Anda di halaman 1dari 27

Urine atau air seni atau air kencing merupakan

cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal kemudian


dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi.
Eksreksi urine diperlukan untuk membuang molekul-
molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal
dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. Urine
disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter
menuju kandung kemih, akhirnya dibuang keluar
tubuh melalui uretra.
Urine normal biasanya berwarna kuning, berbau khas
jika didiamkan berbau ammoniak, pH berkisar 4,8
,! dan biasanya " atau . #erat jenis urine $,%%&
$,%'!. (olume normal perhari )%% $4%% ml.
*roses +erbentuknya Urine ,
*enyaringan darah pada ginjal lalu terjadilah urine.
-arah masuk ginjal melalui pembuluh nadi ginjal.
.etika berada di dalam membrane glomenulus, /at-
/at yang terdapat dalam darah 0air, gula, asam
amino dan urea1 merembes keluar dari pembuluh
darah kemudian masuk kedalam simpai2kapsul
bowman dan menjadi urine primer. *roses ini
disebut 3iltrasi. Urine primer dari kapsul bowman
mengalir melalui saluran-saluran halus 0tubulus
kontortokus proksimal1. -i saluran-saluran ini /at-
/at yang masih berguna, misalnya gula, akan diserap
kembali oleh darah melalui pembuluh darah yang
mengelilingi saluran tersebut sehingga terbentuk
urine sekunder. *roses ini disebut reabsorpsi.
Urine sekunder yang terbentuk kemudian masuk
tubulus kotortokus distal dan mengalami
penambahan /at sisa metabolism maupun /at yang
tidak mampu disimpan dan akhirnya terbentuklah
urnine sesungguhnya yang dialirkan ke kandung
kemih melalui ureter. *roses ini disebut augmentasi.
4pabila kandung kemih telah penuh dengan urine,
tekanan urine pada dinding kandung kamih akan
menimbulkan rasa ingin buang air kecil atau
kencing.
#anyaknya urine yang dikeluarkan dari dalam tubuh
seseorang yang normal sekitar ! liter setiap hari.
5aktor yang mempengaruhi pengeluaran urine dari
dalam tubuh tergantung dari banyaknya ar yang
diminum dan keadaan suhu apabila suhu udara
dingin, pembentukan urine meningkat sedangkan jika
suhu panas, pembentukan urine sedikit.
*ada saat minum banyak air, kelebihan air akan
dibuang melalui ginjal. 6leh karena itu jika banyak
minum akan banyak mengeluarkan urine. 7arna
urine setiap orang berbeda-beda. 7arna urine
biasanya dipengaruhi oleh jenis makanan yang
dimakan, jenis kegiatan atau dapat pula disebabkan
oleh penyakit. 8amun biasanya warna urine normal
berkisar dari warna bening sampai warna kuning
pucat.
9ambar, pembentukan urine
.omposisi Urine ,
: 4ir 0 seperti urea 1
: 9aram terlarut
: ;ateri organik
<airan dan materi pembentuk urin berasal dari
darah atau cairan interstisial. .omposisi urine
berubah sepanjang proses reabsorpsi ketika molekul
yang penting bagi tubuh, misal glukosa, diserap
kembali ke dalam tubuh melalui molekul pembawa.
<airan yang tersisa mengandung urea dalam kadar
yang tinggi dan berbagai senyawa yang berlebih
atau berpotensi racun yang akan dibuang keluar
tubuh. ;ateri yang terkandung di dalam urine dapat
diketahui melalui urinalisis.
Untuk mendeteksi penyakit yang diderita dapat
dengan melakukan analisis urine. =eperti penyakit
-iabetes, -iabetes adalah suatu penyakit yang
dapat dideteksi melalui urine. Urine seorang
penderita diabetes akan mengandung gula yang
tidak akan ditemukan dalam urine orang yang sehat.
5ungsi urine ,
: 5ungsi bagi tubuh ,
untuk membuang /at sisa metabolisme seperti
racun atau obat-obatan dari dalam tubuh. Urine
dapat menjadi penunjuk dehidrasi. 6rang yang tidak
menderita dehidrasi akan mengeluarkan urine yang
bening seperti air. *enderita dehidrasi akan
mengeluarkan urine berwarna kuning pekat atau
cokelat. >uga sebagai pengatur kesetimbangan
tubuh seperti tekanan darah.
: 5ungsi bagi tanaman ,
=ebanyak %? bahan makanan 0nutrisi1 yang
dikonsumsi manusia dikeluarkan dalam bentuk air
seni. -alam setahun, seseorang dapat mengeluarkan
air kencing kira-kira sebesar !%% liter. >umlah ini
setara dengan 4 kg nitrogen, %.! kg 3os3or, dan $ kg
potasium. .etiganya termasuk unsur penting dalam
pertumbuhan tanaman.
4@4+ -48 #4H48 ,
: 4lat-alat ,
o +abung reaksi
o #eker glass
o 9elas ukur
o .ertas pH
: #ahan-bahan ,
o Urine pagi
o Urine sewaktu
o 4Auadest
<4B4 .EB>4 ,
$. (olume
;asukkan urin pada gelas ukur dan lihat berapa ml
yang terdapat pada gelas ukur.
&. 7arna
4mati warna yang terdapat pada urin bila nornal
warna urin kuning muda,tapi jika makin pekat urin
makin gelap, jika makin alkalis warna urin makin
gelap.
'. .ekeruhan
4mati urin, bila normal maka biasanya jernih, tetapi
juga bisa keruh karna beberapa 3aktor, antara lain
karena 3os3at nanah, darah, bakteri, dan
spermato/oa.
4. .easaman 2 reaksi
.easaaman urin diukur dengan kertas indikator pH.
!. #erat jenis
#erat jenis urin diukur dengan alat urinometer, dan
amati.
". #au
4mati bau yang terdapat pada urin, yaitu apakah da
berbau aromatik, bau buah, atau bau jengkol
H4=C@ ,
86 *E;EBC.=448 UBC8 H4=C@
$. (olume =ewaktu , $% m@
Urin &4 jam , !% m@
&. 7arna =ewaktu , kuning kecoklatan
Urin &4 jam , kuning kecoklatan
'. .ekeruhan =ewaktu , jernih
Urin &4 jam , jernih
4. .easaman =ewaktu , pH "
Urin &4 jam , pH "
!. #erat jenis =ewaktu , -
Urin &4 jam , $,%''
". #au =ewaktu , aromatik
Urin &4 jam , aromatik
*E;#4H4=48 ,
-ari hasil praktikum pemeriksaan urine secara
makroskopis didapat beberapa data yang dapat di
simpulkan.
: -ilihat dari Dolume urine tidak menunjukkan gejala
poliuri atau oliguri,.
: 7arna urine kuning kecoklatan jadi menunjukkan
bahwa pemilik urine mungkin memakai obat-obatan
hingga mempengaruhi warna urine akibat pigmen-
pigmen abnormal.
: -ilihat dari kekeruhan tidak terdapat kekeruhan,
yaitu jernih. Cni menunjukkan bahwa kekeruhan urine
normal.
: 8ilai keasaman urine normal pH antara 4, ,!
dengan rata-rata ". -ari uji yang didapat nilai pH
urine ", jadi urine ini normal. >ika urine terlalu asam
maka terjadi peradangan saluran kencing atau
in3eksi.
: #au urine aromatik
: -ari berat jenis yang didapat dengan alat
urinometer didapat skala $,%&8, dengan suhu ruang
'% E<
*erhitungan seluruh F '% E< $! E< F $! E<
$! E< G %,%%$ F %,%%!
'
>adi #> urine F $,%&8 H %,%%! F $,%''
9una mengukur #> urine yaitu untuk melihat 3aal
ginjal.
