ini rifampisin
diberikan dalam bentuk ral dengan dsis 104)0mg/kgbb/hari, maksimal
17
100mg/hari dengan dsis 1 kali pemberian perhari% $ika diberikan bersama I=H,
dsis rifampisin tidak melebihi 1.mg/kgbb/hari dan dsis I=H tidak melebihi
10mg/kgbb/hari% Seperti halnya I=H, rifampisin didistribusikan se"ara luas ke
$aringan dan "airan tubuh, termasuk >SS% 9kskresi rifampisin terutama ter$adi
melalui traktus biliaris% +adar yang efektif $uga dapat ditemukan digin$al dan urin%
9fek samping rifampisin lebih sering ter$adi daripada I=H%
9fek samping rifampisin adalah gangguan gastrintestinal (mual dan muntah) dan
hepattksisitas (ikterus atau hepatitis) yang biasanya ditandai leh peningkatan
kadar transaminase serum yang asimptmatik% <ifampisin dapat menyebabkan
trmbsitpenia% <ifampisin umumnya tersedia dalam sediaan kapsul 1.0mg,
300mg dan 2.0mg% sehingga kurang sesuai untuk digunakan pada anak4anak
dengan berbagai kisaran berat badan%
3% -ira?inamid
-ira?inamid adalah deri#at dari niktinamid berpenetrasi baik pada $aringan dan
"airan tubuh termasuk SS-, "airan serebrspinal, bakterisid hanya pada intrasel
pada suasana asam, diresrbsi baik pada saluran pen"ernaan% -emberian -KA
se"ara ral dengan dsis 1.430mb/kgbb/hari dengan dsis maksimal )g/hari%
-ira?inamid tersedia dalam bentuk tablet .00mg% efek samping -KA adalah
hepattksisitas, anreksia, dan iritasi saluran "erna% <eaksi hipersensisiti#itas dan
hiperurisemia $arang timbul pada anak%
2% 9tambutl
9tambutl $arang diberikan pada anak karena ptensi tksisitasnya pada mata%
&sis etambutl (9@,) 1.4)0mg/kg/hari% @aksimal 1,).g/hari dengan dsis
tunggal% 9kskresi terutama le!at gin$al dan saluran "erna% 9@, tersedia dalam
tablet ).0mg dan .00mg% @emiliki akti#itas bakteristatik dan berdasarkan
pengalaman, dapat men"egah timbulnya resistensi terhadap bat4bat lain% 9@,
dapat bersifat bakterisid, $ika diberikan dengan dsis tinggi dengan terapi
intermiten% 9@, tidak berpenetrasi baik pada SS-, demikian $uga pada keadaan
meningitis% 9@, ditleransi dengan baik pada de!asa dan anak4anak pada
pemberian ral dengan dsis 1 atau ) kali sehari% +emungkinan tksisitas utama
adalah neuritis ptik dan buta !arna merah4hi$au% 6idak terdapat lapran tksisitas
ptik pada anak4anak%
18
.% Streptmisin
Streptmisin bersifat bakterisid dan bakteristatik% +uman ekstraseluler pada
keadaan basa atau netral, $adi tidak efektif membunuh kuman intraseluler%
Streptmisin dapat diberikan se"ara I@ dengan dsis 1.420 mg/kg,,/hari,
maksimal 1 gram perhari, kadar pun"ak 204.0 mikrgram permilliliter dalam
!aktu 14) $am% Streptmi"in sangat baik mele!ati selaput tak yang meradang,
tetapi tidak dapat mele!ati selaput tak yang tidak meradang% Streptmisin
berdifusi dengan baik pada $aringan dan "airan pleura, dieksresi melalui gin$al%
6ksisitas utama streptmisin ter$adi pada ner#us kranial VIII yang mengganggu
keseimbangan dan pendengaran berupa telinga berdengung (tinismus) dan pusing%
-aduan bat 6,
-rinsip dasar pengbatan 6, adalah minimal ) ma"am bat dan diberikan dalam !aktu
relatif lama (141) bulan)% -engbatan 6, dibagi dalam ) fase yaitu fase intensif () bulan
pertama) dan sisanya sebagai fase lan$utan% -emberian paduan bat ini ditu$ukan untuk
men"egah ter$adinya resistensi bat dan untuk membunuh kuman intraseluler dan
ekstraseluler% Sedangkan pemberian bat $angka pan$ang selain untuk membunuh kuman, $uga
untuk mengurangi kemungkinan ter$adinya relaps% (A6 pada anak diberikan setiap hari,
