Anda di halaman 1dari 42

1.

MAINFINDING
Tercatat hampir 20% dari kebutuhan
listrik dunia
Antara 2550% penggunaan energi
dalam operasi
p
plant industri tertentu
p
Antara lain mendukung layanan
domestik,
industrial,
komersial,
power plant, mining, pertanian,
limbah cair dan pengolahan makanan
P
Peluang
l
P
Penghematan
h
E
Energi
i antara
20 50%.
Dengan pengaturan yang baik energi
dapat dihemat, pemeliharaan lebih
sederhana, dan produksi meningkat.

1.MAINFINDING
Sumbersumber inefisiensi energi:
Operasi tidak
d k optimall
Kebocoran jaringan dan aransemen jaringan kurang mengacu pada
k
konsep
h
hemat
t energi.i
Frekwensi OnOff tinggi
Usia peralatan dan jaringan perpipaan relatif tua > 10 tahun
Kurangnya metering, monitoring dan reporting.
Penggunaan mode kontrol manual (throtling)
gg
peralatan low efficiency
p
y >< Low Investment
Penggunaan
Kurangnya kepedulian terhadap penghematan energi

2.PRINSIPDASARENERGIPEMOMPAAN
1.GradienEnergi (Tinggi Angkat Pompa (Head)
Energi Pemompaan merupakan besaran energi
yangdibutuhkan
dib t hk suatu
t pompa untuk
t k mengangkat
k t
cairan pada kapasitas dan ketinggian (head)
tertentu.
Daya Pompa : P= (.Q.g.Ht)/
P= Dayahidrolikpompa
= Rapat massa cairan
Q= Kapasitas aliran
Ht= Head total (suction + losses + discharge)
= Efisiensi pompa
Besaran Energi/Daya Pompa dipengaruhi:

1.Kapasitas/Laju Aliran
2.HeadTotal(Susction,Discharge,Losses)
3 Putaran Impeler
3.Putaran
4.DiameterImpeler
5.Bentuk Impeler

3.TIPE POMPA
1. Pompa Sentrifugal

Gambar: Lajur alir liquid pada pompa sentrifugal

Gambar: Komponen umum pada pompa sentrifugal

Energi dari mesin penggerak dikonversi menjadi kecepatan atau energi kinetik,
kinetik
selanjutnya menjadi energi tekanan pada fluida yang dipompa

Jumlah energi yg diberikan pada liquid proporsional dg kecepatan sudu impeler

3.TIPE POMPA
Pompa Sentrifugal:
AxialFlow
RadialFlow
MixFlow

Gambar DaerahKerja Beberapa Jenis Pompa Sentrifugal

3.TIPE POMPA
2.PositiveDisplacementPump
Memindahkansuatuliquidvolumekonstanuntuk
Memindahkan suatu liquid volume konstan untuk setiapsiklusoperasipompa;
setiap siklus operasi pompa;
PositiveDisplacement Pump;pompapiston,pomparotarydanpompadiaphragma
(berdasarkanpada rancangandanoperasinya:

Gambar: Pompa gear Internal & external

Gambar :Lobe & Sliding vane pump

4.KARAKTERISTIKDANPERFORMAPOMPA
Performansi pompa dapat dilihat dari
kurva
karakteristik
pompa
yang
mencakup
k :
Kapasitas Pemompaan
Tinggi Angkat Pemompaan
Daya Pemompaan
Efisiensi Pemompaan
Hubungan Daya,Kapasitas,Head
terhadap Putaran
Putaran <>Kapasitas :Q2/Q1=n2/n1
Putaran <>Head:H2/H1=(n2/n1)2
Putaran <>Daya
:P2/P1=(n2/n1)3

4.KARAKTERISTIKDANPERFORMAPOMPA

Gambar: Kurva kinerja jenis pompa sentrifugal

5.OPERASIPOMPAMAJEMUK
1.Operasi Pompa Seri
Tujuan : Mendapatkan HeadYangLebih
Head Yang Lebih Besar

Eff =

Q( sp. gr ) H
x
k
P

Gambar Kurva Head-Kapasitas Pompa Seri

5.OPERASIPOMPAMAJEMUK
2.Operasi Pompa Paralel
Tujuan : Mendapatkan Laju Aliran YangLebih
Besar
Eff =

H(sp. gr) Q
x
k
P

6.HOWTOCONSERV&GETENERGYSAVING?