.E=C;*U@48 ,
: Urine merupakan sisa ekresi ginjal yang
dikeluarkan oleh tubuh
: .omposisi urine , air 0urea1, garam terlarut, dan
materi organik
: 5ungsi urine , untuk membuang racun dan sisa-
sisa dari darah yang harus dibuang
: *embentukan urine yaitu dari darah baru dieksresi
oleh ginjal
: -ari data urine percobaan ini dapat disimpulkan
bahwa urine sampel tidak begitu memiliki penyakit
yang berat atau tidak ada kerusakan ginjal 0normal1.
*E;EBC.=448 =E-C;E8 UBC8E
+U>U48
Untuk mengetahui unsur-unsur patologis dalam
urine.
+C8>4U48 *U=+4.4
-idalam urine terdapat berbagai macam urine, hal
ini terggantung dari jenis makanan, banyak
makanan, kecepatan metabolisme dan kepekatan
urine. .ristal-kristal yang ditemukan dalam urine ini
sangat lah wajar.
.ristal kristal sedimen urine yang sering
ditemukan ,
$. +ripel 5os3at 0=truDite1 ,
.ristal-kristal =truDite 0magnesium amonium 3os3at,
3os3at rangkap tiga, =trucomp1 biasanya terlihat tak
berwarna, '-dimensional, ortorombik, kadang
mengkilat dengan bias putih dan hijau, bentuk
seperti piramida atau prisma 0penutup peti mayat1,
sering juga menunjukkan suatu warna polarisasi.
4dakalanya, kristal ini menyerupai satu mata pisau
cukur bermata dua 0bagian dalam rangka1 dan
sedikit bire3ringent.
.ristal ini paling sering terlihat pada urine dari
indiDidu secara klinis normal. ;eskipun demikian
mereka dapat ditemukan di dalam urine pada pH
tertentu, lebih banyak ditemukan dalam urine yang
bersi3at alkali dengan nilai pH daripada ",!. Cn3eksi2
peradangan saluran kemih dengan bakteri urease
positi3 dapat memicu struDite kristaluria 0dan
urolithiasis1 dengan peningkatan pH urine dan
peningkatan amoniak bebas.
5aktor yang utama terbentuknya 3ormasi kristal
tripel 3os3at adalah konsentrasi amoniak.
4lkalanisasi suatu spesimen urine dengan amoniak
menghasilkan tripel 3os3at apabila tidak ada soda
kaustik. =pesimen Doided baru secara normal berisi
amoniak bebas kecil dan urea yang tinggi, namun
oleh bakteri pemecah urea menguraikannya menjadi
amoniak sehingga kadarnya meningkat. +ripel 3os3at
biasanya dihubungkan dengan pertumbuhan bakteri.
*ada spesimen pagi segar yang pertama,
ditemukannya +ripel 3os3at dapat menandakan
adanya in3eksi2peradangan saluran kemih. 8amun
begitu nilai klinis +ripel 3os3at kecil untuk menduga
adanya in3eksi saluran kemih tanpa disertai dengan
adanya leukosit dan bakteri dalam urine.
-alam urine yang bersi3at maka alkali =truDite akan
mengalami presipitasi membentuk batu. =truDite
sering ditemukan batu ginjal pada urine manusia
dan kucing. #atu =truDite dapat menyebabkan
in3eksi bakteri 2peradangan yang disebabkan
hidrolisa urea menjadi ammonium dan terja3i
kenaikan pH menjadi netral atau alkali. Urea
menyebabkan berkembangnya organisme-organisme
termasuk *seudomonas, *roteus, .lebsiella,
=taphylococcus, dan ;ycoplasma. 4kumulasi
kristal-kristal struDite di dalam kandung kemih
dapat menyebabkan gangguan saluran kemih,
dengan gejala-gejala susah buang buang air kemih
0dikira sembelit1 atau hematuria. +indakan medis
termasuk operasi diperlukan untuk menghilangkan
kristal ini.
&. <alcium 6Galat ,
.alsium oksalat dihidrat kristalnya pada umumnya
terlihat segi empat dengan sudut diagnonal
memotong didalamnya pada lapang pandang yang
tampak 0mirip dengan amplop1. .ristal ini dapat
ditemukan pada semua pH. .ristal-kristal ini
ukurannya sangat berDariasi dari yang paling besar
hingga kecil, terlihat memiliki indeks bias biru pada
bagian dalam apabila pengamat memutar
mikrometer mikroskop. -alam beberapa hal,
sejumlah besar dari oGalates yang kecil mungkin
tidak berbentuk kristal khas, kecuali jika yang diuji
pada magni3ikasi yang tinggi.
Urolithiasis karena kalsium oksalat sudah dilaporkan
pada anjing dan kucing. *ada beberapa kasus,
gangguan skunder pemakaian kalsium 0meningkat1
seperti hiperparatiroidisme maka terjadi gangguan
metabolisme dan peningkatan ekskresi kalsium oleh
tubuh. ;iniatur =chnau/ers menjelaskan bahwa
yang dapat mempengaruhi kepada kalsium oksalat
urolithiasis tetapi walaupun begitu disertai juga
tanpa kelainan-kelainan dalam ekskresi kalsium
dalam urine.
.ristal-kristal .alsium oksalat dihydrate dapat juga
dilihat pada kasus-kasus intoksikasi etilena glikol.
Hal ini dapat dilihat bila dalam urine ditemukan
dalam jumlah banyak dengan gagal ginjal akaut,
perlu pertimbangan diagnosis karena keracunan
etilena glikol.
'. 4sam Urat ,
4sam urat mengeristal di dalam sistim orthorombic.
.ristal-kristal asam urat dapat muncul dalam
beberapa bentuk. .ristal-kristal yang klasik bersi3at
pelat-pro3il belah ketupat tipis dan yang lain
membentuk plat bersudut enam, jarum dan rosette.
.ristal asam urat biasanya mempunyai karakteristik
warna kuning. Cntensitas warna bergantung pada
ketebalan dari kristal, plat-plat sangat tipis terlihat
berwarna kuning muda, sedangkan kristal yang lebih
besar dan tebal mungkin akan berwarna coklat. -i
bawah cahaya yang dipolarisasikan, asam urat
menunjukkan suatu warna polarisasi, dan dengan
kristal-kristal yang lebih tebal, satu rangkaian
bentuk hitam terpusat. (ariasi warna di bawah
cahaya yang dipolarisasikan adalah ciri khas asam
urat.
4. .alsium 5os3at ,
.ristal kalsium 3os3at juga dinamakan di-calcium
3os3at atau hidroksil apatit. 8ama mineralnya adalah
brushite. #entuk kristal merupakan suatu prisma
yang panjang pada ujungnya mungkin terlihat
sharped. .ristal ini adalah sedikit bire3ringent.
.ristal kalsium 3os3at ditemukan dengan 3os3at-
3os3at rangkap tiga yang lainnya dan memiliki arti
klinis yang sama. *enyebab utama kristaluria ini
adalah pH yang bersi3at alkali bahwa berkurang
daya larut kalsium 3os3at dan sehingga secara
perlahan terbentuk kristal tersebut. 8ilai pH alkali
dapat disebabkan oleh diet 0Degetarian, kaya akan
3os3at1 tetapi dapat juga karena kondisi patologis.
#iasanya, kehadiran kristal ini bukanlah yang
penting. *erbedaan antara amor3 urates dan amor3
3os3at berdasarkan pH yang urine. .ristal dari
kalsium 3os3at adalah putih, sedangkan amor3 urate
merah muda.