bukan ) atau 3 kali dalam seminggu% Hal ini bertu$uan mengurangi ketidak teraturan minum
bat yang lebih sering ter$adi $ika bat tidak diminum setiap hari% (bat4bat baku untuk
seagian besar kasus 6, pada anak adalah paduan rifampisin, I=H dan pira?inamid% -ada fase
intensif diberikan rifampisin, I=H, dan pira?inamid, sedangkan fase lan$utan hanya diberikan
rifampisin dan I=H% -ada keadaan 6, berat baik pulmnal maupun ekstrapulmnal seperti
6, milier, meningitis 6,, 6, tulang, dan lain4lain pada fase intensif diberikan minimal 2
ma"am bat (rifampisin, I=H, -KA, 9@,, atau streptmisin) sedangkan fase lan$utan
diberikan rifampisin dan I=H selama 10 bulan% 3ntuk kasus 6, tertentu yaitu 6, milier, efusi
pleura 6,, perikarditis 6,, 6, endbrnkial, meningitis 6,, dan peritnitis 6, diberikan
krtiksterid (prednisn) dengan dsis 14) mg/kg,,/hari dibagi dalam 3 dsis% :ama
pemberian krtiksterid adalah )42 minggu dengan dsis penuh, dilan$utkan tappering ff
dalam $angka !aktu yang sama%
9#aluasi hasil pengbatan
9#aluasi pengbatan dilakukan setelah ) bulan% &iagnsis 6, pada anak sulit dan tidak
$arang ter$adi salah diagnsis% Apabila berespn pengbatan baik yaitu ge$ala klinisnya hilang
19
dan ter$adi penambahan berat badan, maka pengbatan dilan$utkan% Apabila respn setelah )
bulan kurang baik, yaitu ge$ala masih ada, tidak ter$adi penambahan berat badan, maka bat
anti 6, tetap diberikan dengan tambahan meru$uk ke sarana lebih tinggi atau ke knsultan
paru anak%
Apabila setelah pengbatan 141) bulan terdpat perbaikkan klinis, seperti berat badan
mengingkat, napsu makan membaik, dan ge$ala4ge$ala lainnya menghilang, maka pengbatan
dapat dihentikan% Dika masih terdapat kelainan gambaran radilgis maka dian$urkan
pemeriksaan radilgis ulangan%
=n medika mentsa
1% -endekatan &(6S
&(6S adalah strategi yang telah direkmendasi leh 'H( dalam pelaksanaan prgram
penanggulangan 6,% -enanggulangan dengan strategi &(6S dapat memberikan angka
kesembuhan yang tinggi% Sesuai dengan rekmendasi 'H(, maka strategi &(6S terdiri atas
. kmpnen, yaitu sebagai berikut%
4 kmitmen plitis dari para pengambil keputusan termasuk dukungan dana%
4 &iagnsis 6,> dengan pemeriksaan dahak se"ara mikrskpis
4 -engbatan dengan panduan (6A $angka pendek dengan penga!asan langsung leh
penga!as menelan bat (-@()
4 +esinambungan persediaan (A6 $angka pendek dengan mutu ter$amin
4 -en"atatan dan pelapran se"ara baku untuk memudahkan pemantauan dan e#aluasi
prgram penganggulangan 6,>
)% Sumber penularan dan "ase finding
Sumber penularan adalah rang de!asa yang menderita 6, aktif dan melakukan kntak
erat dengan anak tersebut% -ela"akan dilakukan dengan "ara pemeriksaan radilgis dan ,6A
20
sputum (pela"akan sentripetal)% Selain itu perlu di"ari pula anak lain di sekitarnya yang
mungkin tertular dengan u$i tuberkulin% -ela"akan tersebut dilakukan dengan "ara anamnestik,
pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penun$ang, yaitu u$i tuberkulin%
3% Aspek ssial eknmi
-engbatan tuberkulsis tidak terlepas dari masalah ssi eknmi, karena pengbatan
6, memerlukan kesinambungan pengbatan dalam $angka !aktu yang "ukup lama, maka
memerlukan biaya yang "ukup besar% 9dukasi ditu$ukan kepada pasien dan keluarganya agar
mengetahui tentang tuberkulsis% -asien 6, anak tidak perlu diislasi% Aktifitas fisik pasien
6, anak tidak perlu dibatasi, ke"uali pada 6, berat%
2% -en"egahan
a% ,>;
Imunisasi ,>; diberikan pada usia sebelum ) bulan% &sis untuk bayi sebesar 0,0.