1. Pemilihan Pompa
Perencanaan dan p
pemilihan p
pompa
p yyangg tidak sesuai dengan
g
kebutuhan??,

>>>>> PROBLEM!!!
O LEM!!!
(Operasi tidak optimal, efisien rendah, umur pemakaian pendek, high cost
maintenance )
Pemilihan akan menentukan:

Tipe dan Jenis Pompa

Spesifikasi Pompa

Jumlah Pompa

Monitoring & Control System

7.PANDUAN/SARANDALAMPEMILIHANPOMPA
1. Tujuan penggunaan pompa
2. Jenis, kondisi, dan tipe cairan yang akan dipompakan (sifat kimia dan fisik cairan,
range temperatur kerja)
3. Estimasi kapasitas (max, min, long time cap.)
4. Kondisi Suction; Suction lift, Suction head, Panjang dan diameter pipa hisap
5. Kondisi keluar fluida (Discharge Condition); Static Head (Constant or variable),
Friction head, Maximum & Minimum discharge pressure
6. Total Head (Minimum, Maksimum Head)
7. Pola Pemakaian (kontinu atau intermittent)
8. Horizontal atau vertikal;
9. Tipe penggerak pompa (electric motor, combustion engine, turbine, etc)
10 Area penempatan (Indor/Outdoor; Wet pit/Dry pit), berat dan dimensi pompa.
11 Lokasi instalasi,
Geographical location
Elevation above sea level
Indoor or outdoor installation
Range of ambient temperature

8.INSTALASIDANOPERASIPOMPA

1. Penempatan Pompa
Penempatan pompa sangant mempengaruhi unjuk kerja dan umur pemakaian. Hal yang
perlu diperhatikan al.; shaft alignment, NPSH, indoor & outdoor area, corrosiveness

location etc.
Net Pressure Suction Head (NPSH)
-Available NPSH : Merupakan fungsi dari sistem pemompaan; besaran suction head/lift, friction
head, dan tekanan uap yang dapat di tanggung oleh suatu pompa.
-Required NPSH : Merupakan fungsi dari suatu design pompa berdasarkan model, kapasitas dan
putaran yang diberikan oleh manufaktur.
-Capacity
C
it Reduction
R d ti : Akan
Ak terjadi
t j di penurunan range kapasitas
k
it aliran
li
d i suatu
dari
t sistem
it
pompa jika
jik
terjadi penurunan besaran Available NPSH.
p
penomena p
p
pembentukan ggelembung
g uap
p yyangg terjadi
j
pada sisi suction
p
-Cavitation : Merupakan
oleh karena tekanan vakum. Gelembung uap akan menimbulkan aliran turbulen dan dan erosive
terhadap sudu/casing pompa.

8.INSTALASIDANOPERASIPOMPA

2. Instalasi Pipa dan Head Losses


- Friction Losses
Kerugian head yang disebabkan oleh gesekan fluida dengan permukan pipa

h
- Minor Losses

fL V
=
2g

fL
=
2 gd

Katup-katup
Elbow
Enterance/Outlet
Sambungan

2
d

(2 )

xQ

Resistansi sistem : hm =

- Pump Losses
Rugi-rugi casing
Rugi-rugi
Rugi
rugi pada impeler
Rugi-rugi leakage
Rugi-rugi mekanis

+ K

8.INSTALASIDANOPERASIPOMPA

3. Operasi Pompa
Konsumsi Energi
g sangat
g terkait dengan
g p
perilaku operasi
p
pompa.
p
p Beberapa
p hal yg harus
diperhatikan dalam Operasi Pompa:

Sesuaikan operasi pompa terhadap kebutuhan

Minimasi Frekwensi Start-Stop

Jaga Kondisi Fisik Fluida/Cairan (Temperatur, Viskositas, Impurities)

Gunakan
k Pengaturan Operasii Optimal
i l

Metering dan Monitoring Operasi Pompa

Evaluasi Reguler Unjuk Kerja Pompa

8.INSTALASIDANOPERASIPOMPA
Batas maksimum kenaikan temperatur cairan dalam pompa agar tidak terjadi kavitasi
t = (1 - Eff)/(778. Eff. H)

Gambar Kurva karakteristik pompa sentrifugal dilengkapi kurva


kenaikan temperatur air (source: Courtesy of Power)

Kurva hubungan efisiensi dengan kenaikan temperatur pada pompa sentrifugal (Courtesy of Power)

Gambar Perkiraan tekanan uap pada berbagai cairan.(Jhonston Pump,Co.)