!. #iurat ,
.ristal 4mmonium urate 0atau biurate2ammonium
asam urates24mmonium biurates1 secara umum
kelihatan sebagai warna coklat atau kuning
kecoklatan berbentuk s3eris dengan penonjolan yang
tidak beraturan 0kecubung1. -apat pula ditemukan
dalam bentuk seperti buah apel dengan lapisan
berwarna gelap melingkar. #eberapa kristal
diproyeksikan seperti terompet atau bentuk seperti
tanduk lembu jantan dengan ujung meruncung
bersi3at bire3ringent. -itemukan dalam urine di
segala pH, tetapi akan tampak jelas pada pH netral
dan alkali karena merupakan sedimen yang bersi3at
alkali. 4mmonium biurates jarang ditemukan pada
spesimen yang segar. -apat ditenukan di dalam
spesimen-spesimen yang lama yang telah
mengalami pH menjadi alkali. .ristal ini dapat
ditemukan pada gangguan Daskuler dengan
gangguan keseimbangan pH darah.
4@4+ -48 #4H48 ,
4lat-alat ,
: ;ikroskop
: =entri3ugasi
: 6bjek glass
: <oDer glass
#ahan ,
: Urine
<4B4 .EB>4 ,
$. ;asukkan urin kedalam tabung sentri3us
sebanyak !-$% ml dan disentri3us dengan kecepatan
&%%% rpm selama ! menit.
&. <airan atas dibuang sisakan I cc, setelah itu urin
di homogenkan, pipet ke objek glass.
'. 4mati di bawah mikroskop.
H4=C@ ,
$. 4sam urat
&. <ystine
'. Urat amor3
*E;#4H4=48 ,
-ari percobaan pemeriksaan sedimen urine yang
dilihat dengan menggunakan mikroskop, didapat
beberapa kristal, yaitu berupa kristal asam urat,
cystine dan urat amor3. Hal ini tidak begitu menjadi
suatu kasus besar dalam keadaan tubuh urine
percobaan. .ristal dalam urin tidak ada hubungan
langsung dengan batu di dalam saluran kemih.
.ristal asam urat, kalsium oksalat, triple 3os3at dan
bahan amor3 merupakan kristal yang sering
ditemukan dalam sedimen dan tidak mempunyai
arti, karena kristal-kristal itu merupakan hasil
metabolisme yang normal. +erdapatnya unsur
tersebut tergantung dari jenis makanan, banyak
makanan, kecepatan metabolisme dan kepekatan
urin. -i samping itu mungkin didapatkan kristal lain
yang berasal dari obat-obatan atau kristal-kristal
lain seperti kristal tirosin, kristal leucin.
+api dalam hal #atu ginjal biasanya terdiri dari tipe
kalsium oksalat, kalsium 3os3at, asam urea, struDite,
dan cystine.
-alam praktikum ini didapati cystine, cystine bisa
menyebabkan sistinuria. =istinuria 0<ystinuria1
adalah suatu penyakit yang jarang terjadi, yang
menyebabkan dikeluarkannya asam amino sistin ke
dalam air kemih dan seringkali menyebabkan
pembentukan batu sistin di dalam saluran kemih.
#isanya karena ada kelainan pada tubulus renalis
yang bersi3at menurun 04nonim. &%%81.
.E=C;*U@48 ,
-idapat tiga macam kristal dalam urine coba.
Jaitu K
$. 4sam urat
&. <ystine
'. Urat amor3
-engan adanya praktikum ini mahasiswa dapat
melihat bentuk kristal-kristal yang dihasilkan oleh
ginjal didalam urine manusia. -an sebenarnya tidak
dengan melihat kristal apa saja yang ada dalam
urine akan tapi melihat berapa banyak kristal yang
terbentuk untuk mendeteksi apakah ada kerusakan
pada ginjal. .arena normal saja didalam urine
terdapat beberapa kristal, kristal ini adalah sisa
metabolisme yang dibuang oleh ginjal.
-45+4B *U=+4.4
4nonim. &%%8. L=istinuriaM. http,22
carisehat.blogspot.com2&%%82%!2sistinuria.html .
N4cc -ate , %) 4pril &%$&O
4nonim. &%$$. LUrinalisis #erdasarkan 4nalisis
;ikroskopisM . http,22aakbandaaceh .
wordpress.com2&%$$2$$2&$2urinalisis-berdasarkan-
analisis-mikroskopis2. N4cc -ate , %8 4pril &%$&O
4nonim. &%$$ L=istem Ekskresi *ada ;anusiaM.
http,22hrysainsbiologi . wordpress.com2&%$$2 $&2&42
sistem-ekskresi-pada-manusia-&2. N4cc -ate , %8
4pril &%$&O
;aulina, ;aura. &%$&. L*emeriksaan =ediment
;ikroskopikM. http,22aceh-
laboratorium.blogspot.com2&%$&2%$2pemeriksaan-
sediment-mikroskopik . html. N4cc -ate , %8 4pril
&%$&O
;usya33a, Bipani. &%$%. L.ristal =edimen UrineM.
http,22ripanimusya33alab.blogspot . com2&%$%2$&2
kristal-sedimen-urine-yang-sering.html. N4cc -ate ,
%8 4pril &%$&O
=ebelum menilai hasil analisa urin, perlu
diketahui tentang proses pembentukan urin. Urin
merupakan hasil metabolisme tubuh yang
dikeluarkan melalui ginjal. -ari $&%% ml darah
yang melalui glomeruli permenit akan terbentuk
3iltrat $&% ml permenit. 5iltrat tersebut akan
mengalami reabsorpsi, di3usi dan ekskresi oleh
tubuli ginjal yang akhirnya terbentuk $ ml urin
permenit.
=ecara umum dapat dikatakan bahwa
pemeriksaan urin selain untuk mengetahui
kelainan ginjal dan salurannya juga bertujuan
untuk mengetahui kelainan kelainan dipelbagai
organ tubuh seperti hati, saluran empedu,
pankreas, korteks adrenal, uterus dan lain-lain.
54.+6B-54.+6B J489 +UBU+
;E;*E894BUHC
=U=U848 UBC8
Untuk mendapatkan hasil analisa urin yang baik
perlu diperhatikan beberapa 3aktor antara lain
persiapan penderita dan cara pengambilan
contoh urin. #eberapa hal perlu diperhatikan
dalam persiapan penderita untuk analisa urin
misalnya pada pemeriksaan glukosa urin
sebaiknya penderita jangan makan /at reduktor
seperti Ditamin <, karena /at tersebut dapat
memberikan hasil positi3 palsu dengan cara
reduksi dan hasil negati3 palsu dengan cara
en/imatik.
*ada pemeriksaan urobilin, urobilinogen dan
bilirubin sebaiknya tidak diberikan obat yang
memberi warna pada urin, seperti Ditamin #&
0ribo3laDin1, pyridium dan lain
lain.
*ada tes kehamilan dianjurkan agar
mengurangi minum supaya urin menjadi lebih
pekat.
=usunan urin tidak banyak berbeda dari hari ke
hari, tetapi pada pihak lain mungkin banyak
berbeda dari waktu ke waktu sepanjang hari,
karena itu penting untuk mengambil contoh urin
menurut tujuan pemeriksaan. Untuk pemeriksaan
urin seperti pemeriksaan protein, glukosa dan
sedimen dapat dipergunakan urin sewaktu , ialah
urin yang dikeluarkan pada
waktu yang tidak ditentukan dengan khusus,
kadang kadang bila unsur sedimen tidak
ditemukan karena urin sewaktu terlalu encer,
maka dianjurkan memakai urin pagi. Urin pagi
ialah urin yang pertama kali dikeluarkan pada
pagi hari, urin ini baik untuk pemeriksaan berat
jenis, protein sedimen dan tes kehamilan.
*ada penderita yang sedang haid atau
PleucorrhoeP untuk mencegah kontaminasi
dianjurkan pengambilan contoh urin dengan cara
clean Doided specimen yaitu dengan melakukan
kateterisasi, punksi suprapubik atau pengambilan
urin midstream dimana urin yang pertama keluar
tidak ditampung, tapi urin yang keluar kemudian
ditampung dan yang terakhir tidak turut
ditampung.