ml dan untuk anak 0,10 ml diberikan intrakutan di daerah insersi tt deltid kanan% ,ila ,>;
diberikan pada usia lebih dari 3 bulan, sebaiknya dilakukan u$i tuberkulin dulu% +ntra
indikasi pemberian imunisasi ,>; adalah defi"iensi imun, infeksi berat, dan luka bakar%
b% +emprfilaksis
+emprfilaksis primer bertu$uan untuk men"egah ter$adinya infeksi 6, pada anak,
sedangkan kemprfilaksis sekunder men"egah aktifnya infeksi sehingga anak tidak sakit%
-ada kemprfilaksis primer, diberikan I=H dengan dsis .410 mg/kg,,/hari dengan dsis
tunggal% (bat dihentikan $ika sumber kntak sudah tidak menular lagi dan anak ternyata tetap
tidak infeksi (setelah u$i tuberkulin ulangan)% +emprfilaksis sekunder diberikan pada anak
yang telah terinfeksi, tetapi belum sakit, ditandai dengan u$i tuberkulin psitif, klinis dan
radilgis nrmal% Anak yang mendapat kemprfilaksis sekunder adalah usia balita,
menderita mrbili, #arisela, dan pertusis, mendapat bat imunsupresif yang lama (sitstatik,
dan krtiksterid) usia rema$a dan infeksi 6, baru% +n#ersi u$i tuberkulin dalam !aktu
kurang dari 1) bulan%
D. GIZI BURUK PADA ANAK
21
;i?i buruk adalah bentuk terparah (akut), merupakan keadaan kurang gi?i tingkat berat
yang disebabkan leh rendahnya tingkat knsumsi energi, prtein serta makanan sehari4hari
dan ter$adi dalam !aktu yang "ukup lama% Itu ditandai dengan status gi?i sangat kurus
( menurut ,, terhadap 6, ) dan hasil pemeriksaan klinis menun$ukkan ge$ala marasmus,
k!ashirkr atau marasmi"4k!ashirkr% Ada beberapa "ara untuk mengetahui serang anak
terkena busung lapar (gi?i buruk) yaitu A
1. &engan "ara menimbang berat badan se"ara teratur setiap bulan% ,ila perbandingan berat
badan dengan umurnya diba!ah 107 standar 'H(4=>HS, maka dapat dikatakan anak
tersebut terkena busung lapar (;i?i ,uruk)%
)% &engan mengukur tinggi badan dan :ingkar :engan Atas (:I:A) bila tidak sesuai dengan
standar anak yang nrmal !aspadai akan ter$adi gi?i buruk%
5aktr -enyebab ;i?i ,uruk
,anyak faktr yang yang mengakibatkan ter$adinya kasus gi?i buruk% -enyebab gi?i
buruk terdiri dari penyebab langsung dan tidak langsung% -enyebab langsung ter$adinya gi?i
buruk, yaituA
1. +urangnya asupan gi?i dari makanan%
Hal ini disebabkan terbatasnya $umlah makanan yang diknsumsi atau makanannya tidak
memenuhi unsur gi?i yang dibutuhkan karena alasan ssial dan eknmi yaitu kemiskinan%
,ayi dan balita tidak mendapat makanan yang bergi?i, dalam hal ini makanan alamiah terbaik
bagi bayi yaitu air susu ibu, dan sesudah usia enam bulan anak tidak mendapat makanan
pendamping ASI (@-4ASI) yang tepat, baik $umlah dan kualitasnya% @-4ASI yang baik tidak
hanya "ukup mengandung energi dan prtein, tetapi $uga mengandung ?at besi, #itamin A,
asam flat, #itamin ,, serta #itamin dan mineral lainnya%
2. Akibat ter$adinya penyakit yang mengakibatkan infeksi%
Hal ini disebabkan leh rusaknya beberapa fungsi rgan tubuh sehingga tidak bisa menyerap