9.KOMPRESOR
Displacement (kompresor torak) memanfaat
gerak linier bolak-balik torak-silinder untuk
menghasilkan
h ilk kondisi
k di i suction
ti & discharge.
di h
Rotary Compressor memanfaat efek menekan
dari dua bagian peralatan berputar.
P l t
Peralatan
b
berputar
t
didi i memberikan
didisain
b ik
siklus suction/sisi suction dan discharge.
Jenis kompresor ini al. ulir, roda gigi, atau
bentuk lainnya disebut (Special effect )
Jenis kompresor yang memanfaatkan gaya
sentrifugal dari suatu peralatan berputar di
kenal sebagai Centrifugal Compressor.

Compressor

Reciprocating

Rotary

Dynamics Thermal Ejector

Axial

Liquid Piston
Sliding
g Vane

Axial Flow memanfaatkan efek aksi dan


reaksi dari suatu aliran yang melalui sudu
putar, (Lift & Drag)
Mixed Flow : Kombinasi disain sudu antara
radial dan axial

Positive Displacement
(Intermittent Flow)

Positive Displacement
(Intermittent Flow)

Mixed Flow
C
Centrifugal
if
l
Helical Lobe

Straight Lobe

Gambar . Principal compressor type

ASME B19.1-1995

10.AREAKERJAKOMPRESOR

Gambar . Daerah kerja optimum berbagai jenis kompresor

10.AREAKERJAKOMPRESOR

11. PRINSIP KERJA KOMPRESOR


Kompresor Sentrifugal

Adanya putaran angular dari impeler akan


menghasilkan
g
kecepatan
p
tangensial
g
U dan Cx.
Perbedaan kecepatan Cu pada sisi masuk dan
sisi keluar akan menghasilkan momentum,
dan perbedaan ini akan menghasilkan energi
mekanik.
energi kompresi :
E = U2.Cx2/g
Dengan memasukkan faktor slip :
E = sU2.Cx2/g

Gambar . Vektor kecepatan aliran pada sudu


Estimasi efisiensi politropik kompresor sentrifugal :

= 0.014 ln
l Q + 0.600*

Q = Inlet Capacity
(* Rollins, Compressed air and gas Handbook, CAGI):

11. PRINSIP KERJA KOMPRESOR


Daya teoritik:
n 1

n
P
2
WCy = 1 n P1 V1 1
P1

n 1

n P1 V1 P2
WCy = 1 n 6120 1 =.............( KW)
P1

P1 = tekanan masuk kompresor (kg/m2 abs)


P2 = tekanan keluar stage (kg/m2 abs)
p
n = konstanta ggas (Cp/Cv)
V1 = kapasitas gas kompresi (m3/min)
T = temperatur (deg. C)

11.KARAKTERISTIKDANPERFORMA
Performansi dapat dilihat dari
kurva karakteristik kompresor
yang mencakup :
Kapasitas Kompresi
Pressure
PressureDischargedan
Discharge dan
PressureRatio
PowerConsume
Efisiensi Kompresi
Hubungan Daya,Kapasitas,Head
t h d Putaran
terhadap
P t
Putaran <>Kapasitas :Q2/Q1=n2/n1
Putaran <>Head:H2/H1=(n2/n1)2
Putaran <>Daya
:P2/P1=(n2/n1)3

12.KARAKTERISTIKDANPERFORMA

Gambar . Compressor Characteristic With Several Suction Opening

12.KARAKTERISTIKDANPERFORMA

Gambar . Compressor Characteristic With Several Speed

13.MULTISTAGECOMPRESSORWITHINTERCOOLING

Diagram
g
P-v dan diagram
g
T-s p
pada
kompresi bertingkat dengan intercooler

( n1)/ n
( n1)/ ns .n

p2
n
p2
PV
Wsv =
ns
+ ns1

1 1
1 n
p1
p1

14.KAPASITASKOMPRESI

Kapasitas kompresor adalah


volume penuh
gas
yang
dimampatkan dan dialirkan
pada kondisi : temperatur dan
tekanan tertentu yang diukur di
inlet kompresor
Kapasitas
kompresor
juga
dipengar hi oleh umur
dipengaruhi
m r dan
kurangnya pemeliharaan
Jumlah
tenaga
terbuang
t
tergantung
t
pada
d
persentase
t
penyimpangan kapasitas dari
free air delivery (FAD)