*E;EBC.=448 ;4.B6=.6*C., ;C.B6=.6*C.
-48 .C;C4 UBC8
-ikenal pemeriksaan urin rutin dan lengkap.
Jang dimaksud dengan pemeriksaan urin rutin
adalah pemeriksaan makroskopik, mikroskopik
dan kimia urin yang meliputi pemeriksaan protein
dan glukosa. =edangkan yang dimaksud dengan
pemeriksaan urin lengkap adalah pemeriksaan
urin rutin yang dilengkapi dengan pemeriksaan
benda keton, bilirubin, urobilinogen, darah samar
dan nitrit.
*E;EBC.=448 ;4.B6=.6*C..
Jang diperiksa adalah Dolume. warna, kejernihan,
berat jenis, bau dan pH urin. *engukuran Dolume
urin berguna untuk mena3sirkan hasil
pemeriksaan kuantitati3 atau semi kuantitati3
suatu /at dalam urin, dan untuk menentukan
kelainan dalam keseimbangan cairan badan.
*engukuran Dolume urin yang dikerjakan
bersama dengan berat jenis urin berman3aat
untuk menentukan gangguan 3aal ginjal. #anyak
sekali 3aktor
yang mempengaruhi Dolume urin seperti umur,
berat badan, jenis kelamin, makanan dan
minuman, suhu badan, iklim dan aktiDitas orang
yang bersangkutan. Bata-rata didaerah tropik
Dolume urin dalam &4 jam antara 8%%--$'%% ml
untuk orang dewasa. #ila didapatkan Dolume urin
selama &4 jam.
@ebih dari &%%% ml maka keadaan itu disebut
poliuri. *oliuri ini mungkin terjadi pada keadaan
3isiologik seperti pemasukan cairan yang
berlebihan, nerDositas, minuman yang
mempunyai e3ek diuretika. =elain itu poliuri
dapat pula disebabkan oleh perubahan patologik
seperti diabetes mellitus, diabetes insipidus,
hipertensi, pengeluaran cairan dari edema. #ila
Dolume urin selama &4 jam '%%--!% ml maka
keadaan ini dikatakan oliguri.
.eadaan ini mungkin didapat pada diarrhea,
muntah - muntah, deman edema, ne3ritis
menahun. 4nuri adalah suatu keadaan dimana
jumlah urin selama &4 jam kurang dari '%% ml.
Hal ini mungkin dijumpai pada shock dan
kegagalan ginjal. >umlah urin siang $& jam
dalam keadaan normal & sampai 4 kali lebih
banyak dari urin malam $& jam. #ila
perbandingan tersebut terbalik disebut nokturia,
seperti didapat pada diabetes mellitus.
*emeriksaan terhadap warna urin mempunyai
makna karena kadang-kadang dapat
menunjukkan kelainan klinik. 7arna urin
dinyatakan dengan tidak berwarna, kuning muda,
kuning, kuning tua, kuning bercampur merah,
merah, coklat, hijau, putih susu dan sebagainya.
7arna urin dipengaruhi oleh kepekatan urin, obat
yang dimakan maupun makanan. *ada umumnya
warna ditentukan oleh kepekatan urin, makin
banyak diuresa makin muda warna urin itu.
7arna normal urin berkisar antara kuning muda
dan kuning tua yang disebabkan oleh beberapa
macam /at warna seperti urochrom, urobilin dan
porphyrin. #ila didapatkan perubahan warna
mungkin disebabkan oleh /at warna yang normal
ada dalam jumlah besar, seperti urobilin
menyebabkan warna coklat. -isamping itu perlu
dipertimbangkan kemungkinan adanya /at warna
abnormal, seperti hemoglobin yang menyebabkan
warna merah dan bilirubin yang menyebabkan
warna coklat. 7arna urin yang dapat disebabkan
oleh jenis makanan atau obat yang diberikan
kepada orang sakit seperti obat diriDat 3enol yang
memberikan warna coklat kehitaman pada urin.
.ejernihan dinyatakan dengan salah satu
pendapat sepertijernih, agak keruh, keruh atau
sangat keruh. #iasanya urin segar pada orang
normal jernih. .ekeruhan ringan disebut
nubeculayangterdiri dari lendir, sel epitel dan
leukosit yang lambat laun mengendap. -apat
pula disebabkan oleh urat amor3, 3os3at amor3
yang mengendap dan bakteri dari botol
penampung. Urin yang telah keruh pada waktu
dikeluarkan dapat disebabkan
oleh chilus, bakteri, sedimen seperti epitel,
leukosit dan eritrosit dalam jumlah banyak.
*emeriksaan berat jenis urin bertalian dengan
3aal pemekatan ginjal, dapat dilakukan dengan
berbagai cara yaitu dengan memakai 3alling ,
drop, graDimetri, menggunakan pikno meter,
re3raktometer dan reagens pitaQ. #erat jenis urin
sewaktu pada
orang normal antara $,%%' - $,%'%. #erat jenis
urin herhubungan erat dengan diuresa, makin
besar diuresa makin rendah berat jenisnya dan
sebaliknya. ;akin pekat urin makin
tinggi berat jenisnya, jadi berat jenis bertalian
dengan 3aal pemekat ginjal. Urin sewaktu yang
mempunyai berat jenis $,%&% atau lebih,
menunjukkan bahwa 3aal pemekat ginjal baik.
.eadaan ini dapat dijumpai pada penderita
dengan demam dan dehidrasi. =edangkan berat
jenis urin kurang dari $,%%) dapat disebabkan
oleh intake cairan yang berlebihan, hipotermi,
alkalosis dan kegagalan ginjal yang menahun.
Untuk menilai bau urin dipakai urin segar, yang
perlu diperhatikan adalah bau yang abnormal.
#au urin normal disebabkan oleh asam organik
yang mudah menguap. #au yang berlainan dapat
disebabkan oleh makanan seperti jengkol, pate,
obat-obatan seperti mentol, bau buah-buahan
seperti pada ketonuria. #au amoniak disebabkan
perombakan ureum oleh bakteri dan biasanya
terjadi pada urin yang dibiarkan tanpa
pengawet. 4danya urin yang berbau busuk dari
semula dapat berasal dari perombakan protein
dalam saluran kemih umpamanya pada
karsinoma saluran kemih.
*enetapan pH diperlukan pada gangguan
keseimbangan asam basa, kerena dapat memberi
kesan tentang keadaan dalam badan. pH urin
normal berkisar antar 4,! - 8,%. =elain itu
penetapan pH pada in3eksi saluran kemih dapat
memberi petunjuk ke arah etiologi. *ada in3eksi
oleh Escherichia coli biasanya urin bereaksi
asam, sedangkan pada in3eksi dengan kuman
*roteus yang dapat merombak ureum menjadi
atnoniak akan menyebabkan urin bersi3at basa.
-alam pengobatan batu karbonat atau kalsium
3os3at urin dipertahankan asam, sedangkan untuk
mencegah terbentuknya batu urat atau oksalat
pH urin sebaiknya dipertahankan basa.
*E;EBC.=448 ;C.B6=.6*C.
Jang dimaksud dengan pemeriksaan mikroskopik
urin yaitu pemeriksaan sedimen urin. Cni panting
untuk mengetahui adanya kelainan pada ginjal
dan saluran kemih serta berat ringannya
penyakit. Urin yang dipakai ialah urin sewaktu
yang segar atau urin yang dikumpulkan dengan
pengawet 3ormalin. *emeriksaan sedimen
dilakukan dengan memakai lensa objekti3 kecil
0$%R1 yang dinamakan lapangan penglihatan
kecil atau @*.. =elain itu dipakai lensa objekti3
besar 04%R1 yang dinamakan lapangan
penglihatan besar atau @*#. >umlah unsur
sedimen bermakna dilaporkan secara semi
kuantitati3, yaitu jumlah rata-rata per @*. untuk
silinder dan per @*# untuk eritrosit dan leukosit.