?at4?at makanan se"ara baik% 6er$adinya ke$adian infeksi penyakit ternyata mempunyai
hubungan timbal balik dengan gi?i buruk% Anak yang menderita gi?i buruk akan mengalami
penurunan daya tahan sehingga anak rentan terhadap penyakit infeksi% &isisi lain anak yang
menderita sakit infeksi akan "enderung menderita gi?i buruk "akupan pelayanan kesehatan
dasar terutama imunisasi, penanganan diare, tindakan "epat pada balita yang tidak naik berat
badan, pendidikan, penyuluhan kesehatan dan gi?i, dukungan pelayanan di psyandu,
penyediaan air bersih, kebersihan lingkungan akan menentukan tinggi rendahnya ke$adian
penyakit infeksi% @e!abahnya berbagai penyakit menular akhir4akhir ini seperti demam
22
berdarah, diare, pli, malaria, dan sebagainya se"ara hampir bersamaan dimana4mana,
menggambarkan melemahnya pelayanan kesehatan yang ada di daerah%
Ada berbagai penyebab tidak langsung yang menyebabkan gi?i kurang diantaranya
yaituA
1% +etahanan pangan keluarga yang kurang memadai%
Setiap keluarga diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggta
keluarganya dalam $umlah yang "ukup baik $umlah maupun mutu gi?inya% =amun kemiskinan
kadang men$adikan hambatan dalam penyediaan pangan bagi keluarga%
)% -la pengasuhan anak kurang memadai%
Setiap keluarga dan mayarakat diharapkan dapat menyediakan !aktu, perhatian, dan
dukungan terhadap anak agar dapat tumbuh kembang dengan baik baik fisik, mental dan
ssial% &i masa mdern ini pengasuhan anak kadang kita serahkan kepada pembantu yang
belum tentu tahu perkembangan dan kebutuhan makan anak%
3% -elayanan kesehatan dan lingkungan kurang memadai%
Sistim pelayanan kesehatan yang ada diharapkan dapat men$amin penyediaan air bersih dan
sarana pelayanan kesehatan dasar yang ter$angkau leh setiap keluarga yang membutuhkan%
,erbagai kesulitan air bersih dan akses sarana pelayanan kesehatan menyebabkan kurangnya
$aminan bagi keluarga% -kk masalah gi?i buruk di masyarakat yaitu kurangnya
pemberdayaan keluarga dan kurangnya pemanfaatan sumber daya masyarakat berkaitan
dengan berbagai faktr langsung maupun tidak langsung% Hal ini dapat ditanggulangi dengan
adanya berbagai kegiatan yang ada di masyarakat seperti psyandu, ps kesehatan%

6ipe ;i?i ,uruk
@enurut situs &inas +esehatan -emda Ibukta Dakarta,keadaan gi?i buruk ini se"ara
klinis dibagi men$adi 3 tipeA
1% +!ashirkr
+!ashirkr adalah suatu keadaan di mana tubuh kekurangan prtein dalam $umlah besar%
Selain itu, penderita $uga mengalami kekurangan kalri% =ama k!ashirkr berasal dari suatu
daerah di Afrika, artinya Npenyakit anak yang terlantarO atau disisihkan karena ibunya
mengandung alergi dan tidak lagi memberikan air susu ibu padanya% 6anpa mengganti air
susu ibu dan dapat tambahan pangan yang seimbang anak (umumnya berumur kurang lebih
18 bulan) kurang mendapat prtein% Denis penyakit ini sering di$umpai pada bayi dan anak
usia 1 bulan sampai . tahun pada keluarga berpenghasilan rendah, dan umumnya kurang