Metoda
Kapasitas

Sederhana

Pengkajian

Hitung kapasitas FAD :

FAD dikoreksi dengan faktor (273 + t1)


/ (273 + t2)
P2 T
P2=
Tekanan
k
akhir
khi setelah
t l h pengisian(
i i ( kg/cm2a)
k / 2 )
P1= Tekanan-Awal ( Kg/Cm2A) setelah penutupan kran)
P0= Tekanan udara ( Kg/Cm2A)
V= Volume tangki di (dalam) m3 yang meliputi penerima,
dan instalasi
T= Waktu yang dibutuhkan dari P1 ke P2 di (dalam menit)

15.PANDUAN/SARANDALAMPEMILIHANKOMPRESOR

1. Tujuan penggunaan
2. Jenis, kondisi, dan tipe gas yang akan dikompresi (sifat kimia dan fisik cairan,
range temperatur kerja)
3. Estimasi kapasitas
p
((max,, min,, longg time cap.)
p)
4. Kondisi Suction, Discharge & Final Pressure Discharge
5. Pola Pemakaian (kontinu atau intermittent)
6 Tipe
6.
Ti
penggerak
k yang tersedia
t
di (electric
( l t i motor,
t combustion
b ti engine,
i turbine,
t bi etc)
t )
7. Area penempatan (Indor/Outdoor; Wet pit/Dry pit), berat dan dimensi pompa.
8. Lokasi instalasi,
Geographical location
Elevation above sea level
Range
g of ambient temperature
p
Water Availability

16.INSTALASIDANOPERASIKOMPRESOR

1. Penempatan Pompa
Penempatan pompa sangat mempengaruhi unjuk kerja dan umur pemakaian. Hal yang
perlu diperhatikan al.;
1.

Lokasi saluran masuk.


a)) Temperatur masuk
k
b) Pressuredropspada saringan udara
c) Kebersihan AreaSekitar.
d) MoistureContent
e) Ketinggian Lokasi Penempatan

2.

InterandAfterCoolers
a) Ketersedian AirPendingin
b) Lokasi coolingTower
c) Kebersihan AreaSekitar.
Area Sekitar

16.INSTALASIDANOPERASIKOMPRESOR

2. Operasi Kompresor
Pola dan cara pengoperasian kompresor sangat mempengaruhi besaran Intesitas Energi
dan performa Kompresor. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam operasi
kompresor:
1
1.

Stabilisasi Temperatur GasMasuk


Gas Masuk Ke Masing
MasingMasing
Masing Stage

2.

Stabilisasi Fluktuasi Kapasitas dan DropTekanan dengan


Menggunakan BufferTank.

3.

Pengoperasian Kompresor Sesuai Dengan Tekanan yg Dibutuhkan.

4.

Menutup dan mencegah kebocoran saluran

5.

Pengoperasian Kompresor pada titik Effisiensi Optimum

17.METERING&MONITORING
Untuk mendapatkan kondisi data aktual saat ini maupun dan historis dari berbagai
parameter sistem pemompaan/kompresi yg selanjutnya menjadi bahan dalam
pengaturan/control sistem serta evaluasi unjuk kerja kondisi sistem pemompaan.
pemompaan
METERING
-

Flow meter
Power/electrical meter
Temperatur meter
Pressure meter
Vibration meter
Ultrasonic Leak Detector
Etc

MONITORING & REPORTING:


-Akuisisi & Manual Reporting
-Akuisisi
u
Remote &
Auto/Programable Reporting

SYSTEM CONTROLLING:
-Manual Control
-Automation Control

EVALUATION

18.PENGATURANOPERASI
Pemilihan type pengaturan operasi pompa akan mempengaruhi
tingkat efisiensi hidrolik pompa/kompresor
Berbagai Jenis pengaturan pompa/pompa :
1. Pengaturan Katup (Suction & Discharge)
2. Variable Speed (VSD)
3 Pengaturan Sudu Pengarah (Guide Vane Direction)
3.
4. Pengaturan Diameter Impeler (Impeler Trimming)

19.PERBANDINGANBERBAGAITIPEPENGATURANPOMPA
DANKOMPRESOR

POMPA

KOMPRESOR

20.MAINTENANCE&SERVICE

Lima Aspek Pertimbangan Perlunya Maintenance


>> Maintenance & Availability
>> Maintenence
Maint n nc & Q
Quality
alit
>> Maintenance & Lifetime
>> Maintenance
i
& Energy
E
Use
>> Maintenance & Economy

20.BEBERAPAJENISGANGGUANYANGSERINGTERJADI
PADAOPERASIPOMPA
Pompa Tidak Mengangkat Cairan:

Kapasitas Pemompaan Tidak Mencukupi

1 Sudu Pompa Tidak Berputar


1.