Unsur sedimen yang kurang bermakna seperti
epitel atau kristal cukup dilaporkan dengan
H0ada1, HH 0banyak1 dan HHH 0banyak sekali1.
@a/imnya unsur sedimen dibagi atas dua
golongan yaitu unsur organik dan tak organik.
Unsur organik berasal dari sesuatu organ atau
jaringan antara lain epitel, eritrosit, leukosit,
silinder, potongan jaringan, sperma, bakteri,
parasit dan yang tak organik tidak berasal dari
sesuatu organ atau jaringan .seperti urat amor3
dan kristal
Eritrosit atau leukosit didalam sedimen urin
mungkin terdapat dalam urin wanita yang haid
atau berasal dari saluran kernih. -alam keadaan
normal tidak dijumpai eritrosit dalam sedimen
urin, sedangkan leukosit hanya terdapat % -- !2
@*. dan pada wanita dapat pula karena
kontaminasi dari genitalia. 4danya eritrosit
dalam urin disebut hematuria. Hematuria dapat
disebabkan oleh perdarahan dalam saluran
kemih, seperti in3ark ginjal, nephrolithiasis,
in3eksi saluran kemih dan pada penyakit dengan
diatesa hemoragik. +erdapatnya leukosit dalam
jumlah banyak di urin disebut piuria. .eadaan ini
sering dijumpai pada in3eksi saluran kemih atau
kontaminasi dengan sekret Dagina pada
penderita dengan 3luor lobus.
=ilinder adalah endapan protein yang terbentuk
didalam tubulus ginjal, mempunyai matriG berupa
glikoprotein 0protein +amm Hors3all1 dan
kadang-kadang dipermukaannya terdapat
leukosit, eritrosit dan epitel. *embentukan
silinder dipengaruhi oleh berbagai 3aktor antara
lain osmolalitas, Dolume,
pH dan adanya glikoprotein yang disekresi oleh
tubuli ginjal. -ikenal bermacam-macam silinder
yang berhubungan dengan
berat ringannya penyakit ginjal. #anyak peneliti
setuju bahwa dalam keadaan normal bisa
didapatkan sedikit eritrosit, lekosit dan silinder
hialin. +erdapatnya silinder seluler seperti silinder
lekosit, silinder eritrosit, silinder epitel dan sunder
berbutir selalu menunjukkan penyakit yang
serius. *ada pielone3ritis dapat dijumpai silinder
lekosit dan pada glomerulone3ritis akut dapat
ditemukan silinder eritrosit. =edangkan pada
penyakit ginjal
yang berjalan lanjut didapat silinder berbutir dan
silinder lilin.
.ristal dalam urin tidak ada hubungan
langsung dengan batu didalam saluran kemih.
.ristal asam urat, kalsium oksalat, triple 3os3at
dan bahan amor3 merupakan kristal yang sering
ditemukan dalam sedimen dan tidak mempunyai
arti, karena kristal-kristal itu merupakan hasil
metabolisme yang normal. +erdapatnya unsur
tersebut tergantung dari jenis makanan, banyak
makanan,kecepatan metabolisme dan kepekatan
urin. -isamping itu mungkin didapatkan kristal
lain yang berasal dari obat-obatan
atau kristal-kristal lain seperti kristal tirosin,
kristal leucin.
Epitel merupakan unsur sedimen organik yang
dalam keadaan normal didapatkan dalam
sedimen urin. -alam keadaan patologik jumlah
epitel ini dapat meningkat, sepe
rti pada in3eksi, radang dan batu dalam saluran
kemih. *ada sindroma ne3rotik
didalam sedimen urin mungkin didapatkan oDal
3at bodies. Cni merupakan epitel tubuli ginjal yang
telah mengalami degenerasi lemak, dapat dilihat
dengan memakai /at warna =udan CCC2C( atau
diperiksa dengan menggunakan mikroskop
polarisasi.
*E;EBC.=448 .C;C4 UBC8
-isamping cara konDensional, pemeriksaan
kimia urin dapat dilakukan dengan
cara yang lebih sederhana dengan hasil cepat,
tepat, speci3ik dan sensiti3 yaitu memakai
reagens pita. Beagens pita 0strip1 dari berbagai
pabrik telah banyak beredar di
Cndonsia. Beagens pita ini dapat dipakai untuk
pemeriksaan
pH, protein, glukosa, keton, bilirubin,
darah,urobilinogen dan nitrit. Untuk
mendapatkan hasil pemeriksaan yang optimum,
aktiDitas reagens harus dipertahankan,
penggunaan haruslah
mengikuti petunjuk dengan tepatK baik mengenai
cara penyimpanan, pemakaian
reagnes pita dan bahan pemeriksaan.
Urin dikumpulkan dalam penampung yang bersih
dan pemeriksaan baiknya segera dilakukan. #ila
pemeriksaan harus ditunda selama lebih dari
satu jam, sebaiknya urin tersebut disimpan dulu
dalam lemari es, dan bila akan dilakukan
pemeriksaan, suhu urin disesuaikan dulu dengan
suhu kamar. 4gar didapatkan hasil yang optimal
pada tes nitrit, hendaknya dipakai urin pagi atau
urin yang telah berada dalam bulibuli minimal
selama 4 jam. Untuk pemeriksaan
bilirubin,urobilinogen dipergunakan urin segar
karena /at-/at ini bersi3at labil, pada suhu
kamar bila kena cahaya. #ila urin dibiarkan pada
suhu kamar, bakteri akan berkembang biak yang
menyebabkan pH menjadi alkali dan
menyebabkan hasil positi3 palsu untuk protein.
*ertumbuhan bakteri karena kontaminasi dapat
memberikan basil positi3 palsu untuk
pemeriksaan darah samar dalam urin karena
terbentuknya peroksidase dari bakteri.
Beagens pita untuk pemeriksaan protein lebih
peka terhadap albumin dibandingkan protein lain
seperti globulin, hemoglobin, protein #ence >ones
dan mukoprotein. 6leh karena itu hasil
pemeriksaan proteinuri yang negati3 tidak dapat
menyingkirkan kemungkinan terdapatnya protein
tersebut didalam urin. Urin yang terlalu lindi,
misalnya urin yang mengandung amonium
kuartener dan urin yang terkontaminasi oleh
kuman, dapat memberikan hasil positi3 palsu
dengan cara ini. *roteinuria dapat terjadi karena
kelainan prerenal, renal dan post-renal. .elainan
pre-renal disebabkan karena penyakit sistemik
seperti anemia hemolitik yang disertai
hemoglobinuria, mieloma, makroglobulinemia dan
dapat timbul karena gangguan per3usi glomerulus
seperti pada hipertensi dan payah jantung.
*roteinuria karena kelainan ginjal dapat
disebabkan karena kelainan glomerulus atau
tubuli ginjal seperti pada penyakit
glomeruluno3ritis akut atau kronik, sindroma
ne3rotik, pielone3ritis akut atau kronik, nekrosis
tubuler akut dan lain-lain
*emeriksaan glukosa dalam urin dapat dilakukan
denganmemakai reagens pita. =elain itu
penetapan glukosa dapat dilakukan dengan cara
reduksi ion cupri menjadi cupro. -engan cara
reduksi mungkin didapati hasil positip palsu pada
urin yang mengandung bahan reduktor selain
glukosa seperti , galaktosa, 3ruktosa, laktosa,
pentosa, 3ormalin, glukuronat dan obat-obatan
seperti streptomycin, salisilat, Ditamin <. <ara
en/imatik lebih sensiti3 dibandingkan dengan
cara reduksi. <ara en/imatik dapat mendeteksi
kadar glukosa urin sampai $%% mg2dl, sedangkan
pada cara reduksi hanya sampai &!% mg2dl.