sekali pendidikannya% +urang prtein pangan adalah penyebab utama k!ashirkr sedang ?at
pangan pemberi tenaga mungin "ukup diperlehnya atau bahkan berlebihan% +asus ini sering
23
di$umpai di daerah miskin, persediaan makanan yang terbatas, dan tingkat pendidikan yang
rendah% -enyakit ini men$adi masalah di negara4negara miskin dan berkembang di Afrika,
Amerika 6engah, Amerika Selatan dan Asia Selatan% &i negara ma$u seperti Amerika Serikat
k!ashirkr merupakan kasus yang langka% ,erdasarkan S3S9=AS ()00)), )17 balita di
Indnesia menderita gi?i kurang dan 87 balita menderita gi?i buruk% Anak dengan
k!ashirkr akan lebih mudah untuk terkena infeksi dikarenakan lemahnya sistem imun%
6inggi maksimal dan kempuan ptensial untuk tumbuh tidak akan pernah dapat di"apai leh
anak dengan ri!ayat k!ashirkr% ,ukti se"ara statistik mengemukakan bah!a k!ashirkr
yang ter$adi pada a!al kehidupan (bayi dan anak4anak) dapat menurunkan IM se"ara
permanen% -enanganan dini pada kasus4kasus k!ashirkr umumnya memberikan hasil yang
baik% -enanganan yang terlambat (late stages) mungkin dapat memperbaiki status kesehatan
anak se"ara umum, namun anak dapat mengalami gangguan fisik yang permanen dan
gangguan intelektualnya% +asus4kasus k!ashirkr yang tidak dilakukan penanganan atau
penanganannya yang terlambat, akan memberikan akibat yang fatal% -enyebab ter$adinya
k!ashirkr adalah inadekuatnya intake prtein yang berlansung krnis%
6anda dan ge$ala klinis yang timbul pada k!ashirkr antara lainA
a% <ambut tipis ber!arna merah seperti rambut $agung dan mudah di"abut tanpa menimbulkan
rasa sakit%
b% 9dema pada seluruh tubuh terutama pada punggung kaki dan bila ditekan akan
meninggalkan bekas%
"% +elainan kulit (dermatosis) seperti timbulnya ruam ber!arna merah muda yang meluas dan
berubah !arna men$adi "klat kehitaman dan terkelupas%
d% 'a$ah membulat dan sembab (moon face)%
e% -andangan mata sayu%
f% -embesaran hati%
g% Sering disertai penyakit infeksi akut, diare, IS-A, dll%
h% perubahan status mental men$adi "engeng, re!el, kadang apatis%
i% (tt menge"il (hiptrfi) dan menyebabkan lengan atas kurus sehingga ukuran :I:A4nya
kurang dari 12 "m%
&ari sekian banyak ge$ala klinis, ada beberapa ge$ala klinis tersebut yang khas pada penderita
k!ashirkr yaitu edema, rambut yang tidak hitam, mudah rntk, $arang dan tipis, perut
bun"it karena hepatmegali, dan "ra?y pa#ement dermatsis% +arena adanaya edema, maka
k!ashirkr bisa disebutedematous protein calorie malnutrition%
)% @arasmus
24
@arasmus adalah bentuk malnutrisi kalri prtein yang terutama akibat kekurangan kalri
yang berat dan krnis terutama ter$adi selama tahun pertama kehidupan dan mengurusnya
lemak ba!ah kulit dan tt% Pang men"lk pada keadaan nutritional marasmus ialah
pertumbuhan yang berkurang atau terhenti disertai atrfi tt dan menghilangnya lemak
ba!ah kulit% -ada permulaan kelainan demikian merupakan prses fisilgik% 3ntuk
berlangsungnya hidup $aringan, maka tubuh memerlukan energi yang tidak dapat dipenuhi