1.
1
2.
3.
4..
5.
6.
7.
8.
9.
10.

2. Pipa Hisap Tidak Mencapai Cairan


3. Suction Lift Terlalu Tinggi
4. Selisih Tek. Uap dan Tek. Hisap Tidak
Mencukupi (NPSH)
5 Jebakan Udara Pada Sisi Hisap
5.
6. Putaran Terlalu Rendah
7. Arah Putaran Motor Tidak Sesuai
8. Total Head Tidak Sesuai dengan Design
Head
p
Pompa
p Paralel Tidak Berjalan
j
9. Operasi
10. Penyumbatan Terhadap Impeler

11.
12.
13
13.
14.
15.

Pipa Hisap Tidak Mencapai Cairan


Suction Lift Terlalu Tinggi
NPSH Tidak Mencukupi
Terdapat
e dapat Seju
Sejumlah
a Besar
esa Gas/Uda
Gas/Udaraa
Jebakan Udara Pada Sisi Hisap
Kebocoran Udara Pada Sisi Hisap
Foot Valve Terlalu Kecil/Tersumbat
Putaran Terlalu Rendah
Arah Putaran Motor Tidak Sesuai
Total Head Tidak Sesuai dengan Design
Head
d
Viscositas Cairan Berbeda Dengan Disain
Operasi Pompa Paralel Tidak Berjalan
Penyumbatan Terhadap Impeler
Impeler Rusak
. Casing Gasket Tidak Efektif

21.BEBERAPAJENISGANGGUANYANGSERINGTERJADI
PADAOPERASIKOMPRESOR
Tekanan Oli terlalu rendah

Overheated low/high pressure cylinder

Level oli terlalu rendah


Pompa oli tersumbat
Kebocoran pada sisi hisap atau pada sisi
tekanan
Kerusakan pada pompa oli
Filter oli/check valve kotor atau rusak
Oil pressure by pass bocor

Flow Air pendingin kurang


Kerusakan pada katup/pegas katup
Terdapat deposit carbon pada silinder
Packing terlalu keras
K
Kurang
pelumas
l

Tekanan Oli terlalu tinggi

Terdapat kandungan air dalam silinder

Pompa oli tersumbat


Kerusakan pada sistem mekanis saringan oli
T k
Tekanan
pegas check
h k valve
l terlalu
t l l tinggi
ti
i

Kebocoran pada head gasket


Retak pada silinder atau head silinder
Terjadi kondensasi dari air pendingin

High Intercooler pressure

Low Intercooler pressure

Katup tekanan tinggi bocor/rusak


Indikator tekanan rusak
Gasket dudukan katup rusak/bocor

Kebocoran pada intercooler


Katup tekanan tinggi bocor/rusak
Packing batang piston bocor

22.PENUTUP

1.. Peluang
e ua g konservasi
o se vas eenergi
e g >> d
dimulai
u a da
dari ta
tahap
ap Perencanaan,
e e ca aa ,
Pemasangan/Instalasi, Pola dan Mode Operasi, Perawatan.
2. Operasi Sesuai Kebutuhan
3. Stabilisasi Kondisi Fisik Fluida/Gas Kerja (Temperatur, Viscositas,
Rapat Massa, Impurities, dll)
4 Metering,
4.
Metering Monitoring & Evaluating
5. Metering dan Monitoring disesuaikan dengan kebutuhan
pengaturan, pelaporan, evaluasi serta nilai keekonomian.
6. Aplikasi teknologi Efisiensi Tinggi serta Automation Control
7. Peningkatan pemahaman dan kesadaran pegawai.