>uga cara ini lebih spesi3ik untuk glukosa,
karena gula lain seperti galaktosa, laktosa,
3ruktosa dan pentosa tidak bereaksi. -engan
cara en/imatik mungkin didapatkan hasil negatip
palsu pada urin yang mengandung kadar Ditamin
< melebihi ! mg2dl atau
benda keton melebihi 4% mg2dl.
*ada orang normal tidak didapati glukosa dalam
urin. 9lukosuria dapat terjadi karena
peningkatan kadar glukosa dalam darah yang
melebihi kepasitas maksimum tubulus untuk
mereabsorpsi glukosa seperti pada diabetes
mellitus, tirotoksikosis, sindroma <ushing,
phaeochromocytoma, peningkatan tekanan
intrakranial atau karena ambang rangsang ginjal
yang menurun seperti pada renal glukosuria,
kehamilan dan sindroma 5anconi.
#enda- benda keton
-alam urin terdiri atas aseton, asam asetoasetat
dan asam $'-hidroksi butirat. .arena aseton
mudah menguap, maka urin yang diperiksa harus
segar. *emeriksaan benda keton dengan reagens
pita ini dapat mendeteksi asam asetoasetat
leblih dari !-$% mg2dl, tetapi cara ini kurang
peka. Untuk aseton dan tidak bereaksi dengan
asam beta hidroksi butirat. Hasil positi3 palsu
mungkin didapat bila urin mengandung
bromsulphthalein, metabolit leDodopa dan
pengawet 8-hidroksi-Auinoline yang berlebihan.
-alam keadaan normal pemeriksaan benda keton
dalam urin negati3. *ada keadaan puasa yang
lama, kelainan metabolisme karbohidrat seperti
pada diabetes mellitus, kelainan metabolisme
lemak didalam urin didapatkan benda keton
dalam jumlah yang tinggi. Hal ini terjadi sebelum
kadar benda keton dalam serum meningkat.
*emeriksaan bilirubin dalam urin berdasarkan
reaksi antara garam dia/onium dengan bilirubin
dalam suasana asam, yang menimbulkan warna
biru atau ungu tua. 9aram dia/onium terdiri dari
p-nitroben/ene dia/onium dan p-toluene
sul3onate, sedangkan asam yang dipakai adalah
asam sul3o salisilat.
4danya bilirubin %,%!-$ mg2dl urin akan
memberikan basil positi3 dan keadaan ini
menunjukkan kelainan hati atau saluran empedu.
Hasil positi3 palsu dapat terjadi bila dalam urin
terdapat me3enamic acid, chlorproma/ine dengan
kadar yang tinggi sedangkan negati3 palsu dapat
terjadi bila urin mengandung metabolit pyridium
atau serenium.
*embacaan Beagens *ita
*emeriksaan urobilinogen dengan reagens pita
perlu urin segar. -alam keadaan normal kadar
urobilinogen berkisar antara %,$ - $,% Ehrlich unit
per dl urin. *eningkatan ekskresi
urobilinogen urin mungkin disebabkan
oleh kelainan hati, saluran empedu atau proses
hemolisa yang berlebihan didalam tubuh. -alam
keadaan normal tidak terdapat darah dalam urin,
adanya darah dalam urin mungkin disebabkan
oleh perdarahan saluran kemih atau pada wanita
yang sedang haid. -engan pemeriksaan ini dapat
dideteksi adanya $!%-4!% ug hemoglobin per
liter urin. +es ini lebih peka terhadap hemoglobin
daripada eritrosit yang utuh sehingga perlu
dilakukan pula pemeriksaan mikroskopik urin.
Hasil negati3 palsu bila urin mengairdung Ditamin
< lebih dari $% mg2dl. Hasil positi3 palsu
didapatkan bila urin mengandung oksidator
seperti hipochlorid atau peroksidase dari bakteri
yang berasal dari =edimen urin in3eksi saluran
kemih atau akibat pertumbuhan kuman yang
terkontaminasi.
-alam keadaan normal urin bersi3at steril.
4danya bakteriura dapat ditentukan dengan tes
nitrit. -alam keadaan normal tidak terdapat nitrit
dalam urin. +es akan berhasil positi3 bila
terdapat lebih dari mikroorganisme per ml urin.
*erlu diperhatikan bahwa urin yang diperiksa
hendaklah urin yang telah berada dalam buli-buli
minimal 4 jam, sehingga telah terjadi perubahan
nitrat menjadi nitrit oleh bakteri. Urin yang
terkumpul dalam buli-buli kurang dari 4 jam
akan memberikan basil positi3 pada 4%? kasus.
Hasil positi3 akan mencapai 8%? kasus bila urin
terkumpul dalam buli-buli lebih dari 4 jam. Hasil
yang negati3 belum dapat menyingkirkan adanya
bakteriurea, karena basil negati3 mungkin
disebabkan in3eksi saluran kemih oleh kuman
yang tidak mengandung reduktase, sehingga
kuman tidak dapat merubah nitrat menjadi nitrit.
#ila urin yang akan diperiksa berada dalam buli-
buli kurang dari 4 jam atau tidak terdapat nitrat
dalam urin, basil tes akan negati3. .epekaan tes
ini berkurang dengan peningkatan berat jenis
urin. Hasil negati3 palsu terjadi bila urin
mengandung
Ditamin < melebihi &! mg2dl dan konsentrasi ion
nitrat dalam urin kurang dari %,%'.
http,22task-list.blogspot.com2&%%82$$2
makroskopik-mikroskopik-urin.html
Urin atau air seni maupun air
kencing adalah cairan sisa yang
di ekskresikan oleh ginjal yang
kemudian akan dikeluarkan dari dalam
tubuh melalui proses urinasi . Eksreksi
urin diperlukan untuk membuang
molekul-molekul sisa dalam darah yang
disaring oleh ginjal dan untuk menjaga
homeostasis cairan tubuh. 8amun, ada
juga beberapa spesies yang
menggunakan urin sebagai sarana
komunikasi ol3aktori . Urin disaring di
dalam ginjal, dibawa melalui ureter
menuju kandung kemih, akhirnya
dibuang keluar tubuh melalui uretra.
-ari urin kita bisa memantau
penyakit melalui perubahan warnanya.
;eskipun tidak selalu bisa dijadikan
pedoman namun 4da baiknya 4nda
mengetahui hal ini untuk berjaga-jaga.
Urin merupakan cairan yang dihasilkan
oleh ginjal melalui proses penyaringan
darah. 6leh kaena itu kelainan darah
dapat menunjukkan kelainan di dalam
urin.
.omposisi Urine
Urin terdiri dari air dengan
bahan terlarut berupa sisa metabolisme
0seperti urea 1, garam terlarut, dan
materi organik. <airan dan materi
pembentuk urin berasal dari darah atau
cairan interstisial . .omposisi urin
berubah sepanjang proses reabsorpsi
ketika molekul yang penting bagi tubuh,
misal glukosa, diserap kembali ke
dalam tubuh melalui molekul pembawa.
<airan yang tersisa mengandung urea
dalam kadar yang tinggi dan berbagai
senyawa yang berlebih atau berpotensi
racun yang akan dibuang keluar tubuh.
;ateri yang terkandung di dalam urin
dapat diketahui melalui urinalisis. Urea
yang dikandung oleh urin dapat
menjadi sumber nitrogen yang baik
untuk tumbuhan dan dapat digunakan
untuk mempercepat pembentukan
kompos . -iabetes adalah suatu penyakit
yang dapat dideteksi melalui urin. Urin
seorang penderita diabetes akan
mengandung gula yang tidak akan
ditemukan dalam urin orang yang
sehat.
*andangan 4wal ;engenai 7arna
$. .uning jernih
Urin berwarna kuning
jernih merupakan pertanda
bahwa tubuh 4nda sehat.