leh makanan yang diberikan, sehingga harus didapat dari tubuh sendiri, sehingga "adangan
prtein dipakai $uga untuk memenuhi energi% -enyebab utama marasmus adalah kurang kalri
prtein yang dapat ter$adi karena diet yang tidak "ukup, kebiasaan makan yang tidak tepat,
karena kelainan metablik atau malfrmasi kngenital% @arasmus dapat ter$adi pada segala
umur, akan tetapi yang sering di$umpai pada bayi yang tidak mendapat "ukup ASI dan tidak
diberi makanan penggantinya atau sering diserang diare% @arasmus $uga dapat ter$adi akibat
berbagai penyakit lain seperti infeksi, kelainan ba!aan saluran pen"ernaan atau $antung,
malabsrpsi, gangguan metablik, penyakit gin$al menahun dan $uga gangguan pada saraf
pusat% 6anda dan ge$ala yang ter$adi sepertiA
1% 'a$ah seperti rang tua%
)% @udah menangis/"engeng dan re!el%
3% Sering disertai penyakit infeksi (diare, umumnya krnis berulang, 6,>)%
2% ,adan nampak sangat kurus selah4lah tulang hanya terbungkus kulit%
.% +ulit keriput, $aringan lemak subkutis sangat sedikit sampai tidak ada (pakai "elana
lnggar4+aggy pants)%
1% -erut "ekung%
*% Iga gambang%
+arena tidak ada edema, maka marasmus sering disebut non edematous protein calorie
malnutrition%
3% @arasmi"4+!ashirkr
-enyakit ini merupakan gabungan dari marasmus dan k!ashirkr dengan gabungan ge$ala
yang menyertai sepertiA
25
a% ,erat badan penderita hanya berkisar di angka 107 dari berat nrmal% ;e$ala khas
kedua penyakit tersebut nampak $elas, seperti edema, kelainan rambut, kelainan kulit dan
sebagainya%
b% 6ubuh mengandung lebih banyak "airan, karena berkurangnya lemak dan tt%
"% +alium dalam tubuh menurun drastis sehingga menyebabkan gangguan metablik seperti
gangguan pada gin$al dan pankreas%
d% @ineral lain dalam tubuh pun mengalami gangguan, seperti meningkatnya kadar natrium
dan fsfr inrganik serta menurunnya kadar magnesium%
;e$ala klinis +!ashirkr4@arasmus tidak lain adalah kmbinasi dari ge$ala4ge$ala masing4
masing penyakit tersebut%
BAB III
LAPORAN KASUS
26
IDENTITAS
=ama A <
@< A 3112*.
3mur A 2 tahun 1 bulan
Denis +elamin A -erempuan
Anak ke A 1 dari 1 anak
Suku bangsa A Da!a
Alamat A Sa!ah :unt
ANAMNESA
All anamnesa diberikan leh nenek pasien
KELUHAN UTAMA
,er"ak putih pada lidah dan rngga mulut se$ak Q ) bulan yang lalu
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG
,atuk se$ak Q 1 bulan yang lalu, hilang, berdahak, tidak berdarah
&emam se$ak Q 1 bulan yang lalu, tidak tinggi, hilang timbul, tidak menggigil, tidak
berkeringat, tidak disertai ke$ang
,erat badan turun 8 kg dari 1. kg men$adi * kg dalam 1 bulan ini
-asien diba!a berbat ke <S3& Sa!ah :unt 3 bulan yang lalu, telah dilakukan
rntgent dada dan mendapat bat paru yang terdiri dari 3 $enis% (bat diberikan untuk
knsumsi selama 3 bulan
6imbul ber"ak4ber"ak putih di lidah se$ak Q ) bulan yang lalu, meluas ke rngga
mulut hingga hampir memenuhi seluruh rngga mulut
27
-asien diba!a ke <S3& Sa!ah :unt untuk mengbati ber"ak4ber"ak putih tersebut