BEBERAPADEFINISI
Maximum allowable speed (RPM) ; The highest speed at which the manufacturers design will permit
continous operation
Maximum allowable temperature ; The maximum continous temperature for which the manufacturer has
d i
designed
d the
th equipment
i
t when
h handling
h dli the
th specified
ifi d liquid
li id att the
th specified
ifi d pressure.
Maximum allowable working pressure ; The maximum continous pressure for which the manufacturer has
designed the equipment when handling the specified liquid at the specified temperature.
Maximum continous speed
p
((RPM)) ; The speed
p
at least equal
q
to 105% of the highest
g
speed
p
required
q
by
y any
y of
the specified operating
condition.
Maximum discharge pressure ; The maximum suction pressure plus the maximum differential pressure the
pump is able to develop when operating with the furnished impeller at the rated speed, and maximum
specified
p
relative density
y ((specific
p
gravity).
g
y)
Maximum suction pressure ; The highest suction pressure to which the pump is subjected during operation.
Minimum allowable speed (RPM). The lowest speed at the which manufaturers will permit continous
operation.
Minimum continous stable flow ; The lowest flow at which the pump can operate without exceeding the
vibration limit imposed by the standard.
Minimum continous thermal flow ; The lowest flow at which the pump can operate without its operation being
empaired by the temperature rise of the pumped liquid.
Net positive suction head (NPSH). The total absolut suction head, in meter (feet) of liquid, determined at the
suction nozzle and refered to datum elevation, minus the vapor pressure of the liquid, in meters (feet)
absolut. The datum elevation is the shaft centerline for horizontal pump, the suction nozzle centerline for
vertical in-line pumps, and the top of the foundation for other vertical pumps.

BEBERAPADEFINISI
Net positive suction head (NPSH); The total absolut suction head, in meter (feet) of liquid, determined at the
suction nozzle and refered to datum elevation, minus the vapor pressure of the liquid, in meters (feet) absolut.
The datum elevation is the shaft centerline for horizontal pump, the suction nozzle centerline for vertical inline pumps, and the top of the foundation for other vertical pumps.
Net positive suction head availiable (NPSHA); The NPSH, in meter (feet) of liquid, determined by the purchaser
for the pumping system with the liquid at the rated flow and normal pumping temperature.
Net positive suction head required (NPSHR): The NPSH, in meter (feet) determined by vendor testing with water.
water
NPSHR is measured at the suction flange and corrected to the datum elevation. NPSHR at rated and other
capacities is equal to the NPSH that produces a 3 percent head drop (first stage head in multistage pumps)
due to cavitation within the pump.
Rated operating point ; The point at which the vendor certifies that pump performance is within the tolerance
stated by the standard.
Specific Gravity; Property of a liquid, ratio of the liquids density to that of water at 4 deg. C (39,2 deg F)
Specific speed; An index relating flow, total head and rotative speed for pump of similar geometry. Specific
speed
d is
i calculated
l l d for
f the
h pumps
performance
f
at best
b efficiency
ffi i
point
i with
i h the
h maximum
i
diameter
di
impeller.
i
ll
Actual cubic feet perminute (ACFM); Refers to to the flow rate at flowing condition of temperature & pressure at
any given location.
Compressor
p
Rate Point ; The intersection of 100% speed
p
curve corresponding
p
g to the highest
g
capacity
p
y of any
y
specified operating point.
Inlet cubic feet per minute (ICFM); Refers to the flowrate determined at the condition of pressure, temperature,
compressibility, & gas composition include moisture content at the compressor inlet flange.

BEBERAPADEFINISI
Maximum allowable temperature; The maximum continous temperature for which the manufacturers has design
the equipment when handling the specified fluid at the spcified pressure.
Maximum Allowable working pressure; The
h maximum continous pressure for which
h h the
h manufacturers h
has
design the equipment when handling the specified fluid at the spcified temperature.
Maximum continous speed (RPM); For compressor driven by variable speed prime movers is the speed at least
equal to 105% of the highest speed required by any of the specified operating condition. For constant speed
driver is 100% speed.
Minimum allowable temperature; The minimum continous temperature for which the manufacturers has design
the equipment.
Minimum Allowable working pressure; The minimum continous pressure for which the manufacturers has
design the
equipment when handling the specified fluid at the spcified temperature.
Minimum allowable speed (RPM); Lowest speed at which the manufacturers design will permit contimous
operation.
N
Normal
l operating
i point;
i The
Th point at which
h h usuall operation is expected
d and
d optimum efficiency
ff
is desired.
d
d
Stability ; The difference in capacity (in percent of rate capacity) beetwen the rated capacity and
point at rated speed (and rate gas properties)

the surge

p
gp
point.
operating
Standard cubic feet per minute (SCFM); Refers to the flowrate at any location corrected to the pressure at 14,7
psia (1,01 bar) and a temperture of 60 F (15,56 deg C) with a compressibility factor 1,0 and in a dry condition.