Urin ini tidak berbau. Hanya
saja, beberapa saat setelah
meninggalkan tubuh, bakteri
akan mengontaminasi urin
dan mengubah /at dalam
urin sehingga menghasilkan
bau yang khas.
&. .uning tua atau pekat
7arna ini disebabkan
karena tubuh mengalami
kekurangan cairan. 8amun
bila terjadi terus, segera
periksakan diri 4nda ke
dokter karena merupakan
tahap awal penyakit liDer.
'. .emerahan
Urin merah. .ondisi ini bisa
menandakan gangguan batu
ginjal dan kandung kemih.
8amun bisa juga karena
mengonsumsi obat pencahar
maupun ri3ampisin secara
berlebihan.
4. 6ranye
;engindikasikan penyakit
hepatitis atau malaria.
*yridium, antibiotik yang
biasa digunakan untuk
in3eksi kandung kemih dan
saluran kencing juga dapat
mengubah warna urin
menjadi oranye.
=elain warna, bau urin juga
bisa digunakan untuk
mendeteksi penyakit.
;isalnya pada penderita
diabetes dan busung lapar,
urin cenderung berbau
manis, sementara jika
seseorang mengalami in3eksi
bakteri E. coli, urinnya
cenderung berbau
menyengat.
5ungsi Urin
5ungsi utama urin adalah untuk
membuang /at sisa seperti racun atau
obat-obatan dari dalam tubuh.
4nggapan umum menganggap urin
sebagai /at yang PkotorP. Hal ini
berkaitan dengan kemungkinan urin
tersebut berasal dari ginjal atau saluran
kencing yang terin3eksi, sehingga
urinnya pun akan mengandung bakteri .
8amun jika urin berasal dari ginjal dan
saluran kencing yang sehat, secara
medis urin sebenarnya cukup steril dan
hampir bau yang dihasilkan berasal
dari urea . =ehingga bisa diakatakan
bahwa urin itu merupakan /at yang
steril
Urin dapat menjadi penunjuk
dehidrasi. 6rang yang tidak menderita
dehidrasi akan mengeluarkan urin yang
bening seperti air. *enderita dehidrasi
akan mengeluarkan urin berwarna
kuning pekat atau cokelat. +erapi urin
4maroli adalah salah satu usaha
pengobatan tradisional Cndia,
4yurDeda .
5ungsi dari urine yang di kenal
dimasyarakat menjadi lebih sering kita
jumpai meski punya kontro3ersi dan
menjadi hal yang tabu namun
dibelahan negara lain juga tidak kalah
dengan hal yang ada di indonesia
sepertii ,
-ukun 4/tec menggunakan
urin untuk membasuh luka
luar sebagai pencegah
in3eksi dan diminum untuk
meredakan sakit lambung
dan usus.
#angsa Bomawi .uno
menggunakan urin sebagai
pemutih pakaian.
-i =iberia , orang .royak
meminum urin orang yang
telah mengkonsumsi 3ly
agaric 0sejenis jamur
beracun yang menyebabkan
halusinasi bahkan kematian1
atau sejenisnya untuk
berkomunikasi dengan roh
halus.
-ahulu di >epang , urin dijual
untuk dibuat menjadi
pupuk .
*enggunaan urin sebagai obat
telah dilakukan oleh banyak
orang, di antara mereka
adalah ;ohandas 9andhi,
>im ;orrison , dan =teDe
;cSueen.
*emeriksaan Urine
Jang dimaksud dengan
pemeriksaan urin rutin adalah
pemeriksaan makroskopik, mikroskopik
dan kimia urin yang meliputi
pemeriksaan protein dan glukosa.
=edangkan yang dimaksud dengan
pemeriksaan urin lengkap adalah
pemeriksaan urin rutin yang dilengkapi
dengan pemeriksaan benda keton,
bilirubin, urobilinogen, darah samar
dan nitrit.
E.$ *emeriksaan ;akroskopik
Jang diperiksa adalah
Dolume, warna, kejernihan,
berat jenis, bau dan pH urin.
*engukuran Dolume urin
berguna untuk mena3sirkan
hasil pemeriksaan
kuantitati3 atau semi
kuantitati3 suatu /at dalam
urin, dan untuk menentukan
kelainan dalam
keseimbangan cairan badan.
*emeriksaan ;akroskopik
adalah pemeriksaan yang
meliputi ,
a1 (olume urin
#anyak sekali 3aktor
yang mempengaruhi
Dolume urin seperti
umur, berat badan, jenis
kelamin, makanan dan
minuman, suhu badan,
iklim dan aktiDitas orang
yang bersangkutan.
Bata-rata didaerah
tropik Dolume urin
dalam &4 jam antara
8%%--$'%% ml untuk
orang dewasa. #ila
didapatkan Dolume urin
selama &4 jam lebih dari
&%%% ml maka keadaan
itu disebut poliuri.
#ila Dolume urin selama
&4 jam '%%--!% ml
maka keadaan ini
dikatakan oliguri,
keadaan ini mungkin
didapat pada diarrhea,
muntah -muntah, deman
edema, ne3ritis
menahun.
4nuri adalah suatu
keadaan dimana jumlah
urin selama &4 jam
kurang dari '%% ml. Hal
ini mungkin dijumpai
pada shock dan
kegagalan ginjal
b1 7arna urin
*emeriksaan terhadap
warna urin mempunyai
makna karena kadang-
kadang dapat
menunjukkan kelainan
klinik. 7arna urin
dinyatakan dengan tidak
berwarna, kuning muda,
kuning, kuning tua,
kuning bercampur
merah, merah, coklat,
hijau, putih susu dan
sebagainya. 7arna urin
dipengaruhi oleh
kepekatan urin, obat
yang dimakan maupun
makanan. 7arna
normal urin berkisar
antara kuning muda dan
kuning tua yang
disebabkan oleh
beberapa macam /at
warna seperti urochrom,
urobilin dan porphyrin.
c1 #erat jenis urin
*emeriksaan berat jenis
urin bertalian dengan
3aal pemekatan ginjal,
dapat dilakukan dengan
berbagai cara yaitu
dengan memakai 3alling
drop, graDimetri,
menggunakan pikno
meter, re3raktometer
dan reagens QpitaQ
d1 #au urin
#au urin normal
disebabkan oleh asam
organik yang mudah
menguap. #au yang
berlainan dapat
disebabkan oleh
makanan seperti jengkol,
petai, obat-obatan
seperti mentol, bau
buah-buahan seperti
pada ketonuria.
e1 pH urin
*enetapan pH
diperlukan pada
gangguan keseimbangan
asam basa, kerena dapat
memberi kesan tentang
keadaan dalam badan.
pH urin normal berkisar
antar 4,! - 8,%. =elain itu
penetapan pH pada
in3eksi saluran kemih
dapat memberi petunjuk
ke arah etiologi. *ada
in3eksi oleh Escherichia
coli biasanya urin
bereaksi asam,
sedangkan pada in3eksi
dengan kuman *roteus
yang dapat merombak
ureum menjadi atnoniak
akan menyebabkan urin
bersi3at basa
E.& *emeriksaan ;ikroskopik
Jang dimaksud dengan
pemeriksaan mikroskopik
urin yaitu pemeriksaan
sedimen urin. Cni penting
untuk mengetahui adanya
kelainan pada ginjal dan
saluran kemih serta berat
ringannya penyakit
E.' *emeriksaan .imia Urin
-i samping cara
konDensional, pemeriksaan
kimia urin dapat dilakukan
dengan cara yang lebih
sederhana dengan hasil
cepat, tepat, spesi3ik dan
sensiti3 yaitu memakai
reagens pita. Beagens pita
0strip1 dari berbagai pabrik
telah banyak beredar di
Cndonesia. Beagens pita ini
dapat dipakai untuk
pemeriksaan pH, protein,
glukosa, keton, bilirubin,
darah, urobilinogen dan
nitrit.
a1 *emeriksaan glukosa
-alam urin dapat
dilakukan dengan
memakai reagens pita.
