Anda di halaman 1dari 4

Kevin Hendrianto - 07120100092

PERSALINAN SUNGSANG

Presentasi sungsang terjadi bila panggul atau ekstremitas bayi berada di pintu atas panggul.
Angka kejadian berkisar antara 3-4%.
Terdapat 3 jenis presentasi sungsang:


Frank breech : sendi lutut ekstensi dan sendi paha fleksi
Complete breech (bokong murni) : sendi lutut dan sendi paha dalam keadaan fleksi sehingga
pada VT teraba bokong dan kaki.
Incomplete breech (bokong tak sempurna) : letak satu atau kedua kaki dibawah bokong
(presentasi kaki atau footling breech).
Presentasi sungsang pada kehamilan tunggal dengan berat janin <2500gram:
40% adalah Frank breech
10% adalah Complete breech
50% adalah Footling breech
Presentasi sungsang pada kehamilan tunggal dengan berat janin >2500gram:
65% adalah Frank breech
10% adalah Complete breech
25% adalah Footling breech

Kevin Hendrianto - 07120100092

Kriteria pemilihan jenis persalinan sungsang:
Persalinan pervaginam Sectio Caesar

Frank Breech

TBJ >3,5 kg atau <>
Usia kehamilan > 34 minggu Panggul sempit / borderline
TBJ 2000 3500 gram Kepala defleksi/hiperekstensi
Kepala fleksi Ketuban Pecah Dini lama
Ukuran panggul adekwat
(pelvimetri radiologik)
Bagian terendah belum
masuk PAP
Diameter tranversal PAP 11.5
cm dan diameter
anteropostrerior 11.5 cm
Partus lama
Tidak ada indikasi SC pada
ibu atau anak
Primitua
Janin previable ( usia
kehamilan < 25 minggu / tbj <
700 gram
Infertilitas / BOH (bad
obstetric history
Gross Anomali Janin preterm ( 25 34
minggu)
Progress of labor normal Letak kaki tanpa kelainan
kongenital ( mencegah
prolapsus talipusat)
Gawat janin









Kevin Hendrianto - 07120100092

Metode lain untuk menentukan cara persalinan adalah dengan menggunakan Zatuchni-
Andros Breech Scoring seperti pada tabel dibawah ini:

Persalinan sungsang pervaginam dengan prognosis baik apabila scoring antara 0-4.


TETANUS TOXOID

Imunisasi Tetanus Toksoid adalah proses untuk membangun kekebalan sebagai upaya
pencegahan terhadap infeksi tetanus. Vaksin Tetanus yaitu toksin kuman tetanus yang telah
dilemahkan dan kemudian dimurnikan.

Manfaat imunisasi tetanus toxoid:
a. Melindungi bayi yang baru lahir dari tetanus neonatorum (BKKBN, 2005; Chin, 2000).
Tetanus neonatorum adalah penyakit tetanus yang terjadi pada bayi berusia kurang 1 bulan
yang disebabkan oleh clostridium tetani, yaitu kuman yang mengeluarkan toksin (racun) dan
menyerang sistim saraf pusat (Saifuddin dkk, 2001).
b. Melindungi ibu terhadap kemungkinan tetanus saat terluka dalm proses persalinan
c. Untuk mencegah timbulnya tetanus pada luka yang dapat terjadi pada vagina mempelai
wanita yang diakibatkan hubungan seksual pertama.
Kevin Hendrianto - 07120100092

d. Mengetahui lebih awal berbagai kendala dan kesulitan medis yang mungkin terjadi
untuk mengambil tindakan antisipasi yang semestinya sedini mungkin
e. Mencegah terjadinya toksoplasma pada ibu hamil
f. Mencegah penularan kuman tetanus ke janin melalui pemotongan tali pusar.

Jumlah dan dosis pemberian imunisasi TT untuk ibu hamil:

Imunisasi TT untuk ibu hamil diberikan 2 kali (BKKBN, 2005; Saifuddin dkk, 2001),
dengan dosis 0,5 cc di injeksikan intramuskuler/subkutan dalam (Depkes RI, 2000). Idealnya,
imunisasi diberikan 4-6 bulan sebelum pernikahan dengan tujuan untuk memberi waktu
tubuh dalam membentuk antibodi, tetapi apabila belum mendapat imunisasi, dapat diberikan
pada saat kunjungan antenatal pertama dan sebaiknya diberikan sebelum kehamilan 8 bulan
dengan interval 4 minggu dengan penyuntikan berikutnya, bila diperlukan dapat dilakukan 2
kali penyuntikan selama masa kehamilan.