dan mendapatkan bat anti $amur, ber"ak4ber"ak putih berkurang setelah pemberian
bat, namun setelah bat habis ber"ak4ber"ak putih tersebut kembali bertambah
banyak
:uka le"et di sekitar bibir se$ak Q 1 bulan yang lalu, bertambah luas, dan berkerpeng
!arna "klat kehitaman, air liur pasien sering bertumpuk di sekitar sudut bibir
-asien diru$uk dari <S3& Sa!ah :unt ke <SA@ ,ukitttinggi pada tanggal )* Duni
)01) karena penyakit pasien yang tidak $uga sembuh dan berat badannya yang makin
berkurang
-asien tidak mau makan dan minum se$ak )0 hari yang lalu
@ual (B), muntah tidak ada, pasien sering mengeluarkan ludah dari mulutnya
@en"ret se$ak 3 hari yang lalu, frekuensi . R 8 kali perhari, knsistensi "air, !arna
kehi$auan, tidak berlendir, tidak berdarah
Sesak napas (B) se$ak 1 hari yang lalu
,A+ biasa
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU
-asien beberapa kali menderita demam dan batuk pilek sebelumnya
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA
Ibu pasien merupakan suspek I(
<i!ayat penyakit dari pihak keluarga ayah pasien tidak diketahui karena kedua
rangtua pasien telah berpisah
28
RIWAYAT SOSIAL EKONOMI
-asien merupakan anak tunggal, lahir spntan ditlng dukun, langsung menangis, ,,
lahir A 1800 gram, -, lahir tidak diukur
<i!ayat imunisasi dasar tidak lengkap, imunisasi hanya ) kali dan keluarga pasien
tidak ingat imunisasi apa yang diberikan dan berapa umur anak ketika diimunisasi
ASI se$ak lahir sampai usia 1 bulan, susu S;@ 1 pernah diberikan ketika umur )
bulan sebanyak 1 ktak susu
Ibu A umur )) tahun, pendidikan tamat S&, peker$aan sebagai pega!ai $asa
pelaminan
Ayah A umur )1 tahun, pendidikan tidak diketahui, peker$aan tukang parkir
@akanan sehari4hari A nasi dan 1 lauk, ) sampai 3 kali sehari, tidak makan sayur%
+esan A kualitas kurang, kuantitas kurang
PEMERIKSAAN FISIK
+eadaan umum A tampak sakit berat
+esadaran A sadar
6ekanan darah A sistlik palpasi .0 mmHg
=adi A 11. 8/ menit
=afas A 288/ menit
Suhu A 3*,)

>
6inggi ,adan A 8* "m ,erat ,adan A 1,8 kg
,,/3 A 1,8 kg/ 1* kg S 207
6,/ 3 A 8* "m / 102 "m S 83,1. 7
,,/6, A 1,8 kg / 1),. kg S .2,2 7
;i?i A buruk
29
+ulit A teraba dingin, lemak subkutis sangat tipis, turgr menurun, striae pada
kulit ekstremitas ba!ah
+epala A bentuk simetris, bulat, lingkar kepala 21 "m
<ambut A pirang, tipis
@ata A kn$ungti#a tidak anemis , sklera tidak ikterik
6elinga T Hidung A tidak ada kelainan, epistaksis tidak ada%
@ulut A
muksa bibir dan mulut basah, ral thrush (B)
-lak eritem, ersi, ekskriasi, krusta, ulkus dangkal yang berbatas tegas terlkalisir di
sekitar bibir
:eher A tidak ada pembesaran +;,
6hrak
-aru4paru A retraksi dinding dada (B)
,rnk#esikuler, rhnki (4), !hee?ing (4)
Dantung A irama teratur, bising tidak ada
Abdmen A tampak "ekung, tidak supel, hepar dan lien tidak teraba
Alat kelamin A tidak ditemukan kelainan
9kstremitas A akral dingin, refilling kapiler I ) detik