=elain itu penetapan
glukosa dapat dilakukan
dengan cara reduksi ion
cupri menjadi cupro.
-engan cara reduksi
mungkin didapati hasil
positip palsu pada urin
yang mengandung
bahan reduktor selain
glukosa seperti ,
galaktosa, 3ruktosa,
laktosa, pentosa,
3ormalin, glukuronat
dan obat-obatan seperti
streptomycin, salisilat,
Ditamin <. <ara
en/imatik lebih sensiti3
dibandingkan dengan
cara reduksi. <ara
en/imatik dapat
mendeteksi kadar
glukosa urin sampai $%%
mg2dl, sedangkan pada
cara reduksi hanya
sampai &!% mg2dl.
b1 #enda- benda keton
-alam urin terdiri
atas aseton, asam
asetoasetat dan asam $'-
hidroksi butirat. .arena
aseton mudah menguap,
maka urin yang
diperiksa harus segar.
*emeriksaan benda
keton dengan reagens
pita ini dapat
mendeteksi asam
asetoasetat lebllh dari
!--$% mg2dl, tetapi cara
ini kurang peka untuk
aseton dan tidak
bereaksi dengan asam
beta hidroksi butirat.
Hasil positi3 palsu
mungkin didapat bila
urin mengandung
bromsulphthalein,
metabolit leDodopa dan
pengawet 8-hidroksi-
Auinoline yang
berlebihan.
-alam keadaan
normal pemeriksaan
benda keton dalam urin
negati3. *ada keadaan
puasa yang lama,
kelainan metabolisme
karbohidrat seperti pada
diabetes mellitus,
kelainan metabolisme
lemak didalam urin
didapatkan benda keton
dalam jumlah yang
tinggi.
c1 *emeriksaan bilirubin
-alam urin
berdasarkan reaksi
antara garam dia/onium
dengan bilirubin dalam
suasana asam, yang
menimbulkan warna
biru atau ungu tua.
9aram dia/onium terdiri
dari p-nitroben/ene
dia/onium dan p-toluene
sul3onate, sedangkan
asam yang dipakai
adalah asam sul3o
salisilat.
4danya bilirubin
%,%!-$ mg2dl urin akan
memberikan basil positi3
dan keadaan ini
menunjukkan kelainan
hati atau saluran
empedu. Hasil positi3
palsu dapat terjadi bila
dalam urin terdapat
me3enamic acid,
chlorproma/ine dengan
kadar yang tinggi
sedangkan negati3 palsu
dapat terjadi bila urin
mengandung metabolit
pyridium atau serenium.
d1 *emeriksaan
urobilinogen
-engan reagens
pita perlu urin segar.
-alam keadaan normal
kadar urobilinogen
berkisar antara %,$ - $,%
Ehrlich unit per dl urin.
*eningkatan ekskresi
urobilinogen urin
mungkin disebabkan
oleh kelainan hati,
saluran empedu atau
proses hemolisa yang
berlebihan di dalam
tubuh.
-alam keadaan
normal tidak terdapat
darah dalam urin,
adanya darah dalam
urin mungkin
disebabkan oleh
perdarahan saluran
kemih atau pada wanita
yang sedang haid.
-engan pemeriksaan ini
dapat dideteksi adanya
$!%-4!% ug hemoglobin
per liter urin. +es ini
lebih peka terhadap
hemoglobin daripada
eritrosit yang utuh
sehingga perlu dilakukan
pula pemeriksaan
mikroskopik urin. Hasil
negati3 palsu bila urin
mengandung Ditamin <
lebih dari $% mg2dl.
Hasil positi3 palsu
didapatkan bila urin
mengandung oksidator
seperti hipochlorid atau
peroksidase dari bakteri
yang berasal dari in3eksi
saluran kemih atau
akibat pertumbuhan
kuman yang
terkontaminasi.
Uji <oba Urine ;elalui #enedict dan
Heller
5.$ Uji #enedict
+ujuan ,
;enetapkan kadar gula
dalam urine secara
semikuantitati3
#ahan bahan ,
Urine yang akan di uji
@arutan benedict
*eralatan ,
+abung reaksi
*ipet mohr $% ml
*ipete tetes
*enangas air atau
pemanas
*elaksanaan ,
<ampurlah dengan
tabung reaksi &,! ml
larutan benedict
dengan 4 tetes urine
*anaskan campuran tadi
yang didalam tabung
selama ! menit pada
penangas air atau &
menit pada pemanas
-ingikan perlahan
*erhatikan warna yang
terbentuk
7arn
a
8ilai .ons
entra
si
#iru 2
hijau
keruh
- -
Hijau
2
hijau
kekun
ingan
H$ .ura
ng
dari
%,! ?
.uni
ng
kehija
uan
atau
kunin
g
H& %,!
$,% ?
>ingg
a
H' $,%
& ?
;era
h
H4 @ebih
dari
& ?
5.& Uji Heller
+ujuan ,
;emeriksa adanya
protein dalam urine
9ambaran mekanisnya ,
*rotein dalam urine
mengalami denaturasi
oleh asam nitrat pekat
yang tampak sebagai
cincin putih pada
perbatasan kedua
cairan
#ahan ,
Urine
4sam nitrat pekat
*eralatan ,
#uret
*ipet tetes
*ipet mohr
+abung reaksi
*elaksanaan ,
;asukan 'ml asam
nitrat pekat kedalam
tabung reaksi melalui
dinding tabung yang
dimiringkan
+ambahkan 'ml urine
dengan menggunakan
pipete mohr melalui
dinding tabung
sehingga kedua cairan
tidak langsung
bercampur
*erhatikan cincin putih
yang terbentuk.
<incin putih
menunjukan adanya
urea, asam urat, dan
garamnya.
#4# CCC
*E8U+U*
.esimpulan
Urine merupakan hasil
metabolisme tubuh yang dikeluarkan
melalui ginjal. -ari $&%% ml darah yang
melalui glomeruli permenit akan
terbentuk 3iltrat $&% ml per menit.
5iltrat tersebut akan mengalami
reabsorpsi, di3usi dan ekskresi oleh
tubuli ginjal yang akhirnya terbentuk $
ml urin per menit.
=ecara umum dapat dikatakan bahwa
pemeriksaan urin selain untuk
mengetahui kelainan ginjal dan
salurannya juga bertujuan untuk
mengetahui kelainan-kelainan
diberbagai organ tubuh seperti hati,
saluran empedu, pankreas, korteks
adrenal, uterus dan lain-lain.
=alah satu komponen urine
adalah indikan yang merupakan bagian
terpenting dari sul3at eterial urine.
Cndikan berasal dari pembusukan
pripto3an dalam usus. +ripto3an oleh
bakteri usus diubah menjadi indol yang
kemudian mengalami penyerapan
kembali kedalam darah dan dibawa ke
hati. -i dalam hati indol mengalami
oksidasi dan konjugasi menjadi indoksil
sul3at 0 indikan 1. >umlah indikan urine
menggambarkan proses pembusukan
dalam usus.
-alam uji coba ada beberapa
cara misalnya uji benedict untuk
menguji adanya glukosa urin dan uji
heller untuk mengetahui adanya
protein ataupun garam urea urine.
-a3tar *ustaka
http,22belibis-a$.com2&%%82%42&!2
pemeriksaan-protein-urine-kualitati32
http,22www.smallcrab.com2
kesehatan2)!-penilaian-hasil-
pemeriksaan-urine
wilmar musram, &%%%, *raktikum
Urine, *enuntun *raktikum #iokimia,
7idya ;edika, >akarta.