Anda di halaman 1dari 4

Biologi sel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Rangkaian dari
Sains
Sains formal[tampilkan]
Sains fisik[tampilkan]
Sains kehidupan[tampilkan]
Ilmu sosial[tampilkan]
Ilmu terapan[tampilkan]
Interdisipliner[tampilkan]
Portal
Kategori
v
t
e
Biologi sel (juga disebut sitologi, dari bahasa Yunani kytos, "wadah") adalah ilmu yang
mempelajari sel, salah satu dari cabang-cabang biologi. Hal yang dipelajari dalam biologi sel
mencakup sifat-sifat fisiologis sel seperti struktur dan organel yang terdapat di dalam sel,
lingkungan dan antaraksi sel, daur hidup sel, pembelahan sel dan fungsi sel (fisiologi), hingga
kematian sel. Hal-hal tersebut dipelajari baik pada skala mikroskopik maupun skala
molekular, dan sel biologi meneliti baik organisme bersel tunggal seperti bakteri maupun sel-
sel terspesialisasi di dalam organisme multisel seperti manusia.
Pengetahuan akan komposisi dan cara kerja sel merupakan hal mendasar bagi semua bidang
ilmu biologi. Pengetahuan akan persamaan dan perbedaan di antara berbagai jenis sel
merupakan hal penting khususnya bagi bidang biologi sel dan biologi molekular. Persamaan
dan perbedaan mendasar tersebut menimbulkan tema pemersatu, yang memungkinkan
prinsip-prinsip yang dipelajari dari suatu sel diekstrapolasikan dan digeneralisasikan pada
jenis sel lain. Penelitian biologi sel berkaitan erat dengan genetika, biokimia, biologi
molekular, dan biologi perkembangan.
Daftar isi
1 Proses-proses dalam biologi sel
o 1.1 Pergerakan protein
2 Teknik yang digunakan untuk mempelajari sel
o 2.1 Isolasi sel
o 2.2 Pembiakan sel
o 2.3 Hibridisasi sel
o 2.4 Fraksinasi sel
3 Lihat pula
4 Pranala luar
Proses-proses dalam biologi sel
Pergerakan protein
Protein disintesis oleh ribosom di sitoplasma. Proses tersebut juga dikenal sebagai translasi
protein atau biosintesis protein. Beberapa jenis protein, misalnya protein yang akan
digabungkan kepada membran sel (protein membran), ditranspor ke retikulum endoplasma
(RE) selama proses sintesisnya dan kemudian diproses lebih lanjut di badan Golgi. Dari
badan Golgi, protein membran dapat bergerak ke membran plasma (membran sel), ke
kompartemen subselular lainnya, atau dapat pula disekresikan ke luar sel. Retikulum
endoplasma dapat dianggap sebagai "kompartemen tempat sintesis protein membran",
sedangkan badan Golgi dapat dianggap sebagai "kompartemen tempat pemrosesan protein
membran". Terdapat aliran protein semi-konstan melalui kompartemen-kompartemen
tersebut. Protein-protein yang terdapat pada RE dan badan Golgi berasosiasi dengan protein-
protein lain namun tetap terdapat pada kompartemennya masing-masing. Protein-protein lain
"mengalir" melalui RE dan badan Golgi ke membran plasma. Dari membran plasma, protein
kemudian pada akhirnya diuraikan kembali di dalam kompartemen intraselular lisosom
menjadi asam amino-asam amino penyusunnya.
Teknik yang digunakan untuk mempelajari sel

Ada usul agar Isolasi organel digabungkan ke artikel atau bagian ini. (Diskusikan)
Isolasi sel
Yang dimaksud dengan isolasi sel adalah proses pengambilan suatu partikel sel dari tempat
asalnya untuk diteliti lebih lanjut. Sel dapat diisolasi dari suspensi jaringan.
Isolasi sel dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:
1. Fluorescence-Activated Cell Sorter
Prinsip metode ini ialah menggunakan antibodi yang berikatan dengan zat fluoresen
untuk melabel sel spesifik. Suspensi sel dilewatkan pada sinar laser dan dibaca oleh
detektor. Suspensi yang mengandung sel diberi sinyal positif atau negatif bergantung
pada selnya mengandung zat fluoresen atau tidak. Suspensi kemudian melewati aliran
listrik dan dipisahkan ke tempat masing-masing sesuai muatannya.
2. Laser Capture Microdissection
Prinsip metode ini menggunakan laser untuk memotong bagian tertentu dan
memindahkannya ke tempat lain, contohnya memisahkan sel tumor dari jaringannya.
Pembiakan sel
Setelah diisolasi, sel ditumbuhkan (diperbanyak) dengan cara in vitro (menggunakan media)
atau in vivo (melibatkan sel hidup).
Ada 2 macam biakan atau kultur, yaitu biakan primer dan biakan sekunder. Biakan primer
ialah biakan yang diambil langsung dari jaringan organisme tanpa proliferasi sel secara in
vitro. Sementara itu, biakan sekunder ialah biakan yang dikembangbiakkan dari biakan
primer, biasanya di-refresh dalam jangka waktu tertentu.
Hibridisasi sel
Sel hibrid adalah gabungan dua sel berbeda yang dengan hasil akhir satu inti sel. Tujuan
dibuatnya sel hibrid adalah untuk membentuk antibodi monoklonal.
Fraksinasi sel
Fraksinasi sel ialah pemisahan sel menjadi organel dan molekul, biasa dilakukan dengan
sentrifugasi. Sentifugasi merupakan tahap pertama dalam fraksinasi, memisahkan organel
berdasarkan ukuran dan densitasnya. Prinsip sentrifugasi ialah bahwa untuk memperoleh
organel yang besar, diperlukan kecepatan sentrifugasi yang rendah, dan sebaliknya.
Lihat pula
Bagian-bagian sel
o Badan Golgi
o Flagela
o Kloroplas
o Lapisan ganda lipid
o Membran sel
o Mitokondria
o Nukleus
o Organel
o Retikulum endoplasma
o Ribosom
o Silia
o Sitoplasma
o Sitoskeleton
o Vesikel
Proses selular
o Adesi sel
o Glikolisis
o Kerusakan sel
o Transduksi sinyal
o Transpor aktif
o Transpor pasif