LABORATORIUM
&arah A
Hb A*,) gr7
:euksit A1)%)90 /mm3
6rmbsit A*)0%000 /mm3
30
Ht A)3,.7
Hasil +nsul +ulit A
4 kandidiasis ral
4 ulkus dangkal
DIAGNOSIS KERJA
Infeksi (pprtunistik
+andidiasis (ral
6, paru
;i?i ,uruk
TERAPI
A<V
5*. 8 8 1.0 ""
<esmal
>andistatin ral drp 2 8 1 ""
I=H (.41. mg/kg,,/hari) S 1 8 *. mg p%
<ifampisin (10 R 1. mg/kg,,/hari) S 1 8 100 mg p%
-ira?inamid (1.430 mg/kg,,) S 1 8 1.0 mg p%

RENCANA
31
Hitung ,alan"e >airan
6imbang berat badan setiap 8 $am
+ultur feses
+ultur dan sensiti#ity tes se"ret/pus di sekitar bibir
DISKUSI
6elah dira!at serang pasien perempuan berumur 2 tahun 1 bulan di bangsal anak
<SA@ ,ukittinggi se$ak tanggal )* Duni )01) dengan diagnsa ker$a Infeksi
prtunistik, kandidiasis ral, 6, paru dan gi?i buruk%
Infeksi prtunistik ter$adi karena rendahnya sistem imun anak akibat defisiensi imun
yang disebabkan #irus HIV dalam tubuhnya% +andidiasis ral dihubungkan dengan keadaan
sistemik yang salah satunya adalah kndisi imundefisiensi karena HIV% -ada pasien ini
kandidiasis ral terlihat dari ditemukannya ral thrush berupa ber"ak4ber"ak putih kekuningan
yang menimbul pada dasar selaput lendir yang merah, di mana bila ber"ak ini dihapus
dasarnya akan mudah berdarah% -ada pasien ini $uga kemungkinan telah ter$adi keilsis
angularis yang terlihat dari adanya le"et di sudut mulut dengan eritema dan rasa nyeri% Hal ini
ter$adi akibat penumpukan "airan di daerah tersebut yang ideal untuk infeksi "andida, pada
pasien ini "airan yang menumpuk di sudut mulutnya adalah air liurnya sendiri% -enegakan
diagnsis kandidiasis ini dilakukan dengan sediaan basah di"ampur dengan +(H 104)07
yang telah dilakukan leh bagian kulit sehingga tegak diagnsa kandidiasis ral%
&iagnsis 6, pada pasien diperleh dari anamnesis dengan adanya demam lama dan
tidak tinggi (F ) minggu) dan/atau berulang tanpa sebab yang $elas, batuk yang lama I 3
minggu, berat badan yang turun tanpa sebab yang $elas, nafsu makan yang tidak ada serta lesu
atau malaise% Hal ini diperkuat lagi dengan ditemukannya gambaran infiltrat pada rntgent
thrak% 3ntuk diagnsis pasti 6, pada anak didapatkan dari hasil ditemukannya basil
tuber"ulsis pada pemeriksaan langsung atau biakan%
+eadaan gi?i buruk pada pasien disebabkan kmplikasi dari keseluruhan penyakitnya%
&iagnsis ditegakkan dari anamnesis yaitu anak yang turun berat badannya 8 kg dalam 1
bulan ini, dari pemeriksaan fisik ,,/6, yang berada di ba!ah *07, lemak subkutis sangat
32
tipis, turgr kulit yang sangat kurang, ,, yang tidak sesuai dengan anak seusianya yaitu
hanya 1,8 kg di mana seharusnya ,, anak usia 2,. tahun adalah 11 kg%
-enatalaksanaan pasien ini terutama dengan memberikan anti#irus untuk HIV yang
dideritanya yaitu dengan pemberian A<V% 3ntuk tatalaksana 6, diberikan first line yaitu
I=H dan <ifampisin ditambah dengan -ira?inamid% +andidiasis ral diterapi dengan
+andistatin ral drp 2 8 1 "" dan untuk pemenuhan nutrisi diberikan 5*. dan resmal